cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 134 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024)" : 134 Documents clear
Analisis Sistem Pembiayaan dan Pelayanan pada Klinik Fertilitas : Kajian Naratif Wijaya, Ody; Sulistiadi, Wahyu
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3747

Abstract

Klinik fertilitas harus menerapkan good clinical governance serta sistem pembiayaan yang terbaik untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pembiayaan dan pelayanan klinik fertilitas di Indonesia. Kajian naratif dilakukan dengan pendekatan meta sintetis. Pencarian literatur dilakukan menggunakan Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Delapan artikel sampel penelitian dianalisis. Untuk meningkatkan pelayanan pasien diperlukan kolaborasi dan komunikasi yang efektif serta efisiensi dalam proses penagihan dan waktu tunggu pemeriksaan. Pembiayaan menggunakan asuransi dapat membantu pasien kesuburan untuk mendapatkan akses pelayanan dengan mudah. Integrasi kerja tim, lingkungan yang mendukung, dan memfasilitasi proses kolaboratif menjadi kunci dalam meningkatkan pelayanan pasien di klinik fertilitas. Pentingnya cakupan Medicaid dalam layanan kesuburan menekankan perlunya akses yang merata bagi semua golongan, serta dukungan untuk pendanaan publik dalam teknologi medis, seperti pembekuan sel telur, dapat mengurangi beban biaya pasien dan meningkatkan aksesibilitas.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Hipertensi Dengan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Penderita Hipertensi Handayani, Sri; Untari, Ida; Susilowati, Wahyu Retno
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3757

Abstract

Hipertensi ialah salah satu jenis penyakit yang tidak menular, sering kali dijuluki sebagai "silent killer" atau pembunuh diam, karena dapat berkembang tanpa menunjukkan tanda-tanda yang jelas. Banyak individu yang menderita hipertensi tidak menyadari kondisi mereka karena minimnya gejala. Oleh karena itu, pemahaman pasien mengenai hipertensi sangat krusial untuk meningkatkan efektivitas pengobatan. Semakin baik pengetahuan pasien tentang penyakit ini, semakin tinggi kesadaran mereka, yang pada gilirannya akan mendorong mereka untuk lebih disiplin dalam menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pendidikan kesehatan mengenai hipertensi yang disampaikan melalui media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan individu yang menderita hipertensi. Penelitian ini dirancang menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan pendekatan yang melibatkan pengujian sebelum dan sesudah intervensi tanpa adanya kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah total sampling, yang melibatkan 33 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwasannya sebagian besar responden berusia antara 46 hingga 55 tahun, dengan persentase mencapai 57,6%. Dalam hal jenis kelamin, mayoritas ialah perempuan, yang mencapai 60,6%. Sebelum menerima pendidikan kesehatan, tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori cukup, yaitu 60,6%. Namun, setelah intervensi pendidikan, terdapat peningkatan signifikan dengan 78,8% responden menunjukkan tingkat pengetahuan yang baik. Uji Wilcoxon mengindikasikan nilai p < 0,001. Terdapat bukti yang menunjukkan bahwasannya pendidikan kesehatan mengenai hipertensi yang disampaikan melalui media audiovisual memiliki dampak positif terhadap pemahaman penderita hipertensi. Oleh karena itu, diharapkan para perawat dapat memanfaatkan media dan metode yang menarik dalam menyampaikan pendidikan kesehatan, guna meningkatkan pengetahuan pasien secara efektif.
Penerapkan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penanggulangan Stunting Melalui Metode Pendekatan Sharing Peer Group Untuk Mengatasi Ketidak Tersedian Pangan Hatta, Herman; Badu, Franning Deisi; Laboko, Asriani I; Datukramat, Aprilia; Mandagi, Rosalina Clarita A
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3759

Abstract

Stunting menjadi permasalahan, karena berhubungan dengan meningkatnya risiko terjadinya kesakitan dan kematian khususnya di negara miskin dan berkembang maupun negara maju. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pembentukan kader kesehatan teraltih untuk masyarakat yang terdampak stunting, memberi penyuluhan kesehatan dan pelatihan, pemanfaatan lahan pekarangan serta cara pengolahan hasil pertanian untuk olahan jadi produk atau tanaman obat keluarga dalam meningkatan kesadaran kesehatan dan pemulihan ekonomi desa. Kegiatan dilaksanakan selama 40 hari yakni pada tanggal 2 September sampai dengan 12 Oktober 2024, Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat meliputi: selama 40 hari melalui metode pendekatan sharing peer group dalam meningkatan kesehatan dan pemulihan ekonomi dengan memberikan penyuluhan edukasi kesehatan dan cara pemulihan ekonomi desa serta memberikan pelatihan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak stunting. Jumlah balita dalam keluarga dapat berhubungan dengan status gizi balita. Dengan adanya anak balita lebih dai satu dalam keluarga maka perhatian keluarga akan terbagi. Berhasil kegiatan pengabdian memberikan pengaruh pemberian penyuluhan pencegahan stunting terhadap pengetahuan stunting diperoleh hasil statistik diperoleh nilai X² hitung (10.216) > X² tabel (3,841) dan nilai p (0,001) < 0,05, analisisis pengaruh pemberian penyuluhan pencegahan stunting terhadap pengetahuan mengenai pencegahan stunting diperoleh statistik diperoleh nilai X² hitung (9.761) > X² tabel (3,841) dan nilai p (0,003) < 0,05. Hal ini diperburuk dengan adanya kesibukan orang tua dengan urusan lain. Adanya kecederungan bahwa balita yang lebih tua menderita kekurangan gizi kerena perhatian orang tuanya yang terbagi dengan adanya balita yang lebih muda. Pengetahuan ibu tentang gizi akan menentukan perilaku ibu dalam menyediakan makanan untuk anaknya. Ibu dengan pengetahuan gizi yang baik dapat menyediakan makanan dengan jenis dan jumlah yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak balita.
Efektifitas Konsumsi Tablet FE dengan Air Jeruk Nipis Terhadap Peningkatan Kadar HB Ibu Hamil Anemia Ringan Trimester III Wanda, Wanda; Margiyati, Margiyati; Oktavia, Eka
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3761

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin dalam sel darah merah lebih rendah dari standar yang seharusnya. Ibu hamil dikatakan anemia apabila kandungan Hb < 11gr/dL. Menurut WHO bahwa prevalensi ibu hamil diseluruh dunia yang mengalami anemia sebesar 41,8%. Persentase anemia pada ibu hamil di indonesia adalah 37.1%. Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta prevalensi pada ibu hamil 19,01%, dan angka kejadian anemia yang tertinggi ada di Kabupaten Bantul (27,67%). Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dari 27 Puskesmas terdapat 5 Puskesmas jumlah anemia tertinggi yaitu di Puskesmas Sewon II dari data tersebut Puskesmas Sewon II menduduki urutan ke dua. Tujuan Penelitian untuk mengetahui manfaat Efektivitas konsumsi tablet fe dengan air jeruk nipis terhadap peningkatan kadar Hb ibu hamil anemia Ringan di Puskesmas Sewon II Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian ialah quasi-experiment dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument penelitian memberikan jeruk nipis pada ibu hamil dengan anemia ringan selama 2 minggu. Kemudian dilakukan pengecekan kadar hemoglobin sebelum dan setelah minum jeruk nipis menggunakan alat hemoglobin meter pengecekan berkerjasama dengan bagian lab Puskesmas . Hasil penelitian ini berdasarkan analisis univariat karakteristik responden usia 20-35 tahun sebanyak 26 (86,3%) responden, mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 26 (86,7%) responden, pekerjaan responden ibu rummah tangga 28 (93,3%) responden, dan menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada nilai rata-rata peningkatan kadar hemoglobin sebelum (10,21) dan sesudah minum jeruk nipis (11,23) dengan rata-rata yaitu sebesar (1,02). Hasil dari analisis bivariat dengan analisis stastistik Shapiro-Wlik sebelum dan sesudah minum air jeruk nipis hasil sebesar 0,000 <0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan adanya pengaruh pemberian air jeruk nipis terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II di Puskesmas Sewon II Bantul.Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin dalam sel darah merah lebih rendah dari standar yang seharusnya. Ibu hamil dikatakan anemia apabila kandungan Hb < 11gr/dL. Menurut WHO bahwa prevalensi ibu hamil diseluruh dunia yang mengalami anemia sebesar 41,8%. Persentase anemia pada ibu hamil di indonesia adalah 37.1%. Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta prevalensi pada ibu hamil 19,01%, dan angka kejadian anemia yang tertinggi ada di Kabupaten Bantul (27,67%). Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dari 27 Puskesmas terdapat 5 Puskesmas jumlah anemia tertinggi yaitu di Puskesmas Sewon II dari data tersebut Puskesmas Sewon II menduduki urutan ke dua. Tujuan Penelitian untuk mengetahui manfaat Efektivitas konsumsi tablet fe dengan air jeruk nipis terhadap peningkatan kadar Hb ibu hamil anemia Ringan di Puskesmas Sewon II Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian ialah quasi-experiment dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument penelitian memberikan jeruk nipis pada ibu hamil dengan anemia ringan selama 2 minggu. Kemudian dilakukan pengecekan kadar hemoglobin sebelum dan setelah minum jeruk nipis menggunakan alat hemoglobin meter pengecekan berkerjasama dengan bagian lab Puskesmas . Hasil penelitian ini berdasarkan analisis univariat karakteristik responden usia 20-35 tahun sebanyak 26 (86,3%) responden, mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 26 (86,7%) responden, pekerjaan responden ibu rummah tangga 28 (93,3%) responden, dan menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada nilai rata-rata peningkatan kadar hemoglobin sebelum (10,21) dan sesudah minum jeruk nipis (11,23) dengan rata-rata yaitu sebesar (1,02). Hasil dari analisis bivariat dengan analisis stastistik Shapiro-Wlik sebelum dan sesudah minum air jeruk nipis hasil sebesar 0,000 <0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan adanya pengaruh pemberian air jeruk nipis terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II di Puskesmas Sewon II Bantul.
Analisis Yuridis Informed Consent Dalam Pelayanan Kesehatan Venia, Venia; PH., Agustinus; Nasser, M.; Bungin, Sator Sapan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis yuridis terhadap praktik informed consent dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi dan mengevaluasi kerangka hukum yang mengatur hak pasien untuk mendapatkan informasi yang memadai sebelum menerima perawatan medis. Penelitian ini merinci Undang-Undang No. 17 tahun 2023 serta peraturan kesehatan, kode etik kedokteran, dan putusan mahkamah agung yang mendukung proses informed consent. Melalui pendekatan hukum perdata dan pidana, penelitian ini menganalisis aspek ius contractu dan ius delicto yang terlibat dalam pembentukan hak dan kewajiban antara dokter dan pasien. Selain itu, penelitian ini mengeksplorasi implikasi kedudukan informed consent terhadap perubahan dinamika hubungan antara dokter dan pasien, khususnya dalam evolusi dari pola paternalistik menuju hubungan kontraktual. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang landasan hukum informed consent dalam praktik pelayanan kesehatan di Indonesia. Implikasi temuan penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada upaya melindungi hak-hak pasien, menjaga integritas praktik kesehatan, dan memperkuat tanggung jawab hukum dokter dalam menyediakan informasi yang cukup kepada pasien.
Perlindungan Hukum Fisioterapi dalam Menjalankan Amanah Tugas Profesi Thouresia, Suraeni; Husain, Bahtiar; Maryani, Ani
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3765

Abstract

Penelitian ini meneliti perlindungan hukum bagi fisioterapis dalam menjalankan tugas profesinya di Indonesia. Ketidakjelasan batas kewenangan fisioterapi, ditambah dengan tidak adanya undang-undang khusus yang mengatur profesi ini, telah membatasi pelayanan fisioterapi secara optimal dan berpotensi merugikan pasien. Situasi ini juga dapat memicu konflik dengan profesi medis lainnya. Studi ini didasarkan pada UUD 1945, yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh layanan kesehatan serta perlindungan kebebasan profesi sebagai hak asasi manusia. Meskipun profesi fisioterapi berkembang pesat di Indonesia, masih terdapat celah hukum yang signifikan, sehingga diperlukan regulasi dan perlindungan hukum yang jelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan advokasi, edukasi, dan analisis hukum untuk menangani masalah ini, bertujuan untuk memperjelas batasan dan mendapatkan perlindungan hukum bagi fisioterapis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum dapat meningkatkan kualitas pelayanan fisioterapi, memastikan para praktisi dapat menjalankan tugasnya secara bertanggung jawab tanpa khawatir terhadap tuntutan hukum. Rekomendasi termasuk penyusunan undang-undang khusus yang mengatur praktik fisioterapi secara komprehensif dan peningkatan dukungan pemerintah terhadap profesi ini.
Karakterisrik Subtitusi Recycle Limbah Beton Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Untuk Campuran Aspal Concrete Terhadap Nilai Marshall Ismanto, Ikko Bagus; Novianto, Herta
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3769

Abstract

Perkerasan jalan terdiri dari campuran agregat dan bahan pengikat seperti aspal atau semen untuk menampung beban lalu lintas. Untuk mengurangi penggunaan agregat baru dari alam, teknologi daur ulang dikembangkan, terutama dengan memanfaatkan limbah beton. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Bojonegoro untuk mengeksplorasi pemanfaatan limbah beton sebagai bagian dari campuran perkerasan aspal concrete (AC-BC). Tujuan penelitian adalah mengurangi limbah beton dan menghasilkan perkerasan jalan yang berkualitas baik. Penelitian ini memanfaatkan limbah beton sebagai campuran agregat dalam perkerasan aspal concrete (AC-BC) untuk mengurangi penggunaan agregat baru dari alam, menjadikannya lebih ramah lingkungan, dan mengurangi biaya pengerjaan jalan. Selain itu, penelitian ini bertujuan mendaur ulang limbah beton yang belum banyak dimanfaatkan serta meningkatkan nilai stabilitas dan karakteristik Marshall pada perkerasan jalan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan limbah beton daur ulang sebagai pengganti agregat dalam campuran aspal concrete (AC-BC) memengaruhi karakteristik Marshall, seperti stabilitas, VMA, dan flow. Stabilitas tertinggi (2813,22 kg) dicapai dengan penambahan 25% limbah beton, namun menurun seiring dengan peningkatan kadar limbah dan aspal. VMA pada campuran dengan limbah beton lebih baik, berkisar antara 20,98% hingga 22,44%, melebihi campuran normal dan memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018. Penambahan limbah 50% menghasilkan nilai yang paling sesuai dengan spesifikasi, dengan kadar aspal optimum 7,5%.
Talent Management in The Digital Age: Leveraging Technology for HR Efficiency and Effectiveness Cahyono, Nikotiyanto Dwi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3770

Abstract

In the contemporary business environment, the digital transformation of talent management has become a critical factor for enhancing Human Resources (HR) efficiency and effectiveness. This study explores the integration of digital technologies within talent management practices and evaluates their impact on HR functions. By analyzing various case studies and conducting interviews with HR professionals, the research identifies key technological advancements such as AI-driven recruitment tools, data analytics platforms, and digital performance management systems. These technologies have streamlined HR processes, reduced administrative burdens, and improved decision-making accuracy. The findings reveal that digital tools facilitate the automation of routine tasks, enabling HR professionals to focus on strategic activities and thereby enhancing the quality of talent management practices. Additionally, the utilization of real-time data for employee performance, engagement, and development provides valuable insights that contribute to more informed decision-making and targeted interventions. However, the successful adoption of these technologies necessitates a well-defined strategy, including comprehensive training for HR personnel and alignment of technological solutions with organizational objectives. The study underscores the significance of leveraging technology to not only improve operational efficiency but also to elevate the overall effectiveness of HR functions. The results suggest that organizations can achieve a competitive advantage by incorporating digital solutions into their talent management strategies, ultimately driving organizational success. This research contributes to the understanding of how digital technologies can be strategically implemented to enhance HR practices and provides practical recommendations for organizations aiming to optimize their talent management processes in the digital age.
Fungsi dan Perlindungan Hukum Verifikator Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atas Dugaan Fraud yang Dilakukan Fasilitas Kesehatan Maithryasari, Ni Luh Putu; Arimbi, Diah; Purnomo, Budi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3776

Abstract

Verifikator Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga integritas sistem jaminan kesehatan nasional di Indonesia. Mereka bertugas memverifikasi klaim dari fasilitas kesehatan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar yang berlaku serta mencegah terjadinya tindakan fraud yang dapat merugikan sistem. Dalam menjalankan tugas ini, verifikator sering kali menghadapi berbagai risiko, termasuk kemungkinan adanya ancaman gugatan hukum atau tekanan fisik dari pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan fraud. Oleh karena itu, perlindungan hukum bagi verifikator BPJS Kesehatan menjadi sangat penting. Perlindungan ini meliputi ketentuan preventif dan represif yang memberikan jaminan bahwa verifikator dapat menjalankan tugasnya secara independen dan objektif, tanpa rasa takut akan ancaman hukum atau fisik. Penelitian ini mengkaji fungsi verifikator BPJS Kesehatan serta kerangka perlindungan hukum yang tersedia untuk melindungi mereka dalam menghadapi dugaan fraud yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Tim Verifikator BPJS Kesehatan memiliki peran krusial dalam memastikan klaim sesuai dengan standar yang ditetapkan, mencegah terjadinya fraud, serta menjaga transparansi dalam sistem BPJS Kesehatan. Tugas mereka mencakup verifikasi klaim, pemeriksaan berkas, dan pengecekan medis, di mana mereka juga menjadi bagian dari Tim Anti Fraud. Untuk menjalankan tugas tersebut, verifikator dilindungi oleh hukum, sehingga mereka dapat bekerja tanpa risiko menghadapi gugatan. Perlindungan hukum ini meliputi aturan preventif dan represif yang dirancang untuk melindungi mereka dari berbagai ancaman, baik hukum maupun fisik, selama mereka menjalankan tugas sesuai dengan pedoman yang berlaku.
Peningkatan Pengetahuan Pola Asuh Orang Tua Untuk Mencegah Stunting Pada Orang Tua Siswa Sekolah Dasar Di Sanur Bali Ari Indra Dewi, Ni Nyoman; Nursini, Ni Wayan; Lestari, Putu Indah
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3783

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai oleh tinggi badan anak berada di bawah standar usia. Kondisi stunting tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, namun juga berdampak pada perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang. Pola asuh orang tua memiliki peran yang krusial untuk mencegah terjadinya stunting pada anak. Pola asuh tidak hanya mencakup pemberian makanan yang bergizi, tetapi juga cara orang tua mendukung perkembangan anak secara menyeluruh melalui stimulasi kognitif, emosional, dan sosial. Oleh karena itu, pengetahuan orang tua mengenai pola asuh yang tepat dan gizi yang seimbang sangat penting untuk memastikan anak tumbuh optimal tanpa risiko stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pengaruh pemberian psikoedukasi pola asuh untuk mencegah stunting terhadap tingkat pengetahuan pola asuh orang tua. Penelitian ini, menggunakan metode true experimental pretest-posttest design, sehingga dapat mengetahui suatu keberhasilan dari intervensi. Sampel penelitian berjumlah 21 orang, yang diawali dengan pemberian pretest kemudian dilanjutkan pemberian psikoedukasi dengan ceramah dan diskusi dan pada tahap akhir pemberian posttest. Hasil penelitian menunjukkan, ada pengaruh pemberian psikoedukasi terhadap tingkat pengetahuan orang tua mengenai pola asuh yang tepat dalam pencegahan stunting. Didapatkan hasil Rata-rata posttest (75,714) lebih tinggi dibandingkan rata-rata pretest (59,048), dengan perbedaan rata-rata sebesar 16,67 poin. Ini menunjukkan bahwa pemberian psikoeduksi yang dilakukan berhasil meningkatkan performa peserta. Hasil Uji T signifikan menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti perbedaan antara pretest dan posttest signifikan secara statistik. Ini menegaskan bahwa peningkatan performa pengetahuan orang tua setelah mendapatkan psikoedukasi.

Page 11 of 14 | Total Record : 134