cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 1,162 Documents
PENGARUH CONTENT MARKETING DAN INFLUENCER MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PENGGUNA APLIKASI TIK TOK DI WILAYAH KOTA BIMA Ismunandar; Sri Ernawati
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3473

Abstract

Currently, social media is the most popular service among the public. The widespread use of social media has made business people prefer to carry out promotions on online media, especially in providing marketplace services. TikTok Shop is currently in the spotlight because it is part of the services provided by the TikTok application. TikTok launched the TikTok Shop feature on April 17 2021 with the aim of allowing sellers and creators to gain a wide range of potential buyers. This research was conducted in the community in Bima City. Content Marketing and Influencer Marketing as independent variables and Purchase Decisions as the dependent variable. The aim of this research is to find out whether Content Marketing and Influencer Marketing influence purchasing decisions in TikTok application users in the Bima City. The analysis used includes validity test, reliability test, classical assumption test, multiple linear regression analysis, correlation coefficient and determination test, t test and f test. The data that has been processed using the SPSS program produces the regression equation Y = 28.278 + 0.299 X1 + 0.197 X2 + 0.05. Based on the t test carried out, it can be seen that Content Marketing and Influencer Marketing simultaneously influence purchasing decisions in TikTok application users in the Bima City.
Career Decision Self-Efficacy pada Mahasiswa Tingkat Akhir Erlin, Nia Ariyani
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i3.3481

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir biasanya telah mulai serius memikirkan masa depan mereka, khususnya mengenai karir mereka ke depan. Transisi dari mahasiswa menjadi seorang pekerja merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi dengan persiapan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana tingkatan Career Decision Self-Efficacy (CDSE) dari mahasiswa tingkat akhir jurusan manajemen FEB UNP. Responden penelitian ini terdiri dari 80 mahasiswa yang mengisi kuesioner secara daring. Penelitian ini juga melakukan analisis crosstab untuk melihat lebih jauh apakah ada perbedaan tingkat CDSE mahasiswa dengan beberapa hal sesuai latar belakang mereka. Menggunakan bantuan dari software SPSS 21.0, hasil penelitian ini akan dijelaskan di bagian diskusi.
Penerapan Prinsip Arsitektur Hijau Pada Desain Permukiman Ramah Lingkungan di Perkotaan Mustafa, Mursyid
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3494

Abstract

Penerapan arsitektur hijau dalam desain permukiman di perkotaan semakin penting seiring dengan tantangan urbanisasi dan perubahan iklim. Studi ini mengeksplorasi tantangan dan peluang penerapan prinsip-prinsip arsitektur hijau dalam konteks perkotaan, termasuk penggunaan material berkelanjutan, pengelolaan air, serta efisiensi energi. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan lahan, biaya awal yang tinggi, dan rendahnya kesadaran masyarakat, arsitektur hijau menawarkan berbagai peluang, terutama dalam hal penghematan energi jangka panjang, peningkatan kualitas lingkungan, serta potensi pengurangan emisi karbon. Studi ini menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam bentuk kebijakan insentif dan regulasi untuk mendorong pengembang mengadopsi teknologi ramah lingkungan. Selain itu, inovasi dalam material bangunan dan teknologi energi terbarukan, seperti penggunaan bata plastik dan panel surya, telah membuka peluang besar untuk menciptakan bangunan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Edukasi kepada masyarakat juga diperlukan untuk meningkatkan permintaan terhadap permukiman hijau. Rekomendasi penelitian ini meliputi peningkatan insentif pemerintah, penguatan kemitraan antara sektor swasta dan komunitas lokal, serta inovasi berkelanjutan dalam desain bangunan. Dengan pendekatan yang tepat, arsitektur hijau dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan dan sehat bagi masyarakat.
Pemanfaatan Material Lokal Dalam Desain Arsitektur Vernakular Untuk Permukiman Modern Mustafa, Mursyid
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3495

Abstract

Pemanfaatan material lokal dalam arsitektur modern menawarkan peluang besar untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, baik dari segi lingkungan, ekonomi, maupun budaya. Material seperti bambu, kayu, batu alam, dan tanah liat dikenal memiliki jejak karbon yang lebih rendah, meningkatkan efisiensi energi, serta mendukung ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja. Selain itu, material lokal sering kali lebih sesuai dengan kondisi iklim setempat, sehingga mampu mengurangi kebutuhan energi untuk pemanasan atau pendinginan. Inovasi teknologi modern telah memungkinkan material lokal untuk diadaptasi dalam konstruksi modern melalui pengawetan kayu, pengolahan bambu komposit, dan teknik pemadatan tanah liat, sehingga material tersebut dapat memenuhi standar ketahanan bangunan kontemporer. Teknologi ini juga mendukung efisiensi energi bangunan melalui integrasi panel surya dan sistem pencahayaan alami. Namun, tantangan yang dihadapi mencakup biaya pengolahan material yang lebih tinggi, regulasi yang ketat, serta persepsi masyarakat yang masih menganggap material lokal sebagai kurang unggul dibandingkan material industri. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan dukungan kebijakan dan insentif dari pemerintah, serta edukasi kepada masyarakat tentang manfaat jangka panjang dari penggunaan material lokal. Jika tantangan ini dapat diatasi, material lokal berpotensi besar menjadi solusi utama dalam mendukung pembangunan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di masa depan.
Peran Desain Permukiman Dalam Membangun Ketahanan Terhadap Perubahan Iklim Mustafa, Mursyid
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3497

Abstract

Perubahan iklim menghadirkan tantangan besar bagi kawasan perkotaan, termasuk permukiman yang rentan terhadap banjir, gelombang panas, dan perubahan pola cuaca ekstrem. Desain permukiman yang adaptif dan berkelanjutan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan lingkungan. Penelitian ini mengeksplorasi peran desain permukiman dalam meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim melalui pendekatan yang holistik, meliputi penggunaan material ramah lingkungan, pengelolaan air, efisiensi energi, serta infrastruktur hijau. Penggunaan material lokal yang memiliki isolasi termal baik, seperti batu bata tanah liat dan bambu, serta integrasi teknologi energi terbarukan, seperti panel surya, dapat mengurangi konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca. Selain itu, infrastruktur hijau, seperti kolam retensi dan taman resapan air, berperan dalam mengelola risiko banjir dan menjaga ketersediaan air bersih. Efisiensi energi juga menjadi elemen kunci dalam desain permukiman adaptif, di mana desain pasif dan teknologi smart grid membantu mengurangi kebutuhan energi secara signifikan. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan implementasi desain permukiman juga penting untuk meningkatkan ketahanan komunitas lokal terhadap dampak perubahan iklim. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi desain permukiman yang berkelanjutan, adaptif, dan tangguh terhadap perubahan iklim. Dengan pendekatan yang komprehensif, desain permukiman dapat memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Kajian Yuridis Persetujuan Tindakan Medis (Informed Consent) Dalam Perspektif Undang-Undang No 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan Indina, Fila
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3499

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi persetujuan tindakan medis (informed consent) dalam konteks Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan di Indonesia. Dengan menggunakan metode yuridis normatif, penelitian ini menganalisis perubahan signifikan dalam regulasi informed consent, termasuk penekanan pada hak pasien, kewajiban dokumentasi yang lebih ketat, dan pengaturan khusus untuk kasus darurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU No. 17 Tahun 2023 berpotensi meningkatkan kualitas komunikasi dokter-pasien, mendorong standardisasi prosedur informed consent, dan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Namun, tantangan implementasi tetap ada, terutama dalam hal edukasi tenaga medis dan masyarakat, serta potensi peningkatan litigasi medis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan upaya kolaboratif dari berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan implementasi yang efektif dan etis dari regulasi informed consent yang baru ini.
Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat Bukan Perokok Dari Dampak Asap Rokok Ilmi, Muhammad Irfan; Fahmi , Arief; Rokhmat, Rokhmat
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3502

Abstract

Asap rokok dapat berdampak buruk tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain dan keluargan yang ada disekitarnya baik dalam waktu singkat maupun jangka panjang. Dalam rokok/tembakau mengandung lebih dari 4000 zat kimia berbahaya serta lebih dari 43 zat penyebab kanker. Aktivitas merokok meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular yang banyak diidap oleh masyarakat. Prevalensi perokok aktif di Indonesia terus meningkat. World Health Organization (WHO) mengemukakan bahwa angka kematian akibat merokok mencapai 30%, atau setara dengan 17,3 juta orang. Angka kematian tersebut diperkirakan terus meningkat hingga 2030, sebanyak 23,3 juta orang. WHO juga mencatat bahwa risiko peningkatan penderita kanker paru pada perokok pasif mencapai 20-30%, dan risiko penderita penyakit jantung sebanyak 25-35%. Angka kematian dini akibat rokok di dunia tercatat hampir mencapai 8,2 juta pertahun. Lebih dari 150 juta penduduk Indonesia terpapar asap rokok orang lain di rumah, di perkantoran, di tempat-tempat umum dan kendaraan umum. Banyaknya masyarakat bukan perokok yang mendapatkan imbas dari asap perokok dari perokok. Masyarakat bukan perokok juga mempunyai hak untuk mendapatkan udara yang bersih dan sehat. Untuk itu diperlukan perlindungan hukum bagi masyarakat bukan perokok dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari agar tidak terkena dampak asap rokok. Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang kesehatan serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan sebagai dasar hukum perlindungan bagi masyarakat bukan perokok agar memperoleh udara bersih dan sehat.
Peran BPJS Kesehatan Dalam Sistem Jaminan Sosial dari Perspektif Hukum Bisnis Octora, Rena; Efrila, Efrila; Maryani, Ani
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3530

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah entitas hukum publik yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS. Sebagai institusi yang bertanggung jawab untuk menyediakan jaminan kesehatan bagi seluruh warga negara, BPJS memainkan peran penting dalam sistem sosial ekonomi Indonesia. Artikel ini mengulas peran BPJS Kesehatan dari perspektif hukum bisnis, dengan fokus pada kepatuhan terhadap prinsip-prinsip good governance, tantangan hukum dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta dampaknya terhadap sektor bisnis kesehatan di Indonesia. Analisis ini juga menyoroti implikasi ekonomi dari keberlanjutan program JKN dan peran penting BPJS dalam menjaga stabilitas sosial.
Peran Good Governance Dalam Memediasi Pengaruh Kompetensi Aparatur dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Lakip di Kabupaten Merauke Dumatubun, Caecilia Dewi Anggraeni; Erari, Anita; Handoyo, Sarwo Edy
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3533

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran Good Governance dalam memediasi pengaruh kompetensi aparatur dan sistem pengendalian internal pemerintah terhadap kualitas Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) di Kabupaten Merauke. Good Governance, yang mencakup prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi, dianggap sebagai faktor penting dalam memperbaiki efektivitas dan kualitas pelaporan kinerja pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, mengumpulkan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada pejabat terkait di lingkungan pemerintah Kabupaten Merauke. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi berganda dan analisis jalur untuk mengevaluasi hubungan antara kompetensi aparatur, sistem pengendalian internal, Good Governance, dan kualitas LAKIP. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 38 OPD dengan jumlah 90 orang terdiri dari pejabat Esalon III dan IV dari setiap OPD/Bagian. Hasil kuesioner ditabulasi dan dianalisis dengan Structural Equation Modelling (SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil analisis membuktikan Good Governance, Kompetensi Aparatur, Sistem Pengendalian Internal, Kualitas LAKIP di Kabupaten Merauke. Kompetensi aparatur memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kualitas LAKIP di Kabupaten Merauke, Kompetensi Aparatur berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance di Kabupaten Merauke, Sistem Pengendalian Internal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kualitas LAKIP di Kabupaten Merauke, Good Governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas LAKIP di Kabupaten Merauke, Good Governance memediasi system pengendalian internal berpengaruh secara posifit dan signifikan terhadap kualitas LAKIP di Kabupaten Merauke, Good Governance memediasi kompetensi apartur secara posifit dan signifikan terhadap kualitas LAKIP di Kabupaten Merauke, Good Governance memediasi system pengendalian internal secara tidak posifit dan tidak signifikan terhadap kualitas LAKIP di Kabupaten Merauke.
Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru PAI Terhadap Kecerdasan Sosial dan Emosional Siswa di SMP Muhammadiyah 1 Samarinda Hartono, Puji; Khojir; Setiawan, Agus
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap kecerdasan sosial dan emosional siswa di SMP Muhammadiyah 1 Samarinda. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru PAI memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan kecerdasan sosial dan emosional siswa. Guru yang memiliki kepribadian yang baik mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, yang pada akhirnya meningkatkan kecerdasan sosial dan emosional siswa.