cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 1,162 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KB DENGAN PENGGUNAAN MKJP PADA WUS YANG TIDAK MENGINGINKAN ANAK LAGI DI INDONESIA (ANALISIS SDKI 2017) Apriyanah, Deasy; Besral, Besral
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2041

Abstract

Latar belakang: Salah satu cara untuk menekan angka kelahiran adalah dengan menggunakan kontrasepsi. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang merupakan salah satu kontrasepsi yang lebih cost-efektif dan memiliki efek samping yang sedikit untuk menurunkan tingkat kelahiranTujuan: Mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan Penggunaan MKJP Pada Wanita Usia Subur yang Tidak Menginginkan Anak Lagi di Indonesia.Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan metode potong lintang (cross sectional). Penelitian cross sectional dilakukan untuk mempelajari hubungan antara dua variabel yaitu faktor risiko dan masalah kesehatan, dengan melakukan pengamatan dan pengukuran data pada suatu populasi tertentu dalam satu waktu yang sama. (1) Desain penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan penggunaan MKJP pada akseptor wanita usia 15-49 tahun di Indonesia Yang Tidak Menginginkan Anak Lagi berdasarkan data SDKI 2017.Hasil: Responden yang menggunakan MKJP sebagian besar memiliki pengetahuan yang tinggi (20,6%), berusia 35-59 tahun (19,9%), menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi (35,1%), bekerja (18,5%), status ekonomi atas (20,3%), tinggal di wilayah perkotaan (17%), jumlah anak >2 orang (20,4%), terpapar informasi terkait KB (19,6%), tidak pernah mendapatkan kunjungan PLKB (15,7%), menerima kunjungan postnatal (16,6%) dan pengambilan keputusan ber KB secara bersama (18,8%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi. WUS dengan pengetahuan KB yang tinggi berpeluang 1,98 kali untuk penggunaan MKJP dibandingkan WUS dengan pengetahuan rendah (pv=0,004 OR=1,98 95% CI 1,23 – 3,19). Selanjutnya terdapat hubungan pendidikan, jumlah anak, keterpaparan informasi KB dan kunjungan PLKB dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi. WUS yang menempuh pendidikan di Perguruan tinggi berpeluang 2,82 kali untuk penggunaan MKJP dibandingkan WUS yang tidak sekolah/SD (pv=0,004 OR=2,82 95% CI 1,50 – 5,31). WUS yang memiliki anak >2 orang berpeluang 1,74 kali untuk penggunaan MKJP dibandingkan WUS yang memiliki anak ≤2 orang (pv=0,012 OR=1,74 95% CI 1,13 – 2,68). WUS yang pernah terpapar informasi terkait KB berpeluang 1,82 kali untuk penggunaan MKJP dibandingkan yang tidak pernah terpapar (pv=0,023 OR=1,82 95% CI 1,08 – 3,06). WUS yang pernah menerima kunjungan PKLB berpeluang 2,29 kali untuk penggunaan MKJP dibandingkan yang tidak pernah menerima kunjungan (pv=0,046 OR=2,29 95% CI 0,99 – 5,29). Sedangkan tidak terdapat hubungan antara usia, pekerjaan, status ekonomi, tempat tinggal, kunjungan postnatal dan pengambilan keputusan ber KB dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi di Indonesia.Kesimpulan: Responden yang menggunakan MKJP sebagian besar memiliki pengetahuan yang tinggi, berusia 35-59 tahun, menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi, bekerja, status ekonomi atas, tinggal di wilayah perkotaan, jumlah anak >2 orang, terpapar informasi terkait KB, tidak pernah mendapatkan kunjungan PLKB, menerima kunjungan postnatal dan pengambilan keputusan ber KB secara bersama. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi. Selanjutnya terdapat hubungan pendidikan, jumlah anak, keterpaparan informasi KB dan kunjungan PLKB dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi. Sedangkan tidak terdapat hubungan antara usia, pekerjaan, status ekonomi, tempat tinggal, kunjungan postnatal dan pengambilan keputusan ber KB dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi di Indonesia.
EVALUASI MANAJEMEN SISTEM TANGGAP DARURAT DAN KONTINUITAS BISNIS PADA INDUSTRI KIMIA DI PT. X Supartha, I Gusti Gde Rai; Widanarko, Baiduri
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2055

Abstract

Pendahuluan. Bencana yang diakibatkan oleh kegagalan atau insiden yang melibatkan teknologi, merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia perindustrian internasional. Hampir sekitar 65.000 kematian di dunia disebabkan oleh bencana teknologi antara tahun 2009-2018 (WHO, 2018). PT. X Indonesia berbatasan dengan sungai Mookervaart dan jalan utama Daan Mogot.. Sebelah timur berbatasan dengan tanah kosong, dan bagian lebih timur adalah daerah pemukiman padat. Sebelah selatan berbatasan dengan daerah perumahan dan akan dibuat terminal bus, sedangkan sebelah barat Plant berbatasan dengan daerah pemukiman yang sangat padat. Pada PT. X terdapat berbagai macam proses kerja yang melibatkan bahan-bahan kimia berbahaya, mulai dari penerimaan bahan yang tergolong B3, penyimpanan, penimbangan bahan untuk proses produksi, sampai kepada proses produksi dispersi polimer, dan penyimpanannya. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu adanya suatu kajian komprehensif tentang manajemen sistem tanggap darurat yang ada di PT. X. Metode. Rancangan penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif observasional. Dengan melakukan observasi langsung dilapangan (PT. X) dalam mengumpulkan data, melakukan wawancara yang mendalam terhadap informan yang diambil dengan menggunakan daftar pertanyaan dengan berpatokan pada Self-Assessment Checklist berdasarkan kriteria yang terdapat dalam NFPA 1600 edisi tahun 2019 yang dikembangkan oleh Donald L. Schmidt. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengumpulan data primer dan data sekunder melalui metode wawancara mendalam dengan format focus group discussion (FGD), dan pengecekan bukti-bukti pendukung. Data kemudian diolah dan hitung persentase kesesuaiannya, dengan perbandingan terhadap seluruh persyaratan kesesuaian yang ada di check list standar NFPA 1600 edisi tahun 2019 Hasil. Dari hasil penelitian yang dilakukan dituangkan dalam sebuah tabel ringkasan terlampir, keseluruhan hasil rata-rata pemenuhan kesesuaian klausul NPFA 1600-2019 mengenai standar manajemen krisis, tanggap darurat, dan kontinuitas bisnis yang ada di PT. X berada pada angka Persentase kesesuaian sebesar 90,3%, dengan persentase pemenuhan klausul yang belum sesuai sebesar 9,7%. Kesimpulan. Hasil evaluasi sistem tanggap darurat di PT.X dalam kategori baik, dengan mengacu kepada penelitian sejenis terdahulu namun masih diperlukan perbaikan pada beberapa klausul seperti perencanaan dalam pemulihan dari bencana atau insiden dan alternatif pemasok kritis untuk menjaga kelangsungan bisnis PT. X
FAKTOR RISIKO TERHADAP TERJADINYA NIHL (NOISE INJURY HEARING LOSS) DI INDUSTRI Agustin, Ayu; Erwandi, Dadan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2056

Abstract

Kehilangan pendengaran merupakan salah satu penyebab kecacatan tertinggi di dunia, dengan dampak ekonomi yang signifikan. Permintaan akan perawatan pendengaran diperkirakan akan terus meningkat di masa depan. Gangguan pendengaran akibat kerja dapat disebabkan oleh paparan suara keras dan bahan kimia ototoksik. Paparan kebisingan di tempat kerja menjadi penyakit akibat kerja yang paling umum dilaporkan di Amerika Serikat. Beberapa faktor risiko yang terkait dengan gangguan pendengaran meliputi rubella, meningitis, kebisingan, ototoksik, infeksi telinga, usia, riwayat gangguan pendengaran sebelumnya, merokok, diabetes tipe 2, dan hipertensi. Tes audiometri digunakan untuk mengukur kemampuan pendengaran pekerja secara berkala. Penelitian dengan menggunakan metode literature review telah dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang terkait dengan gangguan pendengaran akibat kerja. Dari hasil penelitian, usia, intensitas kebisingan, masa kerja, penggunaan alat pelindung pendengaran, lama pajanan, dan dosis paparan terbukti mempengaruhi terjadinya gangguan pendengaran. Paparan kebisingan yang berlebihan, usia lanjut, dan ketidaksempurnaan alat pelindung pendengaran merupakan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap gangguan pendengaran akibat kerja. Pencegahan melalui program konservasi pendengaran di tempat kerja dapat mengurangi risiko terjadinya gangguan pendengaran.
HUBUNGAN FRONTLINE LEADERSHIP STYLES TERHADAP IKLIM KESELAMATAN DI BERBAGAI INDUSTRI Dewangga, Rahmat Satria; Lestari, Fatma
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2057

Abstract

Tinjauan literatur sistematis ini membahas hubungan antara gaya kepemimpinan dan iklim keselamatan kerja. Iklim keselamatan kerja merupakan konsep multidimensi melibatkan kepemimpinan, peran pekerja, dan komunikasi yang mempengaruhi motivasi individu dalam berkontribusi pada keselamatan kerja. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa faktor seperti value manajemen, kebijakan, praktik organisasi dan keterlibatan aktif dalam inisiatif kesehatan dan keselamatan kerja berkontribusi pada iklim keselamatan kerja yang positif. Tinjauan literatur ini menggunakan Full Range Leadership Model sebagai dasar untuk mengukur gaya kepemimpinan dan mengeksplorasi hubungannya dengan iklim keselamatan kerja. Model kepemimpinan ini mencakup gaya transformasional, transaksional, dan passive-avoidant. Studi sebelumnya menunjukkan kepemimpinan transformasional dan transaksional yang efektif berkontribusi pada iklim keselamatan kerja yang positif, sementara kepemimpinan passive-avoidant menyebabkan iklim keselamatan kerja yang buruk. Iklim keselamatan kerja yang positif terbukti dapat mengurangi kecelakaan kerja dan meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku keselamatan pekerja. Budaya keselamatan dan komitmen manajemen juga memainkan peran penting dalam menciptakan iklim keselamatan yang positif. Tinjauan literatur ini mengidentifikasi beberapa instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian, seperti Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ) dan Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50), yang membantu dalam memahami gaya kepemimpinan dan iklim keselamatan kerja. Tinjauan literatur ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk variasi dalam metodologi penelitian, bias publikasi, dan keterbatasan generalisabilitas hasil penelitian yang terbatas pada studi yang dipublikasikan dan dilakukan di negara-negara barat. Studi penelitian selanjutnya perlu mengatasi keterbatasan ini dan memperluas penelitian dengan menggunakan desain longitudinal, melibatkan variasi konteks budaya, dan mempertimbangkan peran teknologi dalam mempengaruhi iklim keselamatan kerja dan kepemimpinan.
STRATEGY OF PARTNERSHIP MANAGEMENT IN THE STRENGTHENING OF SUPPLY CHAIN IN THE NEW NORMAL ERA I Made Donna Sinarjaya; I G N Putra Suryanatha
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.2058

Abstract

The research was made aiming to find out the partnership strategy and the Jembrana Eel SMEs supply chain. The research method uses qualitative interviews with the six MSMEs in Jembrana Regency. The results of this study resulted in a partnership improvement strategy, in the Jembrana Eel SMEs supply chain using SWOT analysis. Product development in new innovative ideas in the form of processed shredded eel to add product variety in promoting to consumers. SMEs are expected to maximize social media for the process of introducing products and increasing sales turnover. Creating products that are used sustainably and are beneficial to consumers.
SISTEM MANAJEMAN ORGANISASI PARTAI POLITIK ISLAM DI BERBAGAI NEGARA ISLAM Arifin, Muhamad Zainul; Mak Din, Hairol Anuar Bin; Abdul Hamid, Noradha Binti; Saleh, Normazaini Binti
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2063

Abstract

Artikel jurnal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem manajemen organisasi partai politik Islam di berbagai Negara Islam. Dengan menganalisis berbagai kasus dan studi perbandingan, diharapkan artikel ini dapat menyajikan gambaran komprehensif tentang bagaimana partai politik Islam diatur, dikelola, dan beroperasi dalam upaya mencapai tujuan mereka. Pengumpulan data dilakukan melalui berbagai sumber, termasuk literatur ilmiah, laporan pemerintah, dokumen-dokumen partai politik, dan sumber-sumber berita terpercaya. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan pendekatan tematik. Data dari berbagai sumber dikategorikan berdasarkan tema-tema yang relevan, seperti struktur organisasi partai politik, proses pengambilan keputusan, strategi politik, dan tantangan internal dan eksternal yang dihadapi. Kesimpulannya, sistem manajemen organisasi partai politik Islam di berbagai Negara Islam memiliki ciri khas dan tantangan yang berbeda. Studi perbandingan ini memberikan wawasan penting bagi pemahaman tentang kompleksitas dan dinamika partai politik Islam dalam konteks politik dan sosial yang beragam.
ANALISIS KEBIJAKAN STUNTING MENGGUNAKAN PENDEKATAN SISTEMATIK LITERATURE REVIEW (SLR) Hamdi, Hamdi; Moh Nazar Fajri; Rohani Inta Dewi; M. Adib Zata Ilmam
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2067

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya mendalam dalam mengkaji kebijakan penanganan stunting yang diimplementasikan di berbagai Negara. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami secara menyeluruh bentuk-bentuk intervensi yang telah dijalankan dalam rangka menangani masalah stunting pada populasi anak balita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sistematik literature review (SLR), sebuah metode analisis yang sistematis dan komprehensif terhadap literatur-literatur yang relevan dengan fokus penelitian. Dalam tahap awal, kami berhasil mengumpulkan sebanyak 150 jurnal ilmiah yang berkaitan dengan topik kebijakan stunting. Namun, melalui proses seleksi yang cermat, akhirnya 50 jurnal yang paling memiliki keterkaitan dengan permasalahan yang diteliti dipilih untuk dianalisis secara mendalam. Melalui proses penelusuran yang seksama, hasil analisis kami mengungkapkan bahwa masalah stunting memiliki akar penyebab yang kompleks dan saling berhubungan. Penyebab-penyebab yang muncul secara konsisten dari berbagai literatur adalah faktor-faktor seperti pendidikan, lingkungan masyarakat, ekonomi, perilaku masyarakat, dan sanitasi. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian ini menggarisbawahi kompleksitas masalah stunting dan perlunya pendekatan yang komprehensif dalam mengatasinya. Dengan memahami faktor-faktor penyebab yang beragam ini, pemerintah dan institusi terkait dapat merancang strategi intervensi yang holistik dan terkoordinasi. Integrasi pendidikan, perubahan perilaku, perbaikan ekonomi, dan upaya peningkatan sanitasi menjadi langkah-langkah strategis dalam usaha pencegahan dan penanganan stunting dengan efektif.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, LITERASI DIGITAL DAN DIGITAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ONLINE: PENGARUH LITERASI KEUANGAN, LITERASI DIGITAL DAN DIGITAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ONLINE Wahyuningsih, Roy
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2080

Abstract

The rapid development of technology has an impact on the pattern of human interaction with technology. So that it provides opportunities for increasing e-commerce in Indonesia. The purpose of this study is to explain whether there is an effect of financial literacy, digital literacy and digital marketing on online product purchasing decisions. The method used in this research is descriptive quantitative method with multiple linear regression. The sample used is a saturated sample of 105 Economics Education students at STKIP PGRI Jombang. Methods of data collection using documentation, questionnaires and interviews. The results of the study are that financial literacy influences online product purchasing decisions; digital literacy influences the decision to purchase online products; digital marketing influences purchasing decisions; financial literacy, digital literacy and digital marketing influence online product purchasing decisions.
DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN KERETA API LAYANG DI RUAS PERSIMPANGAN PALANG JOGLO SURAKARTA Sondang Kuncoro; Rachmat Mudiyono; Soedarsono
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.2091

Abstract

The Joglo intersection is a confluence of two national roads, namely Jl. Ki Mangunsarkoro and Jl. Youth Pledge. Then two provincial roads namely Jl. Colonel Sugiono who headed towards Purwodadi and Jl. Pierre Tendean. The traffic flow at the Joglo intersection is getting denser. This study aims to determine the level of service at level crossings at Joglo Crossings. Data collection was carried out by means of a direct survey at the intersection of the joglo cross section during peak hours in the morning, afternoon and evening from 06.00 - 18.00 WIB. From the survey results, grouping was carried out on each segment at the intersection and presented in the form of a vehicle table. In calculating the intersection analysis using the 1997 Indonesian Road Capacity Manual. The performance results of the Surakarta joglo intersection before construction showed that the degree of saturation in the morning was 0.612, the degree of saturation during the day was 0.474 indicating the level of class C road service. The degree of saturation in the afternoon was 0.969 indicating the level of class E road service, while the degree of saturation at construction shows the morning of 0.620, the degree of saturation during the day is 0.634 which indicates the level of class C road service. The degree of saturation in the afternoon is 1.064 which indicates the level of class F road service. In the Elevated Railway Development Project there will be narrowing on certain sections due to With this development, traffic engineering management was carried out while construction was in progress.
PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU SERBUK BESI (FERRO SULPHATE) PADA PT. AM MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) Adistia Marshalidia; Saptono Kusdanu Waskito; Darfial Guslan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2093

Abstract

PT AM is a company that makes blood enhancers derived from iron powder raw materials (Ferro Sulfate). PT AM requires raw materials from suppliers for the manufacture of blood enhancers. CV HM is a supplier of iron powder raw materials (Ferro Sulfate) dismissed because it has a poor assessment in supplying raw materials to PT AM. PT AM invited new vendors and received 4 (four) prospective vendors, namely CV MTJ, CV GML, CV AKI and CV ZMI. PT AM does not have a good method to determine which supplier selection to choose. The author analyzes supplier selection with criteria such as price, quality, flexibility, and delivery. This study used the Analytic Network Process (ANP) method with the results obtained were CV MTJ got a value of 0.4, CV AKI got a value of 0.3, CV ZMI got a value of 0.3 and CV GML got a value of 0.3, From the results of the ANP calculation, the winner is CV MTJ which has the highest score among the 4 (four) other suppliers, namely 0.4 final score.

Page 30 of 117 | Total Record : 1162