cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 1,162 Documents
PENEGAKAN HUKUM PIDANA INTERNASIONAL TERHADAP KEJAHATAN PERANG DALAM HUKUM HUMANITER Yusuf DM, Mohd; Sugiantoro, Heri; Combara, Wahyu; Manulang, Johanes Gabe Saputra; Fernandes, Boy
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3199

Abstract

Hukum Humaiter Juga mengatur tentang perlidungan hukum bagi korban perang yang di atur dalam pasal 13 ketentuan pada konvensi-konvensi Jenewa 1949. Terkait dengan perlindungan hukum bagi orang-orang yang hors de combat, menurut Mahfud, bahwa Hukum Humaniter Internasional membentuk sebagian besar hukum publik internasional dan terdiri dari peraturan-peraturan yang pada masa konflik bersenjata, berusaha melindungi orang-orang yang tidak atau tidak dapat lagi terlibat dalam permusuhan, dan untuk membatasi alat dan cara berperang yang digunakan. Untuk alasan-alasan kemanusiaan peraturan-peraturan tersebut membatasi hak pihak-pihak yang terlibat dalam konflik dalam hal pemilihan alat dan cara berperang, serta memberikan perlindungan kepada orang- orang dan hak milik yang terkena dampak atau kemungkinan besar akan terkena dampak dari konflik. Metode yang dipergunakan adalah penelitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Penegakan hukum pidana internasional terhadap kejahatan perang dalam hukum humaniter bertujuan untuk memastikan bahwa pelaku kejahatan tersebut diadili dan diberi hukuman yang setimpal, sekaligus memberikan keadilan bagi korban. Meskipun terdapat banyak tantangan, upaya-upaya internasional yang konsisten terus dilakukan untuk memperkuat sistem hukum ini dan memastikan penegakan yang efektif dan adil. Penegakan hukum pidana internasional terhadap kejahatan perang dalam hukum humaniter adalah upaya yang krusial untuk menjaga perdamaian dan keamanan global serta memastikan bahwa pelanggaran serius terhadap kemanusiaan tidak dibiarkan begitu saja. Meskipun terdapat berbagai mekanisme yang telah diterapkan, seperti pengadilan internasional (misalnya ICC, ICTY, ICTR), pengadilan nasional dengan yurisdiksi universal, dan pengadilan hibrid atau ad hoc, penegakan hukum ini masih menghadapi banyak tantangan. Tantangan tersebut mencakup faktor politik internasional, kepatuhan negara, dan kesulitan dalam mengumpulkan bukti dan melakukan investigasi di zona konflik.
BUDAYA ORGANISASI YANG MENDORONG INOVASI KERJA Nugroho, Riyadi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana budaya organisasi di Indonesia dapat mendorong inovasi kerja. Tujuan spesifiknya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor budaya yang mendukung inovasi, mengevaluasi dampak budaya tersebut terhadap kinerja inovatif karyawan, dan mengembangkan rekomendasi untuk menciptakan budaya organisasi yang inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research). Pendekatan kualitatif dipilih karena sesuai untuk mengungkapkan pemahaman mendalam mengenai konsep budaya organisasi yang mendorong inovasi kerja. Budaya organisasi yang mendukung inovasi terbukti memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan pasar dan mengembangkan produk serta layanan baru yang inovatif. Hal ini diperkuat oleh temuan-temuan dari berbagai penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa fleksibilitas, adaptabilitas, serta dukungan terhadap kreativitas adalah komponen kunci dalam membangun budaya yang inovatif. Selain itu, kepemimpinan yang inklusif dan mendukung pengambilan risiko juga merupakan faktor penting yang memungkinkan terciptanya lingkungan kerja yang memfasilitasi inovasi. Dengan demikian, organisasi yang ingin meningkatkan inovasi kerja harus memperhatikan dan membangun budaya organisasi yang mengintegrasikan elemen-elemen ini.
PROTOTYPE SISTEM CONTROL KONVEYOR MESIN CUCI MOBIL OTOMATIS BERBASIS PLC (PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER) Ali, Hakam; Darmawan Sidik, Ahmad; Abrianto, Heru
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i2.3206

Abstract

Merancang sebuah prototype sistem kontrol konveyor mesin cuci mobil otomatis yang dikontrol dengan menggunakan PLC. Merealisasikan prototype mesin cuci mobil otomatis beserta denga prinsip kerja sistem pembersihan dan pengeringan yang sebenarnya. Menguji penggunaan program diagram ladder pada PLC sebagai kontrol mesin cuci mobil otomatis Dalam pelaksanaan penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan penelitian dan pengembangan (research and development). Metode penelitian research and development (R&D) yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji kefektifan produk tersebut. Hasil dari penelitian berupa pembuatan system pemprograman untuk mesin cuci mobil otomatis yang dapat dikendalikan melalui PLC sebagai pengoprasian sistem pembersihan dan sistem pengeringan tersebut, dengan maksud membantu mahasiswa dalam belajar memahami pemprograman PLC dan memberikan gambaran pengaplikasian PLC apabila diterapkan dalam kehidupan nyata. Program kontrol dan alat simulator yang sudah dibuat memiliki beberapa kelebihan dan juga kelemahan. Simulator dan program control yang dibuat secara umum dapat merepresentasikan kerja dari mesin cuci mobil otomatis sesungguhnya. Kelebihan dari program kontrol dengan menggunakan PLC memberikan keleluasaan dalam membuat program tanpa menggunakan banyak relay magnetik dan pengkabelan. Kita juga dapat melakukan monitoring terhadap proses pengontrolan dan dengan mudah dapat dimodifikasi. Program kontrol yang dibuat dapat dikembangkan dengan relatif mudah untuk misalnya dibuat penambahan jumlah sistem pemolesan body mobil pada alat simulator. Beberapa kelemahan dari program PLC di dalam penelitian ini tidak ada untuk memantau dan pengontrolan sistem pembersih dan sistem pengering. Simulator tidak dilengkapi dengan scada yang sebenarnya. Simulator tidak menggunakan sensor berat. Pembuangan air tidak ada . Untuk scada dapat disiasati dengan dengan membuat program kontrol untuk memantau dan mengontrol pada sistem pembersihan dan sistem pengeringan.
RANCANG BANGUN PENGAMAN SEPEDA MOTOR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA-8 DENGAN MEMANFAATKAN CHIP 7 BYTE PADA e-SIM Utomo, Putra Dwi; Abrianto, Heru; Sidik, A. Darmawan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i1.3207

Abstract

Saat ini masyarakat merasa keamanan tidaklah kondusif, banyak perampokan dan penodongan terhadap sepeda motor, dan mengakibatkan kerugian baik materi maupun non materi yang bagi kelas masyarakat tertentu dinilai besar. Semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam penggunaan perangkat keamanan pada sepeda motor. Oleh karena itu telah berhasil dirancang sebuah alat pengaman sepeda motor menggunakan e-SIM. Sepeda motor akan ON dan OFF jika e-SIM sesuai dengan nilai yang sudah ditetapkan dan dimasukan ke dalam program karena setiap e-SIM memiliki nilai 7 byte yang berbeda-beda. Hasil pengujian untuk ON sepeda motor, tag e-SIM di modul RC522 mengaktifkan relay switch kontak dengan delay 2 detik, lalu mengaktifkan relay switch rem dan relay switch stater dengan delay 2 detik, setelah itu relay switch rem dan relay switch stater nonaktif kembali. Untuk OFF sepeda motor tag e-SIM kembali ke modul RC522 lalu relay switch kontak nonaktif kembali dengan delay 0,5 detik. Waktu tercepat modul RC522 sebagai pemindai nilai 7 byte pada e-SIM dengan jarak 0,5 cm yaitu dengan delay 0,5 detik, dengan jarak 1 – 1,5 cm yaitu dengan delay 1 detik.
ANALISIS PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP): ANALISIS DATA SAMPEL BPJS KESEHATAN TAHUN 2022 Rahman, Reza; Hidayat, Budi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang menyebabkan tingkat kematian yang tinggi. Pada pelaksanaan JKN Tuberkulosis Paru merupakan salah satu penyakit yang masuk dalam penjaminan yang dapat dituntaskan pada pelayanan FKTP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan model Binomial Negatif dengan tujuan untuk mengetahui gambaran serta faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan FKTP bagi peserta JKN penderita tuberkulosis paru. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 33,79% peserta dengan tuberkulosis paru memanfaatkan pelayanan FKTP dengan angka rasio rujukan rata-rata sebesar 25,95%. Hasil uji statistik didapatkan, terdapat hubungan yang signifikan antara Jenis Kepesertaan (p value 0.026), Umur (p velue 0.034), Status Perkawinan (p value 0.011) dan Status Pulang (p value 0.000) pada pelayanan FKTP dengan pemanfaatan pelayanan FKTP. Pemanfaatan pelayanan peserta dengan tuberkulosis paru paling banyak pada Jenis Kepesertaan PBI, Kelompok Usia Tidak Produktif, Status Telah menikah dan Status Pulang FKTP dirujuk lanjut. Pelayanan FKTP sesuai kompetensinya sangat berperan dalam pencegahan penularan dan perburukan kondisi tuberculosis paru untuk mencegah adanya komplikasi lebih lanjut. Alur layanan rujukan parsial antar FKTP dan rujukan lanjutan yang dilakukan secara cepat dan tepat akan meningkatkan kualitas pelayanan yang efektif dan efisien bagi pasien tuberculosis paru.
ANALISIS FAKTOR HIGIENE SEBAGAI SUMBER PENULARAN HEPATITIS A DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW Mentari, Asti Sauna; Besral, Besral
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hepatitis A adalah salah satu jenis penyakit infeksi yang menyerang hati dan dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Penyakit ini dapat menyebar dengan cepat dan berpotensi menimbulkan wabah yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi pada penyebaran penyakit ini, terutama faktor-faktor higiene. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor higiene sebagai sumber penularan hepatitis A di Indonesia melalui tinjauan literatur yang telah dilakukan sebelumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan cara mengumpulkan data dari sumber-sumber yang tersedia, seperti jurnal, artikel, dan dokumen terkait yang relevan dengan topik penelitian. Data dikumpulkan melalui pencarian literatur dari basis data yang terpercaya, seperti PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Data kemudian dianalisis dan dikomparasikan untuk mencari hubungan antara faktor higiene dan penyebaran hepatitis A di Indonesia. Hasil analisis faktor higiene sebagai sumber penularan hepatitis A di Indonesia menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti sanitasi yang buruk, air minum yang tidak layak, dan praktik makan yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini. Beberapa faktor lain seperti status sosial ekonomi dan tingkat pendidikan juga dapat mempengaruhi penyebaran hepatitis A di Indonesia.
Efisiensi Pengelolaan Anggaran Pembangunan Hutan Desa Sudrajat Martadinata
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3210

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran hutan desa dalam mendukung keberlanjutan ekosistem dan pemberdayaan masyarakat lokal. Tujuan penelitian ini untuk memahami efisiesnsi pengelolaan anggaran dalam membangun hutan desa. Hutan desa, yang dikelola oleh komunitas setempat, memainkan peran penting dalam konservasi keanekaragaman hayati, penyediaan layanan ekosistem, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, dan analisis kebijakan terkait pengelolaan hutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dan praktik tradisional yang diterapkan dalam pengelolaan hutan desa berkontribusi signifikan terhadap pelestarian lingkungan dan pengurangan deforestasi. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan hutan meningkatkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab, yang berujung pada keberlanjutan jangka panjang. Studi ini menyimpulkan bahwa model pengelolaan hutan berbasis komunitas, yang mengintegrasikan pengetahuan lokal dengan kebijakan nasional, dapat menjadi strategi efektif dalam mencapai tujuan konservasi dan pembangunanberkelanjutan bahwa sinergi, efisiensi, dan konservasi menjadi kunci pengelolaan anggaran pembangunan hutan desa.
Analisis Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terhadap Peningkatan Penjualan Oleh-Oleh Khas Lombok (Studi Kasus UKM Sasak Maiq) Baiq Herdina Septika; Supratman; Yayang Erry Wulandari
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi pemasaran terhadap peningkatan penjualan oleh-oleh khas Lombok pada UKM Sasak Maiq. UKM Sasak Maiq adalah salah satu nama unit usaha pengolahan di Desa Senteluk, Lombok Barat. Produk UKM Sasak Maiq adalah kripik tortila, kacang mete, kopi rumput laut, terasi dan berbagai olahan makanan rumput laut. Produk ini sudah dipasarkan sampai ke Inggris dan setelah menjadi mitra kerja kelompok-kelompok pengolahan di desa-desa pesisir Lombok Barat, UKM ini semakin inovatif dan memberikan dampak nyata bagi perbaikan ekonomi warga pesisir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan kuantitatif. Tujuan penggunakan analisis kuantitatif adalah untuk mengetahui secara jelas dan kongkret tentang analisis pengaruh komunikasi pemasaran terhadap peningkatan penjualan oleh-oleh khas Lombok (Studi UKM Sasak Maiq). Populasi dalam penelitian ini karyawan UKM Sasak Maiq yang berjumlah 35 orang, dan seluruhnya diambil menjadi sampel penelitian berdasarkan rumus Sugiyono. Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis uji t terhadap variabel komunikasi pemasaran didapatkan t hitung sebesar 2.151 dan nilai sign. 0.158. Hasil uji F menunjukkan bahwa signifikansi model regresi di uji dengan melihat nilai (sig) dimana jika nilai signifikansi < dari 0.05 maka model regresi merupakan model yang layak untuk digunakan. Pada penelitian ini didapatkan nilai F hitung sebesar 115.056 dengan nilai signifikansi 0.001. Hasil uji determinan menunjukkan bahwa nilai R Square sebesar 0.930 hal ini mengandung arti bahwa variabel komunikasi pemasaran berpengaruh positif terhadap terhadap variabel peningkatan penjualan sebesar 93.0%.
Dampak Revitalisasi terhadap Pendapatan Pedagang Pasar Peunayong Banda Aceh Marwiyati
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revitalisasi pasar Peunayong muncul karena semakin menurunnya jumlah kunjungan masyarakat yang dapat mengancam eksistensi pasar tradisional, diharap mampu menjawab permasalahan dari sisi fisik, tata kelola pasar, ekonomi serta sosial budaya sehingga berdampak pada kesejahteraan pedagang. Penelitian ini ingin menganalisis penerapan program revitalisasi pasar dan dampaknya pada kesejahteraan pedagang menurut tinjauan syariah. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Menggunakan informan yang melibatkan pedagang dan pengelola pasar. Analisis data menggunakan teknik kualitatif dengan tahapan, reduksi, penyajian dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan revitalisasi Pasar Peunayong berdampak terhadap tingkat kesejahteraan para pedagang. Terjadi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pedagang setelah dijalankan program revitalisasi oleh pemerintah daerah. Dalam perspektif syariah, revitalisasi telah memberikan dampak pada kesejahteraan pedagang berupa pemenuhan material maupun spiritual.
PERKEMBANGAN ASET KEUANGAN SYARIAH DI INDONESIA Mufarikhah, Isa Fairuzzatul
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3228

Abstract

Background: Perkembangan keuangan syariah. Penelitian ini bertujuan menyediakan rujukan kepustakaan berkaitan tentang perkembangan keuangan syariah di Indonesia dilihat dari segi aset dari perbankan syariah, IKNB syariah dan pasar modal syariah. Metode:Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan jenis data kuantitatif dari hasil laporan perkembangan keuangan syariah di Indonesia tahun periode 2015-2019. Kesimpulan: Hasil penelitian ini bahwa dari tahun 2015-2019 atau 5 tahun terakhir Keuangan Syariah di Indonesia terus mengalami perkembangan dengan adanya peningkatan aset keuangan syariah yang terdiri dari aset perbankan syariah, aset IKNB syariah dan aset pasar modal syariah. Kata Kunci: Aset; Perbankan Syariah; IKNB Syariah; Pasar Modal Syariah

Page 93 of 117 | Total Record : 1162