cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati@umb.ac.id
Phone
+6282226250506
Journal Mail Official
redaksijurnalkeperawatan@umb.ac.id
Editorial Address
UMB 4: Jl Adam Malik KM 8.5
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu
ISSN : 24604550     EISSN : 2720958X     DOI : https://doi.org/10.36085/jkmu.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu Is a Journal Managed by Department of Nursing, Faculty of Health Science, Muhammadiyah Bengkulu University. The scope of this journal is nursing science, medical and surgical nursing, critical care nursing, emergency nursing, maternity nursing, child nursing, family and community nursing, gerontological nursing, and mental health nursing. This journal regularly publish articles on April and October each year. Journal website: http://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/; ISSN 2460-4550; E ISSN 2720-958X.
Articles 156 Documents
PENERAPAN RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA PASIEN HIPERTENSI : A CASE REPORT Rachmadian, Armanda Ari Fahreza; Ruhyanudin, Faqih
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 14 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v14i1.10294

Abstract

Terapi rendam kaki air hangat merupakan intervensi nonfarmakologis yang bertujuan menurunkan tekanan darah sekaligus meningkatkan sirkulasi perifer dan memberikan efek relaksasi pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus dengan desain pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tekanan darah, denyut nadi, laju pernapasan, dan suhu tubuh. Partisipan adalah satu pasien hipertensi yang sadar, kooperatif, memiliki tekanan darah ≥140/90 mmHg, serta tidak mengalami gangguan pada ekstremitas bawah. Intervensi dilakukan melalui rendam kaki dengan air bersuhu 38–40°C selama 15–30 menit, satu kali sehari selama lima hari berturut-turut. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah tindakan, lalu dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil. Temuan menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik sekitar 5–10 mmHg dan diastolik 2–7 mmHg, disertai penurunan denyut nadi serta laju pernapasan. Suhu tubuh meningkat ringan sebagai respons vasodilatasi perifer. Kesimpulannya, terapi rendam kaki air hangat efektif sebagai terapi pendukung untuk membantu mengontrol tekanan darah dan meningkatkan kenyamanan pasien hipertensi. Selain itu, intervensi ini mudah dilakukan, relatif aman, dan dapat diaplikasikan secara mandiri di rumah dengan pengawasan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, terapi ini berpotensi menjadi alternatif sederhana dalam manajemen hipertensi jangka panjang, terutama bila dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup sehat dan kepatuhan terapi medis. Penelitian lebih lanjut dengan sampel lebih besar diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitas.
EFEKTIVITAS TERAPI AKUPRESUR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI: A LITERATURE REVIEW Wardana, Hendi; Tamara, Heni Aulia; Cristina, Prascha Alia; Masnina, Rusni
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 14 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v14i1.10308

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global karena prevalensinya yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi serius. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah terapi akupresur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi akupresur terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi melalui metode literature review. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, dan jurnal kesehatan dengan rentang tahun publikasi 2023–2026. Dari hasil pencarian diperoleh 120 artikel yang kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 10 artikel yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menyatakan terapi akupresur efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi. Terapi akupresur bekerja melalui stimulasi titik tertentu pada tubuh yang dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memberikan efek relaksasi. Perawat dan tenaga kesehatan lainnya dapat mempertimbangkan terapi akupresur sebagai salah satu pilihan terapi komplementer dalam pengendalian hipertensi. Selain itu Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan protokol terapi akupresur yang efektif dan aman untuk penderita hipertensi.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN IBU DAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK DI PUSKESMAS JEPANG Naufal Maulid Diansyah; Umi Faridah; Rusnoto
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 14 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v14i1.10320

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan pola asuh dengan kejadian stunting pada anak usia 1–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Jepang Kabupaten Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional cross-sectional terhadap 94 responden yang dipilih melalui random sampling. Variabel independen meliputi tingkat pendidikan ibu dan pola asuh, sedangkan variabel dependen adalah kejadian stunting yang diukur berdasarkan tinggi badan menurut umur (TB/U) < -2 SD sesuai standar WHO. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri menggunakan microtoise. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting (p = 0,001) serta antara pola asuh dengan kejadian stunting (p = 0,001). Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan ibu dan pola asuh berperan penting terhadap kejadian stunting, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi ibu, penguatan parenting, dan intervensi gizi berkelanjutan.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS FOOT MASSAGE DENGAN MINYAK BAWANG DAYAK DAN MINYAK ZAITUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI URGENSI: CASE REPORT Andriani, Dwi Astri; Nurjannah, Misbah; M Dirdjo, Maridi; Satria, Andri Praja; Novianto, Eko Deddy; Tianda, Fenny
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 14 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v14i1.10372

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang sering disebut sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala namun berisiko menyebabkan komplikasi serius. Pada kondisi hipertensi urgensi, diperlukan penanganan yang cepat dan efektif. Terapi nonfarmakologis seperti foot massage dengan penggunaan minyak alami dapat menjadi terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas foot massage menggunakan minyak bawang Dayak dan minyak zaitun terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi urgensi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada empat pasien hipertensi urgensi di instalasi gawat darurat. Dua pasien diberikan intervensi foot massage menggunakan minyak bawang Dayak (kelompok intervensi) dan dua pasien menggunakan minyak zaitun (kelompok kontrol). Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi selama 15 menit menggunakan tensimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah dilakukan intervensi. Penurunan tekanan darah lebih signifikan terjadi pada kelompok yang menggunakan minyak bawang Dayak dibandingkan dengan minyak zaitun. Foot massage efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi urgensi. Penggunaan minyak bawang Dayak lebih efektif dibandingkan minyak zaitun, sehingga berpotensi menjadi terapi komplementer dalam penatalaksanaan hipertensi.
PENGEMBANGAN APLIKASI SELF-HYPNOTHERAPY BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PENGELOLAAN KECEMASAN DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Nugraha, Kharisma Anjar; Sudirman; Arwani
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 14 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v14i1.10384

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang sering disertai masalah psikologis berupa kecemasan. Kecemasan yang tidak terkelola dapat memperburuk kondisi tekanan darah pasien. Intervensi non-farmakologis berbasis digital diperlukan untuk memberikan solusi perawatan mandiri yang aksesibel bagi pasien. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi self-hypnotherapy berbasis Android untuk mengelola tingkat kecemasan dan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R&D) dengan model System Development Life Cycle (SDLC). Uji fungsi aplikasi menggunakan metode black-box. Validasi aplikasi dilakukan oleh ahli teknologi informasi dan ahli materi yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dan perawat pakar hipnoterapi. Uji black box menunjukan semua menu dapat difungsikan dengan baik. Uji kelayakan oleh ahli IT diperoleh hasil 85,28 (layak) dan oleh ahli materi menunjukkan skor 85,84% (layak). Aplikasi sudah diterima dan dapat diakses melalui Playstore. Aplikasi self-hypnotherapy berbasis Android layak digunakan sebagai media intervensi keperawatan mandiri dalam pengelolaan kecemasan dan tekanan darah pasien hipertensi.
LITERATURE REVIEW: MENGKAJI FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA Alidi, Muhammad Solid; Raharjo , Bambang Budi
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 14 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v14i1.10398

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang terjadi akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka waktu lama sehingga menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi perkembangan kognitif dan kesehatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia melalui pendekatan literature review. Pencarian artikel dilakukan secara elektronik melalui basis data Google Scholar, PubMed, Journal Center, dan SINTA dengan menggunakan kata kunci faktor-faktor dan stunting. Dari hasil pencarian awal diperoleh 40 artikel, kemudian dilakukan proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh 10 artikel yang diterbitkan pada tahun 2021–2025 serta 1 artikel tahun 2017 yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejadian stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, meliputi faktor sosial ekonomi, faktor gizi, praktik pemberian makan anak, pola asuh orang tua, kondisi sanitasi lingkungan, serta faktor demografi seperti usia ibu saat kehamilan. Kondisi ekonomi dan pendidikan keluarga mempengaruhi kemampuan dalam memenuhi kebutuhan gizi serta akses terhadap layanan kesehatan. Selain itu, rendahnya asupan energi dan protein, ketidaktepatan pola pemberian makan, serta kualitas lingkungan juga berperan dalam terjadinya stunting. Dengan demikian, upaya pencegahan stunting perlu dilakukan secara komprehensif melalui peningkatan pemenuhan gizi anak, perbaikan pola asuh dan praktik pemberian makan, serta peningkatan akses terhadap sanitasi dan layanan kesehatan