cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati@umb.ac.id
Phone
+6282226250506
Journal Mail Official
redaksijurnalkeperawatan@umb.ac.id
Editorial Address
UMB 4: Jl Adam Malik KM 8.5
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu
ISSN : 24604550     EISSN : 2720958X     DOI : https://doi.org/10.36085/jkmu.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu Is a Journal Managed by Department of Nursing, Faculty of Health Science, Muhammadiyah Bengkulu University. The scope of this journal is nursing science, medical and surgical nursing, critical care nursing, emergency nursing, maternity nursing, child nursing, family and community nursing, gerontological nursing, and mental health nursing. This journal regularly publish articles on April and October each year. Journal website: http://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/; ISSN 2460-4550; E ISSN 2720-958X.
Articles 148 Documents
PENGGUNAAN LEMBAR PEMANTAUAN NUTRISI OLEH KELUARGA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE YANG MENJALANI HEMODIALISA Syahputri, Lea Agustin; Yustisia, Nova; Hasymi, Yusran
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 11 No 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v11i2.5866

Abstract

CKD (Chronic Kidney Disease) is a damage to the renal kidney which will affect the work function of the kidneys, namely the inability of the kidneys to remove toxins and blood waste. End-stage CKD patients require renal replacement therapy, namely hemodialysis. Routine hemodialysis therapy in patients can be at risk of malnutrition, so regular monitoring of the patient's nutritional status is needed. This study aims to determine the description of the use of nutritional monitoring sheets by families in CKD patients in the Hemodialysis Room at M.Yunus Hospital. Researchers used quantitative research methods, using data analysis with descriptive techniques. This research was conducted in the Hemodialysis Room of Dr. M.Yunus Hospital Bengkulu City, the research time was conducted for 1 month, the variables in this study were nutritional monitoring in CKD patients which included time, meal frequency, composition, and volume. The population in the study amounted to 63 people and the number of samples taken was 54 people, but the number of willing respondents was only 30 people. The results showed that the fulfillment of patient nutrition was not in accordance with the nutrition monitoring sheet, as many as 61.3% (18 people), while patients who fulfilled nutrition according to the nutrition monitoring sheet were only 38.7% (12 people). The results of the study are expected to provide information and input as well as a source of basic data to continue the development of similar studies.
HUBUNGAN EFEK SAMPING KEMOTERAPI TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA PASIEN KANKER NASOFARING Karim, Ulfah Nuraini; Kasdillah, Kasdillah; Dewi, Aliana
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 12 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v12i1.6190

Abstract

Karsinoma nasofaring (NPC) merupakan tumor ganas yang tumbuh di daerah nasofaring dengan prediksi difosa Rosenmuller dan atap nasofaring. Secara umum terapi NPC yang paling sering digunakan adalah kemoterapi, yang mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan efek samping kemoterapi dengan kualitas hidup pasien kanker nasofaring. Desain penelitian menggunakan cross-sectional. Sampel berjumlah 55 orang dengan menggunakan purposive sampling. Kriteria inklusinya adalah penderita kanker nasofaring yang menjalani kemoterapi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus sampai Oktober 2021.   Teknik pengumpulan data menggunakan  kuesioner, Kualitas hidup pada pasien kanker dapat diukur dengan Cancer Quality of Life (CQOL). Hasilnya pasien mengalami efek samping kemoterapi 69,1% sedang dan pasien mengalami kualitas hidup yang Cukup sebesar 78,2%. Analisis uji menggunakan uji Spearman Rho diperoleh nilai p = 0,804, Hal ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara efek samping kemoterapi terhadap kualitas hidup pada pasien kanker nasofaring. Diharapkan pelayanan keperawatan dapat memfasilitasi dan memberikan konseling serta motivasi kepada keluarga pasien untuk selalu memberikan dukungan kepada pasien dalam menjalankan kemoterapi demi kesehatan tubuhnya dan melibatkan keluarga dalam setiap tindakan yang dilakukan pasien dengan kemoterapi. 
EFEKTIVITAS LATIHAN ISOMETRIK QUADRICEPS DAN LATIHAN THERABAND TERHADAP PENURUNAN NYERI LUTUT PASIEN REMATIK Putri, Tiara Handayani; Lina, Liza Fitri; Sartika, Andry; Margareta, Sheylla Septina
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 12 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v12i1.6340

Abstract

Masalah rematik merupakan masalah kronis yang paling lazim terjadi pada lansia di Provinsi bengkulu sebanyak 26.212 kasus dan di Kota Bengkulu pada tahun 2017 angka kejadian rematik tertinggi di Puskesmas Lingkar Timur sebanyak 1.804 orang. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas latihan isometrik quadriceps dan latihan theraband terhadap penurunan nyeri lutut pasien rematik. Desain penelitian menggunakan rancangan Quasi Eksperimen, two group pre-post design, sebanyak 30 orang dibagi dalam 2 kelompok 15 orang kelompok isometrik quadriceps dan 15 orang kelompok theraband selama 4 kali dalam seminggu. Hasil analisis latihan isometrik quadriceps dari 13 orang (86,7%) yang mengalami nyeri sedang dan setelah latihan isometrik quadriceps sebanyak 11 orang (73,3%) mengalami nyeri ringan, nyeri lutut pasien rematik sebelum latihan theraband sebanyak 13 orang (86,7%) mengalami nyeri sedang dan nyeri lutut pasien rematik setelah latihan theraband sebanyak 13 orang (86,7%) mengalami nyeri ringan. Hasil uji wilcoxon latihan isometrik quadriceps dan latihan theraband efektif menurunkan skala nyeri rematik. Dapat disimpulkan bahwa ada efektivitas latihan isometrik quadriceps dan latihan theraband terhadap penurunan nyeri lutut pasien rematik di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat melanjutkan penelitian ini  menggunakan latihan jenis berbeda seperti jenis isotonik dan terapi yang lain seperti terapi mandi menggunakan kompres hangat. 
KUALITAS HIDUP LANSIA YANG TIDAK MEMILIKI PASANGAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA DEWA KOTA BENGKULU Enggriani, Jelsa; Aprilatutini, Titin; Nova Yustisia
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 12 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v12i1.6345

Abstract

Lansia adalah seseorang yang mencapai usia 60 tahun ke atas. Kualitas hidup Lansia merupakan persepsi individu dalam kehidupan yang meliputikondisi kesehatan baik fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan serta kemampuan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Kualitas hidup lansia yang tidak memiliki pasangan di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian secara deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 46 responden di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Hasil penelitian berdasarkan domain kesehatan fisik dengan kategori sedang (57%), domain psikologis dengan kategori sedang (67%), domain hubungan sosial dengan kategori sangat buruk (54%), dan domain lingkungan dengan kategori buruk (53%). Diharapkan lansia di Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu, dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidupnya dengan rutin cek kesehatan ke Posyandu terdekat.
PROFIL SARKOPENIA DAN RISIKO JATUH PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA PAGAR DEWA BENGKULU Yustisia, Nova; Aprilatutini, Titin; Aprisma, Yesi
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 12 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v12i1.6391

Abstract

Lanjut usia adalah bagian dari proses pertumbuhan dan perkembangan, dimana dengan bertambahnya usia juga akan menyebabkan menurunnya kualitas hidup lansia yang akan  mengakibatkan terjadinya kemunduran, maka permasalahan kesehatan mulai bermunculan salah satunya adalah sarkopenia yaitu penurunan massa otot rangka. Penuaan dapat mengurangi massa otot sebagai akibatnya, meningkatkan risiko jatuh dan sarkopenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil atau gambaran sarkopenia dan risiko Jatuh pada lanjut usia di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 54 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner SARC-F dan Morse Fall Scale (MSF). Hasil penelitian menunjukan profil  sarkopenia 57,40% dengan katagori tidak terprediksi sarkopenian dan 42,60% terprediksi sarkopenia. Profil risiko jatuh terdapat 16,70% tidak berisiko, 44,40% risiko rendah, dan 38,9% resiko tinggi. Diharapkan pihak panti dapat secara rutin dan berkala melakukan pemantauan kesehatan pada lansia dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar lansia tetap aman bagi lansia dalam upaya mempertahankan kondisi kesehatan dan mencegah menurunnya kualitas hidup lansia.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 06 SELUMA Saputri, Meita Tria; Jumita, Jumita
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 12 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v12i1.6453

Abstract

Perilaku seksual remaja merupakan bentuk dari perilaku kesehatan yang dapat mengganggu kesehatan reproduksi remaja. Selain itu seksual pranikah dapat mengakibatkan kehamilan, kehamilan yang terjadi akibat seks dapat menyebabkan kehamilan yang dianggap “kecelakaan” mengakibatkan malapetaka bagi pelaku bahkan keturunannya. Perilaku seksual pranikah juga dapat mengakibatkan penyebaran penyakit seperti penyakit kelamin akan menular melalui pasangan dan bahkan keturunannya. Penelitian ini menggunakan metode Observasional Analitik dengan rancangan Cross Sectional, populasi dalam penelitian ini adalah Remaja Putri SMA Negeri 06 Seluma sebanyak 109 remaja putri. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Proporsional Random Sampling dengan sampel 86 remaja putri. Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku seksual remaja putri di SMA Negeri 06 Seluma. Didapatkan nilai (59,3%) tidak melakukan perilaku seksual remaja dan (40,7%) melakukan perilaku seksual remaja. Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku seksual remaja putri di SMA Negeri 06 Seluma dengan pengetahuan P=0.007 dan sikap P=0,000. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan informasi dan masukan untuk SMA Negeri 06 Seluma dalam meningkatkan pelayanan khususnya siswi putri.
STUDI KASUS PENGELOLAAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PIJAT REFLEKSI KAKI Susilo, Adam Firdi; Mustain, Mukhamad; Haryani, Siti; Minardo, Joyo
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 12 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v12i2.6677

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan ketika tekanan darah sistolik meningkat ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Tekanan darah tinggi juga dapat menjadi penyebab gangguan pola tidur.  Hubungan antara tidur dengan hipertensi terjadi akibat aktivitas simpatik pada pembuluh darah sehingga seseorang berpeluang mengalami perubahan curah jantung yang tidak signifikan pada malam hari. Pijat refleksi kaki direkomendasikan pada pasien dengan masalah gangguan pola tidur, karena dapat membantu memperlancar aliran darah dan dapat membantu menstimulasi saraf dan peredaran darah pada tubuh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross sectional berupa studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan yang mendeskripsikan pengelolaan pemberian pijat refleksi kaki pada lansia yang menderita gangguan pola tidur akibat hipertensi. Pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Pengelolaan dilakukan selama empat minggu pada Tn. S berusia 65 tahun. Hasil pengkajian ditemukan pasien mengeluh sulit tidur, sering terjaga, dan tidak puas saat tidur. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu gangguan pola tidur berhubungan dengan kurangnya kontrol tidur dibuktikan dengan mengeluh sulit tidur dan mengeluh sering terjaga. Intervensi yang dilakukan yaitu pijat refleksi kaki selama 4 minggu. Evaluasi yang didapatkan yaitu pasien mengatakan puas dengan tidurnya semalam, klien mengatakan badannya segar saat bangun pagi ini, klien juga mengatakan tegang pada tengkuknya sudah tidak terasa. Saran kepada penderita hipertensi untuk menjaga asupan natrium dan berolahraga semampunya.
HUBUNGAN LAMA MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK Putri, Ira; Jamiatun; Indriayani, Iis; Susanti, Fajar
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 12 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v12i2.6809

Abstract

Pasien dengan gagal ginjal kronis harus menjalani hemodialisis, yang merupakan proses yang panjang dan dapat menimbulkan kesulitan. Hal ini menjadi stressor bagi kesehatan lingkungan, sosial, psikologis, dan fisik pasien, yang kemudian akan menurunkan kualitas hidup pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri, Jakarta. Desain penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional digunakan dalam metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Sampel penelitian sebanyak 74 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil uji univariat mayoritas lama pasien menjalani hemodialisis kategori baru (≤12 bulan) sebanyak 39 responden (52,7%) dan mayoritas kualitas hidup baik sebanyak 45 responden (60,8%) dengan skor domain paling tinggi yaitu kesehatan psikologis. Hasil uji statistik didapatkan hasil p value 0,029 <α = 0,05 artinya terdapat hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik di RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta. Saran bagi RS agar dapat memberikan pendidikan dan edukasi kesehatan, seperti edukasi pentingnya diet cairan dan nutrisi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis.
EFEKTIVITAS DISCHARGE PLANNING TERHADAP KEMAMPUAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN KANKER PARU Dewi, Aliana; Karim, Ulfah Nuraini; Siregar, Florentina
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 12 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v12i2.7014

Abstract

Program Kanker Paru secara rutin mengumpulkan data semua aspek pelayanan. Transisi perawatan setelah rawat inap merupakan proses kompleks yang memerlukan koordinasi perawatan dan komunikasi lintas berbagai tim perawatan interdisipliner, pasien, dan keluarga.  Tujuan penelitian untuk mengetahui Efektifitas Discharge Planning terhadap kemampuan keluarga dalam merawat  pasien Kanker Paru. Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional. Sampel berjumlah 45 orang dengan menggunakan total sampling. Kriteria inklusinya adalah pasien Kanker Paru yang akan menjalani rawat jalan setelah menjalani rawat inap. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Januari sampai Maret 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan  kuesioner, Discharge Planning pada pasien Kanker Paru dapat diukur dengan SOP Discharge Planning RS yang sudah baku, untuk kemampuan keluarga dengan instrumen berbeda. Hasilnya Discharge Planning 88,9% baik dan hasil kemampuan keluarga 77,8 % cukup. Analisis uji menggunakan Hasil uji chi square diperoleh bahwa nilai p value = 0,031 (p>0,05) yang berarti bahwa ada efektifitas antara Discharge Planning terhadap kemampuan keluarga dalam merawat  pasien Kanker Paru terbukti. Diharapkan pelayanan keperawatan dapat memfasilitasi dan memberikan kombinasi informasi lisan dan tertulis tentang pemulangan pasien sehingga membantu memfasilitasi pemahaman pasien dan keluarga. Upaya untuk mengaudit dan meningkatkan kualitas edukasi tentang pemulangan pasien secara tertulis juga dapat memberikan hasil yang tinggi.
TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG DESA SIAGA SEBAGAI PENDEKATAN PEMBERDAYAAN KOMUNITAS UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN IBU HAMIL Yulian, Vinami; Niswatin, Tsani Khoitun; Lestari, Sri
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 12 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v12i2.7068

Abstract

Desa SIAGA (Siap Antar Jaga) merupakan sebuah program pendekatan pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia pada awal tahun 2000 untuk meningkatkan luaran kesehatan ibu hamil. Program tersebut berpotensi untuk mencegah kematian dan kesakitan ibu hamil. Pengetahuan masyarakat sangat penting untuk menyukseskan program ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan masyarakat tentang Desa SIAGA di Desa Jati, wilayah kerja Puskesmas Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Studi ini merupakan sebuah penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode survei kuesioner pada 107 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis univariat.  Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 82 orang (76,6%) memiliki pengetahuan cukup, sebanyak 13 orang (12,1%) memiliki pengetahuan baik dan sebanyak 12 orang (11,2%) memiliki pengetahuan kurang. Pengetahuan masyarakat sangatlah penting dalam sebuah program pendekatan pemberdayaan masyarakat. Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat akan merasa memiliki dan menerima program terkait. Penelitian lanjutan dibutuhkan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang Desa SIAGA dengan sikap masyarakat terhadap kesehatan ibu hamil.