cover
Contact Name
Sigit Adinugroho
Contact Email
bpj.filkom@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
bpj.filkom@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi (JUST-SI)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 27469255     EISSN : 27468763     DOI : http://doi.org/10.25126/justsi.v1i2.12
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi (JUST-SI) diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya mulai Juli 2020. JUST-SI menerima naskah berupa hasil riset empiris, tutorial, notulen, dan opini yang berhubungan dengan Sistem Informasi. Ruang lingkup JUST-SI dapat dibagi menjadi tiga cakupan secara umum : 1. Sistem Informasi secara umum. 2. Pendidikan di Sistem Informasi. 3. Integrasi pada Sistem Informasi.
Articles 117 Documents
Evaluasi Dan Perbaikan Antarmuka Pengguna Situs Web Berita Online Surabayapagi.Com Menggunakan Metode Webuse Dan Human Centered Design (HCD) Lestari, Adhinda Dinar; Mursityo, Yusi Tyroni; Hanggara, Buce Trias
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 4 No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v4i2.169

Abstract

Surabaya Pagi merupakan media massa yang menyajikan pemberitaan dan memiliki media online berupa website bernama Surabayapagi.com. Situs web tersebut memiliki beberapa permasalahan terkait antarmuka pengguna diantaranya penataan halaman utama yang kurang baik, ukuran gambar tidak konsisten, warna judul kategori tidak konsisten, peletakan iklan mengganggu, fitur pencarian tidak nyaman digunakan karena berbentuk pop-up, beberapa berita pada halaman utama tidak terupdate serta adanya beberapa tautan tidak tersedia dan diarahkan ke halaman kosong. Penelitian ini bertujuan meningkatkan nilai usability situs web Surabayapagi.com menggunakan metode WEBUSE yang terdiri dari 4 kategori diantaranya Content, Organisation and Readability, Navigation and Links, User Interface Design dan Performance and Effectiveness. Dari hasil evaluasi menggunakan kuesioner WEBUSE tersebut, ditemukan 8 permasalahan terkait usability situs web Surabayapagi.com. Perbaikan antarmuka pengguna dilakukan dengan menerapkan pendekatan Human Centered Design (HCD) yang terdiri dari 4 tahapan meliputi menentukan konteks pengguna, spesifikasi kebutuhan pengguna, merancang desain solusi, dan mengevaluasi desain solusi. Hasil dari penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa dengan melakukan perbaikan antarmuka pengguna dari situs web Surabayapagi.com dapat meningkatkan nilai usability yang berarti pengguna merasa lebih nyaman menggunakan desain solusi. Evaluasi WEBUSE pada kategori Content, Organisation and Readability nilai usability mengalami peningkatan sebesar 0,07 poin. Kategori Navigation and Links nilai usability mengalami peningkatan sebesar 0,12 poin. Kategori User Interface Design nilai usability mengalami peningkatan sebesar 0,13 poin. Sedangkan kategori Performance and Effectiveness nilai usability mengalami peningkatan sebesar 0,11 poin.
Analisis Faktor yang Memengaruhi Niat dan Perilaku Penggunaan ChatGPT pada Mahasiswa Menggunakan Model Utaut2 Termodifikasi A'ini, Farah Nur; Maghfiroh, Intan Sartika Eris; Mursityo, Yusi Tyroni
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 5 No 1 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v5i1.279

Abstract

ChatGPT yang diluncurkan oleh OpenAI pada November 2022, mengalami peningkatan pengguna yang signifikan. Sebagai model generatif, ChatGPT memudahkan penghasilan teks berdasarkan input pengguna, menawarkan manfaat potensial bagi mahasiswa dalam kegiatan akademis. Namun, penggunaan ChatGPT dalam konteks pendidikan menimbulkan perbedaan pendapat terutama dalam pertimbangan akurasi dan etika. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penerimaan ChatGPT oleh mahasiswa sebagai pemangku kepentingan yang mengadopsi ChatGPT dalam proses belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat dan perilaku mahasiswa dalam memanfaatkan ChatGPT menggunakan pendekatan kuantitatif dan berlandaskan pada model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Model tersebut mengintegrasikan enam variabel untuk memprediksi niat dan perilaku pengguna, yaitu ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi, motivasi hedonis, dan kebiasaan. Sampel terdiri dari 116 orang terdiri dari mahasiswa S1 dan Diploma Universitas Brawijaya. Data dalam riset ini dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kebiasaan menjadi prediktor utama niat berperilaku ditunjukkan dengan nilai t-statistic yang lebih besar dibandingkan variabel lainnya, diikuti oleh motivasi hedonis dan kondisi yang memfasilitasi. Hal ini disebabkan oleh mahasiswa yang enggan menggunakan ChatGPT sebagai kebiasaan dengan menyoroti keterbatasan versi gratis ChatGPT serta dibutuhkannya pengetahuan untuk mendapatkan jawaban yang diinginkan. Namun, karakter ChatGPT sebagai chatbot yang interaktif dan menyenangkan menjadi motivasi mahasiswa dalam menjadikan ChatGPT sebagai teman diskusi. Selain itu, perilaku penggunaan ChatGPT positif memengaruhi niat berperilaku.
Analisis Faktor Minat Adopsi Layanan Pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard Pada Pelaku Umkm Food & Beverage Menggunakan Kerangka Technology Acceptance Model Termodifikasi Sidin, Siti Huwaena Maulidiah; Mursityo, Yusi Tyroni; Maghfiroh, Intan Sartika Eris
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 5 No 1 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v5i1.324

Abstract

Era New Normal sejak pandemi COVID-19 melanda menjadi salah satus faktor terbentuknya perilaku pembatasan (social distancing). Perubahan pola konsumsi konsumen dan pola transaksi secara online yang berlaku sejak masa pandemi menjadi hal yang tidak terhindarkan. Menanggapi perubahan pola transaksi konsumen, pihak UMKM tentunya perlu untuk sigap dalam mempertahankan operasional bisnis seiring dengan aktivitas pembatasan untuk tetap dapat menjangkau konsumen. Menanggapi hal tersebut, penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai salah satu metode pembayaran secara cashless semakin menjadi urgensi dan didukung juga dengan upaya implementasi transformasi digital bagi pelaku UMKM. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur beberapa faktor yang mempengaruhi minat adopsi layanan transaksi digital QRIS dengan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model Termodifikasi melalui perspektif pelaku UMKM food & beverage di Kota Malang. Adapun variabel yang dilibatkan pada penelitian ini untuk diukur pengaruhnya adalah perceived usefulness, perceived ease of use, perceived trust, perceived risk dan perceived financial cost. Penelitian ini menggunakan tools Rstudio dengan teknik analisis linear berganda untuk menganalisis data responden yang telah terkumpul sebanyak 60 responden. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa perceived usefulness dan perceived ease of use memiliki nilai pengaruh tertinggi yang mempengaruhi minat adopsi penggunaan QRIS, kemudian disusul oleh perceived trust yang juga memiliki pengaruh terhadap minat adopsi. Ketiga variabel tersebut menyumbang nilai pengaruh sebesar 55,19%. Kemudian pada penelitian ini ditemukan variabel perceived risk dan perceived financial cost tidak memiliki pengaruh terhadap minat adopsi penggunaan QRIS. Kedua variabel tersebut memiliki rentang hubungan sangat rendah hingga rendah terhadap niatan mengadopsi QRIS.
Pengaruh Atribut Brand Ambasssador Terhadap Minat Beli Dalam Promotion Media Sosial TikTok yang Dimediasi Karakteristik (Studi Kasus : Boy Group EXO Sebagai Brand Ambassador Scarlett Whitening) Salshabila, Alyssa Melani; Wijoyo, Satrio Hadi; Perdanalusuma, Andi Reza
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 5 No 1 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v5i1.346

Abstract

Dalam menghadapi era persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk mengatasi tantangan dengan terus berinovasi dan merancang strategi pemasaran yang efektif. Fenomena media sosial, khususnya TikTok, menjadi sangat signifikan dengan jumlah pengguna yang mencapai 1,09 miliar per April 2023. Strategi pemasaran memanfaatkan media sosial dengan menggunakan kolaborasi bersama brand ambassador berhasil menarik perhatian. Banyak penelitian yang telah mengeksplorasi pembentukan parasocial relationship (PSR) antara brand ambassador dan followers. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner, menggunakan teknik non-probability sampling, dengan jenis purposive sampling. Data dikumpulkan melalui survei yang mengikuti akun TikTok Scarlett Whitening dan pernah membeli produk Scarlett Whitening, serta masyarakat di pulau Jawa dengan rentang umur 17 – 25 tahun. Penelitian ini melibatkan 122 responden, hasil analisis menunjukkan bahwa parasocial relationship (PSR) yang terbangun melalui boy group EXO memiliki dampak yang efektif dalam memacu minat beli konsumen terhadap produk. Sikap homofili dan daya tarik fisik muncul sebagai atribut personal yang signifikan dalam membentuk parasocial relationship (PSR), followers di media sosial, terutama TikTok, memberikan kontribusi langsung pada pembentukan parasocial relationship (PSR) dan mempengaruhi minat beli konsumen.
Analisis Sentimen Kebijakan Ekspor Pasir Laut pada Sosial Media Twitter Menggunakan Algoritma Support Vector Machine Hasibuan, Raka Ardiansyah; Ratnawati, Dian Eka; Perdana, Rizal Setya
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 5 No 1 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v5i1.373

Abstract

Larangan ekspor pasir laut sudah diterapkan di Indonesia sejak 2003 melalui Surat Keputusan Menperindag No 117/MPP/Kep/2/2003 tentang Penghentian Sementara Ekspor Pasir Laut. Pada 15 Mei 2023, Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah No 26 Tahun 2023 kembali memperbolehkan kegiatan ekspor pasir laut keluar negeri. Penambangan pasir adalah proses pengambilan pasir dari alam. Pasir merupakan komoditas yang diperlukan dalam banyak proyek seperti reklamasi lahan dan pembangunan pulau. Proyek-proyek ini memiliki keuntungan ekonomis dan sosial, tapi penambangan pasir juga menghasilkan masalah lingkungan jika dilakukan terus-menerus. Kebijakan ekspor pasir laut ini ramai dibahas berbagai sosial media, salah satunya Twitter. Twitter merupakan media sosial yang cukup popular di Indonesia.  Sosial media seperti Twitter dapat menghasilkan ribuan data dalam waktu yang singkat. Opini masyarakat di sosial media Twitter dapat digunakan oleh pemerintah untuk mengkaji ulang apakah kebijakan pembolehan ekspor pasir laut ini sudah tepat atau tidak. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis sentimen untuk mengetahui opini masyarakat terkait kebijakan ekspor pasir laut. Fitur dan metode yang digunakan adalah SentiWordNet 3.0 untuk labelling dan metode klasifikasi Support Vector Machine. Teknik root cause analysis dengan Fishbone Diagram memberikan beberapa rekomendasi terhadap sentiment negatif antara lain: peningkatan investasi pada teknologi pengerukan ramah lingkungan, penerapan regulasi yang ketat terkait ekspor pasir laut dan kampanye penyuluhan terhadap pentingnya ekosistem serta penjagaan lingkungan. Larangan ekspor pasir laut sudah diterapkan di Indonesia sejak 2003 melalui Surat Keputusan Menperindag No 117/MPP/Kep/2/2003 tentang Penghentian Sementara Ekspor Pasir Laut. Pada 15 Mei 2023, Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah No 26 Tahun 2023 kembali memperbolehkan kegiatan ekspor pasir laut keluar negeri. Penambangan pasir adalah proses pengambilan pasir dari alam. Pasir merupakan komoditas yang diperlukan dalam banyak proyek seperti reklamasi lahan dan pembangunan pulau. Proyek-proyek ini memiliki keuntungan ekonomis dan sosial, tapi penambangan pasir juga menghasilkan masalah lingkungan jika dilakukan terus-menerus. Kebijakan ekspor pasir laut ini ramai dibahas berbagai sosial media, salah satunya Twitter. Twitter merupakan media sosial yang cukup popular di Indonesia.  Sosial media seperti Twitter dapat menghasilkan ribuan data dalam waktu yang singkat. Opini masyarakat di sosial media Twitter dapat digunakan oleh pemerintah untuk mengkaji ulang apakah kebijakan pembolehan ekspor pasir laut ini sudah tepat atau tidak. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis sentimen untuk mengetahui opini masyarakat terkait kebijakan ekspor pasir laut. Fitur dan metode yang digunakan adalah SentiWordNet 3.0 untuk labelling dan metode klasifikasi Support Vector Machine. Teknik root cause analysis dengan Fishbone Diagram memberikan beberapa rekomendasi terhadap sentiment negatif antara lain: peningkatan investasi pada teknologi pengerukan ramah lingkungan, penerapan regulasi yang ketat terkait ekspor pasir laut dan kampanye penyuluhan terhadap pentingnya ekosistem serta penjagaan lingkungan.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Intention To Use Pada Aplikasi Tokopedia Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Termodifikasi Zudiah, Hasna Aulia Rahma; Tyroni Mursityo , Yusi; Cahya Astriya Nugraha , Dwi
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 5 No 1 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v5i1.398

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan internet telah merubah cara masyarakat menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal berbelanja. Fenomena e-commerce, atau perdagangan elektronik, mengalami pertumbuhan signifikan di Indonesia. Penelitian ini difokuskan pada Tokopedia, yang merupakan salah satu platform e-commerce di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat penggunaan (intention to use) pada aplikasi Tokopedia dengan menggunakan pendekatan Technology Accetance Model (TAM) termodifikasi. Variabel penelitian mencakup Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Computer Self Efficacy dan Trust, dengan intention to use sebagai variabel terikat. Penelitian ini melibatkan sebanyak 150 responden yang dipilih melalui penyebaran kuesioner dengan metode non-probability sampling dengan penerapan quota sampling. Kelompok mahasiswa, sebagai populasi penelitian dibagi menjadi lima kategori institusi pendidikan tinggi. Data yang terkumpul dari mahasiswa di Kota Malang kemudian diolah menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Temuan dari analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel Perceived Ease of Use, Computer Self Efficacy, dan Trust memiliki pengaruh terhadap intention to use, sementara Perceived Usefulness tidak memberikan pengaruh terhadap intention to use. Secara keseluruhan, kombinasi variabel-variabel tersebut bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 37,4% terhadap intention to use.
Implementasi Metode TextRank dan Named Entity Recognition Untuk Ekstraksi Kata Kunci Pada Media Online Berita Theofany Aulia Anwar, Muhammad; Hadi Wijoyo, Satrio; Hayuhardhika Nugraha Putra, Widhy
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 5 No 1 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v5i1.401

Abstract

Kata kunci adalah bagian penting untuk memahami isi berita secara singkat dan mendukung indeksasi serta pencarian, proses identifikasi kata kunci yang efisien dan akurat sering kali menjadi tantangan dalam pengelolaan konten digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses identifikasi kata kunci yang relevan dalam artikel berita online dengan memanfaatkan metode TextRank dan Named Entity Recognition (NER). NER digunakan untuk mengenali dan mengklasifikasikan entitas penting dalam teks, sementara TextRank, yang merupakan algoritma berbasis graf, digunakan untuk menentukan pentingnya kata berdasarkan struktur jaringan mereka. Gabungan dari kedua metode ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi ekstraksi kata kunci. Teknik NER yang diimplementasikan adalah model bahasa Indonesia pada spaCy, yang dilatih khusus untuk tujuan ini. Selain itu, TF-IDF (Term Frequency-Inverse Document Frequency) digunakan untuk pembobotan kata dalam penerapan algoritma TextRank. Pada penelitian sebelumnya telah dilakukan ekstraksi kata kunci menggunakan kombinasi TextRank dan NER dalam bahasa Inggris, penelitian ini mengarah pada penggunaan kedua metode tersebut untuk mengekstraksi kata kunci dalam bahasa Indonesia, menggunakan data berita online dari Times Indonesia. Dari penelitian ini dapat dibuktikan, kinerja gabungan metode TextRank dan NER dalam mengekstraksi kata kunci dari artikel berita lebih baik dibandingkan dengan penggunaan TextRank secara tunggal. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata recall, precision, f-measure, dan accuracy yang dihasilkan dari eksperimen dengan 300 artikel dan weight multiplier 2 dengan nilai masing-masing 0.652, 0.645, 0.648, 0.505. Secara kesimpulan, integrasi TextRank dan NER dapat secara signifikan meningkatkan kualitas ekstraksi kata kunci dari artikel berita online.
Pengembangan Modul Pembelajaran Interaktif Untuk Mata Pelajaran Informatika Berbasis Media Digital Dengan Model Addie Yahya, Muhammad Helmi; Rokhmawati, Retno Indah; Amalia, Faizatul
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 5 No 2: Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v5i2.405

Abstract

Di kurikulum terbaru Kemendikbud, Informatika telah menjadi bagian yang wajib. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang muncul dalam pengajaran mata pelajaran Informatika di kelas X SMK Negeri 2 Malang. Pendekatan yang digunakan adalah metode pengembangan dengan model ADDIE, yang meliputi tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Tahap awal melibatkan wawancara dengan guru-guru yang mengajar mata pelajaran Informatika di kelas X SMK Negeri 2 Malang. Dari hasil wawancara, terungkap bahwa dalam pembelajaran mata pelajaran Informatika terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan perangkat, kendala pemahaman siswa, fokus siswa yang mengarah di luar pembelajaran, dan belum ada penerapan media interaktif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul pembelajaran interaktif menggunakan media digital dengan menerapkan model ADDIE untuk mata pelajaran informatika di kelas X SMK Negeri 2 Malang. Tahap desain melibatkan perencanaan dan pembuatan rancangan modul interaktif. Pada tahap pengembangan dilakukan produksi materi, media, dan lembar validasi. Modul pembelajaran interaktif yang telah dikembangkan, kemudian diimplementasikan kepada ahli materi dan ahli media, didapatkan nilai rata-rata validasi ahli materi sebesar 87% dan ahli media 92% dikategorikan sangat valid serta layak digunakan dalam pembelajaran. Implementasi modul pembelajaran dilakukan kepada siswa kelas X Kuliner 4. Evaluasi modul pembelajaran interaktif menggunakan soal pre-test dan post-test dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,001, sehingga penggunaan modul pembelajaran interaktif berbasis media digital mampu meningkatkan pengetahuan/kognitif siswa dalam mata pelajaran Informatika.
Perancangan User Experience Sistem Konversi Mata Kuliah Dan Pengakuan SKS Pada Kegiatan Mbkm Menggunakan Human-Centered Design Hafizh, Zhafirah; Hayuhardhika Nugraha Putra, Widhy; Muslimah Azzahra, Hanifah
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 5 No 2: Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v5i2.420

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) telah diterapkan di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) sejak semester genap tahun akademik 2020/2021. Namun, proses bisnis terkait, khususnya konversi mata kuliah dan pengakuan SKS, masih dilakukan secara manual dan belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang user experience yang optimal pada sistem tersebut melalui pendekatan Human-Centered Design. Penelitian melibatkan beberapa tahap, meliputi analisis konteks penggunaan, evaluasi UX existing, spesifikasi kebutuhan pengguna, pembuatan solusi desain, serta evaluasi desain melalui usability testing dan UEQ. Penelitian menggabungkan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Pengujian dilakukan terhadap empat kelompok pengguna dengan latar belakang yang berbeda, yaitu Ketua Program Studi (KPS), Unit MBKM FILKOM UB, dosen pembimbing MBKM, dan mahasiswa FILKOM UB peserta MBKM. Hasil pengujian menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi sistem yang tinggi, serta penilaian positif terhadap aspek atraktivitas, kejelasan, keandalan, stimulasi, dan kebaruan sistem. Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan fungsionalitas sistem konversi mata kuliah, serta memberikan rekomendasi desain berharga untuk meningkatkan kualitas layanan MBKM di FILKOM UB.
Perbandingan Pengujian Performance Framework Laravel Dan Lumen Pada Arsitektur Berbasis Service Sobat-Ps Menggunakan Jmeter Dan Postman (Studi Kasus: Kups Kalimantan Utara) Al-Prasad, An-Nur Jibril Awwalul Muharram; Putra, Widhy Hayuhardhika Nugraha; Brata, Dwija Wisnu
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 5 No 2: Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v5i2.430

Abstract

SOBAT-PS sebagai platform digital untuk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Kalimantan Utara, tidak hanya berfungsi sebagai wadah administratif dan informasi, juga sebagai jembatan penting dalam masyarakat seperti memudahkan akses informasi, mempromosikan kolaborasi antara anggota KUPS dan pemangku kepentingan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam inisiatif perhutanan sosial. Dalam konteks ini, pengujian performa SOBAT-PS tidak hanya menilai keandalan teknis, tetapi juga mengukur kontribusi platform terhadap keberlanjutan dan perkembangan KUPS di Kalimantan Utara. Penelitian ini menginvestigasi perbandingan pengujian kinerja antara framework Laravel dan Lumen dalam konteks arsitektur berbasis Service SOBAT-PS. Jenis penelitiannya merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dikarenakan menyajikan data numerik mengenai waktu respon, jumlah total permintaan, dan persentase error pada kedua framework untuk kemudian dianalisis dan dibandingkan. Teknik pengambilan data yaitu observasi perbandingan dimana data dikumpulkan dengan cara mengamati dan mencatat hasil dari pengujian performa yang dilakukan terhadap kedua framework. Teknik analisis data yaitu analisis perbandingan dimana data yang diperoleh dari pengujian kedua framework dibandingkan untuk menentukan framework mana yang lebih unggul dalam hal kecepatan eksekusi dan stabilitas. Tujuan penelitian melibatkan analisis komunikasi framework terhadap pengguna, implementasi pada arsitektur SOBAT-PS, dan pengujian kinerja menggunakan JMeter dan Postman. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode benchmarking. Temuan utama menunjukkan bahwa framework Lumen menghasilkan eksekusi permintaan API yang lebih cepat dan stabil dibandingkan dengan framework Laravel, khususnya dalam pengujian menggunakan Postman dan JMeter. Pada Postman, Lumen menunjukkan hasil lebih baik dalam hal respon waktu dan jumlah total permintaan, meskipun dengan tingkat persentase error yang sedikit lebih tinggi. Sementara itu, pengujian dengan JMeter menunjukkan bahwa Lumen memiliki rata-rata waktu respon yang lebih cepat dan tingkat persentase error yang lebih rendah dibandingkan dengan Laravel. Kesimpulan dari penelitian ini mencakup analisis komunikasi menggunakan metode Web Service, perancangan dan implementasi arsitektur SOBAT-PS dengan menggunakan kedua framework, serta hasil pengujian kinerja yang mendukung keunggulan framework Lumen dalam hal kecepatan eksekusi dan stabilitas. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman perbandingan antara dua framework yang sering digunakan dalam pengembangan aplikasi web, khususnya dalam konteks arsitektur berbasis Service sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa menggunakan framework Lumen lebih cepat dan stabil dalam mengeksekusi permintaan dibanding framework Laravel. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar bagi pengembang untuk memilih framework yang sesuai dengan kebutuhan kinerja dan stabilitas pada proyek mereka.

Page 5 of 12 | Total Record : 117