cover
Contact Name
Linda Aliffia Yoshi
Contact Email
lindaaliffiay@gmail.com
Phone
+6285649122563
Journal Mail Official
prpm@iti.ac.id
Editorial Address
Pusat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Gedung A, Institut Teknologi Indonesia Jalan Raya Puspiptek Serpong Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
ISSN : -     EISSN : 28286243     DOI : https://doi.org/10.31543/jii.v4i2
Jurnal IPTEK merupakan jurnal Ilmu Pengetahun dan Teknologi sebagai media publikasi hasil penelitian dosen baik di lingkungan Institut Teknologi (ITI) Indonesia maupun diluar ITI. Pada dasarnya jika merujuk visi ITI yaitu Technology based Entrepreneur, jurnal ini sebagai salah satu upaya mendukung keberhasilan visi tersebut. Oleh karena itu, jurnal ini menaungi atau mengakomodasi seluruh bidang teknik dan manajemen. Bidang teknik yang dapat mempublikasikan di jurnal IPTEK adalah Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Industri, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota, dan Teknik Otomotif, Informatika, dan Teknologi Industri Pertanian. Dimana dari 11 bidang tersebut dapat dikerucutkan menjadi 3 bidang fokus penelitian yaitu Energi Baru dan Terbarukan, Material dan Manufaktur, serta Infrastruktur dan Permukiman.
Articles 131 Documents
Karakterisasi Emisi Heavy Duty Diesel Engine dengan Metode Uji UNECE R-49 Inaustam - Inaustam
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v3i2.146

Abstract

Gas buang kendaraan bermotor merupakan sumber polusi udara yang mencapai 60-70% dari jumlah polusi yang ada. WHO memperkirakan bahwa 70%  penduduk kota di dunia pernah menghirup udara kotor akibat emisi kendaraan bermotor, sedangkan sisanya menghirup udara yang bersifat marginal. Di Indonesia sejak tahun 2005 mulai menerapkan standar emisi gas buang bagi kendaraan bermotor, untuk kendaraan bermotor katagori Heavy Duty Diesel Engine yang diproduksi, Indonesia memberlakukan standar berdasarkan tingkatan emisi Euro 2. Tingkatan Emisi Euro 2 menggunakan metode pengujian emisi UNECE R-49 yang merupakan rangkaian pengujian yang terdiri dari 13 macam mode dengan kecepatan/putaran engine dan pembebanan tertentu. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka penulis tertarik melakukan penelitian terapan dengan tema “karakterisasi emisi heavy duty diesel engine dengan metode uji UNECE R-49”. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah  menerapkan secara STKK (Sistem dan Tata Kerja Kerekayasaan) yang meliputi 7 (tujuh) butir kegiatan yaitu, menetapkan konfigurasi pengujian, pemasangan benda uji/instrument yang akan digunakan, menetapkan sistem penginderaan (control/sensor), menetapkan sistem perolehan dan pengolahan data pengujian, operasi pengujian, analisa data hasil pengujian dan interpretasi hasil pengujian. Pengujian dilakukan di Engine Test Cell 7 BT2MP (Balai Teknologi Termodinamika Motor dan Propulsi). Dari hasil pengujian dengan metode UNECE R-49 didapatkan kesimpulan bahwa tidak semua parameter tingkat emisi terpenuhi yaitu, tingkat emisi polutan NOx, CO dan HC memenuhi ambang batas/limit yang diijinkan, sedangkan tingkat emisi partikulat PM berada di atas ambang batas/limit yang diijinkan.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA SIRUP BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) Muhami Muhami; Indrati Sukmadi; Syahril Makosim Damang
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v3i2.147

Abstract

Usaha sirup belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) merupakan salah satu peluang bisnis yang mempunyai prospek cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya UKM yang sudah melakukan usaha tersebut, walaupun pemilik UKM tersebut tidak tahu berapa keuntungan dari bisnis tersebut.  Oleh karena itu dilakukanlah penelitian studi kelayakan usaha sirup belimbing wuluh.  Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha  sirup belimbing wuluh.  Penelitian ini dilakukan di UKM sirup belimbing wuluh Berkah, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.  Waktu alokasi untuk studi dimulai dari  Maret sampai Mei 2017. Asumsi  : hari produksi 20 hari perbulan ; \.  kapasitas produksi 100 kg buah belimbing wuluh per hari, atau  77.040 botol sirup belimbing wuluh.  Perhitungan analisis finansial berdasarkan masa usaha lima tahun dan diskon faktor  9,75%.  Harga jual sirup belimbing wuluh Rp. 25.000 per botol.  Hasil studi menunjukkan bahwa usaha sirip belimbing wuluh layak secara finansial.  Hal ini dapat dilihat dari nilai NPV positif ( Rp. 733.535.232);  BCR positif (1,24); IRR lebih besar dari diskon faktor (48%) ; BEP lebih kecil dari produksi per tahun (62.075 botol/tahun) ; Pay Back Period 1tahun 9 bulan. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa penurunan kapasitas produksi sebesar 5% lebih sensitive dari pada kenaikan biaya produksi sebesar 5%,kedua kondisi tersebut masih menunjukkan hasil kelayakan usaha yang positifKata kunci: kelayakan usaha, belimbing wuluh, sirup
Evaluasi Kinerja Rumah Potong Hewan (RPH) Bayur, Kota Tangerang Muhami Muhami; Mohamad Haifan
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v3i2.149

Abstract

     Keberadaan RPH memiliki fungsi sebagai: (1) sarana pelayanan masyarakat dalam usaha penyediaan daging yang memenuhi kriteria aman, sehat, utuh dan halal (ASUH), (2) instrumen untuk memantau kemungkinan terjadi kasus penyakit hewan menular di masyarakat, dan (3) sumber pendapatan daerah (PAD) melalui retribusi dan biaya potong hewan. Tujuan penelitian ini adalah  mengevaluasi RPH Bayur, Kota Tangerang yang meliputi: 1) persyaratan fisik/ teknis dan prosedur pemotongan ternak; 2) kepuasan pelanggan terhadap pelayanan; dan 3) kontribusi pendapatan daerah (PAD). Evaluasi persyaratan fisik/ teknis mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2010 sedangkan evaluasi prosedur pemotongan ternak mengacu pada SOP Pemotongan Hewan Nomor 065/KEP.30.50-DKP/2017 yang ditetapkan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kota Tangerang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum fasilitas dan prosedur pemotongan hewan di RPH Bayur telah memenuhi kesesuaian dan persyaratan, namun untuk meningkatkan kualitas layanan perlu pengembangan dan pengadaan beberapa sarana dan prasarana yang diperlukan. Penilaian kepuasan pelanggan terhadap jasa layanan RPH Bayur cukup baik dengan rata-rata 3,6 (skala score 1-5). Pendapatan dari retribusi yang cenderung menurun, terutama pada tahun 2018 diakibatkan oleh faktor eksternal berupa kebijakan impor daging beku oleh pemerintah dan faktor internal karena berpindahnya beberapa pengusaha sapi ke RPH lain.  Kata Kunci : Evaluasi Kinerja RPH Bayur, Kesesuaian Fasilitas RPH Bayur, Penurunan Pendapatan
PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR, DAN SUKU BUNGA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) INDONESIA Annuridya Octasylva; Edward Sahat; arib yazid
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v3i2.150

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) Pengaruh Inflasi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI selama periode 2013-2017. (2) Pengaruh nilai Tukar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI selama periode 2013-2017 (3) Pengaruh perubahan Suku Bunga terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI selama periode 2013-2017. (4) Pengaruh secara simultan antara Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI selama periode 2013-2017.Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif. Variabel penelitian ini meliputi variabel dependen dan indepeden. Sampel dalam penelitian ini adalah inflasi, kurs, suku bunga dan IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2017. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis inflasi bepengaruh negatif terhadap IHSG periode 2013-2017. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi -0,046 dan nilai t hitung -1,531 ≤ t tabel 1,651. Nilai tukar mempunyai pengaruh negatif terhadap IHSG periode 2013 – 2017. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi -3,070 dan nilai t hitung -3,548 ≤ t tabel 1,651. Suku bunga mempunyai pengaruh negatif  terhadap IHSG periode 2013 – 2017. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi -0,265 dan nilai t hitung -2,748 ≤ t tabel 1,651. Inflasi, Nilai Tukar dan Suku Bunga secara simultan berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Indonesia periode 2013 – 2017. Hal ini ditunjukan nilai F hitung sebesar 6,023 ≥ F tabel 2,642. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas batasan – batasan yang ada pada penelitian ini, seperti memperpanjang periode penelitian, menambah variabel-variabel yang diteliti. Investor yang ingin melakukan investasi, sebaiknya memperhatikan strategi dalam membuat keputusan sebelum berinvestasi.
Kawasan Wisata Danau Cigaru: Potensi Pengembangan, Pengaruh terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal, dan Kelayakan Investasi (Studi Kasus: Wisata Danau Cigaru, Desa Cisoka, Kabupaten Tangerang) Dedi Nugraha Setiono; Maulana Fazri; Koesparmadi Koesparmadi
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v4i1.151

Abstract

Obyek Kawasan Danau Cigaru merupakan tempat wisata yang berpotensi menjadi wisata unggulan di Kabupaten Tangerang.Namun keterbatasan modal yang dimiliki masyarakat lokal sebagai pengelolamenjadi salah satu faktor penghambat dalam mengembangkan obyek wisata tersebut.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuipotensi pengembangan objek wisata ini, mengetahui dampak perkembangan Obyek Wisata Danau Cigaru terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kampung Cigaru Desa Cisoka Kabupaten Tangerang, serta melakukan identifikasi kelayakan investasi agar dapat melibatkan swasta dan pemerintah untuk mengembangkan Objek Wisata Danau Cigaru Kabupaten Tangerang.Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan metode analisis skala likert, dan studi kelayakan investasi objek wisata tersebut.Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi lapangan.Hasil penelitian ini adalah Objek Wisata Danau Cigaru mempunyai potensi dari segi keindahan alamnya dan tempat-tempat untuk berfoto yang menarik bagi para pengunjung.Analisis kelayakan investasi menunjukkan dari 18 skenario hanya 4 skenario yang tidak layak untuk di investasikan yaitu pada skenario pesimis dengan nilai rendah dan sedang untuk jangka waktu investasi 12 dan 15 tahun. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Objek Wisata Danau Cigaru berpotensi menjadi wisata unggulan di Kabupaten Tangerang dan objek wisata tersebut layak untuk ditingkatkan investasinyauntuk lebih meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan di Obyek Wisata Danau Cigaru agar menarik lebih banyak pengunjung. Kata Kunci : Objek Wisata, Deskriptif Kuantitatif, Skala Linkert, Kelayakan Investasi.
Pengoptimalan Jalur Pejalan Kaki dari Stasiun Ampera ke Kawasan Wisata Ampera di Kota Palembang Kusmalinda Kusmalinda; Athari Citra Shazwani; Medtry Medtry
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v3i2.152

Abstract

Pejalan kaki adalah istilah dalam transportasi yang digunakan untuk menjelaskan orang yang berjalan di lintasan pejalan kaki baik dipinggir jalan, trotoar, lintasan khusus bagi pejalan kaki ataupun menyebrang jalan. Pejalan kaki umumnya terdiri dari orang yang berjalan dari/ke tempat- tempat menuju/turun dari angkutan umum dan orang yang melakukan perjalanan jarak dekat. Salah satu tempat tujuan pejalan kaki adalah tempat wisata. Menurut Peraturan Daerah Kota Palembang No.15 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Palembang Tahun 2022-2032 akan mengembangkan kota berbasis pariwisata dan perdagangan salah satunya adalah pada Kawasan Wisata Ampera. Jarak dari setiap destinasi wisata tidak melebihi 1 km sehingga bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Setiap pejalan kaki yang berjalan membutuhkan jalur pejalan kaki. Pada kondisi eksisting jalur pejalan kaki di Kawasan Wisata Ampera sudah tersedia yang sebelumnya merupakan jalur kendaraan pribadi menuju kawasan wisata, namun pada tahun 2016 jalur ini sudah ditutup untuk kendaraan pribadi sehingga jalur ini dimanfaatkan masyarakat untuk berjalan kaki. Penyediaan jalur pejalan kaki yang terbilang baru membuat kelengkapan dan elemen pendukungnya belum tersedia dengan baik seperti penandaan  khusus atau papan informasi tentang destinasi yang ada, penerangan sepanjang jalur pejalan kaki, dan kios-kios khusus menjual makanan atau cendramata yang belum bisa mendukung kawasan wisata sehingga jalur pejalan kaki belum optimal. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan jalur pejalan kaki dari Stasiun Ampera ke Kawasan Wisata Ampera di Kota Palembang. Metoda penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Metoda analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis karakteristik pejalan kaki dengan melihat dari segara macam karakteristik pengguna jalur pejalan kaki, analisis jalur pejalan kaki dengan melihat kondisi fisik jalur dan melihat potensi untuk kedepannya, analisis pola pergerakan pejalan kaki, serta analisis kelengkapan dan analisis elemen jalur pejalan kaki. Hasil penelitian ini mengeluarkan konsep jalur pejalan kaki yang optimal dengan menyediakan jalur khusus untuk penyandang disabilitas, memberikan design  unik pada jalur pejalan kaki, menyediakan penanda dan arah wisata yang jelas, menyediakan tempat duduk disetiap jalur pejalan kaki, menanam pohon yang rindang untuk memberikan kesan teduh di setiap jalur pejalan kaki, meletakkan tempat sampah diberbagai titik pada jalur pejalan kaki, dan membangun kios-kios khusus tempat berjualan makanan atau minuman serta cendramata khas Kota Palembang.  Kata Kunci : Jalur Pejalan Kaki, Kawasan Wisata Ampera, Kota Palembang.
MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI PADA INDUSTRI TEKSTIL DENGAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS Yujianto Yujianto; Ni Made Sudri; Linda Theresia; Yenny Widianty
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v3i2.154

Abstract

PT. XYZ. adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang tekstil. Tingkat produktivitas untuk main product belum maksimal karena proses produksi belum efisien. Peningkatan efisiensi proses dapat dilakukan dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Metode DEA menargetkan pencapaian efisiensi yang maksimal dengan kendala relatif efisiensi seluruh unit sama dengan satu. Hasil pengukuran efisiensi relatif terhadap 12 Decision Making Unit (DMU) menunjukkan bahwa terdapat 5 DMU yang kurang efisien, sedangkan 7 DMU telah efisien karena memiliki nilai efisiensi relatif sama dengan satu. Strategi untuk meningkatkan efisiensi proses produksi adalah dengan melakukan penambahan atau pengurangan operator (disesuaikan dengan kebutuhan DMU), mengurangi jam kerja dengan menambahkan jumlah mesin yang beroperasi, mengevaluasi mesin yang tidak produktif serta menyesuaikan kebutuhan bahan baku.  Kata kunci : Data Envelopment Analysis (DEA), Decision Making Unit (DMU), efisiensi, produktivitas
Analisis Kelayakan Tekno-Ekonomi Produk Agroindustri Kacang Lurik Sangrai di Kota Tangerang Selatan Shinta Leonita; Graha Djustika Marsudi Harta; Annuridya Rosyidta Pratiwi Octasylva; Heru Irianto
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v4i1.156

Abstract

Salah satu produk olahan kacang tanah yang cukup popular di Kota Tangerang Selatan adalah kacang sangrai.  Kacang tanah varietas lurik (Arachis Hypogaea L. ‘Lurik’ ) adalah kacang tanah unggul yang memiliki karakteristik berbeda dari  jenis kacang tanah pada umummnya dan berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan baku pada agroindustri kacang sangrai di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknoekonomi industri pengolahan kacang lurik sangrai. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan observasi, studi pustaka untuk mempelajari deskripsi produk, serta penelitian pengembangan industri kacang sangrai yang meliputi analisis produksi, analisis manajemen dan organisasi, analisis finansial, analisis sensitivitas, serta desain kemasan produk. Hasil penelitian diperoleh bahwa usaha kacang Lurik sangrai layak dijalankan dengan nilai investasi sebesar Rp520.095.000, biaya variabel Rp.1.638.128.668, kapasitas produksi 220 kemasan dengan netto 500 g, harga jual Rp. 29.908/kemasan, dan analisis usaha diperoleh nilai break even point 59.081/tahun, pay back period 1.23 tahun, net present value Rp. 1.097.788.068, net benefit cost ratio 1,34, internal rate of return 49,42%, dengan kapasitas produksi 405.594 kg per tahun, serta teknologi proses pengolahan kacang Lurik sangrai harus dilakukan sortasi bahan baku dan sortasi produk jadi agar menghasilkan produk kacang sangrai dengan karakteristik mutu yang baik.  
Pengembangan Produk Kosmetik Pelembab Wajah dengan Metode Kansei Engineering Nina Aminatur Rohmah; Gadih Ranti; Benny C H Nendissa
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v4i1.157

Abstract

PT L’Essential adalah perusahaan yang bergerak dibidang kosmetik dan kosmeseutikal, mengedepankan inovasi dalam pembuatan produknya sehingga produk yang dihasilkan dapat bersaing dengan perusahaan lainnya. Kesuksesan perusahaan juga tidak luput dari peran konsumen yang cenderung memilih produk sesuai dengan keinginan mereka. Namun, konsumen biasanya menyampaikan keinginan mereka dalam bahasa abstrak yang tidak dapat ditangkap dengan indera manusia. Oleh karena itu diperlukan suatu metode yang dapat menerjemahkan keinginan konsumen. Kansei Engineering merupakan sebuah metode pengembangan produk yang dapat menerjemahkan perasaan konsumen menjadi komponen desain yang riil. Penelitian ini menggunakan metode Kansei Engineering untuk mendefinisikan keinginan konsumen yang teridentifikasi melalui Kansei Word yang berhubungan dengan produk yang akan dikembangkan yaitu produk Pelembab Wajah. Kemudian dilakukan Analisis MANOVA untuk mengetahui konsep desain yang paling disukai konsumen berdasarkan Kansei Word. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan 10 pasang Kansei Word yang layak untuk dijadikan parameter desain. Berdasarkan hasil Analisis MANOVA terhadap 4 konsep desain yang diusulkan terdapat konsep desain yang disukai oleh konsumen yaitu konsep desain D12, karena paling unggul pada 5 Kansei Word. Konsep desain D12 memiliki spesifikasi bentuk isi Gel, warna isi Tidak Berwarna, aroma isi beraroma Buah, memiliki fungsi melembabkan dan menyegarkan kulit serta dikemas dalam kemasan Tube. Kata kunci: Kansei Engineering, Kansei Word, Analisis MANOVA, Konsep desain.
Peningkatan Efisiensi Proses Produksi Benang dengan Pendekatan Lean Manufacturing Menggunakan Metode WAM dan VALSAT di PT. XYZ Gian Restuningtias; Ni Made Sudri; Yenny Widianty
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v4i1.158

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi pembuatan benang. Salah satu produk yang dihasilkan yaitu benang P100 (Polyester 100%). Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah berlebihnya target produksi disebabkan karena adanya aktivitas yang tidak bernilai tambah (waste). Untuk itu digunakan pendekatan lean manufacturing untuk mengurangi waste pada proses produksi benang ini. Metode yang digunakan adalah Waste Assessment Model (WAM) untuk mengidentifikasi waste yang dominan pada proses pembuatan benang P100 (Polyester 100%) dan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) untuk memilih detail mapping tools. Berdasarkan hasil pengolahan, diperoleh waste yang paling dominan adalah overproduction, inventory, dan motion. Rekomendasi perbaikan yang diberikan yaitu penambahan alat bantu (handtruck) pada pengambilan sliver di proses drawing , penambahan operator pada proses winding, melakukan forecasting untuk mengurangi waste overproduction, menerapkan metode pengendalian persediaan untuk mengurangi waste inventory, dan melakukan penukaran tata letak ruang QC dengan ruang shift untuk mengurangi waste motion. Hasil evaluasi rekomendasi diperoleh penurunan lead time dari 133,13 menit menjadi 115,13 menit dan usulan perbaikan ini meningkatkan nilai PCE dari 48,85% menjadi 56,46%. Kata kunci  : Lean Manufacturing, Waste, WAM , VALSAT ,  Lead Time, PCE

Page 6 of 14 | Total Record : 131