cover
Contact Name
Priyo Sambodo
Contact Email
igkojei@unipa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
igkojei@unipa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Peternakan, Universitas Papua Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat - 98314
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Papua
ISSN : 27468656     EISSN : 27468666     DOI : https://doi.org/10.46549/igkojei
Articles cover the results of community service and empowerment activities related to the application of science and technology (IPTEK) from various fields of sciences and have relevance to the fields of human development, management of rural and coastal areas with local wisdom, economic development, entrepreneurship, cooperatives, creative industries, micro small and medium enterprises (UMKM) including agriculture and veterinary, engineering, education, social humanities, socio-economics, computers, and health. This journal was first published in 2020. This journal was published 3 times a year, in February, June and October.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Pengembangan Masyarakat Melalui KKN Merdeka Belajar Dalam Pengembangan Kemandirian di Tengah Pandemi Covid 19 Distrik Warmare Kabupaten Manokwari: Community Development Through Independent Learn KKN in The Middle Of Pandemi Covid 19 in Warmare District, Manokwari Regency Yustina L. D. Wambrauw; Lukas Y. Sonbait; Mulyadi Mulyadi
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v1i1.155

Abstract

ABSTRACT Community Service Program (KKN) is a manifestation of the Papua University Higher Education, namely community service. Community service is a form of knowledge that is expressed theoretically in college to be applied in real life in the Dindey village community, so that the knowledge gained can be applied and developed in the life of the wider community. In general, the objectives to be achieved from independent learning KKN are; Train and instill personality values, change the perspective, mindset and attitudes, behavior and work methods of both students and society in solving problems in society, raising awareness and building an optimistic attitude, enhancing Indonesia that is sovereign, independent and has personality. Raise public awareness about health protocols in the midst of a pandemic. Developing the independence of students and society in the midst of the COVID-19 pandemic. Kampung Dindey is one of the areas targeted for KKN-PPM activities in providing religious, education, health, environmental, agricultural and village administration assistance. Through this activity, it is hoped that the implementation of teaching reading and writing to eradicate illiteracy, so that there will be a decrease in illiteracy, especially in Manokwari Regency and public awareness of the importance of protecting yourself from the corona virus pandemic. In general, all programs can be absorbed thanks to the support of the local government. Constraints that are still encountered are the low level of community participation in several activities and the low independence of the target groups. Hopefully in the future to be used as a model, the assistance of programs that have been formed must be continued through the next Community Service Program. Keywords: Freedom community service; independence; covid pandemic 19. ABSTRAK Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu perwujudan dari Perguruan Tinggi Universitas Papua yaitu pengabdian pada masyarakat. Pengabdian merupakan suatu wujud dari ilmu yang tertuang secara teoritis di bangku kuliah untuk diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat kampung Dindey ini, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dan dikembangkan dalam kehidupan masyarakat luas. Tujuan dari KKN merdeka belajar adalah melatih dan menanamkan nilai kepribadian, mengubah cara pandang, pola pikir dan sikap, perilaku dan cara kerja baik mahasiswa maupun masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat, membangkitkan kesadaran dan membangun sikap optimis, meningkatkan Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan di tengah pandemi. Mengembangkan kemandirian diri mahasiswa dan masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Kampung Dindey ini merupakan salah satu daerah yang dijadikan target kegiatan KKN-PPM dalam melakukan pendampingan keagaamaan, pendidikan, kesehatan, lingkungan, pertanian dan administrasi kampung. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi pelaksanaan pengajaran membaca dan menulis untuk pemberantasan buta aksara, sehingga terjadi penurunan buta aksara khususnya di Kabupaten Manokwari serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya melindungi diri dari pandemi virus corona. Secara umum seluruh program bisa terserap berkat dukungan dari pemerintah daerah. Kendala yang masih ditemui adalah masih rendahnya partisipasi masyarakat di beberapa kegiatan, serta masih rendahnya kemandirian pada kelompok sasaran. Harapannya bisa dijadikan model, maka pendampingan program yang sudah terbentuk harus dilanjutkan melalui KKN berikutnya. Kata Kunci: KKN merdeka; kemandirian; pandemi covid 19.
Peningkatan Usaha Produk Asal Hewan Sesuai Sni Halal Pada Industri Rumah Tangga di Desa Laban Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik: Improvement of Animal Products Businesses in Accordance with SNI Halal in Home Industries in Laban Village, Menganti District, Gresik Regency Miyayu Soneta Sofyan; Moh. Sukmanandi; Siti Eliana Rochmi
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i1.160

Abstract

ABSTRACT Merchants in Laban Village, Menganti District, Gresik Regency, which has a diverse population and different beliefs, require knowledge of the importance of SNI in the ‘halal’ field in the household industry. The lack of awareness about ASUH (safe, healthy, whole, and halal) food ingredients, food hygiene and halal certification causes people to ignore the important role of public health risks that may come from food. The business concept is still traditional. Food processing is still relatively simple, so it has not reached optimal results. The potential of merchants as a driving force for the people's economy in that particular village is quite large but it is still not supported with knowledge regarding proper ASUH meat and food hygiene. The goal of this community service is to raise the public awareness of emerging diseases from food, along with improving the health standard of animal-based products business under the SNI in the Halal sector in the Food Household Industry in Gresik Regency and thus improving the income of food entrepreneurs selling processed animal-based food. The method used in this community service is to guide animal health to street vendors selling processed materials derived from livestock followed by SNI training and the process of halal certification submission. The main idea of the focus group discussion is about how to obtain ASUH meat and its processing application. The evaluation of this activity is a pre and post-test for the community service participants. The result of this community service is an increase in the awareness of SNI in the halal sector in the home industry and an increase in regulations regarding the flow of obtaining halal certification for processing basic products from livestock along with the increase of knowledge and skills of community service participants. In conclusion, the community service activity has a positive impact on the implementation of halal SNI in household industries in Laban Wetan village to achieve halal certification. Keywords: SNI; Halal; Certification; Pelapak ABSTRAK Pelapak di Desa Laban Kecamatan Menganti Kabupaen Gresik dengan penduduk dan latar belakang keyakinan yang majemuk memerlukan pengetahuan pentingnya SNI bidang halal pada industry Rumah Tangga . Minimnya kesadaran tentang bahan pangan yang asuh, higyne pangan dan sertifikasi halal menjadikan masyarakat kurang memahami peran penting terhadap kesehatan masyarakatnya yang bisa disebabkan oleh makanan.Konsep usaha yang masih tradisional. Pengolahan pangan masih relative sederhanan sehingga belum mencapai hasil yang optimal. Potensi pelapak sebagai penggerak ekonomi rakyat di Desa tersebut cukup besar tetapi masih belum diimbanagi dengan pengetahuan tentang daging asuh , dan kesehatan makanan. Peningkatan public awarnes terhadap emerging disease penyakit akibat pangan Peningkatan kesehatan terhadap usaha produk asal hewan sesuai SNI bidang Halal pada Industri Rumah Tangga Pangan di kabupaten Gresik sehingga meningkatkan pendapatan pelaku usaha makan berbahan dasar olahan dari hewan. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan pembinaan pada para pelapak pedagang kaki lima yang menjual bahan olahan yang berasal dari ternak,sni , kesehatan ternak,dilanjutkan dengan pelatihan alur SNI dan pengajuan sertifikasi halal. Pelksanaan focus group discussion mengenai cara mendapatkan daging asuh, dan aplikasi pengolahannya. Evaluasi kegiatan ini adalah pre dan post test peserta pengmas. Hasil dari pengmas ini adalah adanya peningkatan kesadaran SNI bidang halal pada industry rumah tangga dan peningkatan pengatuan tentang alur mendapatkan sertifikasi halal untuk olahan produk bernahan dasar dari hasil ternak. dan peningkatan pengetahuan serta ketrampilan peserta pengmas. Kegiatan Pengmas memberikan dampak yang positif terkait pelaksanaan SNI halal pada industry rumah tangga di desa laban wetan untuk mencapai sertifikasi halal. Kata kunci: SNI; Halal; Sertifikasi; Pelapak
Pengembangan Usaha Kue Rumahan Uti Palembang Melalui Penerapan Marketing Mix dan Dokumen Bisnis: Palembang “Uti” Home Cake Business Development by Applying Marketing Mix and Business Documents Neneng Miskiyah; Mariskha Z; Purwati Purwati; Yulia Pebrianti
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i1.166

Abstract

ABSTRACT Working as a housewife is a job that all women can do. However, being a housewife and an entrepreneur at the same time can only be done by certain women, like our current partner. Nursiati is a housewife and at the same time, she opens a home cake business that she has been doing for 12 years under the name Uti Home Cake Business. Uti Home Cake Business provides various types of cakes and street snacks. Every day, Uti’s home cake business regularly provides 6 types of street snacks and cakes specially ordered by customers. Customers come from various circles and different places in Palembang city, such as the surrounding community, foundations, schools, and government and private agencies. In carrying out its business, our partner does not have business documents and finds it difficult when they are asked for business documents such as notes, receipts, and business stamps. Our partner also never make promotions. Customers know the partner’s pastry business by word of mouth. The partner’s turnover has increased, but the increase in profit is not too high nor constant. The purpose of this community service is that the partner can apply the marketing mix properly to maximize the profit. The results obtained from this activity are our partner now has business documents, product packaging designs, brochures, and the Instagram Online application (IG) for promotion purposes. Keywords: Marketing Mix; Business Documents; Social Media; Home Industry ABSTRAK Pekerjaan sebagai ibu rumah tangga adalah merupakan pekerjaan yang dapat dilakukan oleh semua kalangan wanita. Namun menjadi seorang ibu rumah tangga sekaligus berwirausaha hanya dapat dilakukan oleh kalangan wanita tertentu saja. Seperti mitra kami saat ini ibu Nursiati adalah seorang ibu rumah tangga sekaligus membuka usaha kue rumahan yang telah ditekuninya sejak 12 tahun yang lalu dengan nama usaha Kue Rumahan Uti. Usaha kue rumahan Uti menyediakan berbagai macam jenis kue basah dan jajanan pasar. Setiap hari usaha kue rumahan Uti menyediakan kue secara rutin sebanyak 6 macam jenis kue atau jajanan pasar dan kue yang dipesan khusus oleh pelanggan. Pelanggan datang dari berbagai kalangan dan tempat yang berbeda di kota Palembang, seperti masyarakat sekitar, yayasan, sekolah, dan instansi pemerintah maupun swasta. Dalam melaksanakan usahanya, mitra tidak memiliki dokumen bisnis dan kesulitan jika diminta dokumen bisnis seperti nota, kuitansi, dan cap usaha, dan mitra juga tidak pernah melakukan promosi. Pelanggan mengetahui usaha kue mitra dari mulut ke mulut. Omzet mitra mengalami peningkatan, akan tetapi peningkatan keuntungan tidak terlalu tinggi dan bahkan tetap. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mitra dapat menerapkan marketing mix sebagaimana mestinya sehingga keuntungan yang dicapai lebih maksimal. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini, mitra memiliki dokumen bisnis, desain kemasan produk, brosur, dan aplikasi Online Instagram (Ig). Kata Kunci: Marketing Mix; Dokumen Bisnis; Media Sosial; Home Industri
Pelatihan Penggunaan Alat Penghalus Kotoran Ternak di Kelompok Ternak Sidomaju Bantul Yogyakarta: Empowering the Local Farmer at Sido Maju Bantul Livestock Group Yogyakarta to Use Fecal Grinder Equipment Soedarmanto Indarjulianto; Irkham Widiyono; Sarmin Sarmin; Claude Mona Airin
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i1.168

Abstract

ABSTRACT The utilization of manure as organic fertilizer is on the rise, but the coarse form may negatively impact the aesthetics. This community service aims to train the farmers to operate the livestock manure grinder machine. The community service was performed in the Sidomaju livestock group, Panggungharjo village, Sewon, Bantul, Yogyakarta, with 37 farmers. The method for this community service is providing online presentations followed by online and offline workshops. The participation and satisfaction of the participants were measured by direct interaction and analyzed descriptively. The results of this community service showed that all farmers were more enthusiastic to participate in offline activities rather than online ones. All of the participants of the training can operate the livestock manure grinder machine. Based on the results of this activity, it is concluded that the training on the use of grinders for livestock manure machine has been adopted by farmers. Keywords: Manure; Manure grinder; Livestock; Organic manure ABSTRAK Pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk organik semakin meningkat, tetapi bentuk yang kasar dapat mengurangi estetika. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melaksanakan pelatihan penggunaan alat pelembut kotoran ternak. Pengabdian dilakukan di kelompok ternak Sidomaju, desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta yang beranggotakan 37 peternak. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan presentasi dan pelatihan secara daring dan luring. Keterlibatan dan kepuasan peserta diukur melalui interaksi langsung dan hasilnya dianalisis secara deskriptif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa semua peternak lebih antusias mengikuti kegiatan secara luring. Semua peserta yang hadir dalam pelatihan telah dapat mengoperasionalkan mesin penghalus kotoran ternak. Berdasar hasil kegiatan ini, disimpulkan bahwa pelatihan penggunaan mesin penghalus kotoran ternak telah dapat diadopsi oleh peternak. Kata kunci: Kotoran ternak; Pelembut kotoran; Pupuk organik; Ternak
Pelatihan Instalasi Penerangan Bagi Masyarakat Putus Sekolah di Kabupaten Manokwari: Electrical installation training for school dropouts in Manokwari Regency Elias Kondorura Bawan
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i1.169

Abstract

ABSTRACT Electricity is an important part of human life. The need for electrical energy increases directly proportional to the increase in population growth. Manokwari Regency as the capital of West Papua province continues to carry out the construction of offices, housing and other public facilities from year to year that require electrical energy. Electrical installation demands professionalism and standards in accordance with the general electrical installation regulations (PUIL). This community service activity aims to train people who cannot continue their education to a higher level due to limited costs. Participants are trained to be able to carry out installation, repair installations, and open their own jobs. Community service activities are carried out in the form of training with the lecture method regarding the introduction of electrical installation tools and materials, installation practices and electrical installation wiring diagrams according to PUIL standards and direct practice in the laboratory of the Electrical engineering department of the Engineering Faculty, University of Papua. Keywords: Training; Lighting Installation, Society, PUIL. ABSTRAK Listrik merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Kebutuhan energi listrik meningkat berbanding lurus dengan peningkatan pertumbuhan penduduk. Kabupaten Manokwari sebagai ibukota provinsi Papua Barat terus melaksanakan pembangunan perkantoran, perumahan dan fasilitas publik lainnya di dari tahun ke tahun yang membutuhkan energi listrik. Pemasangan instalasi listrik menuntut profesionalisme dan standar yang sesuai dengan peraturan umum instalasi listrik (PUIL). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih masyarakat yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi oleh karena keterbatasan biaya. Peserta dilatih agar dapat melakukan pemasangan, perbaikan instalasi, dan membuka lapangan kerja sendiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan metode ceramah mengenai pengenalan alat dan bahan instalasi listrik, praktik pemasangan dan diagram pengawatan instalasi listrik sesuai standar PUIL serta praktik langsung di laboratorium jurusan teknik Elektro Fakultas teknik Universitas Papua. Kata kunci: Pelatihan; Instalasi Penerangan; Masyarakat; PUIL.
Hidup Berdampingan Dengan Hidupan Liar di Masa Pandemi Covid-19 (Interaksi dengan Pemirsa Pro2 FM RRI Manokwari): Living Side by Side with Wildlife in the Pandemic Covid-19 (Interaction with Pro2 FM RRI Manokwari Listeners) Freddy Pattiselanno; Johan Koibur; Hotlan Manik; Dwi Djoko Rahardjo
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i1.170

Abstract

ABSTRACT Culturally, the relationship between the people and wild animals in Papua is close-knitted and inseparable. In response to this, through the Manokwari Menyapa program of RRI Manokwari, we share information about the current relationship between people and wildlife during the Covid-19 pandemic. This community service activity is carried out through radio broadcasts, which is an interactive program between listeners and informants on Monday, July 20, 2020. Listeners’ responses vary widely including the impact of consuming animal meat, keeping animals as pet animals, and the consequences of forest loss to the intense exposure of animals to the people. Another thing that was revealed was the extent of the role of academics in efforts to reduce the current spread of the Covid-19 virus. This activity shows that the dissemination of information through electronic media (radio) related to the issue of the Covid-19 epidemic is very good and effective. The media’s wide reach for people who can follow the radio broadcasts of RRI Pro2FM Manokwari benefits this program so much. This activity provides input to us regarding the public’s understanding of the Covid-19 pandemic and the proper follow-up actions that should be considered by the authorities to reduce the spread of the Covid-19 virus in the community. Intense dissemination of information about the Covid-19 virus now needs to be done as an effort to raise awareness for ordinary people who do not understand well the dangers of this virus for human health. Keywords: Covid-19; RRI listeners; Manokwari Menyapa ABSTRAK Secara kultural, hubungan manusia-satwa liar (hewan) di Papua sangat erat dan tidak dapat dipisahkan. Menyikapi hal tersebut, melalui program Manokwari Menyapa RRI Manokwari, kami berbagi informasi tentang hubungan antara manusia dan hidupan liar di masa pandemik Covid-19. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan melalui siaran radio yang merupakan program interaksi antara pendengar dengan nara sumber pada hari Senin, 20 Juli 2020. Respon pendengar sangat bervariasi termasuk dampak mengkonsumsi daging satwa, memelihara satwa sebagai hewan kesenangan, serta akibat kehilangan hutan terhadap ekspose satwa yang sangat intens dengan manusia. Hal lain yang terungkap adalah sejauh mana peran akademisi dalam upaya mengurangi penyebaran virus Covid-19 saat ini. Kegiatan ini menunjukan bahwa penyebaran informasi melalui media elektronik (radio) berkaitan dengan isu pendemi Covid-19 ini, sangat baik dan efektif karena jangkauannya yang luas bagi masyarakat yang bisa mengikuti siaran radio RRI Pro2FM Manokwari. Kegiatan ini memberikan masukan kepada kita bagaimana pemahaman masyarakat terhadap pandemik Covid-19, dan tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh pihak-pihak berwenang untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 di masyarakat terutama yang berhubungan dengan hidupan liar. Penyebaran informasi tentang virus Covid-19 secara intens saat ini perlu dilakukan sebagai upaya penyadartahuan bagi masyarakat awam yang belum memahami dengan baik bahayanya virus ini bagi kesehatan manusia. Kata kunci: Covid-19; Pemirsa RRI; Manokwari Menyapa
Renovasi Kandang Kelompok dan Handling Sapi ke Kandang Kelompok di Pilot Project Kampung Jenderau Distrik Kebar Timur: Group’s Cattleshed Renovation and Cattle Herding in Kampung Jenderau Pilot Project, Kebar Timur District John Arnold Palulungan; Daniel Yohanes Seseray; Iriani Sumpe; Abdul Rahman Ollong; Alnita Baaka; Purwaningsih Purwaningsih; Rinetha Stella Suabey
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i2.191

Abstract

ABSTRACT The biogas program implemented in Jandurau Village has an impact on the community. The community began to renovate the old cattle sheds in the village of Jandurau and herded wild cattle from the forest to be kept in said sheds. The construction of the sheds involved the Jandurau community by utilizing equipment and materials owned by the community along with assistance from Bank Indonesia (BI) West Papua. A supervising team from the Faculty of Animal Husbandry, University of Papua assisted to ensure the activity went smoothly. Keywords: Cage, Biogas, Jandurau village, Cattle ABSTRAK Program biogas yang dilaksanakan di Kampung Jandurau memberi dampak kepada masyarakat. Masyarakat mulai melakukan renovasi kandang lama yang ada di kampung Jandurau, selain itu masyarakat mulai mengumpulkan ternak-ternak sapi yang awalnya diliarkan di hutan untuk di kandangkan. Pembangunan kandang melibatkan masyarakat Jandurau dengan memanfaatkan peralatan dan bahan yang dimiliki oleh masyarakat dan juga bantuan dari Bank Indonesia (BI) Papua Barat. Tim pendamping dari Fakultas Peternakan Universitas Papua mendampingi hingga Kegiatan ini berjalan dengan baik. Kata kunci: Kandang, Biogas, Kampung Jandurau, Ternak sapi
Mendukung Upaya Perlindungan Penyu Belimbimg (Dermochelys coriacea) Melalui Pendidikan (Program KKN Wau-Weyaf, Abun): Supporting efforts of the Leatherback Turtle (Dermochelys coriacea) through Education Approach (Wau-Weyaf, Abun KKN Program) Freddy Pattiselanno; Natanael Natumnea; Kuswanto Kuswanto; Muhamad Ansarudin; Yosefina M. Goban; Evi S.H. Kararbo; Martha Kayadoe; Eli F. Karubaba
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i2.209

Abstract

ABSTRACT Wau-Weyaf Beach is the nesting ground of six species of turtles, including the world's largest turtle, the leatherback turtle (Dermochelys coriacea). The University of Papua (UNIPA) Manokwari, since 2009 has been directly involved in the turtle nesting area protection program by involving the students of UNIPA through the Community Service Program (KKN). In 2016, students carried out the KKN Program starting from June 30th to August 16th in Kampung Wau-Weyaf, one of the leatherback turtles’ egg-laying locations in Abun. This paper is a part of the Community Service Program which is carried out in the said village. The activities conducted during the KKN include both formal and non-formal education, religious education, and environmental education. Education-based KKN directly helps to improve public awareness which, in turn, supports the efforts to protect and save the leatherback turtles (Dermochelys coriacea) on the coast of Abun, Tambrau. The same approach is also able to improve the calistung (the capability to read, write, and count) ability of school children along with their awareness to maintain the cleanliness of their homes, school, and village environment. Keywords: Education; Conservation; Turtle; Wau-Weyaf ABSTRAK Pantai Wau-Weyaf merupakan tempat bertelur bagi 6 jenis penyu, termasuk penyu terbesar di dunia, Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea). Universitas Papua (UNIPA) Manokwari, sejak tahun 2009 telah terlibat secara langsung dalam program perlindungan kawasan peneluran penyu ini melalui pelibatan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pada tahun 2016, mahasiswa Universitas Papua (UNIPA) melaksanakan program KKN yang dilaksanakan antara tanggal 30 Juni sampai dengan 16 Agustus 2016 di Kampung Wau-Weyaf. Tulisan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan KKN yang dilaksanakan di kampung Wau-Weyaf sebagai salah satu lokasi peneluran telur penyu belimbing di Abun. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendidikan formal dan non-formal, pendidikan agama, dan pendidikan lingkungan. KKN berbasis pendidikan yang dilakukan secara langsung membantu meningkatkan penyadar tahuan masyarakat yang menunjang usaha perlindungan dan penyelamatan penyu belimbing (Dermochelys coriacea) di pesisir Abun, Tambrau. Pendekatan yang sama juga mampu meningkatkan kemampuan calistung anak-anak sekolah dan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan rumah, sekolah dan kampung. Kata kunci: Pendidikan; Konservasi; Penyu; Wau-Weyaf
Bimbingan Teknis Pengolahan Telur Asin Rempah Panggang pada PKK Ruhuy Rahayu Desa Bentok Kampung Kecamatan Bati – Bati Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan: Roasted Salted Eggs with Spices Processing Technical Guidance at PKK Ruhuy Rahayu Bentok Kampung Village, Bati – Bati District, Tanah Laut Regency, South Borneo Province Sugiarti Sugiarti; Fitriani Fitriani; Siti Dharmawati
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i2.220

Abstract

ABSTRACT Bentok Kampung Village is one of the villages in Bati–Bati District, Tanah Laut Regency, which possessed a considerabke amount of duck population. The villagers who are members of the Ruhuy Rahayu PKK do not know much about innovations in processing duck salted eggs. This activity aims to introduce innovation in preserving duck eggs with the addition of spices. This activity started with theoretical training with classroom methods and hands-on practice carried out by partners under the guidance of the activity promotor team. The enthusiasm of the participants is was quite good which was reflected in the high number of participants and their punctuality of attendance. The attendance level of participants in both the counseling and brainstorming activities reached 90–100% of all PKK members. The roasted salted duck eggs with spices produced have a distinctive taste compared to the ones which were just boiled. The roasted spiced salted roasted egg has a less wet texture and is preferred because it tastes more savory and can last longer because of the reduced water content. Conclusion: participants managed to understand well the entire series of activities and the participation rate of participants was very good with a nearly 100% attendance rate. Keywords: Processing, Roasted spiced salted eggs, Bentok Kampung Village ABSTRAK Desa Bentok Kampung merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Bati–Bati Kabupaten Tanah Laut dengan populasi itik yang tinggi. Masyarakat Desa Bentok Kampung yang tergabung dalam PKK Ruhuy Rahayu belum banyak mengetahui inovasi dalam pengolahan telur asin itik. Kegiatan ini bertujuan untuk meperkenalkan inovasi pengawetan telur itik dengan penambahan bahan rempah. Kegiatan ini diawali pelatihan teoritis dengan metode kelas dan praktek langsung yang dilaksakanakan oleh mitra dengan bimbingan tim pengusul kegiatan. Antusisme peserta cukup baik yang tercermin dari jumlah dan ketepatan waktu kehadiran yang tinggi. Kehadiran peserta dalam kegiatan penyuluhan dan curah pendapat mencapai 90–100 % dari seluruh anggota PKK. Telur asin itik rempah panggang yang dihasilkan memiliki cita rasa yang khas dibandingkan dengan yang hanya direbus. Telur asin itik rempah panggang memiliki tekstur tidak terlalu basah dan lebih disukai karena rasanya yang lebih gurih dan bisa lebih tahan lama karena adanya pengurangan kadar airnya. Kesimpulan: peserta berhasil memahami dengan baik seluruh rangkaian kegiatan dan tingkat partisipasi peserta sangat baik dengan tingkat kehadiran berkisar 100%. Kata Kunci: Pengolahan, Telur asin rempah panggang, Desa Bentok Kampung
Sosisalisasi Kesehatan Hewan Kepada Masyarakat Secara Daring: Online Socialization of Animal Health to The Community Soedarmanto Indarjulianto; Yanuartono Yanuartono; Slamet Raharjo; Alfarisa Nururrozi; Hastari Wuryastuty; Irkham Widiyono; Hary Purnamaningsih; Guntari Titik Mulyani; Ida Tjahajati; Sri Hartati; Yuriadi Yuriadi
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i2.223

Abstract

ABSTRACT Various animal diseases are not always known by animal owners, so they must always be socialized even in the condition of the COVID-19 outbreak. This community service aims to provide animal health information to the community by online. This activity was carried out from in November 2020 using the Cisco Webex platform. The results showed that as many as 269 participants have joined in the socialization, consisting of 180 from Yogyakarta and 89 from outside Yogyakarta. Concluded that online socialization of animal health is successfully carried out and received a very good response from the community. Keywords: Animal health; Community service; Veterinary clinic ABSTRAK Berbagai macam penyakit hewan tidak selalu diketahui oleh pemilik hewan, sehingga harus selalu disosialisasikan walapun dalam kondisi wabah COVID-19. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan informasi kesehatan hewan kepada masyarkat secara daring. Pengabdian dilakukan pada bulan bulan Oktober sampai Nopember 2020 secara daring menggunakan platform Cisco Webex. Hasil PKM menunjukkan bahwa sebanyak 269 calon peserta telah mengikuti sosialisasi, yang terdiri dari 180 berasal dari Yogyakarta dan 89 dari luar Yogyakarta. Berdasar hasil kegiatan ini, disimpulkan bahwa sosialisasi tentang kesehatan hewan secara daring berhasil dilaksanakan dan mendapat respon sangat bagus dari masyarakat. Kata kunci: Kesehatan hewan; Klinik hewan; Pengabdian masyarakat.

Page 6 of 15 | Total Record : 143