cover
Contact Name
Priyo Sambodo
Contact Email
igkojei@unipa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
igkojei@unipa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Peternakan, Universitas Papua Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat - 98314
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Papua
ISSN : 27468656     EISSN : 27468666     DOI : https://doi.org/10.46549/igkojei
Articles cover the results of community service and empowerment activities related to the application of science and technology (IPTEK) from various fields of sciences and have relevance to the fields of human development, management of rural and coastal areas with local wisdom, economic development, entrepreneurship, cooperatives, creative industries, micro small and medium enterprises (UMKM) including agriculture and veterinary, engineering, education, social humanities, socio-economics, computers, and health. This journal was first published in 2020. This journal was published 3 times a year, in February, June and October.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Konservasi terumbu karang dengan bioreeftek di Perairan Kampung Bakaro Manokwari Papua Barat: Coral reefs conservation with bioreeftech in the Beach of Bakaro Village Manokwari West Papua Mogea, Rina; Noya, Alce I.; Tururaja, Tresia S.; Lamadi, Rahmat; Tandililing, Jeanifer G.; Puspasari, Aninda; Maahury, Sevian A.; Bakri, Iskandar
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i3.479

Abstract

ABSTRACT  Bakaro Beach is one of the beach tourist destinations in Manokwari and is known as a fish calling place. Unfortunately this place was damaged due to fishing using bombs or tubas. The aim of this service activity is to provide an understanding of the importance of coral reef ecosystems and how to restore coral reefs using bioreeftek, ie technology that uses coconut shells as a medium for attaching coral planula larvae to form new individuals (coral). This is done to create new habitat or restore damaged coral. This technology is easy because it uses simple tools, using coconut shells as the main material and the process is not difficult, besides all the materials used are environmentally friendly. Coconut shells function as a place or container for coral planula larvae to settle after the larvae attach to the coconut shell substrate and are then transferred to damaged coral reefs. With the development of bioreeftek, it has become a new focus in preserving coral reef ecosystems.  Keywords: Coral Reef Restoration; Bioreeftek; Coconut Shells; Bakaro Beach; Environmental Conservation   ABSTRAK Pantai Bakaro tempat ini sebagai salah satu destinasi wisata pantai yang ada di Manokwari dan dikenal dengan tempat pemanggilan ikan.  Sayangnya tempat ini mengalami kerusakan akibat pengambilan ikan dengan menggunakan bom atau tuba. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu memberi pemahaman mengenai pentingnya ekosistem terumbu karang dan cara melakukan pemulihan terumbu karang dengan bioreeftek yaitu teknologi yang memakai tempurung kelapa sebagai media menempelnya larva planula karang sampai membentuk individu baru (karang). Hal ini dilakukan untuk menciptakan habitat baru atau memulihkan kembali karang yang rusak.  Teknologi ini mudah sebab menggunakan alat sederhana yaitu tempurung kelapa sebagai bahan utama dan proses pengerjaannya tidak sulit, disamping itu juga semua bahan yang digunakan ramah lingkungan. Tempurung kelapa berfungsi untuk tempat atau wadah dari larva planula karang menetap setelah larvanya menempel pada subtrat tempurung kelapa maka dipindahkan ke terumbuh karang yang rusak. Dengan menggembangkan bioreeftek ini menjadi tumpuan baru dalam melestarikan ekosistem terumbu karang. Kata kunci: Pemulihan Terumbu Karang; Bioreeftek; Tempurung Kelapa; Pantai Bakaro; Pelestarian Lingkungan 
Pengembangan kampung ekowisata Ayapokiar Tambrauw melalui Tridharma Universitas Papua: Development of Ayapokiar Tambrauw Ecotourism Village Through Tridharma University of Papua Fatem, Sepus M.; Wambrauw, Yustina L. D.; Arung Padang, Dina; Ayomi, Adomina; Sebayang, Sri R.; Fatem, Desmina F.; Ahoren, Calista; Krey, Sarah D. D.
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i3.480

Abstract

ABSTRACT  Community Service “Program Pengembangan Kampung Ekowisata” is a manifestation of the Papua University Higher Education, namely community service. Community service is a form of knowledge that is expressed theoretically in college to be applied in real life in the Ayapokiar village community, so that the knowledge gained can be applied and developed in the life of the wider community. In general, this program is hoped that can contribute to the development of the Cenderawasih bird watching tourist village, especially for improving the welfare of indigenous communities as guardians and owners of forests and the Cenderawasih bird habitat. The activities that was done were: 1) providing food for villagers, 2). health check activities for the community, 3) students carry out teaching activities in elementary school, 4). providing stationery gifts for elementary school children, and 5). ecotourism guide counseling of Paradisea minor.  Keywords: Ayapokiar Village; Bird Watching; Community Service; Community Welfare; Ecotourism   ABSTRAK Program Pengembangan Kampung Ekowisata di Kampung Ayapokiar Kabupaten Tambrauw merupakan salah satu wujud Tridharma Perguruan Tinggi Universitas Papua. Program ini sebagai bentuk implementasi ilmu teoritis di perguruan tinggi untuk diterapkan dalam kehidupan nyata masyarakat Kampung Ayapokiar sehingga ilmu yang diperoleh dapat dikembangkan dalam kehidupan masyarakat luas. Program yang dilakukan adalah: 1) pemberian bahan makanan kepada masyarakat, 2) pemeriksaan kesehatan gratis, 3) mahasiswa mengajar di SD YPPK Ayapokiar, dan 4) Pembagian alat tulis untuk anak SD YPPK Ayapokiar, dan 5) penyuluhan pemandu ekowisata burung Cenderawasih kecil. Secara umum, program ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan kampung ekowisata pengamatan burung Cenderawasih kecil sekaligus bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat adat sebagai pemilik hutan habitat burung Cenderawasih kecil di Kampung Ayapokiar, Distrik Miyah, Kabupaten Tambrauw. Kata kunci: Ekowisata; Kampung Ayapokiar; Kesejahteraan Masyarakat; Pengamatan Burung; Pengabdian Masyarakat
Pelatihan penguatan ekonomi lokal berbasis smart economy pada Desa Sukajadi - Muaraenim: Training on strengthening the local economy based on smart economy in Sukajadi - Muaraenim Village Andriyani , Titi; Miskiyah, Neneng; Andriyani, Titi; Purwati, Purwati
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i3.492

Abstract

ABSTRACT  Strengthening the family economy is carried out to reduce poverty levels and improve the welfare of the community. Strengthening the economy in a region is expected to increase community productivity. Strengthening the family and regional economy can be done by using the concept of a smart economy, which combines sustainable, environmentally friendly and innovative economic approaches, including high-productivity economies, global economic growth, competition, economic progress, economic prosperity, innovation, sustainable employment, and the digital economy. The purpose of this community service is to increase the insight of Doyan Ngemil Chips Business Owners about how to innovate and be creative in marketing their products by utilizing the availability of human resources and raw material resources available in the community as well as utilizing website-based information technology in promoting and marketing their products. The training methods used are tutorial methods, question and answer methods, and practice methods. The result of this service is that the participants understand the material that has been presented by the Sriwijaya State Polytechnic Service Team and can use/practice how to use the Website application properly. Conclusion: This training activity ran smoothly and according to what was planned. If in the future there are obstacles or shortcomings in the application that has been made, the team from the Police will discuss with the participants to correct the existing shortcomings.  Keywords: Digital Economy; Family Economy; Innovation; Marketing; Smart Economy   ABSTRAK Penguatan ekonomi keluarga dilakukan untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraaan masyrakat. Penguatan perekonomian di suatu daerah diharapkan akan meningkatan produktivitas masyarakat. Penguatan ekonomi keluarga dan daerah bisa dilakuan dengan menggunakan Konsep ekonomi cerdas yaitu menggabungkan pendekatan ekonomi berkelanjutan, ramah lingkungan dan inovatif, termasuk ekonomi dengan produktivitas tinggi, pertumbuhan ekonomi global, persaingan, kemajuan ekonomi, kemakmuran ekonomi, inovasi, lapangan kerja berkelanjutan, dan ekonomi digital.  Tujuan dari pengabdian kepada masyarkat ini adalah menambah wawasan Pemilik Usaha Keripik Doyan Ngemil mengenai cara berinovasi dan berkreativas dalam memasarkan produk-produknya dengan memanfaatkan ketersediaan sumber daya manusia dan sumber daya  bahan-bahan baku yang tersedia di lingkungan masyarakat serta memanfaatkan teknologi informasi berbasis website dalam mempromosikan dan memasarkan produk-produknya. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode tutorial, metode tanya jawab, metode praktik. Hasil dari pengabdian ini adalah para peserta mengerti tentang materi yang telah dipaparkan oleh Tim Pengabdian Politeknik Negeri Sriwijaya dan dapat menggunakan/mempraktekkan cara menggunakan aplikasi Website dengan baik. Kesimpulan: Kegiatan pelatihan ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang direncanakan. Apabila dikemudian hari ada kendala atau kekurangan pada aplikasi yang sudah dibuat maka Tim dari Polsri akan melakukan diskusi dengan para peserta untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada. Kata kunci: Ekonomi Cerdas; Ekonomi Digital; Ekonomi Keluarga; Inovasi; Pemasaran