cover
Contact Name
Hariadi Ahmad
Contact Email
hariadiahmad78@ikipmataram.ac.id
Phone
+6281917416409
Journal Mail Official
bk_fip@ikipmataram.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No 59 A Kota Mataram Nusa Tenggara Barat Kampus Universitas Pendidikan Mandalika, Gedung GD Lantai III Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25031708     EISSN : 27227340     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Realita Jurnal Bimbingan dan Konseling (JRbk) Adalah Jurnal yang dikelola langsung oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Pendidikan Mandalika Sejak April 2016 dengan ISSN 2503-1708, yang dipublikasi secara Cetak dan melalui Website Fakultas Ilmu Pendidikan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Mataram fip.ikipmataram.ac.id, Sejak tahun 2019 diterbitkan secara cetak dan Online melalui ojs.ikipmataram.ac.id. Pada bulan Juni 2020 mendapat E ISSN: 2722-7340, JRbk diterbitkan Dua Kali dalam Setahun yaitu pada bulan April dan Oktober Setiap tahun. JRbk Menerima Artikel dari penulis yang berupa Hasil Penelitian, Hasil Pengembangan, Kajian Pustaka dalam Bidang Pendidikan, Psikologi, dan Bidang Bimbingan dan Konseling.
Articles 356 Documents
THE IMPLEMENTATION OF EFFECTIVE LEARNING RESOURCES MODELS IN CIVIC EDUCATION LEARNING AT SD NEGERI 5 SUKARARA Mustakim, Mustakim; Suastika, I Nengah; Sanjaya, Dewa Bagus
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.12390

Abstract

The implementation of effective learning resource models in Civic Education (PKn) in elementary schools is crucial. This study aims to explore in-depth the learning resource models that have been implemented in Civic Education at SD Negeri 5 Sukarara, focusing on the analysis of teachers' experiences, students' perceptions, and the understanding of the interaction dynamics between teachers, students, and learning resources within the context of implementing effective learning resource models in Civic Education classes. This research uses a qualitative phenomenological approach with a case study type, involving Civic Education teachers and students of SD Negeri 5 Sukarara as participants. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document studies, and analyzed using a thematic approach to identify patterns, themes, and meanings from the collected data. The results show that: 1) Teachers at SD Negeri 5 Sukarara have positive experiences in using effective learning resource models, such as interactive methods like question and answer, TGT, STAD, and CTL. They utilize various learning resources, including the surrounding environment, teaching materials, information technology, and creative media, which enrich students' learning experiences, increase their engagement, and facilitate the understanding of Civic Education concepts. 2) Students respond positively to effective learning resource models, which enhance their engagement and understanding. They find environment-based learning and information technology interesting and relevant, and they enjoy the variety of teaching methods that make learning more interactive and motivate them to learn. 3) The implementation of effective learning resource models creates positive interactions between teachers, students, and learning resources, with teachers acting as facilitators guiding students to interact with various resources. In conclusion, the implementation of effective learning resource models in Civic Education in elementary schools can increase student engagement, peer collaboration, and active participation in discussions, creating a dynamic learning environment that supports better learning outcomes and develops students' social and emotional skills.
PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORALTHERAPY TERHADAP KECEMASAN BELAJAR SISWA SMP NEGERI 9 MATARAM Hartati, Aluh; Maharani, Jessica Festy; Sasmita, Mawar Sutjiati
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.12873

Abstract

Masalah penelitian ini adalah rasa kecemasan belajar pada siswa kelas VIII di SMPN 9 Mataram. Untuk menghindari rasa kecemasan belajar terhadap siswa kelas VIII ini dibutuhkan adanya konseling individu. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh pendekatan cognitive behavioral therapy terhadap kecemasan belajar pada siswa SMPN 9 Mataram. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendekatan cognitive behavioral therapy terhadap kecemasan belajar pada siswa SMPN 9 Mataram. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode angket sebagai metode pokok, sedangkan observasi,wawancara dan dokumentasi sebagai metode pelengkap. Berdasarkan hasil perhitungan t-test yang diperoleh melalui analisis, ternyata nilai t-hitung diperoleh -4,7 yang kemudian di konsultasikan dengan nilai t dalam tabel db (N-1) 9 – 1 8 dengan taraf signifikansi 5% -3,7. Sedangkan nilai dari t-hitung hasil penelitian ini lebih besar dari nilai t-tabel yakni -4,7>-3,7, maka hipotesis nihil (Ho) ditolak sedangkan hipotesis alternatif (Ha) diterima pada taraf signifikan 5% sehingga penelitian ini dinyatakan “signifikan”. Berarti ada pengaruh Cognitive Behavioral Therapy Terhadap Kecemasan Belajar SMPN 9 Mataram.
STUDI KASUS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA KESADARAN PENDIDIKAN DI DESA SENGI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN MAGELANG MAULIDA, ALVITA IZKI; KURNIAWAN, DRAJAT EDY
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.11849

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya kesadaran pedidikan di Desa Sengi Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang.Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari 3 anak yang memiliki kesadaran pendidikan rendah dan juga orangtuanya. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini yaitu menunjukan bahwa rendahnya kesadaran pendidikan di Desa Sengi disebabkan oleh faktor internal dan juga faktor eksternal. Faktor internal meliputi motivasi belajar yang rendah, kemampuan belajar yang kurang dan ketakutan dan kekhawatiran individu dan orang tua. Faktor eksternal meliputi tekanan dari lingkungan sekitar, kurangnya dukungan orang tua, keterbatasan akses pendidikan yang berkualitas, rendahnya pemahaman orang tua terkait pentingnya pendidikan, budaya lokal yang kurang mendukung pendidikan, kurangnya peran dan dukungan dari figur otoritas lokal, serta kebiasaan dan tradisi keluarga yang lebih mengutamakan pekerjaan daripada pendidikan.Kata Kunci: Studi kasus, Faktor Penyebab, Kesadaran Pendidikan.
THE INDEPENDENT CURRICULUM IN EDUCATIONAL THEORY REVIEW: CHALLENGES AND SOLUTIONS Mustakim, Mustakim; Suastra, I Wayan; Lasmawan, I Wayan
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.12391

Abstract

This research aims to: 1) Analyze the understanding and implementation of the concepts and basic principles of the Independent Curriculum within the context of existing educational theories; 2) Identify the main challenges in educational theory related to the implementation of the Independent Curriculum at the elementary education level; and 3) Evaluate and formulate proposed solutions in educational theory to address the challenges of implementing the Independent Curriculum at the elementary education level. This study employs literature research and case study methods to evaluate the implementation of the Independent Curriculum. The literature research design includes source identification, critical analysis, synthesis of findings, and conclusion drawing. The case study design involves selecting four public elementary schools in the village of Sukarara, data collection through interviews, classroom observations, and document analysis. The results indicate that: 1) Educators have a good understanding of the Independent Curriculum as a flexible curriculum that integrates local wisdom and encourages active student engagement. However, field implementation reveals a gap between theoretical understanding and practice, caused by limited training and resources; 2) The main challenges identified include teacher readiness, availability of educational resources, and administrative support. Many teachers feel unprepared to adopt more innovative and flexible teaching approaches. Additionally, limited resources such as teaching materials and technology pose significant barriers, especially in remote areas. Insufficient policy and administrative support at schools also act as impediments; and 3) Proposed solutions to address these challenges include ongoing professional training and development for teachers, provision of adequate educational resources, and flexible policy support. Enhancing community and parental involvement in the educational process is also considered important for creating a more inclusive and supportive learning environment. The implications of these findings are expected to provide guidance for policymakers and educational practitioners in effectively implementing the Independent Curriculum at the elementary education level.
PENGARUH KONSELING BEHAVIOR TERHADAP KECEMASAN BELAJAR SISWA SMA Maharani, Jessica Festi; Handayani, Nila; Sudarwo, Raden
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 1 (2025): Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i1.15152

Abstract

Peran orang tua pada anak yang mengalami kecemasan belajar yaitu melatih anak- anaknya untuk tetap percaya diri dan membentuk mental yang kuat. Peran orang tua untuk memperhatikan dan membimbing anaknya adalah untuk mendukung kebutuhan mental dan spiritual anak. dengan cara bertanggung jawab mencari nafkah dan membimbing anak-anaknya yang terkait. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui “Pengaruh konseling Behavior Terhadap Kecemasan Belajar Pada Siswa SMA. Jumah Populasi dalam penelitian ini adalah 41 sedangkan sampelmya adalah 8 dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket sebagai metode pokok, observasi dan dokumentasi dan wawancara sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan rumus t test. Sesuai dengan analisis data yang digunakan yaitu metode statistik dengan menggunakan rumus t-tes. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Ada Pengaruh Konseling Behavior Terhadap Kecemasan Belajar Pada Siswa SMA. Pengaruh tersebut dapat dilihat dari adanya perbedaan nilai antara setelah siswa mengikuti Konseliang kelompok (pos-test) dengan sebelum siswa mengikuti Konseling kelompok (pre-tes). Dari hasil analisis data: nilai t-test setelah diperoleh t-hitung = 5,441 sedangkan t-tabel dengan taraf signifikan 5% pada db (N-1) = 8 – 1 = 7 menunjukkan t-tabel = 2,365 ini menunjukkan bahwa nilai (t-hitung > t-tabel) yaitu (5,441 > 2,365). Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) diterima sedangkan hipotesis nol (Ho) ditolak.
PENGEMBANGAN INSTRUMENT PENILAIAN KONSEP DIRI UNTUK KEPEDULIAN LINGKUNGAN PADA SISWA SMP Rosyidah, Happy Fathimatur; Sarwi, Sarwi; Ellianawati, Ellianawati
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 1 (2025): Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i1.14025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pengembangan instrumen penilaian konsep diri terkait kepedulian lingkungan bagi siswa SMP. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek utama dalam penelitian ini adalah guru, sementara data tambahan untuk mendukung temuan penelitian diperoleh dari 20 responden, yang terdiri atas 5 guru dan 15 siswa kelas VII, VIII, dan IX di SMPN 22 Surabaya. Penelitian ini berfokus pada aspek kepedulian terhadap lingkungan. Data dikumpulkan melalui beberapa metode, yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, serta pencatatan lapangan. Proses analisis data mencakup tahapan reduksi data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian, Berdasarkan dari pemaparan hasil penelitian dan pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan instrument penilaian konsep diri untuk kepedulian lingkungan bagi siswa SMP sangat diperlukan untuk mempermudah guru dalam menilai peserta didik yang memiliki sikap peduli lingkungan secara efektif dan efisien.
EVALUASI TINGKAT KESEHATAN MENTAL DAN POTENSI SUICIDAL ATTEMPT DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI BANYUWANGI Nisa', Zahrotin; Sulthoni, Ahmad; Rahman, Dwi Anggraini
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i2.15518

Abstract

Masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa perguruan tinggi semakin menjadi perhatian serius, terutama terkait dengan risiko stres berlebih, depresi, dan suicidal attempt. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesehatan mental dan mengidentifikasi potensi risiko suicidal attempt pada mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert kepada 27 responden, yang mencakup tiga variabel utama yaitu Gejala Depresi, Suicidal Thought & Attempt, dan Dukungan Sosial. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji reliabilitas Cronbach’s Alpha, uji validitas Corrected Item-Total Correlation, serta analisis korelasi Pearson antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan mental mahasiswa secara umum berada dalam kategori baik hingga cukup, dengan skor rata-rata Gejala Depresi berkisar antara 1,70 hingga 2,93. Tingkat suicidal thought dan attempt berada dalam kategori rendah hingga sangat rendah, dengan skor rata-rata 0,96 hingga 2,52. Dukungan sosial berperan signifikan sebagai faktor protektif, dengan skor rata-rata tinggi antara 2,93 hingga 4,04. Korelasi antar variabel menunjukkan bahwa gejala depresi berhubungan positif kuat dengan suicidal thought (r = 0,64) dan berhubungan negatif kuat dengan dukungan sosial (r = -0,76). Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar perguruan tinggi menerapkan program deteksi dini kesehatan mental, mengoptimalkan layanan konseling individual dan kelompok, mengembangkan program peer support, serta membangun sistem rujukan profesional yang cepat dan efektif. Selain itu, perlu diciptakan kebijakan kampus yang lebih ramah terhadap kesehatan mental untuk memperkuat ekosistem dukungan bagi mahasiswa.
KUALITAS SUPERVISI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMK CENDEKIA BATUJAJAR BERDASARKAN LATAR BELAKANG SUPERVISOR Gunawan, Amanda Shalsabila; Aulia, Annisa Nur; Berliana, Hanna; Munfarijah, Siti Hajar; Septian, Muhammad Rezza
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i2.15956

Abstract

Guru Bimbingan dan Konseling (BK) sebagai konselor sekolah kerap mengalami berbagai kendala yang berasal dari beragam faktor, maka dari itu perlunya supervisi dilakukan kepada para guru BK sebagai upaya untuk mendorong, mengkoordinasikan, dan membimbing pertumbuhan profesional guru secara terus-menerus. Kenyataan dilapangan masih banyaknya supervisor yang tidak memiliki latar belakang pendidikan dari bimbingan dan konseling, sehingga dikhawatirkan memengaruhi efektivitas supervisi yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas supervisi program bimbingan dan konseling di sekolah SMK Cendekia Batujajar, ditinjau dari latar belakang pendidikan supervisor. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara terhadap guru BK di SMK Cendekia. Subjek penelitian adalah supervisor guru BK di SMK Cendekia yang berlatar belakang pendidikan psikologi. Hasil penelitian menunjukkan meskipun supervisor BK di SMK Cendekia tidak berlatar belakang pendidikan BK secara spesifik, tetapi proses supervisi bisa tetap berjalan secara efektif karena didukung oleh pemahaman yang relevan terhadap dinamika psikologis siswa, komunikasi yang baik dan komitmen terhadap pengembangan profesional guru BK.
TELAAH FILOSOFIS TERHADAP KONSEP EKSISTENSIALISME DAN IMPLIKASINYA DALAM PRAKTIK BIMBINGAN DAN KONSELING Dila, Rizka Oktavia
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i2.16001

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep eksistensialisme dalam filsafat dan relevansinya dalam praktik Bimbingan dan Konseling (BK). Eksistensialisme, sebagai cabang filsafat yang menekankan kebebasan individu, tanggung jawab, dan pencarian makna hidup, memiliki kontribusi penting terhadap pendekatan konseling eksistensial. Kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teoritis tentang bagaimana prinsip-prinsip eksistensialisme dapat memperkaya praktik konseling, terutama dalam membantu konseli menghadapi krisis identitas, kecemasan eksistensial, dan pengambilan keputusan bermakna. Artikel ini juga menyertakan penguatan dari teori-teori kontemporer dalam lima tahun terakhir yang mengembangkan pendekatan eksistensial dalam ranah psikologi dan konseling
PARADIGMA KONSEP DIRI DALAM PENDEKATAN KONSELING PERSON CENTERED THERAPY: KAJIAN LITERATUR Harsantik, Gatis Sri Sri; Habsy, Bakhrudin All; Purwoko, Budi
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i2.16035

Abstract

Konsep diri yang positif berperan penting dalam perkembangan individu, memengaruhi cara berpikir, merasa, dan bertindak. Person Centered Therapy atau Terapi Berpusat pada Klien adalah pendekatan konseling yang menekankan empati, penerimaan tanpa syarat, dan kongruensi untuk membantu individu memahami dan menerima dirinya. Dikembangkan oleh Carl Rogers, person centered therapy berlandaskan keyakinan bahwa setiap individu memiliki potensi berkembang jika diberikan lingkungan yang mendukung. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep diri, menjelaskan prinsip dasar person centered therapy, mengkaji hubungan antara konsep diri dan person centered therapy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan analisis kualitatif terhadap berbagai sumber literatur yang relevan. Pendekatan ini relevan bagi individu dengan krisis identitas atau permasalahan emosional. Hasil metode ini menghasilkan (1) Definisi konsep diri; (2) Dimensi konsep diri; (3) Definisi Person Centered Therapy; (4) Perkembangan teori dan kepribadian manusia; (5) Prosedur, Tujuan dan Tahapan dalam Konseling PCT; (6) Pendekatan Konseling Person Centered Therapy dalam meningkatkan konsep diri.