cover
Contact Name
FIQI NURMANDA SARI
Contact Email
piaud@uinjambi.ac.id
Phone
+6285368281939
Journal Mail Official
smartkids.ftk@uinjambi.ac.id
Editorial Address
JL. JAMBI-MUARA BULIAN KM. 16 SIMPANG SUNGAI DUREN KEC. JAMBI LUAR KOTA KAB. MUARO JAMBI 36361
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 25812548     EISSN : 25982214     DOI : https://doi.org/10.30631/smartkids
Core Subject : Science, Education,
1. Pengembangan 6 Aspek Perkembangan Anak Usia Dini 2. Parenting 3. Manajemen PAUD 4. Asesmen Perkembangan AUD 5. Psikologi Perkembangan AUD 6. Strategi Pembelajaran AUD 7. Pengembangan Kurikulum PAUD 8. Alat Permainan Edukatif untuk AUD 9. Media dan Inovasi Pembelajaran AUD 10. Gizi dan Kesehatan AUD 11. Anak Berkebutuhan Khusus 12. Layanan Bimbingan Konseling AUD 13. Kebijakan PAUD 14. Pendidikan Islam pada AUD 15. Isu-Isu Kekinian PAUD
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 66 Documents
PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN METODE PEMBELAJARAN MONTESSORI Titi Usnah; Wafa Syahidah; Mela Melati Soleha
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/smartkids.v5i1.123

Abstract

Kemandirian pada anak usia dini perlu dikembangkan karena kemandirian adalah salah satu tugas perkembangan anak usia dini yang dapat distimulasi dengan berbagai metode, salah satunya yaitu melalui metode pembelajaran Montessori. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan metode Montessori dalam pembentukan karakter mandiri pada anak usia dini di Safaraz Islamic Preschool. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kepala sekolah Safaraz Islamic Preschool, adapun sumber data sekundernya yaitu dari referensi buku dan jurnal yang terkait dengan pendekatan metode Montessori dan kemandirian anak usia dini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa penerapan pendekatan metode Montessori dalam pembentukan karakter mandiri anak usia dini di Safaraz Islamic Preschool sudah dilaksanakan dengan baik mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran serta dalam pembentukan karakter anak dapat melayani dirinya secara mandiri.
PERAN REWARD AND PUNISHMENT DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK Putri Salsabila; Zharifah Zahwa Daulay; Nun Zairina
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/smartkids.v5i1.124

Abstract

Peran rewards and punishmend dalam meningkatkan minat belajar anak sangatlah penting Untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang efektif dan efesien, guru harus menumbuhkan minat belajar siswa. Dengan salah satu yang harus dilakukan adalah dengan adanya reward dan punishment di sekolah sebagai wujud terjadinya proses belajar mengajar menggunakan metode reward and punishment, minat belajar siswa akan numbuh dan membantu siswa dalam bersaing secara aktif di dalam kelas. Dengan tumbuhnya minat belajar diri siswa maka tujuan pendidikan akan tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian pemberian reward dan punishment kepada siswa akan meningkatkan motivasi dan prestasi belajarnya. Karena siswa akan merasa senang dan bahagia ketika mendapat reward dari gurunya, sehingga siswa akan berusaha untuk terus melakukan kebaikan. Sebaliknya karena siswa takut mendapat punishment, maka siswa akan berusaha menghindari melakukan kesalahan dan berusaha mengikuti pembelajaran dengan baik.
PERKEMBANGAN BERBICARA ANAK USIA DINI Ade Bastia Eka Putri; Nur Arifi Kamali
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/smartkids.v5i1.131

Abstract

Perkembangan anak usia dini penting bagi orang tua ataupun guru untuk memantau dan mendampingi setiap perkembangannya, khususnya di usia 0-6 tahun atau bisa disebut dengan masa golden age. Masa ini akan memengaruhi perkembangan anak hingga mereka dewasa nanti. Salah satunya yaitu perkembangan bahasa, bahasa anak berkembang mulai dari yang sederhana menuju suatu yang rumit dalam pola yang dapat dicirikan pada setiap pribadi anak. Artikel ini menggunakan jenis library research atau penelitian kepustakaan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis data yang bersumber dari artikel, buku, majalah, koran, serta karya ilmiah lainnya. Library research ini menggunakan pendekatan yang bersifat kualitatif. Berdasarkan hasil berbagai penelitian disajikan bahwa perkembangan bahasa anak merupakan gabungan dari kegiatan sosial anak, emosi anak, kemampuan berpikir atau kognitif anak, dan fisik dan motorik anak. Perkembangan bahasa serta ciri-ciri maupun tahap-tahap dari perkembangan bahasa anak sangat penting untuk diperhatikan oleh para orang tua ataupun guru, karena bahasa anak merupakan alat komunikasi atau penghubung antara anggota masyarakat sekitar untuk menyatakan gagasan, ide-ide, dan perasaan, serta keinginan anak.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL HURUF HIJAIYAH MELALUI MEDIA PUZZLE ANAK USIA 5-6 TAHUN Fitri Praditia Zainuri; Huda Huda
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/smartkids.v5i1.141

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan menghafal huruf hijaiyah anak. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap tahapan siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini terdiri dari 15 anak, diantaranya 7 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan dari Prasiklus, Siklus I, dan Siklus II secara berturut-turut sebagai berikut: tidak ada anak yang berhasil mencapai perkembangan kemampuan menghafal huruf hijaiyah pada kegiatan Prasiklus (0%). Selanjutnya, terdapat 4 orang anak (26,6%) yang berhasil mencapai perkembangan kemampuan menghafal huruf hijaiyah pada Siklus I. 11 orang anak (73,33%) yang berhasil mencapai perkembangan kemampuan menghafal huruf hijaiyah pada siklus II. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa menggunakan media puzzle huruf hijaiyah dapat mengembangkan kemampuan menghafal huruf hijaiyah anak Usia 5-6 Tahun di Raudhatul Athfal Nurul Islam Tanjung Pasir Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi.
BERMAIN ADALAH BELAJAR BAGI ANAK USIA DINI Jamilah Sabri Sanan; Nur Afdila
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang tua tentu selalu menantikan kehadiran buah hati. Kehadiran anak tentu akan menambah kebahagiaan dalam rumah tangga. Untuk mendapatkan pendidikan yang baik, anak harus memulainya sejak usia dini bahkan saat masih dalam kandungan. Anak usia dini antara 4 sampai 6 tahun yang dikenal dengan anak usia prasekolah oleh para ahli disebut sebagai masa keemasan, karena kecerdasan pada masa ini meningkat hingga 50%. Banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk mendampingi anak usia dini. Salah satunya adalah bermain. Belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menghibur bagi anak. Bermain akan meningkatkan aspek fisik, mental, intelektual, dan spiritual anak. Mereka akan menemukan hal-hal baru yang belum pernah diketahui sebelumnya. Bermain memiliki manfaat dan pengaruh bagi anak, antara lain memperkuat fisik (tubuh) melalui gerakan otot, mengembangkan kepribadian, meningkatkan komunikasi, dan sebagainya. Jenis bermain yang dapat dilakukan adalah melalui metode bermain sosial, bermain dengan benda, dan juga bermain peran. Masing-masing metode tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun yang terpenting adalah jangan sampai memaksakan pembelajaran yang kurang baik kepada mereka, karena pada dasarnya dunia anak usia dini adalah dunia bermain, bermain sambil belajar atau metode belajar melalui bermain.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN SENSORI MOTORIK TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK CEREBRAL PALSY USIA PRAKOLAH Nurma Yuspina
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran sensori motorik terhadap perkembangan motorik halus pada anak Cerebral Palsy usia prasekolah, yang umumnya mengalami hambatan koordinasi jari, kekakuan otot, dan keterbatasan koordinasi tangan-mata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui teknik observasi dan dokumentasi untuk memperoleh data mendalam mengenai perubahan kemampuan motorik halus anak selama intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi dengan mengelompokkan temuan berdasarkan indikator seperti kemampuan mencubit, menggenggam, koordinasi tangan-mata, dan manipulasi objek kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, kemampuan motorik halus anak berada pada kategori rendah, ditandai dengan gerakan yang tidak stabil dan ketergantungan terhadap bantuan penuh. Setelah intervensi menggunakan media sensori motorik seperti manik-manik, playdough, puzzle, dan alat penjepit, terjadi peningkatan signifikan pada kekuatan jari, ketepatan gerak, fokus perhatian, motivasi, serta kemandirian anak. Intervensi juga memperbaiki integrasi sensorik dan mendukung neuroplastisitas melalui latihan berulang yang terstruktur. Secara keseluruhan, media pembelajaran sensori motorik terbukti efektif dan komprehensif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak Cerebral Palsy usia prasekolah serta memberikan dampak positif pada aspek kognitif, sosial, dan emosional mereka. Media ini direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran dan terapi yang dapat diterapkan oleh guru, terapis, maupun orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak Cerebral Palsy.
MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK USIA DINI PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Mega Setia Ningsih
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya penstimulusan dan rangsanganyang dilakukan kepada anak yang baru lahir sampai dengan usia enam tahun yangdilakukan dengan memberi rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhandan perkembangan anak, baik jasmani maupun rohani agar anak siap dalammemasuki pendidikan selanjutnya. Anak usia dini ialah kelompok yang beradadalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang bersifat unik yaitu polapertumbuhan dan perkembangan, intelegensi, sosial emosional, bahasa, dankomunikasi yang khusus sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangananak. Media dalam suatu kegiatan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yangdapat digunakan untuk menyalurkan pesan atau isi pelajaran, merangsang pikiran,perasaan, perhatian, dan kemampuan anak sehingga dapat mendorongtercapainya proses kegiatan yang di stimulus oleh guru. Penggunaan mediateknologi dapat menimbulkan dampak positif dengan kata lain pemaanfaatanmultimedia atau animasi sebagai sarana pembelajaran dan sarana seorang gurudalam melakukan proses kegiatan
MEDIA PEMBELAJARAN ADAPTIF SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS USIA DINI Risnawati
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media pembelajaran adaptif dalam meningkatkan kemandirian anak berkebutuhan khusus (ABK) usia dini. Anak berkebutuhan khusus memerlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan individual agar mampu mengembangkan potensi secara optimal, khususnya dalam aspek kemandirian. Media pembelajaran adaptif dirancang dengan mempertimbangkan perbedaan kemampuan, gaya belajar, serta hambatan yang dialami oleh anak, sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan mudah dipahami. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan anak berkebutuhan khusus usia 4–6 tahun di lembaga PAUD inklusif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran adaptif, seperti media visual konkret, alat peraga manipulatif, dan media berbasis aktivitas, mampu meningkatkan kemandirian anak dalam melakukan kegiatan sehari-hari, seperti merapikan alat belajar, mengikuti instruksi sederhana, dan menyelesaikan tugas secara mandiri. Selain itu, media pembelajaran adaptif juga membantu meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri anak. Dengan demikian, media pembelajaran adaptif dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk mendukung pengembangan kemandirian anak berkebutuhan khusus usia dini di lingkungan PAUD inklusif.
OMAR DAN HANA: PELAJARAN MORAL BERBASIS AGAMA UNTUK ANAK USIA DINI Deaga Zahra Khairunnisa; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan motorik halus dan koordinasi mata-tangan merupakan salah satu aspek krusial dalam pertumbuhan anak usia dini yang mendasari kesiapan menulis, menggambar, dan aktivitas mandiri harian. Meskipun demikian, stimulasi konvensional sering kali kurang menarik minat anak, sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Alat Permainan Edukatif (APE), secara khusus permainan seperti "Kotak Ajaib Jalur Warna-Warni" dan media manipulatif sejenis, dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini berdasarkan sintesis berbagai literatur ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dan meta-analisis terhadap hasil-hasil penelitian tindakan kelas serta eksperimen dari berbagai jurnal PAUD nasional terakreditasi. Analisis menunjukkan bahwa penggunaan media permainan edukatif berbasis warna, jalur, dan kotak manipulatif secara signifikan meningkatkan indikator motorik halus anak, seperti kelenturan jari tangan, kekuatan menggenggam, koordinasi visual-motorik, dan fokus konsentrasi anak hingga mencapai ketuntasan di atas 85% pada akhir siklus pembelajaran. Permainan edukatif yang dirancang secara visual dan motorik terbukti efektif sebagai media stimulasi perkembangan anak usia dini, sehingga disarankan bagi pendidik PAUD untuk mengintegrasikan media kreatif ini dalam kurikulum pembelajaran harian.
PENTINGNYA TEKNIK IDENTIFIKASI DAN ASESMEN PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Serli Sentiana; Siti Mariah Ulfa
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya teknik identifikasi dan asesmen dalam menentukan keberhasilan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Identifikasi dan asesmen merupakan langkah awal yang berfungsi untuk mengenali karakteristik, kemampuan, kebutuhan, hambatan, serta potensi peserta didik sehingga layanan pendidikan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi individual anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya teknik identifikasi pada anak berkebutuhan khusus, mengkaji mekanisme pelaksanaan identifikasi dan asesmen dalam pendidikan khusus, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan proses identifikasi dan asesmen, menganalisis manfaat identifikasi dan asesmen terhadap pengembangan layanan pendidikan, serta mengkaji berbagai pendekatan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas identifikasi dan asesmen. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik terkait pendidikan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi dan asesmen memiliki peran strategis dalam mendukung pengambilan keputusan pendidikan, penyusunan program pembelajaran individual, pemilihan strategi pembelajaran, serta evaluasi perkembangan peserta didik. Keberhasilan pelaksanaannya dipengaruhi oleh kompetensi guru, keterlibatan orang tua, ketersediaan instrumen, dukungan lingkungan pendidikan, dan kolaborasi dengan tenaga profesional. Kemudian penerapan pendekatan observasi, kolaboratif, multidisipliner, berbasis data, individual, dan berkelanjutan terbukti dapat meningkatkan efektivitas identifikasi dan asesmen sehingga mendukung terciptanya layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus.