cover
Contact Name
FIQI NURMANDA SARI
Contact Email
piaud@uinjambi.ac.id
Phone
+6285368281939
Journal Mail Official
smartkids.ftk@uinjambi.ac.id
Editorial Address
JL. JAMBI-MUARA BULIAN KM. 16 SIMPANG SUNGAI DUREN KEC. JAMBI LUAR KOTA KAB. MUARO JAMBI 36361
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 25812548     EISSN : 25982214     DOI : https://doi.org/10.30631/smartkids
Core Subject : Science, Education,
1. Pengembangan 6 Aspek Perkembangan Anak Usia Dini 2. Parenting 3. Manajemen PAUD 4. Asesmen Perkembangan AUD 5. Psikologi Perkembangan AUD 6. Strategi Pembelajaran AUD 7. Pengembangan Kurikulum PAUD 8. Alat Permainan Edukatif untuk AUD 9. Media dan Inovasi Pembelajaran AUD 10. Gizi dan Kesehatan AUD 11. Anak Berkebutuhan Khusus 12. Layanan Bimbingan Konseling AUD 13. Kebijakan PAUD 14. Pendidikan Islam pada AUD 15. Isu-Isu Kekinian PAUD
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 66 Documents
KARAKTERISTIK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM, PERSEKTIF PENDIDIKAN INKLUSIF: KAJIAN TUNARUNGU, TUNAGRAHITA, DAN TUNADAKSA Indah Putri; Siti Mariah Ulfa
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan paradigma pendidikan yang menjunjung pemenuhan hak belajar secara menyeluruh bagi setiap peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik tiga kelompok utama ABK, yaitu tunarungu yang mengalami hambatan fungsi pendengaran, tunagrahita yang menghadapi keterbatasan kapasitas intelektual, serta tunadaksa yang mengalami hambatan pada aspek fisik dan motorik, dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kelompok ABK memiliki kekhasan yang menuntut penyesuaian kurikulum, penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dalam perspektif Islam, terdapat penegasan mengenai kewajiban mewujudkan pendidikan yang adil dan setara bagi seluruh individu tanpa memandang kondisi maupun latar belakangnya. Dengan demikian, pemahaman komprehensif terhadap karakteristik ABK menjadi landasan esensial dalam membangun pendidikan inklusif yang berkualitas, humanis, dan berkeadilan secara substantif.
PENERAPAN METODE MENJIPLAK (TRACKING) UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK Mardiana Mardiana; huda huda; Achmad Fadlan
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun melalui permainan menjiplak. Penelitian dilaksanakan di TK Buah Hati As'ad Kuala Keritang dengan subjek penelitian adalah kelompok A yang berjumlah 15 anak. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK) model John Elliott yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode penelitian tindakan kelas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus melalui permainan menjiplak huruf dan gambar pada anak usia 5-6 tahun di TK Buah Hati As'ad Kuala Keritang. Hal ini terbukti dari hasil observasi yang menunjukkan peningkatan bertahap. Pada pra siklus diperoleh persentase sebesar 30%, kemudian pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 60%. Meskipun terjadi peningkatan, hasil tersebut belum mencapai target yang diharapkan sehingga dilanjutkan pada siklus II. Hasil observasi siklus II menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan persentase 86,66%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada siklus II berhasil dengan baik dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui permainan menjiplak.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DAN INOVASI HUMAS DALAM MENINGKATKAN REPUTASI SERTA PENERIMAAN SISWA BARU Intan Nurainy Astri Soeripto; Melati Rahayu Nugrahani; Fetty Ernawati
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen hubungan Masyarakat (humas) memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi antara lembaga pendidikan dengan masyarakat serta para pemangku kepentingan. Humas berfungsi membangun hubungan yang harmonis,menyampaikan informasi secara efektif,serta membentuk citra positif lembaga pendidikan di mata publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen humas dalam meningkatkan hubungan antara sekolah dan masyarakat serta dalam mendukung kegiatan promosi lembaga pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen humas yang baik dapat memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat, meningkatkan minat calon peserta didik, serta memperkuat kerja sama antara sekolah dan orang tua. Selain itu, strategi komunikasi yang efektif dan pemilihan media yang tepat menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan humas. Dengan demikian,manajemen humas yang terencana dan teroganisir dapat membantu meningkatkan kualitas serta daya saing lembaga pendidikan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN DI TAMAN KANAK-KANAK Yulanda Yulanda; Fiqi Nurmanda Sari; Husin Husin
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini dengan menggunakan media boneka tangan. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbahasa anak akibat penggunaan alat peraga pembelajaran yang kurang menarik dan monoton. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 orang anak kelas A (usia 4–5 tahun) di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Kota Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan target keberhasilan klasikal sebesar 76%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa anak yang signifikan pada setiap tahapan. Nilai rata-rata kemampuan berbahasa anak pada kondisi Pra-Siklus hanya sebesar 28,125%. Setelah diberikan tindakan, rata-rata performa anak meningkat pada Siklus I Pertemuan ke-1 menjadi 42,9%, Siklus I Pertemuan ke-2 menjadi 55%, Siklus II Pertemuan ke-1 menjadi 75%, dan mencapai puncaknya pada Siklus II Pertemuan ke-2 sebesar 87,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan media boneka tangan efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN DI TAMAN KANAK-KANAK Shamila Anisa Putri; Siti Mariah Ulfah; Fiqi Nurmanda Sari
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini dengan menggunakan media boneka tangan. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbahasa anak akibat penggunaan alat peraga pembelajaran yang kurang menarik dan monoton. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 orang anak kelas A (usia 4–5 tahun) di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Kota Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan target keberhasilan klasikal sebesar 76%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa anak yang signifikan pada setiap tahapan. Nilai rata-rata kemampuan berbahasa anak pada kondisi Pra-Siklus hanya sebesar 28,125%. Setelah diberikan tindakan, rata-rata performa anak meningkat pada Siklus I Pertemuan ke-1 menjadi 42,9%, Siklus I Pertemuan ke-2 menjadi 55%, Siklus II Pertemuan ke-1 menjadi 75%, dan mencapai puncaknya pada Siklus II Pertemuan ke-2 sebesar 87,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan media boneka tangan efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini.
ANALISIS SOSIAL EMOSIONAL DAN MORAL DALAM SERIAL ANIMASI BING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Roro Jenarsih; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai sosial, emosional, dan moral yang terkandung dalam serial animasi Bing episode “Pesta Mainan”, “Bukan Milikmu” dan “Ucapkan Selamat Tinggal”, serta mengkaji potensinya sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa dialog dan adegan yang memuat indikator sosial, emosional, dan moral dalam ketiga episode tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serial animasi Bing mengandung berbagai nilai sosial berupa kerja sama, interaksi sosial, empati, dan kepedulian terhadap orang lain. Nilai emosional yang ditemukan meliputi kemampuan mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi serta menghadapi perpisahan. Adapun nilai moral yang muncul mencakup kejujuran, tanggung jawab, menghargai hak milik orang lain, meminta maaf, memaafkan, dan mematuhi aturan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa serial Bing memiliki potensi sebagai media pembelajaran sosial, emosional, dan moral karena menyajikan konflik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak serta menampilkan proses belajar melalui pengalaman dan pendampingan orang dewasa.