cover
Contact Name
Wilarso
Contact Email
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Phone
+628119202134
Journal Mail Official
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Jl. Anggrek No.25, Perum. PTSC, Kec. Cileungsi, Kab. Bogor, Jawa Barat 16820
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
ISSN : 27223469     EISSN : 27224740     DOI : https://doi.org/10.37373/jenius.v1i2
Logistik dan Manajemen Rantai Pasokan, Desain Produk dan Produk Ramah Lingkungan, Sistem Produksi, Sistem Industri Produktivitas, Rekayasa Kualitas, Lean Manufacturing, Ergonomi, Rekayasa Faktor Manusia, Manajemen Evaluasi Kinerja, Analisis Keputusan, Manajemen Proyek, Keandalan, Optimalisasi Proses, Pemodelan Sistem, Sistem dan Manajemen Maintenance, Rekayasa Fasilitas Layout, Riset Operasi.
Articles 99 Documents
Analisis paket damage dan perbaikan kualitas produk pada jasa logistik menggunakan metode PDCA Dan FMEA (Studi Kasus: PT Ninja Xpress) Hendrik Hidayat; Muhendra, Rifki; Oki Widhi Nugroho
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 4 No 2 (2023): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v4i2.669

Abstract

Permasalahan yang dapat menurunkan kualitas layanan dan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan logistik adalah kerusakan paket pengiriman. PT Ninja Xpress memiliki rata-rata kerusakan paket (damage) lebih dari yang ditetapkan oleh perusahaan. Pada penelitian ini dilakukan analisis paket damage dan perbaikan kualitas produk pada jasa logistik menggunakan metode PDCA dan FMEA. Adapun tahapan yang dilakukan pada penelitian ini antara lain analisis 7 Tools, menentukan faktor-faktor Penyebab Paket Damage, Brainstorming, analisis FMEA, Usulan perbaikan menggunakan 5W+1H, pelaksanaan perbaikan, analisis dan evaluasi perbaikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata paket damage setelah implementasi perbaikan adalah 2 % atau turun sebesar 5% dari sebelumnya. Penelitian ini memberikan rangkaian analisis dan solusi yang tepat dan dapat dipertimbangkan oleh perusahaan untuk dilaksanakan guna perbaikan proses bisnis
Penentuan kriteria guru mata pelajaran produktif pada sekolah menengah kejuruan dengan metode analytic hierarchy process Hidayat, Taufik; Yayan Saputra
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 4 No 2 (2023): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v4i2.479

Abstract

Data Badan Pusat Statistik tahun 2018 menunjukkan bahwa saat ini lulusan SMK menempati posisi pertama Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) atau yang tertinggi dibanding tingkat pendidikan yang lain yaitu sebesar 11,24 persen. Salah satu kendala mengapa lulusan SMK masih banyak yang menganggur adalah kompetensi lulusan yang belum sesuai dengan yang diinginkan oleh Dunia Usaha Dunia Industri (DU/DI). Peningkatan kompetensi lulusan sangat berkaitan erat dengan kondisi tenaga pendidik. Penelitian ini untuk mengidentifikasi kriteria yang diperlukan untuk menjadi seorang guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang kompeten. Dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dihasilkan Kriteria kompetensi sosial memiliki nilai bobot 0,61 lebih tinggi dibanding tiga kompetensi lainnya dengan dengan sub kompetensi yang paling tinggi adalah S1 yaitu Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik memiliki nilai bobot 0,41
Analisis beban kerja pada kitting medium part dengan metode work force analysis Agnes Febby Lestari; Kristanto Mulyono; Susiyanti, Susiyanti Nurjanah; Miftahul Imtihan
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 4 No 2 (2023): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v4i2.629

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aset terpenting dalam menjalankan aktivitas perusahaan. Dalam mencapai target perusahaan, berbagai cara dilakukan yaitu dengan cara memotivasi dan memaksimalkan potensi pada masing-masing individu. Beban kerja merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi tingkat keberhasilan pada perusahaan, dengan dilakukan analisis beban kerja merupakan proses untuk menetapkan jumlah jam kerja orang yang digunakan atau dibutuhkan untuk merampungkan pekerjaan dalam waktu tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktifitas proses perakitan pada operator kitting medium part. Adapun metode yang digunakan adalah Work load Analysis & Work Force Analysis. Hasil perhitungan dengan metode WLA diperoleh nilai sebesar 2.401 dibulatkan menjadi 3 dan nilai tersebut memiliki arti bahwa beban kerja berlebih yang diterima oleh tenaga kerja. Untuk hasil perhitungan beban kerja dengan metode WFA diperoleh nilai 2.558 dibulatkan menjadi 3 dan nilai tersebut memiliki arti bahwa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan adalah 3 orang. Disimpulkan bahwa perlu ditambahkan 1 tenaga kerja secara existing, sehingga total tenaga kerja menjadi 3 orang, agar tidak terjadi beban kerja berlebih di kitting medium part departemen logistik.
Analisis Potensi Kecelakaan Kerja di Area Mesin Ring Frame Menggunakan Metode HIRADC Pada PT. XYZ Assyifa Sya'bani; Dene Herwanto
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 4 No 2 (2023): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v4i2.711

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin maju dan kemajuan teknologi digunakan dalam dunia industri untuk mendukung kegiatan produksi. Penggunaan teknologi berupa alat dan mesin dapat menimbulkan potensi bahaya bagi para pekerja jika tidak digunakan dengan baik. Kecelakaan kerja dapat terjadi karena setiap tempat kerja memiliki potensi dan risiko. Dengan demikian penanganan terkait keselamatan dan kesehatan kerja harus ditangani secara serius oleh pihak manajemen perusahaan. Salah satu caranya adalah dengan mengidentifikasi risiko dari potensi bahaya yang terdapat ditempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi risiko bahaya dan menilai risiko yang ada di PT. XYZ. Dalam proses mencapai tujuan tersebut digunakan salah satu metode dalam analisis K3 yaitu Hazard Identification, Risk Assesment and Determining Control (HIRADC). Hasil yang diperoleh dari proses analisis tersebut diketahui terdapat 16 jenis aktivitas yang diamati di area mesin ring frame yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Dari pengamatan terhadap aktivitas tersebut dapat diidentifikasikan terdapat 25 potensi bahaya. Hasil analisis risiko yang teridentifikasi sebanyak 25 potensi bahaya yang terdiri dari beberapa level risiko. Dari 25 risiko tersebut 8 berada pada kategori very low, 1 pada kategori low, 9 pada kategori medium, 6 pada kategori high, dan pada kategori very high sebanyak 1 aktivitas. Dari potensi risiko tersebut, upaya pengendalian yang dapat dilakukan seperti penerapan SOP pada setiap proses, kebijakan terkait penggunaan APD yang lengkap, serta pengecekan kondisi dan umur mesin secara berkala untuk dapat mengurangi potensi bahaya yang ada.
Perancangan Model Penanganan Sampah Kota Bekasi Nonistantia
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 3 No 1 (2022): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v3i1.228

Abstract

Secara astronomi, Kota Bekasi terletak antara 106o48'28"–107o27'29" Bujur Timur dan 6o10'6"–6o30'6" Lintang Selatan, dan memiliki luas wilayah sekitar 210,49 km2 dengan batas-batas wilayah administrasi terdiri atas DKI Jakarta, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Dalam buku Kota Bekasi dalam angka Tahun 2018, jumlah penduduk sebesar 2.436.577 jiwa, hal ini menunjukkan peningkatan 2,45% dari tahun 2017. Ancaman yang berpeluang yakni lingkungan yang tidak sehat, tersumbatnya drainase kota dan aliran sungai yang memberikan dampak fatal yaitu banjir. Tujuan yang ingin dicapai yaitu menata sistem penanganan sampah sehingga mengurangi resiko banjir. Metode yang digunakan adalah merancang sistem bank sampah dan kegiatan pengangkutan sampah dan sedimen saluran (kegiatan pematusan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pematusan sepanjang 796 m per-hari atau 23.871 km per-bulan perlu dilakukan oleh dinas teknis DBMSDA Kota Bekasi. Disimpulkan bahwa perancangan model penanganan sampah-sedimen secara sinergi baik masyarakat dari RT-RW yang berkoordinasi dengan dinas terkait dalam sistem pemerintahan Kota Bekasi, mampu mengurangi terjadinya resiko banjir
Application of the hazard identification risk assessment and risk control method in the welding frame body process (a case study in indonesian company) Qamarani, Awanis Shabrina; Vikaliana, Resista
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 5 No 1 (2024): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v5i1.457

Abstract

PT X is an Indonesian manufacturing industry company that manufactures, assembles and distributes motorcycles, which was established in 1971. PT X uses machinery and heavy equipment in its production process, and accidents can occur during the process. Therefore, this study aims to identify potential hazards, analyze the level of risk and risk control and provide recommendations for control measures that can be applied by PT X, especially in the welding frame body process. By using the Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) method. The results of this study indicate that there are 19 potential hazards and 19 risks, where the level of risk in the extreme category is 2, the high category is 6, the medium category is 8, and the low category is 3. Based on the risk control implemented by PT X, it can reduce the level extreme category risk from 2 to 0, high category from 6 to 0, medium category from 8 to 5, and increases the level of low risk category from 3 to 14. Risk control recommendations that can be implemented by PT X in order to reduce the level of risk is by replacing cotton gloves to leather gloves, using a double mask, changing welding goggles to a welding mask, and using a leather apron.
Manual material handling analysis using biomechanics at repair department workers Chandra, Huki
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 4 No 1 (2023): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v4i1.498

Abstract

The use of manual labor in production process activities in a company is still required, especially in the process of moving materials or products to the next workstation. This activity is often referred to as Manual Material Handling (MMH). Lifting weights that are not according to standards and MMH activities that are not properly carried out by workers have a risk of accidents and diseases such as low back pain. The analysis used in this study is using biomechanical calculations. Based on the load and lifting posture carried out by the worker, it resulted in 3,885 N of compression force, it can be concluded that the lifting level is included in the cautious category. Through the same calculation, it is obtained that the maximum load that may be lifted in the safe category is 11.28 kg. Lifting with two hands can reduce the load on Fc L5/S1 to 2,423 N, this can be done by changing the diameter of the two-handle bucket
Penilaian risiko postur pekerja di PT. TAM dengan metode rapid upper limb assessment Armanda, Mohamad Ravy; Sukanta
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 4 No 1 (2023): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v4i1.523

Abstract

Cedera ergonomi merupakan cedera yang dikarenakan tidak sesuainya antara alat kerja dengan pekerja. Postur tubuh yang kurang baik saat berinteraksi dengan alat kerja dan bahan produksi juga dapat menimbulkan cedera ergonomi yang akan mempengaruhi produktivitas pekerja. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah RULA dengan kuesioner Nordic body map. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keluhan sakit yang dialami pekerja, kondisi risiko postur kerja, dan upaya perbaikan atau rekomendasi postur kerja pada karyawan operator PT. TAM. Hasil dari perhitungan metode RULA dapat dinilai bahwa Grand score pada operator Icha sebesar 4 menandakan memerlukan tindakan dan investigasi dalam jangka waktu kedepan dengan harapan kecil kemungkinan mengalami kelelahan atau cedera. Melalui perhitungan metode RULA. Maka, direkomendasikan untuk melakukan kegiatan berdiri serta sering melakukan pergerakan yang membuat tubuh bisa lebih rileks dan nyaman, sehingga tubuh tidak mengalami kelelahan saat duduk atau mengoperasikan komputer dalam waktu yang lama dan tidak menimbulkan cedera atau kelelahan ergonomi
Peningkatan kualitas metal packaging cookies dengan metode six sigma pada proses can making di PT XYZ Agustina Dwiyanti; Jonny
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 4 No 1 (2023): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v4i1.526

Abstract

PT XYZ memiliki voice of the customer periode Februari 2022- April 2022 sebanyak 110.167 produk dikembalikan oleh customer dan 244.175 produk hold di proses can making SLC dari total produksi 3.582.967 produk atau setara dengan level sigma 4,23 dibandingkan dengan kompetitif yang memiliki level sigma 4,27. Sehingga tujuan penelitian dilakukan perbaikan dengan mengidentifikasi permasalahan kualitas, mengukur kinerja proses saat ini, menganalisis akar penyebab dari permasalahan, menerapkan perbaikan dalam meminimalisir permasalahan kualitas dan menerapkan SOP pengendalian kualitas untuk meningkatkan target six sigma. Dengan penerapan metode six sigma menghasilkan jenis cacat metal packaging cookies yang terjadi pada proses produksi can making SLC disebabkan oleh fitting test loose. Akar permasalahan karena kekurangan manpower, material rework, BBL outspec, ukuran notching bervariasi, notching 4 sisi, toleransi go nogo body terlalu besar ± 0.05. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan SOP terbaru dengan standard diameter go nogo body pada step 3 yaitu 148,90 ± 0.02 mm, pergantian caliper manual ke digital agar BBL tidak mengalami outspec, membuat jig notching untuk mencegah ukuran notching yang bervariasi dan tekukan sudut notching 1-2 sisi. Perbaikan dilakukan mempengaruhi tingkat sigma menjadi 4,65 dan four block diagram menunjukkan area dengan kontrol dan penggunaan teknologi yang baik
Pengukuran kinerja karyawan menggunakan metode behaviorally anchored rating scales dan management by objective (Studi Kasus: AHASS Honda Service Lhokseumawe) Sri Meutia; Bakhtiar; Akbar, Akbar Velayati
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 5 No 1 (2024): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v5i1.606

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh, AHASS Honda Service Lhokseumawe mengalami penurunan pelanggan dari tahun 2018 hingga tahun 2021 tentu hal ini sangat mempengaruhi pendapatan bengkel. Untuk mengetahui hal-hal apa saja yang berhubungan dengan kualitas pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan AHASS Honda Service Lhokseumawe. Metode BARS bisa mengatasi masalah penilaian kinerja karyawan yang cenderung subjektif. Sedangkan, metode MBO membantu AHASS dalam mencapai target kinerja karyawan dan perusahaan akan standart dan feedback dalam penilaian kinerja. Hasil score penilaian kinerja karyawan berdasarkan metode Behaviorally Anchored Rating Scale (BARS) untuk karyawan 1 sebesar 412.5 (Baik), karyawan 2 sebesar 420 (Baik), karyawan 3 sebesar 415 (Baik), karyawan 4 sebesar 419.5 (Baik), karyawan 5 sebesar 424 (Sangat Baik), karyawan 6 sebesar 393 (Baik), karyawan 7 sebesar 381 (Baik). Sasaran yang menjadi tujuan perusahaan berdasarkan metode Management by Objectives adalah kenaikan jumlah pelanggan per-hari yaitu 30 pelanggan per-hari, ketepatan waktu dalam perbaikan kendaraan yaitu ≥10%, meminimalisir tingkat kesalahan dalam bekerja yaitu ≤5%, meminimalisir jumlah keluhan pelanggan ≤10 pelanggan, dan memastikan ketersediaan serta akurasi sparepart yang datang yaitu dengan meminimalisir kelalaian ≤5% dan mendekati minimal stock yaitu 100% tingkat akurasi. Dengan menggunakan kedua metode ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang ada pada AHASS Honda Service Lhokseumawe, hingga akhirnya AHASS Honda Service Lhokseumawe bisa memaksimalkan kembali jumlah kedatangan pelanggan.

Page 6 of 10 | Total Record : 99