cover
Contact Name
Wilarso
Contact Email
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Phone
+628119202134
Journal Mail Official
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Jl. Anggrek No.25, Perum. PTSC, Kec. Cileungsi, Kab. Bogor, Jawa Barat 16820
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
ISSN : 27223469     EISSN : 27224740     DOI : https://doi.org/10.37373/jenius.v1i2
Logistik dan Manajemen Rantai Pasokan, Desain Produk dan Produk Ramah Lingkungan, Sistem Produksi, Sistem Industri Produktivitas, Rekayasa Kualitas, Lean Manufacturing, Ergonomi, Rekayasa Faktor Manusia, Manajemen Evaluasi Kinerja, Analisis Keputusan, Manajemen Proyek, Keandalan, Optimalisasi Proses, Pemodelan Sistem, Sistem dan Manajemen Maintenance, Rekayasa Fasilitas Layout, Riset Operasi.
Articles 99 Documents
Analisis peramalan kebutuhan bahan baku untuk optimalisasi proses produksi di PT. PKC Kelvin Ekalala; Nadia Fasa
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1874

Abstract

Industri pupuk nasional menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan bahan baku yang stabil, khususnya clay, yang memiliki pola konsumsi berfluktuasi dari tahun ke tahun. Kondisi ini menimbulkan risiko kelebihan maupun kekurangan stok yang berdampak pada efisiensi rantai pasok dan keberlangsungan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode peramalan yang paling akurat dalam memprediksi kebutuhan bahan baku clay di PT. PKC dengan membandingkan metode Single Moving Average (SMA) dan Double Moving Average (DMA). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif studi kasus menggunakan data sekunder berupa catatan historis konsumsi bulanan clay periode Januari 2022 hingga Desember 2024. Analisis akurasi dilakukan dengan tiga ukuran kesalahan, yaitu Mean Absolute Percentage Error (MAPE), Mean Absolute Deviation (MAD), dan Mean Squared Error (MSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode 5-SMA menghasilkan tingkat kesalahan yang lebih kecil dibandingkan 5-DMA, dengan nilai MAPE sebesar 34,185% yang termasuk kategori cukup baik. Hal ini membuktikan bahwa metode 5-SMA lebih sesuai digunakan untuk meramalkan kebutuhan clay karena mampu memberikan hasil yang lebih stabil dan mendukung perencanaan persediaan yang efisien. Dengan demikian, penerapan metode ini dapat membantu perusahaan dalam mengurangi risiko ketidakseimbangan stok serta memastikan kelancaran proses produksi secara berkelanjutan.
Analisis kecelakaan kerja dengan metode hazard and operability study dan job safety analysis pada pekerjaan plumbing Syahreen Nurmutia; Wibawa Prasetya; Wanto Sarwoko; Wahyu Wahyu
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1889

Abstract

Kecelakaan kerja yang terjadi akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan maupun bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, seperti kehilangan anggota tubuh, atau bahkan kematian. Penerapan kesehatan dan keselamatan kerja harus diterapkan pada setiap sektor pekerjaan proyek, karena pekerjaan proyek potensi memiliki risiko bahaya yang menyebabkan cidera bagi para pekerjanya ataupun kerusakan pada material yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kecelakaan kerja pada pekerjaan plumbing di PT. ABC dengan menerapkan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) dan Job Safety Analysis (JSA). Metode JSA digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, sedangkan HAZOP digunakan untuk menilai tingkat risiko melalui parameter likelihood dan consequences. HAZOP dan JSA dipilih karena merupakan pendekatan komprehensif dalam pengendalian risiko kecelakaan, baik dari sisi teknis (proses) maupun operasional (manusia). Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga kategori risiko, yaitu risiko ekstrim (15%), risiko tinggi (60%), dan risiko sedang (25%). Setelah penerapan upaya pengendalian, tingkat risiko dapat diminimalkan secara signifikan. Risiko ekstrim dan risiko tinggi mengalami penurunan bahkan sampai nol. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti seperti masker, sarung tangan, safety shoes dan pelindung mata sangat dianjurkan. Selain itu, pelatihan keselamatan, serta pengawasan ketat dalam upaya mencapai zero accident di proyek konstruksi juga sangat diperlukan.
Optimasi tata letak gudang ekspor menggunakan metode association rules dengan Algoritma Apriori Muhammad, Fajar; Spalanzani, Widya; Supratman, Jasan
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1841

Abstract

Efisiensi proses pencarian barang merupakan faktor krusial dalam kinerja gudang, khususnya pada aktivitas ekspor yang menuntut kecepatan dan ketepatan distribusi. PT XYZ masih mengalami permasalahan penataan barang di gudang ekspor, sehingga waktu pencarian sering melampaui standar ideal 15 menit per produk. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional gudang ekspor di PT XYZ melalui penerapan metode Association Rules menggunakan algoritma Apriori. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah penataan barang yang belum optimal, sehingga waktu pencarian barang sering melebihi standar ideal 15 menit per produk. Data transaksi ekspor selama Januari–Maret 2024 dianalisis untuk mengidentifikasi pola keterkaitan antar produk yang sering muncul secara bersamaan dalam satu transaksi. Melalui perhitungan nilai support dan confidence, ditemukan beberapa kombinasi produk dengan hubungan kuat, seperti Swatches ⇒ Dokumen dan Cranial ⇒ Wigs Human Hair, dengan nilai confidence mencapai 100%. Hasil analisis ini digunakan sebagai dasar dalam perancangan ulang tata letak gudang menggunakan perangkat lunak AutoCAD, dengan pembagian zona penyimpanan berdasarkan tingkat asosiasi produk. Evaluasi terhadap tata letak usulan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi rata-rata waktu pencarian sebesar 25–30%, dengan waktu rata-rata menurun dari 14,95 menit menjadi 11,11 menit. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis data melalui algoritma Apriori dapat digunakan sebagai alat pengambilan keputusan yang efektif dalam pengelolaan gudang, khususnya untuk meningkatkan efisiensi pencarian, mempercepat proses distribusi, dan mendukung kelancaran kegiatan ekspor perusahaan.
Pengendalian persediaan auxiliary material (plastik embosse) menggunakan metode activity based cost dan economic order quantity di PT. XYZ Agus Mulyono; Aod Abdul Jawad
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1865

Abstract

Permasalahan yang terjadi terdapat selisih sebesar 11.120 roll antara jumlah stok yang tersedia dan permintaan aktual pelanggan. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain lemahnya sistem pengendalian stok, kesalahan pencatatan data, kurangnya perhitungan safety stock, dan belum adanya prioritas klasifikasi persediaan berdasarkan nilai ekonomis. Adanya permasalahan tersebut perlu dilakukan perencanaan dan pengendalian produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan plastik embosse di PT. XYZ guna meminimalkan selisih antara permintaan dan ketersediaan stok yang berdampak pada efisiensi biaya dan kelancaran operasional. Ketidaksesuaian stok yang terjadi disebabkan oleh lemahnya sistem pengendalian, tidak akuratnya pencatatan data, serta belum adanya prioritas klasifikasi persediaan berdasarkan nilai ekonomis. Metode yang digunakan adalah Activity Based Costing (ABC) untuk mengklasifikasikan produk berdasarkan kontribusi nilai terhadap total biaya persediaan, dan Economic Order Quantity (EOQ) untuk menentukan jumlah pemesanan paling efisien. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi perusahaan, kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori A pada metode ABC menyumbang 53% dari total nilai permintaan pelanggan. Penerapan metode EOQ menurunkan frekuensi pemesanan dari 45 menjadi 33 kali per tahun serta mengurangi total biaya persediaan dari Rp 2.361.333 menjadi Rp 2.244.140 atau turun sebesar 5%. Penerapan metode ABC dan EOQ terbukti meningkatkan efektivitas pengendalian persediaan dan efisiensi biaya.
Pengembangan alat peraga logistik terintegrasi untuk optimalisasi pembelajaran praktikum mahasiswa Rohmat Setiawan; Nensi Yuselin; Indra Setiawan; Noviani Putri Sugihartanti; Pengki Mulyanto; Muhammad Syafiq
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1912

Abstract

Pemahaman yang kurang mendalam terkait alur kerja manufaktur dan rantai pasok serta keterbatasan dalam mengaitkan teori dengan praktik lapangan menjadi permasalahan yang harus segera diatasi. Observasi awal menunjukkan bahwa hasil pembelajaran yang diperoleh oleh mahasiswa kurang maksimal, dimana hanya sebagian kecil mahasiswa yang dapat memahami konsep secara komprehensif dan terlibat aktif dalam diskusi serta penyelesaian masalah terkait logistik manufaktur. Warehouse management system merupakan suatu software yang dirancang untuk mendukung permasalahan tersebut dimana digunakan untuk mengelola dan mengendalikan proses yang terjadi di dalam rantai pasok. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan alat peraga praktikum logistik terintegrasi untuk menunjang pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah learning factory dengan metode deskriptif kualitatif dimulai dari perancangan, implementasi dan tahap uji coba. Melalui pengembangan alat peraga ini diharapkan dapat mempermudah dalam monitoring persediaan barang di gudang, sekaligus prosesnya lebih efektif dan efisien. Alat peraga dan sistem diharapkan beroperasi sesuai tujuan pembuatannya yaitu dapat memudahkan mahasiswa dalam memahami alur proses, hubungan antar komponen, serta dinamika sistem yang dipelajari. Hasil ini juga membuat kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta kerja sama tim menjadi lebih meningkat. Lulusan sarjana terapan teknologi rekayasa logistik diharapkan nantinya mempunya karakter yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi yang siap bekerja di bidang logistik manufaktur sesuai dengan perkembangan industri 4.0
Optimalisasi tata letak fasilitas produksi trolley untuk meningkatkan efisiensi produksi menggunakan metode systematic layout planning Puput Rahmawati; Indra Setiawan; Setiawan
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1957

Abstract

Seiring meningkatnya permintaan produksi troli plat di Perusahaan Trolley Manufacturing, efisiensi tata letak fasilitas menjadi salah satu tantangan utama untuk menjaga kelancaran aliran material dan pemanfaatan ruang kerja. Layout yang diterapkan saat ini belum optimal karena pola aliran proses tidak terintegrasi dan jarak perpindahan material masih cukup jauh, sehingga menimbulkan pemborosan waktu dan tenaga. Penelitian ini dilakukan untuk merancang ulang tata letak fasilitas produksi dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional melalui metode Systematic Layout Planning (SLP). Pendekatan ini mencakup analisis hubungan antar area, perhitungan kebutuhan ruang, serta penyusunan rancangan tata letak baru yang kemudian dibandingkan dengan kondisi eksisting. Aplikasi BlockPlan dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam menyusun tata letak area kerja secara efisien berdasarkan tingkat kedekatan hubungan antar stasiun. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Layout 1 menjadi alternatif terbaik karena memperoleh skor tertinggi pada seluruh kategori. Tata letak usulan mampu memperpendek jarak perpindahan material, mengurangi waktu tempuh antar proses, serta memperlancar aliran kerja di area produksi. Penerapan layout baru ini berpotensi meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya material handling, dan mendukung sistem produksi yang lebih produktif serta ergonomis. Penelitian ini juga memberikan kontribusi praktis bagi manajemen dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan fasilitas dan strategi peningkatan kinerja produksi.
Analisis penerapan key performance indicator berbasis balanced scorecard dalam menilai kinrja karyawan pada PT. XYZ Rizky Wahyudin; Ade Momon; Mahendra Aditya Artamonova
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1959

Abstract

Dalam menghadapi era industri yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut untuk mengelola sumber daya manusia (SDM) secara optimal guna mencapai tujuan strategis organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Key Performance Indicator (KPI) berbasis Balanced Scorecard (BSC) dalam sistem penilaian kinerja karyawan di PT XYZ. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan deskriptif, melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen di divisi Human Resource & General Affairs (HR&GA). Matriks KPI disusun berdasarkan empat perspektif utama BSC, yaitu finansial, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan KPI berbasis BSC mampu memberikan gambaran kinerja yang lebih objektif, terukur, dan menyeluruh. Pada perspektif finansial, perusahaan berhasil meningkatkan efisiensi biaya operasional. Perspektif pelanggan menunjukkan adanya peningkatan konsistensi penerapan budaya kerja 5S. Sementara itu, dari sisi proses bisnis internal, indikator produktivitas dan keselamatan kerja menjadi dasar pengendalian kinerja operasional. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menegaskan pentingnya inovasi serta peningkatan kompetensi karyawan melalui pelatihan dan sertifikasi. Secara keseluruhan, penerapan KPI berbasis BSC di PT XYZ memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja individu dan organisasi, mendorong budaya kerja yang disiplin, inovatif, serta berorientasi pada hasil yang berkelanjutan.
Analisis pemeliharaan berbasis risiko pada lox tanker fill pump dengan integrasi FMEA–RCM Ahmad Ubaidis Sholihin; Deny Andesta; Efta Dhartikasari Priyana
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1982

Abstract

Sistem kriogenik memegang peranan vital dalam industri gas karena berfungsi menjaga kestabilan penyimpanan serta distribusi fluida pada suhu dan tekanan ekstrem. Kegagalan peralatan pada sistem ini tidak hanya berpotensi menghambat proses produksi dan menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga dapat mengancam keselamatan operator serta lingkungan akibat potensi kebocoran fluida bertekanan tinggi. Salah satu peralatan utama di PT Air Products Indonesia adalah Liquid Oxygen (LOX) tanker fill pump, yang berfungsi untuk memindahkan oksigen cair dari tangki penyimpanan menuju kendaraan distribusi. Unit ini kerap mengalami gangguan pada komponen mechanical seal, yang menjadi penyebab utama kebocoran dan downtime produksi. Penelitian ini menerapkan integrasi metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk menyusun strategi pemeliharaan berbasis risiko yang terukur dan efektif. FMEA digunakan untuk mengidentifikasi serta menilai potensi mode kegagalan berdasarkan tingkat keparahan, frekuensi kejadian, dan kemampuan deteksi, sementara RCM digunakan untuk menentukan jenis pemeliharaan paling sesuai berdasarkan konsekuensi kegagalan dan tingkat kritikalitas komponen. Kombinasi kedua metode ini memungkinkan penyusunan kebijakan pemeliharaan yang lebih sistematis, efisien, dan berfokus pada peningkatan keandalan peralatan. Hasil analisis FMEA menunjukkan bahwa komponen mechanical seal memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) sangat tinggi sebesar 576, disebabkan oleh kombinasi tingkat keparahan yang tinggi, frekuensi kejadian berulang, serta kesulitan dalam deteksi dini. Faktor penyebab utama mencakup keausan material, kontaminasi fluida pelumas, dan kesalahan dalam proses pemasangan. Berdasarkan logika keputusan RCM, strategi pemeliharaan yang disarankan adalah Condition-Based Maintenance (CBM) dengan interval inspeksi setiap tiga bulan dan penggantian mechanical seal menjadi dry seal yang memiliki umur pakai lebih panjang. Implementasi strategi ini diproyeksikan mampu menurunkan frekuensi kerusakan hingga dua kali per tahun, meningkatkan nilai availability sistem menjadi 99,45%, serta menekan biaya perawatan darurat. Selain itu, peningkatan sistem pemantauan tekanan dan vibrasi secara berkala turut memperkuat aspek keselamatan kerja karena risiko kebocoran oksigen cair bertekanan tinggi dapat diminimalkan. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi FMEA dan RCM efektif dalam mengoptimalkan keandalan, efisiensi biaya, dan keselamatan operasional pada sistem kriogenik industri gas modern.
Perancangan sistem informasi manajemen untuk pengawasan kinerja K3 pada proyek konstruksii Turseno, Andi; Apriyani, Apriyani; Pribadi, Agustinus Yunan; Nugroho, Oki Widhi; Lestari, Tarisa Mawar
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1983

Abstract

Proyek konstruksi dalam pelaksanaannya mempunyai banyak risiko kecelakaan kerja mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar. Risiko kecelakaan ini perlu adanya mitigasi secara menyeluruh dari faktor manusia, mesin, metode, material dan lingkungan. Salah satu penyebab terjadi kecelakaan diantaranya pekerja kurang menyadari akan pentingnya menggunakan APD. Sehingga masih sering ditemukan pelanggaran persyaratan K3 yang dilakukan oleh pekerja walaupun sudah menerapkan SMK3. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur dan memantau penerapan K3 pada proyek konstruksi serta menyusun dashboard performa K3 yang menampilkan kondisi kepatuhan terhadap persyaratan kerja aman. Metode penelitian ini adalah menggunakan gap analisis pada pendekatan dashboard pengendalian K3. Hasil penelitian ini pada penerapan K3 proyek konstruksi pada dashboard dengan nilai 82,14%, yang berarti pekerja atau organisasi siap mematuhi standar persyaratan K3. Pada pengukuran dan pemantauan K3 pada proyek konstruksi telah didapatkan jumlah pelanggar K3 sebanyak 5 dari total 28 orang jumlah pekerja. Pelanggaran kerja yang berawal dari 50% menjadi 17,86%, karena dengan adanya dashboard K3 ini para pekerja lebih meningkat kedisiplinan dan ketepatan kerjanya daripada sebelumnya. Dashboard K3 berupa hasil pertanyaan terkait persyaratan kerja aman seperti, penggunaan APD, peralatan, material, prosedur atau pengendalian, serta lingkungan kerja, sehingga proyek kontruksi dapat berjalan dengan aman dan dapat dikembangkan lebih lanjut.

Page 10 of 10 | Total Record : 99