cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
APARTEMEN MAHASISWA di KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Risma Kondo; Lalu Mulyadi; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah kota Surabaya. Kota Malang juga dikenal sebagai kota pelajar karena memiliki fasilitas pendidikan yang sangat maju dan terkini. Perkembangan pendidikan di kota Malang mengalami perkembangan yang pesat. Hingga saat ini terdapat kurang lebih 85 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Sehingga pelajar/pendatang dari luar kota Malang berbondong-bondong datang ke kota Malang. Berdasarkan informasi tersebut, pengadaan apartemen untuk mahasiswa sangatlah penting. Pemilihan tema arsitektur hijau bertujuan untuk menjawab permasalahan semakin berkurangnya ruang terbuka hijau di Kota Malang. Analisis masalah/kontekstual, pemilihan lokasi, tinjauan literatur fungsional/tematik, desain program/proyek, analisis, dan perencanaan konsep merupakan bagian dari proses desain. Dengan adanya apartemen pelajar di kota Malang diharapkan mampu memberikan tempat bagi para pelajar yang berada di kota Malang.
PUSAT KREATIF ANAK DI KOTA PROBOLINGGO TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Rafli Zulfian; Debby Budi Susanti; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi, pendidikan untuk anak menjadi faktor penting bagi masa depan, salah satunya yaitu pendidikan non formal. Mengingat Kota Probolinggo berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak tahun 2022 dengan laju pertumbuhan anak yang terus meningkat, minimnya fasilitas dan faktor lainnya dalam mengembangkan potensi dan kemampuan untuk menciptakan ide atau gagasan baru, maka diperlukannya sebuah wadah untuk anak dalam berkreasi, bermain, dan belajar yang berupa Pusat Kreatif Anak di Kota Probolinggo. Dalam perancangan Pusat Kreatif Anak di Kota Probolinggo ini dengan langgam tema Arsitektur Perilaku, dengan tujuan mengetahui metode perancangan, aspek perilaku manusia dengan lingkungan, dan karakteristik anak khususnya usia 7-12 tahun. Hasil desain akan lebih memfokuskan kepada fungsi dan sirkulasi bangunan terhadap lingkungan sekitar. Pusat Kreatif Anak ini diharapkan dapat menjadi wadah dalam meningkatkan kreativitas bagi anak yang ada di Kota Probolinggo untuck mengembangkan minat dan bakat sesuai potensi dan kemampuan.
PERPUSTAKAAN UMUM DI KOTA MATARAM TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Muhamad Rifki Febriansyah; Lalu Mulyadi; Adhi Widyarthara
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kota Mataram terus menginkan sumber daya masyarakat yang baik dan berwawasan dengan membangun tempat orang mencari ilmu seperti Perpustakaan umum. Namun kedatangan perpustakaan sering dianggap oleh mahasiswa dan masyarakat sebagai tempat membaca atau diisi oleh buku-buku lama yang menggambarkan perpustakaan belum pernah memperbarui buku bacaan yang ada pada perpustakaan umum, juga masyarakat menilai perpustakaan adalah wadah yang menjenuhkan, kaku, formal yang ditunjukan oleh golongan tertentu. Dengan demikian tugas pertama untuk perpustakaan umum pada zaman ini adalah dengan manarik daya tarik dan kemauan membaca masyarakat untuk hadir ke perpustakaan. Dengan isu tersebut, muncul suatu gagasan merancang Perpustakaan Umum di daerah Kota Mataram yang baik serta penataan ruang yang menghadirkan berbagai layanan kenyamanan untuk pengunjung perpustakaan umum. Dengan itu mampu untuk pemerintah kota mataram untuk meningkatkan sumber daya manusia dan menunjukkan ciri khas utama daerah.
WISATA EDUKASI PENGOLAHAN SAMPAH DI DESA KEMANTREN KABUPATEN MALANG TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Fachrizal Hendro Prasodjo; Gaguk Sukowiyono; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kemantren merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Desa Kemantren memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang memfasilitasi persoalan sampah di Desa Kemantren. Namun dalam TPST Desa Kemantren hanya terdapat kegiatan pengumpulan sampah dan pemilahan sampah, tidak terdapat kegiatan penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir, sehingga perlu perancangan desain Wisata Edukasi Pengolahan Sampah yang dapat mengurangi masalah persoalan sampah. Perancangan Wisata Edukasi Pengolahan Sampah Desa Kemantren bertujuan untuk memanfaatkan lahan TPST menjadi kawasan Wisata Edukasi dan memperbarui area TPST menjadi TPS 3R yang lebih tertata sesuai dengan Peraturan Pemerintah dan Persyaratan TPS 3R. Pendekatan tema arsitektur yang digunakan yaitu arsitektur hijau, yang memiliki prinsip-prinsip yang saling terkait dan menyesuaikan dengan potensi yang tersedia di dalam tapak. Hasil dari perancangan ini, diharapkan para pengunjung dan penduduk sekitar dapat lebih mempedulikan mengenai persoalan sampah, pengolahan dan pemanfaatan sampah secara maksimal, agar dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas.
GALERI SENI LUKIS DI MALANG TEMA ARSITEKTUR KONTEKSTUAL Lailatul Diah R.; Gatot Adi Susilo; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malang memiliki reputasi kota dengan peninggalan bersejarahnya. Pemerintah kota malang berusaha memanfaatkan potensi tersebut melalui dukungan terhadap seniman dan industri kreatif. namun kurangnya fasilitas dan ruang publik yang menghambat pertumbuhan seni di kota ini. Galeri seni di Malang sering kali memiliki ruang pamer yang terbatas, bangunan sederhana dan beberapa tidak memiliki fasilitas parkir. Dalam perancangannya, bagaimana mendesain bentuk bangunan dan ruang dalam galeri seni lukis di Malang pada kawasan Kayutangan. proses perancangan melibatkan tiga tahap: identifikasi masalah, kajian teori tentang fungsi galeri seni, dan tema arsitektur kontekstual. Referensi literatur mencakup tiga studi preseden fungsi, dua studi preseden tema, sumber jurnal, dan informasi tentang wilayah Kayutangan. Mengusung tema arsitektur kontekstual dengan penekanan harmoni. Kriteria penerapan desain merujuk pada teori Hamid Shirvani tentang ruang publik, pencapaian, pemandangan, kecocokan, rasa, identitas, dan kenyamanan. Maka perlunya ruang visual untuk membuat kegiatan kesenian dapat dilakukan dengan mudah dan diperlukan ruang dalam yang repsentatif dengan gaya interior kolonial untuk menjaga keharmonian dan identitas kawasan. Selain itu, memberikan daya tarik dengan memperkaya pengalaman wisatawan, serta meningkatkan nilai budaya dan artistik dari kayutangan.
PUSAT PENDIDIKAN NON-FORMAL DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Rilisty Maulidya Roesmin; Adhi Widyarthara; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial, budaya, politik, ekonomi, teknologi dan pertumbuhan penduduk yang cepat memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap cara hidup dan budaya masyarakat. Sebagai contoh, di kota-kota besar, pertumbuhan penduduk yang pesat dan urbanisasi yang kuat menyebabkan banyak masalah sosial yang berkembang di masyarakat, terutama masalah kemiskinan dan pendidikan. Program wajib belajar sembilan tahun tetap mewajibkan pemerintah untuk memberikan wajib belajar sembilan tahun bagi anak-anak di Indonesia. Namun, masih banyak anak – anak kurang mampu yang membutuhkan pendidikan di kota Malang. Gedung ini dirancangan dengan tujuan mengatasi permasalahan yang ada dan memberikan sarana dan prasarana yang layak. Pendekatan arsitektur yang diambil yaitu arsitektur perilaku yang dimana merupakan penerapan yang memfokuskan pada perilaku dari pengguna untuk memberikan kenyamanan.
PUSAT SENI FLOBAMORA DI KOTA KUPANG NTT TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNACULAR Rocky A Y Tuka; Suryo Tri Harjanto; Gatot Adi Susilo
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Seni Flobamora Nusa Tenggara Timur di Kota Kupang merupakan wadah kreatifitas bagi anak – anak muda atau mahasiswa, untuk melakukan kegiatan yang lebih positif yang mempunyai tujuan budaya Tradisional Nusa Tenggara Timur, baik untuk seluruh masyarakat Indonesia atau kepada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke NTT khususnya di Kota Kupang. Rencana menghadirkan Pusat Seni Flobamora diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah dan pendapatan anak muda di Kota Kupang. Pusat Flobamora juga menyediakan fasilitas edukasi, pameran dan pusat penjualan tenun dan pernak-pernik khas NTT sebagai bentuk promosi produk tradisional khas NTT. Fasilitas seperti gedung, area pertunjukan seni budaya juga disediakan di Pusat Seni Flobamora. Pusat Seni Flobamora menggunakan penerapan tema arsitektur neo vernakular dengan penerapan konsep budaya tradisional NTT. Untuk penggambaran bangunan menggunakan konsep rumah adat NTT yang secara khusus sangat terkenal di mata masyarakat NTT, penerapan secara keseluruhan tidak hanya bentuk rumah adatnya saja namun juga melalui penerapan ruang dalam ataupun ruang luar, sehingga identitas keaslian dari setiap rumah adat yang diterapkan tidak hilang atau rusak.
EDUWISATA PENGOLAHAN SAMPAH DI KOTA MALANG Farhan Wicaksono; Gatot Adi Susilo; Bayu teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu sampah telah menjadi topik hangat di kalangan warga Kota Malang. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kota Malang telah mengeluarkan peraturan yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memberikan sanksi terhadap pelanggarannya. Dalam rangka meningkatkan pengelolaan sampah, diperlukan penyempurnaan dan pengembangan melalui pendekatan pendidikan yang efektif, khususnya melalui metode pengajaran yang menarik dan berkembang, sehingga mendorong minat untuk memahami lebih lanjut tentang permasalahan sampah. Perancangan Pusat Pengelolaan Sampah ini mengadopsi metode perancangan dengan dasar analisis deskriptif yang mengusung pendekatan tema arsitektur modern dan menggunakan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Perancangan ini bertujuan untuk membantu menangani permasalahan sampah di Kota Malang dengan menyediakan sarana dan prasarana bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, termasuk tempat edukasi, pelatihan, pameran, serta kegiatan ekonomi dan lainnya. Pusat pengolahan ini juga merespon solusi untuk masalah tata letak yang sebelumnya terkesan kumuh, dengan mendesain ulang sesuai dengan prinsip arsitektur modern.
HOTEL AGROWISATA DENGAN AKOMODASI KEBUN KOPI DI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Fransiskus X.L. Geli; Breeze Maringka; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sumba Barat Daya adalah salah satu Kabupaten dari empat Kabupaten yang ada di Pulau Sumba. Kabupaten Sumba Barat Daya juga merupakan penghasil kopi terbesar tiga tahun terakhir. Sehingga Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, dalam musim hujan tahun ini fokus memperluas tanaman kopi jenis robusta. Kopi organik Sumba menjadi juara pertama lomba aroma kopi nasional sehingga Peminat kopi mulai melirik Sumba sebagai salah satu penghasil kopi berkualitas nasional. Berdasarkan informasi tersebut dapat mendukung pengembangan Hotel wisata pendesaan di Kabupaten Sumba Barat Daya, untuk meningkatkan destinasi wisata, dan menarik wisatawan untuk berkunjung. Pemilihan tema arsitektur hijau bertujuan untuk menghasilkan bangunan yang hemat energi serta ramah lingkungan yang dapat memberikan kenyamanan kepada para pengunjung dan perencanaan kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan melibatkan masyarakat lokal maupun pengunjung. Metode perancangan yang digunakan adalah mencari permasalahan/latar belakang, pemilihan lokasi, studi literatur fungsional dan tema, perancangan program, analisis dan rencana konsep. Dengan adanya perancangan ini dapat menjadi solusi salah satu bentuk inovasi dalam industri pariwisata yang menggabungkan pengalaman menginap yang nyaman dengan keindahan alam dan budaya lokal dan bertujuan untuk menjelaskan potensi dan manfaat dari pengembangan hotel agrowisata dengan akomodasi kebun kopi sebagai destinasi pariwisata yang berkelanjutan.
CITY HOTEL DI KOTA DILI, TIMOR-LESTE TEMA: ARSITEKTUR MODERN Gabriel Duarte Da Silva; Lalu Mulyadi; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah akomodasi (dapat berupa hotel atau fasilitas penunjang lain) di Timor-Leste mengalami peningkatan. Peningkatan akomodasi terutama paling besar berada di kota Dili. Kota utama Timor-Leste, Dili, sedang berkembang dan berkembang sebagai pusat pendidikan, bisnis, dan pariwisata. City hotel adalah hotel yang terletak di lokasi strategis di perkotaan dan sering digunakan untuk melakukan kegiatan bisnis seperti rapat atau pertemuan Perusahaan. Adapun kegiatan bisnis bagi pelaku bisnis dapat berupa fasilitas MICE (meeting, incentive, conference, exhibition). City hotel uumumnya juga dilengkapi dnegan fasilitas penunjang dan fasilitas pelengkap yang bersifat mempermudah pengunjung.