cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
MUSEUM SEJARAH KABUPATEN MALANG DI KOTA MALANG TEMA ARSITEKTUR METAFORA Fachrudin Saputra; Lalu Mulyadi; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 01 (2018): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Museum adalah institusi yang permanenmelayani kebutuhan public, dengan sifat terbukaserta sebagai tempat dan sarana pembelajaran, terutama sejarah dan budaya. Museum menyimpan berbagai macam koleksi benda - benda bersejarah yang berjumlah ratusan sampai dengan ribuan koleksi. Benda - benda bersejarah yang disimpan di museum merupakan representasi dari perjalanan sejarah selama ribuan tahun hingga kini. Museum juga dapat dijadikan sebagai tempat parameter atau tolak ukur dari pembangunan sebuah bangsa dan negara. Semakin tinggi kualitas dan kuantitas museum dengan ciri khas dari masing-masing suku yang sebelumnya belum pernah ada wadah untuk kegiatan tersebut di atas. Museum sejarah di Kota Malang sebagai museum sejarah yang memiliki koleksi yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan peristiwa sejarah Indonesia khususnya sejarah kota malang tersebut. Benda – benda yang di lestarikan pada museum sejarah ini adalah benda yang mempunyai sejarah kota malang dalam priode dari masa lampau hingga kini, baik dalam bentuk patung, bekas, benda – benda yang memiliki nilai sejarah dalam berbagai ukuran, baik dalam ukuran kecil, sedang dan kecil. Metafora merupakan bagian dari gaya bahasa yang digunakan untuk menjelaskan sesuatu melalui persamaan dan perbandingan. Diartikan sebagai pemakaian kata - kata bukan arti sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan dan perbandingan. Pengertian Metafora dalam Arsitektur adalah kiasan atau ungkapan bentuk, diwujudkan dalam bangunan dengan harapan akan menimbulkan tanggapan dari orang yang menikmati atau memakai karyanya.
MALANG AQUATIC CENTER TEMA HIGH-TECH Feti Dwi Ratnasari; Adhi Widyarthara; Bambang Joko Wiji.U
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 01 (2018): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang merupakan kota yang dikenal sebagai kota pendidikan dan juga kota pariwisata, Malang memiliki atlet renang yang terdiri dari 6 cabang renang yang terdaftar di PRSI. Salah satu latar belakang pada penelitian ini adalah kurangnya sarana, prasarana olahraga renang dan tidak tersedianya sarana, prasarana untuk olahraga loncat indah. Maka dari itu perlu menyediakan fasilitas olahraga air terutama dan loncat indah untuk pelajar dan warga kota Malang. Olahraga air renang dan loncat indah memiliki banyak manfaat untuk menjaga kualitas tubuh, membakar lemak, dan meningkatkan kesehatan. Selain itu kedua olahraga air tersebut juga dapat menjadi sarana menyalurkan bakat atau keterampilan renang dan loncat indah dengan adanya kompetisi prestasi bagi atlet dan pelajar, penyaluran hobi dan sebagai sarana hiburan atau rekreasi bagi warga kota malang dan sekitarnya yang terdiri dari mulai anak-anak hingga orang dewasa.Untuk saat ini fasilitas yang canggih dan berteknologi diperlukan untuk suatu bangunan di era modern ini, konsep ini biasa disebut dengan high tech. Selain pada fasilitas yang digunakan pada aquatic center konsep ini diterapkan pada utilitas, struktur konstruksi bangunan dan pada struktur yang terdapat pada atap, struktur pada atap ini akan terekspos untuk menonjolkan kesan high tech .
CITY HOTEL BINTANG 4 DI KOTA MALANG TEMA ARSITEKTUR KONTEMPORER Ari Wibowo; Lalu Mulyadi; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 02 (2018): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

City hotel di kota Malang merupakan salah satu solusi untuk memberikan pelayanan jasa bagi para pengguna hotel yang ingin menginap maupun sekedar menikmati fasilitas-fasiltas yang disediakan oleh pengelola hotel, serta menampung para pelaku bisnis maupun wisatawan yang membutuhkan akomodasi dan penginapan, serta beberapa hiburan. Hal ini dikarenakan kota Malang merupakan pusat bisnis dan wisata, Letak Kota Malang yang sangat strategis yang merupakan jalur utama baik dari arah Jakarta maupun Surabaya, merupakan titik pertemuan dari dua Kota besar tersebut. City Hotel bintang 4, selain berfungsi sebagai tempat peristirahatan sementara city hotel ini juga dapat berguna sebagai wadah pertemuan bagi para bisnismen dengan menikmati fasilitas – fasilitas yang tersedia, serta pada bangunan city hotel ini juga mengutamakan pelayanan dan keamanan yang sangat baik agar pengunjung dapat merasa nyaman dan merasa di manjakan. Tema yang di terapkan dalam proses perancangan diambil dari keterkaitan antara objek banua hotel dengan lokasi yaitu “Kontemporer Architecture”. Penerapan tema ini diharapkan mampu menjadi sebuah akomodasi penginapan yang unik dan memberikan daya tarik di Kota Malang, dapat menarik minat wisatawan dengan panorama pemandangan dari banguan kearah kota Malang, serta menjadi icon bangunan pariwisata di Kota Malang hingga dapat meningkatkan perekonomian daerah di bidang pariwisata.
KANTOR BUPATI KABUPATEN BLITAR TEMA SUSTAINABLE ARCHITECTURE Ashar; Gatot Adi Susilo; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 02 (2018): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Bupati Kabupaten Blitar adalah bangunan pemerintah yang berfungsi sebagai bangunan untuk memfasilitasi segala kegiatan pemerintahan serta untuk mendukung kebijakan pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat yang ada di Kabupaten Blitar. Perancangan kantor ini disebabkan keberadaan kantor Pemerintah Kabupaten Blitar yang selama ini terletak di wilayah Kota Blitar, dianggap kurang memadai untuk mendukung kebijakan pembangunan dan pelayanan masyarakat di berbagai bidang. Dari hasil rancangan yang didapat, tatanan massa bangunan mengambil bentuk tatanan massa bangunan adat jawa, dengan kantor bupati sebagai pusatnya. Penataan dan pembagian massa bangunan didasarkan pada fungsi dan alur kerja pemerintah Kabupaten Blitar untuk melayani masyarakat sekitarnya. Penggunaan bahan material pada pembangunannya menggunakan bahan material yang lebih ekonomis, efisien, dan memiliki dampak terrendah terhadap bangunan. Hal ini disesuaikan dengan tema yang dipakai, yaitu Sustainable Arsitektur. Dengan adanya pembangunan. Kantor pemerintah Kabupaten Blitar dengan menggunakan tema Sustainable Arsitektur dapat menjadi contoh bangunan yang lebih memperhatikan lingkungannya.
MUSEUM SENI LUKIS DAN KERAMIK DI KOTA MALANG TEMA ARSITEKTUR MODERN ETNIK KONTEMPORER Devon Sanggrama Aradea; Breeze Maringka; Gaguk Sukowiyono
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 02 (2018): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki sejarah panjang mengenai seni rupa diantaranya adalah jenis karya seni lukis dan seni keramik. Seni lukis modern Indonesia sendiri dimulai dengan masuknya penjajahan Belanda ke Indonesia. Masuknya kolonialisme Belanda mempengaruhi berbagai aspek, salah satunya adalah seni terutama seni lukis. Banyak perupa Indonesia yang kemudian tertarik mendalami seni lukis dan belajar melukis hingga ke Eropa pada sekitar abad ke-19. Sejak saat itu, banyak bermunculan pelukis dengan karya seni yang memiliki nilai dan kualitas yang tinggi dalam berbagai aspek yang sepatutnya dapat dilestarikan salah satunya adalah dengan dibuatnya sebuah bangunan museum.Museum adalah sebuah bangunan yang dapat mewadahi aktivitas kelembagaan yang berfungsi mengumpulkan, merawat, dan menyajikan serta melestarikan warisan budaya masyarakat untuk tujuan studi, penelitian dan kesenangan atau hiburan. Bangunan museum tersebut sepatutnya dapat menjadi sebuah karya arsitektur yang tidak hanya menarik namun juga menyimpan nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal yang dapat ditampilkan dengan baik secara visual dengan menerapkan prinsip-prinsip arsitektur yang benar. Dengan ditampilkannya unsur lokal kedaerahan bukan berarti penampilannya menjadi kuno, justru bagaimana kita membuatnya agar tampil lebih modern dan berkelas.
TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA ABDULRAHMAN SALEH MALANG TEMA HIGH-TECH Dewi Fajriati; Breeze Maringka; Suryo Tri Harjanto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 02 (2018): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan salah satu kebutuhan manusia sebagai penunjang kegiatan. Transportasi udara salah satunya menjadi pilihan masyarakat ketika waktu yang dibutuhkan tidak banyak. Transportasi udara dinilai sangat cepat untuk menempuh jarak antar kota bahkan benua dengan cepat. Dan dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang dengan cepat, maka perancangan bandar udara ini diharapkan dapat membantu kebutuhan manusia. Dengan lokasi yang berada di Kabupaten Malang, yang awalnya hanya terdapat bandara militer, kini mulai dikembangkan bandara sipil (umum). Perancangan terminal bandar udara ini dikonsepkan dengan tema arsitektur High Tech dengan mengutip kalimat Renzo Piano bahwa “menghasilkan sebuah arsitektur yang berkarakter berdasarkan “teknologi” (hi-tech) sebagai bentuk kepedulian untuk kenyamanan dan kebutuhan pengguna. Arsitektur bukan hanya menggabungkan, memotong, menambah atau mengubah bentukan-bentukan menjadi satu bentuk baru, tetapi arsitektur sebaiknya memberikan kontribusi khusus dalam jiwa sebuah bangunan khususunya dan secara umum terhadap lingkungan di sekitarnya.” Dengan tujuan utama terminal bandara adalah memindahkan manusia dan barang ke pesawat dengan sistem sirkulasi yang tepat, membutuhkan ruang yang cukup luas karena kegiatan penumpang yang selalu bergerak, maka diharapkan perancangan terminal bandar udara ini mampu membantu mobilitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan transportasi.
GEDUNG SERBAGUNA INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL MALANG TEMA ARSITEKTUR METAFORA Dhanang Pamungkas; Gatot Adi Susilo; Ghoustanjiwani Adi Putra
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 02 (2018): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malang,merupakan kota terbesar kedua yang ada di provinsi jawa timur,Malang sendiri terkenal dengan julukan kota pendidikan di Indonesia hal ini didasari dengan banyaknya calon mahasiswa yang datang ke kota Malang untuk menempuh pendidikan di kota ini,baik perguruan tinggi negeri ataupun swasta. Salah satunya adalah perguruan tinggi swasta tertua di kota malang yaitu Institut Teknologi Nasional Malang atau lebih dikenal dengan ITN Malang. ITN sendiri merupakan perguruan tinggi swasta berbasis teknologi dan lingkungan ,hal ini bisa dilihat dengan mayoritas program studi di perguruan tinggi ini merupakan program studi yang berbasis teknologi,untuk setiap tahunnya ITN sendiri setidaknya mewisuda sekurang-kurangnya sekitar 500 mahasiswa dari berbagai jurusan, namun sayangnya ITN tidak memiliki gedung yang mewadai atau mencukupi untuk melakukan kegiatan tersebut,selain itu ITN juga memiliki acara tahunan seperti kegiatan PKKMB,dan kegiatan kewahasiswaan lainnya,hal ini dirasa cukup disayangkan dikarenakan semakin banyaknya calan mahasiswa yang menjadikan ITN sebagai tempat meninba ilmu dijenjang perguruan tinggi. ITN sendiri memiliki 2 gedung kampus,salah satunya adalah kampus 2 ITN Malang yang terletak di jalan raya karanglo,Kota Malang,gedung kampus 2 ITN Malang ini berdiri dilahan seluas 65 hektar,namun luas lahan yang digunakan sebagai bangunan dan infrastrukturnya baru seluas 35 hektar, hal tersebut membuat gedung kampus 2 ini masih memiliki banyak lahan yang siap diolah dan dipergunakan untuk kepentingan kampus yang nantinya membuat kampus ini benar-benar memfasilitasi mahasiwanya dengan baik.selain itu karena kampus ini berdiri sendiri dan bukan negeri tentunya hal ini membuat peluang untuk pemasukan di kas ITN Malang sendiri. Dari beberapa pertimbangan tersebut inilah yang mendasari saya membuat gagasan/ide untuk merancang sebuah yang berjudul “Gedung Serbaguna Institut Teknologi Nasional Malang” dengan tema arsitektur metafora.
PERANCANGAN CITY HOTEL DI KOTA MALANG Moh Rizki A Karim; Didiek Suharjanto; Ghoustanjiwani Aji Putra
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 02 (2018): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang adalah kota terbesar ke dua di jawa timur, yang kini semakin maju dari berbagai sektor baik perekonomian, parawisata dan kegiatan bisnis, dengan perkembangan ini Kota Malang membutuhkan tempat atau bangunan sebagai fasilitas hunian yang sesuai dengan kegiatan bisnis, untuk menunjang hal tersebut maka perlu adanya hotel untuk mengakomodasi tourisme dan para pembisnis. Pada perencanaan dan perancangan City Hotel di Kota Malang menggunakan tema Arsitektur High Tech. Pemilihan tema high tech berdasarkan pada bangunan city hotel yang memiliki karakter yang sangat efisien memerlukan rancangan yang dapat mengakomodasi perkembangan teknologi, karena selain merupakan bangunan komersial, bangunan city hotel juga identik dengan kemudahan dan kenyamanan layanan, teknologi yang dimaksud meliputi teknologi berupa material, sistem struktur, utilitas bangunan, serta teknologi pengelolaan bangunan yaitu teknologi komunikasi, pengamanan, pemeliharaan, serta layanannyan. Tujuan perencanaan city hotel adalah menyediakan tempat untuk menginap dan pelayanan lain yang ditujukan untuk kalangan Wisatawan, bisnis, pengusaha, karyawan dan profesional dengan kepentingan berbisnis, berdagang, tugas dinas, konferensi, seminar, workshop, musyawarah, simposium, dan sebagainya. Dengan klasifikasi hotel berbintang 4 yang mempunyai jumlah kamar minimum 50 kamar standart dan minimum 3 kamar suite, dan pelayanan 24 jam.
FUTSAL TRAINING CENTER DI KOTA MALANG TEMA ARSITEKTUR MODERN Muhammad Hendrik; Adhi Widyarthara; Suryo Tri Harjanto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 02 (2018): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga futsal merupakan olahraga sepak bola yang permainannya sangat cepat dan dinamis yang dimainkan di lapangan yang relatif kecil dari pada lapangan sepak bola pada umumnya. Sebagian banyak tempat penyedian jasa lapangan futsal di Kota Malang, namun adanya wadah yang belum tepat atau khusus untuk olahraga futsal itu sendiri. Untuk mewadahi semua kegiatan yang berkaitan dengan olahraga futsal maka Malang membutuhkan sebuah Futsal Center. Futsal Center merupakan suatu tempat olahraga futsal yang menyediakan fasilitas yang berkaitan dengan olahraga futsal. Didalamnya terdiri dari pendidikan, pelatihan, penyewaan jasa lapangan futsal, retail-retail olahraga dan penyelengaraan event futsal. Futsal Center juga dapat berpotensi menjadi ikon baru bagi kawasan olahraga futsal di Jawa Timur, Khususnya di Kota Malang dan sekitarnya. Perancangan Futsal Center di Kota Malang diarahkan lebih kepada penikmat olahraga sepak bola di dalam ruangan yang bisa dimainkan di siang maupun di malam hari tanpa gangguan alam seperti panas dan hujan. Futsal center ini diharapakan dapat menjadi wadah untuk mendukung serta mengakomodir perkembangan dunia olahraga khusunya futsal di Indonesia, khususnya daerah Malang.
PERPUSTAKAAN UMUM DI KOTA MALANG TEMA : GREEN ARCHITECTURE Prayu Victor Hurulean; Gaguk Sukowiyono; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 02 (2018): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Umum di Kota Malang adalah perpustakaan yang berlokasi di pusat Kota Malang yang memberikan pelayanan kepada para warga untuk membaca buku, mencari informasi, dan masih banyak lain. Perpustakaan umum ini mempunyai lokasi yang strategis yaitu di JL Soekarno-Hatta yang berdekatan dengan berbagai kampus dan sekolah di Kota Malang. Perpustaakn Umum ini menyediakan tempat bagi para pengguna dengan konsep dan suasana bangunan yang ramah lingkungan. Dengan adanya Perpustakan Umum ini diharapkan akan memberikan kesan yang nyaman dan alami sehingga mampu mendukung dan menarik minat baca warga Kota malang, serta tidak berdampak pada lingkungan sekitar dan mengurangi pemanasan global. Konsep dasar perancangan adalah Green Architecture, maksudnya adalah konsep desain dengan system penggunaan tekhnologi ramah lingkungan. Karena itu maka konsep desain ini juga mempunyai daya tarik tersendiri bagi penggunanya, karena mereka akan mendapatkan suasana yang alami dan berbeda sekali dari perpustakaan pada umumnya dan dengan fasilitas yang mendukung kegiatan pengguna untuk membaca serta mencari informasi yang diperlukan.

Page 4 of 45 | Total Record : 446