cover
Contact Name
Nur Latifah
Contact Email
ijoee.umt@gmail.com
Phone
+6281585842694
Journal Mail Official
ijoee.umt@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan I/33, Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Indonesia
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
ISSN : -     EISSN : 27226689     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/ijoee.v2i1
Core Subject : Education, Social,
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) encompasses original research articles and review articles including: Instruction of elementary education (natural science, social science, mathematics, languages, civics, religion, physical education, and arts), Curriculum of elementary education, Management of elementary education, Guidance and counseling of primary education, Psychology of elementary education as well as elementary school teacher education.
Articles 100 Documents
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI TAMAN CIBODAS KECAMATAN PERIUK KOTA TANGERANG Aam Amaliyah; Candra Puspita Rini; Saktian Dwi Hartantri; Siska Yuliani
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 2, No 2 (2020): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v2i1.3228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan belajar yang dialami siswa dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar yang dialami siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Negeri Taman Cibodas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, pemberian angket, dan tes matematika. Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa kesulitan belajar matematika yang dialami siswa tinggi dengan presentase 61%. Kesulitan yang dialami siswa dalam belajar matematika yaitu kesulitan memahami penjelasan dan maksud soal, kesulitan memahami konsep, kesulitan dalam memahami simbol dan kesulitan dalam perhitungan. Faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar adalah faktor internal diantaranya, kecerdasan rendah, sikap kurang memperhatikan pembelajaran, minat belajar rendah, dan motivasi belajar rendah. Faktor eksternal diantaranya kurangnya perhatian orang tua, suasana belajar di rumah  kurang kondusif, kondisi lingkungan, pengaruh media massa, penyajian materi pembelajaran kurang menarik, metode pembelajaran kurang bervariasi, jarangnya media pembelajaran digunakan, dan saran pembelajaran belum lengkap.
PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING SISWA KELAS IV SDN PINANG 6 TANGERANG Wiwi Ulandari; Ferry Perdiansyah; Moh. Zamroni
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 2, No 1 (2020): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v1i2.2930

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan pembelajaran IPA materi gaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian PTK . Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV A SD Negeri Pinang 6 Kecamatan Pinang Kota Tangerang yang berjumlah 40 siswa . Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrument soal uraian dan observasi. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengukur peningkatan indikator keberhasilan yang sudah dirumuskan. Pelaksanaan dilakukan dalam dua siklus. Pelaksanaan ini untuk mengukur peningkatan kemampuan berpikir kritis. Pada siklus I kemampuan berpikir kritis siswa rata-rata 67,5 dan pada siklus II kemampuan berpikir kritis siswa ratarata 92. Dari hasil penelitian ini bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan metode Problem Based Learning pada materi gaya berhasil diterapkan dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa . Jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari 57,5% menjadi 95% . Kata Kunci : Berpikir Kritis, Metode Problem Based Learning, Pembelajaran IPAAbstractThis study aims to determine whether there is an increase in the ability to think critically with learning science material style. This study uses the PTK research method. The sample in this study were all students of class IV A Pinang 6 Public Elementary School Pinang District Tangerang City, which amounted to 40 students. Data collection techniques using the instrument description and observation questions. The data collected is analyzed to measure the improvement in the indicators of success that have been formulated. The implementation is carried out in two cycles. This exercise is to measure the increase in critical thinking skills. In the first cycle the students 'critical thinking skills averaged 67.5 and in the second cycle the students' critical thinking abilities averaged 92. From the results of this study that science learning using the Problem Based Learning method on style material was successfully applied and could improve critical thinking skills the student. The conclusion is an increase in student learning outcomes from 57.5% to 95%. Keywords: Critical Thinking, Problem Based Learning Method, Science Learning
ANALISIS PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA PADA PARAGRAF DESKRIPTIF SISWA KELAS 4 SDN BINONG II KABUPATEN TANGERANG Ana Mariana Purnamasari; Ina Magdalena; Asih Rosnaningsih
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 1, No 1 (2019): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v1i1.2564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menggunakan huruf kapital dan tanda baca pada paragraf deskriptif pada siswa kelas 4 SDN Binong II Kabupaten Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu mengkaji dan menganalisis data secara objektif sesuai dengan data yang di temukan di lapangan. Kemudian data yang terkumpul dari hasil penelitian di deskripsikan dalam bentuk kata-kata. Hasil penelitian ini ditemukan 49 tulisan siswa yang telah dianalisis. Terhadap penulisan huruf kapital siswa pada paragraf deskriptif, sebanyak 403 kesalahan sedangkan perletakkan tanda baca pada paragraf deskriptif yang telah ditulis siswa sebanyak 72 kesalahan.Kata kunci: Huruf kapital, tanda baca, paragraf deskriptif.
ANALISIS KEBIJAKAN SERTIFIKASI TERHADAP KINERJA GURU Muhammad Dzikry Alfath; Yayah Huliatunisa
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 2, No 2 (2020): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v2i1.3900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja guru yang bersertifikasi pendidik di Sekolah Dasar Negeri Dukuh V Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu mengkaji dan menganalisis data secara objektif sesuai dengan data yang ditemukan dilapangan. Kemudian data yang terkumpul dari hasil penelitian di deskripsikan dalam bentuk kata-kata. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen daftar pertanyaan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kebijakan sertifikasi ini sangat efektif dalam peningkatan mutu pendidikan. Dengan adanya kebijakan sertifikasi, kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Dukuh V Kabupaten Tangerang sudah cukup baik.
PENGARUH METODE INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SDN JURUMUDI 3 KECAMATAN BENDA KOTA TANGERANG Ade Choirunisa; Dilla Fadhillah; Hamdah Siti Hamsanah Fitriani
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 1, No 1 (2019): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v1i1.2569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan metode inkuiri terhadap kemampuan membaca intensif. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Jurumudi 3 Kecamatan Benda Kota Tangerang, kelas IV semester II tahun ajaran 2018-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen. Adapun sampel penelitian ini meliputi 27 siswa kelas eksperimen dan 27 siswa kelas kontrol. Kelas IV-A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes sebanyak 10 soal. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis yaitu dengan uji-t, pada taraf signifikan α = 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 54. Uji normalitas hasil tes menggunakan chi kuadrat. Pada kelompok eksperimen ????²hitung = 1.332 pada α = 0.05 dan ????²????abel = 11.070. Pada kelompok kontrol ????²hitung = 9.838 pada α = 0.05 dan ????²????abel = 11.070. Pada kedua kelompok berdistribusi normal. Uji homogenitas menggunakan uji Fisher. Diperoleh Fhitung = 1.146 dan Ftabel = 1.929 pada α = 0.05. Sehingga 1.146 < 1.929 = Ftabel maka disimpulkan bahwa kedua varians populasi adalah sama atau homogen. Uji analisis dan menggunakan uji-t yang diperoleh thitung sebesar 5.147 dan ttabel 2.006 pada taraf signifikan α = 0.05 sehingga thitung > ttabel (5.147 > 2.006) maka dapat disimpulkan Hₗ diterima ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca intensif yang mendapat pembelajaran menggunakan metode inkuiri dengan siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvesional. Dari data yang sudah didapat seperti yang dicantumkan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan membaca intensif pada siswa kelas IV SDN Jurumudi 3 Kecamatan Benda Kota Tangerang. Kata Kunci: Metode Inkuiri. Membaca Intensif Kelas IV
ANALISIS KETERAMPILAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V DI SDN SUDIMARA 11 CILEDUG Iin Wulandari; Septy Nurfadhillah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 2, No 2 (2020): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v2i1.3874

Abstract

Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran akan menjadi hidup tergantung bagaimana guru mengelola kelas dengan baik. Seperti halnya guru kelas V di SDN Sudimara 11 Ciledug mengelola kelas dengan baik pada pembelajaran tematik. Pengelolaan kelas sangat dibutuhkan guna mengoptimalkan pembelajaran. Oleh karenanya guru harus nemiliki keterampilan mengelola kelas diantaranya keterampilan guru dalam menciptakan kondisi belajar yang kondusif dan keterampilan guru dalam mengendalikan pembelajaran agar kembali kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang keterampilan guru dalam mengelola kelas pada pembelajaran tematik.  Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan ( field research) dan penelitian ini digolongkan kedalam studi kasus deskriptif kualitatif. Untuk keperluan pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan dalam menganalisis data peneliti mengguanakan pola induktif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini diketahui bahwa keterampilan guru dalam pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik kelas V di SDN Sudimara 11 dengan cara sebagai berikut: (1) Mengedepankan tiga aspek. Pertama, penguatan pendidikan karakter (PPK) pada kegiatan belajar mengajar seperti dalam diskusi jadi siswa disuruh untuk maju membacakan hasil diskusi. Diskusi tersebut dapat membantu membentuk karakter siswa agar lebih percaya diri, disiplin, dan aktif. Kedua, literasi. Pada setiap awal pertemuan siswa disuruh membaca materi atau cerita yang  berkaitan dengan tema. Ketiga, keterampilan abad 21 atau disebut juga dengan 4C (Creative, Critical thinking, Communicative, dan Collaborative) yakni guru terkadang mengajak siswanya untuk belajar diluar kelas agar siswa tidak mudah bosan. (2) Menggunakan metode diskusi. Metode diskusi sering kali digunakan karena untuk melatih kepercayaan diri siswa, melatih siswa untuk berani mengungkapkan pendapatnya, melatih siswa untuk berani berbicara didepan kelas, melatih siswa untuk bekerja sama dan lain-lain.Kata Kunci : Keterampilan Guru, Pengelolaan, Kelas, Pembelajaran, Tematik
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SDN PONDOK PUCUNG 01 KOTA TANGERANG SELATAN Dwi Ayu Aprilia; Rizki Zuliani; Candra Puspita Rini; Een Unaenah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 2, No 1 (2020): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v1i2.2931

Abstract

ABSTRAKHasil penelitian menunjukan bahwa produk LKS IPA materi penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya menggunakan pendekatan kontekstual dengan lima tahapan yaitu, mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan. Dari hasil Analisis validasi LKS oleh ahli materi dan media menunjukan bahwa kualitas LKS sangat baik dengan rata-rata 3,29. Sedangkan analisis validasi kepraktisan LKS oleh ahli pendidikan dan siswa menunjukan bahwa kualitas LKS baik dengan rata-rata 3,79. Terdapat perbedaan signifikan peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV sebelum menggunakan LKS dan sesudah menggunakan LKS. Dapat dilihat peningkatan hasil Pretest dan Postest. hasil Pretest menunjukan bahwa nilai ratarata pelajaran IPA 9, sedangkan hasil Postest menunjukan bahwa nilai rata-rata pelajaran IPA 9,3. Hal ini menunjukan bahwa nilai Postest lebih bagus dari pada nilai Pretest maka LKS yang dikembangkan pada penelitian ini dapat dikatakan efektif. Kata Kunci : LKS Kontekstual, IPA, ADDIE.ABSTRACTThe results of the study showed that the product of the Natural Sciences LKS classifying animals based on the type of food using a contextual approach with five stages, namely, observing, asking, gathering information, reasoning, and communicating. From the results of the validation analysis of the worksheets by material and media, experts showed that the quality of worksheets was very good with an average of 3.29. While the validation analysis of the practicality of student worksheets by educational experts and students shows that the quality of worksheets is good with an average of 3.79. There is a significant difference in the increase in science learning outcomes of fourth-grade students before using LKS and after using LKS. Can be seen an increase in Pretest and Posttest results. Pretest results show that the average value of science lessons 9, while the posttest results show that the average value of science lessons 9,3. This shows that the posttest score is better than the pretest value so the worksheet developed in this study can be said to be effective. Keywords: Contextual LKS, Natural Sciences, ADDIE.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU TEMATIK SISWA SD KELAS IV KURIKULUM 2013 Nur Latifah; Rina Permatasari
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 1, No 1 (2019): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v1i1.2565

Abstract

Kurikulum 2013 sangat erat kaitannya dengan pendidikan karakter. Implementasi buku ajar tematik yang digunakan dalam kurikulum 2013 menekan pada pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan mendeskriptifkan muatan nilai-nilai karakter yang ada pada buku tematik siswa kelas IV semester 1. Metode penelitian ini Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode penelitian analisis isi atau content analysis. Sumber data yang digunakan adalah bahan ajar buku tematik siswa kurikulum 2013 kelas IV semester 1 terbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang. Data diperoleh dengan menggunakan teknik kajian isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buku Siswa Kelas IV semester 1 telah memuat nilai-nilai karakter yang dikontrakkan pada kurikulum 2013. Nilai karakter yang paling banyak ditemukan ialah nilai karakter bersahabat atau komunikatif dan gemar membaca yang diperkuat dengan instrumen penelitian yaitu dari hasil data observasi dan wawancara. Sedangkan nilai karakter yang paling sedikit ditemukan yaitu nilai karakter semangat kebangsaan.Kata Kunci:pendidikan karakter, buku tematik
BAGAIMANA PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN TAKE AND GIVE DAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATA PELAJARAN PKn? Leila Ramadhanti; Ina Magdalena
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 2, No 2 (2020): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v2i1.3901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah PKn siswa antara siswa yang menggunakan model pembelajaran take and give dengan siswa yang menggunakan model student facilitator and explaining. Penelitian ini menggunakan metode penelitian true eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent control group design. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDS Kusuma Bangsa Kecamatan Pasar Kemis berjumlah 38 siswa, dengan mengambil sampel dua kelas yaitu kelas IV A berjumlah 20 siswa pada kelas eksperimen 1 dan kelas IV B berjumlah 18 siswa pada kelas eksperimen 2. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrument soal tes kemampuan pemecahan masalah berbentuk essay yang terdiri dari 10 soal yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Untuk pengujian hipotesis pretes dalam penelitian ini digunakan uji t, dari hasil uji t diperoleh nilai = 1,83 dan = 2,02, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai pretes kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Sedangkan untuk pengujian hipotesis postes dari hasil uji t diperoleh nilai = 2,10 dan = 2,02, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Hal ini dapat diartikan bahwa kemampuan pemecahan masalah PKn dengan menggunakan model pembelajaran Take and Give lebih tinggi dari pada menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SUGGESTOPEDIA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR INDUKTIF IPA KELAS IV SDN KARANG TENGAH 12 KOTA TANGERANG Intan Pandini; Een Unaenah; Imam Muttaqijn
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 1, No 1 (2019): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v1i1.2570

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap keterampilan berfikir induktif siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengertahuan Alam (IPA) materi gaya, antara siswa yang diberikan Model Pembelajaran Suggestopediadengan siswa yang diberi pengajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Karang Tengah 12 yang berjumlah 112 siswa, dengan mengambil sampel dua kelas sebanyak 56 siswa yaitu kelas IVB yang berjumlah 28 siswa sebagai kelas eksperimen dan IVA yang berjumlah 28 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen soal tes keterampilan berfikir induktif berbentuk essay yang terdiri dari 10 soal yang telah valid. Untuk pengujian hipotesis pretes dalam penelitian ini digunakan uji t, dari hasil uji t tersebut diperoleh diperoleh thitung= -0,2 <ttabel = 2,00, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara rata-rata nilai pretes kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sedangkan untuk pengujian hipotesis postes dari hasil uji t diperoleh thitung = 7,55>ttabel = 2,00, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara rata-rata nilai postes kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hal ini dapat diartikan bahwa keterampilan menyimak dengan menggunakan model pembelajaranSuggestopedia lebih tinggi dari pada menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Model Pembelajan Suggestopedia, Keterampilan Berpikir Induktif, Metode Quasi Eksperimen

Page 2 of 10 | Total Record : 100