cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Pengaruh Pembangunan Industri Pertahanan Terhadap Pertahanan Negara Dodiek Alfianzi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.12 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4122

Abstract

Abstrak Indonesia dengan wilayah laut seluas 5,8 juta kilometer persegi meliputi 0,8 juta kilometer persegi laut teritorial, 2,3 juta kilometer persegi lautan, dan 2,7 juta kilometer persegi ZEE. Pertumbuhan ekonomi, termasuk perluasan sektor pertahanan, dimungkinkan berkat potensi sumber daya bangsa. Ada korelasi langsung antara perkembangan industri pertahanan dan peningkatan perekonomian secara umum. Optimalisasi keadaan menuntut perubahan sistem yang menghasilkan kebijakan, dan perumusan kebijakan memerlukan tiga fase manajemen-perencanaan (plan), tindakan (do/act), dan penilaian (evaluasi) hasil (evaluasi). Pendanaan di tingkat nasional digunakan untuk melaksanakan kebijakan. Strategi implementasi industri pertahanan belum dapat maksimal karena belum optimalnya implementasi beberapa aspek, antara lain sumber daya manusia, teknologi, dan kebijakan. Makalah ini bertujuan untuk mengilustrasikan bagaimana kontraktor pertahanan memengaruhi strategi militer di tingkat nasional. Kata Kunci: Pertahanan Negara, Industri pertahanan, Kebijakan Pertahanan Negara
Manajemen Pondok Pesantren dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam Amril Huda M; Andra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.346 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4123

Abstract

Abstrak Pendidikan Islam pada dasarnya adalah ajaran yang berarti membentuk pribadi muslim yang utuh, menumbuh kembangkan seluruh potensi manusia, baik secara sungguh-sungguh maupun secara mendalam. Pondok pesantren sebagai organisasi edukatif harus melakukan perubahan dan perubahan untuk melahirkan individu-individu tangguh yang mapan dalam Al-Qur'an dan Hadist. Kajian ini menggunakan teknik ujian yang menjelaskan tentang manajemen pesantren dalam mengerjakan sifat pelatihan Islam. Studi ini menggunakan sumber informasi opsional, termasuk halaman, buku harian, dan buku yang terhubung dengan manajemen. Pendidikan pesantren adalah gerakan mengkonsolidasikan pesantren sehingga terkonsentrasi dengan tujuan akhir untuk mencapai tujuan instruktif yang telah ditetapkan. Alasan pendidikan pesantren adalah untuk membentuk karakter muslim, khususnya karakter yang setia dan bertakwa kepada Tuhan, memiliki pribadi yang baik, menyebarkan agama atau mempertahankan Islam dan kebesaran umat Islam di tengah masyarakat dan mencintai ilmu pengetahuan. Kata Kunci: Manajemen Pondok, Mutu Pendidikan
Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Mengembangkan Objek Wisata di Pantai Salido Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan Viona Rahmanda; Sarbaitinil; Ikhsan Muharma Putra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.704 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4124

Abstract

Abstrak Perkembangan objek wisata tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, akan tetapi juga ikut dilakukan oleh masyarakat. Pemerintah dan masyarakat perlu mengembangkan sesuatu yang bisa menarik wisatawan agar mau berkunjung dan menikmati keindahan objek wisata. Salah satu yang menarik pengunjung tentunya terhadap kenyamanan fasilitas pembangunan. Tujuan dari penelitian adalah untuk Menganalisis Partisipasi masyarakat lokal dalam mengembangkan Objek Wisata di Pantai Salido di Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Community Development yang dikemukakan oleh Karel Marthen Eramuri. Penelitian dilakukan di Pantai Salido di Kecamatan IV Jurai, Nagari Salido Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskripstif. Penarikan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, Metode pengumpulan data dalam penelitian ini diawali dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian dapat dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa partisipasi masyarakat dalam mengembangkan objek wisata pantai salido diantaranya: 1) Partisipasi Dalam Perencanaan Pengembangan Objek Wisata Pantai Salido. 2) Partisipasi masyarakat dalam bentuk Pelaksanaan 3) Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelola dan Pengembangan Objek Wisata. 4) Partisipasi Dalam Bentuk Pengawasan dan 4) Partisipasi Dalam Bentuk Objek Wisata Pantai Salido Kata Kunci: Partisipasi, Masyarakat Lokal, Objek Wisata Abstract The development of tourism objects is not only carried out by the government, but also by the community. The government and society need to develop something that can attract tourists to want to visit and enjoy the beauty of the tourist attraction. One of the things that attracts visitors is of course the convenience of development facilities. The purpose of the study is to analyze the participation of local communities in developing tourism objects on Salido Beach in District IV Jurai Pesisir Selatan The theory used in this study is the Community Development theory proposed by Karel Marthen Eramuri. The research was conducted at Salido Beach in District IV Jurai, Nagari Salido, Pesisir Selatan Regency. This research used qualitative research methods with descriptive research type. The withdrawal of informants was carried out by purposive sampling technique. The data collection method in this study began with observation, in-depth interviews, and document studies. Data analysis techniques in research can be carried out in several stages, namely, data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study indicate that there are several community participations in developing Salido Beach tourism objects including: 1) Participation in Planning the Development of Salido Beach Tourism Objects. 2) Community Participation in Tourism Object Management and Development. 3) Participation in the Form of Supervision and 4) Participation in the Form of Salido Beach Tourism Objects Keywords: Participation, Local Community, Tourism Object
Peran Keluarga dalam Menumbuhkan Ketahanan dan Keamanan Bangsa Tika Andarasni Parwitasari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.71 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4127

Abstract

Abstrak Sebagai suatu sistem sosial terkecil, keluarga memiliki pengaruh luar biasa dalam hal pembentukan karakter positif individu. Karakter-karakter positif inilah yang akan menciptakan generasi muda bangsa yang cinta tanah air. Keluarga merupakan pilar pendidikan pertama dan utama dalam menumbuhkan sikap mencintai tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, memahami Pancasila sebagai ideologi negara, menumbuhkan rasa rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara. Artikel ini akan membahas mengenai keterkaitan antara seseorang yang tumbuh dalam keluarga yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi, maka cenderung tidak akan melakukan perbuatan yang merugikan serta merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam artikel ini juga diuraikan bagaimana keterlibatan dan peran keluarga, khususnya orang tua sangatlah penting dalam menciptakan generasi muda yang berjiwa nasionalis di tengah–tengah arus globalisasi, serta dihadapkan pada gencar nya berbagai macam budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya dan nilai luhur bangsa Indonesia. Generasi muda haruslah diberikan ruang dan sarana untuk mengeksplorasi kemampuannya dalam masyarakat secara positif, dengan mengarahkan mereka untuk aktif berorganisasi, guna membekali pengetahuan, keterampilan dan karakter yang mengembangkan sikap positif generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kata Kunci: Generasi Muda; Karakter, Keluarga, Nasionalisme Abstract As the smallest social system, the family has a tremendous influence in terms of the formation of a positive individual character. These positive characters will create the nation's young generation who love their homeland. The family is the first and main pillar of education in cultivating an attitude of loving the homeland, being aware of the nation and state, understanding Pancasila as the state ideology, fostering a sense of self-sacrifice for the nation and state, and having the initial ability to defend the state. This article will discuss the relationship between someone who grows up in a family who has a high spirit of nationalism, then tends not to do harmful actions and damage the life of the nation and state. This article also describes how the involvement and role of the family, especially parents, is very important in creating a young generation with a nationalist spirit in the midst of globalization, as well as being faced with the incessant variety of foreign cultures that are not in accordance with the culture and noble values ​​of the Indonesian nation. The young generation must be given the space and means to explore their abilities in society in a positive way, by directing them to be active in organizing, in order to provide knowledge, skills and characters that develop positive attitudes of the younger generation in the life of society, nation and state. Keywords: Young Generation, Character, Family, Nationalism
Peran Guru Terhadap Minat Siswa pada Kegiatan Ekstrakurikuler di SDN Mekarwangi Kabupaten Sumedang Yayat Hidayat; Yanuar Sulung
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.571 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4128

Abstract

Abstrak Pada umumnya pembelajaran di sekolah masih terfokus pada guru, dan belum terpusat pada siswa (student centered). Salah satu kegiatan yang dapat mendukung potensi siswa yakni kegiatan ekstrakurikuler. Pada proses belajar mengajar di SD Negeri Mekarwangi, Ketika pembelajaran berlangsung terdapat beberapa siswa yang hiperaktif, maka dengan adanya kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler di sekolah diharapkan dapat membantu untuk menyalurkan bakat dan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru ekstrakurikuler terhadap minat siswa nya dalam kegiatan ekstrakurikuler. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif, data diperoleh dengan wawancara, dokumentasi dan observasi, Teknik analisis data sebelum, saat, dan setelah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan peran guru ekstrakurikuler, diantaranya mendorong anak didiknya agar senantiasa memiliki motivasi tinggi dan aktif, memberikan bimbingan kepada anak didiknya, dan memberikan inspirasi kepada siswa mengenai tujuan, manfaat dalam kegiatan ekstrakurikuler. Faktor penghambat nya antara lain, adanya sarana dan prasarana yang kurang memadai, dalam pengelolaan kegiatan cenderung kurang terkoordinir, dan siswa kurang responsif dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Untuk solusinya yaitu, bekerja sama dengan sekolah lain untuk lebih variatif dalam hal kegiatan ekstrakurikuler termasuk lebih lengkapnya fasilitas baik itu sarana maupun prasarana, bekerja sama dengan komite orangtua sekolah agar dapat menyediakan sarana dan prasarana, dan berkoordinasi dengan kepala sekolah agar lebih berperan aktif dalam rangka meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler. Saran untuk guru ekstrakurikuler lebih meningkatkan bekerja sama dengan sekolah lain untuk lebih variatif dalam hal kegitan ekstrakurikuler, untuk kepala sekolah meningkatkan koordinasi dengan guru ekstrakurikuler agar dapat mengetahui apa kekurangannya pada saat kegiatan nya sedang berlangsung, dan untuk instansi pemerintahan agar lebih memperhatikan fasilitas yang masih belum cukup memadai, upaya dapat diberikan fasilitas yang cukup untuk menunjang berlangsungnya kegiatan ekstrakurikuler itu sendiri. Kata Kunci: Kegiatan Ekstrakurikuler, Peran Guru, Minat Siswa Abstract In general, learning in schools is still focused on the teacher, and not yet centered on students. One of the activities that can support the potential of students is extracurricular activities. In the teaching and learning process at SD Negeri Mekarwangi, when learning takes place there are some students who are hyperactive, so extracurricular activities at school are expected to help channel students' talents and interests. This study aims to determine the role of extracurricular teachers on their students' interest in extracurricular activities. The method used is descriptive qualitative, data obtained by interviews and observations, data analysis techniques before, during, and after the study. The results of the study show the role of extracurricular teachers, including encouraging their students to always have high motivation and be active, provide guidance to their students, and inspire students about the goals, benefits of extracurricular activities. The inhibiting factors include inadequate facilities and infrastructure, the management of activities tends to be less coordinated, and students are less responsive in participating in extracurricular activities. For the solution, namely, working with other schools to be more varied in terms of extracurricular activities including more complete facilities, both facilities and infrastructure, collaborating with school parent committees so that they can provide facilities and infrastructure, and coordinating with school principals to play an active role in increase extracurricular activities. Suggestions for extracurricular teachers are to increase collaboration with other schools to be more varied in terms of extracurricular activities, for school principals to improve coordination with extracurricular teachers in order to find out what the shortcomings are when their activities are ongoing, and for government agencies to pay more attention to facilities that are still not available. adequate, efforts can be provided with sufficient facilities to support the extracurricular activities themselves. Keywords: Extracurricular Activities, Teacher's Role, Student's Interest
Pengaruh Kepemimpinan Strategis dan Work Life Balance terhadap Kinerja Pegawai Sherly; Desi Susanti; Sudung Simatupang
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.255 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4129

Abstract

Abstrak Kehidupan dunia organisasi tidak dapat dipisahkan dari kemampuan dari pemimpin organisasi tersebut dalam membina organisasi dan juga kemampuan dari pegawai dalam menyeimbangkan antara kehidupan pribadinya dengan pekerjaannya, yang pastinya akan berdampak terhadap kinerja pegawainya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan strategis dan work life balance terhadap kinerja pegawai pada pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Samosir yang berjumlah 118 pegawai, hasil dari uji validitas ditemukan bahwa seluruh variabel memiliki kriteria valid dan untuk uji reliabilitas variabel penelitian memiliki kriteria handal. Untuk uji normalitas seluruh variabel memiliki distribusi normal dan untuk koefisien determinasi kemampuan dalam menjelaskan variabel penelitian besarnya 55% dan korelasinya dinyatakan kuat. Hasil uji hipotesa kepemimpinan strategis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, demikian juga work life balance memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Ketika kepemimpin strategis dan work life balance dapat diterapkan dengan baik maka kinerja juga akan baik. Kata Kunci: Kepemimpinan Strategis, Work Life Balance, Kinerja Pegawai Abstract The life of the organizational world cannot be separated from the ability of the leader of the organization in fostering the organization and also the ability of employees to balance their personal lives with their work, which will certainly have an impact on the performance of their employees. The purpose of this study was to determine the influence of strategic leadership and work-life balance on employee performance in employees of the Samosir Regency Regional Secretariat which amounted to 118 employees, the results of the validity test found that all variables had valid criteria and for the reliability test the research variables had reliable criteria. For the normality test all variables have a normal distribution and for the coefficient of determination the ability to explain the research variable is 55% and the correlation is expressed strong. The results of the strategic leadership hypothesis test have a positive and significant influence on employee performance, as well as work-life balance has a positive and significant influence on employee performance. When strategic leadership and work-life balance can be applied properly, performance will also be good. Keywords: Strategic Leadership, Work-Life Balance, Employee Performance
Konsep Hubungan Suami-Istri Berdasarkan 1 Petrus 3:1-7 Inggrid Carolina Kiuk
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.107 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4130

Abstract

Abstrak Hubungan pasangan suami-istri setiap tahun mengalami permasalahan yang hebat sehingga mengakibatkan kehancuran dalam rumah tangga. Hal ini disebabkan pemahaman yang salah tentang peran pasangan suami-istri dalam kekristenan. Sehingga penerapan konsep hubungan suami-istri berdasarkan 1 Petrus 3:1-7 perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep hubungan suami istri yang benar sesuai dengan 1 Petrus 3:1-7. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian ini menemukan konsep hubungan suami istri berdasarkan 1 Petrus 3:1-7, yaitu istri harus tunduk kepada suami dan suami harus bersikap bijak kepada istri. Kata kunci: Konsep Hubungan Suami-Istri, 1 Petrus 3:1, Tunduk, Bijak Abstract The relationship between husband and wife every year experiences great problems, resulting in the destruction of the household. This is due to a misunderstanding of the role of husband and wife in Christianity. So that the application of the concept of husband and wife relationship based on 1 Peter 3:1-7 needs to be done. This study aims to find the correct concept of husband and wife relationship according to 1 Peter 3:1-7. This research uses qualitative research. This study found the concept of husband and wife relationships based on 1 Peter 3:1-7, namely the wife must submit to her husband and the husband must be wise to his wife. Keyword: Concept of Husband and Wife Relationship, 1 Peter 3:1-7, Submit, Wise
Analisis Implementasi Kebijakan Rekrutmen Tenaga Kerja Disabilitas di Badan Usaha Milik Daerah DKI Jakarta Fajri Hidayatullah; Khaerul Umam Noer; Muhammad Kadarisman; Evi Satispi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.464 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4131

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas mengenai implementasi UU 8/2016 dikaitkan dengan UU 13/2003 dan Peraturan Daerah DKI Jakarta 10/2011 tentang tenaga kerja bagi orang dengan disabilitas. Kebijakan dan regulasi terkait hak tenaga kerja terhadap penyandang disabilitas di Indonesia sudah cukup memadai, namun jika dilihat secara keseluruhan belum berjalan optimal pada pelaksanaannya. Hasil penelitian di BUMD Jakarta selaku pemberi kesempatan kerja, belum mempekerjakan penyandang disabilitas sesuai dengan ketentuan regulasi yang ada dan belum melaksanakan kewajibannya dengan memberikan pemenuhan hak – hak pekerja disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi untuk mengetahui dan menanalisis mengenai kebijakan perekrutan pekerja disabilitas di BUMD Jakarta. Dengan menggunakan metode kualitatif, hasil dari penelitian menunjukan bahwa implementor belum menjalankan ketentuan regulasi yang telah ada, sehingga realita yang terjadi dalam perekrutan tenaga kerja disabilitas belum berjalan dengan maksimal, secara perekrutan dan penempatan, serta tidak terpenuhinya kuota yang telah ditentukan bagi penyandang disabilitas. BUMD belum melaksanakan pemenuhan hak – hak penyandang disabilitas dalam hal memberikan peluang kerja, memberikan pelatihan keterampilan dan mendapatkan pekerjaan yang layak tanpa adanya diskriminasi. Kata Kunci: Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, Regulasi Tenaga Kerja, Hak Kesejahteraan Abstract This study focuses on analyzing the implementation of Law 8/2016 in relation to Law 13/2003 and DKI Jakarta Regional Regulation 10/2011 concerning employment for people with disabilities. Policies and regulations related to labor rights for persons with disabilities in Indonesia are adequate, but overall they have not been implemented optimally. The results of the research in Jakarta Regional Owned Enterprises as job opportunity providers, have not employed persons with disabilities in accordance with existing regulations and have not carried out their obligations by providing fulfillment of the rights of disabled workers. This study aims to provide information to identify and analyze policies regarding the recruitment of disabled workers. By using a qualitative method, the results of the study show that the implementor has not implemented the existing regulatory provisions, so that the reality that occurs in the recruitment of disabled workers has not run optimally, in terms of recruitment and placement, and the quota has not been fulfilled for persons with disabilities. Companies in Jakarta Regional-Owned Enterprises have not implemented the fulfillment of the rights of persons with disabilities in terms of providing job opportunities, providing skills training and getting decent jobs without discrimination. Keywords: manpower, person with disability, manpower regulation, welfare rights
Analisis Yuridis Terhadap Putusan Praperadilan Tentang Sah Atau Tidaknya Penghentian Penyidikan (Studi Putusan No: 13/Pid.Pra/2021/PN Mks) Bariek Ramdhani Pababbari; Ade Darmawan Basri
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.895 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4132

Abstract

Abstrak Praperadilan merupakan salah satu upaya hukum yang dapat diajukan oleh tersangka apakah upaya paksa seperti penahanan atas dirinya bertentangan dengan Pasal 21 KUHAP, atau melewati batas waktu Pasal 24 KUHAP, selain itu upaya praperadilan juga dapat diajukan oleh penyidik, dan penuntut umum atau pihak ketiga (saksi korban). Secara yuridis Praperadilan adalah salah satu wewenang Pengadian negeri untuk memeriksa dan memutuskan tentang (1) Sah tidaknya suatu penangkapan dan atau penahanan atas permintaan tersangka atau keluarganya atau permintaan yang berkepentingan demi tegaknya hukum dan keadilan (2) Sah tidaknya penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan atas permintaan yang berkepentingan demi tegaknya hukum dan keadilan dan (3) Permintaan ganti-rugi atau rehabilitasi oleh tersangka atau keluarganya atau pihak lain atau kuasanya yang perkaranya tidak diajukan ke Pengadilan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan undang-undang dan hukum acara pidana (formal legal apporoach) dan pendekatan kasus (case apporoach) yang berhasil dimenangkan oleh rekan-rekan advokat pada kantor hukum ADE DARMAWAN BASRI & PARTNERS dengan bertujuan untuk memahami aturan hukum mengenai sah tidaknya penghentian penyidikan melalui terbitnya SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) dan disatu sisi untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum oleh hakim tunggal praperadilan dalam perihal menyatakan menerima dan mengabulkan permohonan Pemohon untuk seluruhnya dalam putusan praperadilan nomor: 13/Pid.Pra/2021/PN Mks. Kata Kunci: Sah Tidaknya Penghentian Penyidikan, Praperadilan Abstract Pretrial is one of the legal efforts that can be submitted by the suspect whether forced efforts such as detention of him are contrary to Article 21 of the Kuhap, or past the deadline of Article 24 of the Kuhap, in addition pretrial efforts can also be submitted by investigators, and public prosecutors or third parties (victim witnesses). Juridically pretrial is one of the authorities of the State Court to examine and decide about (1) the validity of an arrest and or detention at the request of the suspect or his family or a request of interest for the sake of upholding law and justice. (2) The validity of the termination of the investigation or the termination of the prosecution at the request of the interest for the sake of upholding the law and justice and (3) Request for damages or rehabilitation by the suspect or his family or any other party or his or her power of attorney whose case is not brought to the Court. This research uses research methods with a legal approach and criminal event law (formal legal apporoach) and case app (case apporoach) that was successfully won by fellow advocates at the law office ADE DARMAWAN BASRI & PARTNERS with the aim to understand the rule of law regarding the validity of the termination of the investigation through the issuance of SP3 (warrant of termination of investigation) and on the one hand to find out the basis of legal consideration by a single pretrial judge in the matter of declaring to accept and grant the Petitioner's application for all in the pretrial verdict number: 13/Pid.Pra/2021/PN Mks. Keywords: The Validity of the Termination of the Investigation, Pretrial
Faktor Pendukung dan Penghambat Pengelolaan Pariwisata Pantai Tanjung Kait di Kabupaten Tangerang Rizal Fatli Maulana; Muhammad Rosul Asmawi; Pri Utami
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.553 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4133

Abstract

Abstrak Pantai Tanjung Kait merupakan Pantai yang terdapat di Kabupaten Tangerang yang dikategorikan dalam tahap berkembang dan berpotensi. Kurangnya perhatian dari Disporabudpar Kabupaten Tangerang dan kualitas SDM yang kurang baik memberikan dampak terhadap pengembangan Pantai Tanjung Kait. Menyikapi persoalan tersebut adanya Rencana Strategis Disporabudpar Kabupaten Tangerang diharapkan memberi peluang bagi Pantai Tanjung Kait menjadi wisata yang lebih maju. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan pariwisata Pantai Tanjung Kait di Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pendukung pengelolaan pariwisata Pantai Tanjung Kait meliputi adanya dukungan penuh dari pemerintah desa dan panorama yang indah, sedangkan faktor penghambat pengelolaan pariwisata Pantai Tanjung Kait meliputi hak kepemilikan tanah yang belum sepenuhnya milik pemerintah, kurangnya sarana dan prasarana, minimnya kesadaran masyarakat, belum adanya promosi wisata. Kata Kunci: Faktor Pendukung dan Penghambat, Pengelolaan Pariwisata. Abstract Tanjung Kait Beach is a beach located in Tangerang Regency which is categorized in the developing and potential stage. The lack of attention from the Tangerang Regency Disporabudpar and the poor quality of human resources have an impact on the development of Tanjung Kait Beach. Responding to this problem, the Tangerang Regency Disporabudpar Strategic Plan is expected to provide an opportunity for Tanjung Kait Beach to become a more advanced tourism. The purpose of this study was to determine the supporting and inhibiting factors in the management of Tanjung Kait Beach tourism in Tangerang Regency. This study uses qualitative research methods by conducting observations, interviews and documentation as data collection techniques. The results of this study indicate that the supporting factors for Tanjung Kait Beach tourism management include full support from the village government and a beautiful panorama, while the inhibiting factors for Tanjung Kait Beach tourism management include land ownership rights that are not fully owned by the government, lack of facilities and infrastructure, lack of public awareness, there is no tourism promotion. Keywords: Supporting and Inhibiting Factors, Tourism Management.