cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,219 Documents
Pengaruh Metode Resitasi Terhadap Keterampilan Berfikir Kreatif pada Karakteristik Siswa di Sekolah Kelas II SDN Gayungan II Surabaya Mya Salsabilla Al Adilla; Achmad Fanani; Rarasaning Setianingsih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3773

Abstract

AbstrakPembelajaran merupakan suatu proses yang terdiri dari serangkaian perilaku yang terjadi dalam situasi pendidikan oleh guru dan siswa berdasarkan hubungan timbal balik untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam pembelajaran, ada banyak tujuan yang harus dicapai. Dalam konteks ini, pembelajaran adalah kumpulan komponen pembelajaran yang berinteraksi dan berintegrasi satu sama lain. Termasuk dalam studi kuasi-eksperimental, studi kuasi-eksperimental adalah studi yang memberikan pengobatan dan mengukur konsekuensi pengobatan tetapi tidak menggunakan sampel acak untuk menyimpulkan perubahan yang disebabkan oleh pengobatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes esai. Hasil Berdasarkan analisis dalam penelitian ini, terdapat pengaruh metode pengajian terhadap kemampuan berpikir kreatif terhadap karakteristik siswa kelas dua SDN Gayungan II Surabaya. Hal ini dapat dibuktikan dengan menggunakan rumus t-test. Sehingga dapat dikatakan bahwa metode pengajian keterampilan berpikir kreatif terhadap karakteristik siswa kelas II di SDN Gayungan II Surabaya.Kata Kunci: Metode Pengajian, Keterampilan Berpikir Kreatif AbstractLearning is a process consisting of a series of behaviors that occur in educational situations by teachers and students based on reciprocal relationships to achieve certain goals. In learning, there are many goals to be achieved. In this context, learning is a collection of learning components that interact and integrate with each other.Included in quasi-experimental studies, quasi-experimental studies are studies that provide treatment and measure the consequences of treatment but do not use a random sample to infer changes caused by the treatment. The method used in this research is essay test questions.Results Based on the analysis in this study, there is an effect of the recitation method on creative thinking skills on the characteristics of the second grade students of SDN Gayungan II Surabaya. This can be proven by using the t-test formula. So it can be said that the method of recitation of creative thinking skills on the characteristics of class II students at SDN Gayungan II Surabaya.Keywords: Recitation Method, Creative Thinking Skills
Analisa Pelaksanaan Prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) di Pabrik Tahu Dele Emas Krajan Mojosongo Surakarta Guna Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Cicik Sudaryantiningsih; Yonathan Suryo Pambudi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3774

Abstract

AbstrakPabrik tahu DELE EMAS terletak di kampung Krajan RT02 RW 01. Dari penelitian awal, pabrik belum menjalankan prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) dengan baik, karena tidak ada Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam produksi tahu. Tujuan dari penelitian ini 1) Menganalisa penerapan Prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) oleh pabrik tahu dele Emas Krajan. 2) Menganalisa Aspek produksi di pabrik tahu DELE EMAS Krajan yang perlu disesuaikan dengan GMP. 3) Menyusun Draft Standart Operasional Prosedur (SOP), Higiene dan Sanitasi Tempat Kerja dan higienitas karyawan di pabrik tahu DELE EMAS Krajan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2021-Januari 2022, bertempat di pabrik tahu DELE EMAS Krajan mojosongo, Surakarta. Guna memperoleh data penerapan Prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) dilakukan dengan pengamatan dan wawancara tentang penerapan GMP. Selanjutnya dibandingkan dengan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.03.1.23.04.12.2206 Tahun 2012. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) Penerapan Prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) dalam aspek Kesehatan dan hygiene karyawan, serta Pemeliharaan dan program Higiene dan sanitasi oleh pabrik tahu DELE EMAS di Krajan Mojosongo, Surakarta, belum dilaksanakan dengan baik.2) Sub aspek GMP yang belum diterapkan di Pabrik tahu DELE EMAS antara lain: kebersihan dan kebiasaan karyawan, pemeliharaan dan pembersihan, program pengendalian hama, dan mencegah masuknya hama. 3) Perlu Menyusun Draft Standart Operasional Prosedur (SOP), yaitu Standar Operasional Prosedur Kesehatan dan Higiene Pengrajin Tahu, dan Standar Operasional Pemeliharaan dan Program Hygiene Sanitasi.Kata Kunci: Good Manufacturing Practice, Protokol Kesehatan, Standar Operasional Prosedur AbstractThe DELE EMAS tofu factory is located in Krajan village RT02 RW 01. From the initial research, the factory has not properly implemented the principles of Good Manufacturing Practice (GMP) because there is no Standard Operating Procedure (SOP) in the production of tofu. The purpose of this study 1) To analyze the application of the principles of Good Manufacturing Practice (GMP) by the Dele Emas Krajan tofu factory. 2) Analyzing the production aspects at the DELE EMAS Krajan tofu factory that needs to be adjusted to GMP. 3) Prepare a Draft Standard Operating Procedure (SOP), Workplace Hygiene and Sanitation, and employee hygiene at the DELE EMAS Krajan tofu factory. This research was conducted from September 2021 – January 2022 at the DELE EMAS tofu factory in Krajan mojosongo, Surakarta. In order to obtain data on the application of Good Manufacturing Practice (GMP) principles, observations and interviews were conducted on the application of GMP. Furthermore, it is compared with the Regulation of the Head of the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia Number HK.03.1.23.04.12.2206 the Year 2012. The conclusions of this study are 1) The application of the principles of Good Manufacturing Practice (GMP) in the health and hygiene aspects of employees, as well as the Hygiene and Sanitation Maintenance and program by the DELE EMAS tofu factory in Krajan Mojosongo, Surakarta, has not been implemented properly. 2) GMP sub-aspects Those that have not been implemented at the DELE EMAS tofu factory include: employee hygiene and habits, maintenance and cleaning, pest control programs, and preventing the entry of pests. 3) It is necessary to draw up a draft of Standard Operating Procedures (SOP), namely Standard Operating Procedures for Health and Hygiene for Tofu Craftsmen and Standard Operational Maintenance and Sanitation Hygiene Programs.Keywords: Good Manufacturing Practice, Health Protocol, Standard Operating Procedure
Analisis Kelayakan Pengadaan Moda pada PT X dengan Metode Capital Budgeting Nurlaela Kumala Dewi; Vina Pandusa
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3775

Abstract

AbstrakPT X pemasok kelapa tua yang berasal dari Kabupaten Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat, setiap tahunnya PT.X mengalami peningkatan permintaan kelapa tua untuk konsumen yang berada di kota Bandung dan sekitarnya, Saat ini PT X hanya memiliki 2 moda angkutan dengan kapasitas setiap moda angkutnya adalah sebanyak 2100 butir kepala tua. Saat ini PT X sedang menghitung kemungkinan pengaturan kapasitas dan kelayakan pembelian investasi yaitu moda angkut baru dengan alternatif keputusan terbaik antara membeli atau menyewa. Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi Metode Forecasting (Peramalan) dengan 3 metode berbeda yaitu Freehand’s Method, Metode Semi Rata-Rata dan Least Squares Method. Selanjutnya metode yang digunakan adalah Metode Kapasitas Angkut dan Capital Budgeting yang meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), serta Payback Period. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa PT X harus sudah memiliki angkutan baru pada Tahun 2023 bulan September berdasarkan peramalan permintaan dengan menggunakan metode Least Square Method dan dilanjutkan menghitung kapasitas angkut menggunakan hasil ramalan hasil dari Least Square Method, serta total membeli moda selama lima tahun dengan menghitung biaya operasional pertahun serta harga kendaraan adalah Rp. 1,232,283,784 dan total menyewa moda selama lima tahun dengan biaya Rp.650.000/hari dan kenaikan pertahun sebesar 5% adalah Rp. 1,311,672,640. Artinya investasi yang akan dilakukan oleh PT X adalah membeli moda baru karena biaya yang dikeluarkan lebih sedikit daripada menyewa.Kata Kunci: Capital Budgedting, Forecasting, Kapasitas Angkut, Kelapa AbstractPT X is an old coconut supplier from Tasikmalaya Regency, West Java Province, every year PT. X experienced an increase in demand for old coconuts for consumers in the city of Bandung and its surroundings, currently PT X only has 2 modes of transportation with the capacity of each mode of transportation is as many as 2100 old heads. Currently, PT X is calculating the possibility of capacity arrangements and the feasibility of purchasing investments, namely new modes of transportation with the best alternative decision between buying or renting. The methods used in this study include the Forecasting Method (Forecasting) with 3 different methods, namely the Freehand's Method, the Semi-Average Method and the Least Squares Method. Furthermore, the method used is the Carrying Capacity Method and Capital Budgeting which includes Net Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), and Payback Period. From the results of the research that has been carried out, the results were obtained that PT X must already have new transportation by 2023 in September based on demand forecasting using the Least Square Method and continue to calculate the transportation capacity using the results of the estimated results of the Least Square Method, as well as a total of buying modes for five years by calculating the operating costs per year and vehicle prices are Rp. 1,232,283,784 and a total of renting modes for five years with  costs Rp.650,000/day and an annual increase of 5% is Rp. 1,311,672,640. This means that the investment to be made by PT X is to buy a new mode because the costs incurred are less than renting.Keywords: Capital Budgedting, Forecasting, Carrying Capacity, Coconut
Faktor Determinan Performa Kerja Karyawan di Industri Garmen Nasional Pandu Adi Cakranegara; Nanang Qosim; Rendi Wibowo; Retnoning Ambarwati; Antonius Ary Setyawan; Carolina Ety Widjayanti; Siti Nuzulia; Darwin Damanik
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3776

Abstract

AbstrakBanyaknya jumlah karyawan produksi disuatu industry menjadi suatu tantangan bagi karyawan pekerja kantoran dalam mengontrol dan menjaga kualitas dan kuantitas hasil produksi dan juga harus menjaga kinerja kerjanya supaya tetap mendapatkan hasil yang maksimal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi kerja, dan stress kerja terhadap kinerja karyawan Perusahaan di KBN Cakung. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 100 responden yang merupakan sampel jenuh yaitu seluruh pekerja karyawan pekerja kantoran di Perusahaan. Penulis juga menggunakan nonprobability sampling dengan purposive sampling. Peneliti menggunakan teknik analisis Metode pre test yang dilakukan kepada 30 responden, dan Metode Main test meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linear berganda, dan uji hipotesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dan motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan stress kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawanKata Kunci: Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Stres Kerja, Kinerja Karyawan AbstractThe large number of production employees in an industry becomes a challenge for office workers in controlling and maintaining the quality and quantity of production, and also maintain their work performance in order to keep getting maximum results. The main purpose of this study was to determine and analyze the effect of leadership, work motivation, and job stress to performance of employees at Perusahaan at KBN Cakung. By using a quantitative approach with 100 respondents who are saturated samples, namely all office workers at Perusahaan. The author also uses nonprobability sampling with purposive sampling. The researcher used analysis technique. The pre-test method was conducted on 30 respondents, and the Main test method included validity test, reliability test, normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, multiple linear regression test, and hypothesis testing. The results show that leadership and work motivation have no significant effect on performance of employees, and work stress has a significant effect on performance of employees.Keyword: Leadership, Work Motivation, Job Stress, Performance Of Employees
Pengembangan Deteksi Dini Perkembangan Sosial Anak Usia 3 Tahun dengan Instrumen Meutia Ayu Wintania; Sima Mulyadi; Edi Hendri Mulyana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3777

Abstract

AbstrakDeteksi dini merupakan upaya penjaringan dan dilaksanakan secara komprehensif untuk menemukan penyimpangan tumbuh kembang dan mengetahui serta mengenal faktor resiko pada anak. Penelian yang dilakukan bertujuan untuk meneliti perkembangan sosial pada anak usia 3 tahun dengan cara mendeteksi dini menggunakan instrument untuk kepentingan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini dilakukan semerta-merta untuk mengetahui bagaimana perkembangan anak usia 3 tahun apakah sesuai atau tidak dengan tahap perkembangan usianya. Rancangan penelitian ini menggunakan EDR atau Educational Design Research dengan melakukan tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik wawancara dan observasi pada Guru Kelas.Kata Kunci: Deteksi Dini, Perkembangan Sosial Anak, Instrumen Abstrack Early detection is a screening effort and is carried out comprehensively to find growth and development deviations and to know and recognize risk factors in children. This research aims to examine social development in children aged 3 years by detecting early using instruments for the benefit of early childhood education. This research was conducted immediately to find out how the development of children aged 3 years is appropriate or not with the stage of development of their age. This research design uses EDR or Educational Design Research by conducting analysis and exploration stages using interview and observation techniques to Class Teachers.Keywords: Early Detection, Child Social Development, Instrument
Moderasi Beragama Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika Sebagai Penguatan Karakter Siswa Muhamad Hijran; Reza Adriantika Suntara
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.3784

Abstract

Abstrak Keberagaman Agama warga negara Indonesia sangat besar dengan ditandai dengan adanya enam agama yang diakui oleh negara secara administratif dan hukum. Proses menjaga harmonisasi keberagaman agama harus didukung dengan berbagai cara, khususnya di sekolah. Konsep inilah yang harus disampaikan kepada masyarakat Indonesia, khususnya generasi mudanya seperti siswa di sekolah karena merupakan sebagai tulang punggung kemajuan negara Indonesia di masa yang akan datang. Melalui penelitian ini yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Puding Besar diharapkan dapat menjadi sarana penguatan karakter dalam moderasi beragama dalam mengatasi berkembangnya pemahaman dan pengamalan keagamaan yang berlebihan yang menyasar generasi muda khususnya siswa di sekolah. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Metode penelitian ini dianggap sangat sesuai untuk menggali masalah dan mendapatkan jawaban atas setiap pertanyaan yang ada. Hasil dari penelitian ini, dalam mengatasi permasalahan tersebut, diperlukannya kolaborasi antara sekolah, masyarakat serta lembaga terkait. Salah satu yang dilakukan dengan mengadakan berbagai acara seperti kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan, Pekan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, serta ceramah keagamaan. Abstract The religious diversity of Indonesian citizens is very large, marked by the existence of six religions that are recognized by the state administratively and legally. The process of maintaining the harmony of religious diversity must be supported in various ways, especially in schools. This concept must be conveyed to the Indonesian people, especially the younger generation such as students in schools because they are the backbone of the progress of the Indonesian nation in the future. Through this research conducted at SMA Negeri 1 Puding Besar, it is hoped that it can be a means of strengthening character in religious moderation in overcoming the development of excessive religious understanding and practice that targets the younger generation, especially students in schools. This research was conducted using a qualitative approach with a case study method through observation, interview, and documentation study techniques. This research method is considered very appropriate for exploring problems and getting answers to every question that exists. The results of this study, in overcoming these problems, collaboration is needed between schools, the community and related institutions. One of the things that is done is by holding various events such as national insight provision activities, the Pancasila Student Profile Strengthening Project Work Exhibition Week, and religious lectures
Implementasi Pembiayaan oleh Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kota Bandar Lampung Endang Prasetya; Indah Satria; Maudina Cahyani Aptasyah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3786

Abstract

AbstrakUMKM di Indonesia masih membutuhkan dukungan dari Usaha Besar. UMKM dapat melakukan kerjasama dengan industri, pemerintah dan akademis dengan tujuan agar bisa membuka peluang pendanaan, melalui sistem pembiayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yaitu melakukan studi kepustakaan (Library Research) terhadap hal-hal yang bersifat teoritis yaitu suatu pendekatan yang dilakukan dengan mempelajari asas-asas hukum dalam teori/pendapat sarjana dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pendekatan empiris yaitu pendekatan yang dilakukan melalui penelitian secara langsung terhadap objek penelitian dengan cara pengamatan (observation) dan wawancara (interview) yang berhubungan dengan masalah penelitian. Implementasi pembiayaan oleh LPDB bagi Pelaku UMKM, LPDB saat ini menyediakan bantuan berupa program EKOR dimana diperuntukan untuk pelaku UMKM melalui Pola Channeling. Pemerintahlah yang menyalurkan bantuan dengan melalui PT.BPR. Waway Lampung dengan dana yang diberikan oleh APDB, sehingga pelaku UMKM mendaftarkan langsung kepada PT.BPR. Waway Lampung untuk mendapakan persetujuan agar diberikan bantuan dengan program EKOR. Faktor penghambat dari implementasi pembiayaan oleh lembaga pengelolaan dana bergulir bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah di Kota Bandar Lampung ialah ada sebagian kelurahan yang para debitur tidak membayar kewajibannya, dan terdapat beberapa wilayah atau perkelurahan yang sebagian usaha nya tidak berjualan atau tidak bergerak lagi, juga pelaku UMKM yang tidak bertempat tinggal di wilayah atau kelurahannya lagi, kemudian usaha tidak bisa berproduktif kembali karena pelaku UMKM sudah wafat atau pindah tangan.Kata Kunci: Implementasi, Pembiayaan, UMKM AbstractMSMEs in Indonesia still need support from Large Enterprises. MSMEs can collaborate with industry, government and academia with the aim of opening up funding opportunities, through a financing system. This research uses a normative juridical approach, namely conducting a literature study (Library Research) on theoretical matters, namely an approach carried out by studying legal principles in the theory / opinion of scholars and applicable laws and regulations. The empirical approach is an approach that is carried out through direct research on the object of research by means of observation and interviews related to research problems. The implementation of financing by LPDB for MSME Actors, LPDB currently provides assistance in the form of the EKOR program which is intended for MSME actors through the Channeling Pattern. It is the government that distributes aid through PT. BPR. Waway Lampung with the funds provided by APDB, so that MSME actors register directly with PT. BPR. Waway Lampung to get approval to be given assistance with the EKOR program. The inhibiting factor of the implementation of financing by revolving fund management institutions for Micro, Small, and Medium Enterprises in Bandar Lampung City is that there are some villages where debtors do not pay their obligations, and there are some areas or areas where some of their businesses do not sell or are no longer moving, as well as MSME actors who do not live in their areas or villages anymore, then the business cannot produce again because the MSME actor has died or changed hands.Keywords: Implementation, Financing, UMKM
Efektivitas Strategi Reverse Enginering Industri Pertahanan Nasional Guna Modernisasi Alutsista Iwan Irawan Budipurwanto; Dwi Soediantono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3788

Abstract

AbstrakKontribusi industri pertahanan terhadap kemajuan teknologi militer belum optimal, yang mempengaruhi keberhasilan sistem pertahanan berdasarkan keunggulan teknologi alutsista. Di sisi lain, disparitas kemampuan teknis alutsista antara Indonesia dengan negara maju mendorong Indonesia melakukan transfer teknologi ke negara maju. Namun, tidak semua negara dan perusahaan yang memproduksi alutsista mau melakukan alih teknologi secara penuh, sehingga menyulitkan negara berkembang untuk melepaskan diri dari ketergantungannya pada negara maju. Untuk itu diperlukan teknik penelitian dan pengembangan yang mempercepat penguasaan teknologi alutsista. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi cadangan rekayasa litbang dalam pelaksanaan modernisasi TNI Alutsista; teknik kuantitatif serta penganalisisan data Measures of Effectiveness (MOE) dipergunakan.Kata Kunci: Alutsista, Industri Pertahan Nasional
Peranan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Karawang Dalam Memberikan Pendidikan Politik Kepada Pemilih Disabilitas Ahmad Fariji; Aris Riswandi Sanusi; Lusiana Rahmatiani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i2.3791

Abstract

The author conducted research examining the role of the Election Supervisory Board of Karawang Regency in providing political education to voters with disabilities. This study applies a qualitative method. The qualitative approach is used to describe and understand the phenomena emerging in the research based on information provided by the research subjects. The subjects of this research are the Chairman of the Karawang Regency Election Supervisory Board (Bawaslu), the Coordinator of the Prevention, Community Participation, and Public Relations Division, and the Coordinator of the Violation Prevention, Data, and Information Division. The findings of the study reveal that the Karawang Regency Election Supervisory Board plays a very important role in the process of political education for individuals with disabilities. Bawaslu Karawang implements a political education concept that focuses on inclusivity and accessibility for people with disabilities. These efforts include providing educational materials in accessible formats and collaborating with the General Election Commission (KPU) to ensure that polling stations (TPS) are disability-friendly. Political education is tailored to meet the specific needs of individuals with disabilities, ensuring that they understand their rights and how to participate in elections. Participatory supervision involves individuals with disabilities in the election monitoring process, giving them direct insight into the electoral mechanisms and the importance of each stage in maintaining fairness and transparency. This also helps them understand their rights and responsibilities as voters, as well as how to report violations. Keywords: Bawaslu’s Role, Political Education, Disability
Analisis Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 114/PPU-XX/2022 Yuliani Fitriasih Widhi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.3792

Abstract

Abstrak Pelaksanaan Pemilu tahun 2024 ditetapkan dengan sistem proporsional terbuka melalui putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.114/PUU-XX/2022. Putusan itu menjawab uji materi Pasal 168 ayat (2) UU No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur sistem proporsional terbuka. Kini pasca adanya putusan MK 114/PUU-XX/2022, bola menggelinding di ranah Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar konsisten melaksanakan amanah tersebut. Yang dimaksud dengan sistem proporsional mengacu pada metode perhitungan suara yang memungkinkan partai politik mendapatkan kursi sesuai dengan persentase suara yang diperolehnya. Sedangkan sistem terbuka mengacu pada praktik di mana pemilih memiliki akses langsung terhadap calon-calon yang dipilih oleh partai politik. Sistem Pemilu merupakan salah satu hal penting dalam proses penyelenggaraan Pemilu terutama berkaitan dengan proses dan hasil Pemilu. Dalam sistem proporsional satu daerah pemilihan memilih beberapa wakil. Dalam sistem proporsional wilayah dianggap sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipecah, kursi untuk perwakilan wilayah dibagi berdasarkan jumlah suara yang diperoleh para kontestan. Sedangkan sistem campuran memadukan di antara keduanya dengan mengambil beberapa sisi positif dari masing-masing sistem. Kata Kunci: Putusan, Analisis, Mahkamah Konstitusi