cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 2,081 Documents
EKSPLORASI KEKAYAAN SENI DAYAK NGAJU DI DESA TUMBANG MANGGU KABUPATEN KATINGAN Pepe Rusmitha Agel; Nur Khasanah; Muslimah Muslimah; Hernes Demar Wulan; Eli Karliani; Tryani Tryani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1732

Abstract

Abstrak Suku Dayak Ngaju memiliki kekayaan dalam hal kesenian. Suatu ciri yang dijumpai dalam kebudayaan Dayak Ngaju adalah kemampuan menyerap kebudayaan dari luar. Bahkan proses perpaduan dan pembauran kebudayaan tersebut dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak dapat disangkal bahwa ada juga kelompok - kelompok dari orang Dayak Ngaju yang meninggalkan kebudayaannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam - macam kesenian yang terdapat di Desa Tumbang Manggu, bagaimana kesenian tersebut dibuat dan apa saja manfaat serta kegunaannya, upaya apa saja yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tumbang Manggu untuk tetap menjaga kesenian tersebut agar tidak hilang seiring zaman. Pendekatan yang digunakan dalam penelian ini adalah kualitatif deskriftif dan metode yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa  Suku Dayak Ngaju yang ada di Desa Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah, memiliki kesenian yang beragam. Mulai dari kesenian tari, musik, menganyam, memahat dan melukis. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi yang semakin canggih nilai-nilai kesenian daerah mulai pudar dan perlahan hilang. Untuk mencegah hal itu terjadi masyarakat Desa Tumbang Manggu membentuk sebuah sanggar dan memperkenalkan kesenian daerah kepada pelajar yang ada di daerah tersebut, agar kesenian tidak dilupakan oleh generasi penerus dan ada hingga masa yang akan datang. Dari sanggar yg didirikan ini lah para pelajar mempelajari kesenian tari, musik, meganyam, memahat dan melukis serta memperkenalkan kepada masyarakat luas dengan cara mengikuti lomba-lomba yang ada. Kata kunci :Kesenian; Adat Istiadat Dayak; Suku Dayak Ngaju; Desa Tumbang Manggu AbstractThe Ngaju Dayak tribe has a wealth of art. A characteristic found in the Ngaju Dayak culture is the ability to absorb culture from outside. In fact, the process of cultural integration and assimilation is carried out in such a way that it cannot be denied that there are also groups of Ngaju Dayak people who have left their own culture.This study aims to find out the various arts found in Tumbang Manggu Village, how the art is made and what are the benefits and uses, what efforts are made by the people of Tumbang Manggu Village to keep the art from being lost over time. The approach used in this research is descriptive qualitative and the methods used are interviews, documentation and observation. The results of this study indicate that the Ngaju Dayak tribe in Tumbang Manggu Village, Sanaman Mantikei District, Katingan Regency, Central Kalimantan, has a variety of arts. Starting from the arts of dance, music, weaving, sculpting and painting. Along with the development of the times and increasingly sophisticated technology, the values of regional art began to fade and slowly disappear. To prevent this from happening, the people of Tumbang Manggu Village formed a studio and introduced local arts to students in the area, so that the arts were not forgotten by the next generation and existed for the future. From the studio that was established, the students learned the arts of dance, music, weaving, sculpting and painting and introduced them to the wider community by participating in existing competitions.Keywords: Art; Dayak Customs; Ngaju Dayak Tribe; Fallen Manggu Village
PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM MENANGGULANGI COVID-19 M Saldi Dermawan; Aulia Sholichah Iman Nurchotimah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1741

Abstract

AbstrakPandemi covid-19 menjadi pandemi di seluruh dunia yang berdampak pada segala aspek kehidupan di dunia. Di Indonesia sendiri, Pandemi covid-19  telah mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang suka berkumpul dan melakukan aktivitas secara normal hingga dipaksa untuk berjaga jarak serta melakukan segala aktivitas melalui trying atau advanced. Di satu sisi, digitalisasi akibat pandemi covid-19  ini memberikan berbagai kemudahan namun di sisi yang lain juga menyimpan berbagai hambatan dan tantangan. Hambatan dan tantangan tersebut berkaitan dengan cara menanggulangi pandemi covid-19 ini. Artikel ini  mengemukakan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam menanggulangi covid-19 dengan metode Literature review dengan Teknik membuat ringkasan (summarize) yang akan memberikan solusi bagaimana strategi dan cara menanggulangi pandemi covid-19 ini dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila yang dapat menjadi langkah yang tepat untuk mengingatkan  masyarakat, akan nilai-nilai Pancasila harus dikonstruksikan dan di terapkan sebagai filosofi kehidupan. Oleh sebab itu kita warga negara Indonesia jangan pernah lupa untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup dalam menanggulangi pandemi covid-19Kata Kunci: Pancasila, Nilai, Covid-19 AbstractThe Coronavirus pandemic is a worldwide pandemic that affects all aspects of life in the world. In Indonesia itself, the Coronavirus Pandemic has changed the habits of Indonesian people who like to gather and carry out normal activities so that they are forced to be on guard and carry out all activities through trying or advancing. On the one hand, digitization due to the Coronavirus pandemic provides various conveniences but on the other hand it also saves various obstacles and challenges. These obstacles and challenges are related to how to deal with this Coronavirus pandemic. This article proposes the application of Pancasila values in tackling COVID-19 with the Literature review method with a summary technique that will provide solutions on how to strategy and how to deal with this Coronavirus pandemic by applying Pancasila values which can be the right step to remind the public, Pancasila values must be constructed and applied as a philosophy of life. Therefore, Indonesian citizens should never forget to apply the values of Pancasila in the life of the nation and state to cope with the COVID-19 pandemic.Keyword: Pancasila, Values Covid-19,
MENINJAU SEJAUH MANA IMPLEMENTASI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI Shofi Nurul Hikmah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1745

Abstract

AbstrakPenelitian ini lebih menekankan kepada sejauh mana capaian pendidikan kewarganegaraan di dalam bentuk implementasi mahasiswa di kehidupan sehari-harinya. Berdasarkan hasil penelitian yang penu- lis lakukan dengan judul “Meninjau Sejauh Mana Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Melalui Pen- didikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi (Studi Deskriptif Analitik Terhadap Mahasiswa PGSD UPI Cibiru)” dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1) Dari 18 responden mahasiswa PGSD UPI Ci- biru ternyata dalam prakteknya sudah banyak dan mengetahui mengenai kajian materi di dalam mata kuliah pendidikan kewarganegaraan. 2) Namun, dalam bentuk implementasinya dirasa masih sangat kurang dalam kehidupan sehari-harinya. 3) Selain itu, di dapatkan data bahwa para mahasiswa menilai penting sekali pendidikan karakter untuk diberikan pada jenjang yang diampunya. Dengan demikian, orientasi pendidikan kewarganegaraan dalam proses pendidikan karakter bagi mahasiswa ini penting untuk selalu ditanamkan dan diberikan pengarahan. Tujuan ini dapat dicapai jika terjadi bentuk kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan dan mahasiswa itu sendiri.Kata kunci: pendidikan karakter, mahasiswa, nilai pendidikan kewarganegaraan. AbstractThis research emphasizes the extent of the achievements of civic education in the form of student imple- mentation in their daily lives. Based on the results of research conducted by the author with the title "Re- viewing the extent to which the implementation of character education values through citizenship educa- tion in higher education (Analytical Descriptive Study of PGSD UPI Cibiru students)" can be taken as fol- lows: 1) Out of 18 respondents of PGSD UPI Cibiru students, it turns out that in practice already many and know about material studies in civic education courses. 2) However, in the form of implementation, it is still lacking in daily life. 3) In addition, obtain data that students assess the importance of character education to be given at the level they are attending. Thus, the orientation of civic education in the character educa- tion process for students is important to always be instilled and given direction. This goal can be achieved if there is a form of cooperation between the government, educational institutions and the college students. Key Words: character education, college students, the value of civic education.
PENGEMBANGAN NILAI MORAL PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Natasya Febrianti; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1772

Abstract

AbstrakMoral adalah ukuran baik buruk seseorang, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga masyarakat, dan warga negara. Sedangkan pendidikan moral adalah pendidikan untuk menjadikan anak manusia bermoral baik dan manusiawi. Tulisan ini bertujuan untuk memberi gambaran tentang menanamkan nilai moral peserta didik melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan serta dapat mengetahui definisi-definisi dari moral, pendidikan moral dan pendidikan moral pada anak. Metode peneletian yang dipakai adalah menggunaakan metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan yaitu berisi teori teori yang relevan dengan masalah–masalah penelitian. Kesimpulan dari tulisan ini adalah pembentukan moral peserta didik tidak hanya dari pelajaran-pelajaran lain saja namun dalam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan juga ikut serta berperan dalam pembentukan moral perserta didik.Kata Kunci: moral, warga negara, pendidikan moral, pendidikan kewarganegaraan. AbstractMoral is a measure of the good and bad of a person, both as a person and as a citizen, and a citizen. Meanwhile, moral education is education to make human children morally good and humane. This paper aims to provide an overview of instilling moral values in students through civic education and knowing the definitions of moral, moral education and moral education in children. The research method used is to use a literature review research method or literature study which contains theoretical theories that are relevant to research problems. The conclusion of this paper is that the moral prescription of students is not only from class lessons, but in Citizenship Education lessons also participate in the moral ordering of students.Keywords: moral, citizen, moral education, civic education.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID 19 MELALUI MEDIA E-LEARNING PADA PROGRAM STUDI PPKN FKIP UNIVERSITAS PASUNDAN Asep Deni Normansyah; Cep Miftah Khoerudin; Cahyono Cahyono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1815

Abstract

Pandemi Covid 19 telah mengakibatkan perubahan signifikan dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Sistem daring bukan lagi sebuah opsi melainkan menjadi konsekuensi dalam situasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi optimalisasi pembelajaran daring melalui E-Learning pada Program Studi PPKn FKIP Unpas. Metode yang digunakan yaitu studi deskriptif dalam pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan studi dokumentasi, kemudian dibantu dengan kuisioner sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran daring pada program studi PPKn FKIP Unpas telah memiliki mekanisme yang baik sejak mulai regulasi perkuliahan, persiapan peningkatan keterampilan Sumber Daya Manusia untuk pembelajaran daring hingga media Learning Management System yang digunakan. Upaya peningkatan kualitas pembelajaran daring telah ditempuh oleh Program Studi PPKn FKIP Unpas yang dibuktikan dengan dilaksanakannya pelatihan tenaga pengajar secara periodik dan kontinu, hal tersebut mendukung optimalisasi pembelajaran daring yang dilaksanakan selama pandemic Covid 19. Dengan demikian berdasarkan hasil penelitian yang digunakan mengungkapkan bahwa pembelajaran daring pada masa pandemic Covid 19 melalui e-learning pada Program Studi PPKn FKIP Universitas Pasundan telah berjalan secara optimal. Namun masih terdapat beberapa hal yang masih dalam proses perbaikan seperti kualitas muatan materi dan konten dalam e-learning dan pemahaman pengajar dalam proses akses LMS pada e-learning. Kata kunci: Pembelajaran daring, e-learning, PPKn, Pandemi Covid 19.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PENGIMPLEMENTASIAN PENDIDIKAN KARAKTER Desnita Fitriani; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1840

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan analisis kritis terhadap literatur yang relevan untuk membangun peran Pendidikan karakter. Pendidikan karatkter merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk membentuk karakter generasi muda. Situasi generasi muda di Indonesia saat ini dalam posisi yang sangat mengganggu. Berbagai kasus yang melibatkan generasi muda semakin meningkat dan menunjukkan bahwa ada kerusakan moral, yang menunjukkan bahwa generasi muda tidak memiliki karakter yang baik lagi, untuk itu diperlukan pendidikan karakter. salah satu sarana untuk mewujudkannya untuk generasi mendatang yaitu dengan dilakukan melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Harapan dari pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat meremajakan karakter siswa yang lambat laun merosot agar sejalan dengan nilai Pancasila.Kata Kunci: Pendidikan, karakter, Pendidikan Kewarganegaraan. AbstractThis study is a critical analysis of relevant literature to build the role of character education. Character education is one of the right choices to shape the character of the younger generation. The current situation of the younger generation in Indonesia is in a very disturbing position. Various cases involving the younger generation are increasing and show that there is moral damage, which shows that the younger generation does not have a good character anymore, for that character education is needed. One of the means to make it happen for future generations is through Citizenship Education. The hope of learning Citizenship Education can rejuvenate the character of students who gradually decline to be in line with the values of Pancasila.Keywords: Education, character, Citizenship Education.
PERAN KEPALA KELUARGA DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS REMAJA DI DESA LAMPUYANG KABUPATEN KOTA WARINGIN TIMUR Khairul Akbar; Eddy Lion; Ahmad Saefulloh
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1866

Abstract

AbstrakPenelitin ini bertujun untuk mengetahui peran kepala keluarga dalam membentuk karakter religius remja serta mengetahui faktor pengehambat dan pendukung kepala keluarga dalam membentuk karakter religius remaja di desa Lampuyang Kabupaten Kota Waringin Timur. Penelitian ini menggunakan penelitin deskritif pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala keluarga terdiri dari 10 informan, terdiri dari 5 kepala keluarga beragama Kristen, dan 5 kepala keluarga beragama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Peran kepala keluarga dalam membentuk karakter religius di desa Lampuyang Kabupaten Kota Waringin Timur yaitu dengan memperkenalkan tentang pengetahuan agama, mengajarkan kebiasan baik, mengajakbuntuk membiasakan hal-hal baik, sampai dengan mengingatkan apabila ada kesalahan ataupun kekurangan dalam sistem penerapannya ; 2) faktor penghambat dan dukung kepala keluarga dalam membentuk karakter religius remaja di desa Lampuyang Kabupaten Kota Waringin  Timur yaitu factor penghambatnya adalah konsistensi, sikap remaja yang masih labil, pengaruh zaman dan kemajuan teknologi, sedangkan faktor pendukungnya adalah adanya  dukungan dari orang tua, lingkungan, dan adanya guru. Adapun cara kepala keluarga dalam menangani faktor penghambat dalam membentuk karakter religious remaja yaitu melalui komunikasi yang baik terhadap remaja sertavmempunyai rasavkonsisten terhadap apa yang ingin dilaksanakan, sehingga dapat melakukan filtrasi terhadap perkembangan zaman dan menumbuhkan keinginan remaja untuk belajar lebih baik sehingga remaja-remaja mempunyai karakter yang lebih baik dan berguna bagi bangsa dan negara. Kata Kunci: Peran Kepala Keluarga dan Karakter Religius AbstractThis study aims to determine the role of the head of the family in shaping the religious character of adolescents and to determine the inhibiting and supporting factors the head of the family in the formation of the religious character of adolescents in Lampuyang Village, East Waringin City Regency.This study uses adescritive qualitative aaproach with data collection techniques using observation methods, interview methods, and documentation methods. The informants in this study were heads of families consisting of 10 informants, consisting of 5 hads of families who were Cristian, and 5 heads of families whobwere Muslim. The result showed that: 1) the role of the head of the family in shaping religious character in Lampuyang Village, Kota Waringin Timur District, namely by introducing religious knowledge, teaching good habits, inviting people to get used to good things, to remind them if there are erros of deficiencies in the implementation of system; 2). The inhibiting and supporting factors of the head of the family in shaping the religious character of adolescent in Lampuyang village, East Waringin City Regency, namely this inhibinting factors are technological progress, while the supporting factors are support from parents, the environment, and teacher. The way the head of family overcomes the inhibiting factors in shaping the religious character of adolenscents in through good communication with adolendcents and having a consistens sense of wht they want to do, so thar they can filter the development of the times and foster that desire. Teenagers to learn better so that teenagers have good character. Better and beneficial for the nation and state.Keywords: Role of Family Head and Religious Character
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGGUNAKAN POWER POINT MELALUI IN-SERVICE TRAINING Mulyani Mulyani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1906

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menggunakan Program Power Point Presentation Sebagai Media Pembelajaran di SD Negeri 2 Saradan pada semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan bentuk Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus, dilaksanakan di  SD Negeri 2 Saradan dengan subjek penelitian adalah guru  SD Negeri 2 Saradan Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 8 orang guru. Penilaian kemampuan guru dilakukan dengan teknik observasi dengan lembar observasi. Validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptip komparatif. Berdasarkan data empiris diperoleh fakta bahwa melalui penerapan in-service training dapat meningkatkan kompetensi guru  SD Negeri 2 Saradan semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 dalam penguasaan pembelajaran berbasis Program Power Point Presentation Sebagai Media Pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa melalui in-service training Kemampuan Guru Dalam Menggunakan Program Power Point Presentation Sebagai Media Pembelajaran SD Negeri 2 Saradan pada semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 dapat ditingkatkan.Kata kunci: kemampuan guru, Program Power Point Presentation, Media Pembelajaran, in-service training AbstractThis study aims to improve the ability of teachers to use the Power Point Presentation Program as a Learning Media at SD Negeri 2 Saradan in semester 1 of the 2019/2020 academic year. This study uses the form of School Action Research (PTS) which is carried out in 2 (two) cycles, carried out at SD Negeri 2 Saradan with the research subjects being teachers at SD Negeri 2 Saradan for the 2019/2020 academic year, totaling 8 teachers. The teacher's ability assessment is carried out by using observation techniques with observation sheets. Data validation is done by triangulation technique. Data analysis was carried out using comparative descriptive analysis techniques. Based on empirical data, it is found that through the implementation of in-service training, teachers of SD Negeri 2 Saradan in semester 1 of the 2019/2020 academic year can be obtained in mastering learning based on the Power Point Presentation Program as a Learning Media. It can be concluded that through in-service training the teacher's ability to use the Power Point Presentation Program as a Learning Media at SD Negeri 2 Saradan in semester 1 of the 2019/2020 academic year can be improved.Keywords: teacher ability, Power Point Presentation Program, Learning Media, in-service training
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KEBERAGAMAN DI INDONESIA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH Supriyadi Supriyadi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1919

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keberagaman di Indonesia melalui penerapan model pembelajaran make a match. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan atau Action Research. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Tawangharjo Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri. Penelitian dilaksanakan pada Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020. Subjek pada penelitian ini yaitu 10 siswa kelas IV SD negeri 1 Tawangharjo. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa tentang keberagaman Indonesia. Penelitian tindakan ini dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penelitian ini yaitu 1) Proses pembelajaran KD 3.6 dan 4.6 tentang keragaman Indonesia menggunakan model pembelajaran make a match lebih efektif, siswa menjadi lebih aktif, antusias serta berperan aktif, 2) Hasil belajar pada KD 3.6 pada siklus I diperoleh rerata 77,00 (cukup) dan siklus II diperoleh rerata 84,00 (baik), 3) Hasil belajar pada KD 4.6 pada siklus I diperoleh rerata 73,80 (cukup terampil) dan siklus II dengan rerata 86,30 (terampil).Kata Kunci: hasil belajar, make a match, keberagaman Indonesia, proses pembelajaran. AbstractThis study aims to improve student learning outcomes on diversity material in Indonesian through the application of the make a match learning model. The research conducted is Action Research. This research was conducted at State Elementary School 1 Tawangharjo, Wonogiri district. The research was conducted in second semester of the 2019/2020 academic year. The subjects in this research were 10 fourth grade students of State Elementary School 1 Tawangharjo. The object of this research is the result of student learning about the diversity of Indonesian. This action research was carried out in two cycles, namely first cycle and second cycle. The results of this research are 1) The learning process for basic competencies 3.6 and 4.6 about Indonesia diversity using the make a match learning model is more effective, students become nore active, enthusiastic and play an active role, 2) Learning outcomes for basic competencies 3.6 in the first cycle obtained an average of 77,00 (sufficient) and the second cycle obtained an average of 84,00 (good), 3) Learning outcomes at basic competencies 4.6 in the first cycle obtained an average of 73,80 (skilled enough) and the second cycle with an average of 86,30 (skilled).Keywords: learning outcomes, make a match, Indonesian diversity, learning process.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN PROGRAM MICROSOFT OFFICE 365 MELALUI PRAKTIK UNJUK KERJA PADA GURU SD Sri Hartini
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1920

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SD dalam menggunakan program Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran melalui praktik unjuk kerja. Penelitian menggunakan bentuk Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 4 Balepanjang dengan subjek penelitian sebanyak 8 orang guru. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Sekolah. Penilaian kemampuan guru dilakukan dengan teknik observasi dengan lembar observasi. Validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptip komparatif. Dari data empiris hasil penelitian diperoleh fakta bahwa melalui praktik unjuk kerja dapat meningkatkan praktik unjuk kerja dapat meningkatkan kemampuan guru SDN 4 Balepanjang Tahun Pelajaran 2019/2020 dalam menggunakan program Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa praktik unjuk kerja dapat meningkatkan kemampuan guru SDN 4 Balepanjang Tahun Pelajaran 2019/2020 dalam menggunakan program Microsoft Microsoft Office 365 sebagai media pembelajaran.Kata kunci: kemampuan guru, Microsoft Office 365, praktik unjuk kerja AbstractThis study aims to improve the ability of elementary school teachers to use Microsoft Office 365 programs as learning media through performance practices. The study used the form of School Action Research (PTS) which was carried out in 2 (two) cycles. This research was conducted at SDN 4 Balepanjang with research subjects as many as 8 teachers. The research method uses School Action Research. The teacher's ability assessment is carried out by using observation techniques with observation sheets. Data validation is done by triangulation technique. Data analysis was carried out using comparative descriptive analysis techniques. From the empirical data of the research results, it is found that through performance practices, improving performance practices can improve the ability of SDN 4 Balepanjang teachers in the 2019/2020 academic year in using the Microsoft Office 365 program as a learning medium. So it can be concluded that performance practices can improve the ability of SDN 4 Balepanjang teachers for the 2019/2020 academic year in using the Microsoft Microsoft Office 365 program as a learning medium.Keywords: teacher ability, Microsoft Office 365, performance practice