cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Proses Pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Kurikulum 2013 Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Studi Deskriptif di Kelas IX SMP Negeri 10 Kota Serang) Desti Angraeni; Ria Yuni Lestari; Wika Hardika Legiani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.043 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2518

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembuatan LKPD Kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, untuk mengetahui peran LKPD Kurikulum 2013 dalam meningkatkan kemandirian peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan untuk mengetahui kendala pemanfaatan LKPD Kurikulum 2013 dalam meningkatkan kemandirian peserta didik pada pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri 10 Kota Serang.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data melalui hasil dari wawancara, observasi dan dokumentasi kepada wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan peserta didik SMP Negeri 10 Kota serang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pembuatan LKPD Kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dilakukan dengan tahap melakukan analisis kurikulum, menyusun peta kebutuhan LKPD, menentukan judul KPD, menulis LKPD dan menentukan alat penilaian. Terdapat peran LKPD Kurikulum 2013 dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yaitu menciptakan suatu kondisi dimana peserta didik memiliki hasrat bersaing untuk maju demi kebaikan dirinya sendiri, sebagai sarana pembelajaran agar peserta didik mampu mengambil keputusan dan inisiatif untuk menghadapi masalah yang dihadapi, sebagai alat untuk menumbuhkan kepercayaan diri peserta didik atas apa yang dilakukannya. Adapun kendala yang dihadapi guru dan peserta didik dalam memanfaatkan LKPD Kurikulum 2013 dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik itu sendiri baik internal maupun eksternal adalah konsistensi, kreatifitas, kurangnya focus peserta didik, lemahnya daya tangkap peserta ddik dalam memahami materi serta pembelajaran jarak jauh pada kondisi pandemik covid 2019.Kata kunci: LKPD, Kemandirian, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan AbstractThe purpose of this study was to describe the process of making the 2013 Curriculum LKPD in Pancasila and Citizenship Education subjects, to determine the role of the 2013 Curriculum LKPD in increasing the independence of students in Pancasila and Citizenship Education subjects, and to find out the obstacles to using the 2013 Curriculum LKPD in increasing independence. students in Pancasila and Citizenship Education lessons at SMP Negeri 10 Serang City. This study uses a descriptive method with a qualitative approach and data collection through the results of interviews, observations and documentation to the deputy principal of the curriculum, teachers, and students of Junior High School Number 10 of  Serang City. The results of this study indicate that the process of making LKPD Curriculum 2013 in the subjects of Pancasila and Citizenship Education is carried out by conducting curriculum analysis, compiling a map of LKPD needs, determining the title of KPD, writing LKPD and determining assessment tools. There is a role for the 2013 Curriculum LKPD in increasing the independence of students' learning in the subjects of Pancasila and Citizenship Education, namely creating a condition where students have a competitive desire to advance for their own good, as a learning tool so that students are able to take decisions and take initiatives to deal with problems that arise. faced, as a tool to foster students' confidence in what they are doing. The obstacles faced by teachers and students in utilizing the 2013 Curriculum LKPD in increasing the learning independence of students themselves both internally and externally are consistency, creativity, lack of student focus, weak grasping power of students in understanding the material and distance learning in pandemic conditions. covid 2019.Keywords: LKPD, Independence, Pancasila Education and Citizenship
Upaya Pemerintah Dalam Mewujudkan Bela Negara Dan Pembentukan Karakter Bangsa Saat Pandemi Covid-19 Chalid Darmawan; Rudiyanto Rudiyanto; Bayu Asih Yulianto; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.953 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2521

Abstract

AbstrakPesatnya kemajuan teknologi informasi telah mempermudah komunikasi di dunia digital. Kehadiran media online menjadi ciri pesatnya pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi. Dalam beberapa tahun terakhir, media online berkembang pesat dan berkembang menjadi sarana pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat. Kemajuan pesat dalam inovasi informasi dan komunikasi memiliki pengaruh yang sangat akurat terhadap analisis legitimasi media dan reporter yang menulis berita. NVivo merupakan sebuah perangkat lunak studi kasus kualitatif yang dibuat oleh Qualitative way to Solve and Research (QSR), perusahaan pertama yang mengembangkan perangkat lunak tersebut. Penulisan artikel ini untuk menganalisis beberapa berita dan artikel online yang terkait bela negara dengan pembentukan karakter bangsa saat pandemi covid-19 untuk mengetahui hubungan dan upaya yang digalakkan pemerintah. Hasil dari penulisan ini menunjukkan bahwa Bela negara sangat erat kaitannya dengan pembentukan karakter bangsa di era pandemi covid-19. Karena Bahaya covid-19 yang tidak hanya menyerang fisik tetapi juga mental idiologi generasi muda. Sehingga pemerintah berkolaborasi dengan masyarakat menggalakkan revolusi mental untuk membangun nilai-nilai bela negara yang akan membentuk karakter bangsa selama pandemi covid-19 di beberapa sektor seperti pendidikan, media sosial dan lingkungan masyarakat.Kata Kunci: Teknologi, Media Online, Bela Negara, Karakter Bangsa AbstractThe rapid advancement of information technology has facilitated communication in the digital world. The presence of online media characterizes the rapid growth of information and communication technology. In recent years, online media has grown rapidly and has developed into a means of fulfilling people's information needs. Rapid advances in information and communication innovation have had a very accurate influence on the legitimacy analysis of media and reporters who write news. NVivo is a qualitative case study software created by Qualitative Ways to Solve and Research (QSR), the first company to develop the software. The writing of this article is to analyze some online news and articles  related to defending the country with the formation of the nation's character during the covid-19 pandemic to find out the relationship and the efforts promoted by the government. The results of this paper indicate that state defense is closely related to the formation of national character in the era of the covid-19 pandemic. Because of the danger of covid-19 which not only attacks the physical but also the mental ideology of the younger generation. So that the government collaborates with the community to promote a mental revolution to build state defense values that will shape the nation's character during the COVID-19 pandemic in several sectors such as education, social media and the community environment.Keyword: Technology, Online Media, Defend the Country, The Character of the Nation
Kebijakan Pencegahan dan Strategi Penanganan Stunting di Kalurahan Donokerto Turi Sleman Yogyakarta Ari Retno Purwanti; Titik Mulat Widyastuti; Yulian Agus Suminar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.812 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2522

Abstract

AbstrakStunting adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Kajian ini untuk menjelaskan bagaimana kebijakan pencegahan stunting di Kalurahan Donokerto Turi Sleman Yogyakarta dijalankan, dan untuk mengetahui bagaimana kebijakan yang dicanangkan oleh pemerintah desa dan relevansi penerapannya di masyarakat. Kebijakan yang dicanangkan oleh pemerintah desa akan ditelaah berdasarkan pada analisis kebijakan publik, indikator permasalahan yang ditemukan dalam implementasi kebijakan, dan saran atau rekomendasi kebijakan dalam pencegahan stunting di Desa Donokerto. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana upaya yang ditempuh oleh Pememerintah Desa Donokerto dalam melakukan pencegahan stunting pada warganya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh melalui dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh bahwa dalam penanganan stunting kebijakan dari Kalurahan Donokerto telah melakukan berbagai cara diantaranya penyuluhan oleh kader-kader yang sudah dibentuk, PMT ibu hamil, PMT ibu menyusui, Pembinaan kader-kader di desa-desa, rembuk stunting, melengkapi fasilitas posyandu untuk kegiatan penanganan stunting.Kata Kunci: Stunting, Pemerintah AbstractStunting is a developmental disorder experienced by children due to malnutrition, recurrent infections, and inadequate psychosocial stimulation. This study is to explain how the stunting prevention policy in Kalurahan Donokerto Turi Sleman Yogyakarta is carried out, and to find out how the policies proclaimed by the village government and the relevance of their implementation in the community. Policies launched by the village government will be reviewed based on public policy analysis, indicators of problems found in policy implementation, and policy suggestions or recommendations in stunting prevention in Donokerto Village. The purpose of this study is to find out how the efforts taken by the Donokerto Village Government in preventing stunting in its citizens. This research uses qualitative methods with a descriptive approach. Data sources are obtained through documentation and interviews. The results of the study obtained that in handling stunting policies from Kalurahan Donokerto have carried out various ways including counseling by cadres who have been formed, PMT pregnant women, PMT nursing mothers, Fostering cadres in villages, rembuk stunting, completing posyandu facilities for stunting handling activities, while the obstacles faced by the Government in implementing stuntingKeyword: Stunting, Government
Pendidikan Karakter dan Bela Negara Melalui Pembelajaran Jarak Jauh di Era Pandemi Covid-19 Luxni Maulana; Syamsunasir Syamsunasir; Panji Suwarno; Tomi Aris
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.95 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2523

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan satu bidang yang menjadi tanggung jawab Negara. Pemerintah Indonesia telah menetapkan tujuan pertama Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025 adalah pembentukan karakter bangsa. Pendidikan karakter di Indonesia merupakan gerakan nasional untuk menciptakan sekolah dalam membina generasimuda yang beretika, bertanggung jawab, karena pendidikan karakter lebih menekankan pada aspek nilai yang universal. Lembaga pendidikan dihadapkan dengan masalah besar untuk menanamkan nilai nilai bela Negara, dimana kondisi pergeseran ancaman maupun tantangan bagi Indonesia saat ini begitu nyata. Sebagai lembaga pendidikan, sekolah dasar harus dapat mempersiapkan generasi penerus yang memiliki karakter khususnya di era pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian yang didapatkan adalah Pendidikan karakter bela negara memerlukan strategi yang lebih inovatif dan efektif dalam pembelajarannya sehingga mampu meminimalkan dampak pandemi covid-19 khususnya pada perubahan perilaku peserta didik. Penilaian pendidikan karakter bela negara tetap dapat berjalan dengan baik melalui pembelajaran yang terbimbing dan terarah sehingga setiap siswa efektif belajar dan memanfaatkan waktu dengan baik. Selain itu Pendidikan karakter melalui pembelajaran daring bisa dilakukan dengan pembiasaan melakukan hal-hal yang positif, seperti yang kebanyakan diterapkan pada saat interaksi langsung dengan orang lain, baik itu teman, guru, dosen maupun yang lainnya.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pandemi Covid-19, Bela Negara AbstractReserve Component as a national resource that is prepared to be deployed through mobilization to enlarge and strengthen the strength and capabilities of the main components, namely the TNI and POLRI. The existence of an active period and an inactive period of Komcad on the other hand is also a question of whether Komcad can maintain its leadership competence during an in the off period. This study aims to improve the leadership competence of backup components through Reserve Component Integrated Training and Monitoring System (SPMT Komcad) in the off period. The method used in this research is a quantitative approach. The data collection technique in this research is using literature study, the authors develop a system with the waterfall model, namely sequentially starting from the analysis, design, coding, testing and support stages. Improving the leadership competence of backup components through through Reserve Component Integrated Training and Monitoring System (SPMT Komcad) in the off period can be a solution to increasing the leadership competence of Reserve Components during in off periods. Keywords: Character Education, Covid-19 Pandemic, National Defense
Pengaruh Konsep Diri Terhadap Komunikasi Interpersonal Perangkat Desa M Ridwan Rosadi; Daeng Ayub; Dafetta Fitrilinda
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.003 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2524

Abstract

AbstrakKonsep diri yang dimiliki pada seseorang akan mempengaruhi komunikasi interpersonal sehingga komunikasi  interpersonal  menjadi  lebih  efektif  dan  juga  dapat  menjadi  kurang  efektif. Seseorang  yang memiliki  konsep  diri  yang  positif  akan  mudah  untuk  berinteraksi  dengan  lingkungan  nya  sehingga  orang tersebut memiliki sikap terbuka didalam dirinya. Komunikasi adalah suatu alat yang digunakan manusia untuk berinteraksi dengan manusia lainnya, kehidupan manusia tidak akan terpenuhi jika tidak adanya komunikasi, karena sesama manusia kita pasti membutuhkan satu sama lainnya, dengan itu pentingnya komunikasi untuk membangun interaksi dengan orang lain.sedangkan Komunikasi interpersonal berkaitan juga dengan mempelajari perilaku manusia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Positif yang Signifikan Antara Konsep Diri Terhadap Komunikasi Interpersonal pada Perangkat Desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode  kuantitatif.  Pengumpulan  data  dilakukan  melalui  dokumentasi,  Observasi  dan  Kuisioner.  Jenis penelitian  ini adalah  ex-post facto. Hasil  Penelitian  menunjukan  adanya  pengaruh  yang signifikan  antara variabel Konsep Diri (X) terhadap Komunikasi Interpersonal (Y) Perangkat Desa pada saat bekerja di Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, yang besar pengaruhnya 30,8% , masih terdapat sebesar 69,2% ditentukan oleh faktor lain yang tidak menjadi bagian dari penelitian ini.Kata Kunci: Konsep Diri, Komunikasi Interpersonal, Perangkat Desa AbstractThe  self-concept   possessed   by  a  person   will  affect   interpersonal   communication   so  thainterpersonal communication becomes more effective and can also become less effective. Someone who has a positive self-concept will be easy to interact with his environment so that person has an open attitude within himself. Communication  is a tool used by humans  to interact with other humans,  human  life will not be fulfilled if there is no communication, because our fellow humans definitely need each other, with that the importance of communication to build interactions with other people. While interpersonal communication is also related to study human behavior. This research was conducted to determine the Significant Positive Effect of Self-Concept on Interpersonal Communication on Village Apparatus. The method used in this study is a quantitative method. Data collection is done through documentation, observation and questionnaires. This type of research is ex- post facto. The results showed that there was a significant influence between the variables Self-Concept (X) on Interpersonal Communication (Y) Village officials when working in Maredan Barat Village, Tualang District, Siak Regency, which had a large effect of 30.8%, there was still 69.2% determined by other factors that were not part of this study.Keywords: Self Concept, Interpersonal Communication, Village Apparatus
Implikasi Media Sosial Terhadap Formulasi Kebijakan Publik Khasanah Nur Latifah; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.035 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2525

Abstract

AbstrakDengan adanya revolusi industri 4.0 ini, membawa kemajuan terhadap teknologi terkhususnya media sosial. Indonesia merupakan negara demokrasi yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, dengan memanfaatkan media sosial masyarakat bisa memberikan partisipasi politiknya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh dan keefektifan media sosial terhadap formulasi kebijakan publik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian case study (studi kasus) dan bersifat deskriptif berdasarkan perolehan data dari masyarakat dengan sumber informasi jurnal. Hasil penelitian membuktikan bahwa media sosial dinilai efektif dalam penyampaian aspirasi, dengan media sosial ini dapat mempermudah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Tentunya, dengan kebebasan berpendapat yang ada, kita juga harus memperhatikan nilai dan norma yang berlaku.Kata kunci: Media Sosial, Aspirasi, Formulasi Kebijakan AbstractWith the industrial revolution 4.0, advances in technology, especially social media. , Indonesia is a democratic country that is oriented towards the welfare of the people. Therefore, by utilizing social media the community can provide political participation. The purpose of the study was to determine the influence and effectiveness of social media on the formulation of public policies. The method used in this research is a qualitative approach method with the type of case study and descriptive research based on data acquisition from the public with journal information sources. The results of the study prove that social media is considered effective in conveying aspirations, with social media it can facilitate communication between the government and the community. Of course, with the existing freedom of expression, we must also pay attention to the prevailing norms.Keywords: Social Media, Aspiration, Policy Formulation
Pengaruh Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Terhadap Peningkatan Keterampilan Partisipasi Siswa Sebagai Bentuk Keterlibatan Aktif Warga Negara Dea Aprilia Wiraman; Ujang Jamaludin; Ronni Juwandi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.754 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2526

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Mata Pelajaran PKn terhadap peningkatan Keterampilan Partisipasi Siswa Sebagai Bentuk Keterlibatan Aktif Warga Negara. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 10 Tangerang pada tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik statistik deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII dan VII SMPN 10 Tangerang tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap keterampilan partisipasi siswa, berdasarkan nilai signifikansi (dari tabel coefficients) diperoleh nilai signifikansi sebesa sebesar 0 lebih kecil dari < probabilitas 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X (Mata Pelajaran PKn) berpengaruh terhadap variabel Y (Keterampilan Berpartisipasi Siswa). Berdasarkan nilai t: diketahui nilai thitung  = 2,639  > ttabel = 1,666, sehingga dapat disimpulkan bahwa Mata Pelajaran PKn berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan berpartisipasi siswa. hipotesis (H1) diterima karena terdapat pengaruh yang signifikan dan bersifat positif dan signifikan, dengan besaran pengaruh sebesar setiap pertambahan 20% variabel Pendidikan Kewarganegaraan (X) maka variabel Keterampilan Partisipasi (Y) akan bertambah sebanyak 0,209.Kata kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Keterampilan Partisipasi, Partisipasi Siswa, Warga Negara AbstractThis study aims to determine the effect of Civics Subjects on increasing Student Participation Skills as a Form of Active Citizen Engagement. This research was conducted at SMP Negeri 10 Tangerang in the 2021/2022 academic year. The research method used is a quantitative method with descriptive statistical techniques. The population in this study were students of class VII and VII of SMPN 10 Tangerang in the academic year 2021/2022. The sampling technique used is purposive random sampling. The results showed that there was a significant influence between Citizenship Education Subjects on student participation skills, based on the significance value (from the coefficients table) obtained a significance value of 0 which is smaller than < 0.05 probability. So it can be concluded that the variable X (Civil Education Subjects) has an effect on the Y variable (Student Participation Skills). Based on the value of t: it is known that the value of tcount = 2,639 > ttable = 1,666, so it can be concluded that Civics Subjects have an effect on increasing students' participation skills. hypothesis (H1) is accepted because there is a significant and positive and significant effect, with the magnitude of the effect of every 20% increase in the Citizenship Education variable (X) then the Participation Skills variable (Y). will increase by 0.209.Keywords: Civic Education, Participation Skills, Student Participation, Citizen
Inkonsistensi Pendidikan Kewarganegaraan Indonesia di Era Society 5.0 Qatrunnada Yasinta; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.554 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2527

Abstract

AbstrakPerkembangan globalisasi yang terjadi didunia ini mempengaruhi banyak sekali sektor dan perubahan-perubahan yang sangat signifikan. Dari banyaknya perubahan yang terjadi i ada satu hal yang sangat mempengaruhi di semua sektor yaitu revolusi industry society 5.0 termasuk perubahan yang sangat amat pesat, sebelumnya indrusti ini sudah pernah berjalan di era sebelumnya yaitu Society 4.0. Industri ini pada awal mulanya adalah revolusi diam-diam yang dimulai Jepang karena menjajikan masyarakat untuk selalu berevolusi. Fokus dari society 5.0 ini mementingkan masyarakat dapat berinovasi di bidag teknologi informasi. Teknologi Informasi pada saat ini sangat mempengaruhi pada seluruh bidang dan sektor di kehidupan masyarakat, termasuk bidang pendidikan. Di era society4.0 hanya berfokus pada satu sektor, yaitu sektor industry tetapi seiring berjalannya waktu society 5.0 ini sudah berkembang sehingga sekarang fokusnya ada di beberapa bidang seperti di sektor ekonomi dan pendidikan. Tujuan dari revolusi ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menggunakan semua potensi yang telah diperoleh.Kata kunci: globalisasi, revolusi, society AbstractThe development of globalization that occurs in this world affects many sectors and changes that are very significant. From the many changes that have occurred to me, there is one thing that greatly affects all sectors, namely the society 5.0 industrial revolution, including very rapid changes, the industry has previously been running in the previous era,  Society 4.0. This industry was originally a silent revolution that started in Japan due to the promise of society to always evolve. The focus of society 5.0 is that people can see the field of information technology. Information technology at this time greatly affects all fields and sectors of people's lives, including the field of education. In the era of society4.0 it only focused on one sector, namely the industrial sector but over time society 5.0 developed so that now the focus is on several fields such as the economic and education sectors. The aim of this revolution is to improve the quality of people's lives by using all the potential that has been obtained.    Keywords: globalization, revolution, society
Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh dan Pengaruhnya Terhadap Nasionalisme Mahasiswa Sharfina Putri; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.772 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2528

Abstract

AbstrakPandemi COVID-19 telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah teknologi dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan melihat efektifitas metode pembelajaran jarak jauh khususnya pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, terhadap tingkat kewarganegaraan mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang mengutamakan studi kepustakaan yang berkaitan dengan masalah penelitian tentang efektivitas pembelajaran online pada tingkat nasionalisme siswa. Penelitian kepustakaan juga berarti suatu metode pengumpulan informasi dengan membaca buku, artikel, surat kabar dan laporan-laporan lain yang berhubungan dengan masalah penelitian. Studi literatur juga berguna untuk memperoleh informasi melalui berbagai referensi yang relevan. Jurnal ini akan melihat efektivitas pembelajaran moral serta implementasi nasionalisme siswa terhadap pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Dengan cara ini, diharapkan pihak-pihak yang berkepentingan, baik pengawas pendidikan, peran pemerintah, maupun masyarakat umum untuk lebih memperhatikan Pendidikan Kewarganegaraan untuk memperkuat semangat nasionalisme siswa dalam menghadapi tantangan akibat pandemi Covid 19.Kata kunci: Covid 19, Nasionalisme, Pendidikan Kewarganegaraan, Pembelajaran Jarak Jauh AbstractThe COVID-19 pandemic has changed various aspects of human life, one of which is technology and education. This study aims to assess and see the effectiveness of distance learning methods, especially in Citizenship Education courses, on the level of student nationality. The method used in this research is library research which prioritizes literature studies related to research issues on the effectiveness of online learning on the level of student nationalism. Literature research also means a method of gathering information by reading books, articles, newspapers and other reports that are related to research problems. Literature study is also useful for obtaining information through various relevant references. This journal will look at the effectiveness of moral learning as well as implementing student nationalism towards Citizenship Education lessons. In this way, it is hoped that interested parties, both education supervisors, the role of the government, and the general public will pay deeper attention to Citizenship Education to strengthen the spirit of student nationalism in facing the challenges caused by the Covid 19 pandemic.Keywords: Covid 19, Nationalism, Citizenship Education, Distance Learning
Upaya Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Untuk Melawan Globalisasi Ivan Putra Minarso; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.842 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2539

Abstract

AbstrakKeberadaan pemikiran mengenai usaha mempertahankan persatuan serta kesatuan dan menguatkan jati diri bangsa Indonesia di era globalisasi sangatlah penting untuk didalami. Peranan mahasiswa ini telah banyak dinantikan karena mereka memiliki eksistensi serta pola pikir kritis yang masih bisa ditingkatkan. Kilas balik mengenai sejarah yang telah menyatakan beberapa fenomena bahwasanya mahasiswa berpeluang besar dalam memperkuat persatuan dan kesatuan Indonesia di era globalisasi. Prosedur penelitian yang digunakan dalam posting ini adalah prosedur penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas beberapa fakta menarik terkait upaya penguatan persatuan dan kesatuan dalam menghadapi globalisasi bagi pelajar di Indonesia. Hasil penelitian yang diperoleh adalah dengan daya saing yang besar mereka ingin memahami aktivitas politik khususnya masalah-masalah sosial yang fundamental di dunia, sehingga penerapan kompetisi adalah memahami neoliberalisme. Dalam kasus persatuan dan kesatuan mahasiswa di Indonesia, masalah ini lebih dibawa ke arah lingkungan mengingat posisi mahasiswa sebagai agen perubahan bagi perubahan peradaban di Indonesia.Kata Kunci: Persatuan, Mahasiswa, Globalisasi AbstractThe existence of ideas about efforts to maintain unity and integrity and strengthen the identity of the Indonesian nation in the era of globalization is very important to be explored. The role of these students has been eagerly awaited because they have an existence and a critical mindset that can still be improved. Flashbacks on history have shown several phenomena that students have a great opportunity in strengthening the unity and integrity of Indonesia in the era of globalization. The research procedure used in this post is a qualitative research procedure. The purpose of this study is to discuss some interesting facts related to efforts to strengthen unity and integrity in the face of globalization for students in Indonesia. The results of the research obtained are that with great competitiveness they want to understand political activity, especially fundamental social problems in the world, so that the application of competition is to understand neoliberalism. In the case of student unity and integrity in Indonesia, this problem is brought to the environment considering the position of students as agents of change for civilizational change in Indonesia.Keywords: Union, Students, Globalization

Page 33 of 168 | Total Record : 1679