cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Analisis Penerapan Sistem Low Cost Carrier Terhadap Keputusan Pembelian Ulang Pada Maskapai Citilink Indonesia di Bandar Udara Internasional Achmad Yani Semarang Intan Mellisa Putri; Andi Syaputra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.789 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3248

Abstract

AbstrakLow Cost Carrier adalah maskapai penerbangan yang memberikan tarif lebih rendah namun dengan menghapus beberapa kenyamanan. Keputusan Pembelian Ulang merupakan salah satu faktor penting bagi perusahaan. Keputusan pembelian ulang terhadap suatu produk tersebut timbul karena konsumen merasa puas akan produk yang dibeli sebelumnya. Maskapai Citilink selalu berusaha memberikan fasilitas pelayanan yang baik dan memuaskan para penggunanya dengan harga yang ditawarkan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner serta membutuhkan sampel 105 responden yang dipilih menggunakan Non Probability Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Harga pada Sistem LCC (X) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Keputusan Pembelian Ulang (Y) sebesar 63,5% sisanya 36,5% variabel lain yang tidak diteliti.Kata Kunci: Low Cost Carrier, Keputusan Pembelian Ulang, Maskapai Citilink AbstractLow Cost Carrier is an offer by an airline that provides lower fares but eliminates some facilities for passenger comfort. The decision to repurchase is one of the important factors for the company. And the decision to repurchase a product arises if consumers are satisfied with the products they have bought before. With the prices offered, Citilink airlines always try to provide good service facilities and satisfy their passengers. This research method uses quantitative methods with data collection techniques using questionnaires and requires 105 respondents as samples, which were selected using Non Probability Sampling with Purposive Sampling techniques. And the results of the study indicate that the price variable in the LCC system (X) has a significant effect on the repeat purchase decision variable (Y) by 63.5% with the remaining 36.5% being other variables not examined.Keywords: Low Cost Carrier, Repurchase Decision, Citilink Airline
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan In-Flight Service dan Harga Terhadap Minat Pembelian Ulang Tiket Pada Maskapai Batik Air di Bandar Udara Internasional Achmad Yani Semarang Muhammad Fahrio Hafizhi; Andi Syaputra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.971 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3249

Abstract

AbstrakPenelitian ini bermaksud untuk menganalisis antara variabel kualitas pelayanan dan harga terhadap minat pembelian ulang tiket pada maskapai Batik Air di Bandar Udara Internasional Achmad Yani Semarang. Jumlah sampel yang dilakukan dalam penelitian ini sebanyak 110 responden  yang dikumpulkan melalui penyebaran kuisioner yang disebarkan kepada penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan maskapai Batik Air minimal dua kali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengujian hipotesis menggunakan uji regresi linear berganda, uji F, uji T yang bermaksud untuk mengetahui secara parsial dan simultan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dengan tingkat kepercayaan α=0,05% . Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kualitas pelayanan dan harga berpengaruh terhadap minat pembelian ulang tiket pada maskapai Batik AirKata Kunci: Kualitas Pelayanan, Pembelian Ulang, dan Maskapai Batik Air AbstractThis study aims to analyze the service quality and price variables on the intention to repurchase tickets on Batik Air airline at Achmad Yani International Airport, Semarang. The number of samples in this study were 110 respondents which were collected through the distributed of questionnaires given to passengers who traveled using Batik Air airline at least twice. The method used in this study is a quantitative method and hypothesis testing using multiple linear regression test, F test, T test which aims to determine partially and simultaneously the effect of the independent variable on the dependent variable with a confidance level of = 0,05%. The results of this study also show that the quality of servece and price affect the intention to repurchase tickets on Batik Air airline.Keyword: service quality, purchase ticket and Batik Air airline
Implementasi Prosedur Penanganan Penumpang Dengan Barang Dilarang oleh Petugas Aviation Security di UPBU Tebelian Sintang Gamas Naufal Yudhistira
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.097 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3250

Abstract

AbstrakUntuk menangani dan menunjang masalah terkait keamanan penerbangan, khususnya keamanan di UPBU Kelas II Tebelian Sintang, maka petugas unit Aviation Security menjadi petugas yang menjadi garda terdepan dan berwenang dalam menangani permasalahan tersebut. Petugas unit Aviation Security (AVSEC) merupakan petugas yang memiliki izin atau lisensi khusus yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang yang memiliki peran yang sangat penting karena bertanggung jawab penuh terhadap segala hal yang berkaitan dengan keamanan di Bandar Udara. Petugas unit Aviation Security memiliki tugas khusus seperti menjaga keamanan dan keselamatan di bandara, melakukan pengecekan terhadap penumpang dan barang yang hendak memasuki pesawat, memiliki otoritas untuk melakukan pengawasan jalur menuju pesawat udara, melakukan pengawasan terhadap barang bawaan baik berbahaya dan ilegal maupun tidak berbahaya dan ilegal, kargo, dan penumpang, baik itu penumpang umum maupun khusus Penumpang sendiri dilarang membawa barang dilarang yang masuk dalam kategori membahayakan dalam perjalanannya karena dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah bagi penumpang itu sendiri ataupun penumpang lain serta para staf yang bekerja dan pengelola bandara tersebut. Menurut PM 127 Tahun 2015, dijelaskan bahwa barang dilarang atau prohibited items merupakan barang yang dapat digunakan untuk melumpuhkan, melukai dan menghilangkan nyawa orang lain serta untuk melakukan tindakan melawan hukum yang meliputi alat peledak, barang berbahaya, alat-alat berbahaya dan senjata. Petugas Aviation Security merupakan petugas yang berwenang dalam menangani penumpang dengan barang dilarang (prohibited items) tersebut sesuai dengan prosedur yang sudah berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi dari prosedur petugas unit Aviation Security di UPBU Kelas II Tebelian Sintang dalam menangani penumpang dengan barang dilarang atau prohibited items dan apa yang menjadi kendala dalam penerapan prosedur tersebut serta langkah-langkah yang dilakukan oleh petugas unit Aviation Security dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana metode kualitatif merupakan metode yang meneliti mengenai kegiatan tingkah laku, perbuatan, cara pandang, tata cara hidup, maupun selera dari objek yang akan diteliti sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan dan juga sesuai dengan data yang akan diperoleh. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder dengan 4 (empat) metode pengambilan data yaitu wawancara, dokumentasi, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil wawancara serta observasi langsung di lapangan, petugas Aviation Security sudah mengimplementasikan Standard Operating Procedure (SOP) penanganan penumpang dengan barang dilarang dengan baik namun masih ada beberapa kendala dalam penerapannya, seperti kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang tersedia, penumpang yang tidak kooperatif serta masih banyak penumpang yang belum atau tidak mengetahui peraturan yang ada dan berlaku.Kata Kunci : Standard Operating Procedure (SOP), Barang dilarang (Prohibited Items), Petugas Aviation Security (AVSEC), UPBU Kelas II Tebelian Sintang AbstractTo handle and support issues related to aviation security, especially security at the UPBU Kelas II Tebelian Sintang, the Aviation Security unit officer is the officer who is at the forefront and is authorized to handle these problems. The Aviation Security Unit (AVSEC) officer is an officer who has a special permit or license issued by an authorized institution which has a very important role because they are fully responsible for all matters relating to security at the airport. Aviation Security unit officers have special duties such as maintaining security and safety at the airport, checking passengers and goods that want to enter the aircraft, having the authority to supervise the route to the aircraft, carry out supervision of both dangerous and illegal and harmless and legal luggage, cargo, and passengers, both general and special passengers. Passengers are prohibited from bringing prohibited items that are categorized as dangerous during their flight because it is feared that it can cause problems for the passengers themselves or other passengers as well as the staff who work and manage the airport. Passengers themselves are prohibited from bringing prohibited items that are categorized as dangerous on their journey because it is feared that it can cause problems for the passengers themselves or other passengers and the staff who work and manage the airport. According to PM or Ministerial Regulation number 127 of 2015, it is explained that prohibited items are items that can be used to paralyze, injure and kill other people as well as to carry out unlawful acts which include explosive devices, dangerous goods, dangerous equipment and weapons. Aviation Security Officers are officers authorized to handle passengers with prohibited items in accordance with applicable procedures.This study aims to find out how the implementation of the procedures for the Aviation Security unit officer at UPBU Kelas II Tebelian Sintang in handling passengers with prohibited items and what are the obstacles in implementing these procedures as well as the steps taken by the Aviation Security unit officers in overcoming these obstacles. This study uses a qualitative method, where the qualitative method is a method that examines behavioral activities, actions, perspectives, ways of life, and tastes of the object to be studied in accordance with the research to be carried out and also in accordance with the data to be obtained. Sources of data used in this study are primary and secondary data with 4 (four) data collection methods, namely interviews, documentation, observation and literature study. The results showed that based on the results of interviews and direct observations in the field, Aviation Security officers had implemented the Standard Operating Procedure for handling passengers with prohibited goods properly. But there are still some obstacles in its implementation, such as the lack of available Human Resources (HR), uncooperative passengers and many passengers who do not or do not know the existing and applicable regulations.Keywords: Standard Operating Procedure, Prohibited Items, Aviation Security, UPBU Kelas II Tebelian Sintang.
Pola Asuh Otoriter dan Demokaratis Orang Tua Tepian Sungai Segati Terhadap Anaknya Daeng Ayub; Ayu Zarmita Sari; Ria Rizkia Alvi; Wilson Wilson
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.073 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3253

Abstract

AbstrakStudi ini diarahkan untuk mengulas serta menganalisa pola asuh yang dilakukan oleh orangtua tepian sungai segati kepada anaknya di desa segati kecamatan langgam kabupaten pelalawan tentang pola asuh otoriter serta demokaratis, penelitian ini dirujukan untuk meneliti objek alamiah melalui pendekatan kualitatif, tujuannya untuk mengetahui dan menganalisa pola asuh otoriter serta demokaratis yang di gunakan oleh orangtua tepian sungai segati terhadap anaknya. Penelitian kualitatif bertujuan untuk menggambarkan realita yang cermat terhadap sebuah fenomena yang terjadi. Pengumpulan data menggunakan dekumentasi,observasi dan wawancara tentang pola asuh otoriter dan demokratis. Hasil studi memperlihatkan pola asuh yang digunakan orangtua tepian sungai Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan dalam mendidik, merawat dan menjaga anaknya menggunakan pola asuh otoriter dan demokaratis kedua pola asuh tersebut di terapkan orangtua tepian sungai segati terhadap anaknya dalam merwat anak-anaknya dapat diliat orangtua tepian sungai segati menggunakan pola asuh gabungan yakni pola asuh otoriter serta demokaratis.Kata Kunci: Pola Asuh, Orang Tua, Demokratis AbstractThis study is directed to review and analyze parenting carried out by parents on the banks of the Segati River for their children in Segati Village, Langgam District, Pelalawan Regency about authoritarian and democratic parenting. authoritarian and democratic used by Segati riverbank parents against their children. Qualitative research aims to describe a careful reality of a phenomenon that occurs. Collecting data using documentation, observations and interviews about authoritarian and democratic parenting. The results of the study show that the parenting pattern used by parents on the banks of the Segati River, Langgam District, Pelalawan Regency in educating, caring for and taking care of their children, uses authoritarian and democratic parenting. Segati uses a combined parenting style, namely authoritarian and democratic parenting.Keywords: Parenting, Parents, Democratic
Penerapan Media Pembelajaran Fipbook Berbasis TPACK pada Pembelajaran Tema 4 Kelas IV SD Hang Tuah 10 Juanda Delfita Nur Aprilutfi; Apri Irianto; Susi Hermin Rusminati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.794 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3274

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat mahasiswa terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran daring. Pembelajaran daring akan lebih menarik jika Anda menggunakan media. Media yang digunakan adalah media pembelajaran flipbook berbasis tpack. Media pembelajaran flipbook berbasis TPACK merupakan media yang memanfaatkan perkembangan teknologi dan memberikan pengalaman belajar yang menarik, khususnya pada pembelajaran tema. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan dan respon siswa terhadap pembelajaran tema 4 dengan menggunakan media pembelajaran flipbook berbasis TPACK pada siswa kelas IV SD Hang Tuah 10 Juanda. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Data berupa observasi mahasiswa, kuesioner respon mahasiswa, dan wawancara mahasiswa. AbstractThis research was motivated by the lack of interest of students in the implementation of online learning activities. Online learning will be more interesting if you use media. The medium used is tpack-based flipbook learning media. TPACK-based flipbook learning media is a medium that utilizes technological developments and provides an interesting learning experience, especially on theme learning. The purpose of this study is to describe the application and response of students to theme 4 learning using TPACK-based flipbook learning media in grade IV students of Hang Tuah 10 Juanda Elementary School. This study uses descriptive qualitative research. Data in the form of student observations, student response questionnaires, and student interviews. The source of this research data is 26 students in Hang Tuah Elementary School 10 Juanda. This research data analysis technique uses data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal. The validity of this research data uses triangulation techniques. The results of this study describe the application of flipbook learning media successfully done, students are able to do theme 4 learning very well, the student response is good in using flipbook learning media on theme 4. Students look more active and motivated as learning progresses.Keywords: TPACK-based flipbook learning media, theme learning
Analisis Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Putusan terhadap Pelaku Tindak Pidana dengan Sengaja Membuat Gelap Asal Usul Seseorang (Studi Putusan Nomor 94/Pid.B/2021/Pn.Kla) Zainab Ompu Jainah; Muhammad Zulkarnain
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.269 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3278

Abstract

AbstrakPerbuatan pemalsuan dapat dikategorikan pertama-tama dalam kelompok kejahatan penipuan, tetapi tidak semua perbuatan penipuan adalah pemalsuan. Perbuatan pemalsuan tergolong kelompok kejhatan penipuan apabila seseorangmemberikan gambaran tentang sesuatu keadaan atas sesuatu barang atau surat seakan-akan itu asli atau kebenaran tersebut dimilikinaya. Metode penelitian secara yuridis normatif dan empiris, menggunakan data sekunder dan data primer, yang diperoleh dari studi kepustakaan dan studi lapangan, dan analisis data dengan yuridis kualitatif. Pengambilan keputusan sangat dipertukan putusan yang akan dijatuhkan kepada pemakai Identitas palsu adalah orang-orang yang tingkat kemakmurannya tinggi dimana seseorang tersebut ingin mencapai suatu tujuan atau jabatan tertentu. Hakim harus dapat mengelola dan memproses data-data yang diperoleh selama proses persidangan dalam hal bukti-bukti, keterangan saksi, pembelaan, serta tuntutan Jaksa Penuntut Umum maupun muatan psikologis. Sehingga yang akan dijatuhkan kepada terdakwa dapat didasari oleh tanggung jawab, keadilan, kebijaksanaan, dan profesionalisme. Masyarakat yang selalu memegang teguh adat istiadat hendaknya tetap mematuhi peraturan yang berlaku, karena sesuatu yang diperoleh dengan cara yang tidak baik akan tetap menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain. Diharapkan kepada jangan memisahkan adat istiadat dengan norma-norma yang berlaku. Majelis hakim telah menjatuhkan pidana penjara 1 (satu) tahun 3 (tiga) bulan, maka diharapkan kepada majelis hakim agar dapat mengoptimalkan penjatuhan sanksi, seperti sanksi sosial yang bertujuan memberikan edukasi mengenai perbuatan yang dapat merugikan orang lain di dalam masyarakat.Kata Kunci: Pertimbangan Hakim; Pelaku Tindak Pidana; Dengan Sengaja; Membuat Gelap Asal Usul Seseorang. AbstractCounterfeiting can be categorized first of all in the category of fraud crimes, but not all fraudulent acts are forgeries. The act of forgery is classified as a group of fraudulent crimes if someone gives a description of a situation regarding an item or letter as if it were genuine or the truth belongs to him. The research method is normative and empirical juridical, using secondary data and primary data, obtained from literature studies and field studies, and juridical qualitative data analysis. Decision-making is highly dependent on decisions that will be handed down to users. False identities are people with a high level of prosperity where the person wants to achieve a certain goal or position. In the case raised by the author, the person who ordered to enter the false identity into the letter was due to compulsion due to the circumstances that happened to his child. Defendant. The judge must be able to manage and process the data obtained during the trial process in terms of evidence, witness statements, defense, and demands of the Public Prosecutor as well as psychological content. People who always adhere to customs should continue to comply with applicable regulations, because something obtained in a bad way will still cause harm to themselves and others. It is hoped not to separate customs from prevailing norms. The panel of judges has imposed a prison sentence of 1 (one) year and 3 (three) months, so it is hoped that the panel of judges can optimize the imposition of sanctions, such as social sanctions aimed at providing education about actions that can harm other people in the community.Keywords: Judge's Consideration; Criminal Acts; Purposely; Darkening Someone's Origin
Analisis Pertimbangan Hakim Tingkat Banding terhadap Pelaku Tindak Pidana Narkotika yang Berbeda terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kotabumi Zainab Ompu Jainah; Dhani Handayani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.835 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3279

Abstract

AbstrakUpaya Hukum Banding yang di ajukan oleh terdakwa atas putusan Pengadilan Negeri Kota Bumi Nomor 191/Pid.Sus/2021/PN.Kbu tentang tindak pidana narkotika. Putusan Pengadilan Negeri Kota Bumi dilakukan pemberlanjutan berupa upaya hukum banding yang dilakukan oleh pihak terdakwa yang dirasa kurang memenuhi nilai keadilan dalam menjatuhkan putusan masa penahanan kepada terdakwa. Berdasarkan hasil penelitian, Faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana narkotika di Kabupaten Kota Bumi berdasarkan Putusan Nomor 191/Pid.Sus/2021/PN.Kbu antara lain Faktor lingkungan, Faktor perekonomian, Pemahaman agama yang kurang. Dasar pertimbangan hakim pada tingkat banding dalam kasus tindak pidana narkotika berdasarkan Putusan Pengadilan Tanjung Karang Nomor 120/PID/2021/PT.TJK didasarkan pada alat bukti, dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum, hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa.Kata Kunci: Dasar Pertimbangan Hakim; Tindak Pidana Narkotika; Upaya Hukum Banding. AbstractAppeals filed by the defendant against the decision of the Bumi City District Court Number 191/Pid.Sus/2021/PN.Kbu regarding narcotics crimes. The decision of the Bumi City District Court was carried out as a continuation in the form of an appeal by the defendant who was deemed to have failed to meet the value of justice in passing the decision on the detention period to the defendant. Based on the results of the study, the factors causing the perpetrators to commit narcotics crimes in Kota Bumi Regency based on Decision Number 191/Pid.Sus/2021/PN.Kbu include environmental factors, economic factors, and lack of religious understanding. The basis for the judge's consideration at the appeal level in the narcotics crime case based on the Tanjung Karang Court Decision Number 120/PID/2021/PT.TJK is based on evidence, indictments and demands of the public prosecutor, things that incriminate and relieve the defendant.Keywords: Basis of Judge's Consideration; Narcotics Crime; Appeals Legal Efforts.
Analisis Pencegahan terhadap Bahaya Hewan Liar untuk Meningkatkan Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya (Wildlife Hazard Management) Agung Wicaksono; Nur Makkie Perdana Kusuma
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.759 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3281

Abstract

AbstrakBandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya adalah salah satu dari banyaknya bandar udara yang berada di Indonesia, Secara umum, area Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya berada di dataran yang lebih tinggi dari area sekitarnya dan jauh dari sungai, danau, rawa dan laut. Tidak ada area persawahan atau area pertanian yang dekat dengan bandar udara yang mungkin berpotensi menyebabkan kawasan burung untuk beraktifitas. Landasan udara merupakan satu bagian yang vital di Bandar Udara, oleh sebab itu, landasan bandara harus tetap steril tanpa apapun yang bisa menerabas masuk. Namun terkadang di area bandara masih terdapat binatang liar yang bisa masuk ke dalam area landasan hal itu tentunya dapat berakibatkan fatal dalam keselamatan penerbangan di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dikarenakan peneliti melakukan observasi secara langsung, dimana penelitian ini meneliti Analisis Pencegahan Tehadap Bahaya Hewan Liar Untuk Meningkatkan Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan tehnik mengumpulan data dengan observasi, wawancara dengan tiga narasumber dari unit safety risk & quality control, airside operation, aviation security dan dokumentasi. Hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa dalam sistem pencegahan terhadap bahaya hewan liar dalam meningkatkan keselamatan penerbangan sudah baik, dengan mengikuti dan menjalankan SOP (Standard Operasi Procedur) serta dengan melakukan mitigasi dan inspeksi secara rutin maka sejauh ini sudah cukup efektif dalam pengendalian tehadap bahaya hewan liar, terhadap risiko yang ditimbulkan oleh hewan liar dan burung yang ada di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya.Kata Kunci: Manajemen Bahaya Hewan Liar di Bandar Udara AbstractTjilik Riwut Palangka Raya Airport is one of the many airports in Indonesia. In general, the Palangka Raya Tjilik Riwut Airport area is on a higher ground than the surrounding area and far from rivers, lakes, swamps and the sea. There are no rice fields or agricultural areas close to the airport that might potentially cause bird areas to work. The airstrip is a vital part of the airport, therefore, the airport runway must remain sterile without anything that can penetrate. However, sometimes in the airport area there are still wild animals that can enter the runway area, this of course can have fatal consequences for flight safety at Tjilik Riwut Airport, Palangka Raya. This study uses a qualitative approach because the researchers made direct observations, where this study examined the Analysis of Prevention of Wild Animal Hazards to Improve Aviation Safety at Tjilik Riwut Airport, Palangka Raya. This study uses data collection techniques by observation, interviews with three sources from the safety risk & quality control unit, airside operations, aviation security and documentation. The results of this study also prove that the prevention system against the dangers of wild animals in improving flight safety is good, by following and carrying out SOPs (Standard Operating Procedures) and by carrying out regular mitigation and inspections, so far it has been quite effective in controlling the dangers of wild animals. , to the risks posed by wild animals and birds at Palangka Raya Tjilik Riwut Airport.Keywords:  Wildlife Hazard Management Airport
Analisis Penanganan Masalah di Bagian Security Check Point 1 oleh Aviation Security di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak Marselinus Eggi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.626 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3285

Abstract

AbstrakTingginya interaksi yang terjadi di bandar udara Internasional Supadio Pontianak juga diikuti dengan berbagai permasalahan terutama di bagian Security Check Point 1 (SCP) seperti penyeludupan barang-barang terlarang (Narkoba, minuman keras) membawa hasil alam yang dilindungi satwa liar yang dilindungi serta benda seni yang bernilai tinggi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan maksud untuk memahami secara utuh kepada subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa wawancara,observasi dan dokumentasi untuk penelitian sendiri di bagian Security check point 1 di Bandar Udara Internasioanl Supadio Pontianak. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dalam upaya penanganan masalah tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak.Kata Kunci: Bandar Udara, Penanganan Masalah, Prosedur, Aviation Security AbstractThe high interaction that occurred at Pontianak Supadio International airport was also followed by various problems, especially in the Security Check Point 1 (SCP) section such as the smuggling of prohibited items (drugs, liquor) bringing natural products protected by protected wildlife and high-value art objects. The research method used in this study is qualitative research with the intention of understanding as a whole the subject of the study. The data collection technique in this study was in the form of interviews, observations and documentation for his own research in the Security check point 1 section at The Supadioanl International Airport Pontianak. The results of the study showed that in an effort to deal with the problem, it was in accordance with the procedures in force at Pontianak Supadio International Airport.Keywords: Airports, Problem Handling, Procedures, Aviation Security 
Pengaruh Kualitas Pelayanan Unit Informasi terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Sultan Kaharudin III Sumbawa Besar Khaeril Gempa Akbar; Amelia Puspa Tamara
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.847 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3286

Abstract

AbstrakPenelitian mengenai pengaruh kualitas palayanan unit informasi terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Sultan Kaharuddin III Sumbawa Besar. Unit informasi sering kali membuat penumpang kesal dikarenakan tidak segera memberikan informasi kepada penumpang bahwa adanya perubahan jadwal kedatangan dan keberangkatan sehingga penumpang menunggu terlalau lama. Adanya tujuan penelitian ini dimaksud untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pelayanan unit informasi untuk memenuhi kepuasan penumpang dibandar udara Sultan Kaharuddin III Sumbawa Besar. Dalam peneliatian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dan sample pada penelitian ini berjumlah 100. Rumus yang digunakan dalam pengambilan sample adalah rumus slovin.yang dimana data diperoleh dari penyebaran koesioner online kepada seluruh penumpang di Bandara Udara Sultan Kaharuddin III Sumbawa Besar kemudian di uji menggunakan uji instrument,regresi linier sederhana dan hipotesis menggunakan aplikasi SPSS. Bahwa nilai Thitung Variabel Kualitas Pelayanan sebesar 9,296 dimana Thitung>Ttabel (9,296>1,296) dengan ini nilai signifikansi 0,000<0,05.Berdasarkan pembahasan dalam pengujian uji T,maka dapat disimpulkan bahwa Kualitas Pelayanan Penumpang (X) secara simultan berpengaruh terhadap Kepuasan Penumpang (Y).Kata Kunci: Unit Informasi, Kualitas Pelayanan, Desain Penelitian, Kepuasan Penumpang. AbstractResearch on the effect of service quality on the information unit on passenger satisfaction at Sultan Kaharuddin III Airport, Sumbawa Besar. The information unit often irritates passengers because they do not immediately provide information to passengers that there are changes in arrival and departure schedules so that passengers wait too long. how much influence the information unit service has to fulfill passenger satisfaction at Sultan Kaharuddin III airport Sumbawa Besar. In this study using a quantitative research design and the sample in this study amounted to 100 passengers. where data was obtained from the distribution of online questionnaires to all passengers at Sultan Kaharuddin III Airport, Sumbawa Besar, then tested using an instrument test, regression simple linear and hypothetical using SPSS application. The Tcount value of the Service Quality Variable is 9.296 where Tcount>Ttable (9.296>1.296) with this significance value 0.000 <0.05. Based on the discussion in the T test test, it can be concluded that the Quality of Passenger Service (X) simultaneously affects Passenger Satisfaction (Y).Keywords: Information Unit, Research Design Service Quality, Passenger Satisfaction

Page 67 of 168 | Total Record : 1679