cover
Contact Name
Betna Dewi
Contact Email
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Phone
+6281385092734
Journal Mail Official
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU Alamat : Jl.Indra Giri Gang 3 Serangkai Padang Harapan Bengkulu Telp : 0736-27508 Email : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com Website : http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pharmacy
ISSN : 24068071     EISSN : 26158566     DOI : https://doi.org/10.52161/jiphar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Pharmacy menerima tulisan ilmiah berupa jurnal hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi
Articles 356 Documents
PENGARUH KRONOFARMAKOLOGI TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA PASIEN PENGGUNA OBAT ATORVASTATIN Akbari, Rizal Indra
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.553

Abstract

Kronofarmakologi adalah bidang ilmu yang berfokus mempelajari pengaruh ritme biologis pada farmakoterapi, yaitu cabang farmakologi yang mempelajari hubungan antara waktu penggunaan obat dan efeknya . Tujuan penelitian ini menjelaskan pengaruh kronofarmakologi terhadap perubahan kadar kolesterol total pasien pengguna atorvastatin di Rumah Sakit “X”, Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian bersifat penelitian deskriptif observasional menggunakan desain penelitian Cross sectional  terhadap 29 pasien pengguna atorvastatin dengan teknik pengumpulan data secara prospektif  data primer berdasarkan hasil wawancara dan pemeriksaan kadar kolesterol total lalu data sekunder berdasarkan dari data rekam medik . Dari profil penggunaan obat 29 pasien menggunakan atorvastatin. Hasil penelitian dianalisis menggunakan SPSS   penggunaan atorvastatin pagi dan malam hari  diperoleh  p-value Asymp. Sig (2-tailed) 0,757.  Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terdapat pengaruh kronofarmakologi terhadap kadar kolesterol total pada 29 pasien pengguna obat atorvastatin, pada pengguna atorvastatin malam dan pengguna atorvastatin siang tidak terdapat perbedaan bermakna dalam menurunkan kadar kolesterol total namun penurunan kolesterol total pada pengguna atorvastatin malam lebih besar daripada pengguna atorvastatin pagi. Kata Kunci : Kronofarmakologi, Kolesterol total, Atorvastatin
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK SEMBUH KOTA BEKASI Shoaliha, Maratun
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.517

Abstract

Pelayanan kefarmasian di masa kini orientasinya telah berubah dari drug oriented menjadi patient oriented. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Sembuh Kota Bekasi. Penelitian ini disajikan dengan deskriptif non eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup terhadap 95 responden. Teknik analisis data dengan metode servqual untuk mengetahui kepuasan pasien dari tiap dimensi dan metode importance performance analysis (IPA) untuk menunjukkan aspek dari pelayanan yang perlu mendapatkan prioritas perbaikan. Hasil karakteristik responden mayoritas berusia 36-45 tahun (36,8%), berjenis kelamin perempuan (63,2%), pendidikan terakhir S1/Diploma (48,4%) dan pekerjaan karyawan swasta/wiraswasta (49,5%). Hasil analisis gap menujukkan terdapat satu dimensi dengan nilai gap negatif yaitu dimensi reliability (-0,05) dan empat dimensi lainnya dengan nilai gap positif yaitu dimensi tangible (0,01), responsiveness (0,09), assurance (0,01), emphaty (0,00). Hasil analisis IPA menujukkan terdapat satu atribut yang berada pada kuadran A. Kesimpulannya yaitu secara keseluruhan pasien sudah merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, dengan rata-rata keseluruhan nilai gap (0,01). Atribut emphaty 1 menjadi prioritas utama perbaikan, artinya petugas apotek kurang peduli akan keperluan pasien sehingga membuat pasien tidak puas dalam memberikan palayanan dengan tujuan demi kesehatan pasien. 
FORMULASI DAN UJI SIFAT FISIK FACE MIST DARI EKSTRAK BUNGA TELANG(Clitoria Ternatea L) Valencia, Tierra Verronica Loudie
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.530

Abstract

Sediaan yang saat ini popular dan cocok digunakan dalam menjaga kulit tetap lembut dan lembab adalah Face mist. Kulit wajah yang sehat memiliki ciri-ciri warna kulit merata, bercahaya, lembut, kencang, dan tidak berjerawat. Kulit wajah menjadi kurang sehat dapat disebabkan oleh beberapa factor seperti mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, istirahat yang kurang, aktivitas diluar ruangan yang membuat kulit wajah menerima paparan radikal bebas. Bunga Telang mengandung senyawa yang berpotensi sebagai antioksidan, dengan kandungan tersebut bisa dimanfaatkan bahan pembuatan face mist yang bermanfaat untuk kulit wajah kering. Tujuan penelitian ini untuk menguji sifat fisik face mist dari ekstrak bunga telang dengan menggunakan data kuantitatif dan pembuatan ekstraknya melalui metode ekstraksi infusa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sediaan face mist ekstrak bunga telang dinyatakan layak digunakan sebagai sediaan face mist ekstrak bunga telang.
PENGUKURAN KANDUNGAN FLAVONOID DALAM INFUSA BIJI KOPI ROBUSTA DAN ARABIKA DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Wulandari, Septi; Marpaung, Maurits Pandapotan; Sari, Delia Komala
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.551

Abstract

Indonesia dikenal sebagai produsen kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Vietnam. Kopi Robusta dan Arabika merupakan jenis kopi paling populer di Indonesia. Setiap jenis kopi memiliki kandungan flavonoid yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat flavonoid dalam kopi robusta dan arabika yang dipanggang menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan secara kualitatif, biji kopi robusta dan arabika mengandung senyawa flavonoid dengan penambahan reagen magnesium dan asam hidroklorida. Tingkat flavonoid yang dihasilkan dalam biji kopi robusta dan arabika adalah 5.789% dan 3.064% secara berturut-turut. Kesimpulannya adalah kandungan flavonoid dalam biji kopi robusta lebih tinggi daripada biji kopi arabika
FORMULASI EMULGEL TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL BUAH BLEWAH (Cucumis melo L.) DENGAN KARAGENAN SEBAGAI GELLING AGENT Nursal, Fith Khaira; Mahreza, Julian Revi; Ismail, Taufit
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.546

Abstract

 Buah Blewah (Cucumis melo L.) memiliki kandungan beta karoten yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga berpotensi digunakan sebagai sediaan tabir surya. Emulgel merupakan salah satu sediaan topikal yang mengkombinasikan emulsi dan gel sehingga memberikan kenyamanan saat dioleskan pada kulit. Penelitian ini memformulasikan ekstrak etanol buah blewah dalam bentuk emulgel sebagai sediaan kosmetik tabir surya. Emulgel dibuat dalam dua tahap, yaitu tahap emulsifikasi dan pembentukan gel. Sediaan terdiri dari 4 Formula dengan kandungan ekstrak etanol 96% buah blewah sebesar 6%, dan karagenan sebagai gelling agent pada beberapa konsentrasi, yaitu: 0,7% (F1); 0,8% (F2); 0,9% (F3); dan 1% (F4). Evaluasi fisik emulgel semua formula menghasilkan sediaan yang homogen, viskositas 10160±256 – 23910±1352 mPas, daya sebar 5-7 cm, daya lekat 6-11 detik,  pH 4,04±0,50 – 4,67±0,51. Hasil uji faktor pelindung surya emulgel dengan sifat fisik paling baik yaitu F4 didapat nilai FPS 3,36 dengan tingkat proteksi minimal. Kata Kunci : Buah blewah, emulgel, tabir surya, gelling agent, karagenan
Gambaran Pengadaan Obat Bebas Di Apotek Delima Choerina, Nurul
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.544

Abstract

Kekurangan jumlah sediaan farmasi terutama obat di sarana pelayanan kesehatan akan menurunkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap suatu apotek dan penurunan dalam segi ekonomi, oleh sebab itu sistem manajemen pengadaan menjadi hal penting untuk dikelola dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengadaan obat pada Apotek delima di kota Slawi. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Proses analisis data yaitu: reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan simpulan (conclusion).Hasilnya proses pengadaan obat di Apotek Delima terencana dengan baik dengan fokus utama pada resep dokter. Meskipun beberapa PBF telah beralih ke aplikasi untuk pesanan obat, penggunaan surat pesanan konvensional masih umum. Penentuan kebutuhan stok cenderung mengutamakan resep dokter tanpa kriteria khusus dalam pemilihan distributor obat bebas, lebih berfokus pada ketersediaan obat yang sesuai dengan kebutuhan. Meskipun tidak ada hambatan signifikan selama proses pengadaan, pemantauan status pesanan obat jarang dilakukan oleh petugas apotek, walaupun informasi lebih mudah diakses jika menggunakan aplikasi.Kesimpulannya, meskipun proses pengadaan berjalan lancar, masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti pemantauan status pesanan obat secara berkala dan penentuan kebutuhan stok obat bebas yang lebih spesifik.
GAMBARAN PENERIMAAN OBAT KERAS DI APOTEK DELIMA SLAWI Septiyani, Lisa
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.543

Abstract

Salah satu hal yang penting bagi terselenggaranya kegiatan pekerjaan kefarmasian adalah pengelolaan obat. Pengelolaan obat di Apotek salah satu hal penting yang sangat berpengaruh adalah penerimaan perbekalan farmasi. Penerimaan merupakan kegiatan untuk menjamin kesesuaian jenis spesifikasi, mutu, dan jumlah dalam surat pesanan dengan kondisi fisik yang diterima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerimaan obat keras di apotek delima slawi. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi metode yaitu dengan menggunakan wawancara, lembar observasi berbentuk checklist dan dokumentasi foto. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh  bahwa Apotek Delima Slawi sudah memenuhi syarat karena penerimaan obat sudah sesuai standar SOP yaitu dilakukan pengecekan faktur meliputi nama obat, jumlah obat, kondisi obat, nomor batch dan expired date Kata Kunci : Gambaran, Penerimaan Obat Keras, Apotek Delima Slawi
UJI BAKTERIOLOGIS AIR RENDAMAN TAHU PUTIH DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER Hayati, Inayah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.542

Abstract

Cemaran bakteri pada tahu dapat bersumber melalui bahan baku yaitu  kedelai, air perendaman, lingkungan produksi dan pekerja. Secara mikrobiologis, keberadaan bakteri Coliform dapat digunakan sebagai indikator adanya cemaran terhadap air dan makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kualitas bakteriologis air rendaman tahu putih yang digunakan industri pabrik tahu di kota Bengkulu dengan metode Most Probable Number. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Bakteriologi Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa Bengkulu pada bulan Mei 2023 dengan jumlah sampel 4 air rendaman tahu dari  pabrik di Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada 4 sampel air rendaman tahun dari pabrik didapatkan hasil terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli dengan nilai indeks MPN ?1898. Hal ini menunjukan bahwa air rendaman tahu tidak memenuhi persyaratan secara bakteriologis.Kata kunci : Tahu, Coliform, MPN
HUBUNGAN RESPON IMUN ADAPTIF SELULER DENGAN INFEKSI ASCARIS LUMBRICOIDES PADA IBU HAMIL DI DESA SRIKUNCORO BENGKULU TENGAH Anwar, Eka Nurdianty; Dewi, Devi Chintya
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.554

Abstract

Kecacingan merupakan salah satu penyakit yang masih mengancam kesehatan penduduk. Kecacingan bukan merupakan penyakit yang menimbulkan wabah yang muncul dengan tiba-tiba dan menyebabkan banyak korban, tetapi merupakan penyakit yang secara perlahan menggerogoti kesehatan manusia, serta menyebabkan kecacatan yang menetap, bahkan dapat menyebabkan kematian. Nematoda usus utama penyebab kecacingan adalah Ascaris lumbricoides. Infeksi cacing tersebut dalam tubuh manusia menyebabkan peningkatan aktivitas sel Th2 dalam mensekresi IL-4 dan IL-5 yang akan mengaktifkan sel-sel imun lain untuk mengeliminasi parasit. Karena itu, sangat menarik untuk diketahui apakah terdapat hubungan antara respon imun adaptif selular yang timbul pada infeksi Ascaris lumbricoides yang hidup di lumen usus, terutama pada ibu hamil yang berdampak pada janin. Sehingga perlu dilakukannya penelitian. Penelitian dilakukan dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Srikuncoro, Kecamatan Pondok Kelapa, Kab. Bengkulu Tengah Prov.Bengkulu dimana didaerah tersebut merupakan daerah yang berdampak pada keadaan stunting di Prov. Bengkulu. Berdasarkan respon imun selular dibagi 2 kelompok penelitian, yaitu terinfeksi Ascaris lumbricoides dan kelompok sehat yang dibandingkan dengan melihat kadar sitokin IL-5 yaitu sebelum distimulasi, setelah distimulasi antigen BmA dan setelah distimulasi dengan antigen Ascaris lumbricoides. Dari 45 data wanita hamil yang tersedia, didapatkan 35 data yang memenuhi kriteria penelitian dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan profil sitokin IL-5 sebelum distimulasi antara kelompok kasus terinfeksi Ascaris lumbricoides tidak berbeda bermakna (p=0,55). Kadar IL-5 setelah distimulasi antigen BmA dan Ascaris lumbricoides dengan kelompok penelitian pun tidak berbeda bermakna. (p=0,07;p=0,80). Maka disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara respon imun adaptif selular infeksi Ascaris lumbricoides pada ibu hamil. Kata kunci: Respon imun adaptif selular, Ascaris lumbricoides,   Ibu hamil
PEMERIKSAAN PROTEIN URINE PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS TELAGA DEWA KOTA BENGKULU puspitasari, septi
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.539

Abstract

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan gangguan pada sistem peredaran darah dan merupakan penyebab utama dari kematian masyarakat dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui protein urine pada penderita tekanan darah tinggi di Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu tahun 2023. Metode pemeriksaan protein urine dengan menggunakan Asam Asetat 6%. Jenis penelitian ini dilakukan secara deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita tekanan darah tinggi di Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu tahun 2023. Pengambilan sampel secara Accindetal Sampling,  dengan jumlah 42 sampel. Sampel yang digunakan adalah urin sewaktu. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 07 februari-11 Mei 2023 di Laboratorium Kimia Akademi Analis Kesehatan Harapan Banga Bengkulu. Pada penelitian terhadap 42 sampel diperoleh hasil bahwa sebanyak 4 orang (9,52%) penderita tekanan darah tinggi dengan hasil pemeriksaan protein urine positif 1 (+) dan sebanyak 38 orang (90,47%) penderita tekanan darah tinggi dengan kadarhasil pemeriksaan protein urine negatif (-). Pada penelitian ini menunjukkan bahwa pemeriksaan protein urin pada penderita tekanan darah tinggi tidak selalu menunjukkan hasil yang positif. Pada peneliti selanjutnya agar dapat melakukan pemeriksaan protein urin dengan metode lain pada sampel urin penderita tekanan darah tinggi.