cover
Contact Name
Nanis Hairunisya
Contact Email
nanis.hairunisya@stkippgritulungagung.ac.id
Phone
+6282143247279
Journal Mail Official
inspirasi@stkippgritulungagung.ac.id
Editorial Address
STKIP PGRI Tulungagung Jalan Major Sujadi Timur 7, Plosokandang, Kedungwaru Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66229 Telepon : (0335) 32142
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
INSPIRASI (JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL)
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 19072015     EISSN : 26863456     DOI : http://dx.doi.org/10.29100/insp
The management team received scientific papers both in the form of research results and thought results in IPS education Âand social science.
Articles 167 Documents
MULTIMEDIA INTERAKTIF “KOPAJA” PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN TATA BUSANA PROGRAM PAKET C Suwarnoto - Suwarnoto
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v16i2.1426

Abstract

The author developed a concept of learning interactive multimedia fashion by utilizing Information Technology (IT). The learning process by utilizing technology will make learning methods more passionate for students, so that students continue to be motivated to learn the subject of Dress Design. All learning components by the author are then arranged in a framework of Interactive Multimedia learning strategies "KOPAJA" (Communication, Participation, Network). This problem-solving strategy framework is translated into a real work paper and compiled as one of the written actions that can be useful as a breakthrough in addressing the problems above.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 NGANTRU reny setyawati; hikmah eva trisnantari; abdul manab
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v14i1.269

Abstract

IPS masih tetap tampak sebagai mata pelajaran yang menakutkan bagi siswa, hal ini mungkin karena IPS diajarkan sebagai sesuatu yang abstrak, monoton dan tidak menarik. Kenyataan menunjukkan bahwa guru telah mendominasi setiap kegiatan belajar mengajar. Informasi atau materi pelajaran dijelaskan atau diceramahkan guru, tanpa terlebih dulu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkonstruksikan pengetahuan IPS. Siswa dipandang ‘tidak tahu apa-apa’ sehingga materi pelajaran tersebut harus ditransfer ke kepala (pikiran) siswa, sehingga diperlukan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan karakteristik IPS serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan NHT. 
PERAN GURU IPS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK (Study Multi Situs Di MTsN Tulungagung Dan MTsN Karangrejo) agus suhartono
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 14, No 2 (2017): .
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v14i2.420

Abstract

This study aimed to describe the role of teachers IPS in create the character of students as educator,motivator, fasilitator, informator, konselor and evaluator.  method used was qualitative research based on discussion, it included as descriptive research using multi sites study.  The data collection techniques are participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was done starting from the reduction  , the presentation  , and conclusions. To test the validity carried out triangulation. The create character religius, honest,  discipline, demokratic, holy land love, pay attention and responsible of students in MTsN Tulungagung and MTsN Karangrejo apply  theory interaksionalisme simbolic by coley, blumer, Blumstein, George Herbert Mead   dan Manfred Kuhn.
PERBEDAAN PENGGUNAAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASE LEARNING (PBL) DAN JIGSAW TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS XII KOMPETENSI KEAHLIAN KEPERAWATAN SMKN 1 REJOTANGAN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2017-20 UMI - MUTHOHAROH
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v16i1.1056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara Pembelajaran  Kooperatif Tipe Problem Base Learning (PBL) dan Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis mata pelajaran IPS siswa  kelas XII Kompetensi Keahlian Keperawatan SMKN 1 Rejotangan tahun pelajaran 2017-2018.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif karena bertujuan untuk membandingkan keberadaan variable-variabel pada dua sampel atau lebih sampel yang berbeda atau pada waktu yang berbeda. Dalam hal ini variable yang akan diteliti adalah motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis antara dua kelas eksperimen yang diberi perlakuan. Penelitian ini juga menggunakan desain eksperimen dengan bentuk desainnya adalah non equivalent comparation group design (pre-test dan post-test) karena kedua kelompok eksperimen tidak dipilih secara random dan bertujuan untuk membandingkan perbedaan setelah diberikan perlakuan untuk kedua kelas eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Kompetensi Keahlian Keperawatan SMKN 1 Rejotangan Tahun Pelajaran 2017-2018 yang berjumlah 50 orang   yang   terbagi   dalam   dua kelas, yaitu kelas XII KPR-1 sebanyak 25 orang dan XII KPR-2 sebanyak 25 orang.Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi dan angket kemampuan berpikir kritis. Analisis data instrumen yang digunakan adalah  validitan dan normalitas angket. Analisis hipotesis yang digunakan adalah normalitas homogenitas, , uji general linear model, uji kesamaan matrik-kovarian uji signifikansi multiivariat dan uji  signifikansi univariat.Berdasarkan hasil penelitian (1) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Jigsaw terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi pada tes uji signifikansi univarian sebesar 0,974 atau 0,05. (2) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Jigsaw terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai signifikansi pada tes uji signifikansi univarian sebesar 0,502 atau 0,05. (3) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Jigsaw terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis sesuai pada tes uji signifikansi univarian  yang menunjukkan tidak adanya interaksi antara model dan variable motivasi dan kemampuan berpikir kritis. (4) Terdapat pengaruh yang tidak signifikan atau pengaruh yang sangan kecil sekali antara Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Jigsaw terhadap motivasi dan kemampuan berpikir krtis, sesuai dengan uji multivarian yang  menunjukkan angka wilk`k lamda sebesar 0,987 yang mendekati 1 yang artinya terdapat pengaruh yang kecil model pembelajaran terhadap motivasi dan kemampuan berpikir kritis.
PENGARUH KEBIASAAN BELAJAR, MINAT SISWA, MOTIVASI BELAJAR, FASILITAS BELAJAR, DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS DI SDN 1 KARANGANOM KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG sri ratna aisiyah; Hari Subiyantoro; susanto susanto
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i1.257

Abstract

Proses pembelajaran yang baik adalah suatu proses belajar yang bersifat interaktif untuk menghasilkan produk (hasil belajar) yang optimal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi  ulangan harian siswa yang masih dibawah kriteria ketuntasan minimal dikarenakan perilaku kebiasaan belajar, minat belajar didalam kelas. Penelitian ini juga dilator belakangi kondisi Fasilitas Belajar dan Lingkungan Sekolah yang ada. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah Pengaruh Kebiasaan Belajar, Minat Belajar, Motivasi Belajar, Fasilitas Belajar dan Lingkungan Sekolah  Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SDN 1 Karanganom Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung?.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui   Pengaruh Kebiasaan Belajar, Minat Belajar, Motivasi Belajar, Fasilitas Belajar dan Lingkungan Sekolah terhadap Prestasi Belajar Siswa. 
PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA DAN KEMAMPUAN INTELEKTUAL TERHADAP KEMANDIRIAN SISWA DALAM BELAJAR MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII SMP JAWAAHIRUL HIKMAH TAHUN AJARAN 2015/2016 Ahmad Romani; Sulastri Rini Rindrayani; Novi Ilham Mahmudi
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 3 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i3.335

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pola pikir orang tua siswa yangberbeda- beda baik dari segi pekerjaan atau kesibukan, kondisi ekonomi danlain- lain memengaruhi juga macam perhatian yang diberikan kepada anak-anaknya. Faktor lain yang berpengaruh terhadap prestasi siswa adalah siswaitu memiliki perbedaan dalam hal kecerdasanintelektual yang terkadangsangat mencolok antara seorang siswa dengan siswa lainnya. Kemandirianbelajar adalah menumbuhkan siswa yang percaya diri dan mampu mengaturdiri. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar adalah kegiatanbelajar yang dilakukan dengan sadar tanpa paksaan orang lain dan disertaiadanya tanggung jawab untuk mencapai tujuan tertentu. Selain kesulitan-kesulitan dalam belajar, kemandirian belajar siswa juga sangat berpengaruhterhadap prestasi belajar siswa.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPJawaahirul Hikmah yaitu sebanyak 44 siswa. Karena jumlah populasi kurangdari 100 maka sampel yang digunakan adalah seluruh populasi yaitu 44 siswa.Metode pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalahmetode angket dan tes. Angket dalam penelitian ini yang bertujuan untukmemperoleh informasi dari siswa mengenai perhatian orang tua (X 1 ) dankemandirian siswa dalam belajar mata pelajaran IPS (Y) . sedangkan tes IQbertujuan untuk memperoleh hasil berupa kecerdasan intelaktual (X 2 ) siswakelas VIII SMP Jawaahirul Hikmah tahun pelajaran 2015/2016. Untukmenentukan pengaruh diantara keduanya, peneliti menggunakan uji regresilinier berganda.Dari hasil analisis, diketahui nilai t hitung X 1 (Perhatian Orang Tua)sebesar 3,920 dan nilai t hitung X 2 (Kemampuan Intelektual) sebesar 12,460.Kesimpulannya yaitu: Nilai thitungX 1 (3,920)ttabel(2,019). Dengandemikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya, ada pengaruh yang100signifikan antara perhatian orang tua siswa terhadap kemandirian belajar siswa.Nilai t hitung X 2 (12,460) t tabel (2,019). Dengan demikian, Ho ditolak dan Haditerima. Kesimpulannya,ada pengaruh yang signifikan antara kemampuanintelektual siswa terhadap kemandirian belajar siswa. dengan demikian Hoditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh adapengaruh yang signifikan antara variabel bebas X 1 (Perhatian Orang Tua) danX 2 (Kemampuan Intelektual) secara bersamaan terhadap variabel terikat Y(Kemandirian Belajar).Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dan bahanpertimbangan bagi orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya dalambidang pendidikan. Sedangkan bagi peneliti yang lain diharapkan dapatmenyempurkan penelitian yang sudah adaKata Kunci : Perhatian orang tua, kemampuan intelektual, kemandirian belajar
KESADARAN WAJIB PAJAK, SANKSI WAJIB PAJAK DAN PENGETAHUAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA MALANG Edi - Sudiarto (STIE Malangkucecwara Malang)
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v17i2.1575

Abstract

AbstractThis study aimed to examine the effect of the taxpayer awareness,  knowledge of the taxpayer, on tax compliance and taxpayer sanctions on taxpayer compliance. The population is all taxpayers registered in SAMSAT Malang and the sample used is 100 respondents. While the data collection method is by distributing questionnaires. The results showed there was a significant effect between taxpayers awareness on tax compliance, significant influence of taxpayer sanctions on taxpayer compliance and a significant effect of taxpayer knowledge on taxpayer complianceKeywords: taxpayer awareness,  knowledge taxpayer, tax compliance  
PENERAPAN PILAR-PILAR CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM UPAYA MENGAKTIFKAN DAN MENUNTASKAN BELAJAR KONSEP DASAR MATEMATIKA MAHASISWA S1 PGSD UT POKJAR NGAWI Sri Tresnaningsih
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 8, No 15 (2013)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v8i15.282

Abstract

Penelitian tentang “ Penerapan pilar-pilar Contextual Teaching And Learning (CTL) dalam upaya mengaktifkan dan menuntaskan belajar Konsep Dasar Matematika  Mahasiswa S1 PGSD  di POKJAR NGAWI ” ini di latarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebagian Mahasiswa masih menganggap mata pelajaran Konsep Dasar Matematika  adalah membosankan dan pelajaran yang tidak disukai, sebab Konsep Dasar Matematika  merupakan pelajaran yang sulit dihafal. Selain itu, kenyataan yang terjadi di POKJAR NGAWI adalah proses belajar mengajar masih didominasi oleh Tutor atau Dosen, Mahasiswa pasif, interaksi antar Mahasiswa dan Tutor atau Dosen kurang. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan yang muncul yaitu bagaimana pengaruh penerapan pengajaran dan pembelajaran kontekstual dalam menuntaskan belajar Konsep Dasar Matematika  Mahasiswa dan sejauh mana peningkatan ketuntasan belajar Mahasiswa bila menerapkan pengajaran dan pembelajaran kontekstual. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Action Researcch) yang pelaksanaannya terbagi atas putaranputaran dengan tahapan setiap putaran adalah perencanaan, kegiatan pengamatan, refleksi dan revisi. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak tiga kali putaran. Subyek penelitian adalah Mahasiswa S1 PGSD UT POKJAR NGAWI. Data penelitian diambil dengan menggunakan tiga metode yaitu metode observasi, metode tes dan metode angket. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa pengelolaan pengajaran dan pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) dapat meningkatkan ketuntasan belajar Konsep Dasar Matematika  Mahasiswa. Hal ini terlihat adanya peningkatan ketuntasan belajar secara klasikal selama tiga kali putaran. Putaran I dengan persentase ketuntasan 73,33% dan nilai rata-rata kelas 72,44. pada putaran II ketuntasan belajar klasikal dengan persentase sebesar 80,00% dan nilai rata-rata kelas 80,22. pada putaran III dengan persentase ketuntasan belajar klasikal adalah 88,89% dan nilai rata-rata kelas adalah 83,55. Respon dan aktivitas Mahasiswa dengan adanya penerapan pengajaran dan pembelajaran kontekstual menunjukkan respon yang positif terlihat pada putaran II dan putaran III.
PENERAPAN MODEL BLENDED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS WEB PADA MATERI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DENGAN PENDEKATAN KONSTEKTUAL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS ariek tri ariani
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v15i2.907

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui  PenerapanModel Blended Learning dalam Pembelajaran Berbasis Web pada Materi Perubahan Sosial Budaya  dengan Pendekatan Kontekstual. 2).  Untuk mengetahui  Penerapan Model Blended Learning dalam Pembelajaran Berbasis Web pada Materi Perubahan Sosial Budaya terhadap Motivasi Belajar Siswa. 3). Untuk mengetahui Penerapan Model Blended Learning dalam Pembelajaran Berbasis Web pada Materi  Perubahan Sosial Budaya  terhadap Hasil Belajar Siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif,Sedangkan menurut Bogdan dan Taylor (1975) dalam buku Moleong (2004:3) mengemukakan metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. yang terdiri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan,observasi, refleksi dan evaluasi. Subjek penelitian sebanyak 42 siswa dengan jumlah siswa laki-laki 25 siswa dan siswa perempuan 17 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif, dengan caramendeskripsikan data hasil observasi selama pelaksanaan penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa persentase motivasi dan hasil belajar  pada pembelajaran IPS telah mencapai target yang ditentukan. Pada siklus I pertemuan pertama rata-rata skor motivasi dan hasil belajar kurang baik , 51,8  dan pada pertemuan kedua rata-rata skor meningkat menjadi 66,6. Rata-rata skor motivasi dan hasil belajar yang meliputi :( keaktifan, rajin, tekun, tanggung jawab , mengerjakan tugas tepat waktu sehingga hasil belajar rata-rata skor 66,6 ) siklus I  rata-rata2 skor mencapai 59,2. Pada siklus II meningkat, pada pertemuan pertama rata-rata skor  meningkat mencapai 72,4 dan pada pertemuan kedua rata-rata skor meningkat menjadi 86,2. Rata-rata meningkat  siklus II menjadi 79,3 Pada siklus II,  penelitian  dihentikan karena rata-rata skor sudah tercapai. Kesimpulan penelitian yang diperoleh adalah Penerapan Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Web pada Materi PerubahanSosial Budaya dengan Pendekatan Kontekstual terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPS (  Pada siswa kelas IX  SMPN 2 Campurdarat, Kabupaten Tulungagung)
KEBIJAKAN DEVIDEN DAN HUTANG SERTA KEPUTUSAN INVETASI PENGARUHNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Lidia - Andini (STIE Malangkucecwara Malang)
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v17i1.1562

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk menguji pengaruh keputusan investasi, kebijakan dividen, dan kebijakan hutang terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek  Indonesia Periode 2016-2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposive sampling. Populasidalam penelitian ini adalah semua perusahaan manufaktur sektor Industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek  Indonesia Periode 2016-2018.Dari populasi sebanyak 53 perusahaan manufaktur diperoleh 12 perusahaan manufaktur sebagai sampelnya. Data dianalisis denganmenggunakan analisis regresi linier berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan investasiberpengaruh positifdan signifikan terhadap nilai perusahaan, kebijakan dividen berpengaruh positifdan signifikan terhadap nilai perusahaan, dan kebijakan hutangberpengaruh positifdan signifikan terhadap nilai perusahaan. Variabel yang memiliki nilai  tertinggi adalah variabel kebijakan deviden. Artinya nilai perusahaanlebih didorong oleh kebijakan deviden.Kata kunci : keputusan investasi, kebijakan dividen, kebijakan hutang,  nilai perusahaan. AbstractThis research aims to test the influence of investment decision, dividend policy, and debt policy against the company's value in manufacturing company of consumer goods industry listed on Indonesia Stock Exchange period 2016-2018. The research method used is the purpose sampling method. The population in this study is all manufacturing companies of the consumer goods industry sector listed on the Indonesia Stock Exchange period 2016-2018. Of the population as many as 53 manufacturing companies acquired 12 manufacturing companies as Samples. Data is analyzed using multiple linear regression analyses.The results showed that the investment decisions were positively and significantly influential towards the company's value, the dividend policy positively and significantly affected the value of the company, and the debt policy positively and significantly affected the value of the company. The variable that has the highest count is the debt policy variable.. This means that corporate values are more driven by dividend policy.Key Words : investment decision, dividend policy, debt policy, firm value

Page 2 of 17 | Total Record : 167