cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
TINJAUAN KETEPATAN PENGODEAN DIAGNOSIS HIPERTENSI PASIEN RAWAT JALAN DI RS QADR TAHUN 2022 Dwi Chandrarika Putri Aulia; Puteri Fannya; Lily Widjaja; Laela Indawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.17446

Abstract

Ketidaktepatan kode diagnosis akan berdampak pada informasi pelaporan morbiditas dan mortalitas yang tidak akurat dan tarif pelayanan di RS tidak sesuai. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi SPO terkait pengkodean diagnosis penyakit pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Qadr, menganalisis ketepatan pengkodean diagnosis penyakit hipertensi pasien rawat jalan di RS Qadr dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat yang dapat mempengaruhi ketepatan pengkodean diagnosis penyakit hipertensi pasien rawat jalan di RS Qadr. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 219, dengan sampel sebanyak 69 rekam medis. Penentuan sample penelitian diambil menggunakan rumus Slovin. SPO pemberian kode sudah ada dan sudah berjalan. Hasil penelitian diperoleh 60 kode (86,96%) rekam medis yang tepat kodenya dan 9 kode (13,04%) rekam medis yang tidak tepat. Kesimpulan penelitian terdapat hambatan dalam pengkodean penyakit yaitu faktor man, material dan method. Faktor man yaitu pendidikan koder yang tidak sesuai. Faktor material yaitu tulisan dokter yang kurang jelas dan faktor method yaitu SPO pengodean yang kurang spesifik. Saran kepada petugas koding agar lebih teliti dan spesifik dalam memberikan kode penyakit, lebih memperhatikan kode penyakit yang dipilih apabila terdapat ada inclusion atau exclusion term dibawah kode yang dipilih terutama pada kode kategori penyakit hipertensi dan komplikasinya.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP DAN PENGAWASAN TERHADAP TINDAKAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA MAHASISWA KEPERAWATAN DI RSU MONOMPIA KOTAMOBAGU Mariaty G. Lahimade; Fima L. F. G. Langi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.17476

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap dan pengawasan terhadap tindakan kesehatan dan keselamatan kerja mahasiswa keperawatan di RSU Monompia Kotamobagu. Jenis penelitian ini yaitu observasional analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di RSU Monompia Kotamobagu pada bulan Mei-Juni 2023. Sampel dalam penelitian ini ialah seluruh populasi sebanyak 78 orang mahasiswa. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas (pengetahuan K3, sikap K3 dan pengawasan K3) dan variabel terikat (tindakan K3). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan K3 (p = 0,036), sikap K3 (p = 0,022), dan pengawasan K3 (p = 0,040) dengan tindakan K3 di RSU Monompia Kotamobagu. Hasil analisis multivariat menunjukkan nilai exp ? variabel sikap K3 berpeluang sebesar 0,3 kali terhadap tindakan K3 di rumah sakit. Berdasarkan nilai Nagelkerke R-Square sebesar 0,215 yang artinya pengetahuan K3, sikap K3, dan pengawasan K3 secara bersama-sama berpengaruh sebesar 21,5% terhadap tindakan K3 di rumah sakit dan sisanya (100-21,5) sebesar 78,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah terdapat hubungan antara variabel pengetahuan K3, sikap K3, dan pengawasan K3 dengan tindakan K3 di RSU Monompia Kotamobagu.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS DARUL IMARAH Rosaliana Fahira; Julinar Julinar; Eka Yunita Amna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.17477

Abstract

Imunisasi dasar wajib diberikan kepada setiap anak sebagai upaya kesehatan yang efektif dan efisien dalam mencegah dan mengurangi angka kesakitan, dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) sangat memengaruhi pelayanan imunisasi di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi cakupan imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Darul Imarah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan mengamati data terhadap pengaruh variabel satu dengan variabel lainnya. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan di Puskesmas Darul Imarah. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 95 ibu yang memiliki anak usia 0-24 bulan. Variabel terikat adalah cakupan imunisasi dasar lengkap sedangkan variabel bebas adalah karakteristik ibu, pekerjaan ibu, aksesibilitas jangkauan fasilitas kesehatan, pengetahuan ibu, kecemasan ibu, pelayanan petugas kesehatan, dukungan keluarga, dan hambatan selama pandemi. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar (p<0,05) adalah pelayanan petugas kesehatan (p-value 0,004), dukungan keluarga (p-value 0,002), dan hambatan selama pandemi (p-value 0,025). Hasil penelitian yang tidak mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar adalah usia ibu (p-value 0,803), pendidikan ibu (p-value 0,163), pekerjaan ibu (p-value 0,545), aksesibilitas jangkauan fasilitas kesehatan (p-value 0,252), pengetahuan ibu (p-value 0,663), dan kecemasan ibu (p-value 0,281).  Kesimpulan pada penelitian adalah terdapat pengaruh antara pelayanan petugas kesehatan, dukungan keluarga, dan hambatan selama pandemi dengan kelengkapan imunisasi dasar.
ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DENGAN KINERJA BIDAN DESA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2023 Wahidatul, Vilcka; Oktamianti, Puput
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.17583

Abstract

Pentingnya peran tenaga Kesehatan dalam peningkatan derajat Kesehatan. Salah satu Tindakan yang diambil oleh pemerintah adalah memeperluas cakupan pelyanan bidan di fasilitas Kesehatan dasar. Dalam melaksanakan tugasnya bidan harus memenuhi standar yang menjamin kualitas pelayanan yang diberikan. Tingkat efektifitas dan efesiensi layanan Kesehatan ibu dan anak dapat diukur melalui indicator cakupan K1, K4, KF3 dan pertolongan persalinan oleh tenaga Kesehatan.  Peran kinerja bidan desa di Kabupaten Sumedang belum maksimal sehingga perlu dilakukan analisis hubungan kualitas kehidupan kerjja dengan kinerja Bidan Desa di Kabupaten Sumedang tahun 2023 sebagai tujuan penelitian. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh Bidan Desa Kabupaten Sumedang dengan sampel penelitian sebanyak 80 responden. Variabel independent yaitu kinerja bidan desa dan variable dependennya yaitu Kualitas Kehidupan Kerja. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan metode analisis data chi square. Hasil tidak ada hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan kinerja bidan desa. Tidak ada hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan kinerja bidam desa di Kabupaten Sumedang tahun 2023
EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM MANAJAMEN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI RUMAH SAKIT UMUM PANCARAN KASIH MANADO Militia C. Dolontelide; Starry H. Rampengan; Greta J. P. Wahongan; Welong S. Surya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.17755

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis manajemen kebijakan K3, pelaksanaan K3 dan menganalisis pencapaian melalui pemantauan dan evaluasi K3 di Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado. Metode penelitian ini ialah kualitatif. Informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 5 orang yang terdiri dari Wakil Direktur, Ketua MFK, Anggota MFK, Kepala Ruangan (Perawat), dan Pelaksana Sanitasi. Pengumpulan data diperoleh dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kebijakan terkait K3 sudah dibuat, namun implementasi kebijakan K3 di rumah sakit ini belum optimal. Hambatan dalam pelaksanaan kebijakan K3 ialah sumber dana yang tidak mencukupi, kurangnya sumber daya manusia, keterbatasan APD, kelalaian pekerja atau kurangnya perilaku keselamatan. Adapun faktor pendukung dalam implementasi kebijakan K3 ialah Sudah berjalan sosialisasi kebijakan K3 di rumah sakit, melibatkan staf untuk pelatihan K3. Pencapaian kebijakan K3 rumah sakit yaitu penetapan sistem manajemen K3 dan perencanaan program K3. Pencapaian yang belum optimal adalah penetapan standar pelaksanaan manajemen K3 rumah sakit, dan belum dilakukan monitoring dan evaluasi serta review. Kesimpulan penelitian ini ialah implementasi kebijakan K3RS di Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado sudah tersusun, manajamen pelaksanaan K3RS belum dilaksanakan secara keseluruhan dan pemantauan evaluasi pencapaian sudah dilaksanakan dengan beberapa program lainnya yang direncanakan seperti budaya perilaku K3RS, peningkatan mutu pelayanan dan mitigasi dan manajemen risiko.
EVALUASI MANAJEMEN HIGIENE DAN SANITASI PADA KIOS KANTIN SMA NEGERI 1 MANTUP Cici Dwi Mujiza Sari; Nur Lathifah Syakbanah; Marsha Savira Agatha Putri; Gadin Wilda Aniriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.17763

Abstract

Kantin sekolah perlu dievaluasi manajemen higiene dan sanitasi nya, karena merupakan salah satu tempat yang dikunjungi siswa maupun guru untuk mengkonsumsi makanan dan minuman di sekolah. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi manajemen fisik serta evaluasi pengujian kandungan bakteri Escherichia coli (E. coli) pada sampel makanan serta uji swab kuman pada peralatan makan dan penjamah makanan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 1096 Tahun 2011. Sampel makanan, swab peralatan makan dan penjamah makanan diambil masing-masing dari 3 kios Kantin SMAN 1 Mantup pada bulan Maret sampai Agustus 2023. Sampel makanan yang diambil yaitu sampel soto (Kios 1), bakso (Kios 2) dan mie ayam (Kios 3). Variabel yang dievaluasi antara lain: kelaikan fisik, uji identifikasi E. coli serta uji identifikasi kuman pada swab peralatan makan dan penjamah makanan. Pengujian tersebut dilakukan di Laboratorium Kesehatan Lingkungan Universitas Islam Lamongan, menggunakan media Eosin methylen blue agar (EMBA). Berdasarkan hasil yang didapatkan, hasil evaluasi fisik ketiga kios < skor minimal (65), namun tidak teridentifikasi bakteri E. coli pada sampel makanan. Selain itu, didapatkan hasil positif bakteri Klebsiella pneumonia pada uji identifikasi kuman pada peralatan makan dan penjamah makanan. Sehingga seluruh kios dievaluasi tidak memenuhi manajemen higiene dan sanitasi sesuai dengan Permenkes No 1096 Tahun 2011.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI POLI JANTUNG RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Handayani, Go; Manampiring, Aaltje E.; Posangi, Jimmy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.18008

Abstract

Rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai bagian integral dari struktur sosial dan kesehatan, tetapi juga berperan dalam memberikan layanan kesehatan yang komprehensif. Faktor-faktor yang berkontribusi pada kualitas layanan mencakup sistem rumah sakit, tenaga kerja, teknologi, dan partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh aspek bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan perhatian terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Poli Jantung RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada bulan Januari-Juli 2023. Jenis penelitian ini ialah kuantitatif, menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel ialah sebagian dari populasi responden sebanyak 320 pasien. Data primer diperoleh dari wawancara langsung kepada pasien rawat jalan Poli Jantung RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dan data sekunder yaitu rekapan pengunjung dan status rekam medis rawat jalan pasien. Analisis data pada penelitian ini yaitu analisis univariat, bivariat (regresi linear sederhana dan regresi berganda), dan multivariat (korelasi kuadrat). Hasil penelitian diperoleh masing-masing nilai sig 0,000 < 0,05 sehingga disimpulkan adanya pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Bukti fisik berpengaruh kuat terhadap kepuasan pasien sebesar 0,670. Keandalan berpengaruh kuat terhadap kepuasan pasien sebesar 0,643. Daya tanggap berpengaruh kuat terhadap kepuasan pasien sebesar 0,612. Jaminan berpengaruh cukup terhadap kepuasan pasien sebesar 0,343. Perhatian berpengaruh terhadap kepuasan pasien sebesar 0,365. Hasil uji regresi berganda secara bersama-sama diperoleh nilai konstanta kepuasan pasien 14,625 dan koefisien regresi variabel X1 sebesar 0,269, X2 sebesar 0,280, X3 sebesar 0,700, X4 sebesar 0,014, dan X5 sebesar 0,143. Koefisien regresi bernilai positif sehingga dapat disimpulkan pengaruh kelima variabel bebas apabila naik variabel terikat juga ikut naik. Hasil nilai R square sebesar 0,599 atau 59,9%, dapat disimpulkan bahwa kelima variabel bebas memberikan pengaruh terhadap variabel terikat sebesar 59,9%.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DETEKSI DINI TANDA DAN GEJALA STROKE DENGAN TINGKAT KEPARAHAN STROKE Lisa Mustika Sari; Lilisa Murni; Iga Nurmala
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.18134

Abstract

Penyakit stroke merupakan kegawat daruratan neurologi yang serius dan menduduki peringkat tertinggi sebagai penyebab kematian. Stroke membutuhkan penanganan yang cepat dan hal ini sangat dipengaruhi oleh deteksi awal yang tepat di pre-hospital. Stroke yang terlambat terdeteksi dapat menimbulkan tingkat keparahan stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga tentang deteksi dini tanda dan gejala stroke dengan tingkat keparahan stroke di ruang IGD Rumah sakit  Kota Bukittinggi . Penelitian ini menggunakan metode deskiptif korelasional dengan desain penelitian cross sectional yang digunakan untuk mengetahui hubungan dua variabel. Alat ukur yang digunakan Kuesioner  kuesiner deteksi dini stroke dengan metode FAST (Facial Movement, Arm Movement, Speech, Dan Time To Call) alat ukur kuesioner tingkat Keparahan  pada pasien stroke dengan mengunakan Intrument NIHSS (National Institutes Of Health Stroke Scale). Data dianalisis didapatkan hasil hasil  penelitian  pengetahuankeluarga deteksi dini tanda gejala stroke dengan hasil yaitu 35 responden  ( 46,7%) berada pada kategori pengetahuan cukup, dan hasil tingkat  keparahan  pasien  stroke  di  Rumah  Sakit  Kota  Bukittinggi kategori sedang 38 pasien ( 64%)  Hasil uji statistic diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan yang  didapatkan adanya hubungan pengetahuan keluarga tentang deteksi dini tanda dan gejala stroke dengan tingkat keparahan stroke.  Diharapkan  hasil  penelitian  untuk meningkatkan pengetahuan keluarga tentang stroke dan pentingnya membawa penderita stroke ke rumah sakit, dapat dilakukan dengan memberikan edukasi tentang deteksi dini tanda dan gejala stroke, penggunaan metode deteksi dini, dan mendorong peran keluarga dalam penanganan awal kejadian stroke. Sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan aksi cepat keluarga dalam membawa penderita stroke ke rumah sakit, sehingga penanganan stroke dapat dilakukan dengan lebih efektif.
HUBUNGAN PERAN PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS GUNUNGGURUH KABUPATEN SUKABUMI Ira Anggraeni; Dedi Wahyudin; Deni Purnama
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.18251

Abstract

Penyakit menular yang menjadi prioritas program Indonesia sehat adalah pemberantasan Tuberculosis Paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Peran Pengawas Minum Obat (PMO) Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberculosis Paru di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Gunungguruh Kabupaten Sukabumi. Pengambilan data dilaksanakan mulai tanggal 15 Mei 2023 sampai dengan 3 Juni 2023. Tuberculosis Paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Kepatuhan adalah tingkat pasien melaksanakan cara pengobatan yang disarankan oleh dokter. Peran PMO adalah melakukan pengawasan dalam hal kepatuhan minum obat dan berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan. Jenis penelitian Observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah populasi 125 responden dengan jumlah sampel 76 responden. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Metode pengumpulan data melalui kuesioner dan lembar observasi. Uji validitas peran PMO 10 item pernyataan valid dengan uji reliabilitas 0,690 (cukup kuat). Analisa data menggunakan Uji Chi-Square dan kontingensi koefisien untuk keeratan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar peran PMO mendukung dan pasien Tuberculosis Paru patuh minum obat yaitu 49 orang (98,0%). Ada hubungan peran PMO dengan kepatuhan minum obat. Hasil uji statistik Chi-Square dengan p-value 0,000 dan rhitung 0,526 artinya hubungan kedua variabel  erat. Kesimpulan terdapat Hubungan Peran Pengawas Minum Obat (PMO) Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberculosis Paru. Diharapkan Puskesmas Gunungguruh terus melakukan kunjungan rumah secara berkala sebagai dukungan dan pengawasan terhadap pengobatan pasien.
ANALISI PENGARUH PERAWAT KOMUNITAS TERHADAP HEALTH EDUCATOR DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN LANSIA USIA LANJUT Herlina Lidiyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.18273

Abstract

Health educator merupakan hal yang paling penting dalam meningkatkan kesehatan lansia usia lanjut oleh karena itu penting perawat komunitas untuk memberikan edukasi terhadap lanis usia lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatuhi Perawat Komunitas Terhadap Health educator dalam Meningkatkan Kesehatan lansia usia lanjut. Metode penelitian ini kuantitatif dengan analisis deskriptif dan jumlah korenfonden sebanyak 38 Perawat, alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spss 18 dengan menguji variabel  erawat Komunitas Terhadap Health educator. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan Pada Perawat Komunitas Terhadap Health educator dalam Meningkatkan Kesehatan lansia usia lanjut. Tingkat Pengaruh Variabel Perawat Komunitas Terhadap Health educator dalam Meningkatkan Kesehatan lansia usia lanjut  Hasil Belajar sebesar 0,385 atau sebesar 38,5% sedangkan 61,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini oleh karena hasil ini dapat memberikan penelitian lebih lanjut terkait Kesehatan lansia pada perawat komunitas dan bisa memberikan kontribusi dalam menjaga Kesehatan terhadap lansia.