cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE VAR. AMARUM) TERHADAP TINGKAT EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB ATMIRAH PURWANTINI KOTA BOGOR Dini Marlina; Yeni Rosyeni; Agustami Indriyana Sani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.18918

Abstract

Emesis gravidarum merupakan gejala yang wajar atau sering terdapat pada kehamilan trimester pertama. Di indonesia angka kejadian hiperemesis gravidarum terdapat 1,5-3% dari seluruh kehamilan. Penatalaksanaan hiperemesis gravidarum secara non farmakologi dapat diberikan seduhan air jahe karena jahe memiliki sifat menghambat reseptor 5-HT3 untuk mengurangi sinyal mual dan muntah yang dikirimkan dari CTZ . Penelitian ini merupakan Uji Pre-Eksperimental dengan menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design dengan cara melibatkan satu kelompok subjek untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan jahe pada ibu hamil Trimester I di PMB Atmirah Kota Bogor. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 ibu hamil Trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Instrumen penelitian berupa Skor PUQE-24  yang digunakan  untuk  menilai tingkat  mual dan muntah pada wanita  hamil. Penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisa data dengan menggunakan uji Wilcoxon didapat pvalue 0,001 (p < 0,05) dengan rata-rata emesis gravidarum sebelum diberikan seduhan jahe adalah 10,80 sedangkan rata-rata emesis gravidarum setelah diberikan seduhan jahe adalah 3,73 dan rata-rata penurunan secara keseluruhan hingga 7,50 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian seduhan jahe terhadap penurunan tingkat emesis gravidarum. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan informasi bahwa air rebusan jahe sebagai minuman penurun mual muntah trimester pertama yaitu melalui Konseling yang berkesinambungan.
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN HEMODINAMIK PASIEN PRE ANESTESI DI RSUD CILACAP Divya Deynilisa; Topan Heri Wibowo; Wilis Sukmaningtyas
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.18957

Abstract

Kecemasan sebelum operasi sering dikaitkan dengan prosedur pembedahan dan anestesi, Respon fisiologis terhadap kecemasan adalah yang pertama muncul dalam sistem saraf otonom dan mencakup peningkatan denyut nadi dan frekuensi pernapasan, perubahan tekanan darah dan suhu tubuh, relaksasi kandung kemih dan otot polos usus, serta kulit yang dingin dan lembab. Dalam penelitian ini terdapat tingginya tingkat kecemasan yang dialami oleh pasien sebelum operasi terutama terkait dengan prosedur pembedahan dan anestasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi penelitian korelasional dengan pendekatan metode cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 109 responden dengan 3 kritria inklusi. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data pada responden yang mengalami kecemasan menggunakan alat ukur APAIS. Analisis data menggunakan uji person product moment. Uji univariat didapatkan hasil kecemasan nilai mean 18,84 dan standar deviasi 3,312. MAP didapatkan nilai mean 92,3 dan standar deviasi 14,4. Nadi didapatkan nilai mean 90,1 dan standar deviasi 13,3. Respirasi didapatkan nilai mean 22,8 dan standar deviasi 3,8. Hasil uji korelasi person product moment didapatkan nilai korelasi signifikan pada kecemasan dengan MAP adalah 0,008 (<0,05) yang berarti memiliki hubungan signifikan. Nilai korelasi signifikan antara Kecemasan dengan nadi adalah 0,001 (<0,05) yang berarti memiliki hubungan signifikan. Serta hubungan pada variabel kecemasan dengan respirasi didapatkan nilai korelasi signifikan yaitu 0,002 (<0,05) yang berarti memiliki hubungan signifikan.
STATUS GIZI DAN PAJANAN KEBISINGAN SEBAGAI FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA PEKERJA MANUFAKTUR KOMPONEN ELEKTRONIK DI KABUPATEN BEKASI Randy Ghifari; Retno Adriyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19018

Abstract

Hipertensi umum diketahui sebagai “silent disease”. Hipertensi dapat disebabkan lingkungan pekerja seperti pajanan kebisingan, faktor yang tidak dapat dikendalikan seperti usia dan jenis kelamin serta faktor yang dapat dikendalikan seperti pola hidup yang berpengaruh pada tingkat indeks massa tubuh pekerja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional non-reaktif meneliti kelompok yang mengalami gejala hipertensi. Data penelitian ini bersumber dari hasil medical check-up PT. Omron Manufacturing of Indonesia tahun 2020 yang mecakup variabel pajanan kebisingan, usia, jenis kelamin, tingkat indeks massa tubuh serta status hipertensi pekerja. Analisis pengaruh antar variabel dilakukan dengan uji spearman untuk mengetahui kuat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajanan kebisingan (PR=0,954, ? = -0,41) pajanan kebisingan memiliki korelasi cukup dan arah korelasi tidak searah, dan usia (PR=0,943, ? = -0,42) memilki korelasi cukup dan arah korelasi tidak searah, jenis kelamin (PR=1,115, ? = 0,080) memiliki korelasi lemah dengan arah korelasi searah, dan tingkat indeks massa tubuh (PR=1,157, ? = 0,086) memiliki korelasi lemah dengan arah korelasi searah. Disimpulkan bahwa jenis kelamin dan tingkat IMT merupakan faktor risiko hipertensi. Pekerja dengan jenis kelamin laki-laki dan pekerja yang obesitas cenderung hipertensi. Pihak perusahaan telah melakukan pengendalian panajanan kebisingan dengan baik dan diharapkan pekerja melakukan cek tekanan darah secara rutin dan menjaga kesehatan agar mengurangi risiko hipertensi.
HUBUNGAN MOTIVASI DAN BEBAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM SUNDARI MEDAN Putri Sonia; Fitriani Pramita Gurning
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19029

Abstract

Kinerja perawat menjadi salah satu faktor dalam menghasilkan kualitas pelayanan di Rumah Sakit. Tenaga keperawatan di rumah sakit harus diperhatikan pengelolaannya agar pelayanan keperawatan termasuk dalam melaksanakan asuhan keperawatan di rumah sakit dapat berjalan dengan baik. Kinerja perawat dapat dipengaruhi dari seberapa besar motivasi dan beban kerja yang dimiliki perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan motivasi dan beban kerja dengan kinerja perawat di RSU Sundari Medan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional, dengan jumlah sampel 46 orang dan instrumen dalam penelitian ini menggunakan kusioner. Teknik Sampling menggunakan Total Sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja dan variabel independennya yaitu motivasi dan beban kerja. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa persentase motivasi kerja perawat tinggi sebesar (56,5%), beban kerja perawat yang tinggi sebesar (60,9%), kinerja perawat yang tinggi sebesar (63%). Dari hasil uji chi square ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kinerja perawat (p=0,011) dan ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat (p=0,009). RSU Sundari diharapkan dapat meningkatkan kinerja perawat dengan memperhatikan motivasi kerja perawat dan beban kerja perawat dengan meningkatkan dan memberikan program pelatihan kepada perawat, memberikan penghargaan bagi perawat yang berprestasi dan menambah SDM perawat di Rumah Sakit.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PETUGAS ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT X PEKANBARU Agus Salim; Aisya Putri Hariantika; Shelly Angella; Bobi Handoko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19096

Abstract

Seiring dengan berkembangnya jaman tentu rumah sakit juga menghadapi perubahan. Petugas yang memiliki peran dalam sektor kesehatan juga mengalami perubahan tersebut. Meningkatnya jumlah kunjungan pasien di tahun 2022 menunjukkan bahwa rumah sakit harus memberikan pelayanan prima pada saat pasien berkunjung maupun berobat. Perubahan yang signifikan tersebut tentu dirasakan oleh seluruh petugas rumah sakit salah satunya yaitu petugas administrasi rumah sakit. Petugas administrasi rumah sakit merupakan pihak yang bertanggung jawab pada urusan administrasi pasien dimulai pada pendaftaran, hingga kelengkapan berkas pasien agar pasien mendapatkan pelayanan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor individual dan pekerjaan dengan stres kerja petugas administrasi rumah sakit X Pekanbaru. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang dan teknik pengambilan sampel Non Probability Sampling. Sedangkan untuk penetuan sampel yang akan diteliti menggunakan Sampling Jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji Chi-Square variabel X1 (Masa Kerja) dan X3 (Beban Kerja) memiliki nilai yang < 0,05 maka dapat dikatakan bahwa variabel X1 dan X3 memiliki hubungan sig terhadap variabel dependen yang diteliti.Saran peneliti karena terdapat 2 variabel yang memiliki hubungan dengan stres kerja yaitu masa kerja dan beban kerja, hal ini dapat menjadi bahan masukan serta evaluasi bagi pihak rumah sakit agar berupaya mengatasi stres kerja ini, dengan harapan jika stres kerja diatasi dengan baik dan benar maka kinerja petugas administrasi akan meningkat dan bisa dengan mudah mencapai target dan tujuan dari rumah sakit yang telah ditetapkan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN CONTINUITY OF CARE PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAYAPURA KECAMATAN JAYAPURA KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2023 Miftahul Farah; Erma Puspitas Sari; Reffi Dhamayanti; Sri Handayani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19117

Abstract

Masa nifas adalah masa sesudah persalinan dan kelahiran bayi, plasenta, serta selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali organ kandungan seperti sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemilikan askes, pendidikan dan jarak ke fasilitas kesehatan dengan pelaksanaan Continuity of care pada ibu nifas di Puskesmas Jayapura Kecamatan Jayapura Kabupaten OKU Timur tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 84 responden dan sampel sebanyak 84 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji statistik chi square dengan p value ? nilai ? (0,05). Penelitian ini didapatkan Continuity of care yang terlaksana cenderung pada ibu yang memiliki askes yaitu sebanyak 18 (46,2%) ibu dengan p value = 0,020, Continuity of care yang terlaksana cenderung pada ibu yang memiliki pendidikan rendah yaitu sebanyak 12 (35,3%) ibu dengan p value = 0,786, dan Continuity of care yang terlaksana cenderung pada ibu yang memiliki jarak rumah yang dekat dengan fasilitas kesehatan yaitu sebanyak 21 (33,9%) ibu dengan p value =0,761. Dalam penelitian ini  faktor pendidikan dan jarak ke fasilitas kesehatan tidak memengaruhi pelaksanaan Continuity of care. Sedangkan faktor kepemilikan askes memengaruhi pelaksanaan Continuity of care. Bidan diharapkan dapat lebih meningkatkan pelayanan dan edukasi kepada ibu tentang pentingnya pelaksanaan Continuity of care).
DETEKSI BAKTERI SALMONELLA TYPHI PADA SAMBAL TERASI DI RUMAH MAKAN PADANG DI JALAN AYAHANDA MEDAN Muhammad Aji Sandi Putra; Qori Fadillah; Linda Chiuman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19122

Abstract

Bakteri dalam makanan dan minuman dapat diakibatkan oleh penjual yang tidak memperhatikan kebersihan dan keamanannya, pertumbuhan mikroorganisme dalam makanan memegang peranan penting dalam pembentukkan senyawa yang memproduksi bau tidak enak dan menyebabkan makanan tidak layak untuk dimakan. Sambal terasi adalah jenis sambal yang paling sering dijumpai di warung makan atau bahkan restoran. Rasa pedas dan aroma khas dari sambal terasi ini bisa meningkatkan selera makan, sehingga membuat sambal ini jadi favorit orang Indonesia. Namun dalam proses pengolahannya besar kemungkinan terdapat bakteri didalamnya seperti halnya bakteri Salmonella Typhi. Makanan yang terkontaminasi bakteri Salmonella Typhi dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti demam tifoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat Bakteri Salmonella Typhi Pada Sambal Terasi di Rumah Makan Padang di Jalan Ayahanda Medan. Jenis penelitian ini adalah observasi laboratorik yang bersifat deskriptif populasi dalam penelitian ini yaitu 7 rumah makan Padang yang ada di Jalan Ayahanda Medan. Dalam penelitian ini sampel sambal terasi diambil secara aseptis kemudian sampel dimasukkan ke dalam wadah steril. Selanjutnya sampel dibawa ke Laboratorium Universitas Prima Indonesia untuk kemudian dilakukan penelitian untuk mendeteksi bakteri Salmonella Typhi yang terdapat di sambal terasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji laboratorium terhadap tujuh sampel sambal Terasi yang diperjualbelikan dirumah makan padang dijalan ayahanda Medan tidak ditemukan sampel yang terkontaminasi oleh bakteri Salmonella Typhi.
ANALISIS KELENGKAPAN FORMULIR ASESMEN AWAL MEDIS INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) GUNA MENUNUNJANG MUTU REKAM MEDIS DI RSAU LANUD SULAIMAN BANDUNG Wiwit Apriani; Annisa Ulfah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19137

Abstract

Kelengkapan pengisian formulir rekam medis pasien rawat jalan di RSAU Lanud Sulaiman Bandung, masih terdapat formulir rekam medis yang kurang lengkap sehingga mempengaruhi informasi mengenai pasien dan laporan rutin yang dibuat oleh petugas rekam medis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan pengisian formulir asesmen awal medis instalasi gawat darurat dan faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian formulir asesmen awal medis instalasi gawat darurat. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berdasarkan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik sampel random sampling teknik ini digunakan untuk pengambilan sampel yang dilakukan secara acak serta berasal dari anggota populasi dan data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, cheklist dan tinjauan pustaka dengan menggunakan rumus slovin dengan hasil 92 formulir rekam medis. Hasil pengisian formulir rekam medis menunjukkan 95% kelengkapan data identitas, 77% laporan penting, 96% autentikasi review, dan 100% pencatatan yang baik tanpa ada ralat dan semua tulisan terbaca. Faktor sumber daya manusia di RSAU Lanud Sulaiman Bandung yaitu dokter dan perawat masih terdapat masalah yang disebabkan oleh rendahnya kesadaran dan kedisiplinan dalam pengisian formulir asesmen awal medis instalasi gawat darurat. Faktor metode yaitu tidak adanya pemantauan terhadap ketidaklengkapan pengisian asesmen awal medis instalasi gawat darurat sehingga terjadi ketidaklengkapan yang berulang dan kurangnya sosialisasi SOP. Faktor materialnya adalah data rekapitulasi pengisian formulir asesmen awal medis instalasi gawat darurat yang tidak lengkap yang tidak dievaluasi. Faktor mesin adalah tidak adanya lembar kontrol untuk rekapitulasi kelengkapan pengisian formulir asesmen awal medis instalasi gawat darurat. Faktor motivasi adalah tidak adanya sanksi yang tegas serta dorongan semangat kerja.
SINTESIS DAN UJI AKTIVITAS SENYAWA DIBUTIL TIMAH (IV) N-ETIL BENZIL DITIOKARBAMAT TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS DAN ESCHERICHIA COLI Mukhlis Sanuddin; Medi Andriani; Afifah Putri Pinasty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19140

Abstract

Perkembangan mutasi bakteri di masa sekarang menyebabkan banyak bakteri resisten terhadap antibiotik yang telah ada sebelumnya, penemuan agen antibakteri baru sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah yang terjadi salah satunya melalui proses sintesis senyawa dengan tujuan untuk mencari gambaran struktur dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Escherichia coli. Senyawa ini disintesis dengan metode in situ yaitu dengan penambahan N-Etil Benzil Amin (0,02 mol) + karbon disulfida (CS2) (0,02 mol) + logam Dibutil Timah (IV) Diklorida (0,01 mol), dan menghasilkan serbuk sebanyak 2,15 g dilakukan identifikasi menggunakan FTIR, 1H NMR, dan 13C NMR. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram (Disc) dan menggunakan media NA (Nutrient Agar).Hasil penelitian dari senyawa sintesis menggunakan FTIR diperoleh gugus (C-H), (C-S), (C-N), (C=C), (Sn-C), dan (Sn-S). Hasil pengukuran dari 1H NMR diperoleh ? 0,9030-2,1664 ppm (CH3), ? 3,7523-3,8570 ppm (CH2) dan ? 7,2780-7,3607 ppm (Aromatik). Hasil 13C NMR diperoleh ? 11,8942-14,0264 ppm (CH3), ? 48,6398 ppm (CH2), ? 127,6651-135,7665 ppm (C aromatik), ? 56,9247 ppm (CH2-N) dan ? 201,7568 ppm (CS2). Hasil pengujian aktivitas antibakteri dengan konsentrasi 100,120 dan 140 ppm masuk ke dalam kategori daya hambat sedang. Dari keseluruhan uji yangtelah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa senyawa kompleks berhasil dapat terbentuk melalui proses sintesis.
STABILITAS REAGEN KERJA TERHADAP AKTIVITAS ENZIM ASPARTATE AMINOTRANSFERASE (AST) Lamri Lamri; Suryanata Kesuma; Armiah Gita Anggraini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19152

Abstract

Stabilitas dapat diartikan bahwa suatu produk reagen yang disimpan pada kondisi tertentu didalam kemasan penyimpanan dan pengangkutan tidak mengalami perubahan dalam batas yang diperbolehkan. Stabilitas suatu reagen penting untuk diketahui agar disaat melakukan pemeriksaan didapatkan hasil yang akurat. Pada beberapa laboratorium preparasi reagen masih dilakukan secara manual sehingga pembuatannya melebihi kebutuhan, namun tidak setiap hari suatu laboratorium melakukan pemeriksaan sehingga penyimpanan reagen memerlukan waktu yang cukup lama. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan reagen kerja yang segera digunakan dan disimpan selama 10 hari dan 12 hari pada suhu 2-8°C menggunakan sampel bahan kontrol normal AST. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan Posstest Only Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah reagen kerja yang dibaca pada bahan kontrol normal sebanyak 30 pemeriksaan. Data yang dikumpulkan dianalisis perbedaan statistik regresi linear kemudian dilanjutkan dengan perhitungan dasar pemantapan mutu. Hasil penelitian yang didapatkan rata rata hasil pemeriksaan aktivitas enzim AST menggunakan  reagen kerja segera digunakan dan reagen kerja setelah disimpan selama 10 dan 12 hari adalah 43,8 U/L, 45,1 U/L, 45,4 U/L dan Persentase selisih kerja segera  digunakan dan reagen kerja setelah disimpan selama 10 dan 12 hari adalah 2,97% dan 3,65%. Nilai akurasi 1,2% pada hari ke 10 dan 1,5% pada hari ke 12. Nilai Presisi 5,0% pada hari ke 10 dan 6,4% pada hari ke 12. Total Error 11,3% pada hari ke 10 dan 14,3% pada hari ke 12. Beradasarkan hasil tersebut reagen kerja yang di simpan selama 10 hari dan 12 hari masih dalam kondisi yang dapat digunakan.