cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,278 Documents
VAKSINASI SEBAGAI PENCEGAHAN RESISTENSI ANTIMIKROBA TERHADAP BAKTERI SALMONELLA TYPHI Sri Janahtul Hayati; Agung Ikhsani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.2376

Abstract

Salmonella typhi adalah bakteri patogen sebagai penyebab demam tifoid, yaitu infeksi sistemik yang dapat merusak usus dan organ-organ hati dengan gejala berupa demam yang berlangsung lama. Di Indonesia, kasus demam tifoid yang disebabkan oleh Salmonella typhi masih termasuk tinggi, dimana faktor yang berhubungan terjadinya hal tersebut adalah tingkat kebersihan dari individu, sanitasi lingkungan, dan penyebaran melalui individu yang terkena infeksi maupun individu yang karier. Gejala yang dapat ditimbulkan oleh Salmonella typhi adalah demam, gangguan saluran pencernaan, gangguan kesadaran, dan pembesaran pada hati dan splen. Infeksi oleh Salmonella typhi dapat didiagnosis dengan cara melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Pengobatan pada Salmonella typhi dapat menggunakan antibiotik seperti kloramfenikol, quinolon, dan golongan antibiotik spektrum luas. Resistensi antimikroba memiliki 4 jalur mekanisme yaitu proses enzimatik, permeabilitas terhadap antimikroba, modifikasi letak reseptor obat, meningkatnya sintesis metabolit antagonis terhadap antimikroba. Salmonella typhi dengan cepat mengalami resistensi terhadap antimikroba yang sedang digunakan di masyarakat, akan tetapi juga dapat kehilangan resistensinya setalah obat tersebut tidak digunakan. Vaksinasi merupakan cara pencegahan terjadinya infeksi oleh bakteri Salmonella typhi sehingga dapat mencegah terjadinya resistensi antimikroba.
ANALISIS KEWASPADAAN STANDAR DALAM PENCEGAHAN INFEKSI DI KAMAR BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOLOKSANGGUL PARDAMEAN LUBIS; Juliandi Harahap; Deli Theo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.2109

Abstract

Kewaspadaan standar dalam pencegahan infeksi sangat penting diterapkan di kamar bedah, mengingat pembedahan memiliki resiko yang besar terjadinya infeksi nasokomial sehingga dapat meningkatkan morbilitas dan mortalitas serta meningkatkan biaya kesehatan. Kejadian Infeksi Daerah Operasi (IDO) di RSUD Doloksanggul pada Tahun 2019 yaitu kasus bedah umum sebesar 10%, kasus bedah mata sebesar 10%, kasus kebidanan sebesar 2% dan kasus bedah mulut sebesar 0,5%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewaspadaan standar dalam pencegahan infeksi di Kamar Bedah RSUD Doloksanggul. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilaksanakan di RSUD Doloksanggul. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan observasi lapangan dan analisa data dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersihan tangan yang dilakukan oleh petugas kesehatan di kamar bedah Rumah Sakit Umum Daerah Doloksanggul kurang baik, pemakian alat pelindung diri (APD) kurang baik, dekontaminasi peralatan perawatan pasien sudah baik, pengendalian lingkungan kurang baik, pengelolaan limbah sudah baik, pengelolaan linen sudah baik, perlindungan kesehatan petugas kurang baik, Penempatan pasien kurang baik, Praktik menyuntik sudah baik, Praktik lumbal fungsi sudah baik. Disarankan kepada RSUD Doloksanggul untuk meningkatkan peran dan fungsi tim pencegahan dan pengendalian infeksi, melakukan pelatihan berkelanjutan bagi petugas kamar bedah tentang pencegahan dan pengendalian infeksi.
PENGARUH BEBAN KERJA PETUGAS PENDAFTARAN TERHADAP EFEKTIVITAS PELAYANAN DI RSU BINA SEHAT Aldi Miftahul Rizal; Sali Sali Setiatin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.1963

Abstract

Penting melakukan analisis beban kerja petugas Rekam Medis yang menitik beratkan pada peningkatan efektivitas dalam bidang sumber daya manusia yang berkaitan dengan aktivitas kerja dan waktu yang dibutuhkan petugas untuk menyekesaikan tugasnya sesuai dengan unitnya masing–masing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kebutuhan tenaga rekam medis berdasarkan beban kerja di RSU Bina Sehat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebutuhan petugas rekam medis berdasarkan beban kerja dengan metode analisis beban kerja kesehatan (ABK) di bagian pendaftaran. Dari hasil perhitungan jumlah minimal kebutuhan tenaga rekam medis di bagian pendaftaran di RSU Bina Sehat, dengan jumlah pasien pada tahun 2020 sebanyak 83349. Maka tenaga rekam medis yang dibutuhkan saat ini untuk melakukan kegiatan pendaftaran adalah 15 orang, sedangkan petugas di bagian pendaftaran saat ini sebanyak 13 orang.Dari hasil perhitungan tersebut petugas pendaftaran di RSU Bina Sehat harus menambah sebanyak 2 orang agar bisa menjalankan pekerjaannya sesuai dengan PMK NO.55 tahun 2013. Agar pekerjaannya menjadi lebih efektif sehingga beban kerja yang ada dapat cepat teratasi.
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG SAMPAH RUMAH TANGGA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA PULAU LAWAS KECAMATAN BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2021 Rasida Ayu; Ade Dita Puteri; Yusmardiansah Yusmardiansah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.2270

Abstract

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk serta mobilitas penduduk yang pesat mengakibatkan bertambahnya volume sampah. Mengolah sampah dengan konsep 3R yaitu reuse reduce dan recycle merupakan cara untuk mengolah sampah rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruh penyuluhan tentang sampah rumah tangga terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat di Desa Pulau Lawas Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan menggunakan desain one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Pulau Lawas yang berjumlah 621 KK dengan sampel sebanyak 62 KK. Alat pengumpulan data yang dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat sebelum diberikan penyuluhan yaitu kurang (90,3%), gambaran sikap masyarakat sebelum diberikan penyuluhan sampah rumah tangga negatif yaitu (75,8%) dan tindakan masyarakat sebelum diberikan penyuluhan sampah rumah tangga negatif yaitu (77,4%). Pengetahuan masyarakat sesudah diberikan penyuluhan yaitu baik (99,4%), gambaran sikap masyarakat sesudah diberikan penyuluhan sampah rumah tangga positif yaitu (82,3%) dan gambaran tindakan masyarakat sesudah diberikan penyuluhan sampah rumah tangga positif yaitu (76,2%). Ada pengaruh penyuluhan tentang sampah rumah tangga terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat dengan p value 0,000. Diharapkan Kepada pihak pemerintah daerah perlu adanya kerjasama dengan masyarakat terhadap peningkatan sosialisasi khususnya penanganan sampah rumah tangga melalui penyuluhan. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Sampah Rumah Tangga
ANALISIS TARIF RS DAN INA-CBGs KASUS REPRODUKSI PRIA PADA RANAP di RS “X” Muhamad Rezka Ramadhan Pratama; Muhamad Rezky Hamdani Pamungkas; Ceria Febiana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.1924

Abstract

Perbedaan tarif rumah sakit dan INA-CBGs dapat menimbulkan selisih jika perbedaannya terlalu besar maka perbedaan yang terlalu besar itu dapat menimbulkan kerugian rumah sakit. Permasalahan ini terutama pada rumah sakit “X” yang harus memperhatikan profit. Di rumah sakit “X” Bandung terdapat berbagai macam pelayanan, salah satunya pelayanan rawat inap. Rawat Inap adalah proses perawatan intensif pasien oleh tenaga kesehatan akibat penyakit tertentu, dan pasien diinapkan di suatu ruangan di Rumah Sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan antara tarif rumah sakit dan tarif INA-CBGs pada kasus sistem reproduksi pria. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan tarif RS dengan tarif INA-CBGs pada pelayanan rawat inap. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 6 April - 6 Juni di rumah sakit “X” yang ada di Kota Bandung. Pada penelitian kali ini, peneliti mengamati secara mendalam aktivitas orang-orang di rumah sakit “X” Bandung. Dalam penelitian ini, sebanyak 11 sampel kasus sistem reproduksi pria dianalisis secara univariat untuk mengetahui perbedaan tarif rumah sakit dengan tarif INA-CBGs. Analisis faktor yang dapat menyebabkan perbedaan tarif dilakukan dengan menghitung angka indeks tertimbang berdasarkan severity level, jumlah tindakan dan diagnosa sekunder. Adapun teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah snowball sampling, dimana teknik pengambilan sampel yang awal mulanya kecil semakin lama semakin banyak. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan penggunaan sistem INA-CBGs, rumah sakit mendapat hasil yang cukup besar dan dapat meningkatkan mutu pelayanan dan mengembangkan rumah sakit. Kata Kunci: Tarif RS, Tarif INA-CBGs, Rawat Inap, Reproduksi Pria
LAPORAN KASUS : EPILEPSI BANGKITAN UMUM TONIK-KLONIK PADA PASIEN LAKI – LAKI BERUSIA 22 TAHUN Aslam Abdullah; Agung Ikhsani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.2375

Abstract

Epilepsi adalah penyakit dengan gejala kompleks dengan beberapa faktor risiko dan dalam banyak kasus memiliki kecenderungan genetik yang kuat, dibandingkan dengan kondisi dengan ekspresi tunggal dan penyebab tunggal. Komorbiditas semakin diakui sebagai penanda etiologi dan prognostik yang penting. Obat anti kejang menekan kejang hingga dua pertiga, jika tidak lebih, dari semua individu tetapi tidak mengubah prognosis jangka panjang. Epilepsi merupakan beban utama dalam hal kualitas hidup, morbiditas, dan risiko kematian dini, terutama pada mereka yang terus mengalami kejang. Operasi epilepsi adalah cara paling efektif untuk mencapai kebebasan kejang jangka panjang, tetapi hanya merupakan pilihan pada beberapa orang dengan epilepsi yang resistan terhadap obat. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang epileptogenesis, determinan epigenetik, dan farmakogenomik, muncul harapan untuk perawatan farmakologis dan nonfarmakologis yang lebih baik, memodifikasi penyakit, dan kuratif. Laporan kasus ini membahas epilepsi bangkitan umum tonik-klonik pada pasien laki – laki berusia 22 tahun
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI TERHADAP ISTRI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI INDONESIA: A SYSTEMATIC REVIEW Ahid Nur Hidayati; Sarah Nur Chaliza; Suci Makrifah; Yuri Nurdiantami
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.2019

Abstract

Dukungan mental dan tenaga dari keluarga seperti suami merupakan salah satu faktor eksternal penting dalam ibu dapat memberikan ASI secara eksklusif. Namun pada kenyataanya, masih banyak ibu yang kurang dukungan dari suaminya dalam pemberian ASI eksklusif. Tentu saja hal ini dapat menjadi penyebab adanya gangguan upada ibu menyusui seperti tidak keluarnya air susu dikarenakan stress atau masalah yang lainnya. Maka dari itu hal ini juga dapat berpengaruh kepada bayinya nanti karena tidak mendapatkan ASI yang benar-benar eksklusif yang memiliki banyak manfaat. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan suami terhadap istri dalam pemberian ASI eksklusif di Indonesia. Penelitian ini menggunakan konsep studi literatur. Sumber artikel dicari berdasarkan kata kunci yang telah ditetapkan yaitu “ASI eksklusif”, “Dukungan Suami” dan “Pemberian ASI”. Penelusuran dilakukan melalui database Google Scholar tahun 2017 – 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan suami memang membawa pengaruh terhadap istri dalam pemberian ASI eksklusif, salah satu bentuk dukungan suami yaitu ada dukungan informasional, instrumental, penilaian, dan emosional. Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami terhadap istri dalam pemberian ASI eksklusif, walaupun ada beberapa suami masih acuh mengenai pemberian ASI eksklusif dikarenakan beberapa faktor.
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN KADAR KREATININ PADA PASIEN HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM ZAHIRAH JAGAKARSA Elfrida Riani Sandi; Desi Aryani; Ois Nurcahyanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.2333

Abstract

Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan kerusakan fungsi ginjal yang terjadi selama lebih dari 3 bulan, dan dapat ditegakkan jila nilai Laju Filtrasi Glomerulus (LFG) kurang dari 60 ml/menit/1,73m2 . Pemeriksaan Laboratorium untuk mendeteksi adanya gangguan fungsi ginjal yaitu dengan melihat hasil kadar hemoglobin dan kadar kreatinin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin dengan kadar kreatinin pada pasien hemodialisa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional data primer di Rumah Sakit Umum Zahirah Jagakarsa. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara kadar hemoglobin dengan kadar kreatinin dengan nilai p=0,000 (p=
TINJAUAN KELENGKAPAN RESUME MEDIS PASIEN RAWAT INAP DI RSUD CILILIN Muhammad Khairul Zaman; Syaikhul Wahab Wahab
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.1958

Abstract

Rumah sakit berperan sebagai sarana pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan. Salah satunya untuk menjaga mutu pelayanan dengan menjalankan rekam medis dengan baik dan benar yaitu dengan mengisi rekam medis dengan lengkap dan akurat. Tujuan penelitian ini adalah meninjau kelengkapan isi pencatatan medis berkas rekam medis yang ada di pelayanan rawat inap dengan mereview lembar resume medis pasien yang telah pulang setelah perawatan rawat inap dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan cross sectional secara deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di RSUD Cililin dan waktu penelitian dilakukan pada bulan juni sampai dengan bulan juli 2021. Populasi penelitian ini sebanyak 2 orang. Sampel terdiri dari 1 petugas assembling yang meninjau langsung berkas pasien rawat inap yang diberikan setelah hari perawatan telah selesai dan 1 orang kepala rekam medis guna memonitoring pelaksanaan assembling. Teknik pengumpulan data dengan cara analisis kualitatif berkas resume medis pasien rawat inap yang telah pulang dengan menggunakan Teknik random sampling untuk pengambilan data penelitian. Dalam pelaksanaan rekam medis di RSUD Cililin masih banyak ditemukannya formulir resume medis yang pengisiannya tidaklengkap, masih banyak DPJP yang tidak mematuhi Standar Prosedur Operasional maupun peraturan menurut Peraturan Menteri Kesehatan. Jadi dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penyelenggaraan pengisian rekam medis belum mematuhi peraturan yang berlaku baik dari Standar Prosedur Operasional rumah sakit maupun peraturan Menteri kesehatan. Disarankan bagi Dokter Penanggung Jawab Pelayanan, perawat untuk selalu mematuhi undang-undang yang berlaku tentang pengisian rekam medis khususnya resume medis.
ANALYSIS OF LEUKOCYTE COUNT IN DIABETIC ULCER PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES MELLITUS Siti Hasnah; Septiani Septiani; Almatin Puspa Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.2306

Abstract

Background : Diabetic ulcers are a common complication of Diabetes Mellitus (DM) Type 2. People with DM type 2 have the potential to be 15-25% experiencing diabetic ulcers during their lifetime. An increase in leukocytes may indicate an infection or inflammation. Purpose : This research aims to find out the analysis of the number of leukocytes in diabetic ulcer patients in Diabetes Mellitus type 2. Methods : This type of research is descriptive with cross sectional design. The research was conducted at Bhayangkara TK.I R.Said Sukanto Hospital in May-June 2021. The sample is a diabetic ulcer in DM type 2 that performs a complete blood test with a total of 35 samples. Its independent variables are gender, age, and long suffering from DM type 2. The dependent variable is the number of leukocytes. Data is collected using primary and secondary data. Analyzed univariate and bivariate using SPSS fisher exact test. Result Most respondents had number of leukocytes >10,000/uL which was 27 respondents (77.1%). There is an age correlation with the number of leukocytes, p-value 0.006, OR value of 13.2. There is a sex correlation with the number of leukocytes, p-value 0.032, OR value of 8.57. There is a long-suffering correlation with the number of leukocytes, p-value 0.016, OR value of 12.5. Conclusion :There is a relationship between the number of leukocytes with diabetic ulcer patients with type 2 diabetes mellitus with age, gender and duration of diabetes.

Page 8 of 428 | Total Record : 4278