cover
Contact Name
herlinda
Contact Email
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Phone
+6285367262277
Journal Mail Official
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16, Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Basurek
ISSN : 25273698     EISSN : 26214393     DOI : https://doi.org/10.51851/jkb.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan Besurek merupakan jurnal yang menyediakan tulisan ilmiah untuk bertukar gagasan tentang teori, metodelogi dan inovasi berhubungan dengan dunia kesehatan khususnya lingkup Kebidanan yang tertulis dan mengandung manfaat tersurat untuk pembaca.
Articles 126 Documents
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur: The Effectiveness of Health Education About Long-Term Contraceptive Methods (LTMs) on the Knowledge of Women of Childbearing Age Syukron, Sulastri; Kania Fatdo Wardani, Ika; Widaningsih, Ida; Julianti, Neneng
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.836

Abstract

Tingkat penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Indonesia masih tergolong rendah, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Sukamakmur. Salah satu faktor utama yang memengaruhi adalah rendahnya tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS). Pendidikan kesehatan dinilai sebagai upaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait MKJP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang MKJP terhadap peningkatan pengetahuan WUS di Kobak Rotan Desa Sukamakmur Bekasi Tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian sebanyak 30 orang WUS yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan WUS setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang MKJP dengan nilai p < 0,05. Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, namun setelah intervensi terjadi peningkatan ke kategori cukup dan baik. Pendidikan kesehatan tentang MKJP berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan WUS di Desa Sukamakmur. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan kegiatan edukasi terkait MKJP dalam upaya mendukung keberhasilan program keluarga berencana.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI KLINIK CAHAYA MEDIKA TAHUN 2025: FACTORS RELATED TO PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE OF PREGNANCY EXERCISES AT THE CAHAYA MEDIKA CLINIC IN 2025 Jayanti; Widaningsih, Ida; Julianti, Neneng; Simanjuntak, Herlina
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.841

Abstract

Latarbelakang: Kehamilan merupakan periode krusial yang memerlukan perhatian khusus, termasuk upaya menjaga kebugaran dan kesiapan menghadapi persalinan. Salah satu intervensi yang terbukti bermanfaat adalah senam hamil, yang dapat membantu mengurangi nyeri punggung, memperkuat otot, serta meningkatkan kesiapan fisik dan mental ibu. Namun, tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat senam hamil di Kabupaten Bekasi masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di Klinik Cahaya Medika tahun 2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 120 ibu hamil dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner dengan data analisi yaitu univariat dan bivariat dengan Chi-Square test untuk melihat hubungan berbagai faktor dengan tingkat pengetahuan responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pendidikan (p = 0,000), sumber informasi (p = 0,000), serta dukungan tenaga kesehatan (p = 0,001) dengan pengetahuan ibu hamil. Sebaliknya, variabel umur (p = 0,789), paritas (p = 0,497), dan pekerjaan (p = 0,099) tidak berhubungan secara signifikan. Mayoritas responden (51,7%) masih memiliki pengetahuan rendah tentang senam hamil. Kesimpulan dan saran, pendidikan, akses informasi yang memadai, dan dukungan tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai senam hamil. Temuan ini menegaskan perlunya program edukasi kesehatan yang lebih efektif, serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Pemberian Susu Kedelai Terhadap Perubahan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil dengan Anemia Ringan di RSIA Paradise: Analysis of the Effect of Soy Milk on Changes in Hemoglobin Levels in Pregnant Women with Mild Anemia at Paradise Hospital Alyasari Anggreini; Suhartati, Susanti; Yunita, Laurensia; Mariana, Frani
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.871

Abstract

Kadar hemoglobin yang rendah pada ibu hamil tetap menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di tingkat global dengan angka prevalensi mencapai sekitar 40%, sedangkan di Indonesia mencapai 48,9% dan di Kalimantan Selatan 51,9%. Kondisi ini berdampak pada peningkatan risiko perdarahan, lahir prematur, dan BBLR. Susu kedelai berpotensi menjadi intervensi non-farmakologis karena mengandung protein, zat besi non-heme, dan isoflavon yang berperan dalam pembentukan eritrosit. Tujuan penelitian yakni menelaah pengaruh konsumsi susu kedelai terhadap peningkatan nilai Hb di masa kehamilan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Responden terdiri dari 20 ibu hamil kehamilan pertengahan hingga akhir (13–40 minggu) yang teridentifikasi mengalami anemia ringan, kemudian dibagi ke dalam 2 kelompok, masing-masing beranggotakan 10 responden. Kelompok intervensi mendapat susu kedelai 250 ml/hari selama 14 hari disertai suplemen besi per oral, sedangkan kelompok kontrol di beri tablet zat besi selama kehamilanhanya. Uji Mann–Whitney digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan rerata kadar Hb pada kelompok intervensi, yaitu dari 10,11 ± 0,35 g/dL menjadi 11,22 ± 0,42 g/dL, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 10,15 ± 0,38 g/dL menjadi 10,25 ± 0,41 g/dL. Hasil uji memperoleh nilai p = 0,000, yang mengindikasikan adanya perbedaan bermakna secara statistik antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi susu kedelai berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah Hb dalam darah ibu hamil yang mengalami anemia ringan, sehingga dapat direkomendasikan sebagai intervensi pendukung dalam program suplementasi zat besi.  
Hubungan Lama Penggunaan KB IUD Copper T380 dengan Kadar Hemoglobin pada Akseptor KB IUD: The Relationship Between Length of Use of the T380 Copper IUD and Hemoglobin Levels in IUD Acceptors Hayatun Ni'Mah; Yunita, Laurensia; Mahdiyah, Dede; Nurlathifah
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.872

Abstract

Intra Uterine Device (IUD) termasuk alat kontrasepsi jangka panjang yang paling efektif dan aman jika dibandingkan dengan kontrasepsi oral seperti pil. Efektivitas IUD dalam menekan angka kematian ibu dan mengontrol pertumbuhan populasi mencapai 99,4%, dengan durasi penggunaan 3–5 tahun untuk tipe hormon dan 5–10 tahun untuk tipe tembaga. Anemia merupakan kondisi ketika kadar hb atau jumlah sel darah merah dalam tubuh berada di bawah nilai normal. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keterkaitan antara durasi penggunaan kontrasepsi IUD tipe Copper T380 dengan kadar hb pada akseptor di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala. Menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dan sampel penelitian 16 wanita usia subur akseptor KB IUD Copper T380. Alat ukur berupa buku register KB dan alat cek HB. Menggunakan Fisher Exact dengan 0,05. Sebanyak 16 wanita usia subur menjadi responden dalam penelitian ini, dengan 31,25% merupakan pengguna IUD Copper T380 jangka panjang dan 68,75% pengguna jangka pendek. Dari keseluruhan responden, 62,5% mengalami anemia dan 37,5% tidak mengalami anemia di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala pada tahun 2024. Terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan IUD Copper T380 dengan nilai kosistensi Hb pada akseptor KB IUD di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit Kabupaten Barito Kuala Tahun 2024. Penggunaan KB IUD Copper T380 dalam jangka pendek disini mempengaruhi terjadi tidaknya anemia pada si akseptor dikarenakan tubuh si akseptor masih menyesuaikan dengan alat KB yang digunakan      
Pengaruh Edukasi Dengan Media Leaflet Tentang Anemia Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil TM II di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Maras Kabupaten Seluma: The Effect of Anemia Education Using Leaflets on the Knowledge of Second-Trimester Pregnant Women in the Muara Maras Community Health Center, Seluma Regency Elvina, Ade; Selvianti, Dita; Lestari, Dea
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.875

Abstract

Anemia pada kehamilan didefinisikan sebagai penurunan kadar hemoglobin kurang dari 11gr/dl pada trimester I dan ke II dan kurang dari 10 g/dl selama post partum. Anemia pada ibu hamil disebabkan oleh kurangnya zat besi dalam darah ibu. Zat besi pada masa kehamilan digunakan untuk perkembangan janin, plasenta, ekspansi sel darah merah, dan untuk kebutuhan basal tubuh. Anemia dapat menimbulkan kematian pada ibu sekira 15-20% baik secara langsung atau tidak langsung. Anemia pada ibu hamil trimester I akan menyebabkan terjadinya kegagalan organogenesis sehingga akan mengganggu perkembangan janin pada tahap selanjutnya dan dapat berdampak kepada kehamilan abortus, partus imatur/prematur, gangguan proses persalinan (perdarahan), gangguan masa nifas (daya tahan terhadap infeksi dan stres kurang produksi ASI rendah sehingga bayi kurang ASI). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh leaflet untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil TM II tentang Anemia di Puskesmas Muara Maras Kabupaten Seluma . Jenis penelitian quasi experiment dengan pretest-post test with control group design. Populasi sebanyak 42 dengan metode total sampling, sampel 21 responden setiap kelompok. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dianalisis menggunakan analisis uji Paired Sample t-test dan untuk melihat rerata skor pengetahuan kelompok eskperimen dan control dengan menggunakan analisis uji Independent Sample t-test. Hasil selisih rerata skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi kelompok eksperimen sebesar 8,90 dan kelompok control sebesar 7,12 dengan p=0,001. Sehingga dapat disimpulkan, leaflet sebagai media edukasi tentang Anemia efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil TM II.
Pengaruh Video Edukasi Terhadap Motivasi Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet FE Pada Remaja Putri di SMPN 4 Kaur: The Effect of Educational Videos on Motivation and Compliance in Consuming FE Tablets in Adolescent Girls at SMPN 4 Kaur Resya Aprillia, Resya Aprillia; Arjanah, Sinta
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.876

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap produktivitas, kualitas hidup, serta keberlangsungan pendidikan. Salah satu upaya pencegahannya dengan mengonsumsi tablet Fe secara rutin, namun kepatuhan remaja masih rendah akibat kurangnya motivasi dan pemahaman. Edukasi berbasis video dinilai sebagai alternatif intervensi yang menarik, interaktif, dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh video edukasi terhadap motivasi dan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Desain penelitian menggunakan kuantitatif pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 55 remaja putri di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kabupaten Kaur, dipilih secara simple random sampling. Intervensi berupa video edukasi diberikan sebanyak sembilan kali selama empat minggu, baik secara langsung di sekolah maupun melalui grup WhatsApp. Instrumen berupa kuesioner motivasi dan observasi kepatuhan, dan analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi sebanyak 61,8% responden memiliki motivasi negatif dan hanya 30,9% yang patuh. Setelah intervensi, motivasi positif meningkat menjadi 70,9% dan kepatuhan mencapai 74,5%. Uji Paired Sample T-Test membuktikan adanya perbedaan signifikan pada motivasi (p = 0,000) dan kepatuhan (p = 0,000). Disimpulkan bahwa video edukasi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan motivasi dan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana media video dapat mempengaruhi tingkat motivasi dan kepatuhan remaja putri konsumsi tablet FE.

Page 13 of 13 | Total Record : 126