cover
Contact Name
herlinda
Contact Email
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Phone
+6285367262277
Journal Mail Official
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16, Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Basurek
ISSN : 25273698     EISSN : 26214393     DOI : https://doi.org/10.51851/jkb.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan Besurek merupakan jurnal yang menyediakan tulisan ilmiah untuk bertukar gagasan tentang teori, metodelogi dan inovasi berhubungan dengan dunia kesehatan khususnya lingkup Kebidanan yang tertulis dan mengandung manfaat tersurat untuk pembaca.
Articles 114 Documents
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Dalam Pemberian Imunisasi BCG Di Puskesmas Sembawa Nelly Mariyam; Annisa Khoiriah; Latifah Latifah
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v6i2.288

Abstract

Menurut data dari Puskesmas Sembawa program imunisasi BCG telah mengalami penurunan dari tahunketahun. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Ibu TerhadapPemberian Imunisasi BCG di Wilayah Puskesmas Sembawa. Metode yang digunakan adalah metodekuantitatif dengan desain penelitian ini yaitu desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalahibu yang mempunyai bayi dengan umur ≤ 12 bulan yang berkunjung ke puskesmas sembawa, denganjumlah sampel 51 responden. Hasil penelitian univariat dari 51 responden yang berpendidikan tinggisebanyak 32 responden (62,7%), dari 51 responden yang tidak bekerja sebanyak 26 responden (51%), dandari 51 responden yang berpengetahuan baik sebanyak 32 responden (62,7%). Analisis bivariat hubunganantara pendidikan dengan pemberian imunisasi BCG, (p value 0,000). Ada hubungan antara pekerjaandengan pemberian imunisasi BCG, (p value 0,013). Ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberianimunisasi BCG, (p value 0,009). Dari hasil penelitian diharapkan pada pihak Puskesmas Sembawa untuklebih meningkatkan kegiatan promosi kesehatan kepada masyarakat, adanya penyuluhan dan pendidikantentang imunisasi akan membantu kepedulian ibu terhadap pemberian imunisasi terutama imunisasi BCG.
Hubungan Umur Ibu Hamil Dengan Kejadian Abortus di RSUD Kota Madiun Cintika Yorinda Sebtalesy; Heni Eka Puji Lestari
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v6i2.289

Abstract

Abortus adalah berakhirnya kehamilan sebelum janin dapat hidup di dunia luar dengan umur kehamilan20 minggu atau berat janin >500 gram. Abortus merupakan salah satu penyebab perdarahan yang terjadipada kehamilan trimester pertama dan kedua. Umur yang kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun,berisiko tinggi untuk melahirkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan Usia Ibu Hamildengan kejadian abortus di RSUD Kota Madiun. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analitik dengandesain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil Trimester I di RSUD KotaMadiun 126 orang. Sampel sejumlah 38 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara SimpleRandom Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu data rekam medis.Variabel independen penelitianini adalah usia ibu hamil. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian abortus. Analisa datamenggunakan uji chi square. Hasil penelitian dari 38 ibu diperoleh ibu dengan usia tidak beresikodengan terjadi abortus sebanyak 16 orang (42,1%), sedangkan ibu dengan usia tidak beresiko denganterjadi tidak abortus sebanyak 12 orang (32,6%). Dan untuk Usia Ibu yang beresiko dengan terjadiabortus, abortus sebanyak 5 orang (13,2%), dan Ibu yang usia beresiko dengan terjadi abortus sebanyak5 orang (13,2%).Hasil uji Chi-Square didapatkan hasil ρ= 0,697< α =0,05 sehingga dapat disimpulkanbahwa H1 ditolak dan tidak ada hubungan antara usia ibu hamil dengan kejadian abortus di RSUD KotaMadiun. Berdasarkan keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa usia ibu yang beresiko tidak hanyaberpengaruh pada terjadinya abortus tetapi dapat mempengaruhi bahaya kehamilan lainnya. Menurutpeneliti bahaya kehamilan yang dapat terjadi seperti Pre Eklamsi, Anemia dll. Dengan demikian PetugasKesehatan Diharapkan lebih meningkatkan Konseling Tentang Bahaya Kehamilan.
Effectiveness Of Yoga Training On Anxiety And Self Efficacy Of Primigravid Mother Susanti E; Andini IF; Kurniyati
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v6i2.290

Abstract

Kecemasan adalah proses adaptasi fisiologis menghadapi persalinan. Yoga kehamilan adalah latihan yangbukan hanya melatih fisik, tetapi melatih mengenali diri, pikiran, fokus dan pengontrolan diri dalam mencapaikeseimbangan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan mengetahui Efektivitas Latihan yoga terhadapkecemasan dan self efficacy menghadapi persalinan. Populasi penelitian semua ibu Primigravida di Praktikmandiri Bidan Kota curup. Pengambilan sampel concecutive sampling sebanyak 30 orang. Desain penelitianQuasi experiment pre and posttest design with control group. Intervensi latihan yoga dilakukan 8 minggusebanyak 2 kali seminggu. Hasil penelitian pre dan post kecemasan pada kelompok penelitian rerata±s.d pre33.03±14.24 dan post 16.40±10.48 nilai p 0.000 (< 0.05). Hasil pre dan post self efficacy pada kelompokpenelitian rerata±s.d pre 115.80 ±25.52 dan post 140.53±22.68 dengan nilai p 0.000 (< 0.05). Kesimpulan:latihan yoga efektif menurunkan kecemasan dan meningkatkan self efficacy ibu primigravida.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ibu Hamil Gangguan Tidur Dengan Melakukan Prenatal Yoga Tri Endah Suryani; Erli Zainal
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v6i2.291

Abstract

Asuhan kebidanan Continuity Of Care (COC) merupakan asuhan kebidanan secara berkesinambungandari hamil sampai dengan keluarga berencana sebagai upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) danAngka Kematian Bayi (AKB). Asuhan yang diberikan bertujuan untuk membantu memantau danmendeteksi kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi. Diagnosa pada kasus iniadalah Ny. “R”, umur 26 tahun, G2P1A0, hamil 21 minggu dengan gangguan tidur, akan diberikan asuhankomprehensif prenatal yoga dari kehamilan sampai KB pasca salin. Pelaksanaan asuhan yang diberikankepada Ny. “R” telah sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, ANC dilakukan sebanyak 4 kalikunjungan rumah, ibu bersalin di PMB secara APN, kunjungan nifas 4 kali dan neonatus 3 kali kunjunganrumah, konseling KB dilakukan di rumah pasien. Hasil asuhan komprehensif pada Ny. R selama kehamilanpada TM II ibu mengalami gangguan susah tidur. Asuhan kehamilan telah dilakukan dengan tindakankomplementer prenatal yoga, selama 1 minggu pertama ibu melakukan prenatal yoga dengan caradidampingi dan hasilnya tidur ibu sudah mulai membaik dan ibu tetap dianjurkan untuk melakukan prenatalyoga secara mandiri. Persalinan berjalan dengan normal didampingi dengan komplementer gymball danprenatal yoga. Asuhan neonatus tidak ditemukan komplikasi, komplementer yang diberikan berupa penkesASI eklusif. Asuhan nifas tidak ditemukan kelainan. Asuhan keluarga berencana telah dilakukan dan ibumemutuskan menjadi asptor KB MAL. Diharapkan setiap ibu hamil dapat mendeteksi dini dan mencegahterjadinya komplikasi pada kehamilannya. Dan bagi pemilik praktik dapat melakukan standar asuhan 10Tpada setip ibu hamil dan dapat meningkatkan pelayanan asuhan di lapangan dan di masyarakat agar dapatmembantu menurunkan AKI dan AKB.
PERBEDAAN PEMBERIAN HEALTH EDUCATION TERHADAP MOTIVASI MENJADI AKSEPTOR KONTRASEPSI METODE OPERASI PRIA Aprillia, Resya; Riky Agusti
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya penggunaan kontrasepsi pada pria karena mayoritas penduduk indonesia menganut budaya patriakhi dan pria yang melakukan vasektomi dianggap tidak maskulin. Upaya dalam meningkatkan motivasi menjadi akseptor kontrasepsi metode operasi pria dengan cara memberikan health education. Penelitian bertujuan untuk diketahuinya perbedaan pemberian health education terhadap motivasi menjadi akseptor kontrasepsi metode operasi pria di Wilayah Kerja Puskesmas Renah Gajah Mati Kabupaten Seluma. Desain penelitian menggunakan pre eksperimental dengan design one group pre test and post test design. Populasi penelitian pasangan  usia subur yang berkunjung  di Puskesmas Renah Gajah Mati Kabupaten Seluma periode Juni sampai dengan Agustus tahun 2024 berjumlah 52 orang . Besar sampel dalam penelitian 34 orang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer, diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh hampir seluruh responden (85,3%) sebelum diberikan health education tidak temotivasi menjadi akseptor kontrasepsi MOP, sebagian besar responden (55,9%) sesudah diberikan health education temotivasi menjadi akseptor kontrasepsi MOP. Hasil analisa bivariat menunjukkan ada perbedaan pemberian health education terhadap motivasi menjadi akseptor kontrasepsi metode operasi pria di Wilayah Kerja Puskesmas Renah Gajah Mati Kabupaten Seluma dengan nilai p value=0,000. Diharapkan Puskesmas bisa memberikan health education  kepada pria usia subur dengan menggunakan media power point  dan video sehingga bisa meningkatkan motivasi pria usia subur dalam menjadi akseptor kontrasepsi pria.
HUBUNGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE TERHADAP KEJADIAN FLUOR ALBUS PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN SABILIL MUTTAQIEN KECAMATAN TAKERAN KABUPATEN MAGETAN Cintika Yorinda Sebtalesy; Dian Anisia Widyaningrum
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v7i1.272

Abstract

Jumlah kejadian fluor albus meningkat setiap tahunnya, salah satu penyebabnya adalah personal hygene yang tidak baik. Pencegah kejadian fluor albus adalah dengan cara berperilaku personal hygiene baik. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan perilaku personal hygiene terhadap kejadian fluor albus pada remaja putri di Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. Jenis penelitian korelasional dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian adalah remaja putri (39 orang), dengan teknik Total Sampling didapatkan sampel 39 santri. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji Mann-Whitney (α = 0,05). Hasil penelitian perilaku personal hygiene yang baik 11(78,6%) mengalami fluor albus dan 3(21,4%) tidak mengalami fluor albus, perilaku personal hygienenya kurang baik 12(70,6%) mengalami keputihan dan 5(29,4%) tidak mengalami fluor albus, sedangkan personal hygiene yang tidak baik 7(87%) mengalami fluor albus dan 1(12,5%) tidak mengalami fluor albus. Hasil uji statistik menunjukkan ρ value = 0,004 < α = 0,05, maka ada hubungan perilaku personal hygiene dengan kejadian fluor albus. Perilaku personal hygiene yang tidak baik berdampak terhadap kejadian fluor albus namun beberapa individu yang perilaku personal hygiene baik bisa mengalami fluor albus, karena ada jenis fluor albus fisiologis. Edukasi tentang pentingnya perilaku Personal Hygiene dapat merubah perilaku serta mencegah terjadinya kejadian fluor albus. Kata Kunci : Perilaku Personal Hygiene, Fluor Albus, Remaja Putri
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA KONSUMSI MAKANAN DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL Dewi Aprilia Ningsih I; Yandrizal Yandrizal; Lina Lisnawati
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v7i1.298

Abstract

Asupan energi dan protein kurang baik dan kurang memenuhi selama kehamilan akan  mengakibatkan energi dalam tubuh ibu selama hamil kurang (KEK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hubungan pengetahuan dan pola konsumsi makanan dengan kekurangan energi kronis pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Survey Analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Megang Sakti bulan November Tahun 2021 sebanyak 172 orang. Sampel sebanyak 63 orang ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan recall 2x24 Jam menggunakan uji statistik Chi-Square (χ2) dan uji Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian: Dari 63 responden terdapat 19 responden mengalami KEK; 24 responden pengetahuan kurang; 20 responden pola konsumsi makanan kurang. terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kekurangan energi kronis pada ibu hamil, dengan kategori hubungan sedang dan terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi makanan dengan kekurangan energi kronis pada ibu hamil, dengan kategori hubungan erat. Diharapkan kepada pihak Puskesmas dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu hamil dan ibu yang akan merencanakan kehamilan tentang penyebab dan dampak kekurangan energi kronis selama kehamilan.   
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Pramenopause dengan Kesiapan pada Masa Menopause Suhita Tri Oklaini; Metha Fahriani; Rike Mirdayanti; Mika Oktarina
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v7i1.330

Abstract

Menopause adalah tahap dalam kehidupan wanita ketika menstruasi berhenti, dengan demikian tahun-tahun melahirkan anak pun terhenti. Meskipun merupakan proses alami dan bukanlah penyakit, banyak wanita memahami menopause sebagai periode dimana mereka akan mengalami penderitaan mental dan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Pramenopause Dengan Kesiapan Pada Masa Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo Kabupaten Seluma. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling yaitu sebanyak 60 orang ibu pramenopause usia 40-48 tahun. Pengumpulan data melalui data primer yang didapat langsung dari responden dengan mengisi kuesioner. Hasil penelitian yang didapat: Dari 60 responden terdapat 24 (40,0%) ibu yang berpengetahuan kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo memiliki tingkat pengetahuan kurang, Dari 60 responden terdapat 33 (55,0%) ibu yang memiliki sikap positif di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo, Dari 60 responden terdapat 33 (55,0%) ibu yang tidak siap menghadapi menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo; Terdapat hubungan antara Pengetahuan ibu pramenopause dengan kesiapan ibu pada masa menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo dengan keeratan sedang, Terdapat hubungan antara sikap ibu pramenopause dengan kesiapan ibu pada masa menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo dengan keeratan sedang. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi masukan untuk puskesmas dan teman sejawat agar dapat meningkatkan promosi kesehatan dan pendampingan khususnya untuk ibu-ibu yang memasuki usia pramenopause agar siap menghadapi masa menopause.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kesiapan Dalam Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas V di SD Negeri 82 Kota Bengkulu Gatot Supriyanto; Ruri Maiseptya Sari; Indriarny Rosyladita
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v7i1.331

Abstract

Anak yang tidak mempersiapkan datangnya menarche menanggapi menarche dengan kaget, terkejut, dan takut, maka penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan pengetahuan dengan kesiapan dalam menghadapi menarche pada siswi Kelas V di SD Negeri 82 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Survey Analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi Kelas V di SD negeri 82 Kota Bengkulu sebanyak 65 responden diambil secara total sampling. Pengumpulan data yaitu menggunakan data sekunder dan primer. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate dengan uji Chi-Square (χ2) dan Uji Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan: Dari 65 responden terdapat 35 responden (53,8%) siap dalam menghadapi menarche; Dari 65 responden terdapat 25 responden (38,5%) pengetahuan cukup; Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapan dalam menghadapi menarche pada siswi Kelas V di SD Negeri 82 Kota Bengkulu, dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan pada pihak Sekolah dapat bekerja sama dengan Puskesmas promosi kesehatan dalam melakukan penyuluhan dan penjelasan kesiapan siswi dalam menghadapi menarche.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR BAYI DI BPM SIMPANG KANDIS KOTA BENGKULU Herlinda; Iin Nilawati
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v7i1.337

Abstract

Tidur merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bayi. Peningkatan kualitas tidur bayi dapatdilakukan melalui pijatan yang dilakukan orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitaspijat bayi terhadap peningkatan kualitas tidur bayi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalah pre eksperimental dengan pendekatan pretest posttest one group design. Penelitian ini dilakukan di bidanpraktik mandiri I di Simpang Kandis. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah ibu bayi yangberjumlah 30 bayi dengan menggunakan teknik sampling total population. Hasil penelitian ini adalah Terdapatpengaruh pijat bayi terhadap peningkatan kualitas tidur bayi dibuktikan dengan responden yang mengalamipeningkatan kualitas tidur sebagian besar (73,33%) responden mempunyai kualitas tidur yang baik.

Page 8 of 12 | Total Record : 114