cover
Contact Name
herlinda
Contact Email
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Phone
+6285367262277
Journal Mail Official
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16, Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Basurek
ISSN : 25273698     EISSN : 26214393     DOI : https://doi.org/10.51851/jkb.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan Besurek merupakan jurnal yang menyediakan tulisan ilmiah untuk bertukar gagasan tentang teori, metodelogi dan inovasi berhubungan dengan dunia kesehatan khususnya lingkup Kebidanan yang tertulis dan mengandung manfaat tersurat untuk pembaca.
Articles 114 Documents
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWI KEBIDANAN TENTANG PERSALINAN DENGAN HYPNOBIRTHING DI AKADEMI KEBIDANAN MANNA Eka Rati Astuti
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i2.147

Abstract

Hypnobirthing merupakan sebuah paradigma baru dalam pengajaran melahirkan secara alami dengan rasa sakit yang minimal. Wanita yang memiliki pengalaman bersalin menggunakan metode hypnobirthing akan jauh lebih tenang dan nyaman serta rasa sakit akan berkurang sampai 70%. Berdasarkan survei awal terhadap 10 orang mahasiswi diketahui bahwa 3 orang (30%) tingkat pengetahuan mahasiswi tentang hypnobirthing berada dalam kategori baik, 5 orang (50%) dalam kategori cukup dan hanya 2 orang (20%) yang memiliki pengetahuan kurang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswi kebidanan tentang persalinan dengan hypnobirthing di Akademi Kebidanan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif, lokasi penelitian diambil di Akademi Kebidanan Manna. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi di Akademi Kebidanan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan yang berjumlah 103 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mahasiswi kebidanan tentang persalinan dengan hypnobirthing sebanyak 67 mahasiswi (65,1%) memiliki pengetahuan dalam kategori cukup, 19 mahasiswi (18,4%) memiliki pengetahuan dalam kategori baik, dan hanya 17 mahasiswi (16,5%) yang memiliki pengetahuan dalam kategori kurang. Simpulannya bahwa sebagian besar mahasiswi Akademi Kebidanan Manna memiliki pengetahuan tentang persalinan dengan hypnobirthing dalam kategori cukup.
HUBUNGAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH OBSTETRI MAHASISWA DIII KEBIDANAN Dita Selvianti; Erli Zainal
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i2.149

Abstract

Peningkatan kualitas berhubungan dengan berbagai unsur/pihak yang terlibat dalam kegiatan pendidikan perlu terus dilakukan agar mencapai hasil yang bagus. Salah satu indikator keberhasilan dalam pembelajaran adalah peserta didik memperoleh hasil belajar yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) distribusi frekuensi minat belajar tehadap mata kuliah obstetri. (2) distribusi frekuensi motivasi belajar tehadap mata kuliah obstetri. (3) distribusi frekuensi hasil belajar tehadap mata kuliah obstetri. (4) hubungan minat terhadap hasil belajar mata kuliah obstetri. (5) hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar mata kuliah obstetri mahasiswa DIII Kebidanan Semester III Universitas Kader Bangsa Palembang. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Kader Bangsa Palembang. Metode yang digunakan adalah observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini 114 mahasiswa semester III Universitas Kader Bangsa Palembang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, maka didapat jumlah sampel 88 mahasiswi. Pengambilan data tentang Motivasi Belajar dan Minat Bekerja Pasca Studi menggunakan instrumen penelitian berupa angket. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa, (1) Hasil persentase menunjukkan bahwa minat mahasiswa terhadap mata kuliah obstetri hampir sebagian baik (30,7 %). (2) Motivasi mahasiswa terhadap hasil belajar mata kuliah obstetri hampir sebagian baik (38,6 %). (3) Tingkat hasil belajar mahasiswa terhadap mata kuliah obstetri sebagian besar cukup (54,5 %). (4) Dari perhitungan diperoleh r hitung = 0,88, sedangkan harga r tabel adalah 0,248. Karena r hitung = 0,88 > 0,248 = r tabel, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna dari minat belajar terhadap hasil belajar mata kuliah obstetri. (5) Dari perhitungan diperoleh r hitung = 0,92, sedangkan harga r tabel adalah 0,243. Karena r hitung = 0,92 > 0,243 = r tabel, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna dari motivasi belajar terhadap hasil belajar mata kuliah obstetri.Perlu dikembangkan penelitian berikutnya untuk memecahkan faktor- faktor lain yang sangat mempengaruhi hasil belajar obstetri guna meningkatkan kualitas KBM.
HUBUNGAN MOTIVASI IBU, DUKUNGAN KELUARGA, PERAN KADER, DUKUNGAN TOKOH MASYARAKAT DAN UMUR BALITA DENGAN KEIKUTSERTAAN IBU DALAM KEGIATAN POSYANDU BALITA Herlinda
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i2.151

Abstract

Keberadaan Posyandu sudah menjadi hal yang sangat penting ada di tengah masyarakat. Hal ini karena keberadaan Posyandu sangat diperlukan dalam mendekatkan upaya promotif dan preventif kepada masyarakat, terutama terkait dengan upaya peningkatan status gizi masyarakat serta upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan faktor-faktor keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu balita secara simultan di Posyandu Melati dan Posyandu Mawar Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah 100 orang ibu dari balita yang diambil dengan teknik proporsional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan schi square..Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,000), peran kader (p=0,000), dukungan tokoh masyarakat (p= 0,000), umur balita (0,00). Sedangkan variabel yang paling dominan berhubungan yaitu motivasi ibu dan peran kader dengan keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu balita. Simpulan penelitian ini adalah dari lima faktor yang diteliti semua faktor yang ada hubungan signifikan dengan keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu balita. Meningkatkan pengelolaan manajemen posyandu di tingkat masyarakat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS PRIMIPARA DENGAN PERAWATAN TALI PUSAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SURULANGUN Metha Fahriani; Dewi Aprilia Ningsih
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i2.152

Abstract

Penanganan perawatan tali pusat yang tidak tepat dapat berakibat pada terjadinya infeksi yang berujung pada kematian bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Primipara dengan Perawatan Tali Pusat di Puskesmas Surulangun Kabupaten Musi Rawas Utara Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif desain penelitian cross sectional serta pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil responden yang kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat. Variabel dependen (Perawatan Tali Pusat) dan variabel independen (Pengetahuan) secara bersamaan. Populasi pada penelitian ini adalah 63 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling sebanyak 35 orang ibu nifas Primipara. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji Chi-Square (2). Berdasarkan hasil penelitian dari 35 responden terdapat 21 orang (60%) yang melakukan perawatan tali pusat dilakukan namun kurang tepat, 20 orang (57,1%) yang memiliki pengetahuan kurang, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perawatan tali pusat dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan dan memberikan informasi yang berguna dalam melaksanakan asuhan kebidanan khususnya perawatan tali pusat bagi ibu nifas primipara.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN MASA NIFAS Nispi Yulyana; Shyilvia Margaret; Wewet Savitri
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i1.154

Abstract

Secara nasional,angka kejadian infeksi pada kala nifas mencapai 2,7% dan 0,7% diantaranya berkembang kearah infeksi akut, tahun 2018 di Provinsi Bengkulu kematian ibu sebanyak 39 orang yang salah satu penyebabnya kematian ibu nifas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan media booklet terhadap pengetahuan ibu nifas tentang perawatan masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Basuki Rahmad Kota Bengkulu Tahun 2020.Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen, peneliti yang hanya mengamati suatu kelompok utama dan melakukan intervensi sepanjang penelitian dengan pendekatan pretest-posttest. Jumlah sampel sebanyak 34 orang. Analisis statistic menggunakan uji Wilcoxon.Data pengaruh pendidikan kesehatan terdapat perbedaan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dan setelah diberikan penyuluhan menggunakan booklet. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0,000 < 0,05 dengan beda mean 6.35 nilai artinya ada perbedaan rata-rata pengetahuan sebelum dan setelah diberikan intervensi penyuluhan menggunakan booklet terhadap pengetahuan tentang perawatan masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Basuki rahmad Kota Bengkulu Tahun. Pengetahuan yang dimilki ibu nifas mempengaruhi status kesehatan ibu nifas itu sendiri.Booklet merupakan salah satu media yang digunakan untuk menambah pengetahuan ibu nifas. Booklet bermanfaat serta dapat menjadi salah satu media yang efektif media untuk memberikan pendidikan kesehatan. Booklet juga efektif dalam meningkatkan pengetahuan terhadap pengetahuan ibu nifas tentang perawatan masa nifas. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi atau rekomendasi untuk penelitian selanjutnya yang ingin mengembangkan penelitian ini dengan menambahkan variabel dan melanjutkan analisis sampai ke multivariat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL MENGHADAPI KELAHIRAN Annisa Khoiriah; Nelly Mariyam
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i1.157

Abstract

Kecemasan ibu hamil sebelum melahirkan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain umur ibu hamil, paritas, sosial ekonomi, dan pendamping persalinan. Tingginya kecemasan yang dialami ibu hamil menghadapi persalinan rata-rata 107.000.000 ibu hamil di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan di BPM Ellna Palembang 2019. Penelitian dilakukan pada tanggal 18 Mei sampai dengan 4 Juni 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah Survey Analytic dengan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang akan Menghadapi Persalinan di BPM Ellna Palembang dengan jumlah sampel 56 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, data dengan menggunakan univariat dan bivariat dianalisis dengan statistik Chi-Square. Dari statistik Chi-Square terhadap adanya hubungan bermakna antara usia dengan tingkat kecemasan (ρ value = 0,037), paritas dengan tingkat kecemasan (ρ value = 0,004), dan pengetahuan ibu hamil dalam Menghadapi Persalinan di BPM Ellna Palembang 2019. Kepada BPM Ellna diharapkan dapat menambah upaya dan mengurangi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan sehingga dapat menurunkan risiko tinggi pada ibu hamil dan bersalin.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN Erli Zainal; Dita Selvianti
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i1.158

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah sumber nutrisi terpenting yang dibutuhkan oleh setiap bayi, ASI diberikan secara ekslusif selama 6 bulan pertama kehidupan dan dilanjutkan dengan makanan pendamping sampai usia 2 tahun. Cakupan pemberian ASI ekslusif di Bengkulu tahun 2017 yaitu 81,3% dengan cakupan terendah yaitu di puskesmas Ratu Agung Kota Bengkulu sebesar 64.0%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI ekslusif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 128 Ibu yang memiliki bayi usia 7-12 bulan dengan teknik pengambilan sampel secara systematic sampling. Menggunakan data primer dan sekunder yang diolah secara Analisa univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Penelitian dilaksanan 29 April-27 Mei. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 128 Ibu yang memiliki bayi usia 7-12 bulan hampir seluruh Ibu (76.6%) tidak memberikan ASI ekslusif pada bayinya, distribusi frekuensi pengetahuan Ibu mengenai ASI ekslusif sebagian besar memiliki pengetahuan kurang (53.9%) dan hampir sebagian dukungan keluarga kurang (49.2%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai p = 0,000 ≤ (0,05). Berarti ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI ekslusif. Petugas kesehatan (Bidan) harus lebih berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemberian ASI secara ekslusif dengan program yang ada di Puskesmas Ratu Agung Kota Bengkulu.
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS IBU DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI KB SUNTIK Iin Nilawati; Sari Widyaningsih
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i1.160

Abstract

Salah satu upaya pemerintah dalam pengendalian penduduk adalah melaksanakan program Keluarga Berencana (KB) bagi Pasangan Usia Subur (PUS). Alat kontrasepsi yang efektif menjadi pilihan terbanyak dari berbagai macam alat salah satunya adalah KB hormonal suntik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada hubungan usia dan paritas ibu dengan pemilihan alat kontrasepsi KB suntik di Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan desain penelitian Case Control. Metode pengambilan sampel total sampling dengan perbandingan 1 : 1 yaitu 86 : 86 dengan populasi seluruh akseptor yang tercatat dalam buku register KB di Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu Tahun 2016 yaitu dari bulan Januari sampai April 2016, menggunakan data sekunder yang diolah secara univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat menunjukan usia ibu pada kelompok kasus usia 20 – 35 tahun lebih dari setengah atau lebih besar yaitu 72,1 % menggunakan alat kontrasepsi dibanding ibu pada kelompok kontrol. Sedangkan paritas pada kelompok kasus, paritas multipara lebih besar yaitu 82,6 % dibanding pada kelompok control. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-square didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan pemilihan alat kontrasepsi KB suntik (ρ = 0,739 > = 0,05) dan ada hubungan yang bermakna antara antara paritas ibu dengan pemilihan alat kontrasepsi KB suntik (ρ = 0,022 < = 0,05). Petugas kesehatan hendaknya dapat memberikan konseling kepada peserta KB tentang jenis alat kontrasepsi yang tepat berdasarkan paritas atau usia Pasangan Usia Subur (PUS) dalam upaya menciptakan keluarga sehat dan sejahtera.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN NYERI IBU POST OPERASI SECTIO CAESAREA Nispi Yulyana; Yunia Liansyi; Wewet Savitri
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i1.162

Abstract

Masalah yang sering timbul setelah operasi sectio caesarea adalah nyeri. Nyeri menimbulkan beberapa akibat seperti rasa tidak nyaman, cemas, akhirnya mengganggu aktifitas fungsional sehari – hari yang akan menimbulkan berbagai masalah terhadap ibu maupun bayi. Salah satu cara mengatasi nyeri yaitu teknik relaksasi genggam jari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri ibu post operasi sectio caesarea di Ruang Anggrek RSUD Mukomuko, Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Experiment dengan two group pretest and posttest design. Data dikumpulkan melalui pengukuran skala nyeri menggunakan Verbal Rating Scale (VRS) sebelum dan sesudah intervensi genggam jari. Responden terlibat sebanyak 36 orang, terdiri dari 18 orang pada masing – masing kelompok intervensi dan pembanding. Data dianalisis menggunakan Uji T-Test. Rerata skala nyeri sebelum intervensi pada kelompok intervensi 6.44. Rerata skala nyeri sesudah pemberian intervensi pada kelompok intervensi 3.39. terdapat perbedaan yang bermakna pada penurunan skala nyeri antara sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi dengan p value = 0.000 (α = 0.05). Terdapat pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri pada pasien post sectio caesarea. Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar melakuan teknik relaksasi genggam jari sebagai salah satu alternativ penurunan nyeri pada ibu post sectio caesarea.
PERBEDAAN PERTUMBUHAN BAYI USIA 0-6 BULAN BERDASARKAN PEMBERIAN ASI DI DESA MOJOPURNO KECAMATAN WUNGU KABUPATEN MADIUN Lucia Ani Kristanti; Cintika Yorinda Sebtalesy
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i2.172

Abstract

Pertumbuhan pada bayi merupakan bertambah jumlah dan besarnya sel di seluruh bagian tubuh yang secara kuantitatif dapat diukur. Untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal, seorang anak memerlukan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Salah satu kebutuhan tersebut adalah kebutuhan nutrisi atau kebutuhan makanan yang serasi, selaras dan seimbang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa Perbedaan pertumbuhan bayi usia 0 – 6 bulan berdasarkan pemberian ASI Di Desa Mojopurno Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan komparasi retrospektif. Pengambilan sampel dengan teknik Purporsive Sampling dengan jumlah populasi sebanyak 37 responden. Variabel independennya adalah ASI Eksklusif dan selain ASI Eksklusif, sedangkan variabel dependennya adalah pertumbuhan bayi. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Untuk menganalisa adanya hubungan dilakukan uji mann-withney. Pengolahan data berat badan bayi menggunakan prosentase, pengolahan data bayi yang menggunakan ASI menggunkan lembar observasi dan kusioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah 17 bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif sebagai berikut BB kurang 16 (94,04 %), BB normal 79 (464,71 %), dan BB lebih 7 (36,28 %). Dan 17 bayi yang mendapat MP-ASI sebagai berikut BB kurang 42 (247,07%), BB normal 57 (335,29%), Bb lebih 3 (17,64%).Berdasarkan hasil uji mann-withney diketahui p < ᾳ maka Ho ditolak dan H1 diterima, ada perbadaan pertumbuhan bayi usia 1 – 5 bulan yang menggunakan ASI Eksklusif dan MP-ASI dengan signifikansi 0,05. Berdasarkan penelitian tersebut sebaiknya bagi orang tua tetap memberikan Asi eksklusif pada usia 0 – 6 bulan, dan makanan pendamping ASI diatas usia 6 bulan.

Page 6 of 12 | Total Record : 114