cover
Contact Name
Rudito
Contact Email
admin.tepian@politanisamarinda.ac.id
Phone
+6285388729017
Journal Mail Official
admin.tepian@politanisamarinda.ac.id
Editorial Address
Jl. Samratulangi Samarinda 75131 Telepon. 0541 260421, 260680 Faximile. 0541 260680 email : info@politanisamarinda.ac.id dan politanismd@gmail.com
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Buletin Poltanesa
ISSN : 14120097     EISSN : 26148374     DOI : 10.51967/tanesa.v21i2.326
Buletin Poltanesa is a collection of research articles, scientific works, and dedication from all academic community in order to integrate information. Buletin Poltanesa provides open publication services for all members of the public, both in all tertiary educational and teacher environments and other research institutions, with the freedom to exchange information that is dedicated to facilitating collaboration between researchers, writers and readers through information exchange. Buletin Poltanesa was introduced and developed in Research Department of Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Buletin Poltanesa is published periodically twice a year, in June and December, this bulletin contains the results of research activities, discoveries and ideas in the field all multidisciplinary sciences. Hopefully with the articles in cultivation researchers can share knowledge in order to advance Indonesia, especially East and North Borneo.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 555 Documents
Prediksi Gender Berdasarkan Citra Mata Menggunakan Metode Convolutional Neural Network, Inception dan MobileNet Aini, Nur; Liliana, Dewi Yanti
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1272

Abstract

Gender manusia dianggap sebagai sifat demografis utama karena berbagai penggunaannya dalam domain praktis. Klasifikasi gender manusia dalam lingkungan yang tidak dibatasi adalah tugas yang rumit karena variasi besar dalam skenario gambar. Karena banyaknya gambar internet, akurasi klasifikasi menderita dari metode pembelajaran mesin tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengefektifkan proses klasifikasi gender dengan menggunakan konsep transfer learning. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model CNN, InceptionV3 dan MobileNet menggunakan transfer learning tiga hidden layer, setiap hidden layer terdiri dari convolutional layer, aktivasi ReLU dan max-pooling dapat mengklasifikasikan citra berjenis kelamin – laki-laki dan perempuan dengan tingkat yang baik. Akurasi ini juga karena pengoptimal kinerja yang digabungkan selama pelatihan dan pengujian data menggunakan pengoptimal Adam. Hasil pengujian dan evaluasi menggunakan menghasilkan nilai loss terendah untuk model MobileNet sebesar 0,149, dan juga nilai akurasi tertinggi 0,9390. Dengan hasil percobaan ini, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa model MobileNet memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi dalam proses pelatihan dan pengujian. Gender manusia dianggap sebagai sifat demografis utama karena berbagai penggunaannya dalam domain praktis. Klasifikasi gender manusia dalam lingkungan yang tidak dibatasi adalah tugas yang rumit karena variasi besar dalam skenario gambar. Karena banyaknya gambar internet, akurasi klasifikasi menderita dari metode pembelajaran mesin tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengefektifkan proses klasifikasi gender dengan menggunakan konsep transfer learning. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model CNN, InceptionV3 dan MobileNet menggunakan transfer learning tiga hidden layer, setiap hidden layer terdiri dari convolutional layer, aktivasi ReLU dan max-pooling dapat mengklasifikasikan citra berjenis kelamin – laki-laki dan perempuan dengan tingkat yang baik. Akurasi ini juga karena pengoptimal kinerja yang digabungkan selama pelatihan dan pengujian data menggunakan pengoptimal Adam. Hasil pengujian dan evaluasi menggunakan menghasilkan nilai loss terendah untuk model MobileNet sebesar 0,149, dan juga nilai akurasi tertinggi 0,9390. Dengan hasil percobaan ini, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa model MobileNet memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi dalam proses pelatihan dan pengujian.
Prediksi Jumlah Masyarakat Terkontaminasi Covid-19 di Kota Samarinda Menggunakan Metode Single Exponential Smoothing abdullah, Ifnu Abdul Aziz; Jamil, Muh.; Saputra, Surya Fajar; Nugraha, Chandra; Rosiyadi, Didi
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1273

Abstract

Kemunculan Covid-19 pada tahun 2019 membuat ketakutan yang sangat mendalam bagi penduduk Wuhan china hingga merambah ke antero dunia dan penyebab menambahnya virus ini menjalar ke seluruh dunia dikarenakan ketakutan penduduk yang berdomisili di Wuhan china berbondong bondong pergi sehingga membawa virus tersebut, ke seluruh permukaan dunia, Salah satunya negara Indonesia hingga ke Kalimantan Timur, Kota Samarinda maka dengan ini penduduk Kalimantan Timur yang terkena dampak Virus ini, sebesar 78.492 manusia. Dengan Penelitian ini akan mencoba memprediksi jumlah masyarakat yang dikonfirmasi Covid-19 dengan menggunakan metode Single Exponential Smoothing di kota Samarinda, hasil prediksi dari penelitian ini dapat menjadi acuan pihak terkait, Sementara untuk perhitungan jumlah error dari prediksinya digunakan metode MSE (Mean Square Error) pendekatan ini dapat mengatur kesalahan peramalan yang cukup besar karena kesalahan itu dikuadratkan Nilai akurasi pada setiap metode dapat dipengaruhi oleh penentuan nilai pergerakan dan nilai bobot yang digunakan 32429517882,2549, Dan juga digunakan metode MAPE (Mean Absolute Percentage Error) MAPE menyatakan persentase kesalahan hasil peramalan terhadap data sebenarnya selama periode tertentu yang dapat memberikan informasi persentase kesalahan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi, MAPE memiliki hasil 62% maka dengan hal ini semakin besar nilai MAPE maka semakin besar kesalahan hasil pendugaan
The Implementation of Indonesia Accounting Principle SAK EMKM and PSAK 72 on Cv Smart Management Kacaribu, Anton Adventus; Viorene
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1280

Abstract

This paper aims to answer the problem formulation on applying and recognizing SAK EMKM and PSAK 72 revenue in micro CV Smart Management business. The qualitative research method used a literature study approach and content analysis. Financial data are collected directly from the first sources, and other data are gathered from direct interviews. The secondary data was gathered from many kinds of literature, such as sources from the Indonesia Accounting Association (IAI) in the form of SAK EMKM, specifically designed for micro and medium-sized companies and PSAK 72 regulations, and equipped with books and scientific research as a tertiary data. In this research, the researcher elaborates on a comparison of the Indonesia accounting principle SAK EMKM and PSAK 72 to its implementation on CV Smart Management. The results obtained are that CV Smart Management has implemented SAK EMKM based on accounting standards according to SAK EMKM and PSAK 72 with revenue recognition based on the five stages of the model in PSAK 72. From this research, it can be concluded the financial report are not complete. The company did not perform notes on the financial statement report. There is an inappropriate arrangement regarding the liquidity of accounts. In the implementation of PSAK 72, CV Smart Management has not allocated the obligations in details of obligation identification so it can impact the income recognition.
Komunikasi Massa sebagai Penguatan Pakem Berbusana Adat ke Pura Bagi Kaum Milenial di Era Globalisasi Chandra, Edy
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap komunikasi massa sebagai penguatan pakem berbusana adat ke pura bagi kaum milenial di era globalisasi. Penelitian ini dirancang dalam jenis penelitian kualitatif dengan model fenomenologi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan temuan penting bahwa globalisasi telah memberikan dampak terhadap aspek kebudayaan masyarakat kaum milenial di Kota Mataram dalam hal berbusana adat ke pura. Dampak globalisasi ini telah mengubah tata cara berbusana dikalangan kaum milenial yang tidak sesuai dengan pakem atau aturan yang berorientasi pada nilai filosofi dan etika kesopanan dalam berbusana adat ke pura. Dinamika dan problematik berbusana adat ke pura yang tidak sesuai pakem di kalangan kaum milenial Hindu di Kota Mataram dewasa ini perlu disikapi dan dihadirkan solusi yang paling efektif guna mengembalikan pakem dalam berbusana adat ke pura. Komunikasi massa dengan media sebagai saluran utamanya dapat dipandang sebagai salah satu solusi yang paling efektif di era globalisasi saat ini. Hal ini dikarenakan media massa dengan karakteristiknya dapat menyebarkan informasi secara cepat dan dapat mempengaruhi khalayak secara luas dapat dimanfaatkan dalam memberikan pemahaman terkait penguatan pakem berbusana adat ke pura dikalangan kaum milenial di Kota Mataram.
Evaluasi Luas Bukaan dan Orientasi Ruang Kelas Terhadap Pencahayaan Alami dan Radiasi Matahari dengan Simulasi Software IES VE 2019 Panghargiyo, Murwantoro; Wirasmoyo, Wiliarto
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1284

Abstract

Ketergantungan kita pada energi listrik sangat tinggi, sementara produksi listrik pada umumnya berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Usaha-usaha untuk menemukan energi alternatif sangat diperlukan. Penelitian ini berusaha untuk menginvestigasi luas bukaan ruang kelas gedung B kampus 3 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) serta orientasinya pada ruang kelas yang optimal terhadap tingkat iluminasi pencahayaan alami dan radiasi matahari yang masih diizinkan. Dengan luas bukaan ruang yang tepat, maka diharapkan penggunaan listrik untuk artificial lighting dan pendinginan udara dapat diminimalisir. Acuan kerja untuk penelitian ini adalah dari SNI 3 - 6197 untuk standar pencahayaan ruang kelas sebesar 250 luks pada workplane. Sedangkan acuan untuk radiasi pada ruang kelas adalah SNI 03 – 6389 yaitu untuk ottv sebesar 45 watt/m2. Penelitian ini dilakukan dengan membangun model tiga dimensi berdasarkan studi kasus pada ruang-ruang kelas di Gedung B Kampus 3 UTY. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ruang-ruang yang bermasalah dalam menerima pencahayaan alami maupun radiasi matahari serta meneliti orientasi bukaan terhadap jumlah pencahayaan alami dan radiasi matahari yang diterima oleh ruang kelas. Hasil penelitian yang didapatkan adalah berupa rekomendasi untuk saran perbaikan terhadap adanya kekurangan iluminasi pencahayaan alami di dalam ruang maupun keadaan termal gedung B kampus 3 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) yang akan berpengaruh terhadap beban pendinginan ruang.
Sistem Kendali Jarak Jauh untuk Smart Home Melalui Aplikasi Android Menggunakan NodeMCU dan Firebase Wonohadidjojo, Daniel Martomanggolo; Santoso, Hansel
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1285

Abstract

Smart home merupakan rumah dengan beberapa perangkat pintar yang terpasang di dalam rumah. Perangkat pintar ini merupakan bagian dari Internet of Things (IoT), dengan tujuan untuk membantu pemilik rumah dalam memantau dan mengendalikan keadaan dalam rumah. Perangkat pintar dapat dioperasikan oleh pemilik rumah di dalam maupun di luar rumah dengan menggunakan cloud storage. Dalam penelitian ini hal tersebut diimplementasikan dengan perangkat keras NodeMCU. Setiap sensor yang terhubung dengan NodeMCU mengirimkan data ke pusat untuk dikirimkan ke cloud storage yang bernama Firebase menggunakan metode WebSocket. Data yang disimpan di Firebase akan dikirim ke aplikasi Android yang dibangun menggunakan Flutter. Dengan demikian sistem ini mampu membantu pemilik rumah untuk memantau dan mengendalikan perangkat elektronik di dalam rumah menggunakan aplikasi Android dimana Aplikasi ini dihubungkan dengan NodeMCU menggunakan cloud real-time database.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tanaman Hias Terbaik Untuk di Dalam Ruangan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Jundillah, Muhammad Labib; Ramadiani; Hatta, Heliza Rahmania; S, Nadia Christin Borneo
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1286

Abstract

Tanaman hias merupakan tanaman yang sangat diminati belakangan ini karena nilai keindahan dan daya tariknya. Tanaman hias merupakan aspek yang penting karena mampu menjaga kesehatan lingkungan, semakin banyak tanaman hias semakin bagus juga untuk memperindah lingkungan. Tanaman yang terdapat di dalam ruangan dapat meningkatkan kualitas udara dan kenyaman udara, sering sekali terjadi kesalahan dalam pemilihan tanaman hias sehingga dapat menyebabkan ruangan terlihat kumuh di penuhi hewan seperti nyamuk. Oleh karena itu dalam melakukan pemilihan tanaman hias yang terbaik untuk di dalam ruangan harus memperhatikan kriteria berdasarkan faktor kualitas tanaman hias. Perlunya sistem pendukung keputusan untuk mempermudah dalam pemilihan tanaman hias secara cepat dan tepat sesuai dengan kriteria yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk melakukan perangkingan alternatif. Kriteria yang digunakan sebanyak 6 yaitu ukuran tanaman, daya tahan, pencahayaan, harga, media tanam, warna dan perawatan, sedangkan alternatif yang digunakan sebanyak 20 jenis tanaman hias yang ada di Toko Bunga Taman Puri Indah Kota Samarinda sebagai tempat penelitian. Implementasi dengan metode SAW menghasilkan rekomendasi tanaman hias yaitu Sansevieria Cylindrica dengan nilai preferensi 0,83 merupakan nilai tertinggi dibandingkan dengan alternatif lainnya.
Geolocation untuk Lahan Kelapa Sawit Berbasis Android Astuti, Indah Fitri; Ahmad, Faqih Nur; Cahyadi, Dedy; Rosmasari; Kridalaksana, Awang Harsa; Andrea, Reza
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1288

Abstract

Kelapa sawit adalah salah satu spesies dengan jenis monokotil dan berakar serabut. Flora ini masuk ke Famili Arecaceae dan ordo Arecales. Perkebunan kelapa sawit termasuk tanaman yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan komersial. Luas lahan yang dibutuhkan untuk tiap usaha saqit biasanya sangat besar, agar mampu menghasilkan produk yang menguntungkan pemilik dan karyawannya. Secara umum, produk kelapa sawit menjangkau banyak jenis, dari penghasil minyak sayur, minyak untuk dunia industri atau bahan bakar. Lahan tersebut biasanya memiliki banyak cabang sehingga banyak menyesatkan. Lokasi kebun yang diteliti berada di desa Bukit Pertama Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan membantu orang yang berkepentingan namun tidak terlalu mengenal daerah tersebut dengan baik, juga untuk mengetahui luas lahan dan jumlah pokok sawit. Sistem menampilkan beberapa lahan yang saat ini terjangkau oleh sinyal internet, sehingga daerah yang lokasinya masih terlalu jauh dari lokasi yang diteliti atau pun yang kurang/tidak terjangkau sinyal belum akan dapat diakses. Geolocation berbasis android digunakan untuk mempermudah pembangunan sistem dan penggunaan sistem. Fitur yang disediakan adalah lahan, lokasi dan bantuan. Fitur lahan akan memberikan rincian informasi berupa luas, tahun tanam, jumlah pokok, dan tahun penanaman. Studi ini menghasilkan sistem geolocation pemetaan lahan sawit yang dapat diakses melalui aplikasi di telepon genggam.
Metode Dea untuk Benchmarking Organisasi Ramadhani, Suci; B, Muslimin; Maria, Eny
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1291

Abstract

Kinerja tiap organisasi perlu dievaluasi secara berkala dalam proses benchmarking. Proses benchmarking ini diharapkan dapat melakukan perbaikan kinerja tiap organisasi sehingga tiap organisasi yang inefficient dapat menjadi efficient. Pada dasarnya proses benchmarking ini dilakukan dengan mengukur input yang diberikan dengan output yang dihasilkan dan perbandingan dengan bagian lain yang ada. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA) yang merupakan pendekatan non-parametrik yang berbasis program linear (linear programming) yang digunakan untuk mengukur efisiensi relatif dari setiap Decision Making Unit yang melibatkan penggunaan input-input tertentu untuk menghasilkan output-output tertentu. Dikatakan suatu organisasi efisien jika nilai efficiency adalah sebesar 1 dan jika lebih kecil dari 1 maka dikatakan tidak efisien. Hasil benchmarking diharapkan dapat meningkatkatkan kinerja organisasi. Melalui penelitian diperoleh hasil bahwa Data Envelopment Analysis (DEA) dapat melakukan kegiatan benchmarking dengan baik.
Pemetaan Persebaran Penyedia Jasa Survey dan Pemetaan di Kota Samarinda Beze, Husmul; Arifin, Dawamul; Suryalfihra, Shabri Indra
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1294

Abstract

Pengembangan desa merupakan program prioritas pemerintah. Pengembangan Desa saat ini dilakukan dengan menjadikan desa sebagai subyek dalam pengembangan sehingga diharapkan mampu menjaga kearifan local masyarakat desa dan menjawab kebutuhan masyarakat desa secara langsung. Pengembangan ini dapat dilakukan dengan memetakan potensi desa. Pemetaan potensi desa ini dilakukan dengan tujuan untuk memetakan kondisi, asset dan kebutuhan desa sehingga dapat menjadi dasar dalam melakukan perencanaan pengembangan desa yang berbasis pada potensi desa dan kearifan local masyarakat desa. Pemetaan potensi desa ini dilakukan dengan metode foto udara. Pemotretan udara dilakukan pada ketinggian 150 m dengan nilai overlap dan sidelap sebesar 80% menggunakan DJI Phantom 3 Pro. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa desa lekaq kidau memiliki fasilitas perkantoran, pendidikan, peribadatan, perkantoran dan keamanan desa. Peta penggunaan lahan juga menunjukkan bahwa wilayah desa lekaq kidau sebagian besar masih berupa hutan yakni seluas 110,075 ha. Kondisi ini menunjukkan bahwa desa lekaq kidau memiliki potensi dari pengelolaan wilayah hutan yang besar.