cover
Contact Name
-
Contact Email
akper.insada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
akper.insada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjen Sutoyo Gg. Jodhipati No.10, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : 23385375     EISSN : 26559870     DOI : -
Core Subject : Health,
Intan Husada Jurnal Ilmiah Keperawatan menerbitkan tentang informasi ilmu yang berkenaan dengan ilmu kesehatan khususnya ilmu keperawatan, yang dapat digunakan dalam rangka pembelajaran pada jenjang Perguruan Tinggi Kesehatan.
Articles 202 Documents
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI DENGAN KETERAMPILAN PRAKTIK KLINIK GAWAT DARURAT TINGKAT III AKADEMI KEPERAWATAN INSAN HUSADA SURAKARTA Suminar, Saka
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2018): Vol 6. No.1 Januari 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketrampilanperawat yang mampu menunjang tercapainya visi dan sekaligus sebagai penciri kelulusan dari Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta sebagai profesi perlu untuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya dengan dikembangkanya berbagai metode pembelajaran mata kuliah Gawat Darurat (Gadar) dalam kurikulum Pendidikan Diploma III Keperawatan . Mata kuliah Gawat Darurat memberikan kemampuan untuk melaksanakan keterampilan dasar praktek Keperawatan Gawat Darurat yang meliputi: RJP, nafas buatan, mengeluarkan benda asing, membebaskan jalan nafas, initial assesment /pengkajian pasien gawat darurat, menghentikan perdarahan, transportasi pasien gawat darurat, keracunan. Tujuan :Menganalisis hubungan antara motivasi belajar dan prestasi belajar dengan ketrampilan praktik klinik Gawat Darurat mahasiswa tingkat III Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta Metode Penelitian : Penelitian dilaksanakan di Akper Insan Husada Surakarta, Populasi Penelitian 84 Mahasiswa tingkat IIIyang telah mendapatkan materi Gawat Darurat. Jenis Penelitian Deskriptif Analitik dengan rancangan Cross Sectional. Analisis uji statistik menggunakan Spearman Rank. Teknik Sampling dengan Exhautitive Sampilingdan instrumen penelitian menggunakan ceklist yang merupakan sop institusi Hasil :Hasil analisis menunjukkan p; 0.001 dan R; 0,402 sehingga menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan hubungan motivasi (b = 0,16 CI 95% 0,11 hingga 0,20) dan prestasi belajar mahasiswa (b = 0,33 CI 95% 0,07 hingga 0,65) terhadap Praktik klinik keperawatan gawat darurat. Kedua variabel tersebut mampu menjelaskan tentang Praktik klinik Gawat Darurat sebesar 60,3%. Model tersebut secara keseluruhan signifikan secara statistik dengan melihat nilai pada koofisien kostanta. Kesimpulan :Terdapat hubungan positifsecara statistic yang signifikan antara motifasi belajar dan prestasi belajar dengan ketrampilan praktik klinik gawatdarurat mahasiswa tingkat III Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta.Kata Kunci :Gawat Darurat, Prestasi Belajar, Motivasi belajar
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PRE EKLAMPSIA PADA KEHAMILAN DI RSI SULTAN AGUNG SEMARANG Wahyuni, Sri; Rahmawati, Alfiah
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2018): Vol 6. No.1 Januari 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pre-eklampsia adalah kondisi khusus dalam kehamilan ditandai dengan peningkatan tekanan darah (TD) dan proteinuria. Bisa juga berhubungan dengan kejang (eklampsia) dan gagal organ ganda pada ibu, dan komplikasi pada janin yang meliputi pertumbuhan dan implantasi placenta. Pre eklampsia merupakan salah satu penyebab terbesar angka kematian ibu. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre eklampsia pada ibu hamil di RSI Sultan Agung Semarang. Metode Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan menggunakan rancangan penelitian crossectional. Variabel independent adalah umur, pendidikan, status perkawinan, paritas. Variabel dependent kejadian pre eklampsia. Teknik sampling Accidental sampling. Penelitian ini dilaksanakan di RSI Sultan Agung Semarang. Analisa data menggunakan uji chi square. Analisa multivariate dengan uji regresi logistic untuk mengetahui faktor yang paling berhubungan dengan kejadian pre eklampsia. Hasil Penelitian ini didapatkan hasil bahwa dari sampel sejumlah 302 responden sebagian bear mengalami kejadian pre eklamsia sebanyak 73,18%, memiliki usia reproduksi sehat 20-35 tahun sebanyak 71,19%, ibu yang bekerja sejumlah 84, 77 %, pendidikan rendah sebanyak 91,72 %, multipara 67,88 %, memiliki riwayat pemeriksaan ANC rutin sebanyak 81,46 %. Hasil analisa multivariate didapatkan nilai p yang mempunyai nilai p value > 0,05 adalah variable pendidikan sedangkan keempat variabel lainnya memiliki nilai p value <0,05. Hal ini menunjukkan bahwa umur, pekerjaan, paritas dan kunjungan ANC merupakan faktor risiko preeklamsia yang signifikan sedangkan pendidikan tidak signifikan. Dari nilai OR, variable yang paling berpengaruh terhadap kejadian pre eklamsia adalah variable umur dengan nilai OR 3.342 dengan CI 1.612 sampai 6.930. Kejadian pre eklamsia dipengaruhi oleh umur, pekerjaan, pendidikan dan kunjungan ANC. Kata Kunci : pre eklamsia, faktor-faktor.
RAGAM KOPING PADA REMAJA SAAT MENGALAMI PSIKOSOMATIS Sholihah, Andri Nur
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2018): Vol 6. No.1 Januari 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan yang dialami remaja dengan berbagai dinamikanya, menuntut remaja mampu beradaptasi lebih cepat, namun bagi beberapa perubahan ini memberikan pengaruh yang tidak mudah dilalui hingga menyebabkan adanya psikosomatis. Beragamnya koping remaja dalam menghadapi perubahan ini memberikan tipe yang sedikit berbeda dalam menyikapinya berbagai masalah yang hadir pada tiap aktivitasnya.Kegiatan mahasiswa yang hampir dalam waktu-waktu aktifnya, selalu dipenuhi dengan kegiatan akademik yang cukup padat. Lebih dari 10 jam dalam sehari pada tiap hari aktifnya, aktifitas akademik telah memenuhi keseharian remaja yang sedang dalam tahap adaptasi pembelajaran diri. Metode Desain penelitian dengan menggunakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data primer dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan rumus univariat (rumus distribusi frekuensi) menggunakan program SPSS 21.00 for Windows. Variabel yang terdapat dalam penelitian adalah psikosomatik dan koping pada remaja. Jumlah sampel 89 mahasiswa berasal dari mahasiswa FIKES Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta dengan metode random sampling. Hasil penelitian Tahapan stres yang paling dialami oleh mahasiswa adalah Stres sedang sebanyak 32%, kategori mahasis wa normal sebesar 27%, dan kategori stress ringan sebanyak 19%, kategori stress berat16% dan yang terakhir adalah level stres sangat berat sebanyak 6%. Mekanisme koping pada mahasiswa, dimana Jenis koping adaptif yang dilakukan adalah sebesar 10% dan maladapif sebesar90%.Kata kunci :remaja, psikosomatis, koping
SIKAP IBU BAYI BALITA TENTANG IVA TEST DI POSYANDU DEWI SRI SAWIT BOYOLALI Setyorini, Catur; Lieskusumastuti, Anita Dewi
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2018): Vol 6. No.1 Januari 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serviks merupakan pembunuh wanita nomor dua di dunia setelah kanker payudara. Sekitar 500.000 wanita di seluruh dunia di diagnosa menderita kanker leher rahim dan rata-rata 270.000 meninggal tiap tahun. Kanker serviks biasanya menyerang atau pada perempuan yang sudah pernah melakukan hubungan seksual. Wanita yang melakukan hubungan seksual di usia muda maka akan lebih beresiko terkena kanker serviks terlebih pada wanita yang sering berganti-ganti pasangan. Melihat tingginya angka kejadian tersebut dapat disebabkan oleh karena kurangnya pemahaman perempuan terhadap bahaya kanker serviks itu sendiri. Pemahaman ini akan berpengaruh pada sikap yang akan dilakukan, semakin baik pemahaman mengenai kanker serviks dan deteksi dini akan semakin juga sikap untuk mencegah terjadinya kanker serviks dan akan ikut serta untuk melakukan IVA Test tersebut Metode. Metode atau desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian ini subjek penelitian ini semua ibu bayi balita di posyandu Dewi Sri Sawit Boyolali berjumlah 33 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis datanya menggunakan deskriptif dengan rumus Rentang Skala dan Distribusi Frekuensi. Hasil Dan Pembahasan. Sikap ibu bayi balita tentang IVA Test sebagian besar dalam kategori cukup yaitu 23 responden (69,7%), kategori baik sebanyak 6 responden (18,2%) dan kategori kurang sebanyak 4 responden (12,1%). Berdasarkan karakteristik mayoritas usia 26-30 tahun sebanyak 20 responden (60,6%) dan mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 21 responden (63,6%). Kesimpulan dan saran. Simpulannya sikap ibu bayi balita tentang IVA Test di posyandu Dewi Sri Sawit Boyolali Tahun 2017 dalam kategori cukup. Saran bagi responden dengan kategori sikap baik, diharapkan lebih berperan aktif dalam untuk melakukan deteksi dini kanker serviks terutama IVA Test dan bisa dilakukan tindakan secara dini agar kanker serviks tersebut bisa diatasi dan diobati sehingga tidak sampai ke stadium yang lebih lanjut lagi. Untuk yang berkategori cukup dan kurang lebih meningkatkan pemahaman dan untuk selanjutnya ada kemauan untuk melakukan pemeriksaan IVA Test ini. Kata Kunci : sikap, iva test
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN KADER POSYANDU ABADI TENTANG IMUNISASI MR BOOSTER Sari, Ajeng Novita; Hanifah, Lilik
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2018): Vol 6. No.1 Januari 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh agar membuat antibodi untuk mencegah penyakit tertentu. Pelaksanaan imunisasi campak pada bayi dan anak tidak hanya memberi pencegahan ter hadap penyakit tertentu pada anak tersebut, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas karena dapat mencegah penularan penyakit untuk anak yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode leaflet terhadap pengetahuan kader posyandu tentang imunisasi MR booster. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif termasuk penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pre test-post test without control design. Populasi penelitian ini adalah kader Posyandu Abadi di Gonilan Karanganyar. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh karena keseluruhan kader digunakan sebagai sampel penelitian yaitu sebanyak 11 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi sedangkan untuk analisis bivariat menggunakan uji paired sample t-test. Hasil dan Pembahasan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata umur kader posyandu adalah 36,09 tahun dengan masyoritas mempunyai tingkat pendidikan SMA sebanyak 8 orang (72,7%) dan mayoritas adalah sebagai ibu rumah tangga yaitu sebanyak 8 orang (72,7%). Mayoritas responden yaitu sebanyak 10 responden (90,9%) mempunyai pengetahuan yang kurang tentang imunisasi MR Booster sebelum diberikan pendidikan kesehatan. Mayoritas responden yaitu sebanyak 7 responden (63,6%) mempunyai pengetahuan yang baik tentang imunisasi MR Booster setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil uji paired samplet-test menunjukkan bahwa pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode leaflet terhadap pengetahuan kader Posyandu tentang Imunisasi MR Booster. Kata kunci : pendidikan kesehatan, pengetahuan, leaflet, MR Booster
PENGARUH FOAM ROLLERS MASSAGE TERHADAP KADAR ASAM LAKTAT: (Studi Eksperimen pada Mahasiswa Fisioterapi STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta) Zaidah, Lailatuz
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2018): Vol 6. No.1 Januari 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktifitas fisik atau Olahraga merupakan sebagian dari kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari khususnya peningkatan taraf kesehatan. Namun dengan peningkatan dan perkembangan di dunia teknologi sekarang ini, memudahkan semua kegiatan sehingga menyebabkan kita kurang bergerak atau sering disebut dengan istilah hypokinetic, dengan adanya peralatan canggih lainnya tanpa diimbangi dengan aktifitas fisik. Salah satu jenis aktivitas fisik yang dilakukan manusia yaitu olahraga. Metode Penelitian : Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) ‘Aisyiyah Yogyakarta, Jln. Mlangi No.63 Nogotirto, Gamping -Sleman, Yogyakarta, waktu penelitian dilakukan bulan Oktober 2015-januri 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan faktorial 1 x 2.Pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data jenis kelamin peserta latihan beban laki-laki dan perempuan dan data asam laktat. Data jenis kelamin peserta digunakan untuk menentukan atau membag i kelompok eksperimen, sedangkan data kadar asam laktat digunakan untuk mengetahui asam laktat yang terjadi dalam tubuh setelah dilakukan uji latihan beban dan kemudian diberikan kedua massage tersebut pada masing-masing sampel setelah itu mengukur kadar asam laktat kembali. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Fisioterapi STIKES ‘Aisyiyah yogyakarta, Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 60 mahasiswa, yang diperoleh dengan tehnik purposive random sampling. Instrument penelitian Untuk melakukan latihan beban disini menggunakan barbell dengan satuan kg, dan mengukur kadar asam laktatdalam tubuh peserta adalah diketahui dengan cara uji lab darah asam laktat menggunakan “blood lactate monitoring system”. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Varian (ANAVA) dua jalur pada taraf signifikasi α=0,05. Selanjutnya untuk membandingkan pasangan rata-rata dari prlakuan yang diberikan digunakan uji Rentang Newman Keuls. Hasil penelitian :Dari hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hasil penurunan asam laktat dengan pemberian foam roller massage menunjukkan bahwa mahasiswa yang berjenis kelamin laki-laki memiliki penurunan asam laktatyang berbeda , dengan Mahasiswa ya ng berjenis kelamin perempuan diperoleh bahwa ternyata mahasiswa yang berjenis kelamin laki-laki memiliki penurunan kadar asam laktat yang lebih tinggi dari pada mahasiswa yang berjenis kelamin perempuan. Kesimpulan: (1) Ada pengaruh pemberian foam rollers massage terhadap kadar asam laktat. (2) ada pengaruh jenis kelamin yang signifikan antara laki-laki dan perempuan dalam kadar asam laktat. Laki-laki lebih cepat dalam penurunan kadar asam laktat dibandingkan jenis kelamin perempuan. Kata Kunci : Foam Roller Massage, Ice Massage, Jenis Kelamin, Asam Laktat
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GANGGUAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK USIA 24 – 60 BULAN DI KLINIK TUMBUH KEMBANG YAMET SURAKARTA Puteri, Ian Rossalia Pradita; Arintasari, Farida
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2018): Vol 6. No.1 Januari 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuh kembang dikatakan terlambat jika seorang anak tidak mencapai tahap pertumbuhan dan perkembangan yang diharapkan pada umur yang semestinya, dengan ketertinggalan dalam populasi yang normal (Sacker, 2011). Masa lima tahun pertama kehidupan merupakan masa yang sangat peka terhadap lingkungan, maka masa balita disebut sebagai “masa keemasan” (golden period), “jendela kesempatan” (window of opportunity) dan “masa kritis” (critical period) (Departemen Kesehatan RI, 2012). Tujuan Penelitian: Faktor Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Gangguan Tumbuh Kembang pada Anak Usia 24 – 60 bulan di Klinik Tumbuh Kembang Yamet Surakarta Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode analitik correlational dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September – Oktober 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki anak 24 – 60 bulan bulan di Klinik Tumbuh Kembang Yamet Surakarta yaitu sebanyak 40 Anak Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 Anak.Uji hipotesis yang digunakan adalah chi-square. Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar Responden berumur 20-40 tahun sebanyak 24 Responden (60%), Responden telah tamat Diploma VI/S1 sebanyak 27 bidan (68%), Berdasarkan Jenis Kelamin Laki – laki sebesar 28 orang (70%), Faktor Eksterna yang mempengaruhi gangguan tumbuh kembang sebanyak 33 Responden (83%) sebanyak 23 Responden (58%) Mengalami gangguan pada factor Postnatal, dan Yang mengalami Gangguan tumbuh kembang sebanyak 36 responden (60%).Dan dari Uji Hipotesis dengan regresi logistic diperoleh OR Faktor Eksternal 2,108, dan OR Faktor Post Natal 1,225, dengan confendence Interval 95% dengan Faktor Eksternal batas bawah 1,189 batas atas 3,737, sedangkan untuk Faktor Postnatal batas bawah 1,050 dan batas bawah 1,430, nilai N Observasi 40 orang, nilai -2 log likehood 32,356, dan nilai Negelkerker R2 dengan nilai 56,2%, dengan taraf signifikansi untuk Faktor Eksternal 0,005<0,05 dan untuk Faktor Postnatal 0,016<0,05. Kata Kunci: Faktor Eksternal, Faktor Post Natal,Tumbuh Kembang
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN CEPAT SAJI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA MAHASISWA PRODI DIV BIDAN PENDIDIK UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA Sulistyoningtyas, Sholaikhah
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2018): Vol 6. No.2 Juli 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada remaja sangat berpengaruh pada kesehatan remaja tersebut.Anemia dapatmenyebabakan konsentrasi belajar menurun sehingga prestasi belajar rendah dan dapat menurunkanproduktivitas kerja.Factor utama penyebab anemia adalah asupan zat besi yang kurang.Asupan gizidipengaruhi oleh kebiasaan makan pada remaja tersebut yang kurang tepat.Tujuan dalam penelitianini adalah untuk mengetahui hubungan Kebiasaan makan cepat saji dengan kejadian anemia padamahasiswa prodi DIV bidan pendidik Universitas Aisyiyah Yogyakarta.Dalam penelitian inimenggunakan metode penelitian deskriptif korelasional. Dengan pengumpulan sampelmenggunakan system random yang berjumlah 35 responden. Metode pengumpulan data dengankuesioner dan pemeriksaan hb.Dan analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitianmenunjukkan nilai p > 0,000. Menunjukkan tidak ada hubungan kebiasaan makan cepat saji dengankejaidan anemia.Kesimpulan adalah tidak ada hubungan kebiasaan makan cepat saji dengan kejadiananemia pada mahasiswa prodi DIV bidan Pendidik Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Diharapkanterdapat perubahan kebiasaan makan pada remaja agar asupan nutrisi yang didapat seimbang dengangizi yang dibutuhkan oleh remaja tersebut.Kata Kunci : Kebiasaan Makan Cepat Saji, Kejaidan Anemia
STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF PENYEBAB KENAKALAN REMAJA DI SMP ISLAM NUDIA SEMARANG Wahyuni, Sri; Aisyaroh, Noveri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2018): Vol 6. No.2 Juli 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalammasyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan dewasa.Kenakalan remaja yang terjadi di SMP Islam nudia ditemukan alat penghisap narkoba,merokok, tawuran, saat pembelajaran pingsan karena mabuk, mencuri di sekolahan sehinggamasuk penjara anak. Bahkan ditemukan merek obat batuk tertentu yang disalahgunakan olehsiswa untuk membuat mereka mabuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kenakalan remaja di SMP Islam Nudia.Studi penelitian menggunakaan studi deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah 5remaja yang terlibat dalam kenakalan remaja tersebut, 2 guru BK yang mengenal dengan baikremaja tersebut, dan 1 Kepala Sekolah. Analisa Data menggunakan content analysys, dandengan menggunakan triangulasi sumber. Pengambilan sampel dengan purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab internal keinginan untuk terlihat sebagai remajagaul, keinginan mencoba sesuatu yang baru dan control diri yang lemah. Sedangkan faktoreksternal adalah pengaruh dari teman sebaya, pengaruh dari keluarga, dan pengaruh lingkungantempat tinggal.Kata kunci : kenakalan remaja, penyebab
PERBEDAAN PENGARUH KINESIOTAPPING DAN CORE STRENGTHENING EXERCISETERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMINOREA)PADA MAHASISWA PUTRI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA Puspitasari, Nurwahida; Faudu, Novella Ulvinainy
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2018): Vol 6. No.2 Juli 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenorea merupakan nyeri haid yang demikian hebatnya, sehingga memaksa penderita untuk istirahatdan meninggalkan pekerjaannya atau absen dari kampus untuk beberapa jam atau beberapa hari .Dismenoreamemerlukan perhatian khusus karena bila tidak tertangani dapat mempengaruhi kualitas hidupdan aktivitas sehari-hari.Berdasarkan hal tersebut maka harus adaupaya khusus untuk mengurangi nyerihaid pada remaja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pemasangan Kinesio Tappingdanaktivitas fisik berupaCore Trengthening Exercise.Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengaruhKinesiotapping dan Core Strengthening Exercise terhadap disminoreapada mahasiswa putri Universitas‘Aisyiyah Yogyakarta.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini bersifat Quasi Experimental denganmenggunakanPre test andPost test Two Group Design.Teknik pengambilan sample yaitu randomsamplingdengancara mengundi (lottery technique). Sampel dibagimenjadi 2 kelompok yaitu kelompok Imendapat Kinesiotappingdan kelompok II mendapat Core Strengthening Exercise. Hasil: Uji Hipotesis 1pada kelompok I dengan paired sample t-test didapatkan nilai P=0.000yang berarti adapengaruhKinesiotapping terhadap penurunan nyeri haid (disminorea).Uji hipotesis II pada kelompok IIdengan PairedSample T-test didapatkan nilai P=0.000 yang berarti ada pengaruhCore StrengtheningExercise terhadappenurunan nyeri haid (disminorea).Ujihipotesis III denganIndependent Sample T-testmenunjukan nilai P=0.461 artinya Tidak ada perbedaan pengaruh Kinesiotappingdan Core StrengtheningExerciseterhadapnyeri haid(Disminorea). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh KinesiotappingdanCore Strengthening Exerciseterhadapnyeri haid(Disminorea)pada Mahasiswa PutriUniversitas ‘AisyiyahYogyakarta. Saran:Mahasiswa dapat memilih kinesiotapping atau core strengthening exercise untukmenurunkan nyeri haid (disminorea).Kata kunci : Nyeri Haid (disminorea), Kinesiotapping, Core Strengthening Exercise, MahasiswaPutri

Page 5 of 21 | Total Record : 202