cover
Contact Name
-
Contact Email
akper.insada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
akper.insada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjen Sutoyo Gg. Jodhipati No.10, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : 23385375     EISSN : 26559870     DOI : -
Core Subject : Health,
Intan Husada Jurnal Ilmiah Keperawatan menerbitkan tentang informasi ilmu yang berkenaan dengan ilmu kesehatan khususnya ilmu keperawatan, yang dapat digunakan dalam rangka pembelajaran pada jenjang Perguruan Tinggi Kesehatan.
Articles 191 Documents
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MASYARAKAT DESA PONCOL DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT Suminar, Saka
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2018): Vol 6. No.2 Juli 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menciptakan hidup sehat sebenarnya sangatlah mudah serta murah, apabiladibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan apabila mengalamigangguan kesehatan cukup mahal. Hidup sehat merupakan hal yang seharusnya diterapkanoleh setiap orang, mengingat manfaat yang ditimbulkan akan sangat banyak, mulai darikonsentrasi kerja, kesehatan dan kecerdasan anak sampai dengan keharmonisan keluarga.Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yangdilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinyasendiri di bidang kesehatan dan dapat berperan aktif dalam kegiatan kegiatan kesehatan danberperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.Dari 10 indikator PHBS, hasil penelitian pada masyarakat desa Poncol diketahui bahwaada 7 indikator yang telah memenuhi target PHBS dan ada 3 indikator yang hasilnya beradadibawah target/dibawah 70%. Hasil selengkapnya:1.Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan(100%), 2. Bayi di beri ASI ekslusif(17%), 3. Menimbang balita setiap bulan (100%), 4.Ketersediaan air bersih(84,1%), 5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun (100%),6.Ketersediaan jamban sehat (82,3%), 7. Memberantas jentik nyamuk (70,5%), 8. Makan buahdan sayur (52%), 9.Melakukan aktifitas fisik setiap hari(100%),10. Tidak merokok dalamrumah(40%) Adapun faktor yang mempengaruhi masyarakat melakukan PHBS terutama yangmenghambat adalah: Tingkat pendidikan,dan kurangnya sarana kesehatan.Kata Kunci : Perilaku Hidup Bersihdan Sehat, Kesehatan Masyarakat
TINGKAT PENDIDIKAN IBU DAN TINGKAT PENDAPATAN ORANG TUA TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Dwihestie, Luluk Khusnul
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2018): Vol 6. No.2 Juli 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posisi kota Yogyakarta untuk masalah gizi yaitu anemia pada remaja putri berada dalamkategori sedang (35%) (Dinkes, 2012). Hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus,dikarenakan anemia dapat berdampak terhadappenurunan daya tahan tubuh, mudahterserang penyakit, menurunnya aktivitas dan prestasi belajar remaja.Tujuan penelitianyaituuntuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dan tingkat pendapatan orangtuadengan kejadian anemia pada remaja putri.Metode yang digunakan adalahanalitikkorelationaldengan desain cross sectional. Populasi penelitian yaitu mahasiswa semesterIII Prodi Kebidanan Jenjang DIV Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sebanyak 149mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan cara quotasamplingdidapatkan sampel 33 responden. Alat pengumpulan data menggunakan angketdan cek Hb digital. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitianmenunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan ibudengan kejadian anemiapada remaja putri dengannilai p-value=0,251(α>0,05), serta tidak ada hubungan antaratingkat pendapatan orangtuadengan kejadian anemia pada remaja putri dengannilai pvalue=0,351(α>0,05). Kesimpulan bahwa tidak ada hubungan tingkat pendidikan ibu danpendapatan orangtua dengan kejadian anemia pada remaja putri.Kata Kunci:pendidikan ibu, pendapatan orangtua, anemia
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH Astuti, Ratna Kusuma; Sakitri, Ganik
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2018): Vol 6. No.2 Juli 2018
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah dan pengelolaannya kini menjadi masalah yang kian mendesak di kota maupun didesa, sebab apabila tidak dilakukan penanganan denganbaik akan mengakibatkan terjadinyaperubahan keseimbangan lingkungan yang merugikan atau tidak diharapkan sehingga dapatmencemari lingkungan, baik terhadap tanah, air dan udara. Oleh karena itu untuk mengatasimasalah pencemaran tersebut diperlukan penanganan dan pengendalian terhadap sampah.Penanganan dan pengendalian akan menjadi semakin kompleks dan rumit dengan semakinkompleksnya jenis maupun komposisi dari sampah sejalan dengan majunya kebudayaan .Tujuan kegiatan ini adalah warga masyarakat memiliki kesadaranakan masalah penanganansampah baik di lingkungan rumah tangga maupun sekitar. Oleh karena itu, perlu adanyapenjelasan tentang usaha penanganan atau pengolahan sampah sehingga ada perubahan polapikir, kesadaran dan sikap terhadap sampah, lingkungan dan warga sekitarnya.Khalayaksasaran pada kegiatan pendidikan kesehatan ini yaitu warga masyarakat di Dukuh Tugu, DesaTugu, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar.Metode yang digunakan dalamkegiatan ini adalah model pembelajaran diskusi menggunakan landasan teori konstruktivismedengan langkah-langkah sebagai berikut: menciptakan suasana pertemuan yang baik,mengajukan masalah, mengidentifikasi pilihan tindakan, memberi komentar dan menetapkantindak lanjut. Hasil dari kegiatan ini adalah 90% warga masyarakat sudah mampu menjawabpertanyaan tentang pengelolaan sampah, 90% warga masyarakat mampu mengulangipenjelasan tentang pengelolaan sampah yang sudah disampaikan, wargamasyarakatmenyatakan bersedia melaksanakan pengelolaan sampah bersama setiap hariminggu.Kata Kunci: pendidikan kesehatan, sampah, masyarakat
TINGKAT PENGETAHUAN IBU BERSALIN TENTANG ROBEKAN JALAN LAHIR Fatmawati, Wahyuningsih Rizka
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2019): Vol. 7. No. 1 Januari 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i1.133

Abstract

Pendahuluan: Penanganan kejadian Rupture perineum dapat dengan mudah dilakukan oleh petugaskesehatan jika ibu telah memiliki pengetahuan tentang Rupture perineum, karena dengan baiknyapengetahuan maka dapat mengurangi tingkat kepanikan ibu melahirkan, yang memudahkan ibu untukmendapatkan pelayanan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Kebakkramat1 Kabupaten Karanganyar pada tanggal 2 Januari 2016, selama tahun 2015 setidaknya terdapat 113kejadian rupture perineum dari jumlah persalinan sebanyak 174 persalinan di PuskesmasKebakkramat 1 Kabupaten Karanganyar.Tujuan: Mengetahui Tingkat Pengetahuan Ibu Bersalin Tentang Robekan Jalan Lahir.Metode Penelitian: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif denganpendekatan Longitudinaldengan tehnik Analisa Univariat.Populasi yang digunakan dalam penelitianini adalah semua ibu yang pernah bersalin di Puskesmas Kebakkramat 1 Karanganyar. Teknikpengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling. Jumlah sampel 30 responden. Instrumenyang digunakan dalam penelitian Tingkat Pengetahuan ini adalah kuesionerHasil: Tingkat pengetahuan ibu dalam kategori kurang yaitu ada 6 orang (20.0%), kemudianresponden dengan kategori cukup ada 16 orang(53.3%) dan responden dengan tingkat pengetahuanbaik, yaitu ada 8 orang (26.7%).Kesimpulan:Tingkat pengetahuan ibu bersalin tentang robekan jalan lahir di PuskesmasKebakkramat 1 Kabupaten Karanganyar dalam kategori cukup.Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Ibu Bersalin, Robekan Jalan Lahir
POLA ASUH ORANG TUA PENGARUHI PERILAKU SEKSUAL REMAJA Sholihah, Andri Nur
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2019): Vol. 7. No. 1 Januari 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i1.134

Abstract

Pendahuluan. Remaja dan berbagai permasalahannya menjadi perhatian dunia dandijadikan isu utama dalam Peringatan Hari Kependudukan Dunia yang jatuh pada 11 Juli2013. Berdasarkan data BKKBN, di Indonesia jumlah remaja berusia 10 - 24 tahun sudahmencapai sekitar 64 juta atau 27,6 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah remajayang besar merupakan potensi yang besar bagi kemajuan bangsa, namun jika tidak dibinadengan baik atau dibiarkan saja berkembang ke arah yang negatif justru akan menjadikanbeban bagi negara (BPS, 2013). Tujuan. Adanya hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku seksual pada remaj amenjadi topik utama dalam penelitian ini.Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskripsi korelasi de ngan pendekatanwaktu cross sectional. Responden terdiri dari 80 remaja , teknik pengambilan sampeldengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner.Data dianalisis menggunakan analisis univariat, dan analisis bivariat dengan uji chi square.Hasilpenelitian didapatkan pola asuh orang tua jenis demokratis 67,5%, pola asuh permisifdidapatkan 11,25%. Pola asuh otoriter didapatkan 7,5% dan untuk penerapan pola asuhcampuran didapatkan 13,75%. Hasil uji korelasi berupa nilai p <0,05 (P=0,00) dan nilaikoefesien 0,628 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan dan keeratan hubunganyang kuat antara pola asuh orang tua dengan perilaku seksual remaja.SimpulanPola asuh orang tua pada remaja sebagian besar (67,5%) adalah pola asuhdemokratis. Perilaku seksual pada remaja sebagian besar (87,5%) memiliki perilakuseksual yang tidak berisiko. Terdapat hubungan yang signifikan dan keeratanhubungan yang kuat anatara pola asuh orang tua dengan perilaku seksual remajapada tahun 2017 dengan P<0,05 (P=0,00) dan nilai koefesien 0,628.Kata Kunci : perilaku seksual, pola asuh, remaja
TINGKAT KEBUGARAN IBU HAMIL TRIMESTER 3 DI WILAYAH PUSKESMAS GAMBIRSARI SURAKARTA Andriyani, Annisa; Purwaningsih, Wahyu; S.Kp, Ns, M.Kes, Siswanto
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2019): Vol. 7. No. 1 Januari 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i1.135

Abstract

Pendahuluan. Pemantauan kehamilan sangat menentukan dan membantu perencanaanproses persalinan. Disetiap kehamilan minimal dilakukan 4 kali permeriksaan Cakupan K4di Surakarta telah mencapai 96 % yang dirasa sudah bagus, namun demikian masih adayang terlupakan tentang pengawasan dan pemantauan di kebugaran, selama ini belum adapenerapan atau pengukuran tentang tingkat kebugaran selama hamil sehingga saat persalinanakan membawa dampak terhadap kesehatan ibu.Tujuan. Mengidentifikasi karakteristik berupa umur pekerjaan/aktivitas, paritas, IMT, danriwayat persalinan dan tingkat kebugaran jasmani ibu hamil tri mester 3. Metode. Jenis penelitian deskriptif observasional yang bertujuan untuk mendapatkangambaran yang akurat dari sejumlah karakteristik masalah yang diteliti sedangkanpengambialan data digunakan metode cross sectional. Populasinya adalah seluruh ibuhamil tri mester 3 di wilayah Puskesmas Gambirsari Surakarta tiga bulan terakhiryaitu 161 orang sedang sampel ditentukan dengan rumus moe sebesar 98 orang.Instrumen yang digunakan yaitu lembar bantu untuk menulis tingkat kebugaran danchecklist untuk mengetahui karakteristik ibuHasil. Sebanyak 86ibu hamil trimester 3 (87,8%) tergolong usia tidak beresiko, sebanyak 81ibu hamil trimester 3 (82,7%) memiliki parietas multigravida, 80 ibu hamil trimester3(81,6%) menunjukkan bahwa tingkat aktifitas aktif, 74 ibu hamil trimester 3(75,5%)mayoritas memiliki IMT normal, 79 responden (80,6 %)mempunyai riwayat persalinanspontandan 88 ibu hamil trimester 3 (89,9 %) mempunyai tingkat kebugaran rendah.Kesimpulan. Gambaran karakteristik ibu hamil di Wilayah Puskesmas Gambirsari Surakartamayoritas ibu hamil tri mester 3 tergolong tidak beresiko, sebagian besar memiliki parietasmultigravida, tingkat aktifitas pada aktifitas tergolong aktif, mayoritas memiliki IMT normal,sebagian besar mempunyai riwayat persalinan spontan .Tingkat kebugaran jasmani ibu hamildi Wilayah Puskesmas Gambirsari Surakarta sebagian besar mempunyai tingkat kebugaranrendahKata Kunci: Hamil, Trimester 3, Kebugaran.
FAKTOR –FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI POSYANDU JAMBU DESA BOGORAN YOGYAKARTA Estri, Belian Anugrah
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2019): Vol. 7. No. 1 Januari 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i1.136

Abstract

Pendahuluan.Status gizi balita merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua.Perlunya perhatian yang lebih dalam tentang tumbuh kembang di usia balita didasarkan fakta bahwakurang gizi yang terjadi pada masa emas ini akan bersifat irreversible (Hadju, 1999). Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berpengaruh terhadapstatus gizipada balita di Posyandu Jambu Desa Bogoran Trirenggo. Metode. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik denagndesain Case Control, pendekatan yang digunakan adalah retrospektif. Teknik sampel yang digunakantotal sampling sebanyak 43 responden balita di Posyandu Jambu Desa Bogoran Trirenggo. Teknikanalisa data menggunakan uji chi square dan regresi logistik.Hasil. Penelitian ini menunjukkan berdasarkan hasil Uji chi square didapatkan hasil bahwa Faktor faktoryang berhubungan dengan status gizi pada balita di Posyandu Jambu desa bogoran Trirenggo tahun2018 adalah Pemberian ASI Ekslusif (p-value 0,01), Pemberian Kolostrum (p-value 0,02), RiwayatDiare dan ISPA (p-value0,00), dan variabel penghasilan keluarga (p-value0,01). Variabel yang palingberpengaruh adalah variabel Riwayat Diare dan ISPA dengan nilai uji statistic regresi logistic didapatkanp-value= 0,00 dan nilai OR = 9,76 (CI: 1,98-45,7) dapat diartikan bahwa balita dengan riwayat diare danISPA berpeluang 9,76 kali untuk mengalami gizi kurang dibandingkan balita yang tidak mempunyairiwayat diare dan ISPA. Kesimpulan.Ibu yang mempunyai balita diharapkan dapat lebih memperhatikan dan menjagabalita dari kemungkinan tertular penyakit Infeksi berupa diare maupun ISPA karena sangatmempenagruhi status gizinya.Kata Kunci: Status gizi, Balita
PERBEDAAN PENGARUH WILLIAM’S FLEXION EXERCISE DAN MCKENZIE EXERCISETERHADAP PENINGKATAN AKTIVITAS FUNGSIONAL PADA LOW BACK PAIN MYOGENIC Ratna Ningrum, Tyas Sari
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2019): Vol. 7. No. 1 Januari 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i1.137

Abstract

Pendahuluan. Orang dewasa biasanya mulai memasuki masa lansia sehingga terjadi penurunankemampuan fungsional tubuh akibat proses degeneratif terutama pada penjahit dikarenakan posisikerja yang tidak ergonimis dalam jangka waktu yang lama sehingga rentang terkena penyakit lowback pain myogenic. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberianwilliam’s flexion exercisedanmckenzie exerciseterhadap peningkatan aktivitas fungsional. william’s flexion exercise Metode. Penelitian ini menggunakan metode QuasiExperimental dengan pre and post two groupdesign. Sebanyak 28 sampel yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling.Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompk 1 dengan perlakuan william’s flexion exercise dankelompok 2 dengan perlakuanmckenzie exercise . Latihan dilakukan selama 4 minggu denganfrekuensi latihan selama 3 kali dalam seminggu baik untuk william’s flexion exercise maupunmckenzie exercise. Alat ukur yang di gunakan Oswesty Disability Index (ODI). Teknik analisa datayang digunakan adalah paired sample T-Testuntuk hipotesis I dan II dan Independent sample T-Testuntuk hipotesis III karena data berdistribusi normal.Hasil. Hasil uji hipotesis I menggunakan Paired Sample T-test diperoleh nilai p=0,000 ( p<0,05) danhasil uji hipotesis II menggunakan Paired Sample t-testdiperoleh nilai p=0,002(p<0,05) yang berartibahwa kedua perlakuan memiliki pengaruh terhadap peningkatan keseimbangan dinamis lansia padamasing-masing kelompok. Hasil hipotesis III menggunakan Independent Sample T-test diperolehnilaip=0,503(p>0,05)yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh pemberian intervensi william’sflexion exercisedanmckenzie exercise terhadap peningkatan aktivits fungsional.Kesimpulan. Tidak ada perbedaan pengaruh william’s flexion exercise danmckenzie exercise terhadappeningkatan aktivitas fungsional. Penelitian selanjutnya harus lebih memperhatikan berbagai faktoryang dapat mengganggu aktivitas fungsional danmengontrol aktivitas yang dilakukan oleh respondendalam keseharian, diluar waktu pemberian intervensi.Kata Kunci : William’s flexion exercise,mckenzie exercise, Aktivitas Fungsional,Pembatik, Oswestry Disability Index(ODI).
EFEKTIVITASPELVIC ROCKING EXERCISE PADA IBU BERSALIN KALA I TERHADAP KEMAJUAN DAN LAMA PERSALINAN Wulandari, RR. Catur Leny; Wahyuni, Sri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2019): Vol. 7. No. 1 Januari 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i1.139

Abstract

Pendahuluan. Proses kemajuan persalinan kala I fase aktif pada primigravida dipengaruhi oleh dilatasiservik dan penurunan kepala janin kedasar panggul. Pelvic rocking merupakan cara untuk mempercepatproses persalinan yaitu dengan menggerakan panggul searah putaran selama kontraksi berlangsung.Mengayunkan dan menggoyangkan panggul kearah depan dan ke belakang, sisi kanan kiri dan melingkarakan terasa lebih relaks dan mempermudah membukanya jalan lahir pada waktu persalinan. Tujuandari penelitian ini adalah mengetahui efektifitas pelvic rockingterhadap lamanya persalinankala Ifase aktif dan lama Kala II. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi experiment, yaitu post testonly design. Penelitian dilakukan di RSUD Ungaran yang telah memberikan intervensi pelvic rockingpadaibu bersalin dengan jumlah responden 28 orang selama bulan September 2018 sampai dengan Desember2018 (14 pada kelompok intervensi dan 14 pada kelompok kontrol). Teknik sampling dengan consecutivesampling. Analisa dengan chi square. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi yang dilakukanoleh Bidan di RSUD Ungaran. Hasil Penelitian.Ada hubungan antara Pelvick Rocking Exercisedengan lama kala I dengan p value 0,008(<0,05) dan ada hubungan antara Pelvick Rocking Exercise dengan lama Kala II dengan p value0,007(<0,05). Ibu bersalin Kala I yang melakukan PRE dapat mempercepat kemajuan dan lama persalinan.Kata Kunci: Lamakala I fase aktif ,lama kala II, pelvic rocking
PERAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN KONTRASEPSI IUD DI PRAKTEK MANDIRI BIDAN KABUPATEN SLEMAN Utami, Istri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2019): Vol. 7. No. 1 Januari 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i1.141

Abstract

Latar Belakang :Menurut World Population (2015) Indonesia merupakan negara populasibesar ke-5 di dunia dan terbesar di antara 9 negara ASEAN dengan jumlah penduduk 255 jutadan memiliki total fertility rate (TFR) 2,6 dengan rata-rata TFR di ASEAN 2,4. Prevalansipemakaian alat kontrasepsi atau Contraceptive Prevalance Rate (CPR) di Indonesiamenunjukkan tingkat kesertaan ber KB pasangan usia subur (PUS) mencapai 61,9. Penggunaankontrasepsi didominasi oleh penggunaan alat kontrasepsi jangka pendek, terutama suntikanmencapai 31,9% sedangkan tingkat pemakaian metode KB jangka panjang hanya sebesar10,6% (SDKI, 2012).Berdasarkan data BKKBN, pada tahun 2014 pencapaian peserta KB aktifdi Indonesia mencapai 35.202.908 peserta. Dimana penggunaan KB suntikan sebesar16.734.917 (47,54%), pil sebesar 8.300.362 (23,58%), kondom sebesar 1.110.341 (3,15%), IUDsebesar 3.896.081 (11,07%), implant sebesar 3.680.816 (10,46%), MOP sebesar 241.642(0,69%), MOW sebesar 1.238.749 (3,52%). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuigambaran peran suami terhadap pemilihan kontrasespsi IUD Di Bidan Praktek MandiriKabupaten Sleman.Metode: penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi Pengumpulandata dengan Indepht Interview (wawancara mendalam), analisa data kualitatif meliputipengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa peran suami dalam pemilihan alat kontrasepsi IUDmasih terkendala dengan rendahnya pengetahuan suami, sikap permisif suami dalam pemilihankontrasepsi, kurang memanfaatkan media massa dalam mencari informasi dan perlu adanyadukungan promosi kesehatan dari tenaga kesehatan.Kesimpulan : peran suami masih harus ditingkatkan baik dalam segi informasi untukmenambah pengetahuan, dukungan pemanfaatan media massa dan informasi dari tenagakesehatan agar dapat berperan dalam membantu ibu memilih alat kontrasepsi yang sesuaidengan ibuKata kunci: peran suami, pemilihan kontrasepsi, IUD, kualitatif.

Page 6 of 20 | Total Record : 191