cover
Contact Name
-
Contact Email
akper.insada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
akper.insada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjen Sutoyo Gg. Jodhipati No.10, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : 23385375     EISSN : 26559870     DOI : -
Core Subject : Health,
Intan Husada Jurnal Ilmiah Keperawatan menerbitkan tentang informasi ilmu yang berkenaan dengan ilmu kesehatan khususnya ilmu keperawatan, yang dapat digunakan dalam rangka pembelajaran pada jenjang Perguruan Tinggi Kesehatan.
Articles 191 Documents
HUBUNGAN ANTARA UMUR, POLIHIDRAMNION DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSI SULTAN AGUNG SEMARANG Surani, Endang; Wahyuni, Sri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2019): Vol. 7. No. 1 Januari 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i1.142

Abstract

Pendahuluan. Jumlah kasus kematian ibu di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 201 7sebanyak475 kasus, mengalami penurunan dibandingkan jumlah kasus kematian ibu tahun 201 6 yangsebanyak 602kasus.Penyebab kematian ibu yang terbesar kedua di Jawa Tengah sebesar 21,23% disebabkan karena perdarahan. Perdarahan post partum merupakan sangat berhubungandengan kesehatan ibu yang dapat menyebabkan kematian. Data yang didapatkan di RSI SultanAgung Semarang menunjukkan angka kejadian perdarahan postpartum pada tahun 2016-2017sebanyak 73 kasus.Tujuan.Untuk mengetahui hubungan antara umur dan paritas kejadian perdarahan postpartumdi RSI Sultan Agung Semarang tahun 2016-2017.Metode Penelitia. Jenis penelitian ini desktiptif analitik dengan pendekatan case control.Populasi yaitu semua ibu bersalin yang mengalami perdarahan dan tidak perdarahan. Sampelkasus berjumlah 73 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling dan sampelkontrol berjumlah 73 responden dengan teknik pengambilan simple random sampling. Ujistatistik yang digunakan Chi-Square, Odds Ratio.Kesimpulan. Berdasarkan analisis bivariate didapatkan bahwa ada pengaruh antara umurberisiko (OR=2,49, p=0,000), polihidramnion (OR =0,191, p= 0,000)dengan perdarahanpostpartum. Disarankan ibu hamil rutin memeriksakan kehamilannya agar segera terdeteksi apabilamengalami polihidramnion.Disarankan agar para ibu hamil dengan kriteria umur berisiko untukwapada terhadap kejadian perdarahan post partum. Kata Kunci : Perdarahan post partum, umur, polihidramnion
PENGARUH PELVIC ROCKING EXERCISE TERHADAP TINGKAT NYERI PRIMARY DYSMENORHEA PADA SISWI SMP MA’ARIF GAMPING YOGYAKARTA Utami, Intan Putri; Utami, Istri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2019): Vol. 7. No. 2 Juli 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i2.146

Abstract

Pendahuluan. Pelvic rocking exercise merupakan latihan fisik yang dapat digunakan untuk menurunkan dysmenorhea pada saat menstruasi yang berfungsi untuk memperkuat otot perut dan melancarkan aliran darah ke rahim. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelvic rocking exercise terhadap nyeri primary dysmenorhea pada siswi di SMP Ma’arif Gamping Yogyakarta. Metode. Metode eksperimen dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen design (nondesign), dengan one-group pretest-posttest design. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling, Sampel yang digunakan sebanyak 18 siswi yang mengalami Primary Dysmenorhea. Bahan dan alat yang digunakan antara lain: kuisioner penelitian, dan gym ball. Analisis data menggunakan uji statistik non parametrik dengan Wilcoxon. Hasil. Berdasarkan uji statistik non parametrik Wilcoxon dengan taraf signifikasi 0,05 nilai p (signifikasi) sebesar 0,000. Pada penelitian ini diperoleh nilai p (signifikasi) lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Kesimpulan. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat pengaruh pelvic rocking exercise terhadap penurunan nyeri primary dysmenorhea Kata Kunci: pelvic rocking exercise, primary dysmenorhea, gymball
PENGARUH PENGGUNAAN KINESIO TAPPING TERHADAP INTENSITAS NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III s, Suyani
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2019): Vol. 7. No. 2 Juli 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i2.147

Abstract

Pendahuluan. Nyeri punggung pada ibu hamil bisa disebabkan karena perubahan hormonal yang menimbulkan perubahan pada jaringan lunak penyangga dan penghubung sehingga menurunnya elastisitas dan fleksibilitas otot. Sekitar 50-72% dari ibu hamil yang mengalami nyeri punggung bawah akan meningkat seiring bertambahnya usia kehamilanya. Rumusan masalah pada penelitian ini adakah pengaruh kinesio tapping terhadap nyeri punggung pada ibu hamil. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kinesio tapping terhadap intensitas nyeri punggung pda ibu hamil trimester III di Puskesmas Gamping I Yogyakarta. Metode. Metode penelitian menggunakan Quasi Experimental dengan desain penelitian non equievalent pre dan post test control group design secara kuantitatif dilakukan pada 30 responden yang merupakan ibu hamil trimester III di Puskesmas Gamping I Yogyakarta serta dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 15 responden kelompok perlakuan dan 15 responden kelompok kontrol. Hasil. Hasil analisis uji T didapatkan nilai p value 0,047< 0,05 sehingga hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan kinesio tapping terhadap intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimsester III di Puskesmas Gamping I Yogyakarta. Kesimpulan. Hendaknya penelitian ini dapat dijadikan suatu intervensi non farmakologi untuk melakukan penatalaksanaan pada ibu hamil trimester III dengan nyeri punggung. Kata Kunci: kehamilan, kinesio tapping, nyeri punggung
RELIABILITAS SISTEM TRIASE DALAM PELAYANAN GAWAT DARURAT : A REVIEW Atmojo, Joko Tri; Widiyanto, Aris; Yuniarti, Tri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2019): Vol. 7. No. 2 Juli 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i2.148

Abstract

Pendahuluan.Triase dalam pelayanan gawat darurat adalah proses pengambilan keputusan yang diterapkan untuk mengidentifikasi pasien dan mengoptimalkan sumber daya. Sejak 1990 hingga tahun 2000 telah dirancang triase 5 skala diantaranya: Australian Triage Scale (ATS), Canadian Emergency Department Triage and Acuity Scale (CTAS), Manchester Triage Scale (MTS), dan Emergency Severity Index (ESI). Sehingga timbul pertanyaan tentang keandalan skala triase (reliabilitas). Pada review kali ini penulis akan fokus pada berbagai macam skala triase, penggunaannya di beberapa negara, dan reliabilitasnya. Penulis tidak akan menulis kembali pedoman/guideline dari triase yang telah secara resmi terpublikasikan. Metode. Penelusuran ini dilakukan mulai dari Januari hingga Maret 2019 dengan melakukan penelusuran database: PubMed, EMBASE, dan CINAHL. Kata kunci yang digunakan: ‘Triage in emergency 'ATAU' Canadian Triage and Acuity Scale’ ATAU ‘Emergency Severity Index’ ATAU ‘Manchester Triage Scale’ ATAU ‘Australasian Triage Scale’. Kriteria inklusi: uji acak terkendali (randomized controlled tria), studi retrospektif, observasional, studi kasus, review, systematc review, dan meta analisis. Hasil akhir review menemukan 12 artikel yang sesuai Hasil. Uji statistik Kappa menunjukan reliabilitas ATS 0,428 (95% CI 0,340-0,509), reliabilitas CTAS 0,871 (95% CI (0,840-0,897), reliabilitas ESI 0.730 (95% CI : 0.692 hingga 0.767), reliabilitas MTS 0,751 (CI 95%: 0,677 hingga 0,810). Kesimpulan. Berdasarkan hasil reliabilitas nilai ATS menunjukan realibilitas terkecil, realibilitas CTAS merupakan yang tertinggi, namun memiliki keterbatasan pada pelaksaan diluar Kanada. MTS merupakan skala yang reliabilitas dan juga penerapannya dianggap yang paling baik. Kata Kuci: Reliabilitas, Canadian Triage and Acuity Scale (CTAAS), Emergency Severity Index (ESI), Manchester Triage Scale (MTS), Australasian Triage Scale (ATS).
MANAGEMEN NYERI PADA ANAK PRASEKOLAH SAAT TINDAKAN INVASIF DENGAN DISTRAKSI STORYTELLING Susilaningsih, Endang Zulaicha; Listyaningsih, Kartika Dian
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2019): Vol. 7. No. 2 Juli 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i2.149

Abstract

Pendahuluan: Tindakan invasif pemasangan infus pada anak saat dirawat dilakukan untuk membantu mengatasi masalah kesehatan anak. Namun tindakan ini dapat menimbulkan rasa nyeri. Nyeri yang tidak diatasi dapat menimbulkan trauma. Oleh karena itu diperlukan pendampingan berupa intervensi non farmakologi untuk mengalihkan nyeri yang timbul. Intervensi tersebut antara lain dengan bercerita oleh ibu saat mendampingi anak yang dilakukan pemasangan infus. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh pendampingan ibu dengan bercerita terhadap tingkat nyeri anak pada saat pemasangan infus. Metode penelitian: quasi eksperimen dengan desain post test only with control group. Sampel penelitian sebanyak 32 anak usia 3-6 tahun, yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi (pendampingan ibu dengan bercerita) sebanyak 16 anak dan kelompok kontrol (pendampingan ibu saja tanpa bercerita) sebanyak 16 anak. Pengukuran tingkat nyeri menggunakan FLACC. Hasil: diperoleh t hitung sebesar 3,531 (pv = 0,001< 0,05) maka Ho ditolak, bahwa ada perbedaan tingkat nyeri yang signifikan saat pemasangan infus pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Pendampingan ibu dengan bercerita pada anak saat dilakukan pemasangan infus secara bermakna mempengaruhi tingkat nyeri anak, anak yang dilakukan pemasangan infus yang didampingi ibu dengan bercerita mempunyai tingkat nyeri lebih rendah bila dibandingkan dengan anak yang didampingi ibu tanpa bercerita. Kata kunci: pendampingan ibu, bercerita, tindakan invasive, penurunan nyeri
HUBUNGAN KEADAAN SOSIAL EKONOMI DAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI Putra, Made Mahaguan; Widiyanto, Aris; Bukian, Putu Agus Winduyasa; Atmojo, Joko Tri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2019): Vol. 7. No. 2 Juli 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i2.150

Abstract

Pendahuluan. Salah satu faktor yang mempengaruhi tekanan darah adalah stres. Tingginya tingkat stres umumnya disebabkan karena faktor sosial ekonomi keluarga yang memiliki tekanan tersendiri, sehingga secara tidak langsung faktor sosial ekonomi juga dapat mempengaruhi kejadian hipertensi seseorang. Tujuan. menganalisis hubungan antara keadaan sosial ekonomi dan tingkat stres dengan kejadian hipertensi. Metode. Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan rancangan cross sectional yang bertujuan untuk mengkaji hubungan antara keadaan sosial ekonomi dan tingkat stres dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 93 responden dengan tehnik simple random sampling. Result. Hasil analisis data dengan uji korelasi rank spearman di dapatkan nilai (α: 0,000). Kesimpulan. Ada hubungan yang signifikan yang artinya ada hubungan antara sosial ekonomi dan stres dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Sawan II. Kata kunci : Sosial Ekonomi, Stres, Hipertensi
KAJIAN PENGETAHUAN FLOUR ALBUS PADA REMAJA PUTRI DI CABEAN KUNTHI BOYOLALI Nurhayati, Isnani; Hidayat, Anas Rahmad
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2019): Vol. 7. No. 2 Juli 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i2.151

Abstract

Pendahuluan. Remaja merupakan masa peralihan dari anak-naka menujun dewasa, masa tersebut merupakan awal terjadinya proses reproduksi sehingga tidak menutup kemungkinan dapat mengalami keputihan. Data Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) tahun 2012 menujukkan bahwa 75% wanita pernah mengalami keputihan sekali dalam hidupnya dan 45% diantaranya pernah mengalami keputihan dua kali atau lebih. Salah satu keluhan dari kesehatan reproduksi adalah keputihan. Keputihan atau Flour Albus merupakan sekresi vagina pada wanita. Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). Keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang keputihan di Cabean Kunthi, Boyolali. Metode. Desain penelitian adalah Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja Cabean Kunthi, Boyolali yang berjumlah 255. Teknik pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Pengukuran data menggunakan kuesioner yang berisi tentang keputihan. Pengolahan data dengan SPSS 17.0. Hasil. Remaja berumur 16 tahun yaitu sebanyak 35 (66%) dengan tingkat pengetahuan tentang keputihan adalah baik yaitu sebanyak 43 orang (81%). Kesimpulan. Tingkat pengetahuan remaja putri tentang keputihan di Cabean Kunthi, Boyolali adalah baik. Kata kunci : pengetahuan, remaja, keputihan
PENGALAMAN BELAJAR KLINIK MAHASISWA KEPERAWATAN DENGAN TANTANGAN PERBEDAAN BAHASA Yulianti, Natalia Ratna; Krisnawati, Ester
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2019): Vol. 7. No. 2 Juli 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i2.152

Abstract

Pendahuluan. Asuhan keperawatan yang berfokus pada pasien merupakan salah satu alat yang penting memberikan asuhan yang aman dan berkualitas tinggi. Kunci utamanya terletak pada komunikasi. Berkomunikasi dengan pasien dilatihkan kepada mahasiswa keperawatan pada waktu pembelajaran klinik. Penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kesulitan berkomunikasi karena adanya perbedaan bahasa berdampak negatif terhadap pemberian asuhan keperawatan. Indonesia terdiri dari berbagai suku dan bahasa. Sementara itu banyak generasi muda dari luar Pulau Jawa yang berminat untuk menjadi perawat dan menjalani pendidikan di Pulau Jawa. Mereka mengeluhkan mengalami kesulitan belajar di klinik karena tidak memahami bahasa Jawa. Penelitian tentang pengalaman mahasiswa keperawatan dalam menjalani praktik pembelajaran klinik dengan hambatan beda bahasa dalam konteks pembelajaran di Pulau Jawa belum pernah dilakukan. Budaya memberikan pengalaman yang unik bagi setiap individu. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman mahasiswa keperawatan yang berasal dari luar Pulau Jawa terkait perbedaan bahasa untuk komunikasi dengan pasien selama menjalani praktik klinik di rumah sakit di Jawa Tengah. Metode. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada lima mahasiswa keperawatan dari luar Pulau Jawa. Data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dianalisis dengan metode Collaizi. Hasil. Penelitian ini menghasilkan empat tema, yaitu 1) Hubungan yang tidak terjalin; 2) Responku melambat; 3) Capaian belajar kurang memuaskan; 4) Temanku, suporterku yang digabungkan dalam sebuah struktur esensial: komunikasi yang terhambat karena perbedaan bahasa menghentikan langkah belajar, namun teman menjadi penolongku. Kesimpulan. Tujuan belajar menjadi tidak optimal karena adanya perbedaan bahasa untuk komunikasi antara mahasiswa dan pasien. Dukungan dari teman membantu mahasiswa mengatasi persoalan komunikasi. Institusi pendidikan keperawatan perlu memberikan mata kuliah tambahan yang mempelajari budaya dan bahasa lokal bagi mahasiswa dari luar daerah dan program dukungan teman sebaya. Kata kunci : bahasa, keperawatan, klinik, mahasiswa, pembelajaran, perbedaan
PEMBERIAN KOMPRES DINGIN TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN POST HEMOROIDEKTOMI DI RSUD SIMO BOYOLALI: STUDI KASUS Tri Utami; Ganik Sakitri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2020): Vol. 8. No. 1 Januari 2020
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v8i1.169

Abstract

Latar belakang. Hemoroid merupakan pembesaran atau pelebaran vena hemoroidialis yang melalui kanal anus atau rectum yang disebabkan oleh peradangan pada usus yang ditandai dengan nyeri dan rasa tidak nyaman yang bermanifestasi perdarahan setelah buang air besar. Tahun 2014 jumlah penderita hemoroid di dunia diperkirakan 230 juta orang. Tahun 2013 jumlah penderita hemoroid di indonesia berkisar 5,7 % dari total 10 juta orang. Data kejadian hemoroid di RSUD Simo Boyolali menyatakan pada bulan januari terdapat 3 jiwa dilakukan hemoroidektomi setiap minggunya. Salah satu masalah keperawatan utama pasien post operasi hemoroid adalah nyeri akut.Tujuan Penelitian. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres dingin terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi hemoroid.Metode penelitian. Penelitian ini menggunakan metode case study design. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2019. Subyek penelitian adalah 2 orang pasien post operasi hemoroid di ruang bedah bougenvil RSUD Simo Boyolali. Intervensi yang dilakukan adalah melakukan kompres dingin suhu 5-10OC selama 10-15 menit. Tehnik pengumpulan data adalah wawancara, obseervasi, dokumentasi.Hasil penelitian. Studi kasus menunjukan bahwa tingkat nyeri pasien setelah dilakukan kompres dingin mengalami penurunan.Kesimpulan. Studi kasus pemberian kompres dingin berpengaruh terhadap penurunan nyeri pada pasien post hemoroidektomi.Kata kunci: hemoroidektomi, kompres dingin, nyeri.
HUBUNGAN USIA, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Hana Rosiana Ulfah; Farid Setyo Nugroho
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2020): Vol. 8. No. 1 Januari 2020
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v8i1.171

Abstract

Pendahuluan: ASI eksklusif merupakan makanan terbaik bagi bayi sampai usia 6 bulan dan dianjurkan sampai anak berusia 2 tahun dengan pemberian makanan tambahan. Berdasarkan rekapitulasi data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo diperoleh data Cakupan ASI Ekslusif pada Tahun 2018 sebesar 61,04% tertinggi di Kecamatan Tawangsari sebesar 79,0%, Kecamatan Baki cukup rendah yaitu sebesar 50,6% jauh dari target yaitu 80% (Dinkes Sukoharjo, 2018). Menurut hasil survei pendahuluan di Puskesmas Kecamatan Baki didapatkan hasil bahwa cakupan ASI Ekslusif bayi usia 0-6 bulan baru mencapai 54 % dari total jumlah bayi yaitu sebanyak 266 dari total jumlah bayi usia 0-6 bulan 493.Tujuan: Mengetahui hubungan usia, pendidikan dan pekerjaan ibu dengan pemberian ASI EksklusifMetode: Metode penelitiaan surey analitik dengan pendekatan cross sectional. Desain penelitian merupakan penelitian observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariatHasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara usia ibu dengan pemberian ASI eksklusif dengan p>0,05 (0,413), pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif dengan p>0,05 (0,382). Sedangkan pada variabel pekerjaan ibu mempunyai hubungan yang signifikan dengan pemberian ASI eksklusif dengan p<0,05 (0,028). Hasil analisis multivariat menunjukkan tidak adanya hubungan bersama-sama antara usia, pendidikan dan pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif dengan p>0,05 (0,61).Kesimpulan: Pekerjaan ibu menjadi faktor yang lebih mempengaruhi pada pemberian ASI dibandingkan dengan faktor usia maupun pendidikan ibu.Kata kunci : ASI eksklusif, Usia ibu, Pendidikan ibu, Pekerjaan ibu.

Page 7 of 20 | Total Record : 191