cover
Contact Name
Nurmaladewi
Contact Email
Nurmaladewi@uho.ac.id
Phone
+6285399978338
Journal Mail Official
jkl-uho@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu Jln. H.E.A. Mokodompit
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27235203     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jkl-uho
Core Subject : Health,
Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan Lingkungan Unversitas Halu Oleo berasal dari penelitian dalam bidang Kesehatan Lingkungan
Articles 129 Documents
HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN 3M PLUS DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POASIA Mariana Mariana; Ramadhan Tosepu; Yasnani Yasnani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 4 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i4.35451

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang tergolong Arthropod-Borne virus, genus Flavivirus, dan keluarga Flaviviridae. Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2020 kasus DBD sebanyak 905 kasus atau 0,32% dengan kematian sebanyak 9 penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku masyarakat terhadap pelaksanaan 3M Plus dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di wilayah kerja Puskesmas Poasia tahun 2021. Penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini diperoleh 150 responden yang diperoleh dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Propational Random Sampling. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil, tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan masyarakat terhadap pelaksanaan 3M plus dengan keberadaan jentik Nyamuk Aedes aegypti (ρ-value=0,538), ada hubungan yang bermakna antara sikap masyarakat terhadap pelaksanaan 3M plus dengan keberadaan jentik Nyamuk Ae.aegypti (ρ-value=0,030), ada hubungan yang bermakna antara tindakan masyarakat terhadap pelaksanaan 3M plus dengan keberadaan jentik Nyamuk Ae.aegypti (ρ-value=0,000), terdapat 92 rumah responden yang terdapat jentik nyamuk Ae.aegypti dan yang tidak terdapat jentik nyamuk Ae.aegypti yaitu 58 rumah responden. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara sikap dan Tindakan masyarakat terhadap pelaksanaan 3M plus dengan keberadaan jentik nyamuk Ae.aegypti.
HUBUNGAN PENERAPAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DENGAN KEJADIAN DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LANGARA KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Astuti Astuti; Suhadi Suhadi; Fithria Fithria
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43280

Abstract

Diare merupakan penyakit yang banyak ditemukan di negara berkembang dengan kondisi sanitasi lingkungan yang buruk. Penyakit diare masih menjadi permasalahan kesehatan di negara berkembang seperti Indonesia. Menurut data Dinkes Sultra 2020, jumlah kasus diare yang ditangani sebesar 18,9% dengan kasus terrtinggi berada di Kabupaten Konawe Kepulauan sebesar 37,06%. Data Puskesmas Langara tahun 2021 menunjukan jumlah kasus diare yang ditangani sebesar 73 kasus. Tingginya angka kejadian diare dapat dikendalikan melalui intervensi terpadu dengan pendekatan sanitasi total. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Langara Kabupaten Konawe Kepulauan tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga di wilayah kerja Puskesmas Langara sebanyak 1.383 kepala keluarga. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 301 kepala keluarga dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Propational Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner dan selanjutnya dilakukan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku buang air besar (ρ=0,000), cuci tangan pakai sabun (ρ=0,000), pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (ρ=0,016), pengamanan sampah rumah tangga (ρ=0,009) serta pengamanan limbah cair rumah tangga (ρ=0,027) dengan kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Langara Tahun 2022. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara perilaku buang air besar, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga dan pengamanan limbah cair rumah tangga dengan kejadian diare.
HUBUNGAN PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN PENGGUNAAN JAMBAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA MASYARAKAT PESISIR DI DESA SOMBANO KECAMATAN KALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI Marsella Marsella; Irma Irma; Syawal Kamiluddin Saptaputra
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43259

Abstract

Diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara-negara berkembang salah satunya di Indonesia, karena masih sering muncul dalam bentuk Kejadian Luar Biasa (KLB) dan sering kali disertai dengan kematian tinggi, terutama bagian timur Indonesia. Sanitasi lingkungan yang kurang mendukung dapat menjadi salah satu penyebab tingginya angka kejadian diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada masyarakat pesisir di Desa Sombano Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini ada 89 KK yang diperoleh dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Simple Random Sampling. Adapun pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan lembar kuesioner kemudian dilakukan analisis univariat dan bivariate. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan antara penggunaan jamban keluarga (p-value = 0,024). Tidak terdapat hubungan antara penyediaan air bersih (p-value = 0,181). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penggunaan jamban keluarga dengan kejadian diare. Tidak terdapat hubungan antara penyediaan air bersih dengan kejadian diare pada masyarakat pesisir.
SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PASAR RAKYAT ATAPANGE KECAMATAN MAJAULENG KABUPATEN WAJO SULAWESI SELATAN Safrina Safrina; La Ode Muhamad Sety; Jumakil Jumakil
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43245

Abstract

Sampah merupakan suatu benda baik dalam bentuk cair maupun padat yang sudah tidak dapat digunakan kembali. Kuantitas sampah di Indonesia setiap tahunnya selalu meningkat, menurut Kementrian Negara Lingkungan Hidup (KNLH) Tahun 2021 mencapai 38,5 juta ton pertahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah di Pasar Rakyat Atapange, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan penelitian yaitu Koordinator Pasar Rakyat Atapange, Koordinator Persampahan, Petugas Pengangkut sampah, dan Pedagang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemilahan sampah belum dilakukan oleh sumber penghasil sampah/pedagang sesuai jenisnya. Pengumpulan sampah dilakukan dengan memilah sampah kemudian dimasukkan kedalam karung. Tidak adanya wadah penampungan sampah sementara yang disediakan melainkan hanya menggunakan kardus bekas, karung bekas atau kantongan kresek bagi sedikit pedagang. Pengangkutan sampah pasar dilakukan oleh petugas cleaning service dan pengangkut sampah dengan menggunakan arco/gerobak dorong dan mobil dump truck khusus pengangkut sampah dari TPS menuju TPA. APD yang disediakan hanya, kaos tangan, sepatu boot dan masker. Untuk proses pendaur ulangan sampah tidak dilakukan di pasar ini, sampah plastik dan sejenisnya hanya dikumpulkan dan dijual. Proses pengelolaan sampah di Pasar Rakyat Atapange belum sepenuhnya sesuai dengan Peraturan Daerah Kab. Wajo No. 10 Tahun 2015 khususnya pada proses pemilahan, TPS tidak disediakan, APD tidak lengkap dan tidak ada proses daur ulang sampah.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK PADA NELAYAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATAUGA KABUPATEN BUTON SELATAN Wa Ode Fardilla; Suhadi Suhadi; La Ode Ahmad Saktiansyah
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43275

Abstract

Dermatitis kontak merupakan dermatitis yang diakibatkan oleh adanya bahan iritan maupun alergen yang menempel pada kulit. Faktor endogen dan eksogen merupakan faktor risiko terjadinya dermatitis kontak akibat kerja, Pervalensi kejadian dermatitis di puskesmas Batauga kabupaten buton selatan selalu meningkat setiap tahunnya, Pada tahun 2020 sebanyak 395 kasus, Pada tahun 2021 sebanyak 387 kasus dan pada tahun 2022 sebanyak 444 kasus. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui factor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak pada nelayan di wilayah kerja puskesmas Batauga Kabupaten Buton Selatan tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan menggunakan pedekatan cross sectional study dengan sampel penelitian sebanyak 295 dari populasi 1.127 nelayan dengan menggunakan teknik propotional random sampling. Instrument yang digunakan yaitu lembar kuisoner dan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahawa ada hubungan secara statistic (p value < 0,05) yaitu variabel personal hygiene (p value =0,000), lama kontak (p value =0,000), dan penggunaan APD (p value =0,006). Sebaliknya tidak ada hubungan secara statistic (p value > 0,05) yaitu variabel riwayat penyakit kulit sebelumnya (p value =0,366) pada nelayan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan antara personal hygiene, lama kontak, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan kejadian dermatitis kontak namun tidak ad hubungan antara riwayat penyakit kulit sebelumnya dengan kejadian dermatitis kontak pada nelayan.
GAMBARAN HIGIENE PENJAMAH, SANITASI TEMPAT PENGOLAHAN, DAN KEBERADAAN BAKTERI Salmonella typhi PADA MINUMAN THAI TEA DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI Sitti Marwah; Asnia Zainuddin; Yasnani Yasnani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43254

Abstract

Minuman thai tea saat ini menjadi salah satu jenis minuman yang populer saat ini dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Minuman merupakan media yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme juga menjadi salah satu mediator yang baik dalam penularan penyakit. Salah satu mikroorganisme yang menjadi kontaminan minuman adalah bakteri Salmonella typhi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2021 demam tifoid menempati urutan ke-9 dari 10 kasus terbesar dengan jumlah 1.628 kasus. Berdasarkan data puskesmas Poasia pada tahun 2022 tercatat sebanyak 191 kasus demam tifoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran higiene penjamah, sanitasi tempat pengolahan, dan keberadaan bakteri Salmonella typhi pada minuman thai tea di Kecamatan Poasia Kota Kendari tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 15 sampel minuman thai tea sebanyak 5 sampel positif mengandung bakteri Salmonella typhi dengan persentase 33,3% dan 10 sampel negatif bakteri Salmonella typhi dengan persentase 66,7%. Sebanyak 15 pedagang minuman thai tea di Kecamatan Poasia Kota Kendari tidak memenuhi syarat dalam penerapan higiene sanitasi dengan persentase 100%. Kesimpulan penelitian ini yaitu kualitas minuman thai tea sebagian kecil tidak memenuhi syarat karena terdapat bakteri Salmonella typhi dan seluruh penjamah minuman thai tea tidak memenuhi syarat Kepmenkes RI No. 942/MENKES/SK/VII/2003 tentang Higiene Sanitasi Makanan Jajanan.
PERBEDAAN SIKAP DAN MOTIVASI GURU SETELAH DI BERIKAN PENYULUHAN DENGAN MEDIA POSTER TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI DIARE PADA MURID SEKOLAH DASAR DI SD IT AL WAHDAH KENDARI Sartika Sartika; Hartati Bahar; Hariati Lestari
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43281

Abstract

Diare merupakan penyakit yang menyebabkan keluarnya feses lebih dari 3 kali dengan konsistensi yang cair dapat disertai darah atau lendir dan frekuensi yang lebih sering daripada keadaan normal. Penyakit diare merupakan penyebab utama kematian anak, di seluruh dunia terdapat 1,7 miliyar terjadi kasus penyakit diare pada anak setiap tahun dan menyebabkan kematian sekitar 525.000 pada anak seluruh dunia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Kendari menunjukkan bahwa kasus diare pada tahun 2022 sebanyak 2.334 kasus yang terjadi pada kelompok semua umur. Berdasarkan data profil puskesmas Mokoau, jumlah penderita diare pada tahun 2020 sebanyak 61 kasus. Salah satu upaya untuk mencegah diare adalah memberikan penyuluhan kesehatan kepada tenaga pendidik untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan motivasi guru menggunakan media promosi kesehatan seperti poster. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap dan motivasi guru setelah diberikan penyuluhan dengan media poster tentang pencegahan penyakit infeksi diare pada murid Sekolah Dasar di SD IT Al Wahdah Kendari tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimental dengan rancangan penelitian one group pre test-post test. Sampel penelitian sebanyak 33 orang dengan teknik pengambilan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan poster. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p-value dari uji wilcoxon terhadap sikap 0,000 dan p-value motivasi 0,000. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan perbedaan sikap dan motivasi guru setelah diberikan penyuluhan dengan media poster tentang pencegahan penyakit infeksi diare karena p-value < 0,05.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA BIOTA LAUT DI TELUK KENDARI Nurcahyani Nurcahyani; Yasnani Yasnani; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43270

Abstract

Logam berat merupakan logam yang sangat berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh melebihi ambang batas normal. Logam berat timbal (Pb) merupakan logam yang sangat beracun sehingga dianggap sebagai ancaman serius dan mendapat perhatian utama dari segi kesehatan karena dampaknya pada manusia akibat keracunan makanan atau udara yang terkontaminasi memiliki sifat racun berbahaya. Kadar logam berat timbal (Pb) di Teluk Kendari cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi logam lainnya. Konsentrasi logam berat timbal (Pb) secara terus menerus mengalami peningkatan dari tahun 2011, dan meningkat pada tahun 2020, terjadinya peningkatan kadar logam berat Pb dapat membahayakan biota laut dan organisme di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat timbal (Pb) pada biota laut di Teluk Kendari tahun 2022. Metode peneltian ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ikan baronang (siganus guttatus) menunjukkan dari 10 sampel ikan pada penjual ikan yang berada di Teluk Kendari hasil rata – rata tertinggi terdapat pada sampel ikan penjual 7 sebesar 0,0016 mg/kg dan rata – rata terendah terdapat pada sampel ikan penjual 1 sebesar
GAMBARAN HIGIENE PENJAMAH, SANITASI TEMPAT PENGOLAHAN, DAN KEBERADAAN BAKTERI Salmonella typhi PADA MINUMAN Dewi Vidayani; Jafriati Jafriati; Suhadi Suhadi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43246

Abstract

Minuman thai tea menjadi salah satu minuman populer dikalangan masyarakat Di Kecamatan Kambu Kota Kendari. Penerapan higiene dan sanitasi pada penjamah menunjukkan masih kurang baik terutama dalam penerapan higiene pengolahan minuman thai tea sehingga memungkinkan terjadinya kontaminasi bakteri yang menyebabkan penularan penyakit. Laporan Data Dinas Kesehatan Kota Kendari Tahun 2021 menunjukkan bahwa demam tifoid menempati urutan ke-9 dari 10 kasus terbesar dengan jumlah 1.628 kasus. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran higiene penjamah, sanitasi tempat pengolahan, dan keberadaan bakteri Salmonella typhi pada minuman thai tea di Kecamatan Kambu Kota Kendari Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif observasional dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 sampel minuman thai tea terdapat 1 (6,7%) sampel positif bakteri Salmonella typhi dan dari 15 penjamah terdapat 4 (26,7%) penjamah minuman thai tea tidak memenuhi syarat Kepmenkes RI No. 942/MENKES/SK/VII/2003 karena memiliki nilai
IDENTIFIKASI BAKTERI SALMONELLA TYPHI PADA MINUMAN THAI TEA DAN DIAGNOSIS LABORATORIUM DEMAM TIFOID PADA PENJAMAH DI KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI Latifa Salim; Yusuf Sabilu; Jafriati Jafriati
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43277

Abstract

Thai Tea merupakan minuman yang diminati oleh berbagai kalangan anak-anak maupun orang tua namun mengonsumsi minuman Thai Tea tanpa memperhatikan kebersihan dari minuman dapat menimbulkan efek bagi kesehatan. Data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan bahwa pada tahun 2021 penyakit demam tifoid berada di urutan ke 9 penyakit terbanyak dengan jumlah 1.628 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran higiene penjamah dan sanitasi tempat pengolahan minuman Thai Tea serta untuk mengetahui ada tidak nya bakteri Salmonella typhi pada minuman Thai Tea, dan diagnosis demam tifoid/tes widal pada penjamah di Kecamatan Baruga Kota Kendari Tahun 2022. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan teknik pengembalian sampel menggunakan Random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 10 responden higiene penjamah terdapat 2 (20,0%) responden yang tidak memenuhi syarat yang memenuhi syarat 8 responden dengan persentase 80,0%, sanitasi tempat pengolahan terdapat 2 (20,0%) tempat pengolahan yang tidak memenuhi syarat dan yang memenuhi syarat sebanyak 8 dengan persentase 80,0% menurut Permenkes No. 942 Tahun 2003, minuman Thai Tea terdapat 1 (10,0%) minuman yang positif bakteri Salmonella typhi dan 9 (90,0%) sampel negatif bakteri Salmonella typhi, tes widal terdapat 9 (90,0%) penjamah positif demam tifoid dan 1 (10,0%) sampel yang menunjukkan hasil negatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah higiene penjamah hampir selurunya telah memenuhi syarat dengan persentase 80,0%, sanitasi tempat pengolahan minuman memenuhi syarat dengan persentase 80,0%, kualitas minuman Thai Tea di Kecamatan Baruga Kota Kendari terdapat 1 sampel positif bakteri Salmonella typhi namun 9 dari 10 penjamah menderita penyakit menular demam tifoid.

Page 10 of 13 | Total Record : 129