cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 762 Documents
Gambaran Kesiapan Fasilitas Sanitasi Sekolah Dalam Pencegahan Covid-19 Di SD Inpres Panaikang Makassar : - Alimuddin, Alfina; Andi Multazam; Ayu Puspitasari
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 5 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i5.933

Abstract

Sanitasi menurut World Health Organization (WHO) adalah suatu usaha yang mengawasi beberapa faktor lingkungan fisik yang berpengaruh kepada manusia terutama terhadap hal-hal yang mempengaruhi efek, merusak perkembangan fisik, kesehatan, dan kelangsungan hidup.Keadaan sanitasi di sekolah sangat penting untuk dilakukan pengawasan1.Tujuan umum penelitian ini menganalisa kesiapan fasilitas sanitasi sekolah yang berhubungan dengan sarana cuci tangan pakai sabun dalam pencegahan Corona Virus Desease (COVID-19) di SD Inpres Panaikang 11 Makassar.Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif,yang menggunakan metode deskriftif data diperoleh dengan observasi secara langsung untuk mengetahui kesiapan fasilitas sanitasi sekolah di masa pandemi Covid-19 populasi ddan sampel pada penelitian ini adalah guru dan siswa di SD inpres Panaikang 11 Makassar yang berjumlah 76 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuci tangan pakai sabun tidak memenuhi syarat (34,21%). Penggunaan Masker tidak memenuhi syarat (100%). Menjaga jarak tidak memenuhi syarat (60,53%), pengukuran suhu badan tidak memenuhi syarat (67,11%). Penyemprotan disenfektan memenuhi syarat (100%).Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan untuk menyediakan fasilitas sanitasi sekolah di masa Covid-19 Perlu memperbaiki tempat cuci tangan,perlu arahan siswa untuk cuci angan setiap hari, perlu arahan siswa dalam penggunaan masker 3 lapis, perlu arahan siswa untuk selalu menjaga jarak dan perlu diberlakukannya pengukuran suhu badan di SD Inprs Panaikang 11 Makassar.
Gambaran Kepuasan Pasien Berdasarkan Status Akreditasi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tabaringan Kota Makassar Nurul Qalbi Awalia; Mansyur Sulolipu; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 5 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/hkh64z06

Abstract

Based on data from the Makassar City Health Office, almost all community health centers (Puskesmas) in Makassar City have been accredited by the Ministry of Health. Tabaringan Community Health Center is one of the health facilities that has received basic accreditation. Some complaints frequently conveyed by patients at this community health center relate to the unfriendly attitude of staff, slow service response, and limited information regarding drug use. This study aims to describe the level of patient satisfaction based on the community health center accreditation status, reviewed from various dimensions of service quality. The type of research used is quantitative with a descriptive approach. Sampling was carried out using purposive sampling with a total of 227 respondents. Data collection used a questionnaire, then analyzed univariately to determine the frequency distribution of each variable. The results of the study showed an increase in patient satisfaction after accreditation was implemented. In the Tangibles dimension, before accreditation, 49.3% of patients were quite satisfied and 50.7% were dissatisfied, while after accreditation, this increased to 89.4% were quite satisfied and only 10.6% were dissatisfied. In the Reliability dimension, prior to accreditation, 89.4% of patients reported being quite satisfied, while 10.6% were less satisfied. After accreditation, this increased to 99.6% quite satisfied and 0.4% less satisfied. The Responsiveness dimension showed that before accreditation all respondents (100%) felt quite satisfied, and after accreditation, 99.6% remained quite satisfied with 0.4% stating less satisfied. Meanwhile, in the Assurance dimension, before accreditation, only 1.3% were quite satisfied, and 98.7% were less satisfied. However, after accreditation, there was a significant increase, with 89.4% being quite satisfied and 10.6% less satisfied. The researcher emphasizes the need for further research to conduct a more in-depth analysis of the factors that influence patient satisfaction levels based on the accreditation status of community health centers, and invites the audience to participate in this important endeavor.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS Pada Remaja Di SMA Negeri 4 Kota Palopo Yanti, Kurnia Tri; Andi Mansur Sulolipu; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.981

Abstract

Remaja sekarang ini memiliki resiko tinggi dalam penularan HIV/AIDS. Penyebab umum terjadinya HIV/AIDS pada masa remaja adalah remaja yang menjadi pecandu narkoba khususnya pengguna jarum suntik, kurangnya pengetahuan tentang informasi mengenai kesehatan reproduksi, seks bebas, HIV/AIDS serta infeksi lainnya yang ditimbulkan oleh hubungan seks. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja di SMA Negeri 4 Palopo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total Sampling dengan jumlah sampel 147 responden. Metode analisis data ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan p=0,133, ada hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan p=0,016, ada hubungan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan p=0,000, ada hubungan antara peran teman sebaya dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan p=0,000. Kesimpulan pada penelitian ini yang telah dilakukan SMA Negeri 4 Kota Palopo tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS, ada hubungan antara sikap, peran orang tua dan peran teman sebaya dengan perilaku pencegahan. Saran dari peneliti hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber data maupun acuan dalam melakukan penelitian selanjutnya agar penelitian ini dapat dilanjutkan dan dapat disempurnakan sehingga dapat memberikan manfaat kepada orang yang lebih banyak.
Karakteristik Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Biru Kabupaten Bone Puteri, Maya Astika; Arman; Fatmah Afrianty Gobel; Nur Ulmy Mahmud; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i4.1003

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu aspek dari kehidupan masyarakat mutu hidup, produktifitas tenaga kerja, angka kesakitan dan kematian yang tinggi pada bayi dan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh Informasi tentang Karakteristik Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Biru Kabupaten Bone. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 80 ibu yang memiliki anak berusia 0-5 Tahun. Teknik pengambilan sampel yaitu Metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 ibu yang memiliki anak berusia 0-5 Tahun sebanyak. Hasil penelitian diperoleh bahwa kriteria umur penderita diare diperoleh hasil bahwa kelompok umur pada balita yang paling banyak terkena diare adalah >1 tahun sebanyak 68 Balita (85%), berdasarkan kriteria jenis kelamin penderita diare diperolah hasil bahwa laki-laki lebih banyak terkena diare dibanding perempuan yakni sebanyak 42 Balita (52,5 %), berdasarkan kriteria pemberian ASI Eksklusif penderita diare diperolah hasil bahwa lebih banyak yang diberikan ASI Eksklusif dibanding yang tidak yakni sebanyak 57 Balita (71,3 %), berdasarkan kriteria jenis kunjungan penderita diare diperolah hasil bahwa lebih banyak kunjungan baru dibanding kunjungan lama yakni sebanyak 52 Balita (65 %), berdasarkan kriteria diagnosa penderita diare diperolah hasil bahwa diare akut lebih banyak terkena diare dibanding diare berdarah yakni sebanyak 78 orang (97,5%), dan berdasarkan kriteria waktu kejadian penderita diare diperolah hasil bahwa lebih banyak terjadi antara bulan Juli hingga desember yakni sebanyak 49 Balita (61,3 %) di Puskesmas Biru Kabupaten Bone Tahun 2022. Diharapkan kepada Petugas Kesehatan Merekap data harian, bulanan maupun tahunan dengan lengkap dengan pengisisan yang mudah dibaca, serta menyimpan di tempat yang aman dan disimpan dengan rapi dan teratur agar tidak ada data yang hilang dan mudah didapatkan ketika data tersebut dibutuhkan. Jika perlu, hasil rekapan juga disimpan dalam bentuk soft file di komputer.
Pengaruh Label Peringatan Kemasan Rokok Terhadap Kesadaran Bahaya Merokok Remaja SMAN 12 Makassar Zulfikar, Andi Muh.; Rahman, Harpiana; Yusuf, Rezky Aulia
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i3.1013

Abstract

Pada hasil survei yang dilakukan Global Youth Tobassscco (GYT) menujukkan 86% perokok tembakau saat ini yang memperhatikan peringatan kesehatan pada bungkus rokok , 59% perokok tembakau saat ini yang berpikir untuk berhenti karena label peringatan, dan 39,4% perokok tembakau yang berpikir untuk tidak mulai merokok karena peringatan kesehatan pada bungkus rokok.Tujuan Penlitian ini untuk mengetahui pengaruh label peringatan kemasan rokok terhadap kesadaran bahaya merokok pada remaja SMA Negeri 12 Makassar. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre eksperimental model design one group pre test post test. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 12 Makassar sebanyak 397 orang dan sampel sebanyak 199 orang metode random sampiling. Hasil penelitian diperoleh dari data yang diambil dengan menggunakan kuesioner lalu dilakukan uji normalitas data dan dianalisis data menggunakan uji wilcoxon menujukkan ada pengaruh label peringatan kemasan rokok terhadap kesadaran sikap kognitif dengan nilai p-value 0,000 < 0,05 pada remaja SMA Negeri 12 Makassar. Kesimpulannya adalah adanya pengaruh yang signifikan antara label peringatan kemasan rokok terhadap kesadaran bahaya merokok pada remaja SMA Negeri 12 Makassar. Sarannya adalah diharapkan remaja dapat lebih meningkatkan sikap kognitif agar terhindar dari penyakit berbahya yang disebabkan oleh rokok.
Gambaran Pemetaan Penyebaran Covid-19 Berdasarkan Faktor Risiko Di Kecamatan Kolaka Nur, Sri Wahyuni; Nasruddin Syam; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 5 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i5.1018

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah salah satu jenis penyakit menular yang menyerang sistem pernapasan dan dinyatakan sebagai pandemi pada tanggal 12 Maret 2020. Untuk mendeteksi lingkungan yang rentan terhadap penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh (remote sensing)  dan Geographic Information System (GIS) yang merupakan suatu sistem yang mampu mengolah, memperbaiki, memperbaharui, dan menganalisis data. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG)yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pemetaan penyebaran Covid-19 berdasarkan faktor risiko di Kecamatan Kolaka. Sampel dalam penelitian ini adalah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Kolaka pada bulan Januari-April 2022 yang memiliki data alamat lengkap. Metode analisis data pada penelitian ini yaitu analisis univariat dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Kolaka berdasarkan faktor risiko umur dengan kategori umur 26-45 tahun, sebagian besar masyarakat yang terpapar Covid-19 belum menerima vaksin lengkap, penyakit penyerta yang paling banyak diderita yaitu hipertensi, dan tempat yang paling sering dikunjungi adalah sarana ibadah.
Pengaruh Safety Talk Terhadap Perilaku Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pekerja PT. Pelindo Terminal II Deitra Qharizah Ananda; Abd. Gafur; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1025

Abstract

Upaya penerapan K3 salah satunya adalah dengan pelaksanaan safety talk. Safety talk merupakan pemberian materi perilaku selamat, diharapkan para pekerja dapat mengetahui tentang standar kesehatan di tempat kerja dan persyaratan keselamatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh safety talk terhadap perilaku kesehatan dan keselamatan kerja pada pekerja PT. Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Terminal II. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 107 pekerja di PT. Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Terminal II. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi-square. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh antara penerapan safety talk terhadap perilaku kesehatan dan keselamatan kerja (nilai p value = 0,000), ada pengaruh antara metode safety talk terhadap perilaku kesehatan dan keselamatan kerja (nilai p value = 0,000), ada pengaruh antara pelaksana safety talk terhadap perilaku kesehatan dan keselamatan kerja (nilai p value = 0,000). Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh safety talk terhadap perilaku pekerja pada PT. Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Terminal II. Adapun saran dari hasil penelitian yaitu diharapkan para pekerja untuk selalu mengikuti pelaksanaan safety talk sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan agar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai dengan kesehatan dan keselamatan kerja di tempat kerja.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita TB Paru RSUD dr. Lapalaloi Maros Qhumairah, Alvira; Hamzah, Wardiah; Haeruddin
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i3.1029

Abstract

Penyakit tuberkulosis (selanjutnya ditulis TB) masih sering menjadi topikyang dibahas karena merupakan hal yang sebagai masalah besar dan dihadapi seluruh negara di dunia, dimana World Health Organization (WHO) mencatat TB bagian dari 10 sebab utama dari kasus kematian. Jutaan orang terus terjangkit penyakit TB ini setiap tahun. Pada tahun 2017 TB membuat sekitar 1,3 juta orang meninggal. Secara mendunia, diperkirakan bahwa 10 juta orang mengembangkan penyakit TB pada tahun 2017 sebanyak 5,8 juta laki-laki, 3,2 juta perempuan dan 1 juta pada anak-anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien TB Paru RSUD dr. La. Palaloi Kabupaten Maros. Jenis penelitian ini adalah deskripsi dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan, efek samping obat, dukungan keluarga dan pengawas minum obat dengan kepatuhan minum obat pasien TB Paru RSUD dr. La Palaloi. Tidak terdapat hubungan antara sikap dengan kepatuhan minum obat pasien TB Paru RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Di Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Kurnia, Andi; Arman; Andi Rizki Amelia
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i4.1032

Abstract

Diabetes merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang dapat menyebabkan kerusakan parah pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf seiring waktu. Dari hasil survey didapatkan pasien yang mengalami DM tahun 2021 di Puskesmas Tamamaung Kota Makassar menempati urutan kedua dari 10 penyakit terbanyak yang diderita oleh pasien setelah penyakit Hipertensi esensial (primer). DM ditahun 2021 di Puskesmas Tamamaung Kota Makassar meningkat sebanyak 237 pasien, terlebih ditahun 2022 ini angka penderita Diabetes Melitus (DM) cukup drastis. Data yang diperoleh dalam kurun Januari – Juni tahun 2022 menemukan sebanyak 556 jumlah Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian DM di Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode Cross-Sectional Study dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sampel penelitian sebanyak 65 orang. Data diambil dengan menggunakan kuesioner selanjutnya dianalisa dengan menggunakan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara umur (ρ=0,005) dan pekerjaan (ρ=0,010) dengan kejadian diabetes melitus, sedangkan tidak ada hubungan antara Pendidikan (ρ=0,500), IMT (ρ=0,567), dan Riwayat keluarga (ρ=0,295) dengan kejadian diabetes mellitus di Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Tahun 2022. Diharapkan peneliti selanjutnya untuk lebih dapat menganalisa secara mendalam mengenai faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus dengan sasaran yang lebih luas.
Faktor Yang Mempengaruhi Self Care Management Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar Harlisa; Masriadi; Gobel, Fatmah Afrianty
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i3.1041

Abstract

Self care management merupakan segala bentuk perawatan diri, pengambilan keputusan atau perilaku pencegahan dari keparahan suatu penyakit sehingga dapat dilakukan evaluasi dan penanganan gejala penyakit yang dialami dengan penatalaksanaan yang tepat dan penilaian perilaku penatalaksanaan. Berdasarkan Data World Health Organization (WHO) tahun 2019 menunjukkan sekitar 1,13 juta orang di dunia mengalami hipertensi dan paling banayak dialami oleh negara-negara dengan pendapatan rendah. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif. Desain dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah total jumlah seluruh responden yaitu 420, dengan jumlah sampel 79 responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi square untuk mengetahui variabel yang berpengaruh dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik untuk mengetahui variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap self care management. Hasil penelitian diperoleh nilai pvalue 0,275 artinya tidak ada pengaruh antara umur dengan self care management, nilai pvalue 0,254 artinya tidak ada pengaruh antara jenis kelamin dengan self care management, nilai pvalue 0,829 artinya tidak ada pengaruh antara pendidikan dengan self care management, nilai pvalue 0,008 artinya ada pengaruh antara lama menderita dengan self care management, nilai pvalue 0,000 artinya ada pengaruh antara pekerjaan dengan self care management, nilai pvalue 0,000 artinya ada pengaruh antara dukungan keluarga dengan self care management. Kesimpulan dari penelitian bahwa dukungan keluarga merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap self care management. Penelitian ini menyarankan agar dilakukan sosialisai tentang pentingnya dukungan keluarga dalam membantu tatalaksana pada lansia penderita hipertensi.