cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 762 Documents
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Lamang, Khalishah Yun Safirah; Nur Ulmy Mahmud; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1160

Abstract

Tidur adalah aktivitas yang akan dilakukan oleh setiap individu yang merupakan aktivitas manusia di kehidupan seseorang dan menjadi salah satu peranan penting dalam faktor kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada mahasiswa angkatan 2019 di Fakultas Kesehatan Masyarakat. Jenis penelitian ini dengan pendekatan cross sectional dalam metode kuantitatif. Populasi sebanyak 148 mahasiswa dengan pengambilan sampel yaitu Non Probability Sampling teknik Purposive Sampling. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Data analisis menggunakan analisis univariate dan bivariate dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara variabel tingkat stress dengan kualitas tidur dimana diperoleh nilai (p=0,001 < α=0,05) dan ada hubungan antara variabel penggunaan gadget dengan kualitas tidur dimana diperoleh nilai (p=0,003 < α=0,05) sedangkan variabel kebiasaan konsumsi kopi tidak terdapat hubungan yang bermakna dengan kualitas tidur dimana nilai yang diperoleh (p=1,000 > α=0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang bermakna antara variabel tingkat stress dan penggunaan gadget dengan kualitas tidur sedangkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara variabel kebiasaan konsumsi kopi dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Hubungan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Instalasi Pada PT. Sinergi Gula Nusantara Pabrik Gula Takalar Zyahwa, Siti Adinda; Ella Andayanie; A. Rizki Amelia AP
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1166

Abstract

Hubungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan produktivitas karyawan sangat penting agar para karyawan dapat terhindar dari kecelakaan akibat kerja dan panyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan produktivitas kerja karyawan bagian instalasi pada PT. Sinergi Gula Nusantara Pabrik Gula Takalar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional study. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan produktivtas kerja yang diperoleh nilai p-value = 0,278, karena nilai probabilitas α > 0,05. Tidak ada hubungan antara Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan produktivtas kerja yang diperoleh nilai p-value = 0,932, karena nilai probabilitas α > 0,05. Tidak ada hubungan antara pelayanan kesehatan dengan produktivtas kerja yang diperoleh nilai p-value = 1,000, karena nilai probabilitas α > 0,05. Tidak ada hubungan antara motivasi dengan produktivtas kerja yang diperoleh nilai p-value = 1,000, karena nilai probabilitas α > 0,05. Dari hasil penelitian ini, peneliti menyarankan bagi perusahaan yaitu tetap menerapkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pelayanan kesehatan dan motivasi agar produktivitas kerja karyawan semakin meningkat.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Di Pemadam Kebakaran Kabupaten Maros Astiani Sri Ayulestari; Nurgahayu; Andi Nurlinda
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1246

Abstract

Menurut Occupational Health and Safety Assessment (OHSAS) 18001, kecelakaan kerja yaitu sebuah kejadian yag tidak diharapkan dan menyebabkan kematian, cedera, kehilangan waktu dan rusaknya harta benda. Dalam hasil Konvensi Nasional Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang diadakan di Jakarta tahun 1989, kecelakaan industri yaitu suatu peristiwa yang menyebabkan karyawan cedera/sakit atau kerusakan properti perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada petugas pemadam kebakaran di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional . Populasi penelitian ini sebanyak 181 petugas pemadam kebakaran yang bekerja di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros. Sampel penelitian ini sebanyak 169 petugas yang diambil menggunakan metode Isaac & Michael. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square dengan derajat kemaknaan (α= 0,05). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan K3 dengan kejadian kecelakaan kerja (p= 0,000) sedangkan tidak ada hubungan antara status gizi dengan kejadian kecelakaan kerja (p= 0,933) dan tidak ada hubungan antara sikap kerja dengan kejadian kecelakaan kerja (p=1,000). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian kecelakaan kerja pada petugas di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Tenaga Kerja Petikemas New Makassar 2 Azzahra, Fatimah; Septiyanti; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1256

Abstract

Tindakan tidak aman (unsafe action) merupakan tindakan seseorang  dengan cara yang berbeda dari pratik aman yang telah ditetapkan, sehingga menimbulkan bahaya bagi diri mereka sendiri, orang lain, ataupun peralatan. Kecelakaan kerja terjadi akibat dari pekerja yang melakukan aktifitas yang dapat membahayakan diri mereka sendri ataupun oranglain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action). Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 107 pekerja. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (alpha= 0.05). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan secara signifikat antara pengetahuan dengan nilai p-value yaitu 0,000, sikap dengan nilai p-value 0,001, kelelahan dengan nilai p-value yaitu 0,026 dan pelatihan K3 dengan nilai p-value 0,011 sedangkan tidak ada hubungan antara pengawasan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) dengan nilai p-value tidak bisa di hitung karena variabel berkategori konstan atau 100% berkategori baik. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap kelelelahan dan tidak terdapat hubungan antara pengawasan dengan tindakan tidak aman (unsafe action). dari hasil penelitian perusahaan diharapkan untuk mengikuti pekerja harus lebih mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan bersedia menerima konsekuensi bila tidak melaksankan atau melanggar dan dapat merawat alat pelindung diri yang disediakan agar terhindar dari kecelakaan kerja yang dapat terjadi di lingkungan kerja.
Monitoring Status Kesehatan Ibu Hamil Di Puskesmas Makkasau Kota Makassar Aulia Agustina; Sartika; Hasriwiani Habo Abbas
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 5 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i5.1259

Abstract

Status kesehatan ibu hamil merupakan merupakan pertanda baik atau buruknya keadaan ibu dan perkembangan janin yang dikandungnya. WHO mengatakan Angka Kematian Ibu didunia sebesar 158,8 per 100.000 hidup pada tahun 2021. Angka Kematian Ibu di Indonesia pada tahun 2021 sebanyak 7.389 per 100.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Status Kesehatan Ibu Hamil Di Puskesmas Makkasau Kota Makassar Dalam Merancang Aplikasi E-RPS (Risk Pregnancy Status). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel 110 orang. Metode analisis data menggunakan uji Univariat dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar ibu hamil berstatus kesehatan cukup sebanyak 89 responden (80,9%), paritas sebagian besar tidak aman sebanyak 84 responden (76,4%) jarak kehamilan sebagian besar berisiko sebanyak 70 responden (63,6%). Masih terdapat ibu hamil yang anemia sebanyak 9 responden (8,2%), hipertensi sebanyak 4 responden (3,6), LILA yang kurang sebanyak 32 responden (29,1%) dan tidak memenuhi standar ANC 63 responden (57,3%), serta 110 ibu hamil mendapatkan dukungan keluarga yang cukup sebanyak 100%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, peneliti menyarankan kepada ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilannya agar status kesehatannya dapat meningkat.
Hubungan Beban Kerja, Lama Kerja, Status Gizi Dengan Kelelahan Kerja Di PT. Japfa Makassar Rahmawati, Indah; Batara, Andi Surahman; Rahman
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1269

Abstract

International Labour Organization (ILO) yang menyebutkan bahwa setiap tahun 2 juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan faktor kelelahan kerja. Kelelahan kerja biasanya di sebabkan oleh beban kerja berlebih terjadi akibat ketidaksesuaian antara pekerja dengan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja, lama kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja di Pt. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode cross sectional study untuk menggambarkan hubungan antara beban kerja, lama kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja bagian pergudangan di PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit Makassar. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 79 orang. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,008), tidak ada hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja dari hasil uji statistik chi-square tidak adanya diperoleh nilai p value dari hasil penelitian ini sebab data dari lama kerja responden tersebut tidak dapat diuji statistic, ada hubungan status gizi dengan kelelahan kerja (p = 0,025). Diharapkan pihak perusahaan agar melakukan pemeriksaan secara rutin untuk menimalisir terjadinya resiko gangguan Kesehatan yang diakibatkan oleh beban kerja sehingga tidak menimbulkan kelelahan pada pekerja.
Gambaran Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Mahasiswi Di Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Nadiya; Chaeruddin Hasan; Andi Mansur Sulolipu
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 5 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i5.1275

Abstract

Sekitar 40% di Negara berkembang berkaitan dengan anemia pada masyarakat dan kebanyakan anemia pada masyarakat khususnya remaja putri yang terjadi disebabkan oleh defisiensi besi. Defisiensi besi dapat dicegah dengan mengkonsumsi suplemen tablet tambah darah untuk menghindari remaja putri dari anemia. Konsumsi tablet tambah darah (TTD) merupakan cara efektif untuk mengatasi masalah anemia, apabila dikonsumsi secara rutin akan terjadi peningkatan pada kadar Hb. Hasil observasi awal yang diperoleh bahwa presentase remaja putri di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Tahun 2023 yang menerima dan mengkonsumsi tablet tambah darah masih tergolong kategori kurang baik 56,6%. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan observasi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling, Menurut Arikunto  (2010) total proportional random sampling adalah teknik pengambilan proporsi untuk memperoleh sampel yang representatif. Tujuan umum dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran perilaku konsumsi tablet tambah darah Mahasiswi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Tahun 2023.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Guru Madrasah Aliyah Negeri Pinrang Nurwafiqa Saleh; Ulfa Sulaeman; Abd.Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1276

Abstract

Stres kerja adalah perasaan tertekan yang dialami pegawai dalam menghadapi pekerjaan. Stres kerja ini tampak dari Simptom, antara lain emosi tidak stabil, perasaan tidak tenang, suka menyendiri, sulit tidur, merokok yang berlebihan, tidak bisa rileks, cemas, tegang, gugup, tekanan darah meningkat, dan mengalami gangguan pencernaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini sebanyak 104 orang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang. Sampel penelitian ini sebanyak 60 guru yang diambil menggunakan metode purposive sampling dengan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan (α= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan beban kerja diperoleh p-value = 0,003 dan motivasi kerja diperoleh nilai p-valu = 0,004. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara beban kerja dan motivasi kerja dengan stres kerja pada guru Madrasah Aliyah Negeri Pinrang.
Hubungan Umur Dan Beban Kerja Terhadap Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Pekerja Produksi Sarabba Nurul Aisah; Suharni A. Fachrin; Suyuti, Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1281

Abstract

Nyeri Punggung Bawah merupakan nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah, dapat merupakan nyeri lokal maupun nyeri radikal atau keduanya. Nyri punggung bawah terjadi akibat gangguan muskuloskeletal dan diperberat oleh aktivitas fisik. Adapun dampak yang dapat diperoleh seseorang yang mengalami nyeri punggung bawah ialah kerusakan pada sumsum tulang belakang yang biasanya disertai gejala rasa kesemutan, mati rasa dan terasa lemah di bagian kaki ataupun pangkal paha. Penelitian ini menggunakan jenis cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 70 responden. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan pengukuran. Analisis data menggunakan metode univariat dan bivariat uji chi square dengan tingkat kemaknaan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan umur diperoleh nilai p-value = 0.000 dan beban kerja diperoleh nilai p-value = 0.007. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara umur dan beban kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja produksi sarabba.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Konjungtivitis Iritan Pada Pekerja Bagian Pengelasan Di PT. IKI (Persero) Siti Nurhalizah; Nasruddin Syam; Ulfa Sulaeman
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1285

Abstract

Industri pengelasan merupakan tempat kerja yang berisiko tinggi menyebabkan gangguan kesehatan dan kelelahan kerja. Asap pengelasan terdapat kandungan debu dan gas, kandungan inilah yang nantinya dapat menimbulkan beberapa gangguan seperti konjungtivitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan konjungtivitis iritan pada pekerja bagian pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistic Chi-Square. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja bagian pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar. Sampel penelitian adalah seluruh pekerja bagian pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar yang berjumlah 40 pekerja yang diambil menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara paparan asap las (p=0,000), penggunaan APD (p=0,025) dengan konjungtivitis iritan dan tidak ada hubungan yang signifikan pengetahuan (p=0,509) dengan konjungtivitis iritan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara paparan asap las, penggunaan APD dengan konjungtivitis iritan pada pekerja bagian pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar.