cover
Contact Name
Riana Nurhayati
Contact Email
riana_nurhayati@uny.ac.id
Phone
+6282223111133
Journal Mail Official
herwin89@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No 1, Karangmalang, Sleman DI Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
FOUNDASIA
ISSN : 14122316     EISSN : 27462307     DOI : https://doi.org/10.21831/foundasia
Core Subject : Education, Social,
FOUNDASIA is an open access, and peer-reviewed journal. FOUNDASIA will publish the selected articles under the Attribution-Share Alike 4.0 International Creative Commons license. The results of research and analysis contained in the journal accommodate manuscripts on foundations of education include: philosophy of education, socio-anthropology of education, educational psychology, educational economics, educational history, political education, and comparative education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Pelatihan pengembangan pembelajaran berorientasi Higher-Order Thinking Skills (HOTS) bagi guru sekolah dasar Woro Sri Hastuti; Pratiwi Pujiastuti; Vinta Angela Tiarani; Ikhlasul Ardi Nugroho; Herwin Herwin
FOUNDASIA Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Filsafat dan Sosiologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v12i1.36360

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam mengembangkan pembelajaran berbasis HOTS. Kegiatan dilakukan dalam bentuk lokakarya secara daring dengan dua bagian kegiatan, teori dan praktik. Materi yang disampaikan adalah pemahaman tentang pentingnya mengembangkan HOTS bagi peserta didik untuk peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, strategi penyusunan pembelajaran berorientasi HOTS, metode-metode pembelajaran berbasis HOTS, dan penilaian pembelajaran berbasis HOTS. Kegiatan praktik dilakukan dengan menyusun pembelajaran berorientasi HOTS berdasarkan baseline kemampuan peserta didik untuk masing-masing sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah memiliki kemampuan mengembangkan pembelajaran yang berbasis HOTS. Berdasarkan temuan dari produk peserta, salah satu keterampilan yang perlu ditingkatkan adalah keterampilan mengembangkan pertanyaan produktif.
Meningkatkan kemandirian belajar peserta didik sekolah dasar menggunakan Model SOLE saat pandemi Covid-19 Fery Muhamad Firdaus; Nirmala Arum Pratiwi; Sri Riyani; Jatmiko Utomo
FOUNDASIA Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Filsafat dan Sosiologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v12i1.37786

Abstract

Pelaksanaan program belajar dari rumah (BDR) jenjang sekolah dasar pada masa pandemi Covid-19 tidak lepas dari permasalahan. Salah satunya, peserta didik belum menunjukkan kemandirian belajar. Hal ini juga muncul pada peserta didik kelas IV SD Negeri Sleman V, untuk itu perlu dilakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kemandirian belajar mereka. Tindakan yang dipilih ialah menerapan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment). Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas dengan model milik Strange yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket yang memuat sembilan indikator kemandirian belajar untuk peserta didik dengan reliabilitas 0.87 dan berjumlah 23 butir pernyataan. Analisis data menggunakan teknik deskriptif komparatif, yakni membandingkan persentase ketuntasan dan rerata kemandirian belajar peserta didik pada Siklus 1 dengan Siklus 2. Hasil dari tindakan menunjukan model SOLE dapat meningkatkan kemandirian belajar peserta didik kelas IV SD Negeri Sleman V. Hal tersebut ditunjukkan pada peningkatan presentase peserta didik dengan kemandirian belajar kategori baik pada Siklus 1 sebesar 61,3 % menjadi 77,4% pada Siklus 2.
Peningkatan kedisiplinan melalui metode reward and punishment pada Siswa Kelas 2 SDN Keputran Kurniawati Kurniawati
FOUNDASIA Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Filsafat dan Sosiologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v12i1.38913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin belajar pada peserta didik kelas IIC SD Negeri Keputran 2 Yogyakarta menggunakan metode pembelajaran reward dan punishment. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IIC SD Negeri Keputran 2 Yogyakarta sejumlah 28 peserta didik. Objek dalam penelitian ini adalah aktivitas peserta didik berupa disiplin belajar. Rata-rata nilai pra tindakan adalah 4,5. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas peserta didik dan guru serta lembar angket. Analisis data dilaksanakan dengan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran reward dan punishment dapat meningkatkan disiplin belajar pada peserta didik kelas IIC SD Negeri Keputran 2 Yogyakarta. Disiplin belajar melalui metode pembelajaran reward dan punishment peserta didik kelas IIC SD SD Negeri Keputran 2 Yogyakarta mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 63% menjadi 72% pada siklus II.
Efektivitas model scientific based learning pada peningkatan prestasi psikomotor siswa Evy Nur Rochmah
FOUNDASIA Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Filsafat dan Sosiologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v12i1.38395

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: untuk menguji keefektifan model scientific based learning pada peningkatan prestasi psikomotor siswa. Jenis penelitian ini yaitu menggunakan pre-exsperimental design one-group pretest-posttest design. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar observasi pengelolaan pembelajaran, lembar observasi kegiatan siswa, dan lembar tes. Subjek penelitian adalah siswa SD kelas II di Kecamatan Mlati yang tersebar di tiga sekolah. Responden dalam penelitian ini sebanyak 101 orang. Hasil uji keefektifan menunjukkan bahwa model scientific based learning dalam peningkatan prestasi psikomotor siswa SD kelas II memenuhi kriteria keefektifan berdasarkan hasil observasi kegiatan siswa, pengelolaan guru,  pretest dan posttest. Pada uji keefektifan yang dilakukan, menunjukkan ada peningkatan skor rata-rata pada aspek psikomotor pada uji coba terbatas sebesar 20 poin. Pada uji coba lapangan menunjukkan peningkatan skor pada aspek psikomotor sebesar 25,3 poin. Pada uji coba operasional menunjukkan peningkatan skor pada aspek psikomotor sebesar 32,1 poin dengan skor maksimal 100 poin. Dari hasil uji keefektifan tersebut dapat disimpulkan bahwa model scientific based learning efektif digunakan pada peningkatan prestasi psikomotor siswa.Kata kunci: model scientific, psikomotor
Aktivitas sekolah yang rentan terjadi bullying di kalangan siswa Ariefa Efianingrum; Siti Irene Astuti Dwiningrum; Riana Nurhayati
FOUNDASIA Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Filsafat dan Sosiologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v12i1.43465

Abstract

Bullying di kalangan siswa masih terjadi dengan intensitas yang cenderung meningkat dalam berbagai bentuk. Terus berulangnya kejadian bullying di sekolah menunjukkan bahwa kasus tersebut tidak mudah untuk dihilangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali aktivitas di sekolah yang rentan dan memungkinkan terjadinya bullying di kalangan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun setting penelitian ini adalah sekolah menengah atas (SMA) di Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui focus group discussion (FGD) dan wawancara. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying di kalangan siswa dapat terjadi secara individual maupun secara kolektif. Bullying di kalangan siswa dapat berbentuk, bullying verbal, bullying fisik, bullying emosional, dan bullying di dunia maya. Bullying di kalangan siswa dapat terjadi di kelas, di luar kelas, di sekolah, di luar sekolah, dan di ruang maya/media sosial. Kegiatan sekolah yang melibatkan siswa secara massal seperti turnamen olahraga dan lomba supporter, juga rawan terjadi bullying di kalangan siswa. Saat ini kehadiran media sosial menjadi ruang baru bagi berlangsungnya cyber bullying melalui teks atau kata-kata.

Page 1 of 1 | Total Record : 5