cover
Contact Name
Fatkur Rhohman
Contact Email
fatkurrohman@unpkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmesinnusantara@unpkediri.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Achmad Dahlan No. 76 Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mesin Nusantara
ISSN : 27757390     EISSN : 26219506     DOI : https://doi.org/10.29407
Jurnal Mesin Nusantara is a media publication for researchers who conduct research in the field of machinery. This journal is published twice a year, in June and December. Any research related to the topics in this journal can be sent to the editorial board for publication. The six (6) topics include Mechatronics, Product Design, Manufacturing, Energy Conversion, Metallurgy and Automotive.
Articles 148 Documents
Pengaruh Variasi Fraksi Volume Dan Lama Perendaman Naoh Terhadap Kekuatan Tarik Dan Struktur Mikro Komposit Serat Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) Randalongi, Jemmy Purwanto; Manongko, Jenly Dyliep Isria; Mansjur, Zuldesmi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i2.22240

Abstract

Komposit terdiri dari dua bahan utama, serat sebagai penguat dan matriks sebagai pengikat. Bahan penguat komposit dapat berupa serat alam salah satunya yaitu eceng gondok. Penggunaan komposit sebagai bahan konstruksi dapat diandalkan sebagai material alternatif dari logam. Dikarenakan sifatnya yang ramah lingkungan dan ekonomis dibanding material logam. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  pengaruh  dari  fraksi volume dan perlakuan NaOH serat terhadap sifat mekanik dari komposit. Dalam penelitian ini  menggunakan serat eceng gondok, resin polyester BQTN-157, katalis MEKPO dan larutan NaOH (Natrium Hidroksida). Dengan memvariasikan fraksi volume 25:75%, 35:65% dan 40:60% dan perlakuan perendaman NaOH 3% selama 1 jam, 2 jam dan 3 jam. Metode pembuatan menggunakan hand lay up dengan ukuran 180 mm x 80 mm x 05 mm dan dipotong membentuk ASTM D638-01. Parameter pengujian yang digunakan uji tarik dan struktur mikro. Hasil menunjukan nilai kekuatan tarik maximum didapatkan pada fraksi volume 35:65% sebesar 17,537 MPa, dengan waktu perendaman 3 jam sedangkan nilai kekuatan tarik minimum didapatkan pada fraksi volume 40:60% sebesar 13,186 MPa dengan waktu perendaman 1 jam. Hasil pengujian struktur mikro, rata-rata patahan yang dihasilkan patah getas dan terdapat crack deflation, debonding, void, overload dan  pullout.
Analisa Kerusakan Cutter Dies 46515-73R10D Material SKD 11 Untuk Proses Produksi Arm Rear Trailling OTR LH Di PT. XYZ Andre Gusti Septiyansah; Reza Setiawan; Rizal Hanifi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i2.22374

Abstract

Faktor yang melatar belakangi terjadinya kerusakan pada dies dipengaruhi oleh gaya dan tegangan yang bekerja, serta struktur dan kekerasan material Dies tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati dan menganalisa kerusakan dies yang terjadi agar bisa ditemuka solusinya. Kegiatan penelitian dimulai dengan melakukan pengumpulan data kerusakan dies. Berdasarkan data yang diperoleh dilakukan analisa untuk memastikan penyebab kerusakan, meliputi pengamatan secara visual, analisa struktur mikro, dan analisa prioritas mode kegagalan. Hasil analisa diperoleh bahwa kerusakan dies, disebabkan adanya material las pada dies. Selain gaya dan tegangan serta pembebanan yang berlebih. Awal kerusakan berada pada material dies yang berhubungan langsung dengan beban statis dan terdapat material las di bagian tersebut. Perusahaan sebaiknya membuat jadwal pemeliharaan preventif terhadap dies sehingga dapat dikembangkan data penjadwalan maintenance dilanjutkan dengan menyimpan log  pendataan setiap penggunaan dies dalam proses produksi. Hal itu akan membantu pekerja untuk membuat prediksi dimasa mendatang tentang berapa lama dies tersebut harus berjalan sebelum kembali aktif untuk pemeliharaan selanjutnya.
Analisis Optimasi Umur Pakai Pegas Daun dan Pegas Coil Pada Kendaraan Pick-Up merk XYZ tipe Single Cabin 4x4 Kamoda, Brilian
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i2.22486

Abstract

Kendaraan tipe Single cabin 4X4 merupakan kendaraan yang sangat diandalkan dalam industri tambang dan konstruksi karena kehandalannya. Namun, penggunaan intensif di lingkungan yang keras sering kali mengakibatkan penurunan drastis dalam umur pakai pegas suspensi akibat getaran konstan dari medan yang tidak rata dan beban berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban terhadap umur pakai pegas suspensi untuk kendaraan tipe Single cabin 4X4. Dalam penelitian ini dilakukan proses pengukuran diikuti dengan analisis menggunakan software ANSYS Workbench R1 2024 untuk memperoleh informasi tentang umur pakai, tegangan, dan deformasi dari pegas daun dan pegas coil. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pegas daun nomor 4 memiliki deformasi dan tegangan terbesar, diketahui juga bahwa safety factor pegas daun lebih tinggi daripada pegas coil. Pegas coil memiliki umur pakai yang lebih rendah terutama saat beban overload diterapkan. Pegas daun memiliki nilai life fatigue yang lebih tinggi daripada pegas coil.
Pengaruh Aspek Ratio Luasan Sudden Contraction Terhadap Head Loss Aliran Laminar Waluyo, Satrio; Akbar, Ali; Tjahjanti, Prantasi Harmi; Firdaus, Rachmat
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i2.22530

Abstract

Penelitian ini dugunakan untuk mengetahui Head Loss aliran yang terjadi pada pipa Sudden Contraction dengan perbandingan spesimen 1, 2, dan 3 pada diameter tabung akrilik 0,2D, 0,4D, dan 0,6D. Dengan mengetahui Head Loss yang terdapat pada tiga pipa akrilik tersebut, maka akan diketahui nilai rugi tekanan yang terjadi. Dalam Penelitian ini digunakan debit 0,0005m3/s, yang mengalir pada saluran. Tekanan yang terjadi pada sisi masuk (D1) dan sisi keluar pipa (D2) Sudden Contraction akan diukur oleh manometer U. Head Loss dihitung dari perbedaan tekanan yang terjadi pada masing-masing aliran disetiap aspek rasio. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa semakin besar aspek rasio , maka senakin kecil Head Loss yang terjadi, yaitu pada aspek rasio 0,2D sebesar 0,0043 meter, aspek rasio 0,4D sebesar 0,0014 meter, aspek rasio 0,6D sebesar 0,0003 meter .
Rancang Bangun Solar Tracker Dual Axis Berbasis Arduino Uno untuk meningkatkan Daya Keluaran pada Panel Surya Monocrystallin 50Wp Manahampi, Faldo; Charles, Jemmy; Maukar, Denny; Zuldesmi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i2.22607

Abstract

Solar Tracker atau yang disebut pelacak matahari adalah suatu sistem yang dapat menggerakan panel surya agar panel surya selalu tegak lurus mengikuti posisi sinar matahari, tujuan ini untuk mendapatkan cahaya matahari yang optimal sehingga daya (Watt) yang dihasilkan panel surya lebih optimal. Dalam penelitian ini, akan merancang solar tracker dual axiz berbasis Arduino UNO dengan panel surya monocrystallin 50 WP. Setelah itu dilakukan perbandingan dengan panel surya tanpa solar tracker (statis) dengan sudut kemiringan 25o yang akan di arahkan ke timur, barat, selatan, utara, dan terakhir ke atas (0 derajat) dengan masing-masing pengujian sebanyak tiga kali sehingga total pengujian sebanyak 15 kali. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 18 Januari sampai 23 Februari 2024 dimulai dari pukul 08.00–15.00 WITA. Hasil rata-rata daya output yang dihasilkan pengujian panel statis yakni ke arah timur 168,23Watt, ke arah barat 154,91352 Watt, ke arah utara 116,9393 Watt, Ke arah selatan 171,3406 Watt, Ke arah lurus ke atas 157,2761 Watt. Daya total solar tracker 194,96665 Watt, sehingga hasil total daya keluaran solar tracker lebih unggul dibandingkan dengan dengan panel surya yang tidak menggunakan sistem solar tracker.
Analisis Sifat Fisis dan Higroskopis Komposit Paduan HDPE-CFF Regita; Setyawan, Reza; Burhan, Nanang; Ismadi, Ismadi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i2.22699

Abstract

Komposit dapat dibuat dari berbagai bahan paduan untuk dapat menghasilkan material yang memiliki karakterisistik unggul dengan mereduksi sifat-sifat yang kurang diperlukan. Dipilihnya CFF sebagai fiber dikarenakan jumlahnya yang kian meningkat seiring meningkatnya jumlah konsumsi ayam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat bulu ayam (CFF) terhadap karakteristik fisis dan higroskpis komposit paduan HDPE-CFF. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen menggunakan prinsip fraksi volume. Pengujian dilakukan untuk mendapatkan massa jenis, jumlah kadar air, dan nilai daya serap air. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa massa jenis terbesar didapat dari komposit dengan kode sepesimen A yaitu 0,104 gr/cm3 . Komposit dengan kadar airterendah didapatkan dalam spesimen B dengan kandungan air 0,00%. Untuk komposit dengan kemampuan menyerapa air paling sedikit terdapat pada spesimen dengan kode A yang memiliki nilai daya serap air hanya 0,01%. Karakter fisis suatu komposit dan sifat higroskopis erat kaitannya dengan tingkat homogenitas bahan paduan, homogen atau tidaknya suatu bahan paduan komposit bergantung salah satunya pada gaya adhesif (tarik menarik) yang dimiliki suatu material.
Laju Penguapan Pada Forced Flow Solar Still Alamsyach, Rizky; Mugisidi, Dan; Oktavian, Akbar; Heriyani, Oktarina
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i2.22887

Abstract

Air bersih semakin langka di seluruh dunia akibat polusi, perubahan iklim, dan pertumbuhan penduduk. Salah satu solusi adalah desalinasi air laut dengan metode solar still yang ramah lingkungan. Penelitian ini fokus pada forced flow solar still yang memanfaatkan aliran udara untuk meningkatkan laju penguapan dan produktivitas air tawar. Temperatur air mempengaruhi kinerja solar still; semakin tinggi temperatur air dan kecepatan aliran udara di dalam solar still, maka penguapannya juga akan meningkat. Penelitian ini bertujuan menentukan laju penguapan air laut dalam forced flow solar still. Perangkat desalinasi ini menggunakan kondensor dan pengukuran parameter seperti temperatur dan kecepatan aliran udara, dengan data penguapan dikumpulkan setiap 15 menit selama 2 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa forced flow solar still efektif meningkatkan laju penguapan. Temuan ini dapat membantu meningkatkan efisiensi desalinasi menggunakan solar still dengan mempertimbangkan faktor iklim lokal. 
Pengaruh Penggunaan Pasir Vulkanik Gunung Kelud Terhadap Kekuatan Tarik Dan Kekasaran Hasil Coran Paduan Alumunium Bahtiar, Ahmad Doni Mutiara; Halimi, Ahmad Dzulfikri; Setiawan, Deny; Arif, Saiful
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i2.23839

Abstract

Muntahan material piroklastik gunung berapi mengandung beberapa deposit berupa batu dan pasir vulkanik yang hingga saat ini ditambangi oleh masyarakat. Pasir vulkanik dengan material piroklastik hasil erupsi Gunung Kelud memiliki sifat unik, yaitu fabrik yang porous dimana partikel dan pengikatnya akan saling mengunci atau tersementasi. Sampai saat ini pemanfaaatan pasir kelud hanya sebatas sebagai material bahan bangunan. Melihat kondisi tersebut, pasir vulkanik Gunung Kelud dimanfaatkan sebagai media cetak proses pengecoran logam terhadap karakteristik permukaan hasil pengecoran khususnya untuk paduan logam alumunium. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran langsung dan analisis citra gambar. Berdasarkan hasil pengujian yang sudah dilaksanakan diperoleh hasil karakteristik coran dengan menggunakan pasir vulkanik tebing gunung kelud mempunyai sifat kekuatan tarik dengan angka tensile strange rata-rata sebesar 65,06 MPa. Sedangkan karakteristik hasil coran dari media pasir puncak didapat di angka 123,26 MPa dibandingkan dengan penggunaan pasir silika biasa karakteristiknya masih tinggi di angka 128,2 MPa. Pada hasil pengujian kekasaran diperoleh permukaan hasil coran pasir vulkanik cenderung lebih sama dengan karakteristik hasil coran dan pasir puncak dimana angka yang didapat berkisar antara 180-187,85, sedangkan penggunaan pasir tebing menghasilkan rata-rata permukaan hasil coran di angka 228,67-234,05. Pada hasil metalografi didapati hasil pengecoran dengan pasir Gunung Kelud masih terdapat porositas yang cukup banyak dibandingkan dengan hasil coran yang menggunakan pasir silika
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok mansjur, zuldesmi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i2.24161

Abstract

Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakterisasi (kekuatan tarik, kekerasan, dan struktur mikro) komposit serat alam, yaitu serat eceng gondok, serat lidah mertua, dan serat hybrid. Metode pembuatan komposit yang digunakan adalah hand lay-up dengan fraksi volume 35% serat dan 65% matrik. Panjang serat yang digunakan ialah 10 mm dengan perendaman menggunakan NaOH 5% selama 2 jam. Dari hasil pengujian yang didapatkan, komposit serat eceng gondok memiliki kekuatan tarik sebesar 18.48 MPa dengan elongasi sebesar 4.226% dan nilai kekerasan sebesar 45.15 HRC. Komposit serat lidah mertua memiliki kekuatan tarik sebesar 43.58 MPa dengan elongasi 5.22% dan nilai kekerasan sebesar 50.86 HRC, kemudian serat hybrid memiliki kekuatan tarik 23.53 MPa dengan nilai elongasi 4.653% dan kekerasan 47.40 HRC. Dari ketiga variasi serat yang telah diuji, maka didapat kekuatan tarik, elongasi dan kekerasan tertinggi yaitu komposit serat lidah mertua dan komposit dengan kekuatan tarik, elongasi dan kekerasan terendah didapat padakomposit serat eceng gondok.
Pengaruh Penambahan Serat Pelepah Pisang Terhadap Kekuatan Tarik Komposit Serat Tebu Bermatrik Polyester Lokantara, I Putu; Tohari, Amin; Istiqlaliyah, Hesti
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i2.24259

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil observasi di lapangan bahwa, ampas tebu dan pelepah pisang banyak sekali dijumpai di sekitar kita dan hanya menjadi sampah. Dari pertimbangan tersebut maka dilakukan penelitian guna memanfaatkan dua bahan tersebut menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai tinggi yaitu komposit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh penambahan serat pelepah pisang terhadap kekuatan tarik komposit serat tebu yang berpenguat polyester. Dalam proses pembuatan komposit, peneliti menggunakan standar pengujian ASTM D 638. Matriks yang digunakan berupa resin polyester dengan variasi serat ampas tebu (25%,20%, 15%, 10%, 5%) dan campuran serat pelepah pisang (5%, 10%, 15%, 20%, 25%). Jumlah spesimen dalam penelitian ini sebanyak 30 buah dengan setiap variasi menggunakan 6 kali uji coba kekuatan tarik untuk mengetahui karakteristik mekanik komposit. Dari hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penambahan serat pelepah pisang terhadap komposit serat tebu terhadap kekuatan tariknya. Nilai kekuatan tarik tarik terbesar mencapai 21 Mpa dengan variasi serat tebu 10% dan serat pelepah pisang 20%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin besar volume serat pelepah pisang pada komposit serat ampas tebu maka nilai kekuatan tariknya akan semakin besar.