cover
Contact Name
Abdul Karim
Contact Email
abdulkarim@walisongo.ac.id
Phone
+6224-7606405
Journal Mail Official
jurnal.agc@walisongo.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Advanced Guidance and Counseling
ISSN : 27461513     EISSN : 27461521     DOI : https://doi.org/10.21580/jagc
Aim: This journal publishes articles as a result of empirical research in Guidance and Counseling, both quantitative and qualitative. Scopes: The scopes of Journal of Advanced Guidance and Counseling are Islamic Guidance and Counseling, Child and Adolescent Counseling, Adult and Elder Counseling, Family Counseling, School Counseling, Higher Education Counseling, Crisis and Risk Counseling, Occupational Counseling, Cyber Counseling, Educational Psychology, Counseling and Guidance, Rehabilitation Counseling, Technology usage in Counseling, Counseling and Guidance for Special Population
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
Emotional intelligence and academic performance: A predictive analysis of secondary school students in Edo State, Nigeria Adubale, Andrew; Obioma, Emmanuela Odilamma
Journal of Advanced Guidance and Counseling Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jagc.2025.6.1.25468

Abstract

Purpose – This study investigated the influence of emotional intelligence on the academic performance of senior secondary school students in Edo State, Nigeria. Method – A Descriptive survey research design was adopted, and 200 students constituted the sample for the study.   The emotional intelligence questionnaire (EIQ) was used to collect data for the study. The data was analyzed using regression analysis. Result – The findings showed that emotional intelligence significantly influenced the academic performance of the secondary school students. There was a significant difference in emotional intelligence by sex and age among students in their academic performance. Based on the study's findings, it was concluded that emotional intelligence has a significant influence on students’ academic performance. Implication – It was recommended that school counselors should provide skills acquisition training on emotional intelligence and also place an emphasis on strengthening emotional intelligence skills for both sexes. Originality/Value – This study contributes novel empirical evidence from the Nigerian educational context by demonstrating the significant predictive role of emotional intelligence on academic performance among secondary school students, while uniquely revealing gender and age-related variations that inform targeted counseling interventions for improving educational outcomes in West African learning environments. *** Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi akademik siswa sekolah menengah atas di Negara Bagian Edo, Nigeria. Metode – Desain penelitian survei deskriptif digunakan, dengan 200 siswa sebagai sampel penelitian. Kuesioner Kecerdasan Emosional (EIQ) digunakan untuk mengumpulkan data. Data dianalisis menggunakan analisis regresi. Hasil – Temuan menunjukkan bahwa kecerdasan emosional secara signifikan mempengaruhi prestasi akademik siswa sekolah menengah atas. Terdapat perbedaan yang signifikan dalam kecerdasan emosional berdasarkan jenis kelamin dan usia di antara siswa dalam prestasi akademik mereka. Berdasarkan temuan studi ini, disimpulkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi akademik siswa. Implikasi – Disarankan agar konselor sekolah memberikan pelatihan pengembangan keterampilan kecerdasan emosional dan juga menekankan pada penguatan keterampilan kecerdasan emosional bagi kedua jenis kelamin. Orisinalitas/Nilai – Penelitian ini memberikan bukti empiris baru dari konteks pendidikan Nigeria dengan menunjukkan peran prediktif yang signifikan dari kecerdasan emosional terhadap prestasi akademik siswa sekolah menengah, sambil secara unik mengungkap variasi berdasarkan jenis kelamin dan usia yang dapat menjadi dasar intervensi konseling yang ditargetkan untuk meningkatkan hasil pendidikan di lingkungan belajar Afrika Barat.
Mental health and financial problems: A bibliometric study Ramadhani, Erfan; Indreswari, Henny; Janu Setiyowati, Arbin; Darma Putri, Ramtia; Siska Pratiwi, Awalya
Journal of Advanced Guidance and Counseling Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jagc.2025.6.1.25554

Abstract

Purpose – This study examines the relationship between financial stress and mental health, focusing on adaptation mechanisms and the socio-cultural factors influencing resilience. It also identifies key research trends, emerging themes, and global collaborations. Method – A bibliometric analysis was conducted on 488 articles from the Scopus database (2019–2024). The study employed multiple linear regression and path analysis to assess the effects of financial stress on mental health, with socio-cultural factors as an intervening variable. A sample of 100 individuals was selected using a simple random sampling method. Data analysis was performed using R software and the Biblioshiny application, incorporating keyword analysis, research collaboration mapping, and thematic classification. Result – The findings indicate a significant increase in research on financial stress, mental health, and coping strategies. Cross-country collaborations have strengthened, particularly among the United States, the United Kingdom, and China. Emerging topics such as financial resilience and adaptive strategies are gaining attention. The study highlights the complex relationship between financial stress and mental well-being, influenced by economic conditions and social support systems. Implication – The study suggests integrating financial and psychological interventions to enhance coping mechanisms and improve societal well-being, offering insights for policymakers. Originality/Value – This research is the first to incorporate socio-cultural factors as an intervening variable, providing a comprehensive framework for understanding financial stress and mental health. *** Tujuan – Studi ini mengkaji hubungan antara stres keuangan dan kesehatan mental, dengan fokus pada mekanisme adaptasi dan faktor-faktor sosio-budaya yang memengaruhi ketahanan. Studi ini juga mengidentifikasi tren penelitian utama, tema-tema yang muncul, dan kolaborasi global. Metode – Analisis bibliometrik dilakukan pada 488 artikel dari basis data Scopus (2019–2024). Studi ini menggunakan regresi linier berganda dan analisis jalur untuk menilai dampak stres keuangan terhadap kesehatan mental, dengan faktor sosio-budaya sebagai variabel perantara. Sebuah sampel terdiri dari 100 individu dipilih menggunakan metode sampling acak sederhana. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak R dan aplikasi Biblioshiny, yang mencakup analisis kata kunci, pemetaan kolaborasi penelitian, dan klasifikasi tematik. Hasil – Temuan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penelitian tentang stres keuangan, kesehatan mental, dan strategi koping. Kolaborasi antar negara semakin kuat, terutama antara Amerika Serikat, Inggris, dan China. Topik-topik baru seperti ketahanan keuangan dan strategi adaptif mulai mendapat perhatian. Studi ini menyoroti hubungan kompleks antara stres keuangan dan kesejahteraan mental, yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan sistem dukungan sosial. Implikasi – Studi ini menyarankan integrasi intervensi keuangan dan psikologis untuk meningkatkan mekanisme penanggulangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan. Orisinalitas/Nilai – Penelitian ini merupakan yang pertama kali memasukkan faktor sosio-budaya sebagai variabel perantara, menyediakan kerangka kerja komprehensif untuk memahami stres keuangan dan kesehatan mental.
Project-based learning integration with talking chips strategy for building self-confidence among vocational students Muhammad Taufik Hilmawan; Muslikah, Muslikah; Rimayati, Elfi
Journal of Advanced Guidance and Counseling Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jagc.2025.6.1.26338

Abstract

Purpose – This study aims to measure the effectiveness of implementing the Project-Based Learning (PjBL) talking chips method in classical guidance services to increase the self-confidence of students of class X TPFL 1 at SMK Negeri 7 Semarang. Method – This research used a quantitative approach and the PjBL method. The research subjects were 35 Class X TPFL 1 students, and the research was conducted at SMK Negeri 7 Semarang. The data analysis used a Paired T-Test. Result – The results showed that the data of the self-confidence scale results obtained an increase in the average value of the pretest of 50.23, postest 1 of 71.14, and postest 2 of 85.63, which shows that the project-based learning approach of talking chips technique in classical guidance is effective in increasing student confidence, especially with the application of interactive methods that encourage active involvement. Implication – The results of this study are expected to provide new variations for counseling teachers in conducting classical guidance learning with the talking chips technique, which can enhance student engagement in learning. Originality/Value – This research is the first to combine project-based learning and talking chip techniques in classical guidance services. *** Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penerapan metode Project-Based Learning (PjBL) talking chips dalam layanan bimbingan klasik untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas X TPFL 1 di SMK Negeri 7 Semarang. Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode PjBL. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas X TPFL 1, dan penelitian dilakukan di SMK Negeri 7 Semarang. Analisis data menggunakan Uji T Berpasangan. Hasil – Hasil penelitian menunjukkan bahwa data skala kepercayaan diri menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pada pretest sebesar 50,23, postest 1 sebesar 71,14, dan postest 2 sebesar 85,63, yang menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis proyek dengan teknik talking chips dalam bimbingan klasik efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa, terutama dengan penerapan metode interaktif yang mendorong partisipasi aktif. Implikasi – Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan variasi baru bagi guru bimbingan konseling dalam melaksanakan pembelajaran bimbingan klasik dengan teknik talking chips, yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Orisinalitas/Nilai – Penelitian ini merupakan yang pertama kali menggabungkan pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan teknik talking chips dalam layanan bimbingan klasik.
The relationship between loneliness, nomophobia, and psychological well-being of migrant students Haula Karimah; Agus Sukirno; Yogi Damai Syaputra
Journal of Advanced Guidance and Counseling Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jagc.2025.6.1.26339

Abstract

Purpose – This study aims to see the extent of the relationship between loneliness, nomophobia, and psychological well-being of Maulana Hasanuddin Islamic University Banten. Method – This study involved 69 students who were selected using convenience sampling techniques, class of 2020-2023. The measuring instruments used in this study were loneliness, nomophobia, and psychological well-being. Result – The results of this study indicate a negative and significant relationship between the three variables, namely loneliness, nomophobia and psychological well-being of migrant students. Based on the findings of the study, it shows that migrant students who feel lonely will be more dependent on smartphones as a source of connection to their social networks. This can lead to increased nomophobia, and reduce their psychological well-being. If migrant students experience anxiety when they cannot use their smartphones, this will worsen feelings of loneliness and reduce psychological well-being. Implication – The importance of the results of this study can be a basis for campuses and counseling service institutions to design interventions that support mental health, such as programs to improve social skills, stress management, and healthy digital literacy to prevent dependence on gadgets as an escape from social isolation. Originality/Value – This study examines the relationship between three psychological variables simultaneously, namely loneliness, nomophobia, and psychological well-being, specifically in the group of migrant students. This study provides a new perspective on the factors that influence the psychological well-being of students in the context of educational mobility and technological progress.
Classical guidance services think pair share method in increasing student self-confidence Anggilina Prasetyasari; Dewi, Widya Novi Angga; Haksasi, Banun Sri; Kibtyah, Maryatul; Hidayat, Rahmawati
Journal of Advanced Guidance and Counseling Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jagc.2025.6.1.27073

Abstract

Purpose – The purpose of this research is to find out how applying classical guidance services with the Think Pair Share method increases the confidence of students in class X TKP 1 at SMK Negeri 7 Semarang. Method – This research used a quantitative approach and Guidance Action Research (PTBK) method. The research subjects were 36 class X TKP 1 students, and the research location was held at SMK Negeri 7 Semarang. The data analysis used a Paired T-Test. Result – The results showed that the think-pair share method in classical guidance services effectively increased the self-confidence of students in class X TKP 1 at SMK Negeri 7 Semarang. This improvement can be seen from various indicators, such as confidence in self-ability, courage to express opinions, and ability to socialise. Implication – The result of this research is expected to provide a new variation for counselling teachers in conducting classical guidance learning with the think-pair share method, where this method can increase self-confidence in students. Originality/Value – This research is a research that discusses the implementation of classical guidance services using the think-pair share method to increase self-confidence in students. *** Tujuan – Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan layanan bimbingan klasik dengan metode Think Pair Share dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X TKP 1 di SMK Negeri 7 Semarang. Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode Penelitian Tindakan Bimbingan (PTBK). Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas X TKP 1, dan lokasi penelitian dilakukan di SMK Negeri 7 Semarang. Analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil – Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode think-pair share dalam layanan bimbingan klasik secara efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X TKP 1 di SMK Negeri 7 Semarang. Peningkatan ini dapat dilihat dari berbagai indikator, seperti kepercayaan diri dalam kemampuan diri, keberanian untuk mengemukakan pendapat, dan kemampuan bersosialisasi. Implikasi – Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan variasi baru bagi guru bimbingan konseling dalam melaksanakan pembelajaran bimbingan klasik dengan metode think-pair share, di mana metode ini dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. Orisinalitas/Nilai – Penelitian ini merupakan penelitian yang membahas implementasi layanan bimbingan klasik menggunakan metode think-pair share untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5