cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan Website. //http:www.pusdikrara-publishing.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Ability : Journal of Education and Social Analysis
ISSN : 27742431     EISSN : 27468216     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Ability mengundang para Dosen, sarjana, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
Analisis Gaya Bahasa Dalam Karakter Tokoh Pada Novel Bumi Karya Tere Liye Amelia Sundari; Abdullah Hasibuan
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 1 Januari 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa dalam karakter tokoh yang terdapat dalam novel Bumi karya Tere Liye. Gaya bahasa adalah penggunaan bahasa secara khusus untuk mendapat efek-efek yang tertentu. Dalam karya sastra dalam bentuk novel tentunya terdapat jenis-jenis gaya bahasa tersendiri. Hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman apa saja gaya bahasa dalam karakter tokoh tersebut. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data dari novel Bumi karya Tere Liye, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya bahasa yang terdapat pada novel Bumi karya Tere Liye. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik membaca, mencatat. Dalam menganalisis novel ini terdapat pengertian gaya bahasa, jenis-jenis gaya bahasa, jenis tersebut ialah: gaya bahasa perbandingan , pertentangan, dan sindiran. Berdasarkan Hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti ini ialah menunjukkan hasil yang telah di dapat oleh peneliti, peneliti menganalisis jenis gaya bahasa yang digunakan pada novel ini, hasil yang di dapat oleh peneliti ialah: 1. karakter yang ada di dalam novel Bmi karya Tere Liye, 2. Gaya bahasa yang ada di dalam pada novel ktersebut. dapat disimpulkan dengan mengetahui gaya bahasa dalam karakter tokoh pada novel Bumi karya Tere Liye, sehingga bisa dapat menambah pengetahuan dan menambah wawasan.
Pengembangan Media Boneka Flanel Untuk Meningkatkan Minat Belajar Dongeng Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 105370 Petuaran Hilir Melati Senja Cahaya, Shabrina Anshor
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 1 Januari 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v3i1.402

Abstract

The objective of this research was to investigate students’ fairy tale learning interests through “flannel dolls” media by grade IV students of SD Negeri 105370 Petuaran Hilir. The development model or Research and Development (R&D) conducted in this research was to use a 4-D development model because the existing stages were clear and explained briefly the development process. This research instrument was in the form of validation sheets from material experts and media experts. Data collection tools were used in accordance with validity and reliability or consistency to obtain data as a burden in research using questionnaires to obtain data about the feasibility of product. This medium was validated by material experts and media experts. After being validated by material experts and media experts, the media was then revised so that the media revision phase I got. Media results of stage I revision were then piloted by means of use by teachers in classroom learning. Media that had gone through the trial process would be revised again. Based on these stages, it would be produced the final product “Development of Flannel Doll Media to Increase Interest in Learning Fairy Tales.” Through the results of media expert validation, it is known that 19 of 20 questions stated “YES” and 1 question stated “NO” as the assessment category. It is suggested that media experts state that flannel doll media was WORTHY to be studied and used as a medium of learning Bahasa Indonesia on fairy tale material and concluded that flannel doll media in Bahasa Indonesia learning developed experienced excellent quality development and worthy of trial. This can be proven by the assessment obtained from the initial product did not experience improvements in the product developed.
Keefektifan Model Demonstrasi Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Pada Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah 1 Medan Tahun Ajaran 2020-2021 Rika Afriana Rabiah, Nirmawan
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 1 Januari 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v3i1.403

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena pembelajaran membaca puisi merupakan salah satu kendala yang dialami siswa pada pelajaran bahasa Indonesia dilihat dari tingkat kepercayaan diri serta keterampilan membaca puisi siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan menguji Keefektifan Model Demonstrasi Terhadap Kemampuan Membaca Puisi Pada Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah 1 Medan Tahun Ajaran 2020-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain two group pre-test and post-test, Populasi penelitian ini yakni seluruh siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Medan berjumlah 103 siswa dengan sampel 40 siswa, 20 siswa sebagai kelas kontrol dan 20 siswa sebagai kelas eksperimen. pengambilan sampel dilakukan menggunakan simple random sampling, instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni lembar angket dan tes keterampilan membaca puisi berjudul kado istimewa karya Tiflatul Husna. Berdasarkan data yang diperoleh dari lembar angket pada kelas kontrol, sebelum menggunakan model demonstrasi menunjukkan bahwa 90% siswa mengalami kesulitan dalam membaca puisi dan memperoleh nilai rata-rata tes keterampilan membaca puisi 57,35 sedangkan hasil angket pada kelas eksperimen, setelah menggunakan model demonstrasi menunjukkan bahwa 90% siswa mengalami peningkatan dalam membaca puisi dan memperoleh nilai rata-rata tes keterampilan membaca puisi 80,15. Hasil analisis korelasi menggunakan rumus korelasi product moment yang diperoleh adalah r 0,948. Selanjutnya dilakukan uji-t dengan hasil thitung 18,125 sedangkan ttabel untuk dk 38 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,021 sehingga nilai thitung 18,125 > ttabel 2,021. Hal ini menunjukkan bahwa model demonstrasi efektif meningkatkan kemampuan membaca puisi pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Medan Tahun Ajaran 2020-2021.
Nilai-Nilai Karakter Dalam Novel “Bidadari Berbisik” Karya Asma Nadia: Identifikasi Kemampuan Siswa Kelas XI SMA Swasta Al-Washliyah Tanjungmorawa Tahun Pembelajaran 2021-2022 Dwi Susanti, Rosmawati Harahap
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 1 Januari 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v3i1.404

Abstract

Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai karakter dalam novel “Bidadari Berbisik” Karya Asma Nadia: identifikasi kemampuan siswa kelas XI SMA Swasta Al-Washliyah Tanjungmorawa tahun pembelajaran 2021-2022. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, dimana peneliti melakukan eksplorasi secara mendalam kepada tiap-tiap sampel yang telah ditetapkan berjumlah 5 orang siswa sebagai sampel. Pengumpulan datanya berdasarkan hasil bacaan dan hasil simak-catat sampelnya yang bertanda garis bawah atau berstabilo. Sampel mengidentifikasi nilai karakter toleransi, nilai karakter kerja keras, nilai karakter rasa ingin tahu dan nilai karakter tanggung jawab dari kliping teks novel yang telah dibagikan kepada peneliti. Sebelum dilakukannya penelitian ke lapangan, peneliti terlebih dahulu telah mengidentifikasi nilai karakter pada novel “Bidadari Berbisik” Karya Asma Nadia, temuan penelitian ini menunjukkan nilai karakter yang paling dominan adalah nilai karakter kerja keras. Sampel mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terdapat pada kliping teks novel, setelah selesai peneliti melakukan pemeriksaan dan pemberian skor kepada sampel. Temuan penelitian ini sampel-1 mendapatkan skor tertinggi (35 poin), sampel-2 (32 poin), sampel-3 (30 poin), sampel-4 (26 poin) dan sampel-5 (27 poin).
Upaya Meningkatkan Etika Berbusana Siswa Pada Masa Remaja Melalui Layanan Informasi Teknik Focus Group Discusion Kelas VIII SMP Negeri 1 Perbaungan T.A 2020/2021 Nudni Yusmitha
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 1 Januari 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada dikelas VIIII SMP NEGERI 1 PERBAUNGAN menunjukkan kurangnya etika berbusana siswa pada masa remaja. Melalui layanan informasi dengan teknik focus group discussion dapat memberikan peningkatan pada etika berbusana siswa pada masa remaja. Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan layanan informasi dengan teknik focus group discussionyang efektif untuk meningkatkan etika berbusana siswa pada masa remaja. jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas bimbingan dan konseling dengan menggunakan dua siklus. Objek penelitian ini berjumlah 19 orang dengan subjek siswa kelas VIII SMP NEGERI 1 PERBAUNGAN. Secara terperinci siswa 19 orang tersebut merupakan hasil wawancara dari guru BK yang ada disekolah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan informasi dengan teknik focus group discussion dapat meningkatkan etika berbusana siswa pada masa remaja VIII SMP NEGERI 1 PERBAUNGAN, hal ini dapat dilihat dari mulai pra siklus, dimana etika berbusana siswa pada masa remaja di peroleh dengan jumlah 1 orang dari 19 orang dengan kategori sedang , pada siklus I keberanian bertanya siswa mengalami peningkatan menjadi 11 orang dengan kategori sedang, dan pada siklus II etika berbusana siswa pada masa remaja sekitar mengalami peningkatan yang signifikan yaitu menjadi 12 orang dengan kategori tinggi. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa penerapan layanan informasi dengan teknik focus group discussion dapat meningkatkan etika berbusana siswa pada masa remaja kelas VIII SMP NEGERI 1 PERBAUNGAN Tahun Ajaran 2020/2021
Hubungan Pendidikan dan Persepsi Pasien Pengguna BPJS Rawat Jalan Tentang Pendaftaran Secara Online di Rumah Sakit Khusus Mata SMEC Medan Yeyi Gusla Nengsih
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 3 Juli 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi adalah proses untuk menilai tentang sesuatu, seperti perawatan kesehatan. Salah satu institusi yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan adalah rumah sakit. Salah satu rumah sakit yang berlokasi di Medan adalah RS Khusus Mata SMEC Medan. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengkaji tentang persepsi pasien BPJS rawat jalan terhadap petugas medis dan persepsi pasien BPJS rawat jalan terhadap website pendaftaran. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan kuesioner. Dari kuesioner tersebut, peneliti kemudian mengolah data dan menganalisisnya. Hasil penelitian ini ada dua poin. Salah satunya adalah pasien BPJS rawat jalan yang merasa puas dengan pelayanan petugas medis. Pada poin ini terdapat 6 pasien BPJS rawat jalan (75%) yang puas dan 2 pasien rawat jalan BPJS (25%) yang cukup puas. Poin lainnya adalah pasien BPJS rawat jalan yang puas dengan website pendaftaran. Pada poin ini terdapat 7 pasien rawat jalan BPJS (87,5%) yang puas dan 1 pasien BPJS rawat jalan (12,5%) yang cukup puas.
Using Translog To Analyze Self-Corrections In Translating Advertisement Texts By Professional Translators Clara Brigita Silaban, Rudy Sofyan, Dian Marisha Putri
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 2 April 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v3i2.511

Abstract

This study aims to determine the method and type of self-corrections done by two professional translators in translating texts from English into bahasa Indonesia. This research used a descriptive qualitative method. The data were the recording of translating advertisement texts from English into bahasa Indonesia process using Translog II and Camtasia Studio 8. The findings are (1) Meaning Correction is the most frequent type of self-correction with the frequency of 36.2%; (2) Return Correction is never used by the professional translators; (3) The professional translators apply the multidirectional method in doing self-corrections. Finally, it can be concluded that self-correction is the crucial part that the translator should not skip in producing a better quality translation. This research also proves that translators cannot rely entirely on Google Translate as it cannot ultimately deliver the meaning from the source text (ST) into the target text (TT). Consequently, the translation provided by Google Translate needs to be revised
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen Dengan Model Talking Stick Pada Materi Hukum Berpacaran Di Kelas X MIA 2 SMA Negeri 1 Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun Pelajaran 2020/2021 Gelima Simatupang
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 2 April 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v3i2.512

Abstract

Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen dengan Model Pembelajaran Talking Stick pada Materi Hukum Berpacaran di Kelas X MIA 2 SMA Negeri 1 Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun Pelajaran 2020/2021”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kela X MIA 2 SMA Negeri 1 Padang Bolak Kabupaten padang Lawas Utara semester 1 tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini berlangsung dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi : prestasi belajar siswa yang diambil dari pemberian soal tes pada akhir siklus, kemampuan guru dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi, aktivitas siswa dalam pembelajaran yang diambil dari observasi, dan data tentang refleksi siswa terhadap pembelajaran yang diambil dari angket pada setiap akhir pertemuan. Talking stick (tongkat bicara) adalah metode yang pada mulanya digunakan oleh penduduk asli amerika untuk mengajak semua orang berbicara atau menyampaikan pendapat dalam suatu korum (pertemuan antar suku).tongkat bicara sering digunakan kalangan dewan untuk memutuskan siapa yang mempunyai hak bicara. Pada saat pimpinan rapat mulai berdiskusi dan membahas masalah,ia harus memegang tongkat bicara . Tongkat akan pindah kepada orang lain apabila ia ingin berbicara atau menanggapinya . Dengan cara ini tongkat akan pindah dari satu orang keorang lain jika orang tersebut ingin mengemukakan pendapatnya. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa talking stick dipakai sebagai tanda seorang mempunyai hak suara yang diberiakan secara bergiliran / bergantian. Pembelajaran Talking stick dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran pendidikan Agama Kristen khususnya materi Hukum Berpacaran bagi siswa kelas X MIA 2 semester 1 SMA Negeri 1 Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun Pelajaran 2020/2021. Hasil belajar siswa harus mencapai KKM yaitu 75 %. Dilihat dari hasil pada observasi pra siklus dari 20 siswa yang memiliki nilai rata-rata kelas sebesar 70,00 %. Dari hasil tes siklus I, dengan nilai rata-rata kelas sebesar 76,00 %. Dan siklus II dapat diketahui bahwa nilai rata-rata siswa adalah 87,50 %. yang mencapai ketuntasan sebanyak 20 siswa (100,00 %). Maka persentase ketuntasan siswa meningkat dari pra siklus 30,00 %, siklus I menjadi 50,00 % dan siklus II menjadi 100,00 % atau meningkat 20,00 %.
Pengembangan Instrumen Penilaian Berbantuan Powerpoint Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SD Khairunnisa, Sukmawarti
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 2 April 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v3i2.513

Abstract

Penelitian ini memiliki masalah diantaranya: (1) Hasil belajar IPA khususnya materi gaya masih dalam kategori rendah, (2) Pendidik masih menggunakan metode konvensional saat mengajar materi gaya, (3) Kurangnya pemahaman guru akan mengoperasikan microsoft, (4) Smartphone dan PC belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai multimedia interaktif materi gaya, (5) Belum dikembangkannya multimedia interaktif berbasis Powerpoint di SD Negeri 105361 Lubuk Cemara Kec. Perbaungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, praktikalitas, dan efektivitas pada instrumen penilaian berbantuan powerpoint pada materi gaya siswa kelas IV SD Negeri 105361 Lubuk Cemara Kec. Perbaungan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 10 langkah pengembangan dimulai dari potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk,uji coba produk, revisi produk, uji pemakaian, revisi produk, dan pembuatan produk secara massal. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara guru, validasi angket materi dan media, serta angket respon peserta didik. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan melakukan wawancara, angket, serta memberikan tes. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 105361 Lubuk Cemara Kec. Perbaungan. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2021. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A yang berjumlah 25 orang. Validator dalam penelitian ini adalah ahli materi, ahli media, dan guru. Berdasarkan tahapan dalam proses penelitian pengembangan, maka dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian berbantuan powerpoint pada materi gaya siswa kelas IV SD Negeri 105361 Lubuk Cemara Kec. Perbaungan dinyatakan valid dengan persentase skor ahli materi 84,37% dan ahli media 86,33%. Multimedia juga dinyatakan praktis dengan persentase ahli praktikalitas sebesar 90,90% dan rata-rata respon siswa sebesar 87,38% serta efektif dengan persentase hasil belajar siswa sebesar 90%. Oleh karena itu, instrumen penilaian berbantuan powerpoint pada materi gaya siswa kelas IV SD layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Penerapan supervisi Klinis Kepala Sekolah Untuk Meningkatkan Kemampuan Guru Pada Kegiatan Belajar Mengajar Melalui Model Role Playing di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Novita Indah Hasibuan
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 2 April 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v3i2.514

Abstract

Melaksanakan Penelitian Tindakan Sekolah dengan judul “Penerapan supervisi Klinis Kepala Sekolah Untuk Meningkatkan Kemampuan Guru Pada Kegiatan Belajar Mengajar Melalui Model Role Playing di SMA 1 Percut Sei Tuan. Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut: (1) ) Untuk mengetahui penerapan model Bermain Peran dalam memahami materi pelajran; 2) Untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa dalam memahami materi melalui penerapan model Bermain Peran; (2) Deskripsi besarnya peningkatan kemampuan guru di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan dalam mengembangkan Model Bermain Peran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, yang dilaksanakan untuk memperbaiki kompetensi guru dalam mengembangkan Model pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan, pada semester I tahun pelajaran 2017/2018. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif, yaitu menguraikan fakta dan hubungan antar fakta penelitian secara tekstual sehingga mudah dipahami pembaca secara umum.Berdasarkan atas hasil penbelitian tindakan sekolah yang dilakukan, dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) Pelaksanaan supervisi dengan Pembinaan Kepala sekolah untuk meningkatkan kemampuan guru mengembangkan Model pembelajaran dilakukan dengan tiga tahapan utama, yaitu tahapan (a) Penanaman konsep Model pembelajaran dan indikator pengukuran kualitas Model pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan pra observasi; (b) Pelatihan dan pengukuran Model pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan observasi; (c) Evaluasi dan problem solving permasalahan dalam pengembangan evaluasi pembelajaran guru; (2) Terjadi peningkatan kemampuan guru mengembangkan Model pembelajaran yang sesuai dengan konsep-konsep di dunia kependidikan

Page 8 of 28 | Total Record : 273