cover
Contact Name
Agus Fahmi
Contact Email
fahmieal2@gmail.com
Phone
+6285214422886
Journal Mail Official
visionary@undikma.ac.id
Editorial Address
Prodi AP Undikma, GD. lantai 3 Jl. Pemuda No. 59/A Mataram Phohe : 085214422886 Email : jurnalvisionary@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan
Focus and Scope Jurnal Visionary merupakan jurnal penelitian dan pengembangan di bidang administrasi pendidikan, artikel yang dimuat dalam jurnal ini adalah hasil penelitian, hasil kajian pustaka, hasil pengembangan, dan hasil penelusuran IPTEK menggunakan metode ilmiah. Scope bidang keilmuan yaitu Pendidikan, tenaga kependidikan, manajemen, administrasi, dan keilmuan lainnya.
Articles 492 Documents
PROBLEMATIKA MANAJEMEN LEMBAGA PAUD DALAM KETERBATASAN TENAGA PENDIDIK SERTA SARANA PRASARANA Azizah, Dwi Nur
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5115

Abstract

Abstract: An educator is someone who is entrusted with educating children so that children are able to develop their talents and creativity. Educators in teaching and learning activities are often reffered to as teachers. Fasilities and infrastrukture are media or public facilities in teaching that aim to achieve a condusive, efficient and smooth learning. This study aims to describe the effect of limited teaching staff and infrastrukture in the teaching and laerning process of early childhood. The type of research used is descriptive qualitative. The research method used in this research is a case study conducted by observation, interview and documentation. The result of research conducted at TK Muslimat NU 1 Raudlatul Falah that there are still shortages in the fulfillment of educators and infrastrukture facilities to support teaching and learning activities for early childhood.Keywords: Educators, InfrastrukturAbstrak: Tenaga pendidik adalah seseorang yang mendapat amanah untuk mendidik anak- anak agar anak mampu untuk dapat mengembangkan bakat dan kreativitasnya. Tenaga pendidik dalam kegiatan belajar mengajar sering disebut sebagai guru. Sarana dan prasarana adalah sebuah media atau fasilitas umum dalam pengajaran yang bertujuan untuk tercapainya sebuah pembelajaran yang kondusif, efisien dan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pengaruh keterbatasan tenaga pendidik dan sarana prasarana dalam proses belajar mengajar anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus yang dilakukan dengan observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan di TK Muslimat NU 1 Raudlatul Falah masih mengalami kekurangan dalam pemenuhan tenaga pendidik dan sarana prasarana dalam menunjang kegiatan mengajar anak usia dini.Kata Kunci: Tenaga Pendidik, Sarana Prasarana
PERAN MANAJEMEN KESISWAAN UNTUK MENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMAN 1 LEMBAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Rohiyatun, Baiq; Zuliana, Titania Laras; Iqbal, Muhammad
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5116

Abstract

Abstract: One of the components in education management is related to students. Student management aims at organizing various activities that support the achievement of learning outcomes, development of skills, characters, personality and learning motivation of students. This study aims at: 1) analyzing the activities of student management, 2) identifying student management efforts to increase student motivation. 3) and determining the supporting and inhibiting factors in the implementation of student management in order to increase student learning motivation in SMA Negeri 1 Sheet. This research is a qualitative research, with data collection methods using observation, interviews, and documentation. The results shows that: 1) Student management activities in increasing students' learning motivation consist of internal and external activities. The internal activities are to form student discipline in terms of attendance, behavior, dress and worship. While external activities are the activities carried out outside, such as coordinating or collaborating with student councils, participating in science, economics and computer olympiads. 2) Student management efforts to increase student learning motivation, namely: a) it is given for every flag ceremony activity, b) homeroom provides motivation to learn covering all subjects. c) the motivation is given through student discipline. d) the role of counseling teachers in providing learning motivation. e) the motivation is given during religious activities. 3) The supporting factors of the implementation of student management are: a) fulfilled facilities and infrastructure. b) cooperation between teachers is very good. c) modern learning system. d) a comfortable and safe place. While the inhibiting factors: are a) the apathy of the teacher, the teacher's selfishness. b) diverse student backgrounds. c) limited funds for student activities at school. d) the influence of the external environment. e) there are still many students who are not disciplined.Keywords: Student Management, Student Learning Motivation.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan dari manajemen kesiswaan di SMA Negeri 1 Lembar. 2) Upaya manajemen kesiswaan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Lembar. 3) .Faktor pendukung dan penghambat dari pelaksanaan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Lembar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1) Kegiatan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu kegiatan internal dan eksternal. Sedangkan kegiatan eksternal adalah kegiatan yang dilaksanakan di luar seperti berkoordinasi atau bekerja sama dengan osis, mengikuti olimpiade-olimpiade sains, ekonomi dan computer. 2) Upaya manajemen kesiswaan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu: a) motivasi di berikan setiap kegiatan upacara bendera, b) wali kelas memberikan motivasi belajar yang mencakup semua mata pelajaran. c) motivasi diberikan melalu pendisiplinan siswa. d) peran guru BK dalam memberikan motivasi belajar. e) motivasi diberikan pada saat kegiatan keagamaan (Imtaq). 3) Faktor pendukung dan penghambat dari pelaksanaan manajemen kesiswaan yaitu: Faktor pendukung a) sarana dan prasarana yang terpenuhi. b) kerjasama antara guru sangat bagus. c) sistem pembelajaran yang modern. d) tempat yang nyaman dan aman. Sedangkan faktor penghambat a) sifat apatis guru, egois guru. b) latar belakang siswa yang beragam. c) dana yang terbatas untuk kegiatan siswa di sekolah. d) pengaruh lingkungan eksternal. e) masih banyak murid yang tidak disiplin.Kata Kunci: Manajemen Kesiswaan, Motivasi Belajar Siswa
PEMANFAATAN MODEL PEMBELAJARAN OH RATS (OVERVIEW, HEADINGS, READANSWER, TEST-STUDY) SEBAGAI STRATEGI DALAM MEMPRODUKSI TEKS EKSPLANASI Ardiansyah, Vendra; Cahyaningsih, Fitri; Rukiyah, Siti
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5117

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the activities and results of junior high school students in producing explanation texts using the project-based OH RATS (OVERVIEW, HEADINGS, READ ANSWER, TEST-STUDY) learning model. The method in this study was a quasi-experimental method using a non-equivalent control group design, namely in this design the experimental group and the control group were not chosen randomly. The population chosen was students of SMP class VIII A totaling 40 students. The sample used was class VIII group A as the experimental class and class VIII group B as the control class. Data collection techniques using test instruments and observation sheets. Based on the research results, it can be proven that project-based learning is effective. This can be seen from the results of the initial test with an average value of 61, an increase in the final test with an average value of 75. The results of the observation of student activities showed high criteria with an average of 75.0%. Therefore, it can be concluded that learning to produce complex explanation texts using the OH RATS learning model for junior high school students is effective and can increase students' learning activities.Key Words: Explanation Text, OH RATSAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas dan hasil peserta didik SMP dalam memproduksi teks eksplanasi dengan menggunakan model pembelajaran OH RATS (OVERVIEW, HEADINGS, READ ANSWER, TEST-STUDY)berbasis proyek.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan menggunakan nonequivalent control group design yaitu pada desain ini kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random.Populasi yang dipilih yaitu peserta didik SMP kelas VIII Aberjumlah 40peserta didik.Sampel yang digunakan adalah kelas VIII kelompok A sebagai kelas eksperimen dan kelasVIII kelompok B sebagai kelas kontrol.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes dan lembar observasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat dibuktikan bahwa pembelajaran berbasis proyek efektif. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes awal dengan nilai rata-rata 61, mengalami peningkatan pada tes akhir dengan nilai rata-rata 75.Hasil observasi aktivitas peserta didik menunjukkan kriteria tinggi dengan rata-rata 75,0%.Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran memproduksi teks eksplanasi kompleks dengan menggunakan model pembelajaran OH RATS untuk peserta didik SMP efektif dan dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik.Kata Kunci: Teks Eksplanasi, OH RATS.
MANAJEMEN PERPUSTAKAAN MODERN DALAM PROSES PEMBELAJARAN Fahmi, Agus
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5118

Abstract

Abstract: The learning process is the tendency of a person's heart in an individual's efforts to obtain a new behavior change. The purpose of this study was to find out: "The relationship between Library Administration and the Smoothness of the Learning Process at MA Darul Qur'an Wal Hadith Telaga Lebur Sekotong Tengah, West Lombok Regency, Academic Year 2020/2021". The research method uses quantitative. The data collection technique used the questionnaire method as the main method and the documentation method as well as the observation method as a complementary method. The data analysis method used the statistical test method according to the sample t-test. Based on the 5% significance level with N = 32, it turns out that the null hypothesis rejection limit stated in the table of r product moment values is 0.34. While the rxy value obtained in this study was 0.45. This fact shows that the rxy value obtained in this study is above the null hypothesis rejection limit (h0), namely (0.45 > 0.34), this means that the rxy value obtained in this study is "Significant". Thus, it means that the null hypothesis (h0) is rejected while the alternative hypothesis (ha) is accepted. This research belongs to the medium category. Teachers should always improve their teaching competence through existing facilities and infrastructure in schools, especially in the library so that the teaching and learning process is carried out better so that the quality of education in schools is increasing.Keywords: Modern Library Management, Learning ProcessAbstrak: Proses belajar adalah kecenderungan hati seseorang dalam usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru. Tujuan dalam penelitian ini ingin mengetahui ada: “Hubungan antara Administrasi Perpustakaan dengan Kelancaran Proses Pembelajaran di MA Darul Qur’an Wal Hadist Telaga Lebur Sekotong Tengah Kabupaten Lombok Barat Tahun Pelajaran 2020/2021”. Metode penelitian menggunakan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket sebagai meode pokok dan metode dokumentasi serta metode observasi sebagai metode pelengkap. Metode analisis data menggunakan Metode Statistik uji sesuai dengan Sampel t-test. Berdasarkan taraf signifikansi 5% dengan N = 32, ternyata angka batas penolakan hipotesis nihil yang dinyatakan dalam tabel nilai-nilai r product moment adalah 0,34. Sedangkan nilai rxy yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 0,45. Kenyataan ini menunjukan bahwa nilai rxy yang diperoleh dalam penelitian ini berada di atas angka batas penolakan hipotesis nihil (h0) yaitu (0,45 > 0,34), hal ini berarti nilai rxy yang diperoleh dalam penelitian ini adalah “Signifikan”. Dengan demikian berarti hipotesis nihil (h0) ditolak sedangkan hipotesis alternatif (ha) diterima. Penelitian ini termasuk kategori sedang. Kepada para guru agar terus selalu meningkatkan kompetensi mengajar melalui sarana dan prasaran yang ada di sekolah, khususnya di dalam perpustakaan agar proses belajar mengajar yang dilaksanakan semakin baik sehingga mutu pendidikan disekolah semakin meningkat.
PERENCANAAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Zulkipli, Zulkipli
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5119

Abstract

Abstract: This article is titled "Human Resource Management Planning at SMP Karya Ibu Palembang". As for the purpose of research to find out how to plan human resource management later. This research uses a type of qualitative descriptive research. This research was conducted at SMP Karya Ibu Palembang in September 2021. With research informants, namely the Principal, Waka Humas and Junior High School Teacher Karya Ibu. Primary data sources are field research and secondary data in the form of data obtained from documentation, books, and journals. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques are carried out by data collection, data reduction, data presentation, and inference. The results of this study show that the planning of human resource management at SMP Karya Ibu Palembang can be said to be quite good. Judging from planning indicators that include goals, procedures, rules and budgets. That the planning of human resource management of SMP Karya Ibu starts from obtaining, utilizing and maintaining human resources by means of procurement preparation, human resource development, assessment and compensation has been running properly even though in utilizing human resources is not optimal. In carrying out human resource management planning, it should be more concerned with facilities and infrastructure so that activities in human resource planning can be carried out properly.Keyword: Planning, Management, Human ResourcesAbstrak: Artikel ini berjudul “Perencanaan Manajemen Sumber Daya Manusia di SMP Karya Ibu Palembang”. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana perencanaan manajemen sumber daya manusia kemudian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif.. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Karya Ibu Palembang pada bulan September 2021. Dengan informan penelitian yaitu Kepala Sekolah, Waka Humas dan Guru SMP Karya Ibu. Sumber data primer berupa penelitian lapangan dan data sekunder berupa data-data yang diperoleh dari dokumentasi, buku, dan jurnal. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan manajemen sumber daya manusia di SMP Karya Ibu Palembang dapat dikatakan cukup baik. Dilihat dari indikator perencanaan yang meliputi tujuan, prosedur, rule dan budget. Bahwa perencanaan manajemen sumber daya manusia SMP Karya Ibu dimulai dari memperoleh, memanfaatkan serta mempertahankan sumber daya manusia dengan cara dilakukannya persiapan pengadaan, pengembangan sumber daya manusia, melakukan penilaian serta pemberian kompensasi sudah berjalan dengan semestinya meskipun dalam memanfaatkan sumber daya manusia nya belum optimal. Dalam melakukan perencanaan manajemen sumber daya manusia sebaiknya lebih diperhatikan lagi sarana dan prasarana agar kegiatan dalam perencanaan sumber daya manusia dapat terlaksana dengan baik.Kata Kunci: Perencanaan, Manajemen, Sumber Daya Manusia
STRATEGI PEMASARAN DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI BISNIS OLEH-OLEH KHAS LOMBOK DITENGAH PANDEMI COVID 19 ( Studi Kasus Pada Toko Oleh-Oleh Sasak Maiq) Septika, Baiq Herdina; Krisnahadi, Tama; Aryani, Menik
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5190

Abstract

Abstract: This study aims to determine the marketing strategy implemented by Sasak Maiq SMEs during the Covid 19 pandemic, especially related to the marketing mix. This study uses a qualitative method, namely a case study that produces descriptive data set out in words. Sources of data in this study using purposive sampling and data collection techniques in this study the authors made a direct visit to UKM Sasak Maiq to conduct personal interviews with the main director, employees and several consumers. The strategy carried out by Sasak Maiq to be able to survive in the midst of the Covid 19 Pandemic is the Bauran 4P (Product, Promotion, Price and Place) mix. Based on the research that has been done, the researcher concludes that there are several strategies used related to the Marketing Mix, namely the product strategy, namely food innovation, the promotion strategy, namely participating in major events related to MSME product exhibitions and sales through social media, the price strategy, namely price discounts, and the marketing strategy. place, namely flexibility in product delivery. Even though there are financial constraints, Sasak Maiq can still find solutions and alternatives, namely by managing finances, namely by product innovation, maximizing social media and maximizing delivery services. Keywords: Marketing Strategy, Marketing MixAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang diterapkan UKM Sasak Maiq selama pandemi Covid 19 khususnya  terkait dengan bauran pemasaran (Marketing Mix). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu studi kasus yang menghasilkan data- data deskriptif yang dituangkan dalam kata-kata. Sumber data pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dan teknik pengumpulan data pada penelitian ini penulis melakukan kunjungan langsung ke UKM Sasak Maiq untuk melakukan wawancara pribadi dengan Direktur utama, karyawan-karyawan dan beberapa konsumen. Strategi yang dilakukan oleh Sasak Maiq untuk bisa tetap bertahan ditengah Pandemi Covid 19 yaitu Bauran 4P (Product, Promotion, Price and Place).  Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan maka peneliti menyimpulkaan ada beberapa strategi yang digunakan terkait dengan Marketing Mix yaitu strategi product yaitu inovasi makanan, strategi promotion yaitu mengikuti event-event besar terkait pameran produk UMKM dan penjualan melalui sosial media, strategi price yaitu potongan harga, dan strategi place yaitu fleksibilitas dalam pengiriman produk. Meskipun ada kendala keuangan tetapi Sasak Maiq masih bisa menemukan solusi dan alternatifnya yaitu dengan mengelola keuangan  yaitu  dengan inovasi produk, memaksimalkan media sosial dan memaksimalkan layanan antar atau delivery.  Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Bauran Pemasaran 
EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI PROVINSI NTB TAHUN 2021 Najwa, Lu`luin; Iqbal, Muhammad; Garnika, Eneng
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5762

Abstract

Abstract: The accreditation of early child education is a series of activities that begin with an assessment of the fulfillment of 8 educational standards then continued with an assessment of 10 components of child growth and development stimulation. This study aims at determining the level of effectiveness of early childhood education in West Nusa Tenggara Province, based on the results of accreditation in 2021. Data from the study were analyzed using descriptive statistical methods and chi square analysis to obtain patterns of relationships between accreditation results with educational pathways, types of service, and districts where early childhood education units are located. The results of this study show that: 1) The result of accreditation of early childhood education units in NTB Province in 2021 out of 600 units, there were 5 units (0.8%) that received grade A, 342 units (57%) with grade B, and 253 units (42.2%) with grade C; 2) The most accredited service programs are Playgroup with 310 units (51.7%) and Kindergarten with 243 units (40.5%); 3) The three regions with the highest number of units are Bima District with 156 units (26%), East Lombok District with 130 units (21.7%), and Central Lombok District with 93 units (15.5%); 4) Chi Square test results show that the variables of Service Programs, Education Pathways, and Districts/Cities are significantly correlated with Accreditation Results; and 5) A total of 347 units (57.8%) have conducted effective stimulation and facilitation, while 253 units (42.2%) units have not been effective. Key Words: Effectiveness, Early Childhood Education, Accreditation Abstrak: Akreditasi PAUD merupakan rangkaian kegiatan yang diawali dengan penilaian pemenuhan 8 standar pendidikan yang kemudian dilanjutkan dengan penilaian terhadap 10 komponen stimulasi tumbuh kembang anak.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat efektivitas pendidikan anak usia dini di Provinsi Nusa Tenggara Barat, berdasarkan hasil akreditasi tahun 2021. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan analisis chi square untuk memperoleh pola hubungan antara hasil akreditasi dengan jalur pendidikan, program atau jenis layanan, dan kabupaten/kota tempat satuan PAUD berada.Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa: 1) Hasil akreditasi satuan PAUD di Provinsi NTB tahun 2021 dari 600 satuan PAUD, terdapat 5 satuan (0,8%) yang memperoleh nilai A, 342 satuan (57%) dengan nilai B, dan 253 satuan (42.2%) dengan nilai C; 2) Program layanan terbanyak yang diakreditasi adalah KB dengan 310 satuan (51.7%) dan TK sebanyak 243 satuan (40.5%); 3) Tiga daerah dengan jumlah satuan terbanyak adalah Kabupaten Bima dengan 156 satuan (26%), Kabupaten Lombok Timur dengan 130 satuan (21.7%), dan Kabupaten Lombok Tengah dengan 93 satuan (15.5%); 4) Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa variabel Program Layanan, Jalur Pendidikan, dan Kabupaten/Kota berkorelasi signifikan dengan Hasil Akreditasi; dan 5) Sebanyak 347 satuan (57.8%) telah melakukan stimulasi dan fasilitasi yang efektif, sedangkan sebanyak 253 satuan (42.2%) satuan belum efektif. Kata Kunci: Efektivitas, Pendidikan Anak Usia Dini, Akreditasi
MANAJEMEN KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMPN 1 LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Hardiansyah, Hardiansyah; Wibawa, Restu
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5829

Abstract

Abstract:This study aims to analyze the effect of classroom management on students' learning motivation at SMP Negeri 1 Lingsar, West Lombok Regency. The method used in this study is a quantitative method. The population in this study were all students of SMP Negeri 1 Lingsar totaling 325 students, the sample used was class VIII students, totaling 81 people. As for taking samples for students using the proportional testratified random sampling technique, namely the technique of taking samples from members of the population randomly and proportionally stratified. This research instrument uses a validated questionnaire and data analysis techniques in this study using descriptive statistics and inferential statistical analysis using SPSS version 19. The results of this study indicate that from the SPSS test results on class management variables based on the distribution of questionnaires, it can be seen that class management can be categorized very well with a sample frequency of 45 people and a percentage of 60%. The learning motivation of students at SMP Negeri 1 Lingsar, West Lombok Regency is categorized as good, obtained by obtaining a sample frequency of 36 people and a percentage of 51%. Thus, students who have good learning motivation are students who have a passion for learning. Interpreting that the magnitude of the correlation coefficient of the variable X with Y (rxy) is 0.570, meaning that it greatly contributes to student learning motivation. After a review of the correlation coefficient found is 0.570. This value also shows that there is a significant relationship between classroom management and student learning motivation. Testing the significance of the hypothesis testing using the significant t test, the t-count value is 5.235 while the t-table is 1.672. If we compare the magnitude of the value of t-count > t-table so that Ho is rejected and Ha is accepted. This is also reinforced by looking at the value of Sig. of 0.000. The Sig value is much smaller than 0.05 (0.000<0.05). Furthermore, the coefficient of determination R2 (R Squarer) is 0.325, this means that what happens to the student learning motivation variable (32.5%) is also determined by the class management variable, meaning that there is a positive relationship between class management and student learning motivation because the coefficient determination is positive. So it can be concluded that there is a significant relationship between classroom management and student motivation at SMP Negeri 1 Lingsar, West Lombok Regency. Keywords: Class Management, Student Learning MotivationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen kelas terhadap motivasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Lingsar yang berjumlah 325 siswa, sampel yang digunakan yaitu siswa kelas VIII yang berjumlah 81 orang. Adapun pengambilan sampel untuk siswa menggunakan teknik proportional testratified random sampling yaitu teknik pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsional. Instrumen penelitian ini menggunakan angket yang telah divalidasi dan teknik analisis datadalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan bantuan SPSS versi 19. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil uji SPSS terhadap variabel manajemen kelas berdasarkan penyebaran angket dapat diketahui bahwa manajemen kelas dapat dikategorikan sangat baik dengan frekuensi sampel 45 orang dan persentase sebesar 60%. Motivasi belajar  siswa di SMP Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat dikategorikan baik, diperoleh dengan perolehan hasil frekuensi sampel 36 orang dan persentase sebesar 51%. Sehingga dengan demikian, siswa yang memiliki motivasi belajar baik adalah siswa yang mempunyai semangat dalam belajar. Menginterpretasikan bahwa besarnya koefisien korelasi variabel X dengan Y (rxy) adalah 0,570 artinya sangat memberikan kontribusi terhadap motivasi belajar siswa. Setelah dilakukan tinjauan terhadap koefisien korelasi yang ditemukan adalah 0,570. Nilai tersebut juga menunjukkan terdapat hubungan signifikansi antara manajemen kelas terhadap motivasi belajar siswa. Pengujian signifikansi pada pengujian hipotesis menggunakan uji signifikan t didapatkan nilai t-hitung 5,235 sedangkan t-tabel 1,672. Jika dibandingkan besaran nilai dari t-hitung> t-tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini juga diperkuat dengan melihat nilai Sig.sebesar 0,000. Nilai Sig tersebut jauh lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Selanjutnya diperoleh besaran koefisien determinasi R2 (R Squarer) sebesar 0,325, hal ini berarti yang terjadi pada variabel motivasi belajar siswa yaitu (32,5%) ditentukan juga oleh variabel manajemen kelas, artinya terdapat hubungan positif antara manajemen kelas dengan motivasi belajar siswa karena koefisien determinasinya bernilai positif. Maka dapat disimpulkan bahwaterdapat hubungan yang signifikan antara manajemen kelas dengan motivasi belajar siswadi SMP Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat.Kata Kunci : Manajemen Kelas, Motivasi Belajar Siswa
COMMUNITY DEVELOPMENT BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN MANDALIKA Suhardi, Muhamad; Zinnurain, Zinnurain
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5951

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the Community Development Program of the Student Executive Board (BEM) of the Mandalika University (UNDIKMA) for the 2021/2022 term of service by using the Kirckpatrick Four Level evaluation model. The Community Development Program of the Student Executive Board (BEM) of the Mandalika Education University (UNDIKMA) in the form of the Community Development program was carried out in Dasan Agung Village, Selaparang District, Mataram City. This program focuses on education, such as a course for students called Smart School which is held every Sunday from 10.00 WITA to 12.00, and recitation for housewives every Tuesday at 13.00 WITA until 15.00 WITA. UNDIKMA students have several obstacles caused by the relocation of residents who take part in this program as a result of the Mataram City government's policy in regulating urban planning. The UNDIKMA Student Executive Board chose to provide consistency to continue the Community Development program by developing a new strategic plan with the aim of creating participant independence and enabling them to improve their standard of living. Keywords: Program Evaluation, Community Development, BEMAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program Community Development Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) masa bakti 2021/2022 dengan menggunakan model evaluasi Four Level Kirckpatrick. Program Community Development Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) dalam bentuk program Bina Lingkungan dilaksanakan di Kelurahan Dasan Agung Kecamatan Selaparang Kota Mataram. Program ini fokus pada bidang pendidikan, seperti kursus untuk siswa yang diberi nama Sekolah Cerdas yang diadakan setiap hari Minggu pukul 10.00 WITA hingga pukul 12.00, dan pengajian bagi ibu-ibu rumah tangga pada setiap Selasa pukul 13.00 WITA hingga pukul 15.00 WITA Bina Lingkungan Badan Eksekutif Mahasiswa UNDIKMA memiliki beberapa kendala yang disebabkan oleh relokasi warga yang mengikuti program ini sebagai dampak dari kebijakan pemerintah Kota Mataram dalam mengatur tata kota. Badan Eksekutif Mahasiswa UNDIKMA memilih untuk memberikan konsistensi untuk melanjutkan program Bina Lingkungan dengan menyusun rencana strategis baru dengan tujuan untuk menciptakan kemandirian peserta dan membuat mereka dapat meningkatkan taraf hidup mereka.Kata Kunci: Evaluasi Program, Community Development, BEM
ANALISIS KINERJA GURU MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR 44 MATARAM Anam, M Chairul
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.6082

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan guru menggunakan teknologi informasi dalam pembelajaran di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah pendahuluan, lapangan dan analisis data. Sumber data seluruhnya adalah 8 orang di SDN 44 Mataram, 3 guru laki-laki dan 5 guru perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Lembar analisis dan lembar observasi kinerja guru dijadikan sebagai alat penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru untuk mengintegrasikan laptop, internet dan Infocus di pendidikan dasar berada pada tingkat menengah. Sebagian besar guru sudah memahami penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran dan dapat merancang presentasi dan menampilkan materi pembelajaran dengan mudah, tetapi mereka juga menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan media pembelajaran dan merancang pembelajaran online.Keterampilan menggunakan fungsi-fungsi masih rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keterampilan guru dalam menggunakan teknologi informasi dalam pembelajaran di sekolah dasar berada pada kategori sedang. Mengembangkan media pembelajaran dan meningkatkan keterampilan  dalam menggunakan fitur desain pembelajaran online memerlukan bimbingan dan dukungan ahli.Kata kunci: Guru; Keterampilan; Pembelajaran; Sekolah dasar; Teknologi informasi.Abstract: This study aims to describe the skills of teachers using information technology in learning in elementary schools. The research method used is descriptive qualitative research method with preliminary steps, field and data analysis. Sources of data are 8 people at SDN 44 Mataram, 3 male teachers and 5 female teachers. The data collection technique used is observation. The analysis sheet and the teacher's performance observation sheet were used as research tools. The data analysis technique was carried out using qualitative data analysis techniques. The results showed that the teacher's skills in integrating laptops, internet and Infocus in basic education were at the secondary level. Most teachers already understand the use of information technology in learning and can design presentations and display learning materials easily, but they also use information technology to develop learning media and design online learning. Skills in using functions are still low. The conclusion of this study is that the skills of teachers in using information technology in learning in elementary schools are in the medium category. Developing learning media and improving skills in using online learning design features requires expert guidance and support.Keywords: Teachers; Skills; Learning; Elementary school; Information technology.