cover
Contact Name
Agus Fahmi
Contact Email
fahmieal2@gmail.com
Phone
+6285214422886
Journal Mail Official
visionary@undikma.ac.id
Editorial Address
Prodi AP Undikma, GD. lantai 3 Jl. Pemuda No. 59/A Mataram Phohe : 085214422886 Email : jurnalvisionary@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan
Focus and Scope Jurnal Visionary merupakan jurnal penelitian dan pengembangan di bidang administrasi pendidikan, artikel yang dimuat dalam jurnal ini adalah hasil penelitian, hasil kajian pustaka, hasil pengembangan, dan hasil penelusuran IPTEK menggunakan metode ilmiah. Scope bidang keilmuan yaitu Pendidikan, tenaga kependidikan, manajemen, administrasi, dan keilmuan lainnya.
Articles 492 Documents
Analisis Implementasi Standar Pengelolaan Pendidikan Viola, Mayshel Adinda; Vilanti, Friska Aqilah; Rahman, Indah Afidah; Masita, Masita; Gustian, Indri Fitriyanti; Mawarni, Julia Dwi; Wijaya, Hansein Arif; Tersta, Friscilla Wulan
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10165

Abstract

Abstract : This article aims to find out how to evaluate the education management system in Indonesia, identify problems or obstacles in implementing education management standards, discuss a number of obstacles in managing education, provide an understanding of the importance of education management standards to improve the quality of education in Indonesia, and provide related policy recommendations implementation of educational management standards to overcome various existing obstacles. Education management is the process of planning, organizing, leading and controlling educational resources to achieve educational goals effectively and efficiently. With good educational management, it is hoped that the process of transferring knowledge to students can run effectively and educational goals can be achieved. The topic of discussion in this article is the readiness of Human Resources (HR) who do not yet understand education management standards, budget limitations, weak monitoring and evaluation, low teacher quality, unvaried learning methods, and low student literacy. This research uses a literature study research method. Literature study is a series of actions that include reading, recording, and processing research material. Data sources for this research are books, journals and articles related to the research topic. Low understanding of human resources causes difficulties in planning, implementation, monitoring and evaluation. Budget limitations make it difficult for schools to provide quality facilities and infrastructure. Weak evaluation and supervision make it difficult to measure standard achievement. Low teacher quality causes difficulties in achieving graduate process and competency standards. Learning methods that do not vary make standard targets hampered and conflict with the process. Low student literacy is caused by internal and external factors. The researcher's hope is that this article can be a useful reference regarding the implementation of educational standards policies. Key Words: Implementation; Management; EducationAbstrak : Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengevaluasi sistem pengelolaan pendidikan di Indonesia diterapkan, mengidentifikasi masalah atau hambatan dalam menerapkan standar pengelolaan pendidikan, membahas sejumlah kendala dalam mengelola pendidikan, memberikan pemahaman tentang pentingnya standar pengelolaan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, dan memberikan rekomendasi kebijakan terkait penerapan standar pengelolaan pendidikan untuk mengatasi berbagai hambatan yang ada. Pengelolaan pendidikan adalah proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Dengan pengelolaan pendidikan yang baik, proses transfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik diharapkan dapat berjalan secara efektif dan tujuan pendidikan dapat tercapai. Adapun topik pemabahasan dalam artikel ini adalah kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum memahami standar pengelolaan pendidikan, keterbatasan anggaran, pengawasan dan evaluasi yang masih lemah, kualitas guru yang masih rendah, metode pembelajaran yang tidak bervariasi, dan literasi siswa yang rendah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kepustakaan. Studi kepustakaan adalah serangkain tindakan yang mencakup membaca, mencatat, dan mengolah materi penelitian. Sumber data untuk penelitian ini adalah buku, jurnal, dan artikel yang berkait dengan topik penelitian. Rendahnya pemahaman SDM menyebabkan kesulitan dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Keterbatasan anggaran membuat sekolah sulit memnuhi kualitas sarana dan prasarana. Evaluasi dan pengawasan yang lemah berdampak pada sulitnya mengukur pencapaian standar. Kualitas guru yang rendah menyebabkab kesulitan dalam mencapai standar proses dan kompetensi lulusan. Metode pembelajaran yang tidak bervariasi membuat target standar terhambat dan bertentangan dengan proses. Rendahnya literasi siswa disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Harapan peneliti semoga artikel ini bisa menjadi referensi bermanfaat tentang implementasi kebijakan standar pendidikan.Kata Kunci: Implementasi;  Pengelolaan; Pendidikan
Manajemen Kepala Sekolah Dalam Optimalisasi Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Rahayu, Yayu Sri; Pristy, Marlin; Yuliawati, Yuyun; Anwar, Ridwan; Rostini, Deti; Wasliman, Eva Dianawati
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10466

Abstract

Abstract: One of the efforts of the Ministry of Education and Culture to support the implementation of the Merdeka curriculum is to carry out a learning transformation process, with one focus being digital transformation. So the Merdeka Mengajar Platform, known as PMM, is an application that is expected to be able to support the development of the competencies of educators and education staff in Indonesia. This research discusses the Principal's efforts to optimize the use of the Merdeka Mengajar Platform (PMM) at Al-Ma'moen High School as a response to the learning crisis after the Covid-19 pandemic. In this case, school principals must implement appropriate management so that the use of digital transformation, especially in the Merdeka Mengajar Platform, can be optimal. The aim of this research is to obtain an overview of the principal's management in increasing the optimization of the use of PMM at Al-Ma'moen High School. This research uses a qualitative approach with a case study method. The results of data analysis show that the school principal's managerial leadership in increasing the optimization of the use of the Merdeka Mengajar Platform has been quite effective. The school principal has carried out these management functions, so that the planned program can run well and achieve the predetermined goals.Keywords: Principal Management, Digital Transformation. Abstrak: Salah satu upaya dari Kemendikbudristek untuk mendukung implementasi kurikulum Merdeka tersebut adalah melakukan proses transformasi pembelajaran, dengan fokus salah satunya adalah transformasi digital. Maka Platform Merdeka Mengajar yang dikenal dengan PMM ini menjadi aplikasi yang diharapkan mampu mendukung pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia. Penelitian ini membahas upaya Kepala Sekolah dalam mengoptimalkan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) di SMA Al-Ma'moen sebagai respons terhadap krisis pembelajaran pasca-pandemi Covid-19. Dalam hal ini, kepala sekolah harus menerapkan manajemen yang tepat agar pemanfaatan transformasi digital terutama dalam Platform Merdeka Mengajar ini dapat optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan optimalisasi pemanfaatan PMM di SMA Al-Ma’moen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil analisis data menunjukan bahwa kepemimpinan manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan optimalisasi pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar telah berjalan cukup efektif. Kepala sekolah sudah melaksanakan fungsi manajemen tersebut, sehingga program yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan.Kata Kunci: manajemen kepala sekolah, transformasi digital.
Implementasi Kegiatan Pramuka Siaga dalam Membentuk Nilai Karakter Siswa di SD Negeri Puncaklawang Purnama, Deni; Hasan, Hasan; Rosandi, Dede; Jamjuri, Jamjuri; Santosa, Santosa; Rostini, Deti; Wasliman, Eva Dianawati
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10502

Abstract

Abstract : The character values that are the basis for organizing standby scouting activities at Puncaklawang State Elementary School, Cidaun subdistrict, Cianjur district are based on the school's Vision and Mission, although other values are still developed in every scouting education activity. This research uses a qualitative approach. The data collection methods and techniques used are observation, interviews, focus group discussions, literature studies. The data analysis technique in this research uses descriptive analysis techniques, then the data will be reduced, displayed, drawing conclusions and verification. The results of the research show that activities carried out regularly and on a schedule using the creative game method in scouting activities will foster the impact of character values that are born naturally. The impact of Scouting activities in shaping the character values of students at Puncaklawang State Elementary School is very significant and can directly shape values. positive student character and fostering noble character, the value of discipline, responsibility and leadership values will emerge.Key Words: Implementation, Scouting, Student character valuesAbstrak : Nilai-nilai karakter yang menjadi dasar penyelenggaraan kegiatan kepramukaan siaga di SD Negeri Puncaklawang kecamatan Cidaun kabupaten Cianjur didasarkan pada Visi dan Misi sekolah, meskipun nilai-nilai lain tetap dikembangkan dalam setiap kegiatan pendidikan kepramukaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik Observasi ,Wawancara ,Focus Group Discussion ,Studi literatur.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa deskriptif kemudian data akan direduksi,didisplay, pemgambilan kesimpulan dan perivikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan yang dilakukan secara rutin dan terjadwal dengan menggunakan metode permainan yang pareatif dalam kegiatan pramuka akan menumbuhkan dampak nilai karakter yang lahir secara alamiah .Dampak kegiatan Pramuka dalam membentuk nilai karakter siswa di SD Negeri Puncaklawang ini sangat signifikan secara langnsung bisa membentuk nilai karakter siswa yang positif dan menumbuhkan budi pekerti yang luhur, maka akan lahir nilai kedisiplinan, nilai tanggungjawab dan nilai kepemimpinan.Kata Kunci: Implementasi, Pramuka,Nilai karakter Siswa
Implementasi Kepemimpinan Demokratis dalam Peningkatan Prestasi Olahraga Peserta Didik di SDN Pasirjambu Suprianto, Hennry; Sumarno, Dedi; Yunara, Yunara; Muchtar, Hendi S; Handayani, Sri
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10512

Abstract

Abstract : This study explores the implementation of democratic leadership in improving student sports achievements at SDN Pasirjambu, focusing on how this leadership approach affects the development of sports programs and student engagement. The research questions are: first, how does the school principal's democratic leadership improve student sports achievements at SDN Pasirjambu? Second, how is democratic leadership implemented in improving student sports achievements at SDN Pasirjambu? Third, what are the barriers and challenges to democratic leadership in improving student sports achievements at SDN Pasirjambu? A qualitative method was used. Data were obtained in the field through in-depth, structured interviews, and from literary sources. Data from literature studies and field studies are presented as research findings. The displayed data are then abstracted to reveal facts. The next stage involves interpreting these data to produce information or knowledge. The conclusion of this research is that democratic leadership at SDN Pasirjambu, initiated by the school principal, plays a crucial role in enhancing student sports achievements. This approach recognizes and involves every teacher and student in sports-related decision-making, encouraging their active participation and contribution, and facilitating the development of innovative training methods and teacher professionalism. However, the implementation of democratic leadership faces obstacles, including limitations in resources and sports facilities, resistance to change from some teachers, and challenges in balancing the needs and desires of various students.Key Words: Leadership Implementation, Democratic Leadership, Sports AchievementAbstrak : Studi ini mengeksplorasi implementasi kepemimpinan demokratis dalam peningkatan prestasi olahraga peserta didik di SDN Pasirjambu, dengan fokus pada bagaimana pendekatan kepemimpinan ini mempengaruhi pengembangan program olahraga dan keterlibatan siswa. Pertanyaan dalam penelitian, pertama, bagaimana Kepemimpinan demokratis kepala sekolah dalam peningkatan prestasi olahraga peserta didik di SDN Pasirjambu. Kedua, bagaimana implementasi kepemimpinan demokratis dalam peningkatan prestasi olahraga peserta didik di SDN Pasirjambu. Ketiga, apa saja hambatan dan kendala kepemimpinan demokratis dalam peningkatan prestasi olahraga peserta didik di SDN Pasirjambu. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Data diperoleh di lapangan melalui wawancara, mendalam, terstruktur dan dari sumber-sumber kepustakaan. Data hasil studi pustaka dan studi lapangan ditampilkan sebagai temuan penelitian. Data yang telah ditampilkan kemudian di abstraksikan yang bertujuan untuk menampilkan fakta. Tahap selanjutnya, data tersebut diinterpretasi untuk menghasilkan informasi atau pengetahuan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu; kepemimpinan demokratis di SDN Pasirjambu, yang diprakarsai oleh kepala sekolah, memegang peranan krusial dalam meningkatkan prestasi olahraga peserta didik. Pendekatan ini mengakui dan melibatkan setiap guru dan peserta didik dalam pengambilan keputusan olahraga, mendorong keterlibatan aktif dan kontribusi mereka, serta memfasilitasi pengembangan metode pelatihan inovatif dan profesionalisme guru. Namun, implementasi kepemimpinan demokratis ini menghadapi hambatan, termasuk keterbatasan sumber daya dan fasilitas olahraga, resistensi terhadap perubahan dari beberapa guru, serta tantangan dalam menyeimbangkan kebutuhan dan keinginan berbagai peserta didik.Kata Kunci: Implementasi Kepemimpinan, Kepemimpinan Demokratis, Prestasi Olahraga
Pelaksanaan Pelayanan Publik Di Kantor Desa Karang Anyar Kecamatan Semendawai Timur Ibrahim, Ibrahim; Niswah, Choirun; Efendi, Aris
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10520

Abstract

Abstract: This research is entitled "Implementation of Public Services at the Karang Anyar Village Office, East Semendawai Subdistrict." The problems that have occurred are that administrative services for population in the village face difficulties in processing the issuance of Family Cards (KK), errors, and a lack of availability of administrative services such as ID cards (KTP), Family Cards (KK), and Birth Certificates. The research method used is qualitative with descriptive characteristics. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The collected data is then analyzed and presented or data reduction is performed, followed by drawing conclusions. The results of this study show that the implementation of public services has been carried out quite well through several indicators. This includes the reliability of employees who are skilled in using service process aids, reliability seen from their level of education, reliability derived from a wealth of knowledge and experience, and more. Additionally, there is responsiveness in quickly responding to service requests, providing assurance in service delivery, and ensuring timeliness. There is empathy in understanding the needs of the community and attempting to understand their complaints. There are tangible facilities for service at the Karang Anyar Village Office. Furthermore, factors affecting service implementation include the availability of resources, employee awareness, and community support.Keywords: Implementation, Public ServicesAbstrak: Penelitian ini berjudul Pelaksanaan Pelayanan Publik di Kantor Desa Karang Anyar Kecamatan Semendawai Timur. Adapun permasalahan yang terjadi, yaitu pelayanan administrasi kependudukan di desa tersebut memiliki kesulitan dalam mengurus pembuatan KK, kesalahan dan kurangnya penyediaan layanan administrasi KTP, KK, Akte Kelahiran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan karakteristik deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan disajikan kembali atau direduksi data lalu disajikan kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasanya proses pelaksanaan pelayanan publik sudah dilaksanakan cukup baik melalui beberapa indikator, yaitu dengan melaksanakan kehandalan para pegawai yang handal dalam menggunakan alat bantu proses pelayanan, handal yang dilihat dari jenjang pendidikan, handal yang dimiliki dari banyak wawasan dan pengalaman, dan lainnya. Kemudian ketanggapan dalam merespon cepat pelayanan. Memberikan jaminan dalam pelayanan, jaminan tepat waktu. Empati dengan mengetahui kebutuhan masyarakat, mencoba memahami keluhan masyarakat. Kemudian, berwujud yang berupa fasilitas pelayanan di kantor desa Karang Anyar. Selanjutnya faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pelayanan dengan adanya sarana yang tersedia, faktor kesadaran pegawai, dan juga dukungan dari masyarakat.Kata Kunci: Pelaksanaan, Pelayanan Publik
Konsep Filsafat Progresivisme dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Sukanagara Handayani, Sri; Muchtar, Hendi S; Puspita, Rani; Juningsih, Juningsih; Anwar, Ridwan
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10542

Abstract

Abstract: This research aims to explore the concept of Progressivism philosophy in the context of developing the Merdeka Learning Curriculum, which focuses on the implementation of the Merdeka Curriculum (IKM) at SMAN 1 Sukanagara. The philosophy of progressivism emphasizes the development of student independence, contextual learning, and active involvement in the educational process. The Merdeka Curriculum, as an educational innovation in Indonesia, emphasizes the freedom of students to manage their own learning. The research method used is a qualitative approach by collecting data through interviews, observation and document analysis. Data analysis was carried out by detailing the implementation of the concept of progressivism in the structure and implementation of the Merdeka Curriculum. These include how the concept of progressivism philosophy is implemented in the development of the Merdeka Curriculum at SMAN 1 Sukanagara, whether the Merdeka Curriculum is able to create meaningful learning experiences for students, especially in terms of literacy and numeracy, as well as the obstacles and challenges faced in IKM. It is hoped that the results of this research will provide a clear picture of how the philosophy of progressivism is integrated into the practice of the Merdeka Curriculum at SMAN 1 Sukanagara. The implications of this research can provide insight to schools and educational policy makers to increase the effectiveness of the Merdeka Curriculum by taking more into account aspects of progressivism in its development.Keywords: Progressivism  Philosophy, Merdeka CurriculumAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi konsep filsafat Progresivisme dalam Konteks pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar, yang berfokus pada implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMAN 1 Sukanagara. Filsafat progresivisme menekankan pada pengembangan kemandirian peserta didik, pembelajaran kontekstual, dan keterlibatan aktif dalam proses pendidikan. Kurikulum Merdeka, sebagai inovasi pendidikan di Indonesia, menekankan pada pembebasan peserta didik untuk mengelola pembelajaran mereka sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan merinci implementasi konsep progresivisme dalam struktur dan pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Diantaranya bagaimana konsep filsafat progresivisme diimplementasikan dalam pengembangan Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Sukanagara, apakah Kurikulum Merdeka mampu menciptakan pengalaman belajar bermakna bagi peserta didik terutama dalam hal literasi dan numerasi, serta hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam IKM. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana filsafat progresivisme diintegrasikan dalam praktik Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Sukanagara. Implikasi dari penelitian ini dapat memberikan wawasan kepada pihak sekolah dan pengambil kebijakan pendidikan untuk meningkatkan efektivitas Kurikulum Merdeka dengan lebih mempertimbangkan aspek-aspek progresivisme dalam pengembangannya.Kata Kunci: Filsafat Progresivisme, Kurikulum Merdeka 
Tantangan dan Peluang dalam Mengadopsi Model Sekolah Penggerak Melalui Pendekatan Progresivisme di SDN Sukatani – Cianjur Handayani, Sri; Muchtar, Hendi S.; Soleh, Wiwi Sulastri; Yusup, Asep Roby Maulana; Anwar, Anwar
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10560

Abstract

Abstract: The School Mover is a transformation in education aiming for institutions to produce student learning outcomes, including literacy and numeracy competencies, along with assessing students' character. It emphasizes transforming schools into the schools mover rather than focusing on popularity, size, or facilities. Sukatani Elementary School in Cianjur Regency is one such school focused on in our research titled "Challenges and Opportunities in Adopting of the School Mover Model Through a Progressivism Approach at Sukatani Public Elementary School, Cibeber Sub-District-Cianjur”. The qualitative research with a case study approach analyzes the advantages and successes of implementing the school mover model. It assesses the use of progressivism theory, the implementation of the program in leveraging challenges and opportunities, the administrative culture influencing adoption, and the school principal's leadership in implementation. The study found that Sukatani Elementary, post-adoption, underwent significant changes. The school's leadership became innovative and collaborative, expecting teachers to be technologically proficient and adaptive to curriculum changes. Challenges included internal and external factors affecting human resources, mainly teachers. Teachers were crucial in the success of various programs, requiring digital technology skills, implementing differentiated learning, Project P5, effective assessment, and utilizing technology for support. The approach involved motivating teachers to enhance their desire to learn, especially in digital technology and effective teaching methods. External challenges were addressed through activities like an open house to garner support for intra and extra programs in the school.Key Words: The School Mover, Progressivism, Challenge, OpportunityAbstrak: Sekolah Penggerak merupakan salah satu transformasi pendidikan yang mengharapkan lembaga pendidikan mampu menghasilkan  hasil belajar siswa mencakup kompetensi literasi dan numerasi serta penilaian karakter siswa. Implementasi sekolah penggerak tidak melihat sekolah itu masuk kategori sekolah favorit, sekolah yang banyak murid dengan fasilitas sekolah yang bagus, tetapi program ini mendorong transformasi sekolah-sekolah untuk menjadi sekolah penggerak. Sekolah Dasar Negeri Sukatani yang berlokasi di kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur menjadi salah satu sekolah penggerak yang menjadi lokasi fokus penelitian kami. Adapun judul penelitian yang kami angkat adalah Tantangan dan Peluang dalam mengadopsi Model Sekolah Penggerak Melalui Pendekatan Progresivisme di SD Negeri Sukatani Kecamatan Cibeber-Cianjur. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan  studi kasus. Tujuan penelitian di Sekolah Penggerak SD Negeri Sukatani adalah untuk mengetahui keungulan dan keberhasilan melalui pelaksanaan model sekolah penggerak dianalisa menggunakan pendekatan teori progresivisme, implementasi program sekolah penggerak dalam memanfaatkan tantangan dan peluang, kultur administrasi sekolah dalam mempengaruhi pengadopsian sekolah penggerak, kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi sekolah penggerak. Hasil penelitian yang didapat SD Negeri Sukatani setelah mengadopsi sekolah penggerak memliki banyak perubahan dalam implementasinya kepemimpinan kepala sekolah yang menjadi inovaatif, kolaboratif yang memilik ekpektasi terhadap guru-guru untuk memliki kemampuan teknologi, adaptif terhadap perubahan kurikulum, tantangan yang muncul adalah internal dan eksternal terhadap sumber daya manusia yaitu guru dimana guru sebagai pilar keberhasilan dalam berbagai program merdeka belajar seperti pembelajaran berdiferensiasi, penerapan Projek P5, penerapan assesmen dan pemanfaatan teknologi sebagai pendukung proses pembelajaran, pemberdayaan fasilitas berbasis digital, dimana setiap guru harus memiliki kemampuan teknologi digital sebagai basis pembelajaran, dan membangun jejaring dan komunikasi terhadap pemangku kebijakan dan pihak kemitraan terutama dalam program di sekolah. Pendekatan yang dilakukan dalam mengahadapi tantangan internal dengan mendorong dan memotivasi kepada para guru agar meningkatkan keinginan belajar terutama penerapan teknologi digital, penerapan pembelajaran berdiferensiasi serta assesmen yang efektif. Untuk tantangan terhadap eksternal, diperlukan adanya semacam open house agar program-program yang ada di sekolah baik intra, Projek P5, maupun ekstra mendapat dukungan yang memadai dari berbagai pihak.Kata Kunci: Sekolah Penggerak, Progresivisme, Tantangan, Peluang
MANAJEMEN KURIKULUM BERBASIS DIGITAL DI PONDOK PESANTREN AL RIYADL CIPANAS Rubiherlan, Yusuf; Juningsih, Juningsih; Nursanti, Funny Eka; Soleh, Wiwi Sulastri; Rostini, Deti; Wasliman, Eva Dianawati
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10562

Abstract

Abstract: Al-Riyadl Islamic Boarding School is a pure Salafi Islamic boarding school, which only holds yellow book recitations using the sorogan, balagan and wetonan methods. In carrying out its learning, continuing to keep up with the times, Al-Riyadl Islamic Boarding School does not abandon the old tradition, namely pure Salafi. Al-Riyadl Islamic Boarding School responds to technological developments in relation to digital-based curriculum management. The case study in this research was used to determine the planning, organizing, commanding, coordinating and supervising of the Al-Riyadl Islamic Boarding School in response to technological developments in relation to digital-based curriculum management. Qualitative methodology is used in research that focuses on natural conditions in a place or event and uses stages in accordance with the rules or steps required for data collection. Al-Riyadl Islamic Boarding School is located in a community environment that does not have closed borders or fortifications like Islamic boarding schools in general. Combining formal and non-formal education with the aim of maximizing the organization and supervision of students while not eliminating the old tradition of Islamic boarding schools. The digital-based Islamic boarding school curriculum includes several subjects such as inheritance and astronomy lessons using scientific calculators. The use of smartphones and laptops is also carried out during evaluations where the test questions are done digitally and also includes elements of technology in Islamic boarding school management, although not yet optimally, but for the next school year we will make more mature plans in implementing digitalization.Keyword : Boarding School, Curriculum, DigitalizationAbstrak: Pesantren Al-Riyadl merupakan Pesantren Salafi murni, yang  hanya mengadakan pengajian kitab kuning dengan metode sorogan, balagan, dan wetonan. Dalam melaksanakan pembelajarannya, terus mengikuti perkembangan zaman, Pesantren Al-Riyadl tidak meninggalkan tradisi lama yakni salafi murni. Pesantren Al-Riyadl menyikapi perkembangan teknologi dalam hubungannya dengan manajemen kurikulum berbasis digital. Studi kasus dalam penelitian ini digunakan  untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pengkomandoan, pengkoordinasian, dan pengawasan Pesantren Al-Riyadl menyikapi perkembangan teknologi dalam hubungannya dengan manajemen kurikulum berbasis digital. Metodelogi kualitatif digunakan dalam penelitian yang mengarah pada kondisi alamiah di suatu tempat atau kejadian dan menggunakan tahapan-tahapan sesuai dengan aturan atau langkah yang diperlukan untuk pengumpulan data. Pesantren Al-Riyadl berlokasi di lingkungan masyarakat yang tidak memiliki batas atau benteng tertutup seperti pada pesantren pada umumnya. Penggabungan pendidikan formal dan nonformal dengan tujuan agar pengorganisasian dan pengawasan kepada para santri lebih maksimal dengan tetap tidak menghilangkan tradisi lama sebagai pondok pesantren. Kurikulum pesantren berbasis digital dimasukan pada  beberapa mata pelajaran seperti pelajaran waris dan falak dengan media kalkulator saintifik. Penggunaan smartphone dan laptop juga dilakukan saat evaluasi dimana soal tes dikerjakan secara digital juga memasukan unsur  teknologi dalam manajemen pesantren, meskipun belum secara maksimal, tetapi untuk tahun ajaran kedepannya akan membuat perencanaan yang lebih matang dalam penerapan digitalisasi. Kata Kunci : Kurikulum, Digital, Pesantren
Idealisme dalam Evaluasi Kinerja Sekolah di SDN Cibalandongan Muchtar, Hendi S.; Handayani, Sri; Jamaludin, Ayi; Nurlatifah, Fitri; Santosa, Santosa
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10604

Abstract

Abstract: This research aims to analyze how school performance is evaluated using the idealism theory approach at SDN Cibalandongan. Apart from that, this research also aims to determine the factors that hinder the implementation of school performance evaluations. This research uses a qualitative approach with a case study method. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out using qualitative data analysis techniques. The research results show that in general teacher performance has shown good criteria, it's just that with changes to the curriculum, teachers need to be guided and accompanied. Performance assessment activities are carried out every semester as part of the learning process. At the beginning of the year, formative teacher performance assessments are used as a basis for determining self-evaluation and continuous professional development (PKB). Furthermore, in the following semester at the end of the year a summative teacher performance assessment is carried out. One way in which school performance is achieved is determined by the performance of teachers in carrying out their roles, duties and responsibilities as regulated in Law no. 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers, especially article 20 points a and b. Furthermore, teacher performance evaluation can be used as an effort to guarantee school quality, which is carried out by developing a valid and reliable instrument related to aspects of (1) personal development, (2) learning, (3) increasing professional abilities, and ( 4) social interaction with stakeholders. However, the tools and results obtained will not accelerate and improve school performance, if they are not followed up with capacity building programs for teachers.Key words: Idealism, Evaluation Of School PerformanceAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana evaluasi kinerja sekolah dengan menggunakan pendekatan teori idealisme di SDN Cibalandongan. Selain itu, penelitian ini juga untuk mengetahui faktor – faktor yang menghambat pelaksanaan evaluasi kinerja sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja guru sudah menunjukkan kriteria baik, hanya saja dengan perubahan kurikulum, guru perlu untuk dibimbing dan didampingi. Kegiatan penilaian kinerja dilakukan setiap semester sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pada awal tahun penilaian kinerja guru formatif yang digunakan sebagai dasar   untuk   menentukan   evaluasi   diri   dan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Selanjutnya pada semester berikutnya di akhir tahun dilakukan penilaian kinerja guru sumatif. Pencapaian kinerja sekolah salah satunya ditentukan oleh kinerja guru dalam melakukan peran, tugas, dan tanggungjawabnya sebagaimana diatur dalam Undang-undang No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen khususnya pasal 20 poin a dan b. lebih jauh dari itu, evaluasi kinerja guru dapat dijadikan sebagau upaya untuk penjaminan mutu sekolah, yang dilakukan dengan mengembangkan suatu instrumen yang valid dan reliable terkait dengan aspek (1) pengembangan pribadi, (2) pemelajaran, (3) peningkatan kemampuan profesional, dan (4) interaksi sosial dengan stakeholder. Namun alat dan hasil yang didapat tidak akan menambah percepatan dan perbaikan kinerja sekolah, manakala tidak ditindaklanjuti dengan program capacity building bagi guru.Kata Kunci : Idealisme, Evaluasi Kinerja Sekolah 
Implementasi Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru di SDN Ibu Dewi 1 Melalui Pendekatan Filsafat Pragmatis Purnama, Deni; Yuliawati, Yuyun; Jamjuri, Jamjuri; Muchtar, Hendi S; Handayani, Sri
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10606

Abstract

Abstract : Abstract: This study examines the implementation of new student admission policies at SDN Ibu Dewi 1 through a pragmatic philosophical approach. The primary objective of this system is to achieve equitable educational quality, yet it often faces challenges and conflicts, such as restrictions on school choices and impacts on student profiles, classroom availability, and school performance. A qualitative method was employed to collect data through interviews, field observations, and literature studies. The conclusions of this study provide insights into how SDN Ibu Dewi 1 effectively manages the New Student Admission Process (PPDB), overcoming challenges related to capacity and zoning policies, and ensuring the quality of education. By applying the principles of pragmatism, this research highlights the importance of a problem-based approach, critical reflection, and practical consequence-based evaluation to enhance teaching and administrative practices in schools.Key Words: Policy Implementation, Pragmatic Philosophy, Educational PolicyAbstrak : Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan penerimaan peserta didik baru di SDN Ibu Dewi 1 melalui pendekatan filsafat pragmatis. Tujuan utama sistem ini adalah mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan, namun seringkali menghadapi tantangan dan konflik, seperti pembatasan pilihan sekolah dan dampak pada profil siswa, ketersediaan ruang kelas, serta prestasi sekolah. Metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi kepustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana SDN Ibu Dewi 1 mengelola PPDB dengan efektif, mengatasi tantangan kapasitas dan kebijakan zonasi, serta menjamin kualitas pendidikan. Dengan menerapkan prinsip-prinsip pragmatisme, penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis masalah, refleksi kritis, dan evaluasi berdasarkan konsekuensi praktis untuk meningkatkan praktik pengajaran dan administrasi sekolah.Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Filsafat Pragmatisme, kebijakan Pendidikan