cover
Contact Name
Evelyne Hanaseta N
Contact Email
seoi_ft@usahid.ac.id
Phone
+6282112452858
Journal Mail Official
seoi_ft@usahid.ac.id
Editorial Address
Jl Prof. Dr. Soepomo, SH Tebet Jakarta 12870
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal
ISSN : 26215586     EISSN : 26215586     DOI : https://doi.org/10.36441/seoi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI) adalah merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Sahid Jakarta. Jurnal ini berfokus kepada pengembangan ilmu-ilmu berdasarkan hasil penelitian dibidang lingkungan dan industri. Topik hasil penelitian yang terdapat dalam jurnal ini diataranya adalah tentang Manajemen Lingkungan, Ekologi Lingkungan, Analisa Mengenai Dampak Lingkungan, Pengolahan Air Limbah, Limbah Padat dan B3, Inovasi dalam Pengelolaan Lingkungan, Pencemaran Lingkungan, Teknik Industri, Manajemen Industri, Ergonomi Dan Sistem Kerja, Operational Research, Desain Produk, Manajemen Proyek, Business Design and Development, Sistem Informasi Manajemen, Industri Kreatif, Industri Jasa Dan Industri Manufactur
Articles 87 Documents
BIOAKUMULASI LOGAM BERAT PADA AVICENNIA MARINA DI TAMAN WISATA ALAM MANGROVE ANGKE KAPUK JAKARTA Mira Sepnawati Jaya; Maya Dewi Dyah Maharani; Laila Febrina
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v3i2.440

Abstract

Logam berat merupakan salah satu penyebab kerusakan ekosistem perairan paling besar disebabkan oleh kegiatan industrialisasi. Logam berat yang masuk dalam perairan sungai sebelum akhirnya akan mengalir ke lautan akan bermuara ke muara sungai yang biasanya terdapat ekosistem mangrove. Mangrove Avicennia marina merupakan mangrove yang dapat digunakan sebagai indikator biologis lingkungan yang tercemar logam berat terutama Cu, Pb, dan Zn. Maka perlu dilakukan identifikasi jumlah kandungan logam berat Cu, Pb, dan Zn dalam akar mangrove Avicennia marina dan menganalisis nilai bio-concentration factor (BCF) mangrove Avicennia marina untuk mengetahui kemampuannya dalam mengakumulasi logam berat perairan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pola random sampling dan dianalisis dengan menggunakan ICP-OES. Penelitian ini menghasilkan kandungan logam berat Cu, Pb, dan Zn di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk di perairan rata-rata adalah 0,021 mg/L, 0,003 mg/L, dan 0,3804 mg/L. Sedangkan kandungan logam berat Cu, Pb, dan Zn pada sludge rata rata adalah 0,4659 mg/Kg, 0,2180 mg/Kg, dan 2,3518 mg/Kg . Kandungan logam berat Cu, Pb, dan Zn di akar rata-rata adalah 8,7950 mg/Kg, 0,9592 mg/Kg, dan 14,7934 mg/Kg. Kemampuan mangrove Avicennia marina dalam mengakumulasi logam Cu, Pb, dan Zn masing-masing adalah 19,15; 4,16; dan 6,31. Nilai BCF melebihi satu menyatakan bahwa mangrove Avicennia marina di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk Jakarta dapat mengakumulasikan logam berat.
EFEKTIVITAS MELATI AIR DALAM MENURUNKAN KADAR BOD, COD DAN TSS PADA AIR LIMBAH LAUNDRY Noviana, Linda
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i2.174

Abstract

Peningkatan industry pencucian pakaian dapat menimbulkan pencemaran mengakibatkan eutrofikasi.Sehingga perlu dilakukan alternative pengolahan dan pengaplikasian yang efektif untuk mengolah limbah ini, salah satunya dengan menggunakan fitoremediasi.Fitoremediasi adalah penggunaan tumbuhan untuk menghilangkan, menstabilkan atau menghancurkan bahan pencemar baik senyawa organic maupun anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan tumbuhan Melati Air dalam menurunkan kadar BOD, COD dan TSS pada limbah laundry dengan variasi waktu kontak 7, 14 dan 21 dengan perbedaan banyaknya tumbuhan yaitu 2, 4, 6 dan 8 tanaman. Sedangkan efektivitas penyerapan pada tanaman Melati Air adalah pada hari ke 14.
EFEKTIFITAS TAWAS DARI MINUMAN KALENG BEKAS SEBAGAI KOAGULAN UNTUK PENJERNIH AIR Laila Febrina; Ardhila Zilda
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i1.610

Abstract

Persediaan air bersih di Indonesia semakin terbatas, dimana sumber air untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat pada saat ini sebagian besar sudah tercemar karena kegiatan manusia itu sendiri. Berdasarkan hal tersebut dirasa perlu melakukan pengolahan air lebih lanjut guna mendapatkan supply air bersih. Dalam pengolahan air bersih salah satunya dilakukan proses koagulasi yang menggunakan koagulan tawas  sebagai proses penjernihan air. Ada banyak koagulan yang dapat digunakan antara lain tawas atau aluminium sulfat. Pada penelitian ini dilakukan penelitian pembuatan koagulan dari kaleng bekas. Unsur aluminium yang terdapat pada kaleng bekas tersebut yang dimanfaatkan untuk pembuatan tawas. Pengamatan dilakukan terhadap hasil tawas dari kaleng bekas dengan mengetahui rendemen tawas yang dihasilkan dari kaleng bekas, efektifitas tawas dari kaleng bekas, dan hasil parameter kekeruhannya terhadap air yang diuji dengan skala laboratorium menggunakan jartest. Variasi dosis larutan induk tawas yang terbuat dari limbah kaleng bekas dengan dosis 15, 20, 25, 30, 35, dan 40 ppm Setelah itu dicari efektivitas tawas yang terbuat dari limbah kaleng dengan  membandingkan parameter kekeruhan terhadap  Permenkes No. 492/MenKes/Per/IX/2010. 
PENGELOLAAN PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI SETU BABAKAN SEBAGAI STRATEGI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN Purnomosutji Dyah Prinajati; Windinda Rahmawati P.R
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i1.605

Abstract

Daya dukung lingkungan perlu diperhatikan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan keterbatasan dari lingkungan. Daya dukung lingkungan dalam penelitian ini adalah kemampuan Kawasan untuk mencrima sejumlah wisatawan dengan intensitas penggunaan maksimum terhadap sumber daya alan yang berlangsung secara terus menerus tanpa merusak lingkungan. Tujuannya adalah untuk mengetahui daya dukung lingkungan, mengkaji persepsi wisatawan dan pengelolaan terhadap kelestarian lingkungan, dan memilih strategi yang tepat untuk menjamin pengelolaan berkelanjutan. Analisis data yang digunakan adalah analisis daya dukung kawasan dan SWOT. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan analisa kuantitatif. Ketersediaan lahan di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan adalah sebesar 74,5 Ha. Daya dukung fisik/Physical Carrying Capacity (PPC) kawasan Setu Babakan dapat menampung wisatawan sebanyak 29.800 orang hari. Strategi yang tepat untuk pengelolaan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan yang berkelanjutan yaitu 1) mempertahankan kondisi tipikal perkampungan Betawi, 2) memaksimalkan fungsi kawasan sebagai objek wisata yang berwawasan lingkungan untuk mencegah terjadinya eksploitasi kawasan dengan memperhatikan daya dukung. 3) diperlukan upaya peningkatan promosi objek wisata dan kualitas infrastruktur yang tersedia baik dari segi perawatan bangunan, pelayanan wisatawan, memperhatikan kondisi fisik setu, aliran sungai serta potensi buangan limbah dengan mengajak masyarakat dan wisatawan untuk berkontribusi mewujudkan kondisi lingkungan wisata yang aman, nyaman, tertib dan bersih.
PENGELOLAAN SAMPAH KECAMATAN KEPAHIANG, KABUPATEN KEPAHIANG Rahayu, Erwina; Ramadhan, Bimastyaji Surya
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i2.473

Abstract

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepahiang merupakan instansi yang bertanggung jawab dalam manajemen pengelolaan persampahan di Kabupaten Kepahiang. Menurut BPS Tahun 2018 Wilayah Kabupaten Kepahiang memiliki luas 71,92 km2 dengan jumlah penduduk 134.938 jiwa dengan berat sampah yang terangkut ke TPA 68.300 Kg/hari. Banyaknya aktivitas masyarakat dan angka kelahiran yang tinggi merupakan faktor pemicu semakin banyak timbulan sampah di Kabupaten Kepahiang, sehingga diperlukan pengelolaan sampah yang tepat. Sistem pengelolaan persampahan tersebut meliputi beberapa aspek yaitu peraturan dan regulasi, kelembagaan, teknik operasional, pembiayaan, dan peran serta masyarakat. Saat ini pola pengelolaan sampah yang ada di Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang yaitu pewadahan, penyapuan, pengumpulan, pengolahan, pemilahan, serta pemrosesan akhir. Metode yang digunakan adalah dengan pengamatan langsung ke lapangan dan evaluasi melalui analisis deskriptif dan perhitungan atas pelaksaanaan sistem pengelolaan sampah Kabupaten Kepahiang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi sistem pengelolaan persampahan dapat dikatakan sudah cukup baik. Tetapi dalam penerapannya terdapat beberapa kelamahan diantaranya adalah penerapan Peraturan daerah tentang persampahan yang belum sepenuhnya terealisasi, pada aspek pembiayaan, pendapatan yang bersumber dari retribusi persampahan masih sangat kecil.
ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA KANDI DI KOTA SAWAHLUNTO Hamdan, Lionard
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i2.175

Abstract

Otonomi daerah menjadikan pemerintah Kota Sawahlunto giat membangun objek wisata yang berlatar belakang kota bekas tambang batubara. Objek wisata Kandi Kota Sawahlunto merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di Provinsi Sumatra Barat. Objek wisata Kandi merupakan objek wisata unggulan di Kota Sawahlunto yang memiliki beberapa objek wisata yang terdiri dari Pacuan kuda kandi, Danau wisata Kandi, Kebun Binatang Kandi, Arena Roadrace permanentKandi, arena Mottocroos dan lain sebagainya. Dalam rangka meningkatkan tingkat kunjungan wisata di Sumatera Barat, khususnya di, Kota Sawahlunto, maka perlu melakukan berbagai langkah-langkah strategis, agar dapat miningkatkan kunjungan wisatawan. Adapun para aktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan dalam penelitian ini adalah dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum, Pengelola Obyek Wisata, DPRD Komisi A, dan ASITA. Berdasarkan pengolahan dan analisa data dengan menggunakan Analitical Hirarki Process (AHP), maka didapatkan 3 Strategi pengembangan objek wisata Kandi di Kota sawahlunto, dengan prioritas utamanya adalah 1) Melibatkan dan mengikut sertakan masyarakat; 2) Meningkatkan kegiatanpromosi; dan 3) Meningkatkan infrastruktur objek wisawa Kandi di Kota Sawahlunto.
OPTIMASI PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL BECAKAYU SEKSI 1BC DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM DAN PERT Ali Murdani Lubis; Endang Suhendar; Puji Suharmanto
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v3i2.461

Abstract

Perencanaan pembangunan proyek tentunya memerlukan analisis yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Kegiatan ini sangat dibutuhkan karena untuk mengukur berapa biaya yang akan dikeluarkan dan berapa kemampuan biaya untuk membangun proyek tersebut. Pembangunan jalan di Indonesia saat ini sedang berkembang pesat apalagi pada era sekarang ini. Keberhasilan ataupun kegagalan dari pelaksanaan proyek pembangunan jalan sering kali disebabkan kurang terencananya kegiatan proyek serta pengendalian yang kurang efektif sehingga kegiatan proyek tidak efisien. Pengoptimalan waktu pembangunan bertujuan untuk pencegahan keterlambatan proyek dan meminimalisasi biaya serta percepatan kegiatan proyek pembangunan. Pada proyek pembangunan jalan Tol Becakayu Seksi 1BC dengan menggunakan metode CPM terdapat jalur kritis dimana kegiatan pekerjaan tersebut adalah Pekerjaan pembebasan lahan, Pekerjaan pembangunan direksi kit dan gudang, Pekerjaan pondasi, Pekerjaan kolom, Pekerjaan stressing girder, Pekerjaan slab, Pekerjaan pelapisan aspal, Pekerjaan lain-lain dan Pekerjaan finishing. Perusahaan mendapatkan peluang sebesar 79.67 % untuk menyelesaikan proyek pembangunan jalan Tol Becakayu Seksi 1BC setelah melakukan pengolahan data dengan menggunakan metode PERT (Program Evaluation Review Technique).
PARTISIPASI MASYARAKAT MENYEDIAKAN JASA LINGKUNGAN HIDROLOGIS DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI Tatan Sukwika
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i1.606

Abstract

Untuk dapat mencapai suatu kondisi DAS Kambaniru yang baik, maka perilaku dan aktivitas pemanfaatan lahan dan hutan oleh masyarakat harus sesuai kaidah-kaidah konservasi tanah dan air. Tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi diikuti oleh tekanan terhadap lahan berpotensi menciptakan masalah sosial baru berupa kemiskinan. Di lain sisi, besarnya potensi masyarakat yang bersedia menyediakan jasa lingkungan hidrologis di kawasan DAS dapat dijadikan sebagai investasi pemerintah. Oleh karena itu, peluang partisipasi masyarakat perlu dikelola melalui pendekatan insentif melalui mekanisme pembagian biaya (cost-sharing). Tujuan penelitian dilakukannya kajian pengelolaan daerah aliran sungai melalui jasa lingkungan hidrologis oleh masyarakat di kawasan DAS Kambaniru secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan rumusan model regresi cost-sharing jasa lingkungan hidrologis di wilayah DAS Kambaniru dapat menjelaskan kondisi besarnya penggunaan air dan kebutuhan air untuk rumah tangga. Pola cara masyarakat memperoleh air di kawasan DAS Kambaniru selain memiliki potensi nilai surplus konsumen dari manfaat air juga memberikan jasa lingkungan hidrologis yang baik per hektar per tahunnya. Kondisi kemiskinan penduduk di DAS Kambaniru dipicu oleh tingginya tekanan dan ketergantungan terhadap lahan dan hutan. Rekomendasinya, rumah tangga petani seharusnya diberikan kompensasi manfaat hidrologis dan pemberian pinjaman tetapi tanpa bunga.
SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH KECAMATAN LUBUK PAKAM, KABUPATEN DELI SERDANG Adhana, Sheila Nurul; Ramadhan, Bimastyaji Surya
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i2.474

Abstract

Kecamatan Lubuk Pakam adalah Ibukota Kabupaten Deli Serdang yang menjadi pusat beragam aktivitas sehingga menghasilkan sampah jumlah yang tidak sedikit. Timbulan sampah yang dihasilkan adalah 49,04 ton/hari dengan jumlah penduduk pada tahun 2018 menurut data BPS sebanyak 97.996 jiwa. Sampah yang dibiarkan tanpa dikelola akan menimbulkan masalah di lingkungan maupun sosial. Oleh sebab itu, sampah perlu dikelola untuk meminimalisasi dampak buruk tersebut dengan suatu sistem pengelolaan yang terdiri dari beberapa aspek, yaitu teknik operasional, kelembagaan, pembiayaan, peran serta masyarakat, juga hukum dan peraturan. Intansi pemerintah yang berwenang dalam pengelolaan sampah di Kecamatan Lubuk Pakam ialah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang dan berkoordinasi dengan Seksi Kebersihan Kecamatan Lubuk Pakam. Sistem pengelolaan sampah Kecamatan Lubuk Pakam saat ini meliputi pewadahan, pengumpulan, pemilahan, pengolahan, pemindahan, pengangkutan, dan pemrosesan akhir dengan tingkat pelayanan sebesar 74,5%. Metode yang digunakan ialah dengan melakukan observasi di lapangan dan analisis deskriptif kondisi eksisting sistem pengelolaan sampah terhadap standar yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum sistem pengelolaan sampah yang diterapkan sudah terlaksana cukup baik. Namun terdapat hal yang memiliki kekurangan yakni kondisi kendaraan yang terbatas dan peran serta masyarakat dapat dikatakan masih kurang mengenai pemahaman dan tanggungjawab dalam pengelolaan sampah.
ANALISIS PENURUNAN KADAR KROM (Cr) LIMBAH LABORATORIUM MENGGUNAKAN ZEOLIT DAN KARBON AKTIF Febrina, Laila
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i2.176

Abstract

Laboratorium lingkungan salah satu penghasilkan limbah B3 yang berbahaya yang berasal dari hasil analisis COD. Limbah ini banyak mengandung Krom yang sangat tinggi. Keracunan Kromium dapat menyebabkan gangguan pada paru-paru, maka limbah krom harus diolah sebelum dibuang keperairan. Dalam penelitian ini, kemampuan adsorpsi karbon aktif dan zeolit terhadap limbah krom dari limbah laboratorium dipelajari. Tahapan analisisnya meliputi preparasi sampel limbah, penentuan berat optimum dan waktu optimum adsorpsi kromium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif efisien pada berat 7 gram dan waktu serapan 90 menit dengan nilai kapasitas dan efisiensi adsorpsi sebesar 0,43 mg/l dan 99,37% sementara zeolit efisiensi pada berat 10 gram dan waktu serapan 120 menit dengan nilai kapasitas dan efisiensi adsorpsi sebesar 0,47 mg/l dan 99,32 %. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh adanya kompetisi dengan logam-logam yang ada dalam limbah. Akan tetapi penyerapan krom oleh zeolit lebih sedikit ampas yang dihasilkan dan biaya produksi yang dibutuhkan