cover
Contact Name
Evelyne Hanaseta N
Contact Email
seoi_ft@usahid.ac.id
Phone
+6282112452858
Journal Mail Official
seoi_ft@usahid.ac.id
Editorial Address
Jl Prof. Dr. Soepomo, SH Tebet Jakarta 12870
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal
ISSN : 26215586     EISSN : 26215586     DOI : https://doi.org/10.36441/seoi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI) adalah merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Sahid Jakarta. Jurnal ini berfokus kepada pengembangan ilmu-ilmu berdasarkan hasil penelitian dibidang lingkungan dan industri. Topik hasil penelitian yang terdapat dalam jurnal ini diataranya adalah tentang Manajemen Lingkungan, Ekologi Lingkungan, Analisa Mengenai Dampak Lingkungan, Pengolahan Air Limbah, Limbah Padat dan B3, Inovasi dalam Pengelolaan Lingkungan, Pencemaran Lingkungan, Teknik Industri, Manajemen Industri, Ergonomi Dan Sistem Kerja, Operational Research, Desain Produk, Manajemen Proyek, Business Design and Development, Sistem Informasi Manajemen, Industri Kreatif, Industri Jasa Dan Industri Manufactur
Articles 87 Documents
ANALISIS PENURUNAN KADAR KROM (Cr) LIMBAH LABORATORIUM MENGGUNAKAN ZEOLIT DAN KARBON AKTIF Febrina, Laila; Noviana, Linda; Ni’mah, Ulfa
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i1.169

Abstract

Laboratorium lingkungan salah satu penghasilkan limbah B3 yang berbahaya yang berasal dari hasil analisis COD. Limbah ini banyak mengandung Krom yang sangat tinggi. Keracunan Kromium dapat menyebabkan gangguan pada paru-paru, maka limbah krom harus diolah sebelum dibuang keperairan. Dalam penelitian ini, kemampuan adsorpsi karbon aktif dan zeolit terhadap limbah krom dari limbah laboratorium dipelajari. Tahapan analisisnya meliputi preparasi sampel limbah, penentuan berat optimum dan waktu optimum adsorpsi kromium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif efisien pada berat 7 gram dan waktu serapan 90 menit dengan nilai kapasitas dan efisiensi adsorpsi sebesar 0,43 mg/l dan 99,37% sementara zeolit efisiensi pada berat 10 gram dan waktu serapan 120 menit dengan nilai kapasitas dan efisiensi adsorpsi sebesar 0,47 mg/l dan 99,32 %. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh adanya kompetisi dengan logam-logam yang ada dalam limbah. Akan tetapi penyerapan krom oleh zeolit lebih sedikit ampas yang dihasilkan dan biaya produksi yang dibutuhkan
ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA KANDI DI KOTA SAWAHLUNTO Hamdan, Lionard
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i2.175

Abstract

Otonomi daerah menjadikan pemerintah Kota Sawahlunto giat membangun objek wisata yang berlatar belakang kota bekas tambang batubara. Objek wisata Kandi Kota Sawahlunto merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di Provinsi Sumatra Barat. Objek wisata Kandi merupakan objek wisata unggulan di Kota Sawahlunto yang memiliki beberapa objek wisata yang terdiri dari Pacuan kuda kandi, Danau wisata Kandi, Kebun Binatang Kandi, Arena Roadrace permanentKandi, arena Mottocroos dan lain sebagainya. Dalam rangka meningkatkan tingkat kunjungan wisata di Sumatera Barat, khususnya di, Kota Sawahlunto, maka perlu melakukan berbagai langkah-langkah strategis, agar dapat miningkatkan kunjungan wisatawan. Adapun para aktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan dalam penelitian ini adalah dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum, Pengelola Obyek Wisata, DPRD Komisi A, dan ASITA. Berdasarkan pengolahan dan analisa data dengan menggunakan Analitical Hirarki Process (AHP), maka didapatkan 3 Strategi pengembangan objek wisata Kandi di Kota sawahlunto, dengan prioritas utamanya adalah 1) Melibatkan dan mengikut sertakan masyarakat; 2) Meningkatkan kegiatanpromosi; dan 3) Meningkatkan infrastruktur objek wisawa Kandi di Kota Sawahlunto.
ANALISIS SISTEM PENCEGAHAN BAHAYA KEBAKARAN PADA GEDUNG MUSEUM PENERANGAN DI KAWASAN WISATA TAMAN MINI INDONESIA INDAH Upara, Nafsan; Prinajati, PS. Dyah
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i1.170

Abstract

Museum Penerangan is one of tourist attractions which is visited by tourist to increase the knowledge of lighting development in Indonesia. Museum Penerangan has fire protection system, but the reliability of building safety system of potential fire hazard needs to be known. This research is conducted to acknowledge Museum Penerangan reliability of building safety system. Reliability variables used in this research are the completeness of treads, safety tools, active fire protective systems, and passive fire protective systems. The research obtains the value of reliability of Museum Penerangan building safety system for potential fire hazard is 68,9895, which means Moderate. This value is inadequate to minimum requirements of reliability of building safety system that has value of 80 or Good. Thisis due to safety tools component’s variable that has value of 58,57. It isrecommended forthe Museum Penerangan management to increase or develop the safety tools’ components that have been lacking of function so that the building could have a better reliability level of potential fire hazard.
ANALISIS PENURUNAN KADAR KROM (Cr) LIMBAH LABORATORIUM MENGGUNAKAN ZEOLIT DAN KARBON AKTIF Febrina, Laila
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i2.176

Abstract

Laboratorium lingkungan salah satu penghasilkan limbah B3 yang berbahaya yang berasal dari hasil analisis COD. Limbah ini banyak mengandung Krom yang sangat tinggi. Keracunan Kromium dapat menyebabkan gangguan pada paru-paru, maka limbah krom harus diolah sebelum dibuang keperairan. Dalam penelitian ini, kemampuan adsorpsi karbon aktif dan zeolit terhadap limbah krom dari limbah laboratorium dipelajari. Tahapan analisisnya meliputi preparasi sampel limbah, penentuan berat optimum dan waktu optimum adsorpsi kromium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif efisien pada berat 7 gram dan waktu serapan 90 menit dengan nilai kapasitas dan efisiensi adsorpsi sebesar 0,43 mg/l dan 99,37% sementara zeolit efisiensi pada berat 10 gram dan waktu serapan 120 menit dengan nilai kapasitas dan efisiensi adsorpsi sebesar 0,47 mg/l dan 99,32 %. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh adanya kompetisi dengan logam-logam yang ada dalam limbah. Akan tetapi penyerapan krom oleh zeolit lebih sedikit ampas yang dihasilkan dan biaya produksi yang dibutuhkan
PERHITUNGAN ALOKASI BEBAN PENCEMAR SUB DAS CITARUM SUNGAI CISANGKAN DAN SUNGAI CIBABAT DI KOTA CIMAHI Heliana, Yuliaty
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i1.235

Abstract

Sungai Cisangkan dan Sungai Cibabat merupakan bagian dari Sub DAS Citarum (anak sungai Citarum Hulu) yang terdapat di kawasan Cekungan Bandung, yang melewati wilayah administrasi Kota Cimahi. Aktivitas manusia seperti kegiatan industry, pertanian, perternakan serta persampahan mempengaruhi kualitas air yaitu berpotensi memberikan beban pencemaran BOD, TSS, Total N dan Total P di Sungai Cisangkan dan Sungai Cibabat. Penelitian tentang beban pencemaran dilakukan karena tidak tersedianya informasi mengenai daya tampung beban pencemaran dari sektor-sektor tersebut diatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah beban pencemaran yang masuk ke Sungai Cisangkan dan Sungai Cibabat, sehingga melalui penelitian ini akan diketahui besaran beban pencemaran yang masuk ke Sungai Cisangkan dan Sungai Cibabat. Analisis kualitas air dilakukan dengan menggunakan metode indeks pencemaran. Perhitungan potensi beban pencemaran dilakukan dengan menggunakan pendekatan faktor emisi. Beban pencemaran eksisting kemudian dibandingkan dengan beban pencemaran maksimum yang digunakan sebagai baku mutu daya tampung beban pencemaran sungai. Dari hasil perhitungan status mutu air, kedua sungai tersebut menunjukkan masuk dalam kategori Cemar Berat dengan nilai IP : 714,02 Sungai Cisangkan pada hulu sungai, 15,58 tengah sungai serta 10,41 di hilir sungai sedangkan sungai Cibabat pada hulu sungai 8,55, di tengah sungai 13,85 serta di hilir sungai 15,52.
UJI EFEKTIVITAS CACING TANAH, KOTORAN SAPI DAN EM4 TERHADAP PENGOMPOSAN SERBUK GERGAJI KAYU JATI Mufti, Aulia Annas; Harliyanti, Putri; Lisafitri, Yuni
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v3i1.327

Abstract

Di Kota Metro, Provinisi Lampung banyak terdapat limbah serbuk gergaji kayu jati. Hal tersebut dikarenakan semakin berkembangnya kerajinan kayu. Seringkali penanganan Limbah serbuk gergaji kayu jati dilakukan dengan cara di bakar. Hal itu akan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan seperti pencemaran udara. Salah satu alternatif untuk mengurangi limbah serbuk gergaji yaitu dengan cara pengomposan. Penelitian ini dilakukan berdasarkan variasi perlakuan V1: 0,5 kg serbuk gergaji + 0,5 kg kotoran sapi + 500 ml air, V2 : 0,5 kg serbuk gergaji + 0,5 kg kotoran sapi + 500 ml air + 0,25 kg Cacing, V3 : 0,5 kg serbuk gergaji + 0,5 kg kotoran sapi + 500 ml air + 0,25 kg Cacing + 10 ml EM4, V4 : 0,5 kg serbuk gergaji + 0,5 kg kotoran sapi + 500 ml air + 0,25 kg Cacing + 15 ml EM4. Hasil dari penelitian ini adalah Variasi perlakuan kompos yang paling efektif adalah perlakuan V2 dengan penambahan cacing dengan nilai C/N rasio, pH, suhu, dan warna sudah sesuai dengan standar SNI 19-7030-2004. Penambahan cacing dan dekomposer EM4 berpengaruh terhadap perubahan suhu, pH, warna dan C/N Rasio, hal ini dibuktikan dari hasil pengujian yang berbeda-beda pada setiap perlakuan.
EVALUASI POSTUR KERJA OPERATOR PENGANGKATAN DAGING DI CV SELERA PRIMA FOOD Nurjannah, Nurjannah; Adi, Dewangga Wisnu
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v3i1.328

Abstract

Pengangkatan merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan pada proses penggilingan daging. Proses ini memiliki risiko yang sangat besar apabila dilakukan dengan postur yang kurang tepat, di CV Selera Prima Food pengangkatan daging masih dilakukan secara manual dengan bantuan operator. Proses produksi yang tidak sebentar dan beban yang diangkat sekitar 15 – 20 kg setiap kali pengangkatan, serta postur tubuh yang kurang ergonomis membuat operator mengalami keluhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Keluhan sangat sakit yang didapatkan berdasarkan kuesioner Nordic Body Map (NBM) yaitu leher bagian atas dan bawah serta lengan bawah kiri dan kanan. Keluhan sakit yaitu pada bagian lengan atas kiri dan kanan, punggung, pinggang, betis kiri, serta betis kanan. Hasil pengolahan data dengan REBA proses pengangkatan memiliki skor 10 yang berarti kategori risiko tinggi. Hal ini disebabkan saat melakukan aktivitas mengangkat bahan baku dilakukan dengan badan membungkuk dan kedua tangan lurus tegak memegang ember. Usulan perbaikan postur kerja saat melakukan mengangkat bahan baku disarankan lebih baik diawali dengan gerakan jongkok ataupun setengah duduk dan mengurangi beban yang diangkat.
PENGATURAN PENGELOLAAN AIR TANAH DI DAERAH (Ius Constituendum) Iskandar, Iskandar
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i1.232

Abstract

Pasca pencabutan UU No. 7 Tahun 2004 oleh Mahkamah Konstutusi dan berlakunya kembali UU Pengairan, pembatalan Perda tentang pengelolaan air tanah oleh Kemendagri, adanya alih kewenangan dengan berlakunya UU Pemda 2014, berdampak pada tidak adanya kepastian hukum dan muncul berbagai permasalahan dalam pengelolaan air tanah. Untuk mengatasi “kevakuman regulasi” dan berbagai permasalahan pengelolaan air tanah di daerah tersebut, pemerintah daerah hendaknya segera mempersiapkan pembentukan regulasi baru sebagai dasar hukum dalam pengelolaan air tanah. Tujuan kajian ini yaitu untuk mendeskripsikan isu hukum tentang dasar pertimbangan dalam pembentukan peraturan pengelolaan air tanah di daerah, dan materi muatan pengaturan pengelolaan air tanah di daerah secara berkeadilan dan berkelanjutan. Metode kajian menggunakan pendekatan secara yuridis normative dan analisis bahan hukum dilakukan secara yuridis kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pertama, pengaturan pengelolaan air tanah di daerah harus didasarkan atas pertimbangan filosofis, sosiologis, danyuridis; kedua, bahwa materi muatan pengaturan pengelolaan air tanah harus didasarkan atas konsep konstitusionalisme pengelolaan air tanah, norma kewenangan, dan substansi ruang lingkup pengaturan. Urgensi hasil kajian ini yaitu bahwa pengaturan pengelolaan air tanah di daerah ke depan (ius constituendum), harus memberikan jaminan kepastian hukum, berkeadilan, dan memberikan kemanfaatan secara berkelanjutan bagi rakyat.
STRATEGI PERBAIKAN PRODUKSI KEMEJA DI UMKM KONVEKSI Sundari, Anggina Sandy; Jwalita, Yonata Hema; Rimantho, Dino; Hidayah, Nur Yulianti
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v3i1.329

Abstract

Pandemi Covid-19 memiliki dampak besar terhadap perekonomian negara, salah satunya adalah UMKM. UMKM konveksi merupakan salah satu sektor yang paling terkena dampak, adanya penurunan laba, pengurangan karyawan serta tidak sedikit yang pailit. Hal ini bisa dihindari salah satunya adalah dengan melakukan penjaminan kualitas. Salah satu metode penjaminan kualitas adalah metode PDCA, penelitian ini hanya berfokus pada tahapan Plan dari PDCA. Tahapan plan terdiri dari identifikasi jenis cacat, identifikasi proses apakah terkendali secara statistic, dilanjutkan dengan identifikasi dan analisis faktor penyebab dengan menggunakan Fishbone, CFME dan FMEA serta membuat usulan perbaikan menggunakan 5W1H. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, jenis cacat terbanyak yang ditemukan adalah jahitan tidak rapi sebesar 38,75%, kancing terlepas sebesar 36,25% dan kerutan sebesar 15%. Dimana faktor penyebab terdiri dari metode, mesin, material dan manusia. Faktor penyebab yang memiliki resiko tertinggi adalah kesalahan pada proses menjahit yang diakibatkan karena belum adanya instruksi kerja yang diterapkan dengan nilai RPN 729. Usulan perbaikan dilakukan menggunakan 5W1H dan didapatkan usulan perbaikan berupa rencana pembuatan instruksi kerja atau SOP dan membuat jadwal maintenance.
SIMULASI OPTIMASI POLA OPERASI WADUK JATIGEDE Mulyawati, Ira; Fazhar, Ibnu
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i1.233

Abstract

Kebijakan strategis sumber air baku untuk memenuhi laju kebutuhan air Regional Provinsi Jawa Barat salah satunya akan dipasok dari waduk Jatigede di sungai Cimanuk DAS Cimanuk. Untuk itu perlu diketahui pola operasi waduk optimal agar waduk Jatigede dapat memenuhi laju kebutuhan air baku minum domestic untuk daerah Kabupaten Cirebon dan Indramayu sebesar 3.500 l/det. Sebelum dilakukan optimasi pola operasi waduk harus diketahui terlebih dahulu model prakiraan debit waduk Jatigede.  Model prakiraan debit waduk Jatigede yang digunakan adalah model kontinu korelasi spasial hujan-debit dan model Chain-Markov dengan debit yang digunakan adalah debit bulanan stasiun Leuwigoong, Bojongloa dan Leuwidaun. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai korelasi antara debit yang masuk ke waduk Jatigede (inflow) histroris dengan debit inflow prakiraan untuk model korelasi spasial hujan-debit adalah 0,933, sedangkan untuk model Chain-Markov adalah 0,797. Nilai korelasi yang mendekati nilai 1 menunjukkan hubungan yang kuat dan linier antara debit historis  dengan debit prakiraan, sehingga model dapat dikatakan layak untuk memprakirakan debit inflow waduk Jatigede. Debit hasil prakiraan model selanjutnya dapat digunakan pada simulasi pengelolaan waduk optimal, agar waduk dapat memenuhi laju permintaan air didownstream dan meminimalisir air yang terbuang melalui saluran pelimpah air (spillway).