cover
Contact Name
Ekasatya Aldila Afriansyah
Contact Email
ekafrian@gmail.com
Phone
+628979550972
Journal Mail Official
mosharafajournal@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Lantai 2, Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut Jalan Pahlawan No. 32 Sukagalih, Garut, Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : https://doi.org/10.31980/mosharafa
Core Subject : Education,
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati pendidikan matematika. Mosharafa terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Penerbit Mosharafa adalah Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,070 Documents
Analyzing Students' Problem-Solving Skills in a Project-Based STEM Learning Environment on Systems of Linear Equations Fathimatuz Zahrah; Somakim Somakim
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 3 (2025): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i3.2353

Abstract

Pemecahan masalah merupakan fondasi pembelajaran matematika yang menuntut siswa untuk mengembangkan ide-ide matematis guna menyelesaikan berbagai bentuk permasalahan, khususnya di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Pembelajaran Project-Based Learning yang diintegrasikan dengan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (PjBL-STEM) memberikan peluang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) dengan menggunakan model PjBL-STEM. Penelitian ini menerapkan desain metode campuran sekuensial eksplanatori (sequential explanatory mixed-method) dan menggunakan teori tahapan pemecahan masalah George Polya. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes tertulis, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara kuantitatif yang dilanjutkan dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi terkait profil kemampuan pemecahan masalah siswa melalui model PjBL-STEM pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel. Problem-solving constitutes the foundation of mathematics learning, requiring students to develop mathematical concepts to address diverse problems, particularly within the context of Industry 4.0 and Society 5.0. Project-Based Learning integrated with Science, Technology, Engineering, and Mathematics (PjBL-STEM) offers a strategic framework to foster these skills. This study aims to analyze students' problem-solving abilities regarding Systems of Linear Equations in Three Variables using the PjBL-STEM model. The research employs a sequential explanatory mixed-method design, utilizing Polya's problem-solving framework. Data were collected through observations, written tests, and interviews. The data were then analyzed quantitatively, followed by qualitative interpretation. The findings of this study are expected to provide significant insights into students' problem-solving profiles under the PjBL-STEM model in the topic of linear equations.
Development of Differentiated Learning Tools with Mathematics Problem Solving Based on ESD to Improve Critical Thinking Skills of Junior High School Students Dian Kurniati; Afni Nur Rosyidah; Randi Pratama Murtikusuma; Didik Sugeng Pambudi; Nurcholif Diah Sri Lestari; Sharifah Osman; Percy Sepeng
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v15i1.2440

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa SMP dan keterbatasan perangkat pembelajaran berbasis Education for Sustainable Development (ESD) menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran matematika pada materi perbandingan (senilai, berbalik nilai, dan skala) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), penelitian dilakukan terhadap 32 siswa kelas VII C SMP Negeri 12 Jember. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi, observasi keterlaksanaan, tes hasil belajar, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran memenuhi kriteria: Valid, dengan rerata 3,92; Praktis, dengan persentase respons siswa 87% dan keterlaksanaan 100%; serta Efektif, dengan peningkatan hasil belajar melalui skor N-Gain sebesar 87%. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis ESD layak digunakan dan berpotensi menjadi alternatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. The low critical thinking skills among junior high school students and the lack of learning resources based on Education for Sustainable Development (ESD) underpin this research. This study aims to develop mathematics learning materials on the topic of ratios—covering direct proportions, inverse proportions, and scales—to enhance students' critical thinking skills. Employing the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate), the study involved 32 seventh-grade students at SMP Negeri 12 Jember. Data collection instruments included validation sheets, observation forms for instructional implementation, learning achievement tests, and student response questionnaires. The results indicate that the developed materials meet the following criteria: Valid, with an average score of 3.92; Practical, evidenced by an 87% student response rate and 100% instructional implementation; and Effective, demonstrated by an N-Gain score of 87% in learning outcomes. In conclusion, the ESD-based learning materials are feasible for classroom use and serve as a viable alternative to improve students' critical thinking skills.
Enhancing Literacy, Numeracy, and Mathematics Learnig Motivation Using the Problem-Based Learning Model Tina Sri Sumartini; Widi Wahyuni
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.2497

Abstract

Kemampuan literasi numerasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah rendahnya minat belajar siswa yang dapat menurunkan motivasi dan selanjutnya berdampak pada kemampuan berpikir kritis serta pemecahan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Problem-Based Learning (PBL) guna meningkatkan literasi, numerasi, dan motivasi belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri atas tiga siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Modul ajar, lembar kerja peserta didik, dan instrumen evaluasi dikembangkan dan disempurnakan secara sistematis pada setiap siklus. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IX-E SMPN 4 Tarogong Kidul yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, observasi, dan angket. Analisis data mengombinasikan statistik deskriptif dalam bentuk persentase dan analisis deskriptif kualitatif, yang meliputi reduksi data, penyajian data secara sistematis melalui narasi dan tabel, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang substansial pada kemampuan literasi dan numerasi siswa, dengan 68% siswa menunjukkan perkembangan yang terukur disertai peningkatan motivasi belajar. Meskipun capaian tersebut belum sepenuhnya memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 70%, peningkatan yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan model PBL memberikan dampak yang bermakna dan positif terhadap pembelajaran matematika siswa. Numeracy literacy skills are influenced by various factors, one of which is low student interest, which can reduce learning motivation and subsequently affect critical thinking and mathematical problem-solving abilities. This study aims to implement the Problem-Based Learning (PBL) model to enhance students’ literacy, numeracy, and motivation in learning mathematics. The research employed a classroom action research design consisting of three cycles, each including planning, implementation, observation, and reflection stages. Teaching modules, student worksheets, and evaluation instruments were systematically developed and refined in each cycle. The subjects were 25 students from class IX-E at SMPN 4 Tarogong Kidul, selected through purposive sampling. Data were collected using written tests, observations, and questionnaires. Data analysis combined descriptive statistics in the form of percentages and qualitative descriptive analysis, including data reduction, systematic presentation of findings through narratives and tables, and conclusion drawing. The results showed a substantial improvement in students’ literacy and numeracy skills, with 68% of students demonstrating measurable progress, accompanied by increased learning motivation. Although the outcome did not fully reach the predetermined 70% success indicator, the observed gains indicate that the implementation of the PBL model had a meaningful and positive impact on students’ mathematics learning.
Development of Local Instruction Theory Teaching Materials to Improve Mathematical Problem-Solving Ability Dwi Antari Wijayanti; Mimi Nur Hajizah; Pinta Deniyanti Sampoerno
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 1 (2025): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i1.2510

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi kurangnya bahan ajar kontekstual yang dapat mendukung kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pengalaman belajar yang bermakna. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbasis Local Instruction Theory (LIT) yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, dan dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2024 di SMP Negeri 216 Jakarta. Subjek penelitian adalah 66 siswa kelas VIII yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi angket validasi ahli, angket respon siswa, dan tes pemecahan masalah matematis. Data dianalisis secara kuantitatif melalui skala Likert, uji normalitas dan homogenitas, serta uji t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi (87,72%), kepraktisan tinggi (88,9%), dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, ditunjukkan dengan perbedaan skor posttest yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahan ajar berbasis LIT mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan direkomendasikan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran matematika secara lebih luas. This research was conducted to address the lack of contextual teaching materials that can support students' problem-solving abilities through meaningful learning experiences. The purpose of this research is to develop teaching materials based on Local Instruction Theory (LIT) that are valid, practical, and effective in improving mathematical problem-solving abilities. This research used a research and development (R&D) method with the ADDIE model, and was conducted from March to June 2024 at SMP Negeri 216 Jakarta. The research subjects were 66 eighth-grade students who were divided into experimental and control groups. Data collection techniques included expert validation questionnaires, student response questionnaires, and mathematical problem-solving tests. Data were analyzed quantitatively using a Likert scale, normality and homogeneity tests, and independent sample t-tests. The results showed that the developed teaching materials had a very high level of validity (87.72%), high practicality (88.9%), and were effective in improving problem-solving skills, as indicated by a significant difference in posttest scores between the experimental and control groups. This study concluded that LIT-based teaching materials were able to improve students' mathematical problem-solving skills and were recommended for broader implementation in mathematics learning.
Analysis Enhancing Math Problem Solving Skills in Slow Learners: The Impact of Differentiated Learning and Educational Games: Analysis of Math Problem Solving Skills in Slow Learner Students in Elementary School Agung Firmansyah; Wardono Wardono; Isnarto Isnarto
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.2518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika siswa lamban belajar di tingkat sekolah dasar. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi dampak metode pembelajaran diferensiasi dan media permainan edukatif serta alat bantu pembelajaran konkret terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa lamban belajar dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain pretest-posttest dengan empat siswa dalam lingkungan yang terkontrol. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah penerapan pendekatan konten terdiferensiasi dan media edukatif. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 22,5 poin pada seluruh siswa, yang menyoroti dampak positif dari intervensi tersebut. Selain itu, penggunaan balok Dienes sebagai alat bantu pengajaran konkret secara signifikan membantu siswa lamban belajar menghubungkan konsep matematika abstrak dengan objek konkret, sehingga meningkatkan keterampilan berhitung mereka. Lebih lanjut, penerapan permainan edukatif labirin matematika terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, dengan tingkat kepuasan siswa sebesar 79,9%. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi rujukan bagi guru sekolah dasar dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih diferensiatif, konkret, dan interaktif untuk mendukung kebutuhan belajar siswa lamban belajar. This study aims to identify the factors influencing the mathematical problem-solving abilities of slow learner students at the primary school level. Specifically, the study explores the impact of differentiated instructional methods, educational game-based media, and concrete learning aids on improving the understanding and skills of slow learners in solving mathematical problems. The research employed a pretest–posttest design involving four students in a controlled setting. The findings indicate a significant improvement in students’ mathematical problem-solving abilities following the implementation of differentiated content approaches and educational media. The pretest and posttest results show an average increase of 22.5 points across all students, highlighting the positive impact of the intervention. Furthermore, the use of Dienes blocks as concrete instructional aids significantly helped slow learners to connect abstract mathematical concepts with tangible objects, thereby enhancing their numeracy skills. In addition, the implementation of an educational mathematics maze game proved effective in increasing students’ motivation and engagement, with a student satisfaction rate of 79.9%. Practically, these findings may serve as a reference for primary school teachers in designing more differentiated, concrete, and interactive mathematics instruction to better support the learning needs of slow learner students.
Unravelling the Evolution of Mathematics Problem-Solving Research: A Bibliometric Analysis Using VOSviewer Shinta Sari; Krismadinata Krismadinata
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 3 (2025): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i3.2571

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah merupakan bagian yang sangat mendasar dalam pendidikan matematika karena mengembangkan kemampuan penalaran dan berpikir kritis siswa. Dalam dua dekade terakhir, pengetahuan dan kesadaran di bidang ini telah berkembang pesat hingga literatur yang ada menjadi kaya, beragam, dan seringkali sulit untuk dipahami. Dengan demikian, penelitian ini membahas perlunya pemetaan sistematis tren penelitian dan kerangka kerja intelektual dalam pemecahan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan tema-tema utama, publikasi yang berpengaruh, dan jaringan kolaboratif di bidang ini. Sejumlah publikasi dari tahun 2000-2004 digunakan, yang diterbitkan dalam basis data ScienceDirect, dan dibatasi oleh kebijakan akses terbuka. Data yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis melalui VOSviewer untuk menilai jaringan dalam kepenulisan bersama, sitasi bersama, dan kemunculan bersama kata kunci. Penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah publikasi meningkat secara signifikan selama bertahun-tahun, topik penelitian yang sedang hangat diidentifikasi, serta area penelitian baru yang muncul, seperti pemodelan matematika dan optimasi. Temuan-temuan tersebut diprediksi akan memberikan informasi tentang arah penelitian di masa depan dan pendekatan pengajaran lainnya. Problem solving skill is a very fundamental part of mathematics education since it develops students’ reasoning and critical thinking abilities. In the past 2 decades, knowledge and awareness of this field have expanded dramatically to the extent that the literature is now rich, diverse, and often difficult to wade through. Thus, this research addresses the necessity to systematically map the research trends and intellectual framework in mathematics problem-solving. This research aims to identify the development of key themes, influential publication, and collaborative networks within the area. A range of publications 2000-2004 was used, published in the ScienceDirect database, and was restricted by the open access policy. The data used in the study are analysed through VOSviewer to assess networks in co-authorship, co-citation and keyword co-occurrence. This research work demonstrates that the number of publications grows significantly over the years, that hot research topics are identified, as well as that new research area that emerge, such as mathematical modelling and optimization. Such revelations are predicted to inform future directions of research and other instructional approaches.
Mapping the Mathematical Resilience of Prospective Elementary Teachers: A Large-Scale Survey Analysis Ejen Jenal Mutaqin; Wahyudin Wahyudin; Tatang Herman
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 3 (2025): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i3.2593

Abstract

Ketahanan matematis merupakan sikap positif agar siswa tidak mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan dan menjadi hal yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat mathematical resilience mahasiswa calon guru di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode survey tipe cross sectional survey yang dilaksanakan di Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut. Teknik pengambilan sampel ditentukan berdasarkan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian ini yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar IPI Garut dengan jumlah 876 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner. Instrument ini digunakan untuk mengukur resiliensi matematika yang memuat empat indicator (nilai, perjuangan, pertumbuhan, dan resiliensi) dan pilihan jawaban, yaitu sangat setuju sampai sangat tidak setuju. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat resilience matematis mahasiswa Program Studi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar IPI Garut sudah memadai dengan terpenuhinya setiap indikator resiliensi. Sebagian besar mahasiswa telah memiliki ketahanan dalam menghadapi segala kesulitan selama belajar matematika, seperti meminta bantuan orang lain dan berdiskusi. Mathematical resilience is a positive attitude that encourages students to not give up easily when facing difficulties and is very important in mathematics learning. The purpose of this study is to analyze and describe the level of mathematical resilience of prospective elementary school teacher students. This study used a cross-sectional survey method conducted at the Indonesian Education Institute (IPI) Garut. The sampling technique was determined based on saturated sampling techniques. The sample of this study was 876 students of the Elementary School Teacher Education Study Program at IPI Garut. The instrument used in this study was a questionnaire. This instrument was used to measure mathematical resilience, which contained four indicators (value, struggle, growth, and resilience) and answer options, from strongly agree to strongly disagree. This study concluded that the level of mathematical resilience of students of the Elementary School Teacher Education Study Program at IPI Garut was adequate, with each resilience indicator fulfilled. Most students had resilience in facing all difficulties while learning mathematics, such as asking for help from others and discussing.
Developing Technology-Enhanced Learning Media Using Articulate Storyline to Support Numeracy Skills on Ratio and Proportion Puji Lestari; Diar Veny Rahayu; Edy Suroso
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 3 (2025): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i3.2731

Abstract

Penelitian ini menjawab tantangan pedagogis dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dan meningkatkan kemampuan numerasi dalam pembelajaran matematika berbasis teknologi. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memvalidasi media pembelajaran digital interaktif menggunakan Articulate Storyline pada materi perbandingan dan proporsi untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate), media yang dikembangkan mengintegrasikan navigasi berbasis avatar, kustomisasi gaya belajar, serta tugas numerasi kontekstual yang relevan dengan situasi dunia nyata. Validitas media dinilai oleh ahli materi dan ahli media, sementara kepraktisannya dievaluasi melibatkan 39 siswa melalui uji coba skala kecil dan besar. Hasil penelitian menunjukkan tingkat validitas yang sangat tinggi, dengan skor 99% untuk kelayakan isi dan 82% untuk kelayakan media. Lebih lanjut, uji kepraktisan menunjukkan respons siswa yang positif, dengan skor rata-rata 86% pada uji coba skala kecil dan 81% pada uji coba skala besar. Temuan ini mengonfirmasi bahwa media berbasis Articulate Storyline ini valid secara pedagogis dan praktis untuk mendukung pembelajaran numerasi yang terpersonalisasi. Studi ini berkontribusi pada pengembangan literatur mengenai media instruksional adaptif dan merekomendasikan penerapannya secara lebih luas untuk memfasilitasi strategi pembelajaran berdiferensiasi. This study addresses the pedagogical challenges of implementing differentiated instruction and fostering numeracy skills in technology-enhanced mathematics classrooms. Specifically, it aims to design and validate interactive digital learning media using Articulate Storyline focused on ratio and proportion for junior high school students. Employing a Research and Development (R&D) approach with the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate), the developed media integrates avatar-based navigation, learning style customization, and contextual numeracy tasks aligned with real-world situations. The validity of the media was assessed by subject matter and media experts, while its practicality was evaluated involving 39 students through small- and large-scale trials. The results demonstrated a high level of validity, with scores of 99% for content feasibility and 82% for media design. Furthermore, practicality tests revealed positive student engagement, yielding average scores of 86% in small-scale trials and 81% in large-scale trials. These findings confirm that the Articulate Storyline-based media is pedagogically valid and practical for supporting personalized numeracy learning. This study contributes to the literature on adaptive instructional media, suggesting its potential for broader implementation to facilitate differentiated learning strategies.
Implementation of GeoGebra-Assisted Problem-Based Learning to Optimize Understanding of the Distance Concept Suprianto Suprianto
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 3 (2025): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i3.3259

Abstract

Pemahaman konsep jarak merupakan fondasi krusial dalam matematika, khususnya geomet ri. Observasi awal di SMAN 4 Sidoarjo menunjukkan siswa mengalami kesulitan dalam mem ahami konsep ini secara abstrak. Penelitian ini menguji efektivitas implementasi model Probl em-Based Learning (PBL) berbantuan GeoGebra dalam meningkatkan pemahaman konsep jarak. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain Non-equivalent Cont rol Group. Partisipan terdiri dari dua kelas XI, yaitu kelas eksperimen (PBL+GeoGebra) dan kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen penelitian berupa tes pemahaman kon sep yang telah divalidasi. Hasil analisis Independent Sample t-test pada nilai N-Gain menunj ukkan bahwa peningkatan pemahaman konsep jarak pada kelas eksperimen (N-Gain = 0,67; rata-rata post-test = 82,13) secara signifikan lebih tinggi daripada kelas kontrol (N-Gain = 0, 46; rata-rata post-test = 70,20) dengan sig. < 0,05. Dengan demikian, implementasi PBL berb antuan GeoGebra efektif meningkatkan pemahaman konsep jarak siswa. Understanding the concept of distance constitutes a crucial foundation in mathematics, particularly in geometry. Preliminary observations at SMAN 4 Sidoarjo indicated that students struggle to grasp this concept abstractly. This study examines the effectiveness of implementing a GeoGebra-assisted Problem-Based Learning (PBL) model in enhancing students' understanding of the distance concept. A quasi-experimental method with a Non-equivalent Control Group design was employed. The participants consisted of two eleventh-grade classes: an experimental class (PBL + GeoGebra) and a control class (conventional learning). The research instrument utilized was a validated conceptual understanding test. The Independent Sample t-test analysis on N-Gain scores revealed that the improvement in understanding the distance concept in the experimental class (N-Gain = 0.67; post-test mean = 82.13) was significantly higher than that of the control class (N-Gain = 0.46; post-test mean = 70.20) with p < 0.05. Thus, the implementation of GeoGebra-assisted PBL effectively enhances students' understanding of the distance concept.
Developing Google Sites Learning Media to Enhance Students' Mathematical Communication and Self-Confidence on Geometry Melinda Fahriani Arnisya; Rostina Sundayana; Ekasatya Aldila Afriansyah
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.3309

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dan kepercayaan diri siswa masih rendah. Hal ini disebabkan proses pembelajaran yang monoton dan siswa tidak aktif terlibat dalam proses pembelajaran, sehingga membutuhkan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematika dan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Google Sites pada materi Geometri Bangun Ruang dan untuk menganalisis validitas, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran tersebut. Penelitian ini merupakan studi penelitian dan Pengembangan (RnD) dengan menggunakan model ADDIE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah kuesioner, tes kemampuan komunikasi matematis, dan lembar observasi. Subjek percobaan adalah siswa kelas delapan SMP Swasta di Kabupaten Garut. Hasilnya diketahui bahwa media pembelajaran berbasis Google Sites memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri siswa. Hal ini diketahui dari validitas media pembelajaran, berdasarkan hasil penilaian validitas media dan materi, menunjukkan hasil yang valid; kepraktisan media pembelajaran, menunjukkan hasil yang termasuk dalam kategori praktis; efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis diperoleh dari hasil tes yang menunjukkan peningkatan dengan interpretasi sedang dan tinggi; efektivitasnya dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa diperoleh dari peningkatan dengan interpretasi sedang. Students' mathematical communication ability and self-confidence are still low. This is due to the learning process being monotonous and students not being actively involved in the learning process, thus requiring effective learning media to improve students' mathematical communication ability and self-confidence. This research was conducted to develop Google Sites-assisted learning media on the Geometry of Solid Shapes material and to analyze the validity, practicality, and effectiveness of the learning media. This research is a Research and Development (RnD) study using the ADDIE model. The instruments used in this research and development are questionnaires, mathematical communication ability tests, and observation sheets. The subjects of the trial were eighth-grade students of a Private Junior High School in Garut Regency. The result is known that the Google Sites-assisted learning media meets the criteria for validity, practicality, and effectiveness in improving students' communication ability and self-confidence. This is known from: the validity of the learning media, based on the assessment results of the media and material validity, showed valid results; the practicality of the learning media, showed results that fall into the practical category; its effectiveness in increasing mathematical communication ability was obtained from an increase with moderate and high interpretation; its effectiveness in increasing students' self-confidence was obtained from an increase with moderate interpretation.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): January Vol. 14 No. 4 (2025): October Vol. 14 No. 3 (2025): July Vol. 14 No. 1 (2025): January Vol. 13 No. 4 (2024): October Vol. 13 No. 3 (2024): July Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol. 13 No. 1 (2024): January Vol. 12 No. 4 (2023): October Vol. 12 No. 3 (2023): July Vol 12, No 3 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol 12, No 2 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023): January Vol 12, No 1 (2023) Vol. 11 No. 3 (2022): September Vol 11, No 3 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): Mei Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022): Januari Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021): September Vol 10, No 3 (2021) Vol 10, No 2 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): Mei Vol. 10 No. 1 (2021): Januari Vol 10, No 1 (2021) Vol. 9 No. 3 (2020): September Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): Mei Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): Januari Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 3 (2019): September Vol. 8 No. 2 (2019): Mei Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): Januari Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 3 (2018): September Vol. 7 No. 2 (2018): Mei Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018): Januari Vol. 6 No. 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017): Mei Vol 6, No 2 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017): Januari Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 3 (2016): September Vol. 5 No. 2 (2016): Mei Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol. 5 No. 1 (2016): Januari Vol 4, No 3 (2015) Vol. 4 No. 3 (2015): September Vol. 4 No. 2 (2015): Mei Vol 4, No 2 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015): Januari Vol 4, No 1 (2015) Vol. 3 No. 3 (2014): September Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol. 3 No. 2 (2014): Mei Vol. 3 No. 1 (2014): Januari Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 3 (2013) Vol. 2 No. 3 (2013): September Vol 2, No 2 (2013) Vol. 2 No. 2 (2013): Mei Vol. 2 No. 1 (2013): Januari Vol 2, No 1 (2013) Vol. 1 No. 2 (2012): September Vol 1, No 2 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012): Mei Vol 1, No 1 (2012) More Issue