cover
Contact Name
Ekasatya Aldila Afriansyah
Contact Email
ekafrian@gmail.com
Phone
+628979550972
Journal Mail Official
mosharafajournal@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Lantai 2, Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut Jalan Pahlawan No. 32 Sukagalih, Garut, Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : https://doi.org/10.31980/mosharafa
Core Subject : Education,
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati pendidikan matematika. Mosharafa terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Penerbit Mosharafa adalah Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,006 Documents
Pemahaman Konsep Awal Calon Guru Sekolah Dasar Tentang Pecahan Lisnani Lisnani
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1654.087 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v8i1.388

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran proses pembelajaran pecahan menggunakan konteks puding dan bangun datar segitiga sama sisi dan mengetahui pemahaman konsep awal calon guru sekolah dasar tentang pecahan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualititatif-kuantitatif. Subjek dari penelitian ini adalah calon guru SD Program Studi PGSD Semester III berjumlah 19 orang tahun akademik 2018/2019. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara terkait dengan pemahaman calon guru SD tentang pecahan dan tes. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) gambaran proses pembelajaran pecahan menggunakan konteks puding dan bangun datar segitiga sama sisi menunjukkan perbedaan jawaban antara calon guru SD yang satu dengan yang lain; 2) pemahaman konsep calon guru SD terhadap materi pecahan masih tergolong rendah sebesar 33,82%; 3) hasil wawancara menunjukkan bahwa calon guru SD terbantu (sebanyak 60%) melalui penggunaan konteks di dalam pembelajaran pecahan.  Understanding of the Basic Concept of the Basic School Teachers about FractionAbstractThe purpose of this study was to find out the description of the fraction learning process using the context of the pudding and to construct a flat equilateral triangle and to know the understanding of the initial concept of the elementary school teacher about fractions. The type of research used in this study is qualitative-quantitative research. The subjects of this study were 19th semester students of the PGSD Study Program in the 2018/2019 academic year. Data collection techniques used interviews related to the understanding of prospective elementary school teachers about fractions and tests. The results of this study are as follows: 1) description of the fraction learning process using the context of pudding and the flat build of equilateral triangles showing differences in answers between elementary school teacher candidates with one another; 2) the understanding of students' concepts of fraction material is still relatively low at 33.82%; 3) the results of interviews indicate that elementary school teacher candidates are helped (as much as 60%) through the use of context in fraction learning.
Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik Berbantuan GeoGebra untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Dian Nopiyani; Turmudi Turmudi; Sufyani Prabawanto
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.899 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v5i2.259

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta bahwa kemampuan komunikasi matematis di Indonesia tergolong rendah. Model maupun pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan pembelajaran matematika di kelas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa SMP dengan pembelajaran matematika realistik berbantuan GeoGebra. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen. Penelitian dilakukan di sebuah SMP Negeri di Lembang, Bandung. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen tes valid dan reliabel sehingga dapat digunakan untuk pretes dan postes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran matematika realistik berbantuan GeoGebra lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran matematika realistik tanpa GeoGebra. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat respon yang positif dari siswa terhadap pembelajaran matematika realistik dengan GeoGebra.ABSTRACTThe research was taken because the fact shows that the mathematical communication skill in Indonesia is weak. Models and approaches which are used in learning process being one of the factors that supports the success of mathematical learning. The purpose of this study is to analyze the mathematical communication skill of students in Junior High School by using Realistic Mathematics Education with GeoGebra. This study used a quasi-experiment method. It was held in a Junior High School in Lembang, Bandung. The result of this study showed that mathematical communication of students who learned mathematics using Realistic Mathematics Education with GeoGebra are better than students who learned mathematics using Realistic Mathematics Education with no GeoGebra. The result also indicated that there are positive responses from students toward Realistic Mathematics Education with GeoGebra.
Profil Pemahaman Himpunan oleh Siswa Berdasarkan Perbedaan Kemampuan Matematika Ditinjau dari Teori APOS Maya Winarsih; Helti Lygia Mampouw
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.417 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v8i2.506

Abstract

AbstrakPenelitian yang dilakukan oleh PISA menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa masih tergolong rendah terutama pada materi himpunan yang merupakan ilmu dasar dari semua cabang ilmu matematika . Tujuan penelitian ini untuk mengungkap profil pemahaman materi himpunan oleh siswa berdasarkan perbedaan kemampuan matematika ditinjau dari teori APOS. Subjek terdiri dari 3 siswa kelas VIII MTs Negeri Ngablak Magelang dengan kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Peneliti sebagai instrumen utama dibantu soal tes mengenai himpunan dan pedoman wawancara. Hasil yang diperoleh adalah siswa berkemampuan matematika tinggi berada pada level skema trans karena mampu melakukan aksi, proses, objek dan skema. Siswa berkemampuan matematika sedang berada pada level skema inter karena mampu melakukan aksi dan proses namun belum mampu menghubungkan objek dengan skema. Siswa berkemampuan matematika rendah berada pada level skema intra karena mampu melakukan aksi namun mengalami kesulitan pada bagian proses sehingga tidak dapat membangun suatu objek. Perbedaan level kemampuan matematika siswa sebanding lurus dengan perbedaan kemampuan pemahaman himpunannya. Profile of Students’ Understanding about Set Based on Difference of Mathematical Ability Using APOS TheoryAbstractResearch conducted by PISA shows that understanding students' concepts is still low, especially in set material which is the basic science of all branches of mathematics. The purpose of this research is to describe the profile of understanding set by students based on the difference of mathematical abilities in terms of APOS theory. The subjects consisted of 3 eighth grade students of MTs Negeri Ngablak Magelang with high, medium, and low in mathematical ability. The researcher as the main instrument is assisted with test questions and interview guidelines. The results obtained a student with high mathematical abilities is at the trans’s scheme level, because she can carry out actions, processes, objects, and schemes. The Student with medium mathematical abilities is at the inter’s scheme level because he can carry out actions and processes but has not been able to connect objects with schemes. The student with low mathematical abilities is at an inter’s scheme level because he can take action but has difficulty in the process so that he cannot build an object. The difference in the level of students' mathematical abilities is equal to the difference in the understanding ability of the set.
MODUL DAN KEUJUDAN BASIS PADA MODUL BEBAS Dian Mardiani
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.354 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v5i3.275

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas beberapa sifat bagi modul. Modul merupakan perluasan dari ruang vektor. Sebarang ruang vektor atas lapangan , dapat dipandang sebagai modul atas gelanggang . Tetapi tidak semua sifat di ruang vektor dapat berlaku pada modul. Kontribusi utama yang dihasilkan penelitian ini adalah kajian pustaka tentang beberapa pengertian dan sifat pada modul. Dapat disimpulkan bahwa setiap ruang vektor adalah modul, tetapi tidak setiap modul adalah ruang vektor. Modul atas gelanggang yang bukan lapangan bukanlah ruang vektor. Berdasarkan keujudan basis, modul dikategorikan ke dalam modul bebas dan modul tak bebas.AbstractThis project studies about properties of modules. Modules is an extension of a vector space. A vector space is a module over a field. Many of the basic concepts that we defined for vector spaces can also be defined for modules. The main contribution is studies about definition and properties of modules. These include every vector space is modules, but many of modules is vector space. Modules over ring is not vector space, because ring is not a field. There are free modules and not free modules. If the modules has basic, it is free modules.
Media Pembelajaran Matematika Digital “BABADA” pada Materi Kesebangunan Bangun Datar Gabriela Yan Marthani; Novisita Ratu
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.482 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.1410

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi sangat diperlukan dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dari media pembelajaran digital “BABADA” sebagai media pembelajaran untuk siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengembangkan sebuah media pembelajaran berbasis Software Adobe Animate CC. Metode pengembangan yang dipakai adalan model pengembangan ADDIE yang terdapat lima langkah pelaksanaan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek dalam peneltian ini yaitu 20 siswa kelas IXE SMP Negeri 1 Bandungan. Intrumen yang digunakan adalah lembar validasi media, lembar kepraktisan media dan lembar keefektifan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital “BABADA” valid, praktis dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran siswa pada materi kesebangunan bangun datar dengan kategori sangat baik. Hasil analisis lembar respon siswa juga menunjukkan respon yang baik dari siswa. “BABADA” dapat direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang baik untuk digunakan pada materi kesebangunan bangun datar.The use of technology-based learning media is very necessary for learning. The purpose of this study is to determine the validity, practicality, and effectiveness of the digital learning media "BABADA" as a learning media for students.  This research is a Research and Development that develops a learning media based on Adobe Animate CC Software. The development method used is the ADDIE development model which has five implementation steps, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects in this study were 20 students of class IXE SMP Negeri 1 Bandungan. The instruments used were media validation sheets, media practicality sheets and media effectiveness sheets. The results obtained that the digital learning media "BABADA" is valid, practical, and effective to be used as a student learning medium on the material of similarity in the very good category, and the results of the analysis of student response sheets get a good response. “BABADA” can be recommended as a good learning media to use on the material of similarity.
Kesesuaian Buku Teks Matematika Berdasarkan Kurikulum 2013 Aan Nurhasanah; Rahayu Syafari; Ade Ratna Nurfaidah
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.927 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.1327

Abstract

Penggunaan dua buku sumber berbeda untuk kelas VI Sekolah Dasar, yaitu buku yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan oleh Swasta yaitu Quadra melatarbelakangi dilakukannya penelitian. Tujuannya, untuk menganalilis kesesuaian buku yang digunakan berdasarkan kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berupa materi ajar matematika pada buku teks matematika kelas VI yang diterbitkan Kementrian Pendidikan dan Swasta. Pengumpulan data dilakukan malalui studi dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar analisis yang disusun berdasarkan indikator pembelajaran matematika SD Kurikulum 2013. Hasil penelitian menunjukan persentase kesesuaian isi buku dengan kurikulum 2013 pada buku teks matematika terbitan swasta adalah 100%, sedangkan pada buku teks matematika terbitan Kementrian Pendidikan adalah 82,3%. Buku teks matematika kelas VI terbitan swasta lebih sesuai dengan kurikulum 2013 dan lebih direkomendasikan untuk digunakan.The use of two different sourcebooks for grade VI Elementary School, namely the book published by the Ministry of Education and by the private sector, namely Quadra, was the background for the research. The aim is to analyze the suitability of the books used based on the 2013 curriculum. This study uses a qualitative descriptive approach. The data source is in the form of mathematics teaching materials in grade VI mathematics textbooks published by the Ministry of Education and Private. Data was collected through a documentation study. The research instrument was in the form of an analysis sheet based on the 2013 Curriculum Elementary Mathematics learning indicators. The results showed that the percentage of conformity of the book of the content with the 2013 curriculum in privately published mathematics textbooks was 100%, while in mathematics textbooks published by the Ministry of Education it was 82.3%. Privately published grade VI mathematics textbooks are more in line with the 2013 curriculum and more recommended for use.
Interaksi Gaya Mengajar dan Konten Matematika sebagai Faktor Penentu Kecemasan Matematika Imam Kusmaryono; Nuhyal Ulia
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1609.47 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i1.634

Abstract

AbstrakMatematika merupakan pelajaran yang tidak banyak disukai orang, yang memancing sikap negatif dan menyebabkan pengalaman kegagalan. Salah satu faktor kegagalan adalah adanya kecemasan. Tujuan utama penelitian ini adalah menyelidiki seberapa besar dampak gaya mengajar guru terhadap kecemasan matematika pada siswa jurusan IPA dan IPS serta menyelidiki adanya interaksi antara konten matematika dan gaya mengajar guru dalam menentukan tingkat kecemasan matematika siswa. Desain penelitian ini menggunakan Ex Post Facto Design. Melalui teknik random sampling diperoleh sampel 30 siswa kelas X-IPA dan 30 siswa kelas X-IPS. Pengumpulan data melalui angket survey yang berisi 30 item kecemasan matematika dimana siswa merespons dengan skala Likert 1-5. Data dianalisis melalui uji statistic Anova dua arah dengan interaksi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Gaya mengajar guru dengan Problem Based Learning memiliki dampak yang besar terhadap penurunan kecemasan matematika pada siswa di semua jurusan IPA dan IPS, secara statistik signifikan (p < 0,05) dan secara praktis signifikan dengan dampak (efek) masing-masing d = 0,84 dan d = 0,55, dan (2) Terdapat interaksi yang berarti antara konten matematika dan gaya mengajar guru dalam menentukan tingkat kecemasan matematika dengan signifikasi (p < 0,05). The Interaction of Teaching Style and Mathematical Content as Determinants of Mathematical AnxietyAbstractMathematics is a lesson that is not much liked by people, which provokes a negative attitude and causes the experience of failure. One of the failure factors is anxiety. The main objective of this study is to investigate how much the impact of teacher teaching style on mathematics anxiety in students majoring in Natural Sciences and Social Sciences and investigate the interaction between mathematics content and teacher teaching style in determining the level of student mathematics anxiety. This research design uses Ex Post Facto Design. Through random sampling techniques obtained a sample of 30 students of X-IPA class and 30 students of X-IPS class. Data collection through a survey questionnaire containing 30 items of mathematical anxiety to which students responded with a Likert scale of 1-5. Data were analyzed through two-way Anova statistical tests with interactions. The results showed (1) The teaching style of teachers with Problem Based Learning had a large impact on the reduction of mathematics anxiety in students in all majors of Natural Sciences and Social Sciences, statistically significant (p <0.05) and practically significant with their respective effects (effects) - d = 0.84 and d = 0.55, and (2) There is a significant interaction between mathematics content and teacher teaching style in determining the level of mathematics anxiety with significance (p <0.05).
Efektivitas Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Arief Aulia Rahman; Cut Eva Nasryah
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1709.186 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i2.650

Abstract

AbstrakPembelajaran yang tidak kondusif membuat siswa menjadi sasaran pembelajaran yang pasif, dan hanya menerima konsep dari guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan model MMP dalam meningkatkan hasil belajar pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) pada siswa kelas X SMAN 1 Kuala Kabupaten Nagan Raya. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2017/2018 di SMAN 1 Kuala Kabupaten Nagan Raya. subjek penelitian ini adalah X Mia1 SMAN 1 Kuala dengan jumlah 20 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian terdiri dari tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran MMP efektif pada materi SPLDV dan dapat dilihat dari hasil tes dengan nilai rata-rata uji coba I dan II masing-masing 60,2 dan 74,1. Hasil tersebut menunjukkan secara keseluruhan siswa tuntas belajar karena nilai rata-rata sebesar 74,1 dan memenuhi KKM yang diterapkan yaitu 70.  AbstractNon-conducive learning makes students passive learning targets, and only accepts concepts from the teacher. This study aims to describe the effectiveness of the application of the MMP model in improving learning outcomes in the material system of two-variable linear equations (SPLDV) in class X students of SMAN 1 Kuala, Nagan Raya Regency. When the research was conducted in the odd semester of the academic year 2017/2018 at SMAN 1 Kuala Nagan Raya Regency. The subject of this research is X Mia1 SMAN 1 Kuala with a total of 20 students. The instrument used in the study consisted of tests. Data analysis techniques using descriptive analysis. The results showed that the application of the MMP learning model was effective in the SPLDV material and could be seen from the results of the tests with an average score of trials I and II respectively 60.2 and 74.1. These results indicate overall students have finished learning because the average value of 74.1 and meet the applied KKM is 70.
Pengaruh Penerapan Media UnoMath untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa Asep Robiana; Hendri Handoko
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.664 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i3.772

Abstract

AbstrakKomunikasi matematis dan kemandirian belajar merupakan hal yang sangat penting dimiliki oleh siswa dan merupakan bagian esensial dari matematika. Masih rendahnya kemampuan matematis dan kemandirian belajar siswa di lapangan, guru harus mengupayakan pembelajaran dengan menerapkan media pembelajaran yang dapat memberikan peluang dan mendorong siswa untuk melatih kemampuan komunikasi matematis dan kemandirian belajar siswa, salah satu media pembelajaran tersebut yaitu media UnoMath. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan media UnoMath terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan kemandirian belajar siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group, penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Rajagaluh, kelas VIII A sebanyak 21 orang dan VIII C sebanyak 31 orang sebagai sampel, dengan instrumen tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji-t dengan berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan kemandirian belajar siswa. Effect of Application of UnoMath Media to Improve Mathematical Communication Skills and Self-Regulated Learning AbstractMathematical communication and self-regulated learning are very important things for students and are an essential part of mathematics. Still low mathematical abilities and self-regulated learning student in the field, teachers must strive for learning by applying learning media that can provide opportunities and encourage students to practice mathematical communication skills and self-regulated learning student, one of these learning media is UnoMath media. The purpose of this study was to determine the effect of the application of UnoMath media on improving students' mathematical communication skills and self-regulated learning. The method used in this research is experimental research with a quantitative approach with pretest-posttest control group design, this research was conducted at SMP Negeri 3 Rajagaluh, class VIII A as many as 21 people and VIII C as many as 31 people as a sample, with test instruments and questionnaires. The data analysis technique used is the t-test assisted by SPSS. The results showed an increase in mathematical communication skills and a self-regulated learning student.
Pengembangan Ethno–Virtual Card Berbasis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dan Rasa Ingin Tahu Noor Azif Amalia; Savitri Wanabuliandari; Ratri Rahayu
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.987 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.1289

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin menghasilkan media pembelajaran ethno-virtual card berbasis pemecahan masalah dan rasa ingin tahu yang mencapai kriteria valid, dan praktis. Metode penelitian ini adalah pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang memiliki 5 tahapan, yakni: Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Namun, pada penelitian ini hanya sampai pada tahap Implementation. Subjek pada penelitian ini adalah 9 siswa Kelas VII G SMP N 1 Jekulo. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan angket. Instrumen penelitian meliputi lembar wawancara studi pendahuluan, lembar wawancara analisis kebutuhan, lembar wawancara uji skala terbatas, lembar angket studi pendahuluan, lembar angket analisis kebutuhan, lembar validitas, dan lembar kepraktisan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil validasi ethno-virtual card berbasis pemecahan masalah dan rasa ingin tahu memiliki kriteria valid. Tingkat kepraktisan ethno-virtual card berbasis pemecahan masalah dan rasa ingin tahu memiliki kriteria praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ethno-virtual card berbasis pemecahan masalah dan rasa ingin tahu yang dikembangkan dapat digunakan karena memenuhi kriteria kevalidan, yakni valid dan memenuhi kriteria kepraktisan, yakni praktis.The purpose of this research is to produce an ethno-virtual card learning media based on problem solving and curiosity that reaches valid and practical criteria. This research method is developed using the ADDIE development model which has 5 stages, namely: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. However, this study only reached the implementation stage. The subjects in this study were 9 students of Class VII G SMP N 1 Jekulo. Data collection techniques include interviews and questionnaires. The research instruments include preliminary study interview sheets, needs analysis interview sheets, limited scale test interview sheets, preliminary study questionnaire sheets, needs analysis questionnaire sheets, validity sheets, and practicality sheets. Based on the results of the study, the results of the ethno-virtual card validation based on problem solving and curiosity have valid criteria. The level of practicality of ethno-virtual cards based on problem solving and curiosity has practical criteria. Thus, it can be concluded that the problem-solving and curiosity-based ethno-virtual card that was developed can be used because it meets the validity criteria, namely valid and meets the practicality criteria, namely practical.

Page 31 of 101 | Total Record : 1006


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): January Vol. 14 No. 4 (2025): October Vol. 14 No. 1 (2025): January Vol. 13 No. 4 (2024): October Vol. 13 No. 3 (2024): July Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol. 13 No. 1 (2024): January Vol. 12 No. 4 (2023): October Vol 12, No 3 (2023) Vol. 12 No. 3 (2023): July Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol 12, No 2 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023): January Vol 12, No 1 (2023) Vol. 11 No. 3 (2022): September Vol 11, No 3 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): Mei Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022): Januari Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021): September Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): Mei Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Januari Vol. 9 No. 3 (2020): September Vol 9, No 3 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): Mei Vol. 9 No. 1 (2020): Januari Vol 9, No 1 (2020) Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 3 (2019): September Vol. 8 No. 2 (2019): Mei Vol 8, No 2 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): Januari Vol 8, No 1 (2019) Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018): Mei Vol 7, No 1 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018): Januari Vol 6, No 3 (2017) Vol. 6 No. 3 (2017): September Vol. 6 No. 2 (2017): Mei Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017): Januari Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 3 (2016): September Vol. 5 No. 2 (2016): Mei Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol. 5 No. 1 (2016): Januari Vol 4, No 3 (2015) Vol. 4 No. 3 (2015): September Vol. 4 No. 2 (2015): Mei Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015): Januari Vol 3, No 3 (2014) Vol. 3 No. 3 (2014): September Vol. 3 No. 2 (2014): Mei Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014): Januari Vol. 2 No. 3 (2013): September Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol. 2 No. 2 (2013): Mei Vol 2, No 1 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013): Januari Vol. 1 No. 2 (2012): September Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012): Mei More Issue