cover
Contact Name
Adityo Nugroho
Contact Email
25adityonugrohosunnah@gmail.com
Phone
+6285606880522
Journal Mail Official
admin@ejournal.stidkiarrahmah.ac.id
Editorial Address
Jalan Teluk Buli no 3-5-7 Surabaya Jawa Timur Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah
Published by STIDKI Ar-Rahmah
ISSN : 26210436     EISSN : 26219964     DOI : -
Focus and Scope Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah mempublikasikan hasil penelitian orisinal tentang manajemen dakwah. Jurnal ini mengembangkan konsep, teori, perspektif, paradigma, dan metodologi dalam ruang lingkup Ilmu Dakwah meliputi kajian manajemen masjid, manajemen dakwah, organisasi dakwah.
Articles 167 Documents
Strategi Marketing Program Kajian Pada Masjid Anak Muda Wibowo, Hari Santoso; Muiz, Ahmad Habibul; Yudoyono, Nizar Ndaru
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.106

Abstract

Masjid Muslim United merupakan Masjid yang terletak di Sleman, Yogyakarta. Masjid ini memiliki banyak program yang diminati dan diikuti oleh anak muda, salah satu programnya yakni program Satnight (Saturday Night). Hal ini tidak terlepas dari upaya Masjid Muslim United dalam memasarkan programnya dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk menjawab atau mendeskripsikan bagaimana penerapan strategi pemasaran program kajian Satnight (Saturday Night) Masjid Muslim United. Artikel ini  memfokuskan  pada penerapan strategi pemasaran program Kajian Satnight (Saturday Night) Masjid Muslim United. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif untuk mendapatkan data-data yang berhubungan dengan penerapan strategi pemasaran program kajian Satnight. Dalam teknik pengumpulan data penulis melakukan wawancara dan observasi. Hasil dalam artikel ini, langkah awal pemasaran memahami lingkungan internal dan eksternal masjid, kedua merancang strategi dengan hasil segmentasi program Satnight berdasarkan pada usia dan wilayah Jogjakarta, dengan target jamaah anak muda offline wilayah jogja dan jamaah online, positioning pada program Satnight ini adalah program kajian yang dikhususkan untuk anak muda yang tidak dimiliki oleh masjid lain, ketiga membangun program pemasaran melalui strategi bauran pemasaran, keempat membangun hubungan melalui sharing dan hearing, kelima membangun nilai jamaah dengan nilai lebih pada program berupa administrasi gratis, fasilitas gratis pada program Satnight.
Wajah Penyelenggaraan Umrah Provinsi Di Jawa Timur Pada Masa Pandemi Covid-19 Bramayudha, Airlangga; Oktavia, Devi Yolanda; Bariza, Khairun Nisa'; Iftitah N. R, Zahroatul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i1.112

Abstract

Pandemi Covid 19 yang telah dan sedang berlangsung dua tahun yaitu semenjak akhir 2019 sampai saat penelitian ini berlangsung yaitu menjelang akhir 2021 berdampak luas. Sebagai akibat dari kebijakan keamanan dan protokol kesehatan, banyak pembatasan aktivitas. Perjalanan lokal, nasional dan internasional menjadi terhambat bahkan terputus. Tak terkecuali terkait penyelenggaraan Umrah, Indonesia sebagai salah satu negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia terkena imbas yang cukup signifikan yaitu pemberangkatan Ibadah Umrah dihentikan kecuali yang sempat pernah dibuka pada bulan-bulan akhir 2020 dan awal 2021 ketika ada kecenderungan pandemi melandai, tapi kemudian ditutup kembali sampai sekarang (Oktober 2021). Dari latar belakang tersebut tentu timbul pertanyaan bagaimana Penyelanggaraan Umrah di wilayah Jawa Timur pada Masa Pandemi Covid 19? Penyelenggaraan Umrah di Jawa Timur sebagai salah satu Provinsi dengan Umroh terbanyak di Indonesia tentu bisa menjadi salah satu barometer dan pembelajaran tentang bagaimana Penyelenggaraan Umrah secara Nasional bahkan mungkin Internasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data dari wawancara Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur dan Seksi PHU di Kabupaten/Kota di Jawa Timur dengan mengambil Kabupaten Sampang, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Kediri sebagai sampelnya. Hasil dari penelitian ini menggambarkan mulai dari alasan pembatalan, kronologi, perkembangan terkini, dampak dan solusi yang tejadi pada Penyelenggaraan Umrah di Provinsi Jawa Timur pada masa Pandemi Covid 19.
Retensi Kepengurusan Ta'mir Masjid Al Ihsan Bebekan Taman Sidoarjo Ihsan, Maulana Surya; Hakim, Ahmad Khairul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i1.113

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan retensi dan faktor apa saja yang mempengaruhi tentang retensi Kepengurusan Ta’mir Masjid Al-Ihsan Bebekan Taman Sidoarjo. Dalam penelitian ini, peneliti tidak hanya membahas penerapan retensi dan faktor yang mempengaruhi retensi. Namun, peneliti juga menunjukkan bagaimana pandangan perspektif Islam dalam hal retensi.Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam menjawab focus penelitian, peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dalam menjelaskan. Peneliti juga menggunakan cara triangulasi untuk menemukan hasil yang valid. Selain itu, dalam mendapatkan data-data yang diperlukan peneliti melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti mengungkap beberapa hal dari focus penelitian yang diangkat dalam rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ta’mir Masjid Al Ihsan Bebekan sudah memahami cara menerapkan retensi kepada anggotanya dan mengetahui apa saja fakor yang mempengaruhi retensi didalam Kepengurusan Ta’mir Masjid Al Ihsan.
Analis Dakwah Menggunakan Nasyid Ning Umi Laila Perspektif Syaikh Jum’ah Amin Ifansyah, M. Syukur; Aidah, Ummi; Anwari, Norfaidi; Halimatus, Nur; Jumali, Jumali; Aziz, Muh Ali; Yaqin, Ainul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.115

Abstract

Perkembangan teknologi membuat manusia dapat mengakses informasi tentang fenomena di dunia menjadi lebih mudah. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi memiliki dampak negatif, antara lain remaja belum bisa menyaring konten-konten di media sosial yang bertentangan dengan syariat Islam. Oleh karena itu, pendakwah harus mengembangkan metode atau strategi dalam menyampaikan dakwah dengan memperhatikan mitra dakwah di era 5.0, agar dakwah tidak terkesan membosankan dan monoton. Peran pendakwah sangatlah penting dalam mengawal perubahan mitra dakwah dengan menginovasi metode dakwahnya, sehingga pendakwah memiliki daya tarik dalam berinterkatif dengan mitra dakwah. Salah satunya Ning Umi Laila yang terus mengembangkan metode dengan inovasi dalam menyampaikan pesan dakwahnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer dan sekunder didapat dengan wawancara, dokumentasi, dan analisis beberapa artikel dan konten di media sosial dengan perspektif prinsip dakwah Syaikh Jum’ah Amin. Adapun hasil dari analisis penelitian ini adalah metode dakwah Ning Umi Laila menjadi daya tarik untuk mitra dakwah dengan menyelipkan humor dan nasyid sebagai sarana dakwah dalam mempermudah mitra dakwah untuk menerima pesan dakwahnya. Penelitian ini juga menemukan enam prinsip yang sudah ada di dalam pribadi Ning Umi Laila dari sepuluh prinsip dakwah Syaikh Jum’ah amin, yaitu a) Bertahap dalam pembebanan, b) Memudahkan bukan menyulitkan, c) Masalah yang pokok bukan yang kecil, d) Membesarkan hati sebelum memberikan peringatan, e) Memberikan pemahaman bukan mendikte, f) Muridnya guru bukan muridnya buku.
Pesan Dakwah Berbahasa Madura Musleh oleh Adnan Perspektif Jum'ah Amin 'Abdul Aziz Nurfanisa, Febri Ana; Aziza, Nurul; Yusrin, Yusrin; Husnan, Moch; Irvan, Mohammad; Aziz, Moh Ali; Yaqin, Ainul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 6 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v6i1.119

Abstract

Penelitian ini akan memaparkan isi pesan dakwah dalam konteks Bahasa Madura. Mayoritas pendakwah Bahasa Madura menyelipkan humoris dalam pesan dakwahnya, tapi, dakwah yang dibawakan tetaplah monoton. Sebagaimana, ditemui secara langsung mau pun via youtube, tidak sedikit pendakwah yang hanya menjual humorisnya saja, dan mitra dakwah tidak dapat mengambil isi pesan yang terkadung. Hal ini berdasarkan pendangan orang banyak. Penulis menemukan adanya satu pendakwah berceramah menggunakan Bahasa Madura. Pendakwah ini selalu meningkatkan topik materi, dan diwarnai dengan jenaka. Pendakwah tersebut adalah Musleh Adnan. Penyajian ini akan disajikan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Ceramah Musleh Adnan akan dianalisa menggunakan teori prinsip Jum’ah Amin Abdul Aziz. Hasil dari penelitian ini ditemukan sembilan prinsip dakwah Jum’ah Amin Abdul Aziz dari sepuluh teori prinsipnya. Saran dari penelitian ini yaitu, penulis berharap kepada para pendakwah agar lebih meningkatkan topik materi dakwah yang dikemas dengan humoris harus tetap sesuai dengan prinsip dakwah Jum’ah Amin Abdul Aziz, karena, prinsip dakwah ini dapat meningkatkan kompetensi para pendakwah di Indonesia.
Efektivitas Pesan Dakwah Ustad Adi Hidayat di Media Sosial Instagram (Persepsi Followers Akun Instagram @adihidayatofficial) Azizah, Nurul; Al Jauzi, M Seneng; Ansori, Moh
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 6 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v6i1.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi followers akun instagram @adihidayatofficial mengenai efektivitas dakwah Ustad Adi Hidayat di media sosial instagram, apakah dakwah Ustad Adi Hidayat sudah bisa dikatakan efektif atau tidak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan purposive sampling, yaitu orang-orang yang diseleksi sesuai dengan kebutuhan penelitian. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara.  Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu 100 followers @adihidayatofficial yang kemudian diambil 15 orang sebagai sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara non random sampling atauy probability maksudnya tidak semua populasi diberi kesempatan untuk menjadi sampel. Hasil dari pennelitian ini menunjukkan bahwa dakwah Ustad Adi Hidayat di media sosial instagram sudah bisa dikatakan efektif. Hal itu berdasarkan persepsi dari para followersnya. Para followers mengaku tergerak hatinya untuk melakukan perubahan terhadap prilaku, ibadah, dan aspek lainnya setelah menerima pesan dakwah Ustad Adi Hidayat di instagram. Adapun kendala dakwah Ustad Adi Hidayat melalui instagram yaitu, koneksi jaringan yang kurang bagus, sehingga sebagian followers terganggu ketika menonton konten dakwah Ustad Adi Hidayat di Instagram. 
Implementasi Manajemen Masjid Di Masjid Agung Darussalam Cilacap Hakim, Lukmanul; Safitri, Anis Fauzia; Susanto, Dedy
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.126

Abstract

Masjid diartikan sebagai tempat ibadah bagi umat Islam, khususnya dalam menegakkan shalat. Fungsi utama masjid adalah tempat sujud kepada Allah SWT, tempat shalat dan tempat beribadah kepada-Nya. Selain sebagai sarana tempat ibadah tentunya masjid juga berfungsi membina serta mendidik manusia menjadi insan yang beriman dan bertaqwa. Setiap masjid tentunya mereka mempunyai sebuah sistem manajemen yang berbeda-beda, sehingga dapat dikatakan bahwa setiap masjid memiliki perbedaan dalam mengelola masjid.maka perlu dilakuakan implementasi manajemen masjid di Masjid Agung Darussalam Cilacap. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen Masjid Agung Darussalam Cilacap sudah berjalan dengan baik, namun dibidang idarah bagian keuangan sebenarnya masjid sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah hanya saja itu tidak rutin disetiap bulannya, dan masjid memiliki pemasukan keuangan dana dari infaq dan shadaqah, selain itu di bidang imarah pembinaan remaja belum berjalan dengan baik dimana remaja masjid hanya ada disetiap bulan ramadhan karena di era digital ini masjid kesulitan untuk membuat remaja tertarik untuk membantu memakmurkan kegiatan masjid. Sedangkan dibidang ri’ayah prasarana dan sarana masjid sudah cukup berjalan dengan baik dan maksimal karena masjid memiliki fasilitas-fasilitas perlengkapan sebagai mana mestinya yang harus dimiliki oleh setiap masjid.
Inovasi dan Penerapan Strategi Dalam Meningkatkan Efektivitas Program Tabungan Kurban Berbasis Masjid Muiz, Ahmad Habibul; Nashirudin, Muhammad; Wibowo, Hari Santoso
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.128

Abstract

Kurban adalah salah satu diantara sekian banyak ibadah di dalam agama Islam yang selain berbasis spiritual, juga berbasis sosial. Untuk memberikan fasilitas dan kemudahan dalam ibadah kurban bagi masyarakat, Masjid Darussalam Kedungrejo merumuskan sebuah program, yaitu PTQ (Program Tabungan Qurban). Artikel ini untuk mendekripsikan proses pengelolaaan program tabungan kurban di masjid Darussalam Kedungrejo khususnya pada bagian efektivitas penagihan. PTQ (Program Tabungan Qurban) Masjid Darussalam memiliki program yang berangsur, sehingga untuk menghindari agar program tidak terbengkalai, kelalaian peserta dalam partisipasinya dan kelalaian panitia disebabkan program yang dirilis masih jauh dari waktu Hari Raya Kurban dan juga sebagai ajang promosi bagi Masjid Darussalam, maka dibutuhkan strategi dalam meningkatkan efektivitas program tersebut. Pada artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan (action research). Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa strategi yang telah diterapkan efektif dalam PTQ Darussalam karena telah memenuhi kriteria keberhasilan tindakan, yaitu minimal 80% dari peserta telah menyetorkan tabungannya. Namun, jika dilihat dari segi jumlah pendaftar yang masih kurang dari target, maka disimpulkan bahwa program PTQ Darussalam tidak efektif jika dirilis terlalu jauh sebelum hari raya kurban, namun program tetap harus dipertahankan agar tetap bisa memberi fasilitas kepada jamaah yang ingin membayarkan tabungannya secara bertahap, hal tersebut untuk keefektifan biaya, waktu dan SDM.
Muhammad Cheng Ho Pasuruan Da’wah Management Picture In Conserving The Mosque: Muhammad Cheng Ho Pasuruan Da’wah Management Picture In Conserving The Mosque Halimatus, Nur; Astutik, Sri
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 6 No 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v6i2.140

Abstract

The Muhammad Cheng Ho Mosque is one of the mosques that has a unique architectural form with Chinese characteristics, this mosque is often also called a tourist mosque because many visitors come with offers of strategic places, and there is also a souvenir center and the Cuggrang museum next to it  , but it is a challenge for takmir and administrators in managin g the mosque to remain attractive to local residents with residents who can be said to be not so close.  So the first question to be answered in this study is "How is the portrait of the management of the da'wah used at the Muhammad Cheng Ho mosque to continue to preserve the mosque?  This study uses a descriptive qualitative method, with a research design of data collection, analyzing and then describing.  With the following research results, there is an application of sharia strategic management that is enforced in organizing the takmir of this mosque, first;  tasks that are initiated based on monotheism, Second;  the profit is balanced between the world - ukhrawi.  Third;  fourth mardatillah motivation;  ubudiyah's belief in carrying out the fifth responsibility;  ihsaniyah awareness.  By procuring activities, starting from weekly, such as women's taklim assemblies, monthly activities, in the form of sholawat assemblies, qiyamullail prayers in congregation, as well as annual activities, PBHI celebrations for example.  As well as the preparation of free guidance for converts.  As well as financial management apart from special charity boxes to utilization of facilities.
PROGRAM RESIK-RESIK MASJID DALAM MEMBANGUN MODAL SOSIAL (STUDI KASUS MASJID JOGOKARIYAN YOGYAKARTA) Musyanto, Moch Herma; Muiz, Ahmad Habibul; Saputra, Rudia
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 6 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v6i1.141

Abstract

Ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam hijrah ke Madinah, langkah awal yang dilakukan adalah membangun masjid yang dijadikan sebagai tumpuan utama umat islam kala itu. Masjid yang menjadi pusat kebangkitan umat yang harus dijaga kebersihan dan kesuciannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program resik-resik masjid dalam membangun modal sosial. Peneliti membatasi penelitian ini pada modal sosial dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dalam hal ini peneliti memperoleh data dengan wawancara serta dokumentasi. Adapun hasil penelitian bahwa Masjid Jogokariyan melalui program resik-resik masjid mampu membangun modal sosial untuk menjaga hubungan jangka panjang baik dengan komunitas resik-resik masjid, kelompok masyarakat maupun dengan takmir masjid mitra atau masjid yang menjadi objek program resik-resik masjid tersebut, dengan menerapkan dimensi struktural, dimensi resional dan dimensi kognitif yang dapat memberikan peluang, motivasi, kompetensi, manfaat dan value. Kata kunci : program kebersihan masjid, modal sosial, hubungan jangka panjang

Page 8 of 17 | Total Record : 167