cover
Contact Name
Fenni Supriadi
Contact Email
adminjmm@unmuhpnk.ac.id
Phone
+6281374513738
Journal Mail Official
tarbiyahkhatulistiwa@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani No. 111 Pontianak - Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 2442756X     EISSN : 25284487     DOI : 10.29406/tbw
Core Subject : Religion, Education,
Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam (p-ISSN: 2442-756X , e-ISSN: 2528-4487) adalah terbitan berkala ilmiah yang fokus pada promosi hasil penelitian di bidang Ilmu Keguruan dan Pendidikan Agama Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak dan diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun. Kami mengundang para peneliti, dosen, pakar dan praktisi untuk mengirimkan artikel terbaiknya di jurnal yang kami kelola serta berkontribusi dalam diseminasi publikasi karya ilmiah pendidikan Agama Islam.
Articles 69 Documents
PEMELIHAN MEDIA PEMBELAJARAN OLEH GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MADRASAH TSANAWIYAH RAUDAH ISLAMIYAH ANJUNGAN DALAM KABUPATEN PONTIANAK Sri Dewi
Tarbawi Khatulistiwa Vol 5, No 2 (2019): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v5i2.2772

Abstract

Sikap Generasi Muda di Liangkungan Keluarga ditinjau Dari Pendidikan Agama Islam di Desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang. Skripsi. Pontianak Fakultas Agama Islam Jurusan Pendidikan Agama Islam Muhammadiyah (UMP) 2006.Latar belakang penelitian ini adalah untuk memperoleh sejumlah imformasi yang obyektif tentang sikap  generasi muda di lingkungan keluarga ditinjau dari pendidikan Agama Islam di Desa Banjar Sari. Karenas bagi generasi muda sikap dan adap sopan san tun yang baik dilingkungan keluarga itu sangat penting apalagi ditinjau dari Pendidikan Agama Islam. Tidak semuanya generasi muda di Desa Banjar Sari mempunyai sikap yang baik didalam menjalankan perintah agama karena berpengaruh besar dengan berdirinya seperti pelabuhan besar Kendawangan dan berdirinya tempat hiburan malam (misbar) sehingga muda-mudi dengan mudah terpengaruh oleh lingkungan yang ada.Adapun masalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimana sikap generasi muda di lingkungan keluarga ditinjau dari Pendidikan Agama Islam di Desa Banjar Sari. Sub masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana sikap generasi muda terhadap perintah Allah dan Rasul dalam Pendidikan Agama Islam di desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang. 2). Bagaiman sikap generasi muda terhadap orang tua ditinjau dari Pendidikan Agama Islam di Desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang. 3). Bagaimana sikap generasi muda terhadap lingkungan ditinjau dari Pendidikan Agama Islam di Desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1). sikap generasi muda terhadap Allah SWT dan Rasul (Muhammad SAW) dalam pendidikan Agama Islam di Desa Banjar Sari. 2). Sikap generasi muda pada orang tua ditinjau dari Pendidikan Agama Islam di Desa Banjar Sari. 3). Sikap generasi muda dilingkungan keluarga dilingkungan tetangga ditinjau dari Pendidikan Agama Islam di Desa banjar Sari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah sebanyak 50 orang tua. Teknik pengumpulan datanya adalah obserpasi langsung dengan menggunakan wawancara dan teknik komunikasi otidak langsung dengan menggunakan angket. Sedangkan alat menganalisis data penelitian menggunakan statistik berupa rumus persentase.Berdasarkan pada analisis yang dilakukan maka peneliti menemukan bahwa: 1). Berdasarkan pada perhitungan statistik yang berupa persentase diproleh data sebebsar 76,3% tentang sikap generasi muda terhadap perintah Allah dan Rasul nya di Desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang tergolong baik. 2). Berdasarkan perhitungan statistik yang berupa persentase diperoleh data sebesar 82,33% tentang sikap generasi muda terhadap orang tua ditinjau dari Pendidikan Agama Islam di Desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang tergolong sangat baik 3). Berdasrkan perhitungan statistik yang berupa persentase diperoleh data sebesar 83,69% tentang sikap generasi muda terhadap lingkungan tetangga ditinjau dari Pendidikan Agama Islam di Desa banjar Sari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang tergolong baik.Berdasarkan pada kesimpulan peneliti menyarankan: 1). Bagi orang tua harus lebih ekstra memperhatikan sikap muda-mudi terutama sikap kepada Allah dan Rasul nya. 2). Bagi muda-mudi diharapkan dapat menerapkan sikap yang baik terhadap Allah, orang tua dan terhadap lingkungan tetangga guna membenutuk sikap atau akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. 3). Bagi masyarakat harus saling mengerti sesama tetangga dan bersopan santun dengan baik serta tidak menyinggung sesama tetangga dan saling tolong menolong.
Peningkatan Pemahaman Keagamaan Bagi Remaja Di RT 02 / RW 07 Kelurahan Pal V Kecamatan Pontianak Barat Nilwani M.Pd
Tarbawi Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2015): Tarbawi Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v1i1.286

Abstract

ABSTRAKTujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pembinaan keagamaan pada remaja di RT 02/RW 07 Kelurahana Pal V dengan harapan untuk meluruskan, mengingatkan dan menambah wawasan, membimbing dan membina para remaja muslim di bidang keagamaan khususnya dalam akhlak pergaulan antar remaja. Sehingga dengan pengetahuan tersebut para remaja dapat menerapkan bagaimana pergaulan sesuai dengan tuntunan syari’at Islam. Metode yang digunakan adalah diawali dengan survei lapangan, sosialisasi dan perizinan, selanjutnya adalah pelaksanaan pembinaan keagamaan melalui ceramah, diskusi dan tanya jawab terakhir adalah evaluasi dan pelaporanHasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan bahwa 87, 89 % dari seluruh remaja yang hadir menjawab sangat setuju, 87,98% menjawab setuju dan 3,16% menjawab kurang setuju. Hal ini dapat disimpulkan bahwa sebesar 87,89% remaja yang hadir pada saat pengabdian berlangsung merasa bahwa materi yang disampaikan penting untuk diketahui, materi yang disampaikan sesuai harapan, materi yang disampaikan sangat bermanfaat, materi yang disampaikan sangat menarik, materi yang disampaikan sesuai kebutuhan, cara penyampaian materi mudah dipahami, metode penyampaian sangat menarik, Cara pemateri menjawab pertanyaan sangat memuaskan dan cara pemateri menjawab pertanyaan sangat memuaskan.Kata kunci: pembinaan keagamaan.
PENTINGNYA PENDIDIKAN SEKS UNTUK ANAK USIA DINI Risa Fitri Ratnasari; M Alias
Tarbawi Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2016): Tarbawi Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v2i2.251

Abstract

Pendidikan seks adalah upaya pengajaran, penyadaran, dan pemberian informasi tentang masalah seksual. Informasi yang diberikan di antaranya pengetahuan tentang fungsi organ reproduksi dengan menanamkan moral, etika, komitmen, agama agar tidak terjadi "penyalahgunaan" organ reproduksi ter­sebut. Pendidikan seks itu sangat penting diberikan sejak dini. Pengetahuan tentang seks pada anak-anak dapat mencegah terjadinya penyimpangan seksual pada anak. Pendidikan seks pada anak juga dapat mencegah agar anak tidak menjadi korban pelecehan seksual, dengan dibekali pengetahuan tentang seks, mereka menjadi mengerti perilaku mana yang tergolong pelecehan seksual. Selanjutnya, pengetahuan tentang seks juga dapat mencegah anak-anak mencoba-coba hal-hal yang seharusnya belum boleh mereka lakukan karena ketidaktauannya.Kata kunci : Pendidikan seks, Anak
KESULITAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 DI SMA MUJAHIDIN PONTIANAK TAHUN 2018/2019 Mela Kardela
Tarbawi Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2020): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v6i1.2777

Abstract

Kesulitan guru pendidikan agama islam dalam menerapkan kurikulum 2013 di sma mujahidin pontianak tahun 2018/2019 Skripsi Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak, 2018 di bawah bimbingan Bapak Heriansyah, SH, SH. I, M.P dan Wahdah, S. Ag, M. PdKurikulum 2013 merupakan kurikulum terbaru yang keberadaannya menimbulka permasalahan. Permasalahan yang terkait ketidaksiapan sekolah dalam menerapkan kurikulum ii tidak bisa dihindari lagi. Pendistribusian buku ajar masih tidak  merata, sehingga tidak heran masih banyak sekolah yang belum memiliki buku kurikulum 2013 ini. Kurangnya pengertahuan guru dan pihak sekolah tentang kurikulum 2013, menjadikan tidak optimalnya peerapan kurikulum 2013. Tidak hanya itu, ketidaksiapan sekolah dalam penedian media pembelaara juga menjadi permasalahan dalam menerapkan kurikuum ini. Kesulitan dalam penerapan kurikulum 2013 juga dirasakan oleh guru PAI di SMA Mujahidin Pontianak. Rumusan masalah dalam peelitian ini adalah, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskritif. Teknik pengumpulan data menggunakan (1) observasi, (2) wawancara, (3) dukumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan (1), reduksi data (2), penyajian data (3), penarikan kesimpulan. Untuk pengeceka keabsahan data penuls menggunakan pengecekan kembali data-data yang telah diperboleh dengan mengkroscek data yang telah didapat dari hasil wawancara dengan mengamati serta melihat langsung dukumen yang ada. Problematika yang dihadapi guru PAI di SMA Mujahidin Pontianak adalah masalah yang berhubungan dengan anak didik yaitu, perbedaan kemampuan anak didik, problem yang berhubungan dengan standar penilaian yatu guru kesulitan menilai pada kompetensi sikap. Upaya yang dilakukan antara lain, siswa aktif merangkum materi, mengkomunikasikan kepada pihak sekolah tentang fasilitas media pembelajaran, menggunakan mediia pembelajaran berupa gambar, kerjasama dengan guru BK, guru melakukan sosialisaasi, diklat kurikulu 2013, MGMP, dan lain-lain.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE OLEH GURU PADA MATA PELAJARAN AKHLAK DI KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS MUHAMMADIYAH I PONTIANAK Isrotul Aulia
Tarbawi Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2019): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v5i1.2768

Abstract

Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif  Tipe Inside Outside Circle oleh Guru  Pada  Mata  Pelajaran Akhlak di Kelas XI Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah I  Pontianak.  Di bawah bimbingan: Dr. Mawardi, MM  dan Heriansyah, SH, SHI, M.Pd.  Penelitian ini dilatar belakangi oleh guru dalam menerapkan model pembelajaran Inside Outside Circle yang akan memberikan pengalaman mengajar bagi guru, melalui model pembelajaran Inside Outside Circle serta memungkinkan  siswa dapat mengembangkan kemampuan kognitif, afektif, maupun  psikomotornya pada masing-masing peserta didik sehingga tercapailah tujuan pembelajaran yang diharapkan. Adapun tujuannya adalah  (1) Perencanaan yang dilakukan oleh guru dalam menerapkan model pembelajaran Inside Outside Circle pada mata pelajaran akhlak di kelas XI  Sekolah  Menengah  Atas Muhammadiyah I Pontianak (2) Proses pelaksanaan yang menyangkut persiapan pembelajaran model pembelajaran Inside Outside Circle oleh guru pada mata pelajaran akhlak di kelas XI  Sekolah  Menengah  Atas Muhammadiyah I Pontianak (3) Evaluasi model pembelajaran Inside Outside Circle pada mata pelajaran akhlak di kelas XI. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Selanjutnya tempat penelitian SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Teknik pengumpulan data dengan teknik: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan alat yang digunakan adalah, pedoman observasi pedoman wawancara dan foto. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa  (1) Perencanaan berupa desain RPP yaitu: perumusan tujuan pembelajaran, mengidentifikasi materi pembelajaran, menyusun langkah-langkah kegiatan pembelajaran, menentukan pendekatan (strategi) dan metode pembelajaran, menentukan media dan sumber belajar, dan yang terakhir menyusun alat evaluasi pembelajaran (2) Pelaksanaan adalah  a. Kegiatan awal, yang meliputi; salam pembukaan, absensi, peta konsep, membacakan atau menyampaikan tujuan pembelajaran berdasarkan kompetensi yang akan dicapai, b. Kegiatan inti, yang meliputi; orientasi materi, latihan, umpan balik, dan tindak lanjut, c. Kegiatan akhir, yang meliput; kesimpulan, penilaian/evaluasi, umpan balik, tindak lanjut,motivasi akhir dan salam penutup. (3) Evaluasi adalah  yaitu tes yang diberikan berupa tes lisan, tes tertulis dan tes perbuatan.
PENGARUH KETRAMPILAN DOSEN DALAM MENGAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA DI FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK Mawardi .
Tarbawi Khatulistiwa Vol 2, No 1 (2016): Tarbawi Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v2i1.274

Abstract

Artikel penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan hasil penelitian bahwa ketrampilan dosen dalam mengajar berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Pontianak, 2) Hasil penelitian dapat memberikan kontribusi kepada para dosen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan, karena kualitas proses pembelajaran sangat tergantung pada kemampuan setiap dosen, dan 3) Hasil penelitian ini akan disampaikan melalui media lokal berupa jurnal kampus dan seminar para dosen di lingkungan Universitas Muhammadiyah Pontianak.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ex-post facto. Adapun teknik yang digunakan yaitu teknik komukasi langsung berupa angket dengan Skala Guttman untuk mengukur persepsi mahasiswa dan teknik komunikasi tidak langsung berupa documenter.Berdasarkan analisis data maka dapat ditarik kesimpulan  sebagai berikut: 1) Rata-rata kemampuan dosen dalam melaksanakan aktivitas mengajar di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak adalah 82,84 yang dapat dikategorikan sangat baik,  2) Rata-rata hasil belajar mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak adalah 77,63 (kategori baik) dan 3) Kemampuan dosen dalam melaksanakan aktivitas mengajar berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak. Dan rekomendasikan bahwa 1) Diharapkan beberapa dosen yang kemampuannya masih belum mencapai rata-rata 80 (kategori sangat baik), agar dapat meningkatkan kemampuannya dalam melaksanakan aktivitas mengajarnya dan 2) Diharapkan semua mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak dapat meningkatkan hasil belajarnya melalui belajar dengan baik di rumah. Kata Kunci: Ketrampilan Dosen Mengajar dan Hasil Belajar Mahasiswa
KESULITAN GURU AGAMA DALAM MERENCANAKAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI MADRASAH IBTIDAIYAH RAUDLATUSSA’ADAH PONTIANAK M. Nuzurul Qalam
Tarbawi Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2020): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v6i2.2782

Abstract

Kesulitan guru agama dalam merencanakan pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah Raudlatussa’adah Pontianak di bawah bimbingan Bapak Elin B Somantri, S, Ag, M, Pd dan Heriansyah, SH, SH. I, M.PdPenelitian ini mencoba untuk menemukan kesulitan-kesulitan yang dihadapi guru dalam menginplementasikan Kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan-kesulitan guru Agama dalam merencanakan pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu : wawancara terbuka, dan dokumentasi. Teknik analisis data di awali dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksa keabsahan data di lakukan dengan triangulasi dan pengecekan anggota. Informan utama penelitian ini adalah Kepala Madrasah, bidang Kurikulum, dan guru Agama. Adapun hasil penelitian ini berupa penyebab yang menjadi kesulitan guru dalam menerapkan Kurikulum 2013 yaitu : (1) disebabkan kurikulum baru, (2) disebabkan pemahaman terhadap kurikullum, (3) disebabkan sudah terbiasa dengan kurikulum lama, (4) disebabkan pengoperasian komputer, (5) disebabkan pendidikan. Dalam penelitian ini juga di temukan pula kesulitan guru yang berkenaan dengan komponen RPP yaitu : alokasi waktu, Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator, Tujuan Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Strategi dan Metode Pembelajaran, Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran, Langkah-langkah Pembelajaran, dan Penilaian.
AKTIVITAS BELAJAR MENTAL DAN EMOSIONAL MAHASISWA MELALUI STRATEGI QUIZ TEAM PADA MATA KULIAH PEMBUATAN BAHAN AJAR PAI DI FAKULTAS AGAMA ISLAM UM PONTIANAK Wahdah .
Tarbawi Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2016): Tarbawi Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v2i2.240

Abstract

Artikel ilmiah ini seacara khusus bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang peningkatan aktivitas belajar mental dan emosional mahasiswa dengan menerapkan Strategi Quiz Team pada mata kuliah Pembuatan Bahan Ajar PAI di Fakultas Agama Islam UM Pontianak Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan classroom action research. Model PTK yang digunakan yaitu model penelitian tindakan Kurt Lewin yang terdiri dari: Perencanaan (planning), Tindakan (acting), Pengamatan (observing) dan Refleksi (reflecting) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilakukan di fakultas Agama Islam UM Pontianak. Waktu penelitian mulai bulan Pebruari  -  Mei 2016. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu Observasi dan Dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Terdapat Peningkatan Aktivitas Belajar Mental dan Emosional Mahasiswa melalui Penerapan Strategi Quiz Team pada Mata Kuliah Pembuatan Bahan Ajar PAI di Fakultas Agama Islam UMPontianak, yakni siklus 1 mencapai 77,78% atau pada kategori Tinggi/Baik dan pada siklus 2 mencapai 88,89% tergolong pada kategori Sangat Tinggi/Sangat Baik. Oleh karena itu disarankan keapda dosen menggunakan strategi dan metode yang bervariasi dalam menyampaikan materi perkuliahan salah satunya adalah strategi Quiz Team. Kata Kunci: Strategi Quiz Team dan Aktivitas Belajar Mental dan Emosional
Pembelajaran Iqra’ pada Program Dăr al-Qur’an di Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak Fathul Khair
Tarbawi Khatulistiwa Vol 5, No 2 (2019): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v5i2.2773

Abstract

Pembelajaran Iqra’ adalah suatu pembelajaran untuk membantu bisa membaca al-Qur’an yang diprogramkan bernama program Dâr al-Qur’an oleh Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah yang diperuntukan atau dikhususkan pada mahasiswa-mahasiswi baik yang tidak tahu atau kurang tahu dalam membaca al-Qur’an. Pembelajaran Iqra’ di samping memberikan kompetensi membaca al-Qur’an juga tidak mengenyampingkan prestasi dalam konsentrasi keilmuan keperawatan. Seiring dengan fokus penelitian, yaitu Pembelajaran Iqra’ pada Program Dâr al-Qur’an, penelitian ini bertujuan mencari informasi dan kejelasan tentang: perencanaan Pembelajaran Iqra’ pada Program Dâr al-Qur’an, pelaksanaan Pembelajaran Iqra’ pada Program Dâr al-Qur’an, faktor pendukung dan penghambat Pembelajaran Iqra’ pada Program Dâr al-Qur’an di Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan telaah dokumentasi.Berdasarkan analisa data terkait, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah Pembelajaran Iqra’ pada Program Dâr al-Qur’an di Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah dilakukan melalui perencanaan yang dibuat sudah terarah sehingga dalam pelaksanaanya ditemukan suatu metode, strategi dan evaluasi. Walaupun terdapat hambatan baik secara moril maupun materil. Namun, pembelajaran Iqra’ menimbulkan nilai positif bagi mahasiswa (peserta didik).Dari kesimpulan di atas, diharapkan agar adanya peningkatan baik secara kuantitas maupun kualitas yang dilakukan terus-menerus oleh pihak Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah. Mengingat untuk ke depannya.
KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK PRESPEKTIF HAMKA DAN ZAKIAH DRADJAT Indra Johari Indra Johari
Tarbawi Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2021): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v7i2.3093

Abstract

Peserta didik dimasa sekarang ini banyak mengalami dekandensi moral serta hilangnya nilai-nilai sosial yang banyak ditandai dengan adanya pergaulan bebas, minuman keras, tawuran, narkoba, dan masih banyak lagi hal-hal yang keluar dari akhlaq tercela yang dikakukan oleh kalangan pelajar. Banyak tokoh Nasional maupun Internasional yang menjelaskan di dalam karya-karya tentang pendidikan akhlak yang seharusnya perlu dijadikan sumber pembelajaran bagi masyarakat, khususnya bagi para pelajar dan mahasiswa Tetapi penulis tertarik dengan pemikiran dua tokoh yang banyak menjelaskan tentang pendidikan akhlak yaitu  Hamka dan Zakiah Dradjat. Hamka dan Zakiah Dradjat adalah tokoh pendidikan Islam Indonesia. yang pemikirannya masih relevan dan baik untuk diberlakukan dengan zaman sekarang, Khususnya terkait tentang Tujuan pendidikan untuk menjadikan peserta didik menjadi manusia yang taat kepada Allah SWT dan berakhlak mulia.. Berdasarkan uraian diatas, peneliti tertarik untuk mengkaji bagaimana  pendidikan akhlak yang berasal dari kedua tokoh tokoh tersebut. Tujuan dari penelitiann ini yaitu untuk mengetahui bagaimana konsep pendidikan akhlak prespektif Hamka dan Zakiah Dradjat terkait Pendidik dan materi dan metode dalam pendidikan akhlak. Dalam penelitian yaitu berjenis library research atau penelitian kepustakaan yaitu mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang betujuan dengan objek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat kepustakaan atau telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya tertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan- bahan pustaka yang mendadalam. Sumber data yang dipakai adalah sumber data primer dan sumber data sekunder.  Teknik analisis data dalam penelitian ini yaaitu menggunakan Content Analysis, analisis naratif dan analisis simiotik. Hasil dari penellitian ini menunjukkan bahwa yang harus bertanggung jawab dalam pendidikan akhlak menuut Hamka adalah : Orang tua, Guru dan Masyarakat.  untuk materi  pendidikan akhlak menurut Hamka dikelompokkan menjadi dua yaitu akhlak luar dan akhlak dalam. Sedangkan seorang pendidik dalam pendidikan akhlak menurut Zakiah Dradjat hendaknya mempunyai kepribadian yang dapat mencerminkan ajaran agama, yang nantinya akan diajarkannya kepada anak anak didiknya. Materi pendidikan akhlak menurut Zakiah Dradjat yaitu meliputi semua aspek kehidupan manusia sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk individu, makhluk sosial, makhluk penghuni alam yang memperoleh bahan dari kehidupan dari alam serta sebagai makhluk ciptaan Allah.Kata Kunci : Konsep Pendidikan Akhlak, Hamka dan Zakiah Dradjat